• Tidak ada hasil yang ditemukan

ttd. KUSTANTINAH

2.5 PENUTUP/ GASKET/ SEGEL

NO BAHAN KONTAK PANGAN PERSYARATAN

PARAMETER 1 BATAS MAKS

1 Polimer terplastisasi, termasuk karet alami dan sintetis yang divulkanisasi atau tidak divulkanisasi atau karet lain yang berikatan silang yang dibuat di tempat sebagai lempeng total atau cincin prabentuk dari leburan panas, larutan, plastisol, organisol, dispersi mekanis atau lateks

Migrasi total 1. Fraksi kloroform setelah kontak dengan air suling, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

50 bpj

2. Fraksi kloroform setelah kontak dengan n-heptana, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

500 bpj

3. Fraksi kloroform setelah kontak dengan alkohol, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

50 bpj

2 Lempeng total atau cincin prabentuk dari polimer terplastisasi , termasuk karet alami dan sintetis yang tidak divulkanisasi

Migrasi total 1. Fraksi kloroform setelah kontak dengan bahan yang terekstrak air, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

50 bpj

2. Fraksi kloroform setelah kontak dengan n-heptana, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

250 bpj

3. Fraksi kloroform setelah kontak dengan alkohol, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

Keterangan:

1 - Parameter dapat berupa kandungan terekstrak, kandungan spesifik, migrasi total, dan/atau migrasi spesifik. - Jika simulan pangan, suhu dan waktu pengujian tidak disebutkan dalam Lampiran 2B, prosedur pengujian

NO BAHAN KONTAK PANGAN PERSYARATAN

PARAMETER 1 BATAS MAKS

3 Lempeng total atau cincin prabentuk dari polimer terplastisasi yang divulkanisasi, termasuk karet alami dan sintetis

Migrasi total 1. Fraksi kloroform setelah kontak dengan air suling, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

50 bpj

2. Fraksi kloroform setelah kontak dengan n-heptana, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

50 bpj

3. Fraksi kloroform setelah kontak dengan alkohol, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

50 bpj

4 Lempeng total atau cincin prabentuk dari kertas polimerik atau berlapis resin, karton, plastik, atau substrat lembaran logam

Migrasi total 1. Fraksi kloroform setelah kontak dengan air suling, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

50 bpj

2. Fraksi kloroform setelah kontak dengan n-heptana, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

250 bpj

3. Fraksi kloroform setelah kontak dengan alkohol, pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.3.1 dan 2.3.2

50 bpj

5 Polistirena : 5.1 Polimer stirena blok

dengan 1,3-butadiena terhidrogenasi berat molekul >16000, larut dalam toluena (pada kadar maks 42,4% (b/b) sebagai komponen penutup dengan segel, kontak pangan tipe III, IV-A, V, VII-A, VIII, dan IX, kondisi D) pada lampiran 2C tabel 2.2.1 dan 2.2.2.

Migrasi total 1. Fraksi ekstrak air suling, pada suhu refluks selama 2 jam, dengan ketebalan 0,071 cm

0,002 mg/cm2

2. Fraksi ekstrak etanol 50%, pada suhu 66oC selama 2 jam (tebal 0,071 cm)

0,002 mg/cm2

5.2 Polimer stirena blok dengan 1,3- butadiena berat molekul > 29000, larut dalam toluena sebagai komponen perekat yang

Migrasi total 1. Fraksi ekstrak air suling, pada suhu refluks selama 30 menit, dengan ketebalan 0,19 cm

0,0039 mg/cm2

2. Fraksi ekstrak etanol 50%,

pada suhu 66oC, selama 2 0,002 mg/cm

Keterangan:

