• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

4.3 Penjelasan Responden

4.3.1 Penjelasan Responden Atas Variabel Motivasi (X1)

Penjelasan responden atas variabel motivasi dapat dilihat dari jawaban responden atas pertanyaan yang berhubungan dengan variabel motivasi tersebut. Sebagaimana diperlihatkan pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.5 Penjelasan Responden Atas Variabel Motivasi Skor (%)

No Pertanyaan

4 3 2 1

Total (%) 1 Gaji yang diterima pegawai tiap bulan 94,1 5,9 0 0 100 2 Waktu yang diluangkan untuk istirahat

saat sedang bekerja 41,2 33,8 19,1 5,9 100 3 Rekreasi yang diadakan instansi untuk

pegawai dalam setahun 58,8 27,9 4,4 8,8 100 4 Tanggapan oleh atasan atas keluhan

pada diri pegawai dalam satu bulan 35,3 20,6 35,3 8,8 100 5 Uang pensiun yang diterima 48,5 22,1 26,5 2,9 100 6 Dilibatkan dalam menyelesaikan

pekerjaan kantor dalam sebulan 45,6 32,4 20,6 1,5 100 7 Membantu teman kerja yang kesulitan

dalam mengerjakan tugas kantor 51,5 33,8 13,2 1,5 100 8 Melakukan konsultasi dengan atasan

dalam sebulan 50,0 26,5 17,6 5,9 100

9 Atasan memberikan evaluasi terhadap

hasil kerja pegawai dalam sebulan 45,6 27,9 22,1 4,4 100

Berdasarkan tabel 4.5, dapat dilihat untuk pertanyaan mengenai gaji yang diterima tiap bulan sebanyak 94,1% responden menjawab lebih dari 1.000.000,00, dan sebanyak 5,9% responden menjawab 700.000,00 – 1.000.000,00. Dalam hal meluangkan waktu untuk istirahat saat sedang bekerj sebanyak 41,2% responden menjawab < 10 menit, 33,8% menjawab 10 – 15 menit, 19,1% menjawab 15 – 20 menit, selebihnya menjawab lebih dari 20 menit.

Sebanyak 58,8% responden menjawab rekreasi yang diadakan instansi untuk pegawai dalam satu tahun adalah 1 kali, 27,9% menjawab 2 kali, 4,4% menjawab 3 kali, selebihnya menjawab tidak pernah. Begitu juga dalm hal tanggapan oleh atasan atas keluhan pada diri pergawai dalam sebulan sebanyak 35,3% menjawab lebih dari 5 kali, 20,6% menjawab 3 – 5 kali, 35,3% menjawab 1 – 2 kali, dan selebihnya menjawab tidak pernah. Dalam hal uang pensiun yang diterima, sebagian besar responden 48,5% menjawab lebih dari 5 juta, sebanyak 22,1% menjawab 3 – 4 juta, 26,5% menjawab 2 – 3 juta, dan selebihnya menjawab dibawah tidak ada uang pensiun.

Selanjutnya, sebanyak 45,6% responden menjawab dilibatkan dalam menyelesaikan pekeraan kantor dalam sebulan lebih dari 5 kali, 32,4% menjawab 3 – 5 kali, 20,6% menjawab 1 – 2 kali, selebihnya menjawab tidak pernah. Begitu juga dalam hal membantu teman kerja yang kesulitan dalam mengerjakan tugas kantor, sebagian besar responden 51,5% menjawab lebih dari 5 kali, sebanyak 33,8% menjawab 3 – 5 kali, 13,2% menjawab 1 – 2 kali, selebihnya menjawab tidak pernah.

