DI WILAYAH WKPP III CIREBON
3) Kuadran III (negatif, positif)
4.1. Pengumpulan dan Klasifikasi Data
Data-data yang dikumpulkan dari responden, selanjutnya diklasifikasi menjadi dua bagian yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Hasil pengklasifikasian faktor internal dan eksternal, diklasifikasi berdasarkan faktor internal yaitu kekuatan dan kelemahan dan faktor eksternal yaitu peluang dan ancaman, hasil klasifikasi data internal dan eksternal dapat dilihat pada Tabel 6.
Data pada Tabel 6, menunjukkan terdapat masing-masing 12 faktor internal dan faktor eksternal yang nantinya memberikan pengaruh pada pengembangan industri mangga gedong gincu di WKPP wilayah III Cirebon.
Tabel 6. Pengklasifikasian Data Internal dan Eksternal
Faktor Internal
1. Adanya bantuan benih mangga gedong gincu dari dinas pertanian
2. Petani sudah memahami teknik budidaya yang baik untuk mangga gedong gincu 3. Sumber pupuk yang digunakan berasal dari bantuan dinas terkait dan beli sendiri 4. Sudah menggunakan sarana dalam dalam budidaya mangga gedong gincu,
bantuan dinas dan beli sendiri
5. Sebagian kebun mangga gedong gincu petani sudah ada yang disertifikasi 6. Sudah adanya kelembagaan ditingkat petani mangga gedong gincu 7. Sudah adanya pengkelasan (grade) terhadap mangga gedong gincu
8. Pemanenan buah mangga gedong gincu masih secara tradisional, sarana pemanenan bantuan dinas
9. Sistem penanganan pascapanen mangga gedong gincu belum memadai termasuk packing dan penggudangan
10. Fungsi kelembagaan mangga gedong gincu di tingkat petani yang ada belum maksimal
11. Penjualan mangga gedong gincu dari petani langsung ke pembeli masih tradisional
12. Produktiviatas mangga gedong gincu saat ini pada posisi sedang (perlu ditingkatkan)
Faktor Eksternal
1. Permintaan pasar dalam negeri terhadap mangga gedong gincu tinggi/pasar terbuka luas
2. Kabupaten Cirebon mempunyai daya tarik sektor pariwisata yang tinggi 3. Kabupaten Cirebon memiliki dermaga merupakan akses pemasaran mangga
gedong gincu ke luar
4. Memiliki infrastruktur jalan yang memadai untuk akses penjualan mangga gedong gincu dari petani
5. Adanya wilayah lain yang membudidayakan mangga gedong gincu selain WKPP Wilayah III
6. Cuaca cukup mendukung untuk penanaman mangga gedong gincu, yang mempegaruhi mutu mangga
7. Sudah adanya pengendalian hama dalam penanaman mangga gedong gincu 8. Belum adanya atau tidak ikut sertanya petani dalam penentuan harga jual mangga
gedong gincu
9. Tersedianya air yang cukup pada areal pertanian atau perkebunan mangga gedong gincu
10. Belum adanya pengolahan mangga gedong gincu yang tidak masuk grade (berukuran kecil)
11. Belum adanya data base yang didokumentasi, baik secara manual maupun elektronik
Hasil pengklasifikasian faktor internal yang berupa kekuatan dan kelemahan diperoleh 7 faktor kekuatan dan 5 faktor kelemahan. Untuk faktor eksternal berupa peluang dan ancaman, juga diperoleh 7 faktor peluang dan 5 faktor ancaman yang berpengaruh pada pengembangan industri mangga gedong gincu, seperti yang dapat dilihat pada Tabel 7 dan Tabel 8.
