Pada bab ini menguraikan kesimpulan yang diambil berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari permasalahan tersebut, beserta saran guna untuk pengembangan di masa mendatang yang ditujukan untuk para peneliti yang ingin melanjutkan atau mengembangkan penelitian sejenis.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user 6 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem
Terdapat dua kelompok pendekatan didalam definisi sistem, yaitu sistem yang menekankan pada prosedur dan sistem yang lebih menekankan pada komponen atau elemenya. Pendekatan sistem yang menekankan pada prosedur dan elemenya adalah sebagai berikut.
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur – prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu (Jogiyanto, 2001).
Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu (Jogiyanto, 2001).
2.2 Informasi
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Sumber informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal datum atau data item (Jogiyanto, 2001).
2.3 Sistem Informasi
Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategis dari suatu organisasian menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan (Jogiyanto, 2001).
commit to user
2.4 Perancangan Sistem
Menurut Kendall dan Kendall (2003) Perancangan sistem adalah merancang atau mendesain sistem yang baik, isinya adalah langkah-langkah operasi dalam pengolahan data dan prosedur untuk mendukung operasi sistem. Langkah-langkah yang dilakukan untuk perancangan sistem adalah :
1. Mempelajari dan mengumpulkan data untuk disusun menjadi sebuah struktur data yang sesuai dengan sistem yang dibuat.
2. Melakukan evaluasi serta merumuskan masalah.
3. Menganalisis kendala yang akan dihadapi dalam permasalahan yang mungkin timbul dalam proses perancangan sistem.
2.5 Alat Bantu Perancangan Sistem
Dalam merancang sistem terdapat alat-alat bantu yang digunakan untuk merancang suatu sistem yaitu :
1. Context Diagram (Diagram Context)
Context Diagram adalah tingkatan tertinggi dalam diagram aliran data dan hanya membuat satu proses, menunjukkan sistem secara keseluruhan, diagram ini tidak membuat penyimpanan data dan tampak sederhana (Kendall dan Kendall, 2003).
2. Data Flow Diagram (DFD)
Data Flow Diagram adalah gambaran alur data atau informasi tanpa mengaitkan bentuk fisik media penyimpanan data atau hardware (Kendall dan Kendall, 2003). DFD merupakan alat bantu yang berfungsi untuk menggambarkan secara rinci mengenai sistem sebagai jaringan kerja antar fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan menunjukkan dari dan kemana data mengalir serta penyimpanannya. Beberapa simbol yang digunakan dalam DFD.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
8
Tabel 2.1 Simbol DFD (Kendall dan Kendall, 2003)
Simbol Keterangan
Menunjukkan kesatuan luar yang bisa menerima informasi atau data-data awal
Menunjukkan proses dimana beberapa tindakan atau sekelompok tindakan dijalankan
Menunjukkan arus data dimana informasi sedang melintas kesuatu proses
File, basis data atau menyimpan yang diimplementasikan dalam komputer
3. Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan diagram yang berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang merepresentasikan seluruh fakta yang ditinjau (Fathansyah, 2001). Berikut ini adalah simbol-simbol yang digunakan dalam pembuatan ERD.
commit to user
Tabel 2.2 Simbol Dalam ERD
Simbol Keterangan
Menunjukkan himpuan entitas yang merupakan suatu obyek yang dapat diidentifikasi dalam lingkungan pemakai.
Menunjukkan atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakter entitas.
Menunjukkan himpunan relasi antar entitas.
Digunakan sebagai penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atributnya.
2.6 Kerelasian Antar Tabel
Kerelasian menyatakan hubungan antar relasi dalam basis data. Kerelasian antar relasi ditulis oleh foreign key atau relasi-relasi bertipe transaksi yang digunakan dalam basis data.
Jenis-jenis antar relasi meliputi :
1. Kerelasian satu ke satu (one to one relationship)
Kerelasian satu ke satu terjadi jika setiap nilai pada suatu relasi hanya mengimplementasikan sebuah nilai pada relasi lain yang direlasikan secara logika.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
10
2. Kerelasian satu ke banyak (one to many relationship)
Kerelasian satu ke banyak terjadi jika setiap nilai pada suatu relasi mengimplementasikan banyak nilai pada relasi lain yang direlasikan secara logika.