1 - Parameter dapat berupa kandungan terekstrak, kandungan spesifik, migrasi total, dan/atau migrasi spesifik. - Jika simulan pangan, suhu dan waktu pengujian tidak disebutkan dalam Lampiran 2B, prosedur pengujian

sensitif terhadap tekanan yang kontak dengan pangan Tipe I, II, IV–B, VI, VII–B dan VIII, kondisi penggunaan C, D, E, F dan G, yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.2.1 dan 2.2.2. untuk penutup yang rekat (closure

tapes) mensegel kemasan dengan kapasitas minimum 160 cc, luas perekat yang terpapar pangan maks 4,03 cm2

jam, dengan ketebalan 0,19 cm

5.3 Polimer stirena blok dengan 1,3- butadiena berat molekul > 29000, larut dalam toluena sebagai komponen perekat yang sensitif terhadap tekanan yang kontak dengan pangan Tipe I, II, IV–B, VI, VII–B dan VIII, kondisi penggunaan C, D, E, F dan G, yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.2.1 dan 2.2.2. untuk penutup yang rekat (closure

tapes) mensegel kemasan dengan kapasitas minimum 160 cc, luas perekat yang terpapar pangan maks 4,03 cm2

Migrasi total 1. Fraksi ekstrak air suling, pada suhu refluks selama 30 menit, dengan ketebalan 0,19 cm

0,0039 mg/cm2

2. Fraksi ekstrak etanol 50%, pada suhu 66oC, selama 2 jam, dengan ketebalan 0,19 cm

Keterangan:

1 - Parameter dapat berupa kandungan terekstrak, kandungan spesifik, migrasi total, dan/atau migrasi spesifik. - Jika simulan pangan, suhu dan waktu pengujian tidak disebutkan dalam Lampiran 2B, prosedur pengujian 2.6

PELAPIS DARI RESIN ATAU POLIMER

NO BAHAN KONTAK PANGAN PERSYARATAN

PARAMETER 1 BATAS MAKS

1 Pelapis dari resin atau polimer

Migrasi total Ekstrak larut kloroform (terkoreksi ekstrak seng sebagai seng oleat) diekstraksi dengan pelarut yang sesuai dengan tipe pangannya pada kondisi yang disebut dalam Lampiran 2C tabel 2.1.1 dan 2.1.2, 1. untuk pelapis pada wadah

(container) dengan ukuran tidak lebih dari 3,785 liter (1 galon) dan dimaksud untuk penggunaan sekali pakai

0,078 mg/cm2 atau tidak melebihi jumlah mg per cm2 yang akan sama dengan 0,00078% dari kapasitas air dalam miligram dibagi dengan luas permukaan kontak dengan pangan dalam cm2.Untuk fabricated container batas maks 0,078 mg/cm2 atau tidak lebih dari 50 bpj dari kapasitas air dalam wadah (container). 2. untuk pelapis pada wadah

(container) dengan ukuran lebih dari 3,785 liter (atau 1 galon) untuk sekali pakai

0,279 mg/cm2

atau tidak melebihi jumlah miligram per cm2

yang akan sama dengan 0,0008% dari kapasitas air dalam miligram dibagi dengan luas permukaan kontak dengan pangan dalam cm2 3. untuk pelapis pada

permukaan wadah (container)untuk penggunaan berulang 2,79 mg/cm2, atau tidak melebihi jumlah miligram per cm2

yang akan sama dengan 0,00078% dari kapasitas air dalam miligram dibagi dengan luas permukaan kontak dengan pangan dalam cm2

Keterangan:

1 - Parameter dapat berupa kandungan terekstrak, kandungan spesifik, migrasi total, dan/atau migrasi spesifik. - Jika simulan pangan, suhu dan waktu pengujian tidak disebutkan dalam Lampiran 2B, prosedur pengujian

4. untuk pelapis untuk penggunaan berulang atau digunakan selain sebagai komponen suatu wadah (container)

2,79 mg/cm2

2.7 KERAMIK

NO BAHAN KONTAK PANGAN PERSYARATAN

PARAMETER 1 BATAS MAKS

1 Keramik yang tidak dapat diisi dan dapat diisi, yang kedalaman internalnya diukur dari titik terendah ke bidang horizontal melalui pinggir paling atas

