• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Pengurus dipilih oleh anggota melalui

MUSPAG;

2.

Masa bhakti pengurus adalah

5

(lima) tahun;

3. Pengurus mewakili

PAWARTAJATIM

baik ke dalam

maupun ke luar organisasi;

4.

Pengurus mempertanggungjawabkan kebijaksanaan dan

pelaksanaan tugasnya dalam

MUSPAG/MUSPAGLUB,

dan

pada tiap kesempatan yang memerlukannya;

5. PENGURUS

terdiri dari:

1) Seorang Ketua Umum;

2)

Beberapa orang Ketua; 3) Seorang Sekretaris Umum; 4) Dm'l

nrl"'nt:r RPkrP.tl"!ris:

5)

Seorang Bendahara Urn urn;

6)

Dua orang Bendahara;

7)

Bidang - bidang;

8) Seksi -seksi;

9)

Wakil-wakil peguyuban-peguyuban anggota

PAWAR­

BAB VII

MUSYAWARAH PEGUYUBAN

Pasal 9

1. MUSPAG diselenggarakan dan dipimpin oleh Pengurus;

2. Peserta MUSPAG adalah utusan-utusan yang mewakili

Paguyban-peguyuban anggota PAWARTAJATIM, pengurus

PAWARTAJATIM, Dewan Pembina, Dewan penasihat, dan

para Anggota Kehormatan;

3. MUSPAG dinyatakan sah (memnuhi kuorum) apabila

dihadiri oleh lebih dari 1/z (setengah) jumlah anggota/utusan yang bermandat;

4. Tiap anggota PAWARTAJATIM memiliki 1 (satu) suara;

5. MUSPAG mensahkan peraturan-peraturan dan ketentuan­

ketentuan yang berlaku dalam organisasi;

6. MUSPAG diadakan dalam 5 (lima) tahun sekali;

7. Biaya penyelenggara MUSPAG dipikul secara gotong­ royong oleh seluruh a nggota, kecuali apabila kas

PAWARTAJATIM dapat mencukupi.

BAB VIII

MUSYAWARAH PAGUYUBAN LUAR BIASA

Pasal10

1. MUPAGLUB diadakan apabila dipandang perlu oleh adanya

permasalahan yang mendesak dan tidak dapat menunggu hingga terselenggaranya MUSPAG.

2. MUSPAGLUB dapat diadakan atas kehendak sedikit­

dikitnya lebih dari 1/z (setengah) jumlah anggota yang

dinyatakan secara tertulis tertuju kepada Pengurus, Dewan

3. MUSPAGLUB mempunyai kekuatan sama dengan

MUSPAG.

4. MUSPAGLUB diselenggarakan dan dipimpin oleh pengurus.

Dalam hal Pengurus tidak dapat menyelenggarakannya, dapat diselenggarakan oleh para anggota yang menghendakinya dengan sepengetahuan/persetujuan Pengurus dan Dewan Pembina.

5. Ketentuan-ketentuan mengenai kuorum dan hak suara

dalam MUSPAGLUB sama dengan yang berlaku dalam

MSUPAG.

BAB IX

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pasal 11

1. Pengambilan keputusan dalam musyawarah-musyawarah PAWARTAJATIM dilakukan secara musyawarah mufakat.

2. Apabila tidak tercapai mufakat bulat, ditempuh pemungutan suara dengan ketentuan sebagai berikut: a. Dalam MUSPAG/MUSPAGLUB tiap anggota/paguyuban

memiliki 1 (satu) suara;

b. Dalam musyawarah-musyawarah (rapat-rapat) lainnya tiap peserta memiliki 1 (satu) suara;

c. Keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak dari jumlah peserta yang hadir dengan sah;

d. Apabila pemungutan suara menghasilkan jumlah suara yang sama, maka kewenangan untuk menetapkan

keputusannya dipercayakan/diserahkan kepada

Pimpinan/Pengurus. Semua peserta wajib menghormati keputusan.

BABX KEUANGAN

Pasal12

1. Besarnya iuran anggota ditetapkan oleh Pengurus dengan

memperhatikan pendapat/saran anggota.

2. Pengurus mempunyai kewajiban mengelola keuangan

PAWARTAJATIM dengan sebaik-baiknya, melalui

pembukuan yang tertib dan terbuka bagi anggota.

3. Apabila dipandang perlu, demi tertibnya administrasi

keuangan, Pengurus dapat menunjuk akuntan publik guna

mangaudit keuangan PAWARTAJATIM.

4 . Pengurus bertanggung jawab penuh atas keuangan PAWARTAJATIM.