3. Kerelasian banyak ke satu (many to one relationship)
Kerelasian banyak kesatu terjadi jika banyak nilai pada suatu relasi mengimplementasikan satu nilai pada relasi yang lain yang direlasikan secara logika.
4. Kerelasian banyak ke banyak (many to many relationship)
Kerelasian banyak ke banyak terjadi jika banyak nilai pada suatu relasi mengimplementasikan banyak nilai pada relasi lain yang direlasikan secara logika (Sutanta, 2004).
2.7 Basis Data
Basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya (Jogiyanto, 2001).
Jenjang data yang diperlukan dalam membentuk basis data adalah :
1. Characters : Merupakan bagian data terkecil, yang dapat berupa karakter numeric, huruf ataupun karakter – karakter khusus (special character) yang membentuk suatu item data / field.
2. Field : Mempresentasikan suatu atribut dari record yang menunjukkan suatu item dari data, seperti misalnya nama, alamat dan sebagainya. Kumpulan dari field membentuk suatu record.
3. Record : Menggambarkan suatu unit data individu yang tertentu. Kumpulan dari record membentuk suatu file.
4. File : Terdiri dari record-record yang menggambarkan suatu kesatuan data yang sejenis.
commit to user
2.8 SMS (Short Message Service)
SMS (Short Message Service) merupakan sebuah layanan yang banyak di aplikasikan pada sistem komunikasi tanpa kabel yang di gunakan untuk berkirim pesan dalam format text. Dengan sistem SMS, mekanisme utama yang dilakukan dalam sistem adalah melakukan pengiriman short message dari satu terminal pelanggan ke terminal yang lain. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya sebuah entitas dalam sistem SMS yang bernama Short Message Service Center (SMSC), disebut juga dengan Message Center (MC) (Saputra, 2011).
Layanan SMS merupakan sebuah layanan yang bersifat non real time dimana sebuah Short Message Service dapat di kirim ke suatu tujuan, tidak peduli apakah tujuan tersebut aktif atau tidak. Bila dideteksi bahwa tujuan tidak aktif, maka sistem akan menunda pengiriman ke tujuan hingga tujuan aktif kembali. Pada dasarnya sistem SMS akan menjamin delivery dari sutau Short Message hingga sampai ke tujuan. Kegagalan pengiriman yang bersifat sementara seperti tujuan tidak aktif akan selalu teridentifikasi sehingga pengiriman ulang short message akan selalu dilakukan kecuali diberlakukan aturan bahawa Short Message yang telah melampaui batas waktu tertentu harus dihapus dan dinyatakan gagal terkirim (Saputra, 2011).
Jenis-jenis aplikasi SMS (Short Message Service) salah satunya adalah SMS Gateway. SMS Gateway merupakan komunikasi dua arah, mengirim dan menerima, digunakan untuk SMS keyword, polling, atupun informasi lainnya. Maksud dua arah ini adalah sistem akan membalas secara otomatis setiap pesan yang masuk. SMS ini biasanya digunakan dengan kartu GSM, dan tarifnya pun disesuaikan dengan kartu tersebut (Saputra, 2011).
2.9 Dreamweaver
Dreamweaver adalah suatu bentuk program editor web yang dibuat oleh makromedia. Dreamweaver juga memiliki 2 bentuk layar, yaitu bentuk halaman design dan halaman code. Hal ini akan mempermudah kita dalam menambahkan script yang berbasis PHP maupun javascript (Nugroho, 2004).
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
12
2.10 PHP
PHP merupakan bahasa pemrograman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis. PHP dikatakan sebagai sebuah server-side embedded script language artinya sintaks-sintaks dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan oleh server tetapi disertakan pada halaman HTML biasa. Aplikasi-aplikasi yang dibangun oleh PHP pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan di server. Pada prinsipnya server akan bekerja apabila ada permintaan dari client. Client menggunakan kode-kode PHP untuk mengirimkan permintaan ke server. Sifat server-side ini membuat pengerjaan skrip tersebut dikerjakan di server sedangkan yang dikirim kepada browser adalah hasil proses dari skrip tersebut yang sudah terbentuk HTML (Nugroho, 2004).
