• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran untuk pengembangan system lebih lanjut upaya memperbaiki kelemahan pada sistem dan untuk mendapatkan hasil informasi sesuai dengan yang diinginkan sebagai kesempurnaan sistem.

7

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Online Movie Rental

Teknologi pada saat ini cukup berkembang sangat pesat, sehingga banyak bermunculan macam-macam aplikasi untuk menyajikan isi multimedia secara lebih atraktif. Salah satu pengembangannya adalah pembuatan persewaan film secara online ( Online Movie Rental ) dan nantinya akan dibangun sebuah online movie rental yang berbentuk sebuah website. Dimana website ini nantinya dapat diakses kapanpun, dan dari manapun, selama ada jaringan internet dan dukungan dari hardware dan software yang memadai. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini memiliki kelebihan diantaranya memberikan kendali bagi member untuk memilih sendiri acaranya. Selain itu sistem juga memiliki performance yang cukup baik dibuktikan dengan kemampuannya untuk dapat diakses oleh banyak client.

Pada pembuatan online movie rental ini akan menggunakan Teknologi

Streaming. Weblmedia server yang digunakan adalah Microsoft Windows XP, yang juga berperan sebagai sistem operasinya.

2.2. Teknologi Streaming

Streaming adalah sebuah teknologi untuk memainkan file video atau audio yang terletak pada sebuah server dapat secara langsung dijalankan pada User Equipment /9UE) sesaat setelah ada permintaan dari user, sehingga proses

8

download file video atau audio yang memakan waktu lama dapat dihindari. Berikut Gambar 2.1 Konfigurasi Streaming.

Gambar 2.1 Konfigurasi Streaming

Teknologi streaming dikenal juga sebagai streaming media adalah suatu teknologi untuk memainkan atau menjalankan file (audio maupun video) baik secara langsung atau rekaman, dimana file tersebut harus di econding terlebih dahulu menggunakan data rata tertentu yang cocok untuk ditransmisikan melalui internet atau jaringan yang sesuai dengan kapsitas bandwith dari user. Data rate yang digunakan harus cocok dengan data rate pelanggan atau user, untuk itu harus dilakukan encoding file-file audio maupun video dengan bermacam-macam kecepatan dari sistem akses datanya.[2]

Aliran data dari klien ke server atau sebaliknya berupa Audio/Video, dimana itu dapat dilihat langsung. Berikut Gambar 2.2 Media Stream Secara Live

9

a. Real time kepada klien lain ( Live )

Gambar 2.2 Media Stream Secara Live

b. Direkam kemudian dimainkan. Berikut Gambar 2.3 Media Yang di Rekam.

10

2.2.1. Protokol Streaming

Protokol streaming terdiri dari :

a) RSVP ( Resource Reservation Protocol)

Digunakan untuk mereserve bandwith sehingga data dapat tiba ditujuan dengan cepat dan tepat

b) SMRP ( Simple multicast Routing Protocol)

Protocol yang mendukung ‘conferencing’ dengan menggandakan (multiplying) data pada sekelompok user penerima.

c) RTSP ( Real Time Streaming Protocol )

Digunakan oleh program streaming multimedia untuk mengatur pengiriman data secara realtime, tidak bergantung pada protokol transport. Metode yang ada PLAY, SETUP, RECORD, PAUSE dan TEARDOWN yang digunakan pada video on demand.

2.2.2. Protokol Streaming Multimedia

Protokol Streaming Multimedia terdiri dari : a) RTP ( Real Time Transport Protocol )

Suatu standard untuk mengirimkan data multimedia secara rael-time, bergantung pada protokol Transport, berjalan diatas UDP tetapi bisa juga diatas protokol lain.

b) RTCP ( Real Time Control Protocol )

Protokol QOS ( Quality Of Service ) untuk menjamin kualitas streaming. Protokol QOS juga merupakan bagian pengkontrolan paket data pada RTP.

