Bab ini membahas tentang kesimpulan dan saran yang penulis ambil dari penulisan Tugas Akhir ini.
commit to user
6BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. Personal Home Page (PHP)
PHP atau Hypertext Preprocessor merupakan bahasa berbentuk script yang ditempatkan di dalam server dan dieksekusi di dalam server untuk selanjutnya ditrasfer dan dibaca oleh client. Php juga biasa disisipkan dalam bahasa HTML atau Hypertext Ma rkup La nguage (Adelheid & Nst, 2012).
Php merupakan software berbasis open source (gratis) dan mampu lintas
pla tform, yaitu dapat digunakan dengan system operasi dan web server apapun.
Php dapat dijalankan melalui dua cara, yaitu sebagai modul Apache di web server dan sebagai binary di CGI (Common Gatewa y Interfa cei) (Saputra, 2011).
Secara khusus, Php dirancang untuk membentuk web dinamis. Artinya, ia dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya, ingin bisa menampilkan isi database ke halaman web. Pada prinsipnya, Php mempunyai fungsi yang sama dengan script script seperti ASP (Active Ser ver
Pa ge), Cold Fusion, ataupun Perl (Kadir,2003).
Pada prinsipnya, server akan bekerja apabila ada permintaan dari client. Dalam hal ini, client menggunakan kode kode Php akan mengirim permintaan ke server. Ketika menggunakan Php sebagai ser ver side embedded script
langua ge, maka server akan melakukan beberapa hal sebagai berikut :
1. Membaca permintaan dengan script berasal dari browser. 2. Mencari halaman/page di server (ser ver pa ges).
3. Melakukan processing melalui instruksi yang diberikan oleh Php untuk melakukan modifikasi pada halaman/page.
4. Mengirim kembali halaman tersebut kepada client melalui internet atau intranet yang merupakan proses echo/print.
commit to user
Gambar 2.1 Siklus Php dalam web server
Php secara mendasar dapat mengerjakan semua yang dapat dikerjakan oleh program CGI, seperti mendapatkan data dari form, menghasilkan isi halaman web yang dinamik, dan menerima cookies. Kemampuan Php yang paling dapat diandalkan dan signifikan adalah dukungan kepada banyak database. Membuat halaman web yang menggunakan data dari database dengan sangat mudah dapat dilakukan. Php juga mendukung untuk berkomunikasi dengan layanan lain menggunakan protokol IMAP, SNMP, NNTP, POP3, dan lainnya yang tidak terhitung. Pemrograman juga dapat membuka socket jaringan secara merata dan berinteraksi dengan menggunakan protokol lainnya (Sidik, 2004).
2.2. My Structure Query Language (MySQL)
MySQL adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal. Kepopulerannya disebabkan MySQL menggunakan SQL (Structure Query
La ngua ge) sebagai bahasa dasar untuk mengakses databasenya. Selain itu, ia
bersifat free pada pelbagai pla tform (Kadir, 2003).
MySQL termasuk jenis RDBMS (Rela tional Da ta ba se Mana gement
System). Itulah sebabnya istilah seperti tabel, baris, dan kolom digunakan pada
MySQL. Pada MySQL, sebuah database mengandung satu atau sejumlah tabel. Tabel terdiri atas sejumlah baris dan setiap baris mengandung satu atau beberapa kolom (Kadir, 2003).
commit to user
Data langua ge ini terbagi menjadi dua macam (Saputra, 2011), yaitu: a. DDL (Da ta Definition La ngua ge), yaitu perintah yang digunakan untuk
pendefinisian suatu struktur data. Misalnya, menciptakan database, field, dan sebagainya.
b. DML (Da ta Ma nipula tion La ngua ge), yaitu perintah yang proses manipulasi data, misalnya crea te, read, upda te, delete (CRUD).
SQL merupakan bahasa standar yang digunakan untuk melakukan akses dan manipulasi database, dalam hal ini database relasional. Perintah SQL yang akan digunakan untuk mengakses harus disusun menjadi string SQL terlebih dahulu. Berdasarkan string SQL yang telah dibangun inilah Php melakukan perintah untuk melakukan akses dan manipulasi database. Berikut adalah pernyataan SQL untuk menambahkan record ke dalam tabel bukualamat yang mempunyai field (nama, alamat, kota) masing masing field bertipe string.
