• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGHARGAAN YANG DITERIMA KELOMPOK USAHA PERSEROAN

XIV. PENJAMINAN EMISI EFEK

1. Keterangan Tentang Penjaminan Emisi Efek

Sesuai dengan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam akta Perjanjian Penjaminan Emisi Efek No. 13 tanggal 8 September 2004, juncto Addendum Pertama Perjanjian Penjaminan Emisi Efek No. 15 tanggal 27 Oktober 2004, dan juncto Addendum Kedua Perjanjian Penjaminan Emisi Efek No. 22 tanggal 28 Oktober 2004 (selanjutnya disebut

“Perjanjian”), ketiganya dibuat di hadapan Isyana Wisnuwardhani Sadjarwo, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya dan/atau penambahan-penambahannya dan/atau pembaharuan-pembaharuannya yang dibuat di kemudian hari, para Penjamin Emisi Efek yang namanya disebut di bawah ini, secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri, menyetujui sepenuhnya untuk menawarkan dan menjual Saham Perseroan kepada masyarakat sebesar bagian penjaminannya masing-masing dengan kesanggupan penuh (full commitment) sebesar 100% (seratus persen) dari emisi yang berjumlah sebesar 500.000.000 (lima ratus juta) Saham Biasa Atas Nama sehingga mengikat untuk membeli dengan harga perdana sisa saham yang tidak habis terjual pada tanggal penutupan masa penawaran.

Perjanjian tersebut merupakan perjanjian lengkap yang menggantikan semua persetujuan yang mungkin telah dibuat sebelumnya mengenai perihal yang dimuat dalam Perjanjian yang dibuat oleh para pihak yang isinya bertentangan dengan Perjanjian tersebut.

Selanjutnya para Penjamin Emisi Efek yang ikut serta dalam Penjaminan Emisi Saham Perseroan telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. KEP-45/PM/2000 tanggal 27 Oktober 2000 Peraturan No. IX.A.7 tentang Tanggung Jawab Manajer Penjatahan dalam Rangka Pemesanan dan Penjatahan Efek dalam Penawaran Umum.

Adapun susunan dan jumlah porsi penjaminan serta persentase dari anggota sindikasi penjaminan emisi efek dalam Penawaran Umum Perseroan adalah sebagai berikut:

Nama Penjamin Emisi Efek Porsi Penjaminan

(lembar saham) %

Penjamin Pelaksana Emisi Efek :

PT Mandiri Sekuritas 380.492.500 76,10

Penjamin Emisi Efek :

PT CIMB Niaga Securities 81.000.000 16,00

PT Artha Securities Tbk 600.000 0,12

PT Asia Kapitalindo Securities 367.500 0,07

PT BNI Securities 500.000 0,10

PT Bumiputera Capital Indonesia 200.000 0,04

PT Ciptadana Sekuritas 2.100.000 0,42

PT Danatama Makmur 1.200.000 0,24

PT Danpac Sekuritas 300.000 0,06

PT Dongsuh Kolibindo Securities 120.000 0,02

PT Equity Development Securities 7.000.000 1,40

PT Financorpindo Nusa 300.000 0,06

PT Indokapital Securities 1.500.000 0,30

PT Sinarmas Sekuritas 1.200.000 0,24

PT Sucorinvest Central Gani 900.000 0,18

PT Transpacific Securindo 220.000 0,04

PT Trimegah Securities 7.000.000 1,40

PT Victoria Sekuritas 300.000 0,06

Total 500.000.000 100,00

Berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal dan Peraturan Pelaksanaannya, yang dimaksudkan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sebagai berikut : a. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara

horisontal maupun vertikal;

b. Hubungan antara para pihak dengan pegawai, direktur atau komisaris dari pihak tersebut;

c. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat satu atau lebih anggota direksi atau dewan komisaris yang sama;

d. Hubungan antara perusahaan dengan Pihak, baik langsung maupun tidak langsung, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;

e. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung, oleh Pihak yang sama; atau

f. Hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama.