11

2.2.3. Komponen-komponen dalam Streming data

a. Station , Adalah lokasi yang menyimpan stream data yang kemudian mengirimkan stream ke client. station ini adalah serangkaian informasi mengenai IP address dan port yang digunakan untuk mengirim stream data, dan disimpan dalam sebuah file berekstensi. nsc. Data yang dapat di

stream melalui station ini berupa stream ASF saja.

b. Program, Adalah komponen yang digunakan untuk mengatur satu atau lebih stream sebagai satu kesatuan entity. program dapat dianalogikan sebagai sebuah tempat penyimpanan stream pada station.

c. Stream Information, Informasi mengenai stream yang dikirim melalui jaringan. Informasi ini disimpan dalam sebuah file berekstensikan *.asx. Didalam file inilah informasi mengenai stream disimpan.

2.3. PHP

PHP (akronim dari PHP Hypertext Preprocessor) yang merupakan bahasa pemrogramman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis. PHP dikatakan sebagai sebuah server-side embedded script language artinya sintaks-sintaks dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan oleh server tetapi disertakan pada halaman HTML bisaa. Aplikasi-aplikasi yang dibangun oleh PHP pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan di server. Pada prinsipnya server akan bekerja apabila ada permintaan dari client. Dalam hal ini client menggunakan kode-kode PHP untuk mengirimkan permintaan ke server (dapat dilihat pada gambar dibawah).

12

Ketika menggunakan PHP sebagai server-side embedded script language maka server akan melakukan hal-hal sebagai berikut :

1. Membaca permintaan dari client/browser 2. Mencari halaman/page di server

3. Melakukan instruksi yang diberikan oleh PHP untuk melakukan modifikasi pada halaman/page.

4. Mengirim kembali halaman tersebut kepada client melalui internet atau intranet. Berikut Gambar 2.4 Struktur PHP

Gambar 2.4 Struktur PHP

2.4. Syntax PHP

Kode PHP disimpan sebagai plain text dalam format ASCII, sehingga kode PHP dapat ditulis hampir di semua editor text seperti windows notepad, windows wordpad, dll. Kode PHP adalah kode yang disertakan di sebuah halaman HTML dan kode tersebut dijalankan oleh server sebelum dikirim ke browser. Contoh file PHP (contoh.php):

<html> <?

Print ("Contoh text yang menggunakan kode PHP"); ?>

13

Pada file .html, HTTP server hanya melewatkan content dari file menuju ke browser. Server tidak mencoba untuk mengerti atau memproses file, karena itu adalah tugas sebuah browser.

Pada file dengan ekstensi .php akan ditangani secara berbeda. Yang memiliki kode PHP akan diperiksa. Web server akan memulai bekerja apabila berada diluar lingkungan kode HTML. Oleh karena itu server akan melewati semua content yang berisi kode HTML, CSS, JavaScript, simple text di browser tanpa diinterpretasikan di server.

Blok scripting PHP selalu diawali dengan <?php dan diakhiri dengan ?>. Blok scripting PHP dapat ditempatkan dimana saja di dalam dokumen. Pada beberapa server yang mendukung, blok scripting PHP dapat diawali dengan <? dan diakhiri dengan ?>. Namun, untuk kompatibilitas maksimum, sebaiknya menggunakan bentuk yang standar (<?php ?>). Setiap baris kode PHP harus diakhiri dengan semikolon (;).

Semikolon ini merupakan separator yang digunakan untuk membedakan satu instruksi dengan instruksi lainnya. PHP menggunakan // untuk membuat komentar baris tunggal atau /* dan */ untuk membuat suatu blok komentar.[1]

2.4.1. Variabel PHP

Variabel digunakan untuk menyimpan suatu nilai, seperti text, angka atau array. Ketika sebuah variabel dibuat, variabel tersebut dapat dipakai berulang-ulang. Pada PHP semua variabel harus dimulai dengan karakter '$'. Variabel PHP tidak perlu dideklarasikan dan ditetapkan jenis datanya sebelum kita menggunakan variabel tersebut. Hal itu berarti pula bahwa tipe

14

data dari variabel dapat berubah sesuai dengan perubahan konteks yang dilakukan oleh user.