Data bisa jadi bukan konstanta seperti diatas, tetapi berdasarkan suatu input yang disimpan dalam variabel, maka SQL yang harus dibangun menjadi:
2.3. Short Message Service (SMS)
2.3.1. Pengenalan dasar SMS
Short Message Service atau yang lebih dikenal orang dengan istilah SMS
merupakan fitur yang digunakan untuk berkirim pesan dalam format teks. SMS ini dapat dinikmati oelh seluruh pengguna handphone. Menurut Rasben (2007: 98), penggunaan handphone dewasa ini lebih umum dibandingkan dengan penggunaan komputer. Hal ini disebabkan oleh harga handphone lebih murah dan lebih mudah pengoperasiannya.
commit to user
Layanan SMS lebih diminati masyarakat karena beberapa keunggulan (Saputra, 2011), diantaranya:
1. Biaya relatif murah, pengiriman terjamin ke nomor tujuan dengan catatan nomor dalam keadaan aktif. Selain itu, waktu pengiriman juga cepat, bandingkan jika menggunakan pak pos untuk pengiriman pesan.
2. Dengan layanan ini juga pengguna dapat mengirimkan pesan secara fleksibel, dalam artian pengguna dapat mengirim pesan kapan pun dan dimana saja.
3. Layanan SMS ini mudah digunakan, dapat dipastikan orang bukan dari latar belakang IT pun dapat memahami cara penggunaannya.
2.3.2. Jenis jenis Aplikasi SMS
Aplikasi SMS dibagi menjadi beberapa jenis kategori sesuai dengan kebutuhan pengguna (Saputra, 2011), jenis jenis aplikasi SMS tersebut diantaranya:
1. SMS Premium
Merupakan layanan Shor t Code Number (SCN) untuk berbagai macam program. Program di sini dapat berupa quiz, polling, dan lain lain. Biasanya jenis aplikasi ini ditandai adanya nomor singkat 9090, 6288, dan sebagainya.
2. SMS Bla sting
Merupakan SMS yang dikirmkan secara massal oleh pihak provider kepada pengguna handphone. Biasanya SMS ini dapat digunakan sebagai media informasi maupun periklanan.
3. SMS Pull
SMS ini merupakan SMS dua arah, hampir sama seperti SMS premium, yang membedakan adalah SMS Pull akan mendapatkan balasan jika pengguna melakukan pengiriman ke nomor tujuan, misalnya 6288,9090, dan sebagainya.
commit to user
Jenis aplikasi ini memiliki layanan satu arah, kita cukup mengirim satu pesan untuk mengikuti suatu program (mendaftar), kemudian sistem ini akan mengirimkan SMS secara rutin.
5. SMS Ga tewa y
Merupakan komunikasi dua arah, mengirim dan menerima, digunakan untuk sms keywor d, polling, ataupun informasi lainnya. SMS ini biasanya digunakan dengan kartu GSM (Globa l System for Mobile Communica tion) dan tarifnya pun disesuaikan dengan kartu tersebut.
2.3.3. SMS Gateway
SMS Ga tewa y merupakan pintu gerbang bagi penyebaran informasi
dengan menggunakan SMS. Anda dapat menyebarkan pesan ke banyak nomor secara otomatis dan cepat yang langsung terhubung dengan database nomor nomor dan pesan diponsel Anda, karena semua nomor akan diambil secara otomatis dari database tersebut (Novianti & Fauzijah, Sistem Informasi Sekolah Dasar Berbasis SMS, 2009).
Gambar 2.2 Siklus SMS Ga tewa y
Selain itu dengan adanya SMS Ga tewa y, Anda dapat mengelola pesan pesan yang ingin dikirim. Dengan menggunakan program tambahan yang dapat dibuat sendiri, pengirim pesan dapat lebih fleksibel dalam mengirimkan pesannya.
commit to user
SMS gatewa y adalah suatu pla tform yang menyediakan mekanisme
untuk menghantarkan dan menerima SMS dari peralatan mobile yang menggunakan keyword tertentu. SMS gatewa y merupakan satu perkembangan fungsi yang dimiliki SMS. Mekanisme SMS Ga tewa y (Novianti & Fauzijah, Sistem Informasi Sekolah Dasar Berbasis SMS, 2009) antara lain:
1. Menerima SMS sesuai keyword yang ditentukan.
2. Melakukan fungsi logic tertentu terhadap data data yang diterima dari
SMS Ga tewa y.
