• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUTUP

Dalam dokumen LAPORAN KINERJA TAHUN 2015 (Halaman 52-72)

Laporan Kinerja Tahun 2015 Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing KUKM Tahun 2015 merupakan salah satu bentuk pertangungjawaban dalam pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2015, yang disusun berdasarkan Renstra Tahun 2015-2019 dengan memperhatikan faktor-faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan tugas pokok, fungsi, dan kewenangan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UKM.

Capaian Kinerja Tahun 2015 Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UKM telah merupakan penjabaran atas pelaksanan program dan kegiatan sebagaimana yang tertuang dalam dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2015.

Berdasarkan tabel pengukuran Kinerja dan Capaian Target Indikator Kinerja Utama (IKU), capaian kinerja Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UKM menunjukkan hasil Kinerja yang Baik, dengan harapan dapat meningkat pada tahun-tahun mendatang. Keberhasilan pelaksanaan Program dan Kegiatan tersebut merupakan komitmen dari pimpinan dan seluruh staf serta Stakeholders. Oleh karena itu, diperlukan kerja keras dan kerjasama untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan Progam dan Kegiatan pada tahun-tahun yang akan datang.

Hasil Kinerja Tahun 2015 diharapkan menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pada setiap unit kerja di lingkungan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing KUKM, sehingga dapat meningkatkan peran Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UKM dalam upaya koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian kebijakan di bidang Ekonomi Kreatif, Ekonomi Kawasan, Kewirausahaan, Daya Saing KUKM, dan Ketenagakerjaan.

48

Lampiran

1. Penetapan Kinerja Tahun 2015

2. Manual Penilaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2015 3. Pengukuran Kinerja 2015

49

50

MANUAL IKU

Definisi : Diselesaikan rekomendasi dan sinkronisasi kebijakan di

bidang pengembangan ekonomi kreatif, kewirausahaan, dan daya saing KUKM, serta SDM dan ketenagakerjaan yang ditindaklanjuti oleh Menko Bidang Perekonomian melalui pembahasan dalam rapat koordinasi tingkat menteri, penetapan peraturan atau keputusan

Pemerintah/Presiden/Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, atau ditindaklanjuti oleh

Kementerian/Lembaga terkait.

Satuan : %

Teknik Menghitung : Diselesaikan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan di bidang

pengembangan ekonomi kreatif, kewirausahaan, dan daya saing KUKM, serta SDM dan ketenagakerjaan = jumlah rekomendasi dan sinkronisasi yang diselesaikan (realisasi) dibandingkan dengan target dan atau rekomendasi dan sinkronisasi yang dihasilkan (target).

x 100

Sifat Data IKU : Maximize

Sumber Data : Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan,

dan Daya Saing KUKM

Periode Data IKU : Semesteran

Keterangan Lain :

Persentase perumusan rancangan peraturan di bidang

Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing KUKM, serta

SDM dan ketenagakerjaan ekonomi kreatif nasional yang

diselesaikan

Manual Perhitungan

IKU

KEMENTERIAN

1

51

Definisi : Implementasi kebijakan fungsi pengendalian atas

pelaksanaan kebijakan bidang ekonomi kreatif,

kewirausahaan, dan daya saing KUKM, serta SDM dan ketenagakerjaan oleh K/L yang menghasilkan rekomendasi yang ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi, penyusunan rancangan peraturan, atau ditindaklanjuti oleh K/L.

Satuan : %

Teknik Menghitung : Pengendalian kebijakan di bidang pengembangan ekonomi

kreatif, kewirausahaan, dan daya saing KUKM, serta SDM dan ketenagakerjaan = jumlah rekomendasi pengendalian yang terimplementasikan (realisasi) dibandingkan dengan target rekomendasi pengendalian.

R X100%

T

Sifat Data IKU : Maximize

Sumber Data : Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan,

dan Daya Saing KUKM

Periode Data IKU : Semesteran

Keterangan Lain : -

Persentase kebijakan bidang Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing KUKM, serta SDM dan ketenagakerjaan

ekonomi kreatif nasional yang terimplementasikan

Manual Perhitungan

IKU

KEMENTERIAN

2

52

Definisi :

Diselesaikan rekomendasi dan sinkronisasi kebijakan terkait daya saing SDM, ketenagakerjaan/buruh dan KUKM dalam mendukung pelaksanaan MEA 2015.

