BAB III. METODOLOGI PENELITIAN
D. Pengumpulan Data dan Instrumen
D.Pengumpulan data dan Instrumen
1. Pengumpulan data
a. Peubah : prestasi belajar siswa dalam materi kegiatan ekonomi di Indonesia
b. Indikator : persentase jumlah siswa yang mencapai KKM.
c. Data yang diperlukan : skor hasil tes evaluasi belajar IPS. d. Pengumpulan data : data nilai tes evaluasi belajar IPS e. Instrumen : tes prestasi belajar
2. Instrumen
a. Penyusunan instrumen
Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah soal tes tertulis bentuk pilihan ganda yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi di Indonesia. Penggunaan alat pengumpul data ini untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa baik secara individual maupun klasikal dan untuk mengetahui seberapa baik siswa telah menguasai pelajaran yang diberikan dalam waktu tertentu. Soal tes disusun berdasarkan indikator.
b. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes bentuk tes tertulis.
Dalam penelitian ini digunakan instrument berupa tes tertulis. Untuk memastikan bahwa item-item soal sahih dan andal dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas. Kualitas soal ulangan Siklus I dan Siklus II diuji melalui uji coba yang dilakukan pada siswa kelas VI SD N 2 Rejosari, karena pada saat dilakukan uji coba siswa kelas V belum menerima materi
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
tentang kegiatan ekonomi di Indonesia. Dalam melakukan uji validitas seharusnya jumlah siswanya adalah 30 tetapi karena keterbatasan waktu dan jarak sekolah yang jauh dari SD yang lain, maka peneliti tetap melakukan uji validitas di kelas VI SD Negeri 2 Rejosari dengan jumlah siswa 20.
Dari beberapa indikator yang telah ditentukan peneliti, peneliti membuat 30 soal yang akan diujikan pada siswa. Namun pada penelitian nanti hanya akan digunakan 20 soal, sedangkan 10 soal sisanya digunakan sebagai cadangan bila nanti dalam pengujian soal terdapat soal yang tidak valid.
Kualitasnya dinyatakan dengan:
1) Validitas
Menurut Masidjo (1995: 242) yang dimaksud dengan validitas suatu tes adalah sampai dimana suatu tes mampu mengukur apa yang seharusnya diukur. Dalam penelitian ini penulis menggunakan validitas butir soal. Taraf validitas suatu tes dinyatakan dalam suatu koefisien validitas
r
xy. Validitas item dihitung dengan menghitung korelasi skor item dengan skor total, yang dihitung dengan rumus korelasi product moment dari Pearson yaitu:( )( )
( )
{ ∑ ∑ }{ ∑ (∑ )}
∑
∑ ∑
− − − = 2 2 2 2 y N x N y x xy N rxyy
x
32
Keterangan :
rxy : koefisien validitas
X : hasil pengukuran setiap butir
Y : kriteria yang dipakai
Pengukuran validitas item pada penelitian ini menggunakan SPSS agar pengukurannya lebih cepat dan lebih efisien. Hasil pengukuran validitas menggunakan SPSS dapat dilihat pada lampiran. Dari 30 soal yang diujikan pada siklus I terdapat 21 soal yang memenuhi kriteria validitas, 9 soal lainnya tidak memenuhi kriteria validitas. Pada siklus II terdapat 23 soal yang memenuhi kriteria validitas, 7 soal lainnya tidak memenuhi kriteria validitas. Soal yang memenuhi kriteria validitas akan digunakan untuk melakukan penelitian. Sedangkan soal yang tidak memenuhi kriteria validitas tidak digunakan dalam pengumpulan data. Soal yang tidak valid tidak mempengaruhi cakupan indikator karena soal yang valid sudah mewakili dalam setiap indikator seperti yang terlihat dalam tabel 3 dan tabel 4. Koefisien korelasi atas dasar taraf signifikansi 5% dan 1%. Peneliti menggunakan Koefisien korelasi atas dasar taraf signifikansi 5% dimana untuk N=20 adalah 0,444. Apabila suatu koefisien korelasi yang diperoleh sama atau lebih besar (≥) daripada koefisien korelasi dalam tabel atas dasar dasar taraf signifikansi 5% yaitu 0,444, koefisien korelasi yang diperoleh dikatakan signifikan. Sebaliknya apabila koefisien korelasi yang diperoleh lebih kecil (≤) daripada
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
koefisien dalam tabel atas dasar taraf signifikansi 5% yaitu 0,444, koefisien korelasi yang diperoleh dikatakan tidak signifikansi atas dasar taraf signifikansi 5% (untuk selengkapnya data hasil uji soal yang valid dan tidak valid terlihat dalam lampiran tabel 6).
Tabel 2: Hasil uji validitas siklus I
No Indikator Nomor butir soal
yang valid 1 Siswa dapat mengidentifikasi jenis- jenis usaha dalam bidang
ekonomi yang ada di Indonesia.