3. Mengirimkan informasi kepada user berdasarkan keyword sesuai dengan permintaan.
2.4. Gammu
Gammu adalah sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk mengelola berbagai fungsi pada ha ndphone, modem dan perangkat sejenis lainnya. Fungsi fungsi yang dapat dikelola oleh Gammuantara lain adalah fungsi nomor kontak dan fungsi sms (Tarrigan,2012).
2.4.1. Keunggulan Gammu
Kelebihan Gammu dibandingkan tool SMS Ga tewa y lainnya adalah: 1. Gammu bisa dijalankan di Windows dan Linux.
2. Banyak device yang kompatibel dengan Gammu. 3. Gammu menggunakan database MySQL.
4. Baik kabel data USB maupun Serial, semuanya kompatibel dengan Gammu.
5. Gammu adalah aplikasi open source yang dapat secara gratis.
6. Gammu tidak memerlukan banyak har dwa re (hanya memerlukan PC dan Modem), sehingga memudahkan dalam mengembangkan aplikasi dengan modal terjangkau.
2.4.2. Manfaat GammuSMS Gateway
Manfaat Gammu SMS Ga tewa y menurut Tarigan (2012:24) akan sangat memudahkan kita untuk megirimkan SMS dalam jumlah yang banyak melalui
commit to user
komputer. Contoh aplikasi yang dapat digunakan sebagai pengirim SMS ma ssa l,
SMS polling, SMS a uto replay (a uto responder), SMS on demand, SMS
scheduller, dan lain sebagainya.
2.5. Unified Modelling Language (UML)
Unified Modelling La ngua ge (UML) adalah bahasa standar yang
digunakan untuk menjelaskan dan menvisualisasikan artifak dari proses analisis dan desain berorientasi objek. UML memungkinkan developer melakukan permodelan secara visual, yaitu penekanan pada penggambaran, bukan didominasi oleh narasi. Permodelan visual membantu untuk menangkap struktur dan kelakuan dari objek, mempermudah penggambaran interaksi antara elemen dalam system, dan mempertahankan konsistensi antara desain dan implementasi dalam pemrograman (Hermawan, 2004).
UML menyediakan beberapa notasi dan artifak standar yang biasa digunakan sebagai alat komunikasi bagi para pelaku dalam proses analisis dan desan. Artifak UML didefinisikan sebagai informasi dalam berbagai bentuk yang digunakan atau dihasilkan dalam proses pengembangan pernagkat lunak. Yang perlu diperhatikan untuk menjaga konsistensi antar artifak selama proses analisa dan desain adalah bahwa setiap perubahan yang yang terjadi pada satu artifak harus juga dilakukan pada artifak sebelumnya (Hermawan, 2004).
2.5.1. Use Case Diagram
Use Case Diagram (UCD) menjelaskan apa yang akan dilakukan oleh sistem yang akan dibangun dan siapa yang berinteraksi dengan sistem. UCD menjadi dokumen kesepakatan antara Customer, User, dan Developer. User menggunakan dokumen UCD ini untuk memahami sistem dan mengevaluasi bahwa benar yang dilakukan sistem adalah untuk memecahkan masalah yang user ajukan atau sedang dihadapi (Hermawan,2004).
Use case diagram pada umumnya tersusun dari elemen a ctor, use ca se,
commit to user
statis dari sistem yang sedang dibangun dan merupakan artifak dari proses analisis (Hermawan, 2004).
commit to user
2.5.2. Activity Diagram
John Satzinger, 2010, dalam bukunya System Analysis and Design in a
alur kerja yang menjelaskan berbagai kegiatan pengguna (atau sistem), orang yang melakukan masing-masing aktivitas, dan aliran sekuensial dari aktivitas-aktivitas
Gambar 2.4. Activity Dia gra m
2.5.3. Sequence Diagram
Sequence diagram menjelaskan secara detail urutan proses yang dilakukan dalam sistem untuk mencapai tujuan dari usecase: interaksi yang terjadi antar class, operasi apa saja yang terlibat, urutan antar operasi, dan informasi yang diperlukan oleh masing-masing operasi. Pembuatan sequence diagram merupakan
commit to user
aktivitas yang paling kritikal dari proses disain karena artifak inilah yang menjadi pedoman dalam proses pemrograman nantinya dan berisi aliran control dari program (hermawan, 2004).
Sequence diagram biasanya tersusun dari elemen Obyek, Inter action dan
Messa ge. Interaction menghubungkan 2 obyek dengan pesannya. Diagram ini
menjelaskan aspek dinamis dari sistem yang sedang dibangun (Hermawan, 2004).
commit to user
2.5.4. Class Diagram
Class diagram merupakan diagram yang selalu ada di permodelan sistem berorientasi obyek. Class diagram menunjukkan hubungan antar class dalam sistem yang sedang dibangun dan bagaimana mereka saling berkolaborasi untuk mencapai suatu tujuan. Class diagram umumnya tersusun dari elemen cla ss,
interfa ce, dependency, generalization dan a ssociation (Hermawan, 2004).
commit to user
17BAB III
DESAIN DAN PERANCANGAN
3.1. Kebutuhan Sistem
3.1.1. Kebutuhan Ha rdwa re
3.1.1.1. Komputer Developer
Spesifikasi computer yang digunakan penulis dalam pembuatan aplikasi ini terdiri dari :
Processor AMD C-50 Processor 1.00 GHz Memory 2.00 GB
Hardisk 40 GB Keyboard dan mouse 3.1.1.2. Perangkat Mobile Modem
Perangkat modem yang berjaringan Globa l System for Mobile
Communica tion (GSM) atau yang sudah mendukung High Speed
Downlink P acket Access (HSDPA) lengkap dengan SIM Card.
3.1.2. Kebutuhan Softwa re
Softwa re yang digunakan antara lain :
- Sistem operasi
System operasi yang digunakan pada pembuatan Sistem Informasi Akademik Berbasis SMS Gateway adalah Windows 7.
- Driver Modem
Driver Modem yang digunakan pada pembuatan Sistem Informasi Akademik Berbasis SMS Gateway adalah Modem ZTE MF180S. - Web Server
Web server yang digunakan pada pembuatan Sistem Informasi Akademik Berbasis SMS Gateway adalah XAMPP sever version 1.7.3.
commit to user
- Perangkat Aplikasi SMSPerangkat aplikasi sms yang digunakan pada pembuatan Sistem Informasi Akademik Berbasis SMS Gateway adalah Gammu version 1.25.
- Web Browser
Web Br owser yang digunakan pada pembuatan Sistem Informasi
Akademik Berbasis SMS Gateway adalah Chrome versi 24.0.1312.56.
3.2. Software Requirement Spesification (SRS)
Dalam merancang suatu system, perlu diketahui dan diidentifikasikan terlebih dahulu kebutuhan-kebutuhan dari system yang akan dibuat. yang disesuaikan dengan kebutuhan dari sisi user, fungsionalitas sistem yang akan dirancang serta dukungan lingkungan yang dibutuhkan.
3.2.1. Kebutuhan Fungsional
Kebutuhan fungsional merupakan kebutuhan kebutuhan yang berhubungan dengan proses bisnis dari system yang dibuat. Dari analisa yang dilakukan, kebutuhan kebutuhan fungsional yang terdapat pada Sistem Informasi Akademik berbasis SMS Gateway seperti pada Tabel 3.2.
Tabel 3.1 SRSSMS Ga tewa y Fungsional (SRS-SGF)
Nama Fungsi Deskripsi kebutuhan fungsional
SRS SGF01 Admin, Dosen dan staff input nilai
SRS SGF02 Admin, Dosen dan Staff Akademik input pengumuman
SRS SGF03 Mahasiswa request Nilai
SRS SGF04 Mahasiswa, Dosen, dan Staff menerima Pengumuman
SRS SGF05 Admin set Data Kelas SRS SGF06 Admin set Data Mahasiswa SRS SGF07 Admin set Data Dosen
commit to user
SRS SGF08 Admin set Mata KuliahSRS SGF09 Admin set Mata Kuliah has Mahasiswa SRS SGF10 Admin set Dosen has Mata Kuliah SRS SGF11 Admin set Kelas has Mahasiswa
3.2.2. Kebutuhan Non Fungsional
Kebutuhan non fungsional merupakan interaksi antara user dengan aplikasi yang dibuat. Dari hasil analisa yang dilakukan, kebutuhan kebutuhan non fungsional yang terdapat pada SIA berbasis SMS Gateway seperti pada Tabel 3.3.