Migrasi spesifik 1. Timbal yang diekstraksi dengan asam asetat 4% (v/v), pada suhu 22 ± 2oC, selama 24 ± 0,5 jam

0,008 mg/cm2

2. Kadmium yang diekstraksi dengan asam asetat 4% (v/v), pada suhu 22 ± 2oC, selama 24 ± 0,5 jam

0,0007 mg/cm2

2 Semua jenis keramik yang dapat diisi

Migrasi spesifik 1. Timbal yang diekstraksi dengan asam asetat 4% (v/v), pada suhu 22 ± 2oC, selama 24 ± 0,5 jam

4 bpj

2. Kadmium yang diekstraksi dengan asam asetat 4% (v/v), pada suhu 22 ± 2oC, selama 24 ± 0,5 jam 0,3 bpj 3 Peralatan masak, kemasan, dan bejana penyimpan yang mempunyai kapasitas > 3 L

Migrasi spesifik 1. Timbal yang diekstraksi dengan asam asetat 4% (v/v), pada suhu 22 ± 2oC, selama 24 ± 0,5 jam

1,5 bpj

2. Kadmium yang diekstraksi dengan asam asetat 4% (v/v), pada suhu 22 ± 2oC, selama 24 ± 0,5 jam

Keterangan:

1 - Parameter dapat berupa kandungan terekstrak, kandungan spesifik, migrasi total, dan/atau migrasi spesifik. - Jika simulan pangan, suhu dan waktu pengujian tidak disebutkan dalam Lampiran 2B, prosedur pengujian

2.8 GELAS

NO BAHAN KONTAK PANGAN PERSYARATAN

PARAMETER 1 BATAS MAKS

1 Kedalaman < 2,5 cm setelah diisi cairan atau yang tidak dapat diisi

Migrasi spesifik 1. Kadmium yang diekstraksi dengan asam asetat 4%, pada suhu kamar (tempat gelap) selama 24 jam

0,7 µg/cm2

2. Timbal yang diekstraksi dengan asam asetat 4%, pada suhu kamar (tempat gelap) selama 24 jam

8 µg/cm2

2 Kedalaman > 2,5 cm jika diisi, untuk penggunaan selain untuk memasak dengan pemanasan dengan kapasitas < 600 mL

Migrasi spesifik 1. Kadmium yang diekstraksi dengan asam asetat 4%, pada suhu kamar (tempat gelap) selama 24 jam

0,5 bpj

2. Timbal yang diekstraksi dengan asam asetat 4%, pada suhu kamar (tempat gelap) selama 24 jam

1,5 bpj

3 Kedalaman > 2,5 cm jika diisi, untuk penggunaan selain untuk memasak dengan pemanasan dengan kapasitas antara 600 mL sampai 3 L

Migrasi spesifik 1. Kadmium yang diekstraksi dengan asam asetat 4%, pada suhu kamar (tempat gelap) selama 24 jam

0,25 bpj

2. Timbal yang diekstraksi dengan asam asetat 4%, pada suhu kamar (tempat gelap) selama 24 jam

0,75 bpj

4 Kedalaman > 2,5 cm jika diisi, untuk penggunaan selain untuk memasak dengan pemanasan dengan kapasitas >3 L

Migrasi spesifik 1. Kadmium yang diekstraksi dengan asam asetat 4%, pada suhu kamar (tempat gelap) selama 24 jam

0,25 bpj

2. Timbal yang diekstraksi dengan asam asetat 4%, pada suhu kamar (tempat gelap) selama 24 jam

0,5 bpj

5 Kedalaman > 2,5 cm jika diisi, untuk memasak dengan pemanasan

Migrasi spesifik 1. Kadmium yang diekstraksi dengan asam asetat 4%, pada suhu kamar (tempat gelap) selama 24 jam

0,05 bpj

2. Timbal yang diekstraksi dengan asam asetat 4%, pada suhu kamar (tempat gelap) selama 24 jam

Dokumen terkait