Berisikan uraian penutup, berupa catatan penting yang perlu mendapat perhatian rangka pelaksanaan renja, kaidah-kaidah pelaksanaan dan rencana tindak lanjut.
halaman 6
2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2016 DAN PERKIRAAN TAHUN
2017 SERTA CAPAIAN RENSTRA TAHUN 2016-2021
Untuk memantapkan perencanaan pembangunan Tahun 2018 diperlukan evaluasi hasil capaian Tahun 2016 dan perkiraan pencapaian hasil Tahun 2017. Adapun hasil pencapaian Tahun 2016 dan perkiraan pencapaian Tahun 2017 adalah sebagai berikut :
1) Program Perencanaan Pembangunan Daerah
Pada tahun 2016 kegiatan ini dilaksanakan melalui kegiatan di Dinas Pasar dan di Dinas Perindagkop yaitu Penyusunan Renstra SKPD dengan capaian sebesar 100% berupa dokumen Renstra SKPD 2016-2021. Pada tahun 2017 Dinas Perindustrian dan Perdagangan tidak melaksanakan program ini.
2) Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi
Pada Tahun 2016 progam ini dilaksanakan melalui 2 kegiatan berupa Penyusunan Perencanaan Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Dinas Pasar dan kegiatan Perencanaan, Pengembangan, Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi di Dinas Pasar dan Dinas Perindagkop. Capaian kedua kegiatan tersebut sebesar 100%, dimana untuk Kegiatan Penyusunan Perencanaan Pengembangan Ekonomi Masyarakat diperoleh Kajian Pengembangan Pasar Wisata, dan untuk Kegiatan Perencanaan, Pengembangan, Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi diperoleh DED Pasar Tempel, Kajian Potensi Pengembangan Perindustrian dan Perdagangan, serta Roadmap Pengembangan Sentra Industri. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui kegiatan Perencanaan, Pengembangan, Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi dapat tercapai 100% berupa Dokumen Kajian Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Sleman, Naskah Akademik Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Sleman, dan Draft Raperda Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Sleman
3) Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 2 (dua) kegiatan di Dinas Pasar yaitu Peningkatan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana dan
BAB II
halaman 7 Sarana Persampahan serta Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Persampahan dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 2 kegiatan yang sama dapat tercapai 100%
4) Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup Pencapaian Program ini pada tahun 2016 melalui 2 (dua) kegiatan di Dinas Pasar dan 1 (satu) kegiatan di Dinas Perindagkop. Adapun kegiatan yang dilaksanakan di Dinas Pasar adalah Pemantauan Kualitas Lingkungan dengan output dokumen Laporan Pemantauan Lingkungan tercapai 100% dan Pengkajian Dampak Lingkungan dengan output UKL-UPL Pasar Hewan Prambanan tercapai 100%. Sedangkan dari Dinas Perindagkop program ini dilaksanakan melalui kegiatan Pengembangan Produksi Ramah Lingkungan dengan output berupa Bimtek produksi bersih industri batik yang dapat tercapai 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 2 (dua) kegiatan yaitu Pemantauan Kualitas Lingkungan dan Pengkajian Dampak Lingkungan dapat tercapai 100% berupa: dokumen Laporan Pemantauan Lingkungan, serta AMDAL dan ANDAL Lalin Pasar Tempel.
5) Program Penataan Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah
Pencapaian Program ini pada tahun 2016 melalui Dinas Perindagkop dengan kegiatan Penataan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah dapat tercapai 100% berupa Identifikasi UKM yang akan mendapat sertifikat sebanyak 200 UKM, jumlah usaha UKM yang telah mendapat sertifikat yang dimonitor sebanyak 200 UKM. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui kegiatan yang sama dapat tercapai 100% berupa Normalisasi Pasar Hewan Prambanan.
6) Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT), dan Penyandang Masalah Kesejahteraan (PMKS) Lainnya
Pencapaian Program ini pada tahun 2016 Di Dinas Pasar dan Dinas Perindagkop melalui Pelatihan Keterampilan Berusaha Bagi Keluarga Miskin dapat tercapai 100% berupa Kewirausahaan (sekolah pasar) bagi 40 pedagang di 3 pasar, Bimtek pengolahan ikan di Minomartani (PIK) untuk 20 orang, Bimtek Anyaman Bambu Lanjutan di Girikerto (PIK) untuk 20 orang, dan Pelatihan Calon Usaha Dagang Kecamatan Mlati 20 orang dan Kecamatan Sleman 30 orang. Direncanakan pencapaian
halaman 8 program ini pada Tahun 2017 melalui kegiatan yang sama dapat tercapai 100% berupa Kewirausahaan (sekolah pasar) bagi 40 pedagang di 3 pasar.
7) Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan
Pencapaian Program ini pada tahun 2016 melalui Dinas Pasar yaitu kegiatan Pengendalian Keamanan Lingkungan dapat tercapai 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
8) Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 3 kegiatan yaitu dua kegiatan di Dinas Pasar (Intensifikasi dan Ekstensifikasi Sumber-Sumber Pendapatan Daerah dan Monev Penguatan Modal), serta satu kegiatan yang sama di Dinas Pasar dan Dinas Perindagkop (Penatausahaan Keuangan dan Aset SKPD). dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 3 kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
9) Program Peningkatan Sistem Pengawasan dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 1 (satu) kegiatan di Dinas Pasar yaitu Penguatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dengan capaian program sebesar 100%. Direncanakan pada tahun 2017 melalui 1 (satu) kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
10)Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 1 (satu) kegiatan di Dinas Pasar yaitu Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Bidang Fisik dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 1 kegiatan yang sama dapat tercapai 100%. 11)Program Pengelolaan Pendapatan Daerah
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui kegiatan evaluasi PAD di Dinas Pasar dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
12)Program Pemeliharaan Kamtramtibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui kegiatan di Dinas Pasar, yaitu Peningkatan Kapasitas Aparat Dalam Rangka Pelaksanaan
halaman 9 Siskamswakarsa di Daerah dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
13)Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah
Pada tahun 2016 baik Dinas Pasar maupun Dinas Perindagkop melaksanakan program ini melalui kegiatan Pengelolaan Dokumen SKPD dengan capaian sebesar 100%. Diharapkan pada tahun 2017 melalui kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
14)Program Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui kegiatan di Dinas Pasar berupa Pengembangan Informasi Melalui Internet dan Anjungan dengan capaian sebesar 100% dan Kegiatan Pengelolaan Website di Dinas Perindagkop dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui kegiatan Pengelolaan Website dapat tercapai 100%.
15)Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 6 kegiatan yaitu Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan, Penyediaan Makanan dan Minuman Rapat, Rapar-Rapat Koordinasi dan Konsultasi, Penyediaan Bahan dan Jasa Administrasi Perkantoran, Penyediaan Jasa Langganan, Penyediaan Jasa Keamanan dan Kebersihan Kantor dengan capaian masing-masing kegiatan sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 6 kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
16)Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 2 kegiatan yang sama bik di Dinas Perindustrian dan Perdagangan maupun Dinas Pasar yaitu Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional dan Pemeliharaan Rutin/Berkala Perlengkapan dan Peralatan Gedung Kantor dan Rumah Dinas dan 1 (satu) kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor dan Rumah Dinas di Dinas Perindagkop dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 2 kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
17)Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 2 kegiatan yang sama baik di Dinas Perindagkop maupun Dinas Pasar yaitu Bimbingan Teknis, Workshop, Seminar, Lokakarya dan Pengelolaan Kepegawaian, serta 1
halaman 10 (satu) kegiatan Pengelolaan Dokumen Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 2 kegiatan yaitu Bimbingan Teknis, Workshop, Seminar, Lokakarya dan Pengelolaan Kepegawaian dapat tercapai 100%.
18)Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 3 kegiatan yaitu Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD; Penyusunan Perencanaan Kerja SKPD, dan Penyusunan Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan SKPD dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 3 kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
19)Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui dua kegiatan yaitu Peningkatan Pengawasan Peredaran Barang dan Jasa (Dinas Pasar dan Dinas Perindagkop) dan Pelayanan Perijinan Perdagangan (Dinas Pasar dan Perindagkop), serta dua kegiatan di Dinas Perindagkop yaitu Peningkatan Hubungan Kerja dengan Lembaga Perlidungan Konsumen dan Penyelenggaraan dan Pengembangan Kemetrologian Daerah dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 4 kegiatan yaitu Peningkatan Pengawasan Peredaran Barang dan Jasa, Pelayanan Perijinan Perdagangan, Peningkatan Hubungan Kerja dengan Lembaga Perlindungan Konsumen, dan Penyelenggaraan dan Pengembangan UPT Kemetrologian Daerah dapat tercapai 100%.