2, 4, 12, 23, 25
2 Siswa dapat menyebutkan hasil usaha dalam bidang ekonomi beserta letak daerahnya.
16, 17, 28
3 Siswa dapat menyebutkan bentuk usaha menurut pemiliknya 6, 11,15, 22, 26 4 Siswa dapat menyebutkan perbedaan usaha ekonomi yang
dikelola secara individu dan kelompok
5, 7, 24, 27
5 Siswa dapat menunjukkan contoh daerah usaha ekonomi yang dikelola secara individu.
34
Tabel 3: Hasil uji validitas siklus II
No Indikator Nomor butir
soal yang valid 1 Siswa dapat mendiskripsikan usaha kegiatan ekonomi yang
dikelola secara individu dan kelompok.
1, 2, 8, 10, 15, 17, 20, 27 2 Siswa dapat memberikan contoh sikap menghargai dalam
kegiatan ekonomi di Indonesia.
3, 12, 18
3 Siswa dapat menjelaskan kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia
4, 5, 7, 13, 16, 24, 30 4 Siswa dapat menyebutkan daerah penghasil produk hasil usaha
ekonomi yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
9, 19, 22, 26, 29
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Tabel 4: Kisi-Kisi Soal Siklus I
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator Nomor soal
Menghargai berbagai peninggalan dan tokoh sejarah yang berskala nasional pada masa Hindu, Budha, dan Islam, keragaman kenampakan alam dan suku bangsa, serta kegiatan ekonomi di Indonesia. Mengenal jenis- jenis usaha dan kegiatan ekonomi di Indonesia
Siswa dapat mengidentifikasi jenis-jenis usaha dalam bidang ekonomi di Indonesia.
1, 2, 4, 9, 12, 14, 23, 25
Siswa dapat menyebutkan hasil usaha dalam bidang ekonomi beserta letak daerahnya.
3, 10, 16, 17, 28
Siswa dapat menyebutkan bentuk usaha menurut pemiliknya.
6, 11, 15, 18, 22, 26
Siswa dapat menyebutkan perbedaan usaha ekonomi yang dikelola secara individu dan kelompok
5, 7, 21, 24, 27, 29
Siswa dapat menunjukkan contoh daerah usaha ekonomi yang dikelola secara individu.
8, 13, 19, 20,30
36
Tabel 5: Kisi-Kisi Soal Siklus II
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator Nomor soal
Menghargai berbagai peninggalan dan tokoh sejarah yang berskala nasional pada masa Hindu, Budha, dan Islam, keragaman kenampakan alam dan suku bangsa, serta kegiatan ekonomi di Indonesia. Mengenal jenis- jenis usaha dan kegiatan ekonomi di Indonesia
Siswa dapat mendiskripsikan usaha kegiatan ekonomi yang dikelola secara individu dan kelompok.
1, 2, 6, 8, 10, 11, 15, 25, 17, 20, 27
Siswa dapat memberikan contoh sikap menghargai dalam kegiatan ekonomi di Indonesia.
3, 12, 18, 23
Siswa dapat menjelaskan kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia
4, 5, 7, 13, 14, 16, 21, 24, 30
Siswa dapat menyebutkan daerah penghasil produk hasil usaha ekonomi yang ada di Jawa Tengah dan
Yogyakarta.
9, 19, 22, 26, 28, 29
2) Reliabilitas
Menurut Masidjo (1995: 209) yang dimaksud dengan reliabilitas suatu tes adalah taraf dimana suatu tes mampu menunjukkan konsistensi hasil pengukurannya yang dierlihatkan dalam taraf ketetapan dan ketelitian hasil. Taraf reliabilitas suatu tes dinyatakan dalam suatu koefisien yang
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
disebut koefisien reliabilitas
( )r
tt . Koefisien reliabilitas dinyatakan dalam suatu bilangan koefisien antara -1,00 sampai dengan 1,00. koefisien korelasi sebesar -1,0 artinya ada hubungan antara dua variabel yang sempurna negatif atau berlawanan atau terbalik. Koefisien korelasi sebesar 1,0 artinya ada hubungan antara dua variabel yang sempurna positif atau searah atau sejalan.Untuk menyatakan kualifikasi reliabilitasnya dapat digunakan tabel berikut sebagai pedoman (Masidjo, 1995: 243).
Tabel 6: Kualifikasi Reliabilitas
Koefisien Korelasi (X) Kualifikasi ±0,91 – ±1,00 ±0,71 – ±0,90 ±0,41 – ±0,70 ±0,21 – ±0,40 ±0,00 – ±0,20 Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah
Dalam pengukuran ini, peneliti mengukur reliabilitas soal yang valid. Reliabilitas dengan menggunakan Kuder Richardson (KR)-21 menggunakan rumus:
( )
(M )S M
S
r
t t t t tt n n n 2 2 1 − − − =38 Keterangan: