BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
3.2 Penjelasan Flowchart Metodologi Pelaksanaan Penelitian
Penelitian akan dibagi menjadi empat tahap, yaitu tahap identifikasi masalah, tahap pengumpulan dan pengolahan data, tahap analisis dan intepretasi data, serta tahap penarikan kesimpulan. Berikut ini adalah penjelasan dari tiap tahapan yang ada.
3.2.1 Tahap Identifikasi Masalah
Tahap Identifikasi maslaah merupakan tahap awal dari penelitian. Tujuan dari tahap ini adalah menemukan masalah utama yang melatarbelakangi dilakukannya penelitian. Tahap ini terdiri dari beberapa langkah yaitu mengidentifikasikan permasalahan, penetapan tujuan dan ruang lingkup penelitian, tahap studi literatur dan studi lapangan. Langkah identifikasi masalah merupakan tahap penentuan permasalahan yang terdapat pada UMKM logam di Ngingas, Sidoarjo. Setelah mengetahui permasalahan utama yang akan dibahas, maka ditentukan tujuan yang ingin dicapai oleh penelitian dan juga ditentukan ruang lingkup penelitian. Langkah berikutnya adalah studi literatur untuk mencari teori yang mendasari pembuatan laporan. Studi lapangan juga dilakukan untuk mengetahui kondisi eksisting dari UMKM logam Ngingas.
3.2.2 Tahap Pengumpulan dan Pengolahan Data
Tahap kedua adalah tahap pengumpulan dan pengolahan data. Tahapan ini meliputi proses Evaluasi Faktor internal, Evaluasi Faktor eksternal, verifikasi data kuisioner, dan pengolahan data kuisioner. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan sampel dari UMKM yang ada di Sentra Industri Logam Ngingas. Jumlah UMKM yang berada di Sentra Industri Ngingas sebanyak kurang lebih 1000 unit usaha. Menurut LPB Mitra Bersama, sebanyak 40% bersedia untuk mendapat pembinaan baik dari pihak Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur serta LPB Mitra Bersama. Dari 40% UMKM tersebut, sebanyak 10 pemilik UMKM menyatakan bersedia secara koorporatif menjadi responden dalam pengisian kedua instrumen penilaian.
Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing proses pengumpulan dan pengolahan data:
52 1. Evaluasi Faktor Internal
Evaluasi Faktor internal dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kemandirian UMKM dan kuisioner tingkat kematangan integrasi manufaktur. Tujuan dari proses ini adalah mendapatkan faktor internal dari Sentra Industri Logam Ngingas. Pengisian kuisioner dilakukan melalui wawancara dengan pemilik UMKM dengan meninjau kondisi dari usaha masing-masing. Skala yang digunakan untuk mengisi kuisioner kemandirian UKM adalah skala likert dengan skor 1 hingga 4 dan 0 hingga 4 sesuai ketentuan yang telah dicantumkan pada kuisioner. Pada kuisioner tingkat kematangan UMKM, penilaian dilakukan dengan mengisi “Yes” atau “No” untuk masing-masing kriteria penilaian. Beberpaa kriteria yang tidak cocok untuk diimplementasikan pada UMKM akan dihapuskan.
2. Evaluasi Faktor Eksternal
Tujuan dari proses ini adalah mendapatkan faktor internal dari Sentra Industri Logam Ngingas. Evaluasi Faktor eksternal dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder (dapat berupa kebijakan-kebijakan) yang terkait dan berpengaruh pada Sentra Industri Logam Ngingas. Selain mengumpulkan data sekunder, data faktor eksternal juga didapatkan dengan wawancara dan diskusi dengan pihak Lembaga Pengembangan Bisnis Mitra Bersama yang berada di Desa Ngingas. 3. Verifikasi dan validasi data kuisioner
Verifikasi data dari kuisioner dilakukan dengan wawancara langsung kepada pemilik UMKM terkait dengan hasil penilaian kuisioner yang telah dilakukan. Tujuan dari proses ini adalah mengetahui keabsahan dari data yang telah didapat.
4. Pengolahan data kuisioner
Pengolahan data kuisioner dilakukan terhadap hasil data kuisioner yang telah didapatkan. Tujuan dari pengolahan data adalah untuk formulasi faktor internal dan eksternal berdasarkan data kuisioner yang telah disebar. Keluaran yang diharapkan dari pengolahan data kuisioner ini adalah penilaian total nilai global tiap UMKM, penilain
53
tiap elemen CIMOSA, dan penilaian kematangan integrasi manufaktur tiap UMKM.
3.2.3 Tahap Analisis dan Intepretasi Data
Tahapan ketiga adalah tahap analisis dan intepretasi data. Tahap ini terdiri dari empat proses yaitu penyusunan strategi, penyusunan Business Model Canvas, analisis stategi jangka pendek, jangka panjang, dan exit strategy, serta analisis resiko dari strategi yang telah terumuskan. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing proses:
1. Analisis hasil penilaian instrumen kemandirian dan kematangan. Analisis dilakukan berdasarkan hasil penilaian dari instrumen kemandirian UKM dan kematangan integrasi sistem manufaktur dari kesepuluh UMKM amatan. Analisis dilakukan dengan melakukan perbandingan antar UMKM dan hasil antar instrumen penilaian. 2. Penyusunan strategi
Penyusunan strategi dilakukan dengan melalui beberapa tahapan, yaitu mengidentifikasi faktor internal menjadi kekuatan dan kelemahan sementara faktor eksternal menjadi peluang, dan ancaman. Setelah faktor internal dan eksternal diidentifikasi, proses dilanjutkan dengan membobotkan masing-masing faktor yang telah diidentifikasi dalam SWOT dengan masing-masing elemen bernilai total 1 dan kembali dilakukan penilaian kondisi SWOT perusahaan menggunakan skala likert. Skala likert digunakan dengan rentang skor 1 untuk nilai sangat buruk hingga 4 untuk nilai sangat baik. Kemudian, antara nilai kekuatan dan kelemahan dikurangi begitu juga dengan nilai peluang dan ancaman. Dari masing-masin nilai tersebut, maka akan didapatkan posisi perusahaan berdasarkan SWOT Map. Langkah berikutnya adalah menyusun strategi yang sesuai dengan posisi perusahaan menggunakan Matriks TOWS. Strategi yang disusun mencakup strategi jangka panjang dan pendek yang akan diambil oleh perusahaan.
54
Exit strategy disusun untuk mengetahui strategi apa saja yang dapat diambil untuk memaksimalkan harga aset pada saat proses penutupan usaha. Proses perumusan Master Exit Strategy Planning (MESP) akan menggunakan Process Decision Program Chart (PDPC) untuk mengetahui kontingensi dari strategi yang dijalankan.
4. Penyusunan Business Model Canvas
Hasil perumusan dari strategi menjadi input dari penyusunan Business Model Canvas. Masing-masing strategi dibagi kedalam elemen-elemen Business Model Canvas yaitu customer segments, value proposition, channels, customer relationship, revenue streams, key resources, key activity, key partnership, dan cost structure.
3.2.1 Tahap Penarikan Kesimpulan
Tahap terakhir adalah tahap penarikan kesimpulan. Pada tahap ini dilakukan penarikan kesimpulan yang akan menjawab tujuan penelitian. Setelah itu dirumuskan saran untuk UMKM yang ada di Sentra Industri Logam Ngingas serta untuk penelitian selanjutnya.
55