2.11 MySQL
MySQL adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal. Kepopuleranya disebababkan MySQL menggunakan SQL (Stuktur Query Language) sebagai bahasa dasar untuk mengakses databasenya. Selain itu, ia bersifat Open Source pada berbagai platform (kecuali untuk jenis Enterprise, yang bersifat komersial). Perangkat lunak MySQL sendiri bisa di-download dari http://www.MySQL.com
MySQL termasuk jenis RDBMS (Relational Database Management System). Itulah sebabnya, istilah seperti tabel, baris dan kolom digunakan pada MySQL. Pada MySQL, sebuah database mengandung satu atau sejumlah tabel. Tabel terdiri atas sejumlah baris dan setiap baris mengandung satu atau beberapa kolom (Kadir, 2008).
commit to user
2.12 Paket XAMPP
XAMPP merupakan paket PHP dan MySQL berbasis open source, yang dapat digunakan sebagai software untuk mengembangkan aplikasi berbasis PHP. XAMPP mengombinasikan beberapa paket perangkat lunak berbeda ke dalam satu paket (Riyanto, 2011).
2.13 Gammu
Gammu merupakan aplikasi yang digunakan sebagai konektor atau penghubung antara komputer dengan handphone. Aplikasi Gammu ini dapat digunakan untuk mengirim dan menerima SMS dari komputer via handphone atau modem GSM. Gammu pada awalnya merupakan aplikasi yang dikembangkan dari Gnokii dan sampai sekarang perkembangan gammu berkembang secara bebas. Gammu mendukung mendukung handphone yang berkerja dengan AT Command. Dalam proses komunikasi dengan komputer, gammu menggunakan file konfigurasi yang dinamakan gammurc. File ini berisikan seluruh konfigurasi yang diperlukan untuk berkomunikasi dengan komputer, yang meliputi port yang digunakan, log file dan lain-lain. Sedangkan untuk menghubungkan ke database digunakan file smsdrc yang berisikan konfigurasi tentang database (Saputra, 2011).
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
34
3.7 Struktur Desain 3.7.1 Peta Situs (Site Map)
Dikarenakan sistem berbasis website maka struktur menu dapat di deskripsikan menggunakan peta situs atau site map. Rancangan peta situs sistem yang dibahas ada 2 macam yaitu rancangan peta situs untuk admin dan rancangan peta situs untuk wali kelas. rancangan peta situs untuk admin adalah seperti Gambar 3.12.
Admin
Login
Siswa Absensi Tahun Ajaran Mapel Wali Kelas SMS PasswordUbah Logout
Input Siswa Daftar Siswa Input Absensi Laporan Harian Laporan Per Bulan Input Tahun Ajaran Daftar Tahun Ajaran Input Mapel Daftar Mapel Input Wali Kelas Daftar Wali Kelas New Pesan Single Inbox Outbox Home Data Absensi Sentitem New Pesan Group Kelas Input Kelas Daftar Kelas
Gambar 3.12 Peta Situs Admin
Sedangkan rancangan peta situs untuk wali kelas adalah seperti Gambar 3.13.
Wali Kelas
Login
Siswa Penilaian Ubah
Password Logout
Daftar
Siswa Input Nilai
Laporan Per Bulan Home
commit to user
3.7.2 Interface Antar Muka 1. Rancangan desain login
Form input login ini dimaksudkan untuk admin yang ingin masuk ke halaman administrator dan wali kelas yang ingin masuk ke halaman wali kelas seperti pada Gambar 3.14.
Gambar 3.14 Desain form login
2. Rancangan desain halaman administrator
Rancangan desain pada administrator aplikasi absensi dan penilaian siswa secara garis besar digambarkan pada Gambar 3.15.
Gambar 3.15 Desain layoutadministrator secara umum
Username :
Password :
Level : Admin Guru
Login Batal Gambar Header Logo Logo Header Konten Footer
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
36
1) Home
Home merupakan kata sambutan dari aplikasi absensi dan penilaian siswa. 2) Data Siswa
Data Siswa ini mempunyai 2 submenu yaitu : a. Input Data Siswa
Merupakan salah satu form yang berguna untuk menambah data siswa dan data orang tua yang ada di SMPN 1 Tasikmadu. Form input data siswa digambarkan pada Gambar 3.16.