Secara tipikal, variabel PHP cukup diinisialisasikan dengan memberikan nilai kepada variabel tersebut. Contoh berikut akan mencetak "PHP" :

$text = "PHP"; print "$text";

Identifier dalam PHP adalah case-sensitive, sehingga $text dengan $Text merupakan variabel yang berbeda. Built-in function dan structure tidak case-sensitive, sehingga echo dengan ECHO akan mengerjakan perintah yang sama. Identifier dapat berupa sejumlah huruf, digit/angka, underscore, atau tanda dollar tetapi identifier tidak dapat dimulai dengan digit/angka.

Aturan Penamaan Variabel

a) Nama variabel harus diawali dengan sebuah huruf atau garis bawah (underscore) “_”

b) Nama variabel hanya boleh mengandung karakter alpha-numeric dan underscore (a-Z, 0-9, dan _ )

c) Nama variabel tidak boleh mengandung spasi.

2.4.2. String di PHP

Variabel string digunakan untuk nilai yang mengandung karakter string. Pada contoh berikut, skript PHP memberikan string "Hello World" pada variabel string bernama $txt :

<?php

$txt="Hello World"; echo $txt;

15

Keluaran kode tersebut adalah : Hello World

Hanya ada satu operator string di PHP. Concatenation operator (.). digunakan untuk menggabungkan dua string. Contoh :

<?php

$txt1="Hello World"; $txt2="1234";

echo $txt1 . " " . $txt2; ?>

Keluaran kode tersebut adalah : Hello World 1234

2.4.3. Operator di PHP

Operator digunakan untuk menentukan sebuah nilai dengan melakukan suatu prosedur, atau dengan suatu operasi dari beberapa nilai. Nilai yang digunakan dalam sebuah operasi disebut operand. Penjumlahan adalah sebuah contoh sederhana dari suatu operasi.

Sebagai contoh : 2 + 4

2 dan 4 adalah sebuah operand. Ekspresi ini akan menghasilkan 6. Berikut Tabel 2.1 Operator di PHP.

Tabel 2.1 Operator di PHP

Operator Aksi Contoh Penejelasan

+ Penjumlahan 5 + 9 Menghasilkan nilai

: 14

- Pengurangan 9 - 4 Menghasilkan nilai

: 5

* Perkalian 5 * 6 Menghasilkan nilai

: 30

/ Pembagian 20 / 4 Menghasilkan nilai

: 5

% Modulus 9 % 4 Menghasilkan nilai

16

2.4.4. Variabel Assignment Operator

Tanda sama dengan ( = ) digunakan untuk mengatur atau menetapkan nilai suatu variabel. Oleh karena itu tanda tersebut dikenal sebagai operator penugasan.

Contoh :

$x = 1; $y = x + 1;

$luas = $panjang * $lebar; $statements = "Yes";

Variabel disebelah kiri tanda ( = ) akan diberikan nilai dari ekspresi disebelah kanan tanda ( = ).

2.4.5. Comparison Operator (Operator Perbandingan)

Operator perbandingan digunakan untuk menguji suatu kondisi. Ekspresi yang menggunakan operator perbandingan akan selalu menghasilkan nilai boolean, yaitu antara true (benar) atau false (salah).

Contoh :

$i = 4;

if ($i < 6) print "akan dilakukan pencetakan"; // ekspresi '$i < 6' adalah benar

if ($i > 6) print "tidak akan tercetak"; // ekspresi '$i > 6' adalah salah

Beberapa operator perbandingan yang lain adalah sebagai berikut Tabel 2.2 Operator Perbandingan.

17

Tabel 2.2 Operator Perbandingan

Tanda ( == ) merupakan operator perbandingan untuk menguji suatu variabel sedangkan tanda ( = ) adalah operator penugasan untuk memberikan nilai kepada suatu variabel. Perhatikan dua contoh dibawah ini.