Satuan : %

Teknik Menghitung :

Pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan

peningkatan daya saing SDM, ketenagakerjaan/buruh dan KUKM dalam mendukung pelaksanaan MEA 2015 = jumlah rekomendasi kebijakan terkait peningkatan daya saing SDM, ketenagakerjaan/buruh dan KUKM dalam

mendukung pelaksanaan MEA 2015 yang diselesaikan dibandingkan target.

R X100% T

Sifat Data IKU : Maximize

Sumber Data : Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan,

dan Daya Saing KUKM

Periode Data IKU : Semesteran

Keterangan Lain : -

Persentase perumusan rancangan peraturan kebijakan Ekonomi Kreatif Nasional yang mendukung penerapan daya saing SDM, ketenagakerjaan/buruh, dan KUKM mendukung pelaksanaan MEA 2015.

Manual Perhitungan

IKU

KEMENTERIAN

3

53

Definisi :

Diselesaikan rekomendasi dan sinkronisasi kebijakan terkait sertifikasi SDM, ketenagakerjaan/buruh, KUKM serta produk ekonomi kreatif dalam mendukung pelaksanaan MEA 2015.

Satuan : %

Teknik Menghitung :

Pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi SDM, ketenagakerjaan/buruh, KUKM serta produk ekonomi kreatif dalam mendukung pelaksanaan MEA 2015 = jumlah rekomendasi kebijakan terkait sertifikasi SDM, ketenagakerjaan/buruh, KUKM serta produk ekonomi kreatif dalam mendukung pelaksanaan MEA 2015 yang diselesaikan dibandingkan target. R X100%

T

Sifat Data IKU : Maximize

Sumber Data : Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan,

dan Daya Saing KUKM

Periode Data IKU : Semesteran

Keterangan Lain : -

Persentase kebijakan sertifikasi uji kompetensi nasional/ internasional terhadap SDM, ketenagakerjaan/ buruh, dan pengusaha UMKM serta produk Ekonomi Kreatif Nasional, untuk mewujudkan daya saing dan market share di negara negara ASEAN.

Manual Perhitungan

IKU

KEMENTERIAN

4

54

PENGUKURAN KINERJA

Unit Eselon I : Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UKM

Tahun : 2015

Sasaran Program Indikator Kinerja Target

2015 Realisasi 2015 Kinerja 2015 Anggaran Pagu Realisasi %

Terwujudnya koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

Persentase perumusan rancangan peraturan di bidang Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing KUKM, serta SDM dan

ketenagakerjaan ekonomi kreatif nasional yang diselesaikan

85% 85% 100% 12.000.000.000 8.724.384.760 72.70

Terwujudnya pengendalian pelaksanaan kebijakan Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

Persentase kebijakan bidang Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing KUKM, serta SDM dan ketenagakerjaan ekonomi kreatif nasional yang terimplementasikan

85% 85% 100%

Terwujudnya koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Ekonomi Kreatif Nasional, KUKM, SDM, dan

ketenagakerjaan/buruh dalam pelaksanaan MEA 2015.

Persentase perumusan rancangan peraturan kebijakan Ekonomi Kreatif Nasional yang mendukung penerapan daya saing SDM, ketenagakerjaan/buruh, dan KUKM mendukung pelaksanaan MEA 2015

85% 60% 70.58%

Terwujudnya pengendalian pelaksanaan kebijakan 8 MRA yang sesuai dengan pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional (engineering services, architectural,

accountancy services) dalam pelaksanaan

MEA 2015.

Persentase kebijakan sertifikasi uji

kompetensi nasional/ internasional terhadap SDM, ketenagakerjaan/ buruh, dan pengusaha UMKM serta produk Ekonomi Kreatif

Nasional, untuk mewujudkan daya saing dan

market share di negara negara ASEAN

55 Unit Organisasi Eselon II : Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif Tahun Anggaran : 2015

Sasaran Strategis

Indikator Kinerja Target Realisasi % Program/ Kegiatan Anggaran Pagu Realisasi % (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Meningkatnya jumlah pelaku ekonomi kreatif dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional 1. Persentase (%) rekomendasi kebijakan di bidang pengembangan ekonomi kreatif yang ditindaklanjuti