FORM DATA SISWA
NIS NAMA SISWA JENIS KELAMIN TEMPAT LAHIR TANGGAL LAHIR AGAMA ALAMAT KELAS
NAMA ORANG TUA
PEKERJAAN ORTU
NO.TELP ORTU
Gambar 3.16 Desain Form Input Data Siswa BATAL TAMBAH ... .... PILIH AGAMA LAKI-LAKI PEREMPUAN PILIH KELAS ... ....
commit to user
b. Daftar Siswa
Daftar siswa yang berisi semua data-data siswa di SMPN 1 Tasikmadu.
Gambar 3.13 Form Laporan Data Kelurahan
Gambar 3.17 DesainLaporan Data Siswa
3) Data Kelas
Data Mapel ini mempunyai 2 submenu yaitu : a. Input Data Mapel
Merupakan salah satu form yang berguna untuk menambah data kelas di SMPN 1 Tasikmadu. Form input data kelas digambarkan pada Gambar 3.18.
FORM DATA KELAS
KELAS
Gambar 3.18 Desain Form Input Data Kelas
SIMPAN BATAL
Laporan Data Siswa
Total Data Siswa...Orang Search | Back|1 | 2 | Next | No NIS Nama Siswa Jenis Kelamin Tempat Lahir Tanggal Lahir
Agama Kelas No.Telp Ortu
Aksi
1
2
NIS
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
38
b. Daftar Kelas
Daftar kelas berisi semua data-data kelas di SMPN 1 Tasikmadu.
Gambar 3.19 Desain Laporan Data Kelas
4) Absensi
Data Absensi ini mempunyai 3 submenu yaitu : a. Input Data Absensi
Merupakan salah satu form yang berguna untuk menginputkan absensi siswa setiap hari di SMPN 1 Tasikmadu. Form input absensi siswa digambarkan pada Gambar 3.20.
FORM ABSENSI HARIAN SISWA
TANGGAL
TAHUN AJARAN
SEMESTER
KELAS
Gambar 3.20 Desain Form Input Absensi Harian
Laporan Data Kelas
Total Data Kelas....Kelas
| Back|1 | 2 | Next | No Kelas Aksi 1 2 3 BATAL SIMPAN PILIH KELAS PILIH TAHUN AJARAN PILIH SEMESTER
commit to user
Setelah memilih tombol simpan maka akan masuk ke halaman dimana admin akan menginputkan data absensi siswa seperti pada Gambar 3.21.
Gambar 3.21 Desain Form Input Data Absensi
5) Data Mapel
Data Mapel ini mempunyai 2 submenu yaitu : a. Input Data Mapel
Merupakan salah satu form yang berguna untuk menambah data mata pelajaran yang ada di SMPN 1 Tasikmadu. Form input data mata pelajaran digambarkan pada Gambar 3.22.
FORM DATA MATA PELAJARAN
MATA PELAJARAN
Gambar 3.22 Desain Form Input Data Mata Pelajaran
SIMPAN BATAL
INPUT DATA KEHADIRAN SISWA KELAS : ….. TAHUN AJARAN : …..
SEMESTER :…. TANGGAL……
No NIS Nama Siswa Keterangan Absen
1 xxxxx xxxxxxx 2 3 4 HADIR SIMPAN BATAL
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
40
b. Daftar Mapel
Daftar mapel berisi semua data-data mata pelajaran siswa di SMPN 1 Tasikmadu.
Gambar 3.23 Desain Laporan Data Mapel
6) Wali Kelas
Data wali kelas ini mempunyai 2 submenu yaitu : a. Input Data Wali Kelas
Merupakan salah satu form yang berguna untuk menambah data wali kelas. Form input data wali kelas digambarkan pada Gambar 3.24.
