Bab V : KESIMPULAN, SARAN DAN PENUTUP
C. Penutup
C. Penutup
Puji syukur atas segala rahmat Allah SWT, yang telah memberikan kemudahan dalam setiap kesulitan pada penyusunan skripsi ini, sehingga dapat terselesaikan dengan lancar.
Penulis menyadari skripsi ini jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran konstruktif. Dengan harapan semoga hasil dalam penulisan skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca.
Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2006.
________________, Dasa-Dasar Evaluasi Pendidikan, Yogyakarta: PT Bumi Aksara, 2007.
Arsyad, Azhar, Media Pembelajaran, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003. Asnawir, M. Basyiruddin Usman, Media Pembelajaran, Jakarta: Ciputat Pers, 2002. Cambell, A. Neil, Reece, B. Jane, Mitchaell, G. Lawrence, Biologi Jilid III, Jakarta:
2004.
Departemen Agama Republik Indonesia Jkt, Al-Qur’an dan Terjemahannya, Semarang: PT Kumudasmoro Grafindo Semarang.
Fauzi, Muchamad, Metode Penelitian Kuantitatif, Semarang: Walisongo Press, 2009. Hamalik, Oemar, Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT Bumi Aksara, 2007, Cet. II. http://www.google.co.id/images?aliran=id (Sabtu, 16 Oktober 2010).
http://www.google.co.id/images?hl=id (Sabtu, 16 Oktober 2010).
http://www.google.co.id/images?jaringmakananl=id (Sabtu, 16 Oktober 2010). http://www.google.co.id/images?piramida=id (Sabtu, 16 Oktober 2010).
http://www.google.co.id/images?populasi=id (Sabtu, 16 Oktober 2010). http://www.google.co.id/images?komunitaslaut=id (Jum’at, 15 Oktober 2010). http://www.google.co.id/images?rantaimakanan=id (Sabtu, 16 Oktober 2010).
Jihad, Asep, Haris, Abdul, Evaluasi Pembelajaran, Yogyakarta: Multi Pressindo, 2009, Cet. III.
Marno, Strategi Dan Metode Pengajaran, Yogyakarta: Ar Ruzz Media, 2008.
Purwanto, M. Ngalim, prinsip –Prinsip dan Teknis Evaluasi Pengajaran, Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 2009.
Sadiman, S. Arief. Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan, danPemanfaatannya Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003.
Sudjana, Nana, Ahmad Rivai, Media Pengajaran, Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2005.
___________, Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2009, Cet. XIII.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D, Bandung: Alfabeta, 2008. ___________, Statistika Nonparametris, Bandung: Alfabeta, 2008.
___________, Statistika Untuk Penelitian, Bandung: Alfabeta, 2007, Cet.XII. Suprijono, Agus, Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM, Yogyakarta:
Pustaka Pelajar, 2009, Cet. II.
Syah, Muhibbin, Psikologi Belajar, Bandung: Alfabeta, 2007, Cet. XII. Syukur, Fatah, Teknologi Pendidikan, Semarang: Rasail, 2005.
Tim Abdi Guru, IPA Terpadu Jilid I Untuk SMP Kelas VII, Jakarta: Erlangga, 2006. Tim Redaksi Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat
Bahasa Indonesia, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama,2008.
Tohirin, Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2005.
Uno, B. Hamzah, Orientasi Baru Dalam Psikologi Pembelajaran, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2008.
Widjoseputro, Ekologi Manusia DenganLingkungannya, Jakarta: Erlangga, 2004. Widoko, Eko Putro, Evaluasi Program Pembelajaran, Yogyakarta: Pustaka Pelajar,
2009.
Yayasan pennyelenggara penterjemah / Pentafsir Al Qur’an, Al Qur’an dan
Terjemahannya, Medinnah Munawwarah: Mujamma’ Khadim al Haramain asy Syarifain al Malik Fadh, 1971.