85% 85% 100% Koordinasi Kebijakan Pengembangan Ekonomi Kreatif 841,174,000 745,600,458 88.64% 2. Persentase (%) pemahaman peserta terhadap materi sosialisasi kebijakan di bidang pengembangan ekonomi kreatif 90% 90% 100% 716,895,000 540,984,630 75.46% 3. Persentase (%) laporan pengendalian pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan ekonomi kreatif 80% 80% 100% 341,931,000 316,858,522 92.67%

4. Jumlah pelayanan dan tata kelola pada Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing KUKM

6 bulan 5 bulan 85% 100,000,000 18,300,000 18.30%

Jumlah Anggaran : Rp. 2.000.000.000,-

56

Unit Organisasi Eselon II : Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kawasan

Tahun Anggaran : 2015

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi % Program/ Kegiatan Anggaran Pagu Real % (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Meningkatnya pengelolaan dan pengembangan potensi ekonomi kawasan 1. Persentase (%) rekomendasi kebijakan di bidang peningkatan daya saing ekonomi kawasan yang ditindaklanjuti 85% 85% 100% Koordinasi Kebijakan Bidang Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kawasan 984,500,000 773,571,606 78.58% 2. Persentase (%) pemahaman peserta terhadap materi sosialisasi kebijakan di bidang peningkatan daya saing ekonomi kawasan

85% 85% 100% 602,920,000 377,770,204 62.66%

3. Persentase (%) laporan pengendalian pelaksanaan kebijakan peningkatan daya saing ekonomi kawasan

80% 80% 100% 412,580,000 270,672,470 65.60%

Jumlah Anggaran : Rp. 2.000.000.000,-

57 Unit Organisasi Eselon II : Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan Tahun Anggaran : 2015

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi % Program/ Kegiatan Anggaran Pagu Realisasi % (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Meningkatnya pengelolaan dan pengembangan kewirausahaan melalui peran inkubator wirausaha 1. Persentase (%) rekomendasi kebijakan pengembangan kewirausahaan yang ditindaklanjuti 85% 85% 100% Koordinasi Kebijakan Pengemba ngan Kewirausah aan 1,000,000,000 734,171,582 73.42% 2. Persentase (%) pemahaman peserta terhadap materi sosialisasi kebijakan pengembangan kewirausahaan 85% 85% 100% 700,000,000 551,718,283 78.82% 3. Persentase (%) laporan pengendalian pelaksanaan kebijakan pengembangan kewirausahaan 85% 85% 100% 300,000,000 275,769,328 91.92% Jumlah Anggaran : Rp. 2.000.000.000,-

58

Unit Organisasi Eselon II : Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Koperasi dan UMKM Tahun Anggaran : 2015

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi % Program/ Kegiatan Anggaran Pagu Real % (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Meningkatnya daya saing koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah 1. Persentase (%) rekomendasi kebijakan peningkatan daya saing koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah yang ditindaklanjuti 85% 85% 100% Koordinasi Kebijakan Peningkatan Daya saing Koperasi dan UMKM 746,710,000 669,639,806 89.68% 2. Persentase (%) pemahaman peserta terhadap materi sosialisasi kebijakan peningkatan daya saing koperasi, usaha mikro, kecil, dan

menengah

90% 85% 100% 884,780,000 716,793,051 81.01%

3. Persentase (%) laporan pengendalian pelaksanaan kebijakan peningkatan daya saing koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah

59

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi % Program/ Kegiatan Anggaran Pagu Real % Terwujudnya ekonomi kerakyatan yang tangguh, efisien, dan berdaya saing tinggi 1. Persentase (%) rekomendasi hasil koordinasi, dan sinkronisasi kebijakan pengembangan UKM berbasis teknologi yang ditindaklanjuti 80% 60% 75% Koordinasi penataan kelembagaan pengembanga n UKM berbasis teknologi 1,694,200,000 1,104,505,260 65.19% 2. Persentase (%) laporan hasil pengendalian kebijakan pengembangan UKM berbasis teknologi yang ditindaklanjuti

