• Tidak ada hasil yang ditemukan

Semester I TA 2020 -

Jumlah

- - -

-- - -

-Jumlah

-

--74.37

-

- URAIAN Semester I TA 2021

D.2

-

-Jumlah Beban Pegawai per tanggal 30 Juni 2021 dan 30 Juni 2020 masing-masing adalah sebesar Rp0 dan Rp0. Beban Pegawai adalah beban atas kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang diberikan kepada pejabat negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pegawai yang dipekerjakan oleh pemerintah yang belum berstatus PNS sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal.

-74.37

Semester I TA 2021

- -

URAIAN

21,990,000

Naik (Turun)

%

-

- Rincian Pendapatan Negara Bukan Pajak

- -

-Pendapatan Administrasi dan Penegakan Hukum

Beban Pegawai

Rp0 Beban Pegawai

Pendapatan PNBP Rp21.990.000

Pendapatan Penerimaan Negara Bukan Pajak

Semester I TA 2020

-

-- -

85,783,670 85,783,670

-Rincian Beban Pegawai

-

-D. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN OPERASIONAL D.1

Jumlah Pendapatan Negara Bukan Pajak untuk periode yang berakhir pada per tanggal 30 Juni 2021 dan 30 Juni 2020 masing-masing adalah sebesar Rp21.990.000 dan Rp85.783.670. Pendapatan tersebut terdiri dari:

-

- 21,990,000

- -

Naik (Turun)

% -

-

Rincian Beban Barang dan Jasa

Semester I TA 2020

Beban Barang dan Jasa per tanggal 30 Juni 2021 dan 30 Juni 2020 masing-masing adalah sebesar Rp32.210.500 dan Rp64.890.100. Beban Barang dan Jasa terdiri dari beban barang dan jasa berupa konsumsi atas barang dan/atau jasa dalam rangka penyelenggaraan kegiatan entitas, serta beban lain-lain berupa beban yang timbul karena penggunaan alokasi belanja modal yang tidak menghasilkan aset tetap,dengan rincian sebagai berikut:

URAIAN

Jumlah Beban Persediaan per tanggal 30 Juni 2021 dan 30 Juni 2020 masing-masing adalah sebesar Rp102.482.623 dan Rp82.516.900. Beban Persediaan merupakan beban untuk mencatat konsumsi atas barang-barang yang habis pakai, termasuk barang-barang hasil produksi baik yang dipasarkan maupun tidak dipasarkan. Rincian Beban Persediaan untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:

-

- -

--7.44

- Beban Pemeliharaan

URAIAN

-

-D.6

Beban Perjalanan Dinas per tanggal 30 Juni 2021 dan 30 Juni 2020 masing-masing adalah sebesar Rp95.128.000 dan Rp73.385.000. Beban tersebut adalah merupakan beban yang terjadi untuk perjalanan dinas dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi, dan jabatan. Rincian Beban Perjalanan Dinas untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:

Rincian Beban Perjalanan Dinas

Semester I TA 2020

-

-D.5

Beban Pemeliharaan per tanggal 30 Juni 2021 dan 30 Juni 2020 masing-masing adalah sebesar Rp0 dan Rp0. Beban Pemeliharaan merupakan beban yang dimaksudkan untuk mempertahankan aset tetap atau aset lainnya yang sudah ada ke dalam kondisi normal. Rincian beban pemeliharaan untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:

- -

-

Beban Perjalanan Dinas

Rp95.128.000

Beban Perjalanan Dinas

Beban

Pemeliharaan Rp0

- -

- Naik (Turun)

% Rincian Beban Pemeliharaan

- 73,385,000 -

Beban Perjalanan Dinas Dalam Kota

67,925,000

73,385,000 Beban Perjalanan Biasa

-Semester I TA 2021

- -

-

-

-Semester I TA 2021

Naik (Turun)

%

Jumlah 95,128,000

- - -

27,203,000 Jumlah

Semester I TA 2020 URAIAN

-29.63

-

- -

D.7

Jumlah

-

-

-

- - -

Naik (Turun)

% D.8

Beban Bantuan Sosial per tanggal 30 Juni 2021 dan 30 Juni 2020 masing-masing adalah sebesar Rp0 dan Rp0 . Beban bantuan sosial merupakan beban pemerintah dalam bentuk uang/barang atau jasa kepada masyarakat yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang sifatnya tidak terus-menerus dan selektif. Rincian Beban Bantuan Sosial untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:

Rincian Beban Bantuan Sosial

Semester I TA 2020

-Beban Barang

untuk Diserahkan kepada Masyarakat Rp0

Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat

Beban Bantuan

Sosial Rp0 Beban Bantuan Sosial

-

- -

- -Semester I TA 2021

-

-Semester I TA 2021

- - -

-

-

- - -

-

Rincian Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat Semester I TA 2020

Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat per tanggal 30 Juni 2021 dan 30 Juni 2020 masing-masing adalah sebesar Rp0 dan Rp0. Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat merupakan beban pemerintah dalam bentuk barang atau jasa kepada masyarakat yang bertujuan untuk mencapai tujuan entitas. Rincian Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:

-

-Jumlah

-

- -

-URAIAN

- -

-URAIAN

- Naik (Turun)

%

-Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi

Semester I TA 2020 - D.9

Jumlah Beban Penyusutan dan Amortisasi per tanggal 30 Juni 2021 dan 30 Juni 2020 masing-masing adalah sebesar Rp0 dan Rp0. Beban Penyusutan adalah merupakan beban untuk mencatat alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap yang dapat disusutkan (depreciable assets) selama masa manfaataset yang bersangkutan. Sedangkan Beban Amortisasi digunakan untuk mencatat alokasi penurunan manfaat ekonomi untuk Aset Tak berwujud. Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:

-

-Jumlah Amortisasi

- -

-

-- -

Jumlah Penyusutan -

-Beban Penyusutan

dan Amortisasi Rp0

Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih Rp0

-D.10

Jumlah - -Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih

- -

URAIAN Semester I TA 2021

-

- -

-

- -

-

-Naik (Turun)

% Beban Penyusutan dan Amortisasi

-

-

-Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih merupakan beban untuk mencatat estimasi ketidaktertagihan piutang dalam suatu periode. Jumlah Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih per tanggal 30 Juni 2021 dan 30 Juni 2020 masing-masing adalah sebesar Rp0 dan Rp0. Rincian Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:

-

-

Pos Surplus/Defisit dari Kegiatan Non Operasional terdiri dari pendapatan dan beban yang sifatnya tidak rutin dan bukan merupakan tugas pokok dan fungsi entitas. Surplus/Defisit dari Kegiatan Non Operasional Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:

*) Pendapatan/Beban Penyesuaian Nilai Persediaan timbul karena kebijakan penilaian persediaan menggunakan metode Harga Perolehan Terakhir. Akun ini tidak akan muncul ketika penilaian persediaan menggunakan metode First In First Out (FIFO)

Semester I TA 2021 Semester I TA 2020 D.11

Rincian Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih

Naik

-E.

D.12

Pos Luar Biasa terdiri dari pendapatan dan beban yang sifatnya tidak sering terjadi, tidak dapat diramalkan dan berada di luar kendali entitas. Rincian Pos Luar Biasa untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:

Rincian Pos Luar Biasa

Semester I TA 2020

-

E.2

PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - URAIAN

- - -Naik (Turun)

%

Ekuitas Awal Rp3.860.500

- -

Surplus/Defisit LO

-Rp204.195.123 Surplus (Defisit) LO

Ekuitas Awal

- -

Transaksi Dampak Kumulatif Perubahan Kebijakan Akuntansi/ Kesalahan Mendasar untuk periode yang berakhir per tanggal 30 Juni 2021 dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp0 dan Rp0.

-

Defisit Pos Luar Biasa Rp0

Defisit Pos Luar Biasa

Dampak Kumulatif Perubahan Kebijakan Akuntansi/Kesalahan Mendasar

E.3.2

Nilai Penyesuaian Nilai Aset untuk periode yang berakhir per tanggal 30 Juni 2021 dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp0 dan Rp0. Penyesuaian Nilai Aset merupakan hasil penyesuaian nilai persediaan akibat penerapan kebijakan harga perolehan terakhir.

-Dampak Kumulatif Perubahan Kebijakan

Akuntansi/Kesalaha n Mendasar Rp0

-

-E.1

Nilai ekuitas pada tanggal 1 Januari 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp3.860.500 dan Rp1.318.700.

-Penyesuaian Nilai Aset

Rp0

Penyesuaian Nilai Aset

Semester I TA 2021

Jumlah Surplus(Defisit) LO untuk periode yang berakhir per tanggal 30 Juni 2021 dan 2020 masingmasing adalah sebesar Rp204.195.123 dan -Rp448.318.450. Surplus(Defisit) LO merupakan penjumlahan selisih antara surplus/defisit kegiatan operasional, kegiatan non operasional, dan kejadian luar biasa.

E.3.1

Jumlah

Dokumen terkait