Tabel 3.2 SRS SMS Ga tewa y non fungsional (SRS-SGNF)
Nama Fungsi Deskripsi kebutuhan non fungsional
SRS SGNF01 Admin, Dosen, dan Staff Akademik Login
SRS SGNF03 Dosen dan Staff Akademik set Account
commit to user
3.3. Diagram diagram UML
3.3.1. Use Case Diagram
3.3.1.1. Use Case Diagram F ungsional
Gambar 3.1. Use Ca se Dia gr am Fungsiona l
Mahasisw a Dosen Admin mhs request nilai dosen, M hs, Staff terima pengumuman
Admin,dosen & staff input nilai
Admin,dosen & Staff input pengumuman
admin set data Mhs
Admin set data kelas Admin set data
dosen Admin set Mata
Kuliah
commit to user
Tabel 3.3. Tabel kesesuaian use ca se dan SRS Fungsional
SRS Use Case
Admin, Dosen dan staff input nilai
Admin, Dosen dan staff input nilai
Admin, Dosen dan Staff input pengumuman
Admin, Dosen dan Staff input pengumuman
Mahasiswa request Nilai Mahasiswa request Nilai Dosen, Staff Akademik, dan
Mahasiswa terima pengumuman
Dosen, Staff Akademik, dan Mahasiswa terima pengumuman Admin set Data Kelas Admin set Data Kelas
Admin set data Mahasiswa Admin set data Mahasiswa Admin set data Dosen Admin set data Dosen Admin set data Mata Kuliah Admin set data Mata Kuliah
3.3.1.2. Use Case Diagram Non Fungsional
Gambar 3.2. Use Ca se Dia gr am Non F ungsiona l dosen admin Login set Account confirm user staff Akademik
commit to user
Tabel 3.4. Tabel Kesesuaian use ca se dan SRS Non Fungsional
Fungsi Use Case
Admin, Dosen, Staff Akademik login
Admin, Dosen, Staff Akademik login
Dosen dan Staff Akademik set Account
Dosen dan Staff Akademik set Account
Admin confirm User Admin confirm User
3.3.2. Activity Diagram
3.3.2.1. Login
Gambar 3.3. Activity dia gr am Login
Proses login pada Gambar 3.3 dijelaskan dengan menggunakan scenario
use ca se pada tabel 3.5.
start
input username n passw ord
sistem v erifikasi data
val idation
display home
fi nish No
commit to user
Tabel 3.5. Tabel scenarioLogin
Aktor Yang Terlibat Admin, Dosen, Staff Akademik
Aksi actor Reaksi Sistem
Skenario control 1 1. Input username dan
password
2. Verivikasi data (ada dalam DB)
3. Display home (tampilan utama)
Skenario control 2 1. Input username dan
password
2. Verivikasi data (tidak ada dalam DB) 3. Mengosongkan field
username dan password 4. Kembali ke langkah 1 5. Verivikasi data (ada
dalam DB) 6. Display home
commit to user
3.3.2.2. Input Nilai
Gambar 3.4. Activity dia gr am Input Nilai
Proses input nilai pada gambar 3.4 dijelaskan dengan menggunakan scenario use case pada tabel 3.6.
start
login sistem v erifikasi
keberadaan data
user add/update nilai
val idation
display form nilai
val idation insert/update fi nish v erifikasi nilai No Yes Yes No
commit to user
Tabel 3.6. Tabel scenarioInput Nilai
Aktor Yang Terlibat Dosen
Aksi actor Reaksi Sistem
Skenario control 1
1. Login 2. Verivikasi data 3. Display form nilai 4. User add / update nilai 5. Confirm nilai (berhasil)
6. Insert/update nilai Scenario control 2
1. login 2. Verivikasi data
3. Display form nilai 4. User add/update nilai 5. Confirm nilai (gagal) 6. Kembali ke langkah 4 7. Confirm nilai (berhasil)
commit to user
Gambar 3.5. Activity dia gr am Input Pengumuman
Proses input pengumuman pada Gambar 3.5 dijelaskan dengan menggunakan scenario use case pada tabel 3.7.
