BAB III ANALISIS BENTUK DAN MAKNA REDUPLIKASI DALAM
B. Bentuk Reduplikasi dalam Artikel Motivasi oleh Andrie Wongso
4. Pengulangan yang Berkombinasi dengan Proses
artikel motivasi oleh Andrie Wongso dapat diklasifikasikan dalam beberapa bentuk kategori. Pengulangan ini dapat dilihat pada pemaparan berikut ini: Tabel 4. Bentuk Reduplikasi Berafiks atau berimbuhan pada artikel motivasi
oleh Andrie Wongso
Bentuk Dasar Proses Reduplikasi Bentuk Reduplikasi
Angguk Me+angguk+kan mengangguk-anggukkan
Pindah Me+pindah+kan memindah-mindahkan
Geleng Me+geleng+kan menggeleng-gelengkan
Olok Me+olok mengolok-ngolok
Lompat Me+lompat melompat-lompat
Buang Me+buang membuang-buang
Panggil Me+panggil memanggil-manggil
Bulan Ber+bulan berbulan-bulan.
Beda Ber+ beda berbeda-beda
Sama Ber+sama bersama-sama
Kaca Ber+kaca berkaca-kaca
Kali Ber+kali Berkali-kali
Jalan Ber+jalan berjalan-jalan
Tahun Ber+tahun Bertahun-tahun
Tubi Ber+tubi bertubi-tubi
Lama Lama+an lama-kelamaan
Mati Mati+an mati-matian
Banyak Se+banyak+nya sebanyak-banyaknya
Olah Se+ olah seolah-olah
Tunggu Di+tunggu ditunggu-tunggu
Buat Di+buat dibuat-buat.
Nanti Di+nanti+kan dinanti-nantikan
Buru Ter+buru terburu-buru
Bahu Bahu+me Bahu-membahu
surat Surat+ me Surat-menyurat
terus Terus+ me terus-menerus
Contoh Kalimat:
(12). Dengan wajah gembira, sambil mengangguk-anggukkan kepala, sang guru besar berkata: ―Sekarang kamu sudah siap menerima tanda kelulusan ini dan memulai kerja kerasmu di luar perguruan ini. (Nilai Kelulusan, Senin, 4 Maret 2013)
Angguk → me +angguk→ mengangguk+R+kan→mengangguk-anggukan
(13). Ayah menyayangi kalian dan tidak pernah membeda-bedakan. (Cahaya Lilin, Selasa, 26 Februari 2013)
Beda → me+ beda → membeda+R+kan→membeda-bedakan (14). Jangkrik muda pun melompat-lompat menuju suara nyanyian.
(Jangkrik dan Burung , Senin, 11 Februari 2013)
Lompat → me+ lompat → melompat+R→melompat-lompat
(15). Si anak terdiam menengadahkan wajah, tampak matanya berkaca-kaca. ( Lilin-lilin Kecil , Rabu, 12 Desember 2012) kaca → ber+ kaca → berkaca+R→berkaca-kaca
(16). Dengan sabar, jangkrik dewasa pun menjawab, ―Aku sudah berlatih setiap hari terus menerus selama berbulan-bulan. (Jangkrik dan Burung , Senin, 11 Februari 2013)
Bulan → ber+ bulan →berbulan+R→berbulan-bulan
(17). ―Aku sudah berusaha mati-matian, tapi tetap saja belum bisa menyanyikan lagu yang indah. (Jangkrik dan Burung , Senin, 11 Februari 2013)
Mati → R+an → mati-matian
(18). Karena beban itu lama-kelamaan akan makin terasa berat. (Menikmati Hidup , Selasa, 26 Februari 2013)
Lama → R+ ke-an → lama- kelamaan
(19). Mengapa dia ingin merampas kekayaan alam sebanyak-banyaknya untuk dijual kembali. (Pedagang dan Nelayan , Rabu, 7 November 2012)
Banyak → se+ banyak → sebanyak+R+nya→sebanyak-banyaknya
(20). Jika dipahami dalam arti yang sempit, seolah-olah di sini orang yang bejo atau beruntung adalah "sekadar" mendapat berkah, sehingga ia bisa memperoleh apa yang didambakan dengan mudah. (Bejo (beruntung, Rabu, 7 November 2012)
Olah → se+ olah → seolah+R→ seolah-olah
(21). Tapi, yang ditunggu-tunggu si bocah tak kunjung tiba. (Layu Sebelum Berkembang, Rabu, 5 Desember 2012)
Tunggu → di +tunggu → ditunggu+R→ditunggu-tunggu
(22). Berbuat baiklah kepada sesama dengan penuh ketulusan yang mendalam dan tidak dibuat-buat. (Berbuat baiklah kepada sesama dengan penuh ketulusan yang mendalam dan tidak dibuat-buat. Dua Pertanyaan Raja ,Rabu, 7 November 2012)
Buat → di + buat → dibuat+R→ dibuat-buat
(23). Hari yang dinanti-nantikan itu pun akhirnya tiba. (Pemburu dan Kelinci, Rabu, 7 November 2012)
Nanti → di + nanti→ dinanti+R+kan→dinanti-nantikan
(24). Cincin sang raja memang memungkinkan untuk menyimpan rapi secarik kertas yang terlipat-lipat. (Mantra Sukses , Rabu, 7 November 2012)