Contoh salah :

$i = 3;

if($i = 5) print "lima";

// akan mencetak lima. Pernyataan $i=3 akan diabaikan $i = 3;

if(5 = $i) print "lima";

/* parse error terdapat kesalahan. PHP berusaha memberikan nilai $i kepada bilangan 7 */ Contoh Benar : $i = 3;

if($i == 5) print "lima";

// $i == 5 menghasilkan nilai false (salah) sehingga pernyataan

// print "lima" tidak dijalankan. $i = 3;

Operator Arti Contoh Menghasilkan benar (true)

ketika :

= = Sama

dengan

$i = = $j

$i dan $j mempunyai nilai yang sama

< Kurang

dari

$i < $j $i kurang dari $j > Lebih dari $i > $j $i lebih dari $j

< = Kurang dari atau sama dengan $i < = $j

$i kurang dari atau sama dengan $j > = Lebih dari atau sama dengan $i > = $j

$i lebih dari atau sama dengan $j != Tidak sama dengan $i != $j

$i tidak sama dengan $j

< > Tidak sama dengan

$i < > $j

$i tidak sama dengan $j

= = = I dentik $a

= = = $b

Benar jika $a sama dengan $b, dan keduanya memiliki type data yang sama.(hanya dalam PHP4)

18

if(5 == $i) print "lima";

// 5 == $i menghasilkan nilai false (salah) sehingga pernyataan

// print "lima" tidak dijalankan. $a = "7";

$b = 7.00;

print ($a == $b); // mencetak 1 (true)

print (($a == $b) and (gettype($a) == gettype($b))); // mencetak 0

2.4.6. Logical Operator (Operator Logika)

Operator logika digunakan untuk mengkombinasikan kondisi, sehingga beberapa kondisi dapat dievaluasi atau diperiksa dalam sebuah ekspresi.

Sebagai contoh logika AND akan bernilai true jika semua kondisi benar. Berikut Tabel 2.3 Operator Logika

Tabel 2.3 Operator Logika

Operator Contoh Bernilai benar jika :

AND / and

$i && $j atau $i AND $j

$i dan $j bernilai bernilai benar

OR / or $i | | $j atau $i OR $j

Salah satu atau kedua variabel bernilai benar

XOR $i XOR $j Salah satu variabel bernilai benar,

tetapi tidak keduanya benar

NOT !$i $i tidak bernilai benar

Contoh :

$i = 1; $j = 2; $k = 3;

if($i==1 && $j==2 && $k==3) print "akan tercetak"; // akan mengeksekusi pernyataan print

if($i==1 OR $k==3) print "akan tercetak"; // akan mengeksekusi pernyataan print if($i==1 XOR $j==2) print "akan tercetak";

// tidak mengeksekusi pernyataan print karena kedua variabel //bernilai benar

if !($i==1 && $k==3) print "akan tercetak"; // tidak akan mengeksekusi pernyataan print

19

if (($i==1 && $k==3) XOR ($i==1 || $j=2) XOR ($i==1)) print "akan tercetak";

// akan mengeksekusi pernyataan print

2.4.7. String Concatenation Operator

Tanda titik ( . ) sebagai operator concatenate (penggabung) digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih nilai string menjadi sebuah string tunggal.

Contoh :

$subjek = "saya";

$predikat = "sedang belajar"; $objek = "PHP";

$kalimat = $subjek." ".$predikat." ".$objek;

print $kalimat; // akan mencetak saya sedang belajar PHP print "$kalimatversi 3"; // akan akan mencetak 3

print "$kalimat versi 3"; // akan mencetak saya sedang belajar PHP versi 3

print "${kalimat} versi 3";// akan mencetak saya sedang belajar PHP versi 3

$bilangan = "<B>1</B>&nbsp;"; $bilangan .= "<I>2</I>&nbsp;"; $bilangan .= "<U>3</U>";

print $bilangan; // akan mencetak 1 2 3

2.4.8. Variabel Assignment Shortcut

Pada PHP dimungkinkan untuk melakukan penggunaan jalan pintas untuk operator pada pernyataan penugasan dimana operand pertama adalah sebuah variabel dan hasilnya disimpan pada variabel yang sama. Berikut Tabel 2.4 Variabel Assignment Shortcut

