• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab ini dibagi menjadi dua sub bab, kesimpulan yang menjawab permasalahan yang dihadapi penulis dan saran yang berisi solusi alternatif untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Basis data

2.1.1 Pengertian Basis data

Basis data dapat dibayangkan sebagai sebuah lemari arsip. Basisdata sendiri terdiri dari 2 kata yaitu basis dan data. Basis kurang lebih dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang/berkumpul. Sedangkan data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu obyek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan dan sebagainya, yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya. Basis data dapat diartikan suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh informasi (Fathansyah, 1999).

2.1.2 Operasi Dasar Basisdata

Sebuah disk, basi data dapat diciptakan dan dapat pula ditiadakan. Di dalam sebuah disk pula kita dapat menempatkan beberapa (lebih dari satu) basisdata. Sementara dalam sebuah basisdata, kita dapat menempatkan satu atau lebih file/

tabel. Pada file/ tabel inilah sesungguhnya data disimpan / ditempatkan. Setiap basisdata umumnya dibuat untuk mewakili sebuah semesta data yang spesifik. Karena itu, operasi – operasi dasar yang dapat kita lakukan berkenaan dengan basisdata meliputi :

1. Pembuatan basis data baru ( create database ),yang identik dengan pembuatan lemari arsip yang baru.

2. Penghapusan basis data ( drop database ),yang identik dengan perusakan lemari arsip ( sekaligus serta isinya, jika ada )

3. Pembuatan file/tabel baru ke suatu basis data ( create table ),yang identik dengan penambahan map / arsip baru ke sebuah lemari arsip yang telah ada.

4. Penghapusan file/tabel dari suatu basis data ( drop table ),yang identik dengan perusakan map arsip lama yang ada di sebuah lemari arsip.

5. Penambahan/pengisian data baru ke sebuah file/tabel di sebuah basis data (insert ), yang indemik dengan penambahan lembaran arsip ke sebuah map arsip.

6. Pengambilan data dari sebuah file/tabel (retrieve / search ), yang identik dengan pencarian lembaran arsip dari sebuah map arsip.

7. Pengubahan data dari sebuah file/tabel ( update ), yang identik dengan perbaikan isi lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip.

8. Penghapusan data dari sebuah file/tabel (delete ),yang identik dengan penghapusan sebuah lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip.

Operasi yang berkenaan dengan pembuatan objek (basis data dan tabel) merupakan operasi awal yang hanya dilakukan sekali dan berlaku seterusnya. Sedang operasi-operasi yang berkaitan dengan isi tabel (data) merupakan operasi rutin yang akan berlangsung berulang-ulang dan karena itu operasi-operasi inilah yang lebih tepat mewakili aktivitas pengelolaan (management) dan pengolahan (processing) data dalam basis data.

Secara singkat, pemanfaatan basis data dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan (objektif) seperti berikut ini:

a Kecepatan dan Kemudahan b Efisiensi ruang penyimpanan c Keakuratan d Ketersediaan e Kelengkapan f Keamanan g Kebersamaan pemakaian (Fatansyah,1999) 2.1.3 Database

commit to user

Database adalah kumpulan data satu dengan yang lainya yang tersimpan dalam satu tempat penyimpanan luar dan membutuhkan suatu perangkat lunak untuk menjalankannya. (Fathansyah, 1999).

2.1.4 Perancangan Basis Data

Proses pengembangan sistem melewati beberapa tahapan, dari sistem itu direncanakan, dioperasikan dan dipelihara. Daur atau siklus hidup pengembangan sistem merupakan suatu bentuk yang digunakan untuk menggambarkan tahapan utama dan langkah-langkah didalam tahapan tersebut dalam proses pengembangannya. Dalam proses pengembangan sistem, tiap-tiap dari pengembangan sistem dibagi menjadi beberapa tahapan kerja yang memiliki sifat dan karakteristik tersendiri. Tahap-tahap pengembangan sistem tersebut adalah:

1. Kebijaksanaan dan perencanaan sistem (system policy and planning) 2. Pengembangan sistem

a Analisis sistem (system analysis)

b Rancangan sistem secara umum (general system design) c Penilaian sistem (system evaluation)

d Rancangan sistem terinci (detail system design) e Implementasi sistem (system implementation)

3. Management sistem dan operasi (system management and operation)

Metodologi adalah analisis dan desain terstruktur, yang menggunakan komponen sebagai berikut:

a. Context Diagram (CD)

Context Diagram adalah bagian dari Data Flow Diagram (DFD) yang berfungsi memetakan model lingkungan, yang dipresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem.