Lipat → ter + lipat → Terlipat+R→terlipat-lipat
(25). Maka dengan terburu-buru dia pun mengarahkan busurnya ke kiri, dan kelinci itu pun sudah menghilang ke semak-semak. (Pemburu dan Kelinci , Rabu, 7 November 2012)
Buru → ter + buru →Terburu+R→terburu-buru
(26). Bahu-membahu, mereka menjadi keluarga kecil yang sangat bahagia. (Kakak Beradik yang Saling Peduli, Jumat, 16 November 2012)
(27). Surat-menyurat pun butuh waktu lama. (Bejo (beruntung) , Rabu, 7 November 2012)
Surat → me+surat→ menyurat+R→surat-menyurat
(28). Tetapi, setelah dicoba terus-menerus, suaranya tidak bisa keluar dengan nyaring. Jangkrik dan Burung (Senin, 11 Februari 2013) Terus → me+terus→-menerus+R→terus-menerus
Data (12) berupa kata dasar angguk mula-mula diimbuhkan akhiran – kan sehingga menjadi anngukkan. Setelah itu diimbuhkan awalan me- sehingga akhirnya menjadi menganngukkan dan mendapat reduplikasi menjadi mengangguk-anggukan. Begitu juga pada data (13) terdapat kata dasar beda yang mendapat awalan me- dan akhiran kan- sehingga membentuk reduplikasi menjadi membeda-bedakan. Data (14) dengan kata dasar lompat mendapat imbuhan me- menjadi melompat yang menyatakan kata kerja dan mengalami proses reduplikasi menjadi melompat-lompat.
Kata dasar kaca pada data (15) dan bulan pada data (16) , kedua kata dasar tersebut menyatakan kata benda mendapat imbuhan awalan ber- menjadi berkaca dan berbulan mengalami proses reduplikasi menjadi berkaca-kaca dan berbulan-bulan berubah makna menjadi kata sifat.
Pembahasan pada data (17) kata dasar mati mendapat akhiran –an menjadi matian , setelah itu mengalami reduplikasi dari kata mati menjadi mati-matian yang berubah menjadi kata kerja. Sedangkan data (18) kata dasar lama mendapat sisipan ke- dan –an menjadi kelamaan serta mengalami reduplikasi menjadi lama-kelamaan.
Kata dasar banyak pada data (19) merupakan adjektiva ulang terbentuk dari perulangan kata dasar + se- + -nya menjadi sebanyak-banyaknya dan data
(20) sama halnya kata olah merupakan kata dasar yang mendapat imbuhan se- menjadi seolah serta mengalami perulangan menjadi seolah-olah.
Awalan di- pada data (21), dan (22) berfungsi sebagai kata kerja terjadi pada kata dasar tunggu dan buat yang mengalami proses perulangan menjadi ditunggu-tunggu dan dibuat-buat. Kata di- disini berfungsi sebagai awalan bukan sebagai kata depan. Sedangkan data (23) kata ulang dinanti-nantikan berasal dari kata dasar nanti yang mendapat awalan di dan akhiran kan- dan mengalami proses reduplikasi. Kata ulang dinanti-nantikan membentuk kata kerja.
Fungsi awalan ter- pada data (24) dan (25) membentuk kata kerja pasif yang menyatakan keadaan yang terbentuk dari kata dasar lipat dan buru yang mendapat awalan ter- dan mengalami proses perulangan kata menjadi terlipat-lipat dan ditunggu-tunggu.
Data (26) dengan kata dasar bahu mendapat imbuhan me- menjadi membahu mengalami perubahan pengulangan menjadi bahu-membahu bukan membahu-bahu. Sedangkan data (27) kata dasar surat juga mendapat imbuhan me- menjadi menyurat bukan mensurat karena konsonan /s/ dalam imbuhan me- diluluhkan menjadi /y/ dan terjadi proses pengulangan sehingga bukan menyurat-nyurat melainkan surat-menyurat. Sama halnya sengan data (28) kata dasar terus mendapat imbuhan me dan terjadi proses pengulangan kata menjadi terus-menerus bukan menerus-nerus serta konsonan /t/ dalam imbuhan me- akan diluluhkan menjadi men- .
mengalami pengulangan secara utuh, kemudian pengulangan ini mengalami penghilangan pada suku kata pertama pada bentuk yang diulang, sehingga terbentuklah pengulangan sebagian, selanjutnya berkombinasi dengan proses pembubuhan afiks. Pengulangan ini dalam Artikel motivasi oleh Andrie Wongso terjadi pada suku kata kedua bentuk dasar yang mengalami proses pengulangan.