Tabel 7. Faktor Internal Kekuatan dan Kelemahan Faktor Internal
A. Kekuatan (Strengths)
1. Adanya bantuan benih mangga gedong gincu dari dinas pertanian
2. Petani sudah memahami teknik budidaya yang baik untuk mangga
gedong gincu
3. Sumber pupuk yang digunakan berasal dari bantuan dinas terkait
dan beli sendiri
4. Sudah menggunakan sarana dalam dalam budidaya mangga gedong
gincu, bantuan dinas dan beli sendiri
5. Sebagian kebun mangga gedong gincu petani sudah ada yang
disertifikasi
6. Sudah adanya kelembagaan ditingkat petani mangga gedong gincu
7. Sudah adanya pengkelasan (grade) terhadap mangga gedong gincu
B. Kelemahan (Weakness)
1. Pemanenan buah mangga gedong gincu masih secara tradisional, sarana pemanenan bantuan dinas
2. Sistem penanganan pascapanen mangga gedong gincu belum memadai termasuk packing dan penggudangan
3. Fungsi kelembagaan mangga gedong gincu di tingkat petani yang ada belum maksimal
4. Penjualan mangga gedong gincu dari petani langsung ke pembeli masih tradisional
5. Produktiviatas mangga gedong gincu saat ini pada posisi sedang (perlu ditingktkan)
Tabel 8. Faktor Eksternal Peluang dan Ancaman Faktor Eksternal
C. Peluang (Opportunities)
1. Permintaan pasar dalam negeri terhadap mangga gedong gincu
tinggi/pasar terbuka luas
2. Kabupaten Cirebon mempunyai daya tarik sektor pariwisata yang
tinggi
3. Kabupaten Cirebon memiliki dermaga merupakan akses pemasaran
mangga gedong gincu ke luar
4. Memiliki infrastruktur jalan yang memadai untuk akses penjualan
mangga gedong gincu dari petani
5. Sudah adanya pengendalian hama dalam penanaman mangga
gedong gincu
6. Tersedianya air yang cukup pada areal pertanian atau perkebunan
mangga gedong gincu
7. Cuaca cukup mendukung untuk penanaman mangga gedong gincu,
yang mempegaruhi mutu mangga
D. Ancaman (Threats)
1. Adanya wilayah lain yang membudidayakan mangga gedong gincu
selain WKPP Wilayah III
2. Belum adanya atau tidak ikut sertanya petani dalam penentuan
harga jual mangga gedong gincu
3. Belum adanya pengolahan mangga gedong gincu yang tidak masuk
grade (berukuran kecil)
4. Belum adanya data base yang didokumentasi, baik secara manual
maupun elektronik
5. Belum adanya data pendistribusian produk-produk olahan mangga
gedong gincu
Ketujuh faktor kekuatan dan kelima faktor kelemahan serta ketujuh faktor peluang dan kelima faktor ancaman (Tabel 7 dan Tabel 8) selanjutnya diberi
3,00 (lebih penting). Faktor-faktor yang diberi bobot memberikan input, output maupun dampak terhadap strategi pengembangan industri mangga Gedong Gincu di WKPP wilayah III Cirebon dalam mendukung peningkatan produksi komoditas unggulan. Skala rating dalam penilaian menggunakan metode likerts dengan nilai interval 1, 2, 3 dan 4. Bahwa nilai komulatif rata-rata untuk faktor kekuatan sebesar 2,2188 lebih besar daripada nilai komulatif kelemahan sebesar 1,1875. Keadaan ini menunjukkan bahwa faktor kekuatan untuk pengembangan mangga gedong gincu baik pada skala produksi maupun pengolahannya masih terbuka yang ditunjukkan oleh faktor kekuatan lebih besar dari pada faktor kelemahan dan kelemahan utama terdapat pada pemanenan buah mangga gedong gincu masih secara tradisional dan penjualan mangga gedong gincu dari petani langsung ke pembeli masih tradisional serta belum terkoordinir dengan baik di WKPP wilayah III yang memproduksi mangga gedong gincu. Hal ini apabila dibiarkan secara terus menerus akan mempengaruhi harga buah mangga dalam perdagangan tidak adanya keseragaman harga dari satu pedagang dengan pedagang lainnya.
Faktor peluang memiliki nilai komulatif 1,8214 dan nilai ancaman 1,2500 menunjukkan bahwa peluang untuk pengembangan mangga gedong gincu masih potensial baik itu peningkatan produksi maupun diversivikasi produk-produk mangga gedong gincu. Hal ini ditunjukkan oleh nilai komulatif peluang lebih tinggi dari pada nilai komulatif ancaman untuk pengembangan industri mangga gedong gincu.