FORM DATA WALI KELAS
NIP NAMA GURU JENIS KELAMIN TAHUN AJARAN KELAS USERNAME PASSWORD
Gambar 3.24 Desain Form Input Data Walikelas
Laporan Data Mata Pelajaran
Total Data Mapel...Mapel
| Back|1 | 2 | Next |
No Mata Pelajaran Aksi
1
2
PILIH TAHUN AJARAN
BATAL SIMPAN
PILIH KELAS LAKI-LAKI PEREMPUAN
commit to user
b. Daftar Wali Kelas
Daftar wali kelas berisi laporan semua data-data wali kelas di SMPN 1 Tasikmadu.
Gambar 3.25 Desain Laporan Data Wali Kelas
7) SMS
SMS ini mempunyai 3 submenu yaitu : a. New Message Single
Merupakan salah satu form yang berguna untuk mengirim pesan single. Form ini digambarkan pada Gambar 3.26.
NOMOR TUJUAN
ISI PESAN
Gambar 3.26 Desain Rancangan Form New Message Single
Laporan Data Walikelas
Total Data Walikelas...Walikelas Search
| Back|1 | 2 | Next |
No Id Guru NIP Guru Thn Ajaran Kelas Username Password Aksi
1
2
160
Kirim Pesan Kembali
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
42
b. New Message Group
Merupakan salah satu form yang berguna untuk mengirim pesan secara group. Form ini digambarkan pada Gambar 3.27.
NOMOR TUJUAN
ISI PESAN
Gambar 3.27 Desain Rancangan Form New Message Group
c. Inbox
Rancangan desain inbox ditunjukkan pada Gambar 3.28.
Gambar 3.28 Desain Rancangan Data Inbox
DAFTAR DATA PESAN MASUK (INBOX) Total Data Inbox...Pesan
| Back|1 | 2 | Next |
No Time Pengirim Isi Pesan Aksi
1 xxxxx xxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxx 2 3 4 Pilih Kelas 160
commit to user d. Sentitem
Rancangan desain sentitem ditunjukkan pada Gambar 3.29.
Gambar 3.29 Desain Rancangan Data Sentitem
8) Ubah Password
Form ubah password ini digunakan untuk mengubah password jika admin ingin mengubah passwordnya seperti yang di tunjukkan pada Gambar 3.30.
FORM UBAH PASSWORD
PASSWORD LAMA
PASSWORD BARU
ULANGI PASSWORD
Gambar 3.30 Desain Rancangan Form Ubah Password Admin
9) Logout
Logout digunakan untuk keluar dari halaman administrator.
DAFTAR DATA SENTITEM Total Data Pesan Terkirim...Pesan
| Back|1 | 2 | Next |
No Time No. Tujuan Isi Pesan Status Aksi
1 xxxxx xxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxx Sending Ok
2 3
4
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
44
3. Rancangan desain halaman wali kelas
Rancangan desain pada administrator aplikasi absensi dan penilaian siswa secara garis besar digambarkan pada Gambar 3.31.
Gambar 3.31 Desain layout walikelas secara umum
1) Home
Home merupakan kata sambutan dari aplikasi absensi dan penilaian siswa. 2) Siswa
Siswa ini mempunyai submenu yaitu : a. Daftar Siswa
Daftar siswa yang berisi semua data-data siswa di SMPN 1 Tasikmadu.
Gambar 3.32 DesainLaporan Data Siswa
Laporan Data Siswa
Total Data Siswa...Orang | Back|1 | 2 | Next | No NIS Nama Siswa Jenis Kelamin Tempat Lahir Tanggal Lahir
Agama Kelas Aksi
1 2 Logo Header Konten Footer
commit to user
3) Penilaian
Data Penilaian ini mempunyai 2 submenu yaitu : a. Input Data Nilai
Merupakan salah satu form yang berguna untuk menginputkan nilai siswa setiap mata pelajaran di SMPN 1 Tasikmadu. Form input nilai siswa ini digambarkan pada Gambar 3.33.
FORM NILAI SISWA
BULAN
TAHUN AJARAN
SEMESTER
MATA PELAJARAN
Gambar 3.33 Desain Form Input Data Nilai
Setelah memilih tombol simpan maka akan masuk ke halaman dimana kita akan menginputkan data absensi siswa seperti pada Gambar 3.34.