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO
FAKULTAS TARBIYAH
Alamat : Jl. Prof. Dr. Hamka, Telp/Fax. (024) 7601295, 7615387 Semarang 50185
Nomor: In.06.3/D1/TL.00./ 1823 /2010 Semarang, 9 Juli 2010 Lamp : Proposal
Hal : Mohon Izin Riset
A.n. : Nur Wakidah NIM : 063811025
Kepada Yth. :
Kepala MTs NU Nurul Huda
Di Semarang
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Diberitahukan dengan hormat, bahwa mahasiswa kami yang bernama : Nur
Wakidah NIM : 063811025 sangat membutuhkan data sehubungan dengan
penulisan skripsi yang berjudul :
“STUDY KOMPARASI HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK ANTARA MENGGUNAKAN MEDIA LINGKUNGAN SEKITAR SEKOLAH DENGAN MULTIMEDIA PADA MATERI POKOK EKOSISTEM KELAS VII DI MTS NU NURUL HUDA SEMARANG”
Dibawah bimbingan saudara Lianah, M.Pd. dan Drs.H. Abdul Wahid, M.Ag. Untuk itu kami mohon agar mahasiswa tersebut diberi izin untuk melaksanakan penelitian di MTs NU Nurul Huda Semarang Jln. Jalan Irigasi Utara Mangkangkulon 04/04 Kecamatan Tugu Semarang, selama 30 (tiga puluh) hari.
Atas izin yang diberikan kami ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. A.n. Dekan Pembantu Dekan I, Dra. Muntholi’ah, M.Pd. NIP. 150 263 166 Tembusan :
Nama Sekolah : MTs NU Nurul Huda Semarang Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : VII/Genap Tahun Ajaran : 2010/2011
Standar Kompetensi : 7. Mengidentifikasi komponen ekosistem dan saling ketergantungan antar komponen ekosistem.
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Penilaian Alokasi Waktu
Sumber Belajar
7.1Menentukan
ekosistem dan saling berhubungan antara komponen ekosistem. • Komponen ekosistem, peran dan pola interaksi yang terbentuk dalam ekosistem. • Melakukan pengamatan terhadap lingkungan di sekitar sekolah. • Mengenali komponen-komponen ekosistem yang berada di lingkungan sekitar sekolah. • Menjelaskan pengertian tentang ekosistem. • Membedakan antara individu, populasi, dan komunitas. • Mengidentifikasi dan memberikan contoh komponen-komponen ekosistem. • Menjelaskan peran komponen bioik berdasarkan perannya. • Menjelaskan dan 1. Jenis tegihan: Tugas individu, tugas kelompok dan ulangan. 2. bentuk instrumen: laporan hasil pengamatan, keaktifan, sikap, tes pilihan ganda, tes uraian.
4 x 45 menit
Sumber:
• Tim Abdi Guru, IPA Terpadu
Kelas VII, (Jakarta: Erlangga,
2006 ).
• Suyitno, Sukirmn, Eksplorasi
Bioogi SMP Kelas VII,
(Yogyakarta: Yudistira, 2004).
Media:
Lingkungan sekitar sekolah.
Alat:
Papan tukis, spidol, lembar kerja / pengamatan.
macam pola interaksi dalam ekosistem.
• Memberikan contoh saling ketergantungan dalam ekosistem.
• Memberikan contoh cara menjaga ekosistem agar terhindar dari kerusakan.
Semarang, 20 Oktober 2010
Mengetahui,
Kepala MTs NU Nurul Huda Semarang Peneliti
Drs. H. Ajma’in Yahya Nur Wakidah
Nama Sekolah : MTs NU Nurul Huda Semarang Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : VII/Genap Tahun Ajaran : 2010/2011
Standar Kompetensi : 7. Mengidentifikasi komponen ekosistem dan saling ketergantungan antar komponen ekosistem.
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Penilaian Alokasi Waktu
Sumber Belajar
7.1Menentukan
ekosistem dan saling berhubungan antara komponen ekosistem. • Komponen ekosistem, peran dan pola interaksi yang terbentuk dalam ekosistem. • Melakukan pengamatan terhadap melalui video / film. • Mengenali komponen-komponen ekosistem melalui slide. • Menjelaskan pengertian tentang ekosistem. • Membedakan antara individu, populasi, dan komunitas. • Mengidentifikasi dan memberikan contoh komponen-komponen ekosistem. • Menjelaskan peran komponen bioik berdasarkan perannya. • Menjelaskan dan 3. Jenis tegihan: Tugas individu, tugas kelompok dan ulangan. 4. bentuk instrumen: laporan hasil pengamatan, keaktifan, sikap, tes pilihan ganda, tes uraian.