Context Diagram menyoroti sejumlah karakteristik penting sistem, yaitu:

2. Data masuk, yaitu data yang diterima sistem dari lingkungan dan harus diproses dengan cara tertentu.

3. Data keluar, yaitu data yang dihasilkan sistem dan diberikan ke dunia luar. Penyimpanan data, yaitu penyimpanan yang digunakan secara bersama antara sistem dan terminator. Data ini dapat dibuat oleh sistem dan digunakan oleh lingkungan dan sebaliknya dibuat oleh lingkungan dan digunakan oleh sistem. Hal ini berarti pembuatan simbol data storage dalam CD dibenarkan, dengan syarat simbol tersebut merupakan bagian dari dunia diluar sistem. Batasan antara sistem dan lingkungan, dapat dilihat pada Tabel 2.1 :

Tabel 2.1 Tabel komponen CD

Simbol Keterangan

Persegi Panjang/ Terminator Digunakan untuk memberikan masukan dan menerima keluaran.

Lingkaran/ Proses Digunakan untuk mengubah masukan

menjadi keluaran

Aliran Data Digunakan untuk menunjukan arus

proses

b. Data Flow Diagram (DFD)

DFD atau diagram alir data adalah sebuah teknis grafis yang menggambarkan aliran informasi dan transformasi yang diaplikasikan pada saat bergerak dari input menjadi output. DFD dapat juga digunakan untuk menyajikan

commit to user

sebuah sistem atau perangkat lunak pada setiap tingkat abstraksi (Roger S. Pressman,2002). Dapat dilihat pada Tabel 2.2 :

Tabel 2.2 Tabel Komponen DFD

No Nama Notasi Simbolik

1 Entitas

2 Arah Aliran Data

3 Proses

4 Penyimpanan

2.2 Apache

Untuk menjalankan PHP dibutuhkan web server. Web server berfungsi

menyimpan serta mendistribusikan data ke komputer lain lewat internet yang meminta informasi tersebut. Apache merupakan web server yang dikeluarkan oleh

2.3 Structured Query Language (SQL)

SQL merupakan bahasa standar yang digunakan untuk mengakses dan memanipulasi database proses menyimpan, meng-update dan akses informasi menjadi lebih mudah serta lebih dapat dimengerti oleh manusia karena mirip dengan bahasa inggris standar dengan menggunakan SQL. Instruksi-instruksi SQL digunakan untuk perintah-perintah yang interaktif, untuk informasi dari relasional basis data dan untuk membangun data yang digunakan sebagai laporan.

Dalam konteks bahasa SQL, pada umumnya informasi tersimpan dalam tabel-tabel yang secara logik merupakan struktur dua dimensi yang terdiri atas basis data (row and record) yang berada dalam satu atau lebih kolom (column). Baris pada tabel sering disebut sebagai instance dari data. Sedangkan kolom sering disebut sebagai attributes atau field (Purbo, 2002).

2.4 MySQL

MySQL merupakan sebuah server database yang banyak digunakan di

internet karena kehandalannya, keamanan dan juga sifat yang freeware. MySQL

mendukung terhadap pemrograman C, Perl, Java, PHP dan Phyton. Tool-tool

yang disediakan MySQL memungkinkan untuk membuat aplikasi client atau

server dan website yang digabungkan dengan databse. MySQL juga mendukung terhadap sistem operasi berbasis Unix, Windows dan OS/2. MySQL adalah mesin basis data yang sama ketika proses-proses pada aplikasi itu berjalan secara simultan. Program utilitas MySQL dapat menggunakan pernyataan SQL

(Medinets, 2000).

2.5 Website

Website adalah alamat URL yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data informasi dengan berdasarkan topik tertentu. Yang biasanya berisi tentang apa dan siapa dari perusahaan atau instansi atau organisasi yang memiliki website

commit to user

Suatu halaman website sangat memungkinkan hanya dengan membuka satu desktop berikut browser standar terpenuhi kebutuhan untuk mengakses internet. Sistem internet yang menggunakan teknologi dapat memberikan semua data dan informasi dengan perbedaan tipe data dari berbagai lokasi yang disampaikan pada satu tampilan.