20

Tabel 2.4 Variabel Assignment Shortcut

Contoh Ekivalen dengan $x + = $y $x = $x + $y $x -= $y $x = $x - $y $x * = $y $x = $x * $y $x / = $y $x = $x / $y $x % = $y $x = $x % $y $x &= $y $x = $x & $y $x | = $y $x = $x | $y $x ^ = $y $x = $x ^ $y $x .= $y $x = $x . $y $x > > = 2 $x = $x > > 2 $x < < = 2 $x = $x < < 2 $x+ + $x = $x + 1 $x-- $x = $x - 1 Contoh : $x = 10; // $x bernilai 10 $x++; // $x bernilai 11 $x = 10; // $x bernilai 10 ++$x; // $x bernilai 11 tetapi, $x = 10; // $x bernilai 10

$y = $x++; // $x bernilai 11 tetapi $y bernilai 10 $x = 10; // $x bernilai 10

$y = ++$x; // $x dan $y bernilai 11 // penugasan terjadi setelah penambahan

2.4.9. Control Structures di PHP

Skrip PHP terdiri dari rangkaian pernyataan. Sebuah pernyataan dapat berupa assignment, pemanggilan fungsi, sebuah loop, pernyataan kondisional atau bahkan pernyataan kosong. Pernyataan bisaanya diakhiri dengan semikolon. Sebagai tambahan, pernyataan-pernyataan dapat dikelompokkan menjadi suatu kelompok pernyataan menggunakan kurung kurawal ( {} ). Sebuah kelompok pernyataan merupakan sebuah pernyataan juga.

21 a) IF

Syntax : if (expr) statement

Contoh : - if ($a > $b) print "a is bigger than b"; - Jika statemen lebih dari satu maka :

if ($a > $b) {

print "a is bigger than b"; $b = $a;

}

b) Else

if ($a > $b) {

print "a is bigger than b"; } else {

print "a is NOT bigger than b"; }

c) Elseif

if ($a > $b) {

print "a is bigger than b"; } elseif ($a == $b) {

print "a is equal to b"; } else {

print "a is smaller than b"; }

d) Switch

Pernyataan switch mirip dengan rangkaian pernyataan IF dengan ekspresi yang sama. Pernyataan switch digunakan untuk membandingkan variabel yang sama dengan banyak nilai yang berbeda.

Dan menjalankan kode-kode yang berbeda tergantung pada nilai mana variabel tersebut sama. Sangat penting untuk memahami bagaimana pernyataan switch dieksekusi agar terhindar dari kesalahan. Pernyataan switch dieksekusi per pernyataan. Di awal, tidak ada kode yang dieksekusi. Ketika pernyataan case sesuai dengan ekspresi pada switch, PHP mulai mengeksekusi pernyataan-pernyataan tersebut. PHP terus mengeksekusi pernyataan-pernyataan tersebut hingga akhir blok switch, atau pada saat

22

pertama kali bertemu pernyataan break. Jika tidak ada pernyataan break, PHP akan mengeksekusi pernyataan-pernyataan pada case berikutnya. Contoh:

switch ($i) { case 0:

print "i equals 0"; case 1:

print "i equals 1"; case 2:

print "i equals 2"; }

Pada pernyataan switch, kondisi (ekspresi) hanya diperiksa sekali dan hasilnya dibandingkan dengan setiap pernyataan case.

e) While

Perulangan while merupakan perulangan yang paling sederhana di PHP. Bentuk dasar pernyataan while adalah :

while (expr) statement

Pada while, PHP mengeksekusi pernyataan-pernyataan bersarang (nested statement(s)) berulang-ulang, selama ekspresi yang dievaluasi bernilai benar (TRUE). Nilai ekspresi tersebut diperiksa setiap saat di awal perulangan. Jika hasil evaluasi ekspresi adalah salah (FALSE) sejak awal, pernyataan-pernyataan bersarang tersebut tidak akan dijalankan meskipun sekali.

Contoh :

$i = 1;

while ($i <= 10) {

print $i++; /* the printed value would be $i before the increment

(post-increment) */ }

23 f) Do ... while

Perulangan do..while loops hamper sama dengan perulangan while, kecuali kebenaran ekspresi dicek di akhir iterasi. Perbedaan mendasar dari perulangan while adalah iterasi pertama pada do…while pasti akan

dijalankan. Contoh : $i = 0; do { print $i; } while ($i>0); g) For

Syntax : for (expr1; expr2; expr3) statement

Ekspresi pertama (expr1) dievaluasi (dieksekusi) sekali di awal perulangan. Di awal setiap iterasi, expr2 dievaluasi.