4 x 45 menit
Sumber:
• Tim Abdi Guru, IPA Terpadu
Kelas VII, (Jakarta: Erlangga,
2006 ).
• Suyitno, Sukirmn, Eksplorasi
Bioogi SMP Kelas VII,
(Yogyakarta: Yudistira, 2004).
Media:
Audio Visual.
Alat:
Papan tukis, spidol, lembar kerja / pengamatan.
macam pola interaksi dalam ekosistem.
• Memberikan contoh saling ketergantungan dalam ekosistem.
• Memberikan contoh cara menjaga ekosistem agar terhindar dari kerusakan.
Semarang, 20 Oktober 2010
Mengetahui,
Kepala MTs NU Nurul Huda Semarang Peneliti
Drs. H. Ajma’in Yahya Nur Wakidah
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : MTs NU Nurul Huda Semarang Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : VII / Genap Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Standar Kompetensi : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem.
Kompetensi Dasar : 7.1 Menentukan ekosistem dan saling hubungan antara komponen ekosistem.
Indikator : 1) Menyebutkan satuan-satuan ekosistem.
2) Menjelaskan perbedaan individu, populasi dan ekosistem. 3) Menyebutkan dan menjelaskan komponen ekosistem biotik dan
abiotik.
4) Menjelaskan dan memberikan contoh saling ketergantungan antar komponen botik.
I
I.. Tujuan Pembelajaran 1
1.. Memahami dan menjelaskan satuan-satuan ekosistem. 2
2.. Memahami dan menjelaskan komponen ekosistem biotik dan abiotik 3
3.. Memahami dan dapat menjelaskan interaksi antar komponen ekosistem 4
4.. Memahami dan menjelaskan saling ketergantungan antara komponen biotik.
I III.. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Diskusi I IIIII.. Materi Pembelajaran
Ekosistem merupakan interaksi antara organisme dengan lingkungannya. Ekosistem tersusun atas komponen biotik (hidup) dan abiotik (tidak hidup) yang saling berinteraksi dan saling mempengaruhi.
Satuan ekosistem terdiri atas individu, populasi,dan komunitas. a. Individu.
Adalah organisme tunggal, misalnya: seekor kuda. b. Populasi.
Adalah kumpulan dari individu sejenis yang menempati suatu daerah. Misalnya: populasi kuda.
c. Komunitas.
Adalah kumpulan dari populasi berbeda jenis yang menempati suatu daerah. Misalnya: komunitas air laut.
Komponen abiotik yang utama antara lain: air, tanah, udara dan cahaya matahari. a. Air
mahlukhidup berupa air. Air mengandung berbagai bahan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh organisme.
b. Tanah
Organisme memerlukan tanah karena merupakan tempat tumbuhnya tumbuh-tumbuhan serta tempat berpijak dan berdiamnya manusia dan hewan. Dari tanah pula, tumbuhan memperoleh bahan atau mineral untuk memenuhi kebutuhan kehidupannya. c. Udara
Faktor biotik yang terkait dengan udara antara lain kelembapan udara, suhu udara, curah hujan, dan kandungan udara. Suhu lingkungan merupakan faktor yang terpenting dalam proses kelangsungan hidup. Beberapa jenis organisme mampu mengatur suhu tubuhnya agar proses kehidupan dalam tubuh dapat berjalan dengan normal. Jenis organisme ini disebut organisme endoderm. Jenis organisme lain, suhu tubuhnya tergantung dengan suhu lingkungannya. Jika suhu lingkungannya terlalu dingin, maka organisme ini akan berjemur. Dan jika terlalu panas maka akan berteduh. Organisme semacam ini disebut organisme ektoderm.
d. Cahaya matahari
Selain sebgai sumber energi di bumi, cahaya matahari juga mempunyai peranan mengatur tingkah laku organisme. Ada organisme yang aktif di siang hari dan ada organisme yang aktif di malam hari. Cahaya matahari juga dapat menghancurkan dan melapukkan batuan sehingga memungkinkan organisme memanfaatkan mineral-mineral hasil pelapukan batuan tersebut.