Proses pembuatan website pada umumnya dimulai dengan menyusun halaman web. Berbagai jenis perangkat penyusun (authoring tools) dibuat khusus untuk keperluan itu, fitur utama authoring tool halaman web biasanya berupa menu yang memudahkan atau mengotomatis penulisan tag-tag HTML (Hypertext Markup Language) (Sutarman, 2003).

2.5.1 HTML

Hypertext Markup Language (HTML) merupakan suatu bahasa pemrograman yang dipergunakan untuk menyusun dan membentuk suatu dokumen agar dapat ditampilkan pada program browser World Wide Web dalam bentuk yang dikehendaki pembuatnya. Dokumen web dapat berisikan informasi grafis, video, sound maupun link hubungan ke sumber-sumber lain dengan menggunakan tata penulisan hypertext (Sampurna, 2000).

2.5.2 PHP

Perl Hypertext Preprocessor (PHP) merupakan bahasa pemrograman berbasis web yang memiliki kemampun untuk memproses data dinamis. PHP dikatakan sebagai sebuah server-side embedded script language artinya sintaks-sintaks dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan oleh server tetapi disertakan pada halaman HTML biasa.

Bahasa pemrograman PHP (HyperText Processor) merupakan pengembangan dari bahasa pemrograman ASP, perbedaanya adalah dari segi kompleksitas bagi programmer web. PHP cenderung lebih mudah untuk dipelajari karena banyak referensi yang tersedia sehingga para programmer dapat mempelajari secara jelas sedangkan referensi untuk ASP lebih sedikit tersedia.

commit to user

sehingga para programmer banyak yang mengembangkan dan menggunakanya tanpa perlu mengeluarkan biaya, sedangkan ASP adalah bahasa pemrograman yang berbayar, sehingga jarang dikembangkan oleh para programmer (Arief, 2008).

Menurut Suraski dan Sutarman (2002) PHP merupakan bahasa yang mudah dibuat. Notepad merupakan editor teks yang biasa digunakan. Dan juga dapat dibuat dengan editor yang lain seperti PHPed, UltraEdit, Crimson Editor. Fungsi-fungsi yang ada di PHP tidak case sensitive tetapi variabelnya case sensitive (membed akan huruf besar dan kecil ).

2.6 Pengertian E-Commerce

Electronic commerce didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer. E-commerce dapat dilihat dari beberapa perspektif, diantaranya perspektif komunikasi, e-commerce adalah pengiriman informasi, produk, jasa, atau pembayaran melalui jaringan telepon atau jalur komunikasi lainnya.

Dari perspektif proses bisnis, e-commerce adalah aplikasi teknologi menuju otomatisasi transaksi bisnis dan work flow. Dari perspektif pelayanan, e-commerce adalah alat yang digunakan untuk mengurangi biaya dalam pemesanan dan pengiriman barang. Dari perspektif online, e-commerce mampu menyediakan kemampuan untuk menjual dan membeli produk serta informasi melalui internet

dan jaringang jasa online lainnya.

E-commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan perusahaan dan menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan bisnis akibat tingginya tingkat persaingan. Penggunaan E-commerce

dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktifitas perusahaan sehingga dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam bersaing (Sarwono, 2008).

commit to user

BAB III

DESAIN DAN PERANCANGAN

3.1 Desain dan Perancangan Sistem 3.1.1 Perencanaan Sistem

Peracangan sistem merupakan langkah awal untuk membuat sebuah sistem. E-commerce buku ini digunakan untuk memudahkan penjualan dan pembelian buku jarak jauh tanpa harus datang ke toko buku dengan cara pemesanan online. E-commerce buku online ini meliputi penyampaian informasi produk-produk yang dipasarkan dan pemesanan produk dari toko buku tersebut.

3.1.2 Analisa Kebutuhan Hardware

Perangkat keras yang digunakan untuk membuat E-commerce buku online

ini menggunakan PC dengan spesifikasi: a Intel Pentium 4

b Processor 2,6 Ghz c Hardisk 80 GB d Memory 256 Ghz

e Keyboard , mouse dan monitor.