75% 75% 100% 305,800,000 228,440,180 74.70%

3. Laporan rekomendasi hasil telaahan/kajian kebijakan pengembangan UKM berbasis teknologi yang ditindaklanjuti.

100% - - 0 - -

Jumlah Anggaran : Rp. 2.000.000.000,-

60 Unit Organisasi Eselon II : Asisten Deputi Ketenagakerjaan

Tahun Anggaran : 2015

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi % Program/ Kegiatan Anggaran Pagu Realisasi % (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Meningkatnya pengelolaan dan pengembangan di bidang ketenagakerjaan 1. Persentase (%) rekomendasi kebijakan di bidang ketenagakerjaan yang ditindaklanjuti 85% 85% 100% Koordinasi Kebijakan Ketenagaker-jaan 1,028,040,000 579,220,467 56.34% 2. Persentase (%) pemahaman peserta terhadap materi sosialisasi kebijakan di bidang ketenagakerjaan 85% 85% 100% 293,960,000 273,833,302 93.15% 3. Persentase (%) laporan pengendalian pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan 85% 85% 100% 373,800,000 308,803,294 82.61% 4. Persentase (%) rekomendasi kebijakan ekonomi kreatif nasional, KUKM, SDM, dan

ketenagakerjaan/buruh dalam pelaksanaan MEA 2015

61 Jumlah Anggaran : Rp. 2.000.000.000,-

Kegiatan : Koordinasi Kebijakan Bidang Ketenagakerjaan 5. Persentase (%)

rekomendasi pengendalian

pelaksanaan kebijakan 8 MRA yang sesuai dengan pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional

(engineering services, architectural,

acoountancy services)

dalam pelaksanaan MEA 2015

62

Capaian Target IKU 2015

Unit Eselon I : Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UKM

Tahun : 2015

Sasaran Program Indikator Kinerja Target

2015

Realisasi 2015

Kinerja Keterangan

Terwujudnya koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

Persentase perumusan rancangan peraturan di bidang Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing KUKM, serta SDM dan ketenagakerjaan ekonomi kreatif nasional yang diselesaikan

85% 85% 100%

Terwujudnya pengendalian pelaksanaan kebijakan Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

Persentase kebijakan bidang Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing KUKM, serta SDM dan ketenagakerjaan ekonomi kreatif nasional yang terimplementasikan

85% 85% 100%

Terwujudnya koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Ekonomi Kreatif Nasional, KUKM, SDM, dan ketenagakerjaan/buruh dalam pelaksanaan MEA 2015.

Persentase perumusan rancangan peraturan kebijakan Ekonomi Kreatif Nasional yang mendukung penerapan daya saing SDM,

ketenagakerjaan/buruh, dan KUKM mendukung pelaksanaan MEA 2015.

85% 60% 70.58% Pelaksanaan MEA baru dimulai Tahun 2016

Terwujudnya pengendalian pelaksanaan kebijakan 8 MRA yang sesuai dengan pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional (engineering services, architectural, accountancy

services) dalam pelaksanaan MEA 2015.

Persentase kebijakan sertifikasi uji kompetensi nasional/ internasional terhadap SDM,

ketenagakerjaan/ buruh, dan pengusaha UMKM serta produk Ekonomi Kreatif Nasional, untuk mewujudkan daya saing dan market share di negara negara ASEAN

85% 70% 82.35% Belum secara keseluruhan 8 MRA bersertifikasi. Terkait 8 MRA baru terfokus pada 2 bidang yaitu engineering dan

63 Unit Eselon II : Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif

Tahun : 2015

Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Target

2015

Realisasi 2015

Kinerja Keterangan

Meningkatnya jumlah pelaku ekonomi kreatif dan

kontribusinya terhadap perekonomian nasional 1. Persentase (%) rekomendasi kebijakan di bidang pengembangan ekonomi kreatif yang ditindaklanjuti

85% 85% 100%

2. Persentase (%) pemahaman peserta terhadap materi sosialisasi kebijakan di bidang

pengembangan ekonomi kreatif

90% 90% 100%

3. Persentase (%) laporan pengendalian pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan ekonomi kreatif

80% 80% 100%

4. Jumlah pelayanan dan tata kelola pada Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif,

Kewirausahaan, dan Daya Saing KUKM

64

Unit Eselon II : Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kawasan

Tahun : 2015

Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Target

2015

Realisasi 2015

Kinerja Keterangan

Meningkatnya pengelolaan dan pengembangan potensi ekonomi kawasan

1. Persentase (%) rekomendasi kebijakan di bidang peningkatan daya saing ekonomi kawasan yang ditindaklanjuti

85% 85% 100%

2. Persentase (%) pemahaman peserta terhadap materi sosialisasi kebijakan di bidang peningkatan daya saing ekonomi kawasan