Jika benar, perulangan dilanjutkan dan pernyataan-pernyataan bersarang dieksekusi. Jika salah, perulangan dihentikan. Di akhir setiap iterasi, expr3 dievaluasi (dieksekusi).

Contoh :

for ($i = 1; $i <= 10; $i++) { print $i;

}

2.4.10. Array di PHP Array sederhana

Pada PHP, sebuah variabel dapat dinyatakan sebagai sebuah tempat untuk sebuah nilai tunggal. Sedangkan Array adalah sebuah tempat untuk sekumpulan nilai. Sebuah array terdiri dari sejumlah element, yang

masing-24

masing memiliki sebuah nilai - data yang tersimpan pada elemen array tersebut - dan sebuah key atau index, dimana elemen tersebut dapat dirujuk. Normalnya, sebuah index berupa integer. Secara default, array adalah basis nol, artinya elemen pertama dari array memiliki index nol. akan tetapi index dapat juga berupa string.

Bentuk sederhana array terdiri dari serangkaian elemen yang bertanda dimulai dari nol dan bertambah secara sekuensial. Sebagai contoh sebuah array bernama $branch, setiap elemen berisi nama kota cabang sebuah perusahaan. Berikut Tabel 2.5 Contoh Bentuk Array Sederhana

Tabel 2.5 Contoh bentuk array sederhana

$branch[ 0] $branch[ 1] $branch[ 2] $branch[ 3] $branch[ 4] "Semarang" "Surabaya" "Medan" "Bandung" "Yogyakarta

Array dalam PHP dapat berisi elemen dari sejumlah tipe data yang berbeda. Artinya array dalam PHP tidak harus memiliki tipe data yang sama. Setiap elemen dapat berupa tipe data apa saja.

Ada tiga jenis array di PHP:

1. Numeric array – Array dengan dengan kunci ID numerik

2. Associative array – Array dimana setiap kunci ID berasosiasi dengan sebuah nilai

3. Multidimensional array - Array yang menyimpan satu atau lebih array

25

Ada banyak cara untuk melakukan inisialisasi sebuah array. Cara pertama yang sederhana adalah cukup dengan memberikan nilai kepada variabel array.

$branch[] = "Semarang"; $branch[] = "Surabaya"; $branch[] = "Medan";

Jika tanda kurung siku pada variabel array tidak diberikan nilai index, maka secara default maka element sebenarnya bernilai index 0,1,2,.... contoh dibawah akan menghasilkan array yang sama dengan contoh diatas.

$branch[0] = "Semarang"; $branch[1] = "Surabaya"; $branch[2] = "Medan";

Dalam prakteknya, pemberian index dilakukan secara sekuensial atau berurutan. Tetapi dilain hal dapat dilakukan peng-indekkan secara acak sesuai keinginan user.

$branch[20] = "Semarang"; $branch[22] = "Surabaya"; $branch[23] = "Medan";

print $branch[23] // print Medan

Array tersebut memiliki tiga buah elemen juga tetapi indeksnya merupakan bilangan acak yaitu 20, 22, 23. Jika menginginkan jumlah dari elemen array yang terdapat pada sebuah variabel array, dapat digunakan fungsi count(). Fungsi tersebut mengembalikan nilai fungsi berupa integer yang menyatakan jumlah elemen array.

$branch[20] = "Semarang"; $branch[23] = "Surabaya";

$branch[] = "Medan"; // memiliki indeks 24 // bilangan indeks kedua setelah

// bilangan indeks terbesar

26

print $branch[] // print nothing print $branch[24] // print Medan

Cara lain untuk menginisialisasi array adalah dengan konstruksi array array(). Nilai dikirimkan kedalam array yang akan diberikan.