start
login sistem v erifikasi
val idation
display info page input pengumuman val idation insert fi nish v erifikasi pengumuman No Yes Yes No
commit to user
Tabel 3.7. Tabel scenario input pengumuman
Aktor Yang Terlibat Dosen dan Staff Akademik
Aksi actor Reaksi Sistem
Skenario control 1
1. Login 2. Verivikasi data 3. Display info page 4. Input pengumuman 5. Confirm pengumuman
(berhasil)
6. Insert pengumuman Scenario control 2
1. login 2. Verivikasi data
3. Display info page 4. Input pengumuman 5. Confirm pengumuman
(gagal)
6. Kembali ke langkah 4 7. Confirm pengumuman (berhasil)
commit to user
Gambar 3.6. Activity dia gr am cek nilai
Proses cek nilai pada Gambar 3.6 dijelaskan dengan menggunakan scenario use case pada tabel 3.8.
start
user sent sms sistem v erifikasi data
vali dation
get data dalam DB
kirim data user dapat balasan
fi nish
Yes No
commit to user
Tabel 3.8. Tabel scenario cek nilai
Aktor Yang Terlibat Mahasiswa
Aksi actor Reaksi Sistem
Skenario control 1
1. Sent sms 2. Verivikasi data (ada dalam DB)
3. Get data dalam DB 4. Kirim data
5. User mendapat balasan
Scenario control 2
1. Sent sms 2. Verivikasi data (tidak ada dalam DB) 3. Kembali ke langkah 1 4. Verivikasi data (ada
dalam DB)
5. Get data dalam DB 6. Kirim data
7. User mendapat balasan
3.3.3. Class Diagram
Gambar 3.7. Cla ss dia gra m login c la s s Cl a ss M o.. .
logi n - set password: String - set user: Stri ng + view() : boolean
da ta ba s e + cek form at() : void + cek koneksi() : voi d + cek password() : voi d + cek user() : voi d + view() : boolean
us e r + cek koneksi() : voi d
commit to user
Gambar 3.8. Cla ss dia gra m input nilai
Gambar 3.9. Cla ss dia gra m input pengumuman
Gambar 3.10. Cla ss dia gra m cek nilai class Class Mo...
dosen - al am a t: tex t - do sen: va rc har - hp : varcha r - i d_d osen : varcha r + vi ew() : vo id Mata Kuliah - i d_m a kul : varcha r - m aku l: va rchar - ni p: v archar + vi ew() : vo id Mahasisw a - al am a t: tex t - hp : varcha r - na m a: va rch ar - ni m : va rch ar + ad d() : v oi d + de le te () : vo id + up date() : voi d c la ss Cl as s M o.. . Class1 upda te - id_info: varchar - isi_info: text - waktu + get data() : void + read() : voi d
databa s e + cek form at() : void + cek koneksi() : void + displ ay pesan() : voi d + view() : voi d
pengumuma n - pengum uman: text - waktu
+ add() : void + update() : void
class Class Mo...
sent sms - m a tku l: cha r - ni m : i n t + vi ew() : voi d database + ce k fo rm a t() : vo i d + ce k ko ne ksi() : vo id + vi ew() : bo ol ea n nilai - m a tku l: in t - ni l ai : i nt - ni m : i n t + vi ew() : voi d
commit to user
3.3.4. Sequence Diagram
Gambar 3.11 Sequence dia gram Login
hal.utama
user form login control login
setUsername setPassword
getUsername
display pesan cek format
getPassword
display pesan cek format
intConnection
connection success or not
cek username cek password
commit to user
Gambar 3.12 sequence dia gra m input nilai
Gambar 3.13 sequence dia gra m cek nilai
user form input nilai controller db. nilai
input nim, nilai
tampilan nilai cek format nilai
simpan nilai konfirmasi nilai mahasis wa aplikasi s ms gateway controller tb. nilai mahasis wa kirim sms cek format sms getDataNilaiMhs cek data return kirim balasan terim aSMSbalas an
commit to user
Gambar 3.14 sequnce dia gr am kirim pengumuman
3.4. Site Map
Gambar 3.15. Halaman Home
Admin Mahasiswa Aplikasi controller tb.info
kirim pengumuman cek format getInfo cek data return sendSMSInfo getInfo HEADER Kalender Copyright Selamat Datang admin
Anda dapat mengolah data melalui menu yang tersedia.
FORMAT SMS KETIK : NILAI (spasi) NIM (spasi) MATA KULIAH
commit to user
Gambar 3.16. Menu Manajemen
Gambar 3.17 Menu SMS HEADER
Home Manajemen SMS Admin
Content Copyright Mahasiswa Dosen Staff Mata Kuliah Nilai User Mahasiswa Mata Kuliah HEADER
Home Manajemen SMS Admin