Komponen biotik adalah semua organisme hidup yang ada di lingkungan. Berdasarkan peranannya, organisme dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu produsen, konsumen, dan pengurai (dekompuser).
a. Produsen
Produsen adalah organisme yang mampu menghasilkan zat makanan sendiri. Organisme yang dapat mengubah zat anorganik menjadi zat organik disebut organisme autotrof. Jika energi cahaya yang digunakan organisme untuk menyusun zat organik maka organisme tersebut dinamakan organisme fotoautotrof, seperti tumbuhan hijau. Tumbuhan memanfaatkan cahaya matahari untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi karbohidrat. Proses pembentukan ini disebut foto sintesis.
b. Konsumen
Konsumen adalah organisme yang tidak mampu mengubah zat anorganik menjadi zat organik sehingga harus mendapatkan makanannya dengan memakan organisme lain.
yang memakan organisme lain disebut organisme heterotrof.
Jika organisme heterotrof memakan organisme auterotrof maka maka organisme ini disebut konsumen primer atau konsumen pertama. Konsumen primer juga disebut herbivora (memakan tumbuhan) contohnya sapi, kambing, belalang, dan lain-lain.
Organisme heterotrof yang memakan herbivora atau hewan lain disebut karnivora (memakan daging). Contohnya kucing, anjing, elang, dan ular. Organisme yang dapat memakan tumbuhan dan hwwan disebut omnivora. Misalnya beruang, manusia, orang utan. Organisme yang memakan sisa organismeyang telah mati disebut detrivora, misalnya cacing, rayap, dan serangga tanah. Sedangkan organisme yang memakan bangkai hewan yang masih utuh disebut scavanger, misalnya burung pemakan bangkai. c. Dekomposer
Beberapa jenis organisme mampumenguraikan sampah organik, seperti sisa tubuh hewan dan tumbuhan, menjadi bahan-bahan anorganik. Organisme ini disebut dekomposer, contohnya bakteri dan jamur.
Pola interaksi hakikatnya setiap organisme akan senantiasabergantung pada organisme lain yang ada di sekitarnya. Pola interaksi organisme melibatkan dua atau lebih organisme. Jenis, sifat dan tingkah laku organisme dibumi sangat beraneka ragam. Karena itu, pola interaksi antar organisme juga beragam. Berikut ini akan dibahas berbagai pola interaksi organisme.
a. Parasitisme
Merupakan hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis dimana salah satu pihak mendapat keuntungan, sedangkan pihak yanglain dirugikan. Pihak yang diuntungkan disebut parasit, sedangkan pihak yang dirugikan disebut inang. Contohnya benalu dan tali putri yang hidup sebagai parasit pada ranting pohon. Cacing dan bakteri yang hidup sebagai parasit pada tubuh hewan dan manusia.
b. Mutualisme
Interaksi ini saling menguntugkan kedua belah pihak. Pasangan organisme ini disebut inang dan simbion. Misalnya tanaman bunga dengan hewan penyerbuk, burung jalak dengan kerbau, dan manusia dengan bakteri usus.
c. Komensalisme
Interaksi ini menguntungkan satu pihak, sedangkan pihak lain tidak diuntungkan maupun dirugikan. Misalnya ikan remora dengan ikan hiu.
Saling ketergantungan diantara komponen biotik pada ekosistem akan selalu ditemukan produsen, konsumen dan pengurai. Komponen tersebut mempunyai peranan yang
lainnya secara langsung maupun tidak langsung. Jika digambarkan, interaksi antar komponen biotik akan membentuk jaring-jaring ekologi. Jaring- jaring ekologi dapat berupa rantai makanan, jaring-jaring makanan, jaring-jaring kehidupan, dan piramida makanan. a. Rantai makanan
Adalah proses perpindahan energi melalui proses makan dan dimakan yang membentuk rangkaian tertentu. Seperti gambar dibawah ini yang merupakan salah satu contoh rantai makanan yaitu padi dimakan tikus, tikus dimakan ular, ular dimakan elang, sedangkan tikus, ular, dan elang mati di uraikan oleh dekoposer (jamur, serangga, cacing) untuk kesuburan tanah yang bermanfaat bagi tanaman padi.
b. Jaring-jaring makanan
Dialam jarang dijumpai organisme yang hanya memakan satu jenis organisme lain. Jarang sekali karnivora hanya memakan satu jenis herbivora dan herbivora juga jarang hanya memakan satu jenis tumbuhan. Dengan kata lain, di dalam ekosistem terdapat banyak rantai makanan yang saling terkait atau berhubungan yang akan membentuk jaring-jaring makanan. Jadi, jaring-jaring makanan adalah sekumpulan rantai makanan yang saling berhubungan membentuk semacam jaring.