$branch = array("Semarang", "Surabaya", "Medan"); print $branch[2]; // print Medan

Jika user ingin mengesampingkan indeks secara default, operator (=>) dapat digunakan untuk memberikan indeks spesifik untuk elemen array. Pada contoh sebelumnya $branch memiliki tiga elemen dengan indeks 0, 1, dan 2. jika user menginginkan array dengan basis satu (indeks dimulai dari 1, 2, 3, ...), maka dapat dituliskan dengan menggunakan operator (=>).

$branch = array(1 => "Semarang", "Surabaya", "Medan"); $city = array("Solo", 7 => "Gresik", "Brastagi"); print $branch[3]; // print Medan

print $city[8]; // print Brastagi

Form di PHP

Contoh Form :

<html> <body>

<form action="welcome.php" method="post"> Name: <input type="text" name="name" /> Age: <input type="text" name="age" /> <input type="submit" />

</form> </body> </html>

27

Contoh halaman HTML di atas mengandung dua field input dan sebuah tombol submit. Ketika user mengisi form dan mengklik tombol submit, data form akan dikirim ke file.

File "welcome.php" :

<html> <body>

Welcome <?php echo $_POST["name"]; ?>.<br /> You are <?php echo $_POST["age"]; ?> years old. </body>

</html>

Keluaran dari skrip tersebut adalah : Welcome John.

You are 28 years old.

Untuk mengambil data form di PHP digunakan variabel $_GET atau $_POST.

2.5. MySQL

MySQL adalah database yang menghubungkan script PHP, menggunakan perintah query dan escape character yang sama dengan PHP. MySQL mempunyai tampilan client yang mempermudah penulis dalam meng-akses database dengan kata sandi untuk mengijinkan proses yang boleh penulis lakukan. Kelebihan dari MySQL dapat melakukan transaksi dengan mudah dan efisien serta mampu menangani jutaan user dalam waktu yang bersamaan.[3]

2.5.1. Kelebihan MySQL

Database MySQL memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan database lain, diantaranya :

28

2. MySQL sebagai Relation Database Management System ( RDMS ) atau disebut dengan database Relational.

3. MySQL merupakan sebuah database server yang free, artinya penulis bebas menggunakan database ini untuk keperluan pribadi atau usaha tanpa harus membeli atau membayar lisensinya.

4. MySQL merupakan sebuah database client.

5. MySQL mampu menerima query yang bertupuk dalam satu permintaan atau Multhithreading.

6. MySQL merupakan Database yang mampu menyimpan data berkapasitas sangat besar hingga berukuran GigaByte sekalipun.

7. MySQL didukung oleh driver ODBC, artinya database MySQL dapat diakses menggunakan aplikasi apa saja termasuk berupa visual seperti visual Basic dan Delphi.

8. MySQL adalah Database menggunakan enkripsi password, jadi database ini cukup aman karena memiliki password untuk mengakses nya.

9. MySQL merupakan Database Server yang multi user, artinya database ini tidak hanya diguanakan oleh satu pihak orang akan tetapi dapat digunakan oleh banyak pengguna.

10. MySQL mendukung field yang dijadikan sebagai kunci primer dan kunci unique

11. MySQL memiliki kecepatan dalam pembuatan tabel maunpun peng-update an tabel.

29

2.5.2. Type Data MySQL

Beberapa tipe data dalam MySQL yang sering dipakai, Berikut Tabel 2.6 Tipe Data MySql

Tabel 2.6 Tipe data MySql

Tipe data Keterangan

INT(M) [UNSIGNED] Angka

-2147483648 s/d 2147483647 FLOAT(M,D) Angka pecahan

DATE Tanggal

Format : YYYY-MM-DD DATETIME Tanggal dan Waktu

Format : YYYY-MM-DD HH:MM:SS CHAR(M) String dengan panjang tetap sesuai

dengan yang ditentukan. Panjangnya 1-255 karakter

VARCHAR(M) String dengan panjang yang berubah-ubah sesuai dengan yang disimpan saat itu.

Panjangnya 1 – 255 karakter

BLOB Teks dengan panjang maksimum 65535 karakter

LONGBLOB Teks dengan panjang maksimum 4294967295 karakter

2.5.3.SQL ( Structured Query Language )

Structured Query Language (SQL) adalah bahasa standard untuk

Dokumen terkait