Sebanyak 50,0% responden menjawab lebih dari 5 kali melakukan konsultasi dengan atasan, 26,5% menjawab 3 – 5 kali, 17,6% menjawab 1 – 2 kali, selebihnya menjawab tidak pernah. Selanjutnya, sebanyak 45,6% responden menjawab atasan memberikan evaluasi dalam sebulan lebih dari 5 kali, sebanyak 27,9% menjawab 3 – 5 kali, 22,1% menjawab 1 – 2 kali, dan selebihnya menjawab tidak pernah.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpukan bahwa motivasi kerja pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Kota cukup tinggi.

4.3.2 Penjelasan Responden Atas Variabel Disiplin Kerja (X2)

Penjelasan responden atas variabel disiplin kerja dapat dilihat dari jawaban responden atas pertanyaan yang berhubungan dengan variabel tersebut. sebagaimana diperlihatkan pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.6 Penjelasan Responden Atas Variabel Disiplin Kerja Skor (%)

No Pertanyaan

4 3 2 1

Total (%) 1 Datang terlambat masuk kantor

dalam sebulan 63,2 29,4 4,4 2,9 100

2 Izin keluar kantor saat jam kerja

dalam sebulan 60,3 35,3 1,5 2,9 100

3 Pulang kantor sebelum jam pulang

dalam sebulan 77,9 17,6 0 4,4 100

4 Tidak masuk kantor tanpa alasan

dalam sebulan 80,9 16,2 1,5 1,5 100

5

Menyelesaikan tugas kantor dengan benar sesuai dengan instruksi atasan dalam sebulan

70,6 16,2 11,8 1,5 100

Berdasarkan tabel 4.6, dapat dilihat dalam hal datang terlambat masuk kantor dalam sebulan sebanyak 63,2% responden menjawab tidak pernah, 29,4% menjawab 1 – 2 kali, 4,4% menjawab 3 – 5 kali, selebihnya menjawab lebih dari 5 kali. Begitu juga dalam hal izin keluar kantor saat jam kerja dalam sebulan sebagian besar responden 60,3% menjawab tidak pernah, sebanyak 35,3% menjawab 1 – 2 kali, 1,5% menjawab 3 – 5 kali, selebihnya menjawab lebih dari 5 kali.

Selanjutnya, sebanyak 77,9% responden menjawab tidak pernah pulang kantor sebelum jam pulang, 17,6% menjawab 1 – 2 kali, selebihnya menjawab lebih dari 5 kali. Sedangkan dalam hal tidak masuk kantor tanpa alasan dalam sebulan, sebanyak 80,9% responden menjawab tidak pernah, 16,2% menjawab 1 – 2 kali, 1,5% menjawab 3 – 5 kali, selebihnya menjawab lebih dari 5 kali.

Dalam hal penyelesaian tugas kantor dengan benar sesuai dengan instruksi atasan dalam sebulan, sebanyak 70,6% responden menjawab lebih dari 5 kali, 16,2% menjawab 3 – 5 kali, 11,8% menjawab 1 – 2 kali, selebihnya menjawab tidak pernah. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Kota tinggi.

4.3.3 Penjelasan Responden Atas Variabel Kepuasan Kerja (Y)

Penjelasan responden atas variabel kepuasan kerja dapat diihat dari jawaban responden atas pertanyaan yang berhubungan dengan variabel tersebut. Sebagaimana diperlihatkan pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.7 Penjelasan Responden Atas Variabel Kepuasan Kerja Skor (%) No Pertanyaan 4 3 2 1 Total (%) 1 Merasa tidak senang dengan

suasana kerja di kantor 57,4 33,8 4,4 4,4 100 2 Merasa tidak cocok dengan

teman kerja di kantor 57,4 38,2 0 4,4 100 3

Ruangan kerja dibersihkan petugas kebersihan dalam seminggu

64,7 29,4 4,4 1,5 100 4 Lama bekerja di kantor setiap

harinya 80,9 7,4 5,9 5,9 100

5 Kerja lembur di kantor dalam

sebulan 64,7 23,5 11,8 0 100

6 Besar tunjangan selain gaji yang

diterima dalam setahun 35,3 45,6 13,2 5,9 100

Sumber : Hasil Penelitian, 2011 (Data Diolah)