2. Penentuan Harga Saham Pada Penawaran Umum Perdana

Untuk tujuan perhitungan Harga Penawaran Saham pada Penawaran Umum, dalam tabel di bawah ini disajikan data-data pendukung untuk tahun 2003 berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Hans Tuanakotta &

Halim dan proyeksi tahun 2004:

Tahun

Keterangan 31 Desember 31 Desember

2003 2004

(Audit) (Proyeksi)

Jumlah saham sebelum Penawaran Umum (Saham) 1.160.000.000 1.160.000.000

Jumlah yang ditawarkan kepada masyarakat (Saham) - 500.000.000

Jumlah saham setelah Penawaran Umum (Saham) 1.160.000.000 1.660.000.000 Jumlah saham rata-rata tertimbang (Saham) 1.160.000.000 1.243.333.332

Laba Bersih (Rp 000,00) 74.171.222 113.700.000

Laba Bersih per saham (Rp 0,00) 63,94 91,45

3. Keterangan Singkat Mengenai Proyeksi 2004

Proyeksi keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2004 telah dihitung berdasarkan data Laporan Keuangan Perseroan yang telah disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi yang berlaku umum yang diterapkan Perseroan secara konsisten. Proyeksi

laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2004 adalah Rp 113,700 juta. Perseroan berkeyakinan bahwa tercapainya angka-angka proyeksi ini tergantung pada asumsi-asumsi yang digunakan serta tidak timbulnya faktor-faktor lain yang tidak terduga sebelumnya.

Adapun asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam penyusunan proyeksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2004 adalah sebagai berikut:

- Kelompok Usaha Perseroan akan membuka sejumlah 44 gerai sepanjang tahun 2004 - Tingkat produktivitas penjualan bersih per meter persegi akan meningkat sebesar 2%

dibandingkan tahun 2003

- Kelompok Usaha Perseroan akan membukukan target marjin laba kotor sebesar 39%

- Biaya sewa gerai adalah sebesar 11% dari jumlah penjualan bersih Kelompok Usaha Perseroan

- Biaya gaji dan upah adalah sebesar 9% dari jumlah penjualan bersih Kelompok Usaha Perseroan

- Kelompok Usaha Perseroan menggunakan metode garis lurus dalam perhitungan penyusutan aktiva tetap denga talsiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:

- Peralatan toko dan kantor : 3 tahun

- Perabotan dan peralatan kantor : 4 - 8 tahun - Kendaraan bermotor : 4 - 8 tahun

- Biaya promosi sebesar 1,7% dari jumlah penjualan bersih Kelompok Usaha Perseroan Semua perhitungan dan asumsi dalam penyusunan proyeksi keuangan tahun 2004 telah dibuat secara wajar dan konsisten oleh Direksi serta telah disetujui oleh Komisaris Perseroan.

Direksi dan Komisaris Perseroan bertanggung jawab sepenuhnya dan berkeyakinan atas tercapainya proyeksi tersebut berdasarkan asumsi-asumsi yang diguunakan.

Penjamin Pelaksana Emisi Efek telah melakukan uji tuntas yang mencakup pembahasan mengenai kewajiban proyeksi dan asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan proyeksi tersebut, namun Direksi dan Komisaris Perseroan bertanggung jawab sepenuhnya atas proyeksi tersebut.

Dengan memperhatikan hasil penelaahan proyeksi keuangan Perseroan dan asumsi-asumsi utama dan dasar-dasar dalam penyusunan proyeksi serta data yang diberikan sampai Prospektus ini disusun, Penjamin Pelaksana Emisi Efek berpendapat bahwa proyeksi keuangan Perseroan untuk tahun 2004 adalah wajar dan akan dapat tercapai jika seluruh data-data yang diberikan oleh Perseroan sampai dengan Prospektus ini diterbitkan telah disampaikan dengan benar dan jujur serta seluruh asumsi yang digunakan dalam menyusun proyeksi tersebut dapat terpenuhi.