3.1.3 Analisa Kebutuhan Software

Perangkat lunak yang digunakan untuk membuat E-commerce buku online

ini adalah:

1. Sistem Operasi : Windows XP

2. Editor Web : Macromedia Dreamweaver MX 2004

3. Web Server : Apache, dengan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan database MySQL.

4. Software Pendukung : Adobe Photoshop CS3, Macromedia Dreamweaver MX 2004, Microsoft Visio 2007, MS – Acces 2007.

3.1.4 Perancangan Sistem a. Context Diagram (CD)

Sistem dan prosedur E-commerce buku online dapat dilihat pada Context Diagram pada Gambar 3.1.

Gambar 3.1 Context Diagram Keterangan:

1. Admin mengelola data master pada website E-Commerce buku online

seperti data buku, penerbit, kategori, berita.

2. Admin mendapatkan hasil data buku, data penerbit, data kategori, berita dari sistem .

3. Admin memperoleh data member dari sistem. 4. Admin memperoleh data pesanan dari sistem.

5. Pengunjung melakukan pendaftaran dengan memasukkan data diri pengunjung ke dalam sistem.

6. Pengunjung memperoleh info buku dari sistem

7. Member memberikan data diri member kepada website E-Commerce buku

online.

8. Member memperoleh verifikasi data diri dari sistem website E-Commerce

buku online.

commit to user

b. Data Flow Diagram

DFD merupakan model yang menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antar fungsi yang saling berhubungan dengan aliran dan penyimpanan data atau database. Adapun gambar DFD level 0 dalam pembuatan Website E-Commerce buku online dapat dilihat pada Gambar 3.2.

commit to user

c. DFD level 1 Manajemen Info

DFD level 1 proses manajemen info menggambarkan akses sistem admin

yang terjadi pada proses aliran data. Batas akses sistem admin meliputi insert

info, edit info, delete info. Dapat dilihat pada Gambar 3.3.

Gambar 3.3 DFD Level 1 Manajemen info d. DFD level 1 Manajemen Buku Tamu

DFD level 1 proses manajemen buku tamu menggambarkan akses sistem

admin, member dan pengunjung yang terjadi pada proses aliran data. Batas akses sistem isi buku tamu dan publish buku tamu. Dapat dilihat pada Gambar 3.4.

commit to user

e. DFD level 1 Manajemen Member

DFD level 1 proses manajemen member menggambarkan akses sistem

member dan admin yang terjadi pada proses aliran data. Batas akses sistem add

lokasi pendaftaran, edit data member dan merubah lokasi pendaftaran. Dapat dilihat pada Gambar 3.5.

Gambar 3.5 DFD level 1 manajemen member f. DFD level 1 Proses Pemesanan

DFD level 1 proses pemesanan menggambarkan akses sistem member

g. DFD level 1 Manajemen Buku

DFD level 1 proses manajemen buku menggambarkan akses sistem

admin yang terjadi pada proses aliran data. Dapat dilihat pada Gambar 3.7.

commit to user

3.2 Analisa dan Perancangan Basis data 3.2.1 ERD (Entity Relationship Diagram)

Adapun entity relationship diagram yang digunakan dapat dilihat pada Gambar 3.8.

commit to user

3.2.2 Relationship Table

Adapun relasi antar tabel yang digunakan dapat dilihat pada Gambar 3.9.

commit to user

3.2.2 Perancangan Tabel Database

Pembuatan website buku online ini menggunakan SQL sebagai bahasa

standart yang digunakan untuk mengakses database. Adapun tabel yang digunakan adalah sebagai berikut:

1. Tabel Admin

Tabel Admin adalah tabel yang digunakan untuk menyimpan data

username dan password untuk program autentifikasi. Program autentifikasi ini mempunyai fungsi untuk masuk dalam sistem. Struktur tabel Admin digambarkan pada tabel 3.1.

Tabel 3.1 Tabel Admin

2. Tabel Info

Tabel info digunakan untuk menyimpan data info dan menampilkannya pada halaman website. Selain itu, tabel info digunakan untuk menambah info baru, dan juga mengedit atau menghapus info. Struktur tabel info digambarkan pada tabel 3.2.

Tabel 3.2 Tabel info

Field Type Width Definition

id_info * int 3 Id info

judul varchar 100 Judul info

ringkasan varchar 200 ringkasan isi info

Lengkap text Isi berita lengkap

tanggal date Tanggal terbit berita

3. Tabel Buku Tamu

Tabel buku tamu digunakan untuk menyimpan data buku tamu yang

Field Type Width Definition

id_admin * Int 11 Id admin

Username Varchar 50 User admin

commit to user

Tabel 3.3 Tabel Buku Tamu

Field Type Width Definition

id_buku tamu * int 5 Id buku tamu

nama varchar 50 Nama user yang mengisi

email varchar 50 Alamat email user

komentar varchar 200 Komentar

Date date Tanggal pengisian buku tamu

Dihapus Char 1 Status dihapus

4. Tabel Member

Tabel member digunakan untuk menyimpan data member yang akan

membeli . Data member meliputi data diri pribadi member. Struktur tabel

member digambarkan pada tabel 3.4.

Tabel 3.4 Tabel member

Field Type Width Definition

id_member * int 11 Id member

nama varchar 50 Nama lengkap member

email varchar 30 Email member

alamat varchar 255 Alamat member

Kota varchar 40 Kota member

tlp int 15 No telephone /hp member

commit to user

5. Tabel Kategori

Tabel kategori digunakan untuk membedakan jenis-jenis buku. Struktur tabel kategori digambarkan pada tabel 3.5

Tabel 3.5 Tabel Kategori

Field Type Width Definition

id_kategori * int 11 Id kategori

nama varchar 255 Nama kategori

deskripsi text Keterangan

Dihapus Char 1 Status dihapus

6. Tabel Penerbit

Tabel penerbit digunakan untuk menampung data-data penerbit buku. Struktur tabel penerbit digambarkan pada tabel 3.6

Tabel 3.6 Tabel penerbit

Field Type Width Definition

id_penerbit * int 11 Id penerbit

nama varchar 50 Nama lengkap penerbit

email varchar 30 Email penerbit

website varchar 30 Website penerbit

alamat varchar 255 Alamat penerbit

Kota varchar 40 Kota penerbit

tlp int 15 No telephone /hp penerbit

Dihapus Char 1 Status dihapus

7. Tabel Pemesanan

Tabel pemesanan digunakan untuk menyimpan data-data apabila

proses transaksi dan data member telah diisi dengan lengkap. Struktur tabel

Tabel 3.7 Tabel Pemesanan

Field Type Width Definition

id_pesanan* int 11 Id pesanan

Id_member char 6 Id member

Waktu datetime waktu pemesanan

diarsipkan char 1 Status diarsipkan

dichekout char 1 Status checkout

8. Tabel Buku

Tabel buku digunakan untuk menyimpan data buku yang dijual pada aplikasi e-commerce. Struktur tabel buku digambarkan pada tabel 3.8.

Tabel 3.8 Tabel buku

Field Type Width Definition

Id_buku* int 11 Id buku

Id_kategori Int 11 Id kategori

Id_penerbit int 11 Id penerbit

judul varchar 100 Judul buku

noisbn varchar 100 No isbn

deskripsi text Keterangan buku

harga decimal 10,2 Harga produk

penulis varchar 100 Nama penulis

Jml_halaman Int 11 Jumlah halaman buku

tahun varchar 5 Tahun terbit buku

filegambar varchar 255 Gambar produk

stok Int 11 Banyaknya buku

dijual char 1 Status dijual

9. Tabel Pesanan_item

Tabel detail pesanan digunakan untuk menyimpan data buku lengkap yang telah dipesan pada aplikasi e-commerce. Struktur tabel pesanan_item digambarkan pada tabel 3.9.

Tabel 3.9 Tabel pesanan_item

Field Type Width Definition

Id_pesanan_item int 11 Id pesanan item/produk

id_pesanan int 11 Id pesanan

id_buku int 11 Id produk

qyt int 11 Banyaknya barang yang dipesan

harga decimal 10,2 Harga produk

10.Tabel Kota

Tabel kota digunakan untuk menyimpan data ongkos kirim sesuai kota . Struktur tabel kota digambarkan pada tabel 3.10.

Tabel 3.10 Tabel kota

Field Type Width Definition

id_kota * char 4 Id kota

Nm_kota varchar 20 Nama kota

Ongkos_kirim int 12 Ongkos kirim

11.Tabel Konfirmasi

Tabel konfirmasi digunakan untuk menyimpan data konfirmasi member setelah melakukan transfer . Struktur tabel konfirmasi transfer digambarkan pada tabel 3.11.

Tabel 3.11 Tabel konfirmasi

Field Type Width Definition

Id_konfirmasi* int 11 Id konfirmasi

Id_pesanan Int 11 Id pemesanan

commit to user

Bank_asal varchar 20 Bank member Rek_asal varchar 20 Rekening member

Atas_nama varchar 40 Nama member

Rek_tujuan varchar 20 Rekening tujuan

Tgl_transfer datetime Waktu transfer

File_bukti varchar 50 Bukti transfer

commit to user

3.3 Perancangan Input Output 3.3.1 Desain Bentuk Halaman Utama

Halaman utama merupakan halaman yang pertama kali tampil ketika sistem dijalankan dalam web browser. Rancangan halaman utama digambarkan pada gambar 3.10.

Header

Kategori Link Link Link Link Buku Favorit

Isi Halaman Utama List

Penerbit

Link Terkait

Kalender Polling

Footer

3.3.2 Desain Halaman Login Admin

Halaman admin merupakan halaman yang hanya dapat diakses oleh orang yang bertugas mengelola aplikasi e-commerce saja dan telah terdaftar sebagai admin dalam sistem ini. Halaman ini digunakan untuk mengelola hal-hal yang berkaitan dengan aplikasi e-commerce. Rancangan halaman admin dapat dilihat pada gambar 3.11.

Header

Login Administrator

commit to user

BAB IV

IMPLEMENTASI DAN ANALISA

4.1 Implementasi 4.1.1 Desain Program 1. Halaman Index

Halaman pertama yang akan tampil adalah halaman index. Halaman

index memuat beberapa link yang menghubungkan member dan pengunjung untuk mengetahui lebih detail mengenai buku dan jenis produk yang dijual disini. Lebih jelasnya lihat gambar 4.1.

2. Halaman Profile

Halaman profile ini berisi mengenai profil singkat e-commerce

penjualan buku online ini. Lebih jelasnya lihat gambar 4.2.

Gambar 4.2. Halaman Profile 3. Halaman Kontak

Halaman kontak ini memuat kontak pengelola website. Lebih jelasnya lihat gambar 4.3.

commit to user

4. Halaman Cara Pembelian

Halaman ini berisi cara melakukan transaksi pembelian dan pembayaran buku. Lebih jelasnya lihat gambar 4.4.

commit to user

5. Halaman Sign Up

Halaman sign up ini berisi halaman login untuk member dan halaman daftar untuk member baru. Lebih jelasnya lihat gambar 4.5 dan 4.6.

commit to user

6. Halaman Pencarian Buku

Halaman pencarian buku berisi menu pencarian buku berdasarkan judul buku, penulis buku, nama penerbit, dan nama kategori. Lebih jelasnya lihat gambar 4.7.

Gambar 4.7. Halaman Pencarian Buku 7. Halaman Buku Tamu

Halaman pencarian buku tamu berisi menu untuk semua pengunjung dapat mengakses halaman buku tamu dan meninggalkan pesan. Lebih jelasnya lihat gambar 4.8.

8. Halaman Member

Halaman member akan muncul ketika member yang telah mendaftar sebelumnya melakukan login pada form login member. Lebih jelasnya lihat gambar 4.9.

commit to user

9. Halaman Keranjang

Halaman keranjang berfungsi menampung data-data transaksi yang belum dilanjutkan ke halaman pembayaran. Lebih jelasnya lihat gambar 4.10.

commit to user

10. Halaman Transaksi

Halaman transaksi menampung data-data transaksi yang telah dilakukan. Di halaman ini member juga dapat meng-update alamat pengirimannya. Lebih jelasnya lihat gambar 4.11.

Gambar 4.11. Halaman Transaksi

11. Halaman Konfirmasi Transfer

Halaman konfirmasi transfer berisi form untuk pengisian data transfer, setelah member melakukan transfer ke rekening. Lebih jelasnya lihat gambar 4.12.

Dokumen terkait