Gambar 3.34 Desain Inputan Data Nilai Siswa
BATAL SIMPAN
PILIH KELAS PILIH TAHUN AJARAN PILIH SEMESTER
INPUT DATA KEHADIRAN SISWA KELAS : ….. BULAN : …….
TAHUN AJARAN : ….. SEMESTER :….
MAPEL :……
No NIS Nama Siswa Nilai
1 xxxxx xxxxxxx
2
3
SIMPAN BATAL
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
46
b. Laporan Per Bulan
Merupakan salah satu laporan yang berguna untuk melihat nilai siswa setiap mata pelajaran di SMPN 1 Tasikmadu. Form input nilai siswa ini digambarkan pada Gambar 3.35.
LAPORAN NILAI SISWA BULANAN
BULAN
TAHUN AJARAN
SEMESTER
MATA PELAJARAN
Gambar 3.35 Desain Form Laporan Nilai Siswa Bulanan
4) Ubah Password
Form ubah password ini digunakan untuk mengubah password jika wali kelas ingin mengubah passwordnya seperti yang di tunjukkan pada Gambar 3.36.
FORM UBAH PASSWORD
PASSWORD LAMA
PASSWORD BARU
ULANGI PASSWORD
Gambar 3.36 Desain Rancangan Form Ubah Password Walikelas
5) Logout
Logout digunakan untuk keluar dari halaman wali kelas.
Simpan Batal
BATAL SIMPAN
PILIH KELAS PILIH TAHUN AJARAN PILIH SEMESTER PILIH BULAN
commit to user
47
BAB IV
IMPLEMENTASI DAN ANALISA
Tujuan dari pembuatan sistem ini adalah untuk memudahkan orang tua siswa dalam memantau proses belajar siswa di sekolah khususnya untuk memantau absensi dan nilai siswa di sekolah. Disamping itu sistem ini akan mempermudah pihak sekolah dalam menyampaikan informasi kepada orang tua siswa. Dengan demikian proses belajar siswa di sekolah dapat di pantau orang tua setiap saat.
4.1 Keperluan Pembuatan Sistem 4.1.1 Software
Berikut merupakan spesifikasi yang digunakan dalam pembuatan sistem. 1. Sistem Operasi Windows 7
2. Xampp Windows 1.7.2 3. Gammu 1.25
4.1.2 Hardware
Dibawah ini merupakan spesifikasi hardware yang penulis gunakan saat melakukan penelitian.
1. Intel Pentium dual core 2. Memory/RAM 1GB 3. Hardisk 80GB
4. Modem Huawei E173 5. SIM Card Telkomsel.
4.2 Cara Pengoperasian Sistem
Hal pertama yang dilakukan untuk menjalankan system ini adalah dengan mengkoneksikan modem server dengan komputer. Untuk mengetahui port modem silakan cek pada devide manager. Setelah itu kemudian konfigurasi file smsdrc dan Gammurc untuk mengkomunikasikan modem gammu dan computer. Gammurc di gunakan untuk konfigurasi device. Pada Gambar 4.1 merupakan
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
48
konfigurasi Gammurc yang digunakan dalam pembuatan sistem ini, sedangkan smsdrc merupakan file untuk konfigurasi database. Pada Gambar 4.2 merupakan gambar konfigurasi Smsdrc.
Gambar 4.1 Konfigurasi Gammurc
commit to user
Untuk mengecek komunikasi modem dengan computer gunakan perintah Gammu identify, maka akan ditampilkan jenis modem yang digunakan. Kemudian untuk mengakses inbox dari modem ke database dengan menjalankan Gammu SMSD terlebih dahulu didalam service. Caranya klik start pada menu bar, kemudian ketikkan keyword service. Selanjutnya jendela service akan terbuka. Cari Gammu SMS Service, klik dua kali (double click) pada service tersebut kemudian akan muncul properties dari Gammu SMS Service. Untuk menjalankannya langsung saja klik tombol start. Setelah Gammu SMS Service berhasil dijalankan maka data dari modem akan ditarik dan dimasukkan dalam database. Setelah itu kemudian panggil halaman yang mengeksekusi file auto reply dari browser. Halaman tersebut dapat diakses melalui index. Agar sistem ini