1. Akuntan Publik: Hans Tuanakotta Mustofa & Halim (Member of Deloitte Touche Tohmatsu) Wisma Antara Lt. 12

Jl. Medan Merdeka Selatan No. 17 Jakarta 10110

Fungsi utama Akuntan Publik dalam rangka Penawaran Umum Saham ini adalah untuk melaksanakan audit berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia.

Standar tersebut mengharuskan Akuntan Publik merencanakan dan melaksanakan audit agar diperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji yang material.

Akuntan Publik bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan terhadap laporan keuangan berdasarkan audit yang dilakukan.

Audit yang dilakukan oleh Akuntan Publik meliputi pemeriksaan, atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan.

2. Konsultan Hukum: Makes & Partners Law Firm Menara Batavia Lt. 7

Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126 Jakarta 10220

Tugas dan tanggung jawab Konsultan Hukum dalam Penawaran Umum ini, sesuai dengan Standar Profesi dan Peraturan Pasar Modal yang berlaku, meliputi pemeriksaan dan penelitian atas fakta yang ada mengenai Perseroan dan keterangan lain yang berhubungan dengan itu yang disampaikan oleh Perseroan kepada Konsultan Hukum. Hasil pemeriksaan dan penelitian hukum tersebut telah dimuat dalam Laporan Pemeriksaan Hukum yang menjadi dasar dari Pendapat Hukum yang diberikan secara obyektif dan mandiri, serta guna meneliti informasi yang dimuat dalam Prospektus sepanjang menyangkut segi hukum, sebagaimana diharuskan dalam rangka penerapan prinsip-prinsip keterbukaan yang berhubungan dengan Penawaran Umum.

3. Notaris: Isyana W. Sadjarwo, S.H.

Jl. Imam Bonjol 12 Menteng

Jakarta 10310

Ruang lingkup tugas Notaris selaku profesi penunjang dalam rangka Penawaran Umum antara lain menghadiri rapat-rapat mengenai pembahasan segala aspek dalam rangka Penawaran Umum kecuali rapat-rapat yang menyangkut aspek keuangan dan penentuan harga maupun strategi pemasaran, menyiapkan dan membuatkan akta-akta dalam rangka Penawaran Umum, antara lain perubahan seluruh Anggaran Dasar Perseroan dan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek.

4. Biro Administrasi Efek : PT Datindo Entrycom

Belakang Wisma Diners Club Annex Jl. Jend. Sudirman Kav. 34-35 Jakarta 10220

Tugas dan tanggung jawab Biro Administrasi Efek (BAE) dalam Penawaran Umum ini, sesuai dengan Standar Profesi dan Peraturan Pasar Modal yang berlaku, meliputi penerimaan dan pemesanan saham berupa Daftar Pemesanan Pembelian Saham (DPPS) dan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS) yang telah dilengkapi dengan dokumen sebagaimana diisyaratkan dalam pemesanan saham dan telah mendapat persetujuan dari Penjamin Emisi sebagai pemesanan yang diajukan untuk diberikan penjatahan saham. Melakukan administrasi pemesanan saham sesuai dengan aplikasi yang tersedia pada BAE. Bersama-sama dengan Penjamin Emisi, BAE mempunyai hak untuk menolak pemesanan saham yang tidak memenuhi persyaratan pemesanan dengan memperhatikan peraturan yang berlaku. Dalam hal terjadinya pemesanan yang melebihi jumlah saham yang ditawarkan, BAE melakukan proses penjatahan berdasarkan rumus penjatahan yang ditetapkan oleh Penjamin Emisi, mencetak konfirmasi penjatahan dan menyiapkan laporan penjatahan. BAE juga bertanggung jawab menerbitkan Formulir Konfirmasi Penjatahan (FKP) atas nama pemesan yang mendapatkan penjatahan dan menyusun laporan Penawaran Umum Perdana sesuai peraturan yang berlaku.

Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal menyatakan baik secara langsung maupun tidak langsung tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya.

XVII.LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN