2021 REALISASI T.A 2020 NAIK (TURUN) %
D. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN OPERASIONAL
D.1 Pendapatan Penerimaan Negara Bukan Pajak Jumlah Pendapatan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2021 dan 2020 adalah sebesar Rp.0 dan Rp.
233.
Pendapatan KPU Kota Serang berasal dari SPM no.100 pada tanggal 6 oktober 2020 dan SP2D pada tanggal 7 Oktober 2020 terkait dengan kekurangan gaji berkala sebesar Rp.233 dan masuk ke akun 425999
Beban Pegawai Rp.
952.028.697
D.2 Beban Pegawai
Jumlah Beban Pegawai pada tahun anggaran 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp. 952.028.697 dan Rp. 797.342.128 Beban Pegawai adalah beban atas kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang diberikan kepada pejabat negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pegawai yang dipekerjakan oleh pemerintahyang belum berstatus PNSsebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal.
Rincian Beban Pegawai TA 2021 dan 2020
URAIAN TH 2021 TH 2020
NAIK (TURUN)
%
Beban Gaji 250.632.820 213.568.280 17,35
Beban Tunjangan-tunjangan 701.395.877 583.773.848 20,15 Beban Honorarium dan Vakasi - - 0 Beban Lembur - - 0
Jumlah 952.028.697 797.342.128 19,40
Beban Persediaan Rp.12.333.500
D.3 Beban Persediaan
Jumlah Beban Persediaan pada Tahun 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp.12.333.500 dan Rp.6.605.470 Beban Persediaan merupakan beban untuk mencatat konsumsi atas barang-barang yang habis pakai, termasuk barang-barang hasil produksi baik yang dipasarkan maupun tidak dipasarkan.
Rincian Beban Persediaan untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:
Rincian Beban Persediaan TA 2021 dan 2020
URAIAN TH 2021 TH 2020 NAIK
(TURUN) % Beban Persediaan Konsumsi 12.333.500 6.605.470 87 Beban Persediaan Lainnya - - 0 Beban Persediaan Bahan Baku - - 0 Jumlah 12.333.500 6.605.470 0,00
Beban Barang dan Jasa Rp.341.235.70 3
D.4 Beban Barang dan Jasa
Jumlah Beban Barang dan Jasa Tahun 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp.341.235.703 dan Rp.
280.231.261 Beban Barang dan Jasa terdiri dari beban barang dan jasa berupa konsumsi atas barang dan/atau jasa dalam rangka penyelenggaraan kegiatan entitas serta beban lain-lain berupa beban yang timbul karena penggunaan alokasi belanja modal yang tidak menghasilkan aset tetap. Rincian Beban Barang dan Jasa untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut :
Rincian Beban Barang dan Jasa TA 2021 dan 2020
URAIAN JENIS BEBAN TH 2021 TH 2020
NAIK (TURUN)
% Beban Keperluan Perkantoran 93.990.000 91.406.400 2,83 Beban Pengiriman Surat Dinas pos surat 16.000 30.000 (46,67) Beban Honor Operasional Satker 36.020.000 42.650.000 (15,55) Beban Barang Operasional Lainnya 10.850.000 13.889.000 (21,88)
Beban Bahan 17.222.185 12.458.200 38,24
Beban Honor Output Kegiatan 8.000.000 2.200.000 263,64 Beban Barang Non Operasional Lainnya 62.620.000 0 #DIV/0!
Beban Barang Non Operasional
(Penanganan Pandemi Covid) 2.900.000 0 #DIV/0!
Beban Barang Operasional Penaganan
Pandemi Covid 23.934.000 0 #DIV/0!
Beban Langganan Listrik 19.924.286 17.237.746 15,59
Beban Langganan Telepon 3.960.100 5.002.918 (20,84)
Beban Jasa Penanganan Pandemi Covid-19 900.000 0 #DIV/0!
Beban Sewa 39.083.332 77.872.997 (49,81)
Beban Jasa Profesi 0 0 #DIV/0!
Beban Jasa Lainnya 21.815.800 17.484.000 24,78
Beban Persediaan bahan Baku 0 0 #DIV/0!
Kerugian Persediaan Rusak atau usang 0 0 #DIV/0!
Beban Aset Ekstrakomtabel Peralatan dan Mesin 0 0 #DIV/0!
Jumlah 341.235.703 280.231.261 21,77
Beban
Pemeliharaan Rp.84.198.002
D.5 Beban Pemeliharaan
Beban Pemeliharaan Tahun 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp84.198.002 dan Rp.
31.693.700 Beban Pemeliharaan merupakan beban yang dimaksudkan untuk mempertahankan aset tetap atau aset lainnya yang sudah ada ke dalam kondisi normal.
Penurunan beban pemeliharaan karena adanya penghematan pada pemeliharaan peralatan dan mesin.
Rincian beban pemeliharaan untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:
Rincian Beban Pemeliharaan TA 2021 dan 2020
URAIAN JENIS BEBAN TH 2021 TH 2020
NAIK (TURUN)
% Beban Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 55.800.000 2.750.0001929,09 Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 28.398.002 28.943.700 (1,89)
Beban Pemeliharaan Lainnya 0,00
Beban Perjalanan Dinas Tahun 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp.7.460.000 dan Rp.
10.000.000 Beban tersebut merupakan beban yang terjadi untuk perjalanan dinas dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi, dan jabatan. Penurunan beban perjalanan dinas disebabkan oleh frekuensi rapat koordinasi yang menurun setelah pada Tahapan Pemilu tahun 2019 selesai. Rincian Beban Perjalanan Dinas untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut :
Rincian Beban Perjalanan Dinas TA 2021 dan 2020
URAIAN JENIS BEBAN TH 2021 TH 2020 NAIK
(TURUN) % Beban Perjalanan Biasa 6.460.000 8.300.000 -22,17
Beban Perjalanan Dinas Dalam Kota 0 0 #DIV/0!
Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota 0 0 #DIV/0!
Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 1.000.000 1.700.000 -41,18
Jumlah 7.460.000 10.000.000 -25,40
Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat Tahun 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp0 dan Rp0. Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat merupakan beban pemerintah dalam bentuk barang atau jasa kepada masyarakat yang bertujuan untuk mencapai tujuan entitas. Dalam hal ini, Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Serang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai akuntansi berbasis akrual yang sudah mulai diterapkan
pada Tahun 2021. Rincian Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:
Rincian Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat TA 2021 dan 2020
URAIAN JENIS BEBAN TH 2021 TH 2020
NAIK (TURUN)
% Beban Peralatan dan Mesin untuk Diserahkan
kepada Masyarakat/Pemda 0 0 0,00
Beban Barang Lainnya untuk Diserahkan kepada
Masyarakat/Pemda 0 0 0,00 sosial merupakan beban pemerintah dalam bentuk uang/barang atau jasa kepada masyarakat untuk menghindari terjadinya risiko sosial dan bersifat selektif.
Penurunan beban bansos karena adanya penghematan alokasi anggaran. Rincian Beban Bantuan Sosial untuk Tahun 2020 dan 2019 adalah sebagai berikut:
Rincian Beban Bantuan Sosial TA 2021 dan 2020
URAIAN JENIS BEBAN TH 2021 TH 2020 % NAIK
(TURUN)
Beban Bantuan Sosial Untuk Rehabilitasi Sosial 0 0 0,00
Beban Bantuan Sosial Untuk Jaminan Sosial 0 0 0,00
Beban Bantuan Sosial Untuk Pemberdayaan Sosial 0 0 0,00
Jumlah 0 0 0,00
Jumlah Beban Penyusutan dan Amortisasi untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp.187.940.712 dan Rp. 164.935.593 Beban Penyusutan merupakan beban untuk mencatat alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap yang dapat disusutkan (depreciable assets) selama masa manfaat aset yang bersangkutan. Sedangkan Beban Amortisasi digunakan untuk mencatat alokasi penurunan manfaat ekonomi untuk Aset Tak berwujud. Rincian Beban
Penyusutan dan Amortisasi untuk Tahun 2020 dan 2019 adalah sebagai berikut:
Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi TA 2021 dan 2020
URAIAN BEBAN PENYUSUTAN DAN
AMORTISASI TH 2021 TH 2020 NAIK
(TURUN) %
Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin 187.940.712 164.935.593 13,95 Beban Penyusutan Gedung dan Bangunan - - 0
D.10 Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih
Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih merupakan beban untuk mencatat estimasi ketidaktertagihan piutang dalam suatu periode. Jumlah Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp0 dan Rp0. Rincian Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:
Rincian Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih TA 2021 dan 2020
URAIAN JENIS BEBAN TH 2021 TH 2020 NAIK
(TURUN) %
Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih - Piutang Lancar 0 0 0,00
Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih - Piutang Non Lancar 0 0 0,00
Jumlah 0 0 0,00
Rp.0 pendapatan dan beban yang sifatnya tidak rutin dan bukan merupakan tugas pokok dan fungsi entitas.
Surplus dari Kegiatan Non Operasional Tahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:
Rincian Kegiatan Non Operasional TA 2021 dan 2020
URAIAN TH 2021 TH 2020
NAIK (TURUN)
%
Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya 0 0 0,00
Pendapatan Penyesuaian Nilai Persediaan 0 0,00
Beban Penyesuaian Nilai Persediaan 0 0,00
Surplus dari kegiatan non operasional lainnya 0
-Surplus (Defisit) dari Kegiatan Non Operasional 0 0 0,00
*)Pendapatan/BebanPenyesuaian Nilai Persediaan timbul karena kebijakan penilaian persediaan menggunakan metode Harga Perolehan Terakhir. Akun ini tidak akan muncul ketika penilaian persediaan menggunakan metode First In First Out (FIFO)
Pos Luar Biasa Rp0
D.13 Pos Luar Biasa
Pos Luar Biasa terdiri dari pendapatan dan beban yang sifatnya tidak sering terjadi, tidak dapat diramalkan dan berada di luar kendali entitas. Rincian Pos Luar Biasa untukTahun 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:
Rincian Pos Luar Biasa TA 2021 dan 2020
URAIAN TH 2021 TH 2020 NAIK
(TURUN) %
Pendapatan PNBP 0 0 0,00
Beban Perjalanan Dinas 0 0 0,00
Beban Persediaan 0 0 0,00
Jumlah 0 0 0,00
E. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN adalah masing-masing sebesar Rp1.119.857.954 dan Rp1.330.266.692.
Defisit LO
Rp.
(1.579.161.614)
E.2 Surplus (Defisit) LO
Jumlah Defisit LO untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2021 dan 2020 adalah sebesar Rp.(1.579.161.614) dan Rp.(1.065.677.152). Defisit LO merupakan selisih kurang antara surplus/defisit kegiatan operasional, surplus/defisit kegiatan non operasional, dan pos luar biasa. penyesuaian nilai persediaan akibat penerapan kebijakan harga perolehan terakhir.
Koreksi Nilai Persediaan Rp0
E.3.2 Koreksi Nilai Persediaan
Koreksi Nilai Persediaan mencerminkan koreksi atas nilai persediaan yang diakibatkan karena kesalahan dalam pencatatan persediaan yang terjadi pada lelang Kotak Suara. Koreksi tambah atas nilai persediaan untuk Tahun 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp0 dan Rp0. Rincian Koreksi Nilai Persediaan untuk Tahun 2021 adalah sebagai berikut:
Rincian Koreksi Nilai Persediaaan
Selisih
Revaluasi Aset
E.3.3 Selisih Revaluasi Aset Tetap
Selisih Revaluasi Aset Tetap merupakan selisih yang
Barang Konsumsi
-Kotak Suara
-Jumlah -Koreksi Jenis Persediaan