85% 85% 100%  Berdasarkan hasil kuesioner yang dilakukan di akhir acara sosialisasi, sekitar 85% dari total peserta sangat memahami materi acara karena merupakan

pemangku kepentingan yang terlibat langsung, sedangkan sisanya memerlukan

pendalaman lebih lanjut untuk memahami materi  Materi sosialisasi dan

informasi nomor/alamat untuk menghubungi kami dibagikan dalam acara sehingga peserta sosialisasi, khususnya yang kurang memahami, dapat mempelajari/ mendalami materi sosialisasi lebih lanjut 3. Persentase (%) laporan pengendalian

pelaksanaan kebijakan peningkatan daya saing ekonomi kawasan

65 Unit Eselon II : Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan

Tahun : 2015

Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Target

2015

Realisasi 2015

Kinerja Keterangan

Meningkatnya pengelolaan dan pengembangan kewirausahaan melalui peran inkubator

wirausaha

1. Persentase (%) rekomendasi kebijakan pengembangan kewirausahaan yang ditindaklanjuti

85% 85% 100%

2. Persentase (%) pemahaman peserta terhadap materi sosialisasi kebijakan pengembangan kewirausahaan

85% 85% 100% Telah dilakukan sosialisasi terkait inkubator wirausaha di Jakarta, Bandung, Jogyakarta, dan Surabaya

Telah dilakukan sosialisasi

terkait penciptaan wirausaha baru di Indramayu

3. Persentase (%) laporan pengendalian pelaksanaan kebijakan pengembangan kewirausahaan

66

Unit Eselon II : Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Koperasi dan UMKM

Tahun : 2015

Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Target

2015

Realisasi 2015

Kinerja Keterangan

Meningkatnya daya saing koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah

1. Persentase (%) rekomendasi kebijakan peningkatan daya saing koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah yang

ditindaklanjuti

85% 85% 100%

2. Persentase (%) pemahaman peserta terhadap materi sosialisasi kebijakan peningkatan daya saing koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah

90% 90% 100% Berdasarkan hasil kuesioner yang dilakukan di akhir acara sosialisasi, sekitar 90% dari total peserta sangat memahami materi acara karena merupakan jajaran birokrasi pelaksana perizinan dan pelaku UMKM yang terlibat langsung

3. Persentase (%) laporan pengendalian pelaksanaan kebijakan peningkatan daya saing koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah

80% 80% 100%

Terwujudnya ekonomi kerakyatan yang tangguh, efisien, dan berdaya saing tinggi

4. Persentase (%) rekomendasi hasil koordinasi, dan sinkronisasi kebijakan pengembangan UKM berbasis teknologi yang ditindaklanjuti

80% 60% 75%

5. Persentase (%) laporan hasil pengendalian kebijakan pengembangan UKM berbasis teknologi yang ditindaklanjuti

75% 75% 100%

6. Laporan rekomendasi hasil telaahan/kajian kebijakan pengembangan UKM berbasis teknologi yang ditindaklanjuti.

100% - - Indikator kinerja telah direvisi untuk dihilangkan sehingga tidak terdapat kegiatan kajian

67 Unit Eselon II : Asisten Deputi Ketenagakerjaan

Tahun : 2015

Sasaran Program Indikator Kinerja Target

2015 Realisasi 2015 Kinerja Keterangan Meningkatnya pengelolaan dan pengembangan di bidang ketenagakerjaan

1. Persentase (%) rekomendasi kebijakan di bidang ketenagakerjaan yang

ditindaklanjuti

85% 85% 100% -

2. Persentase (%) pemahaman peserta terhadap materi sosialisasi kebijakan di bidang ketenagakerjaan

85% 85% 100% -

3. Persentase (%) laporan pengendalian pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan

85% 85% 100% -

4. Persentase (%) rekomendasi kebijakan ekonomi kreatif nasional, KUKM, SDM, dan ketenagakerjaan/buruh dalam pelaksanaan MEA 2015

85% 60% 70.58% Pelaksanaan MEA baru dimulai Tahun 2016

5. Persentase (%) rekomendasi pengendalian pelaksanaan kebijakan 8 MRA yang sesuai dengan pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional (engineering services,

architectural, acoountancy services) dalam

pelaksanaan MEA 2015

85% 70% 82.35% Belum secara keseluruhan 8 MRA bersertifikasi. Terkait 8 MRA baru terfokus pada 2 bidang yaitu engineering dan

Dalam dokumen LAPORAN KINERJA TAHUN 2015 (Halaman 52-72)

Dokumen terkait