c. Jaring-jaring kehidupan
Dialam ternyata jaring-jaring makanan satu dengan jaring-jaring makanan yang lain saling terkait dan akhirnya terbentuk jaring-jaring kehidupan.
d. Piramida makanan
Adalahgambaran piramida yang menunjukkan perbandingan makanan antara produsen, konsumen I, konsumen II, hingga sampai dengan konsumen puncak. Didalam piramida makanan, produsen selalu menempati dasar piramida. Konsumen puncak (karnivora : seperti singa, elang,) selalu menempati piramida puncak.
e. Aliran energi
Cahaya matahari adalah sumber energi. Tumbuhan hijau mampu mengubah energi cahaya menjadi energi kimia berupa karbohidrat. Apabila tumbuhan hijau dimakan oleh herbivora, maka zat makanan yang terdapat dalam tumbuhan hijau berpindah ke tubuh herbivora. Berarti terjadi perpindahan energi dari tumbuhan hijau ke tumbuhan herbivora. Begitu seterusnya hingga konsumen terakhir. Didalam tubuh hewan, energi tersebut akan diubah menjadi energi panas, gerak, pernapasan, dan sebagian tersimpan dalam zat penyusun tubuh hewan. Jadi, perpindahan energi tidak dapat 100% efisien. Karena sebagian energi akan terbuang melalui proses respirasi, gerak, panas, dan eksresi.
I
IVV.. Langkah Pembelajaran
NO KEGIATAN PEMBELAJARAN WAKTU METODE
1 Pembukaan atau Kegiatan Pembukaan
Apersepsi
Guru mengabsen siswa Memberi motivasi
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
20 menit Ceramah dan tanya jawab
2 Isi atau Kegiatan Inti
Guru menyampaikan materi ekosistem dalam bentuk slide dan menempilkan film (film yang ditampilkan diambil dari download internet,
http//:www.movie.bbc.animal world.com). Guru membuat kelompok diskusi dengan
membagi siswa menjadi 5 kelompok. Untuk mendiskusikan tentang satuan ekosistem, pola interaksi dalam ekosistem dan cara menangggulangi ekosistem yang rusak.
Guru mengawasi kinerja siswa.
Guru menyuruh perwakilan tiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi, dan kelompok yang lain dapat bertanya.
55 menit Diskusi Kelompok
3. Penutup atau Kegiatan Penutup
Guru menyimpulkan hasil diskusi
Guru memberikan apresiasi
15 menit Ceramah
V
V.. SUMBER PEMBELAJARAN
1
1.. Suyitno, Sukirman, Eksporasi Biologi SMP Kelas VII, Jakarta: Yudistira, 2005 2
2.. Tim Abdi Guru, IPA Terpadu Jilid I Kelas VII SMP, Jakarta: Erlangga, 2007 3
3.. Papa tulis dan spidol. 4
V
VII.. PENILAIAN 1
1.. Keaktifan siswa 2
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : MTs NU Nurul Huda Semarang Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : VII / Genap Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Standar Kompetensi : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem.
Kompetensi Dasar : 7.1 Menentukan ekosistem dan saling hubungan antara komponen ekosistem.
Indikator : 1) Menyebutkan satuan-satuan ekosistem.
2) Menjelaskan perbedaan individu, populasi dan ekosistem. 3) Menyebutkan dan menjelaskan pola interaksi ekosistem. 4) Meyebutkan cara menanggulangi kerusakan ekosistem.
I
I.. Tujuan Pembelajaran 1
1.. Menjelaskan dan mengidentifikasi komponen-komponen ekosistem. 2
2.. Menyebutkan dan menjelaskan pola interaksi dalam ekosistem. 3
3.. Menyebutkan cara menanggulangi kerusakan ekosistem
I III.. Materi Ekosistem. I IIIII.. Metode Pembelajaran 1. Pemutaran film 2. Tanya jawab I IVV.. Langkah Pembelajaran
NO KEGIATAN PEMBELAJARAN WAKTU METODE
1 Pembukaan atau Kegiatan Pembukaan
Apersepsi
Guru mengabsen siswa Memberi motivasi
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
20 menit Ceramah dan tanya jawab
2 Isi atau Kegiatan Inti
Guru menampilkan slide yang berisi materi ekosistem dalam betuk power point. Guru menjelaskan isi materi ekosistem
yang ditampilkan
Guru menampilkan film yang berhubungan dengan materi ekosistem (film yang
55 menit
Ceramah, Pengamatan
film dan Tanya jawab
internet, http//:www.movie.bbc.animal world.com).