Dari tabel 4.7 di atas, dapat dilihat bahwa 57,4% responden menjawab tidak pernah merasa tidak senang dengan suasana kerja di kantor, 33,8% menjawab 1 – 2 kali, 4,4% menjawab 3 – 5 kali, selebihnya menjawab lebih dari 5 kali. Sedangkan sebanyak 57,4% responden menjawab tidak pernah merasa tidak cocok dengan teman kerja di kantor, 38,2% menjawab 1 – 2 kali, selebihnya menjawab lebih dari 2 kali. Selanjutnya, sebanyak 64,7% responden menjawab lebih dari 5 kali ruangan kerja dibersihkan petugas kebersihan dalam seminggu, 29,4% menjawab 3 – 5 kali, 4,4% menjawab 1 – 2 kali, dan selebihnya menjawab tidak pernah.

Dalam hal lama bekerja di kantor setiap harinya, sebagian besar responden 80,9% menjawab 8 jam, 7,4% menjawab 7 jam, 5,9% menjawab 6 jam, selebihnya menjawab 5 jam. Begitu juga dalam hal kerja lembur di kantor dalam sebulan, sebanyak 64,7% menjawab tidak pernah, 23,5% menjawab 1 – 2 kali, selebihnya menjawab 3 – 4 kali. Sedangkan untuk besar tunjangan selain gai yang diterima dalam setahun, sebanyak 35,3% responden menjawab 1 kali, 45,6% menjawab 2 kali, 13,2%

menjawab 3 kali, selebihnya menjawab 4 kali. Dari berbagai penjelasan dapat disimpulkan bahwa pencapaian kepuasan kerja pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Kota cukup tinggi.

4.4 Uji Asumsi Klasik

4.4.1 Uji Normalitas

Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah distribusi sebuah data mengikuti atau mendekati distribusi normal. Dalam penelitian ini normalitas dilkukan dengan menggunakan analisis pendekatan grafik dan pendekatan Kolmogorov dan Smirnov dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 17. Hasil uji normalitas dengan pendekatan grafik dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Sumber : Hasil Penelitian, 2011 (Data Diolah)

Berdasarkan gambar grafik 4.1, terlihat bahwa variabel berdistribusi normal, hal ini ditunjukkan oleh distribusi data tersebut tidak condong ke kiri atau condong ke kanan. Sedangkan hasil uji normalitas dengan pp plot ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Sumber : Hasil Penelitian, 2011 (Data Diolah)

Gambar 4.2 Hasil Uji Normalitas

Dari gambar di atas terlihat titik-titik yang mengikuti data di sepanjang garis diagonal. Hal ini berarti data berdistribusi normal dan layak untuk digunakan.

4.4.2 Uji Multikolinieritas

Uji multikolinieritas dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan linier yang sempurna diantara variabel-variabel bebas dalam model regresi. Adanya multikolinieritas dapat dilihat dari tolerance value atau nilai Variance Inflation Factor

(VIF). Jika VIF > 5 maka terjadi multikolinieritas, sedangkan jika nilai VIF < 5 maka tidak terjadi multikolinieritas. Hasil pengujiannya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.8 Uji Multikolinieritas

Collinearity Statistics

Model Tolerance VIF

(Constant)

motivasi .742 1.348

1

disiplin .742 1.348

Sumber : Hasil Penelitian, 2011 (Data Diolah)

Berdasarkan hasil pengolahan data pada tabel 4.8 dapat dilihat bahwa tidak ada satupun variabel bebas (motivasi dan disiplin kerja) yang memiliki nilai Variance Inflation Factor (VIF) yang lebih besar dari 5, maka dapat disimpulkan bahwa pada model regresi tersebut tidak terjadi multikolinieritas.

Dokumen terkait