5. Pengurus wajib mempertanggungjawabkan keuangan pada

MUSPAG dalam bentuk lampiran pada Laporan Akhir

Tugas.

BABXI

DISIPLIN ANGGOTA

Pasal13

1. Disiplin organisasi yang bersifat keharusan:

1.1. Menjaga persatuan dan kesatuan serta mengembangkan sikap toleransi, menjalin hubungan saling pengertian, kerjasama sebaik-baiknya didalam pelaksanaan tugas­ tugas di dalam PAWARTAJATIM.

1.2. Paguyuban yang telah bergabung dalam PAWARTA­

JATIM yang hendak melakukan kegiatan atas nama PAWARTAJATIM wajib memberitahukan secara tertulis

2. Disiplin organisasi yang bersifat larangan:

2.1. Paguyuban yang telah bergabung dalam PAWARTAJATIM

tidak dibenarkan melakukan kegiatan yang dapat

merugikan nama baik dan kepentingan PAWARTAJATIM.

2.2. Anggota PAWARTAJATIM dilarang membocorkan rahasia organisasi PAWARTAJATIM.

Pasal14

Sebagai upaya menjaga disiplin organisasi PAWARTAJATIM,

perlu memberikan jenis-jenis sanksi sebagai berikut:

1. Peringatan Lisan;

2. Peringatan Tertulis;

3. Pencabutan keanggotaan sementara (skrosing).

Pasal15

Sanksi tersebut diputuskan oleh Pengurus PAWARTAJATIM.

Pasal16

Tata cara pemberian sanksi:

1. Perin!{atan Lisan, dilaksanakan apabila pelanggaran disiplin

yang dilakukan anggota dapat dikategorikan ringan.

2. Peringatan Tertulis, dilaksanakan apabila pelanggaran

disiplin yang dilakukan anggota telah mendapatkan

peringatan lisan sebanyak 3 (tiga) kali.

3. Pencabutan keanggotaan sementara, dilaksanakan apabila pelanggaran disiplin yang diakukan anggota telah

mendapatkan peringatan tertulis sebanyak 3 (tiga) kali.

Pasal 17

1. Anggota yang telah dikenai sanksi tertuis, diberikan kesempatan untuk membela diri dengan mengajukan

pembelaan dalam bentuk tertulis kepada Pengurus, dalam

jangka waktu 60 (enam puluh) hari sejak diterimanya Surat

Keputusan tentang Peringatan Tertulis dart Pengurus;

2. Apabila kesempatan untuk membelas diri seperti tersebut

ayat 1 dimanfaatkan, maka anggota tersebut dianggap telah menerima baik sanksi yang dijatuhkan;

3. Pengurus PAWARTAJATIM, setelah menerima surat

pembelaan dari anggota, dapat mengambil keputusan sebagai berikut:

3.1. Membatalkan sanksi; 3.2. Memperkuat sanksi;

3.3. Pencabutan keanggotaannya sementara.

BAB XII

PERUBAHAN Pasal 18

Perubahan Anggaran Rumah Tangga ini memerlukan persyaratan sama dengan yang berlaku bagi perubahan Anggaran Dasar (Pasal14 Anggaran Dasar).

BAB XIII

PEMBUBARAN Pasal19

1. Keputusan pembubaran organisasi oleh suatu musyawarah

khusus seperti yang tercantum dalam Anggaran Dasar Pasal 15, harus ditegaskan dalam suatu Berita Acara lengkap dengan alasan-alasannya, dilampiri daftar hadir dengan tanda tangan peserta notulen/risalah musyawarah terse but.

2. Dengan pembubaran tersebut, segala kekayaan PAWAR

TAJATIM ditetapkan lebih lanjut oleh musyawarah

BAB XIV LAIN-LAIN

Pasal 20

1. Apabila timbul beda penafsiran mengenai sesuatu dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini, maka penafsiran yang final/sah adalah yang ditetapkan oleh Pengurus.

2. Hal-hal yang belum diatur atau belum cukup diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini, akan diatur lebih lanjut dengan ketentuan-ketentuan dari Pengurus yang harus selalu berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini.

BABXV PENU TUP

Pasal21

Acuan Anggaran Rumah Tangga ini disahkan oleh MUSPAG I

PAWARTAJATIM dalam sidang yang berlangsung di Jakarta

pada tanggal4 Januari 1997, dan disempurnakan oleh Pengurus sesuai dengan mandat dari MUSPAG tersebut.

PIMPINAN RAPAT KELOMPOK I

1. Priyo Sanyoto

2. Ismoejanto