Guru menginstruksikan siswa untuk mengamati film tersebut
Guru mengadakan tanya jawab dari hasil penjelasan melalui slide dan penayangan film
Guru menyimpulkan hasil tanya jawab
3. Penutup atau Kegiatan Penutup
Guru merefleksikan hasil diskusi dan pengamatan siswa
Guru memberikan apresiasi
15 menit Ceramah
V
V.. SUMBER/ ALAT PEMBELAJARAN
1
1.. Suyitno, Sukirman, Eksporasi Biologi SMP Kelas VII, Jakarta: Yudistira, 2005 2
2.. Tim Abdi Guru, IPA Terpadu Jilid I Kelas VII SMP, Jakarta: Erlangga, 2007 3
3.. LCD dan Laptop 4
4.. Papan tulis dan spidol
V
VII.. PENILAIAN 1
1.. Keaktifan siswa 2
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : MTs NU Nurul Huda Semarang Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : VII / Genap Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Standar Kompetensi : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem.
Kompetensi Dasar : 7.1 Menentukan ekosistem dan saling hubungan antara komponen ekosistem.
Indikator : 1) Menyebutkan satuan-satuan ekosistem.
2) Menjelaskan perbedaan individu, populasi dan ekosistem. 3) Menyebutkan dan menjelaskan pola interaksi ekosistem. 4) Meyebutkan cara menanggulangi kerusakan ekosistem.
I
I.. Tujuan Pembelajaran 1
1.. Menjelaskan dan mengidentifikasi komponen-komponen ekosistem. 2
2.. Menyebutkan dan menjelaskan pola interaksi dalam ekosistem. 3
3.. Menyebutkan cara menanggulangi kerusakan ekosistem
I III.. Materi Ekosistem. I IIIII.. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Diskusi kelompok
3. Lingkungan sekitar sekolah
I
IVV.. Langkah Pembelajaran
NO KEGIATAN PEMBELAJARAN WAKTU METODE
1 Pembukaan atau Kegiatan Pembukaan
Apersepsi
Guru mengabsen siswa Memberi motivasi
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
20 menit Ceramah dan tanya jawab
2 Isi atau Kegiatan Inti
Guru menampilkan slide yang berisi materi ekosistem dalam betuk power point. Guru menyampaikan materi ekosistem
dalam bentuk slide.
Guru membagi peserta didik menjadi 8 kelompok, yang masing-masing kelompok beranggotakan 5 siswa. 55 menit Ceramah, pengamatan lingkungan seitar sekolah dan diskusi
Guru menjelaskan prosedur pengamatan / observasi yang akan dilakukan siswa. Guru membagikan lembar kerja
pengamatan.
Guru menginstruksikan siswa untuk melakukan pengamatan di sekitar sekolah sesuai dengan prosedur yang telah
dijelaskan guru.
Guru mengawasi kinerja siswa.
Guru mengondisikan siswa untuk kembali ke kelas setelah pengamatan selesai. Guru menyuruh perwakilan tiap kelompok
untuk mempresentasikan hasil pengamatan.
3. Penutup atau Kegiatan Penutup
Guru merefleksikan hasil diskusi dan pengamatan siswa
Guru memberikan apresiasi
15 menit Ceramah
V
V.. SUMBER PEMBELAJARAN
1
1.. Suyitno, Sukirman, Eksporasi Biologi SMP Kelas VII, Jakarta: Yudistira, 2005 2
2.. Tim Abdi Guru, IPA Terpadu Jilid I Kelas VII SMP, Jakarta: Erlangga, 2007 3
3.. Papan tulis dan spidol 4
4.. Lingkungan sekitar sekolah
V
VII.. PENILAIAN 1
1.. Keaktifan siswa 2
Kisi –Kisi Soal PreTest
Nama Sekolah : MTs NU Nurul Huda Semarang Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : VII/Genap Tahun Ajaran : 2010/2011
Standar Kompetensi : 7. Mengidentifikasi komponen ekosistem dan saling ketergantungan antar komponen ekosistem.
Kompetensi Dasar Materi Pokok Indikator Bentuk soal Soal Nomor
Soal 7.1Menentukan ekosistem dan saling berhubungan antara komponen ekosistem. Ekosistem: • Pengertian Ekosistem • Unsur - unsur dan jenis
ekosistem
• Komponen - komponen ekosistem
• Pola interaksi dalam
• Menjelaskan pengertian tentang ekosistem. • Membedakan dan
memberikan contoh antara individu, populasi, dan komunitas. • Mengidentifikasi dan memberikan contoh komponen-komponen ekosistem. • Menjelaskan peran komponen bioik berdasarkan perannya.
Uraian / Essay • Apakah yang dimaksud ekosistem?
• Jelaskan dan berikan masing-masing contohnya tentang individu, populasi, dan komunitas? dan masing-masing berikan contohnya?
• Sebutkan dan berikanlah contoh komponen dalam ekosistem?
• Jalaskan dan berikan masing-masing contohnya
1
3
2
• Saling ketargantungan antara komponen biotik
• Cara menjaga ekosistem
mengidentifikasi macam-macam pola interaksi dalam ekosistem. • Memberikan contoh saling ketergantungan dalam ekosistem.
• Memberikan contoh cara menjaga ekosistem agar terhindar dari kerusakan.
ekosistem?
• Bagaimana cara menjaga ekosistem agar tidak rusak?
5
Jumlah Soal 5 Soal Uraian / Essay
Pilihan Ganda / Multipel Choice
Nama Sekolah : MTs NU Nurul Huda Semarang Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : VII/Genap Tahun Ajaran : 2010/2011
Standar Kompetensi : 7. Mengidentifikasi komponen ekosistem dan saling ketergantungan antar komponen ekosistem.
Kompetensi Dasar Materi Pokok Indikator Bentuk soal Nomor Soal Kunci Jawaban
7.1Menentukan ekosistem dan saling berhubungan antara komponen ekosistem. Ekosistem: • Pengertian Ekosistem • Unsur - unsur dan jenis
ekosistem
• Komponen - komponen ekosistem
• Pola interaksi dalam ekosistem
• Menjelaskan pengertian tentang ekosistem.
• Membedakan dan memberikan contoh antara individu, populasi, dan komunitas. • Mengidentifikasi dan
memberikan contoh komponen - komponen ekosistem.
• Menjelaskan peran komponen bioik berdasarkan perannya. • Menjelaskan dan
mengidentifikasi macam-macam pola interaksi dalam
Multipel Choice / Pilihan Ganda 2 7, 11, 12, 20, 23, 25 14, 1 24, 15, 19, 21 13, 17, 22 C B, D, C, C D, C A, A, B, C A, A, C
• Saling ketargantungan antara komponen biotik
• Cara menjaga ekosistem
• Mengidentifikasi dan memberikan contoh pola interaksi dalam ekosistem. • Memberikan contoh saling
ketergantungan dalam ekosistem.
• Memberikan contoh cara menjaga ekosistem agar terhindar dari kerusakan.
3, 4, 5, 6, 9, 10 18 8, 16 A, A, A, D, D, C D D, D
Jumlah Soal 25 Soal Pilihan Ganda / Multipel Choice
1. Apakah yang dimaksud ekosistem?
2. Sebutkan dan berikan contoh komponen-komponen dalam ekosistem?
3. Apakah yang dimaksud dengan individu, populasi, dan komunitas? Berikan contohnya masing-masing!
4. Jelaskan dan berikan masing-masing contohnya tentang pola interaksi antar organisme dalam ekosistem?
1. Ekosistem adalah kesatuan interaksi antara organisme dengan lingkungannya. 2. a. Komponen abiotik, contohnya: air, tanah, udara, cahaya matahari.
b. komponen biotik, contohya: semua organisme yang hidup di lingkungan (yang diklompokkan menjadi tiga: produsen, konsumen, dekomposer/pengurai ).
3. a. Individu adalah satu organisme, contoh: seekor monyet, seekor semut, dll.