20)Program Peningkatan Effisiensi Perdagangan Dalam Negeri
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui kegiatan 4 (empat), dimana 3 (tiga) kegiatan hanya dilaksanakan di Dinas Perindagkop yaitu Penyempurnaan perangkat peraturan, kebijakan, dan pelaksanaan operasional; Pengembangan Pasar dan distribusi barang/produk; dan Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk dalam negeri dan (1) satu kegiatan dilaksanakan Dinas Pasar maupun Dinas Perindagkop, yaitu Peningkatan Sistem dan Jaringan Informasi Perdagangan. Capaian program melalui kegiatan-kegiatan tersebut sebesar 100%. Pada tahun 2017 direncanakan program ini dijalankan dengan 4 (empat) kegiatan: Pengembangan pasar dan distribusi barang/produk, Pengembangan
halaman 11 Kelambagaan Kerjasama Kemitraan, Peningkatan Sistem dan Jaringan Informasi Perdagangan serta Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, dan diharapkan dapat tercapai 100%.
21)Program Pembinaan Pedagang Kaki Lima dan Asongan
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 5 kegiatan di Dinas Pasar yaitu Pembinaan Organisasi Pedagang Kaki Lima dan Asongan, Penyuluhan Peningkatan Disiplin Pedagang Kaki Lima dan Asongan, Penataan Tempat Berusaha Bagi Pedagang Kaki Lima dan Asongan, Pendataan dan Penataan Pedagang Kaki Lima, serta Pembinaan Taman Kuliner dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 3 kegiatan yaitu Penyuluhah Peningkatan Disiplin Pedagang Kaki Lima dan Asongan, Pendatan dan Penataan Pedagang Kaki Lima; serta Pembinaan Taman Kuliner; dapat tercapai 100%.
22)Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Ekonomi
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 2 kegiatan yaitu Pemeliharaan/ Rehabilitasi Bangunan Sarana dan Prasarana Ekonomi; dan Penataan Dampak Pembangunan Sarana dan Prasarana Ekonomi dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 3 kegiatan yaitu Pemeliharaan/ Rehabilitasi Bangunan Sarana dan Prasarana Ekonomi; Penataan Dampak Pembangunan Sarana dan Prasarana Ekonomi dan Pembangunan Sarana dan Prasarana Ekonomi dapat tercapai 100%.
23)Program Pembinaan dan Penataan Pedagang Pasar
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 3 kegiatan yaitu Peningkatan Pelayanan Pasar; Pembinaan dan Penataan Pedagang Pasar; dan Pembinaan Pengelola Pasar Desa dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 2 kegiatan yaitu Peningkatan Pelayanan Pasar serta Pembinaan dan Penataan Pedagang Pasar dapat tercapai 100%.
24)Program Penciptaan Iklim Usaha Kecil Menengah yang Kondusif
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 2 kegiatan di Dinas Perindag yaitu Sosialisasi Kebijakan tentang Usaha Kecil dan Menengah dan Pembinaan Formalisasi Badan Usaha Kecil dan Menengah dengan capaian sebesar 100%. Untuk Tahun 2017 Dinas Perindag tidak melaksanakan program ini.
halaman 12 25)Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif
Usaha Kecil Menengah
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 3 kegiatan di Dinas Perindagkop, dimana 2 diantaranya merupakan tupoksi Dinas Perindag yaitu Penyelenggaraan Pelatihan Kewirausahaan, dan Pengembangan Sarana Promosi Hasil Produksi dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 2 kegiatan yaitu Pembinaan Kemitraan Usaha mikro kecil dan menengah, dan Pengembangan Sarana Promosi Hasil Produksi dapat tercapai 100%. 26)Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro
Kecil Menengah
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 8 (delapan) kegiatan di Dinas Perindag yaitu Sosialisasi dukungan informasi penyediaan permodalan; Pemantauan Pengelolaan Penggunaan Dana Pemerintah Bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah; Pengembangan Sarana Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil Menengah; Peningkatan Jaringan Kerjasama Antar Lembaga; Penyelenggaraan Pembinaan Industri Rumah Tangga, Industri kecil dan Industri Menengah; Penyelenggaraan Promosi Produk Usaha Mikro, Kecil, Menengah; Pemanfaatan Fasilitas Pemerintah Untuk Usaha Kecil Menengah dan Koperasi; dan Penggunaan Dana Pemerintah Bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dengan capaian sebesar 100%. Direncanakan pencapaian program ini pada Tahun 2017 melalui 5 (lima) kegiatan, yaitu Pemantauan Pengelolaan Penggunaan Dana Pemerintah Bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah; Pengembangan Sarana Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil Menengah; Penyelenggaraan Pembinaan Usaha Industri Rumah Tangga, Industri Kecil dan Industri Menengah; Pemanfaatan Fasilitas Pemerintah Untuk Usaha Kecil Menengah dan Koperasi; dan Penggunaan dana Pemerintahan Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah dapat tercapai 100%
27)Program Penegakan Hukum.
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 2 (dua) kegiatan di Dinas Perindagkop yaitu Pengawasan Perijinan Usaha Industri (TDI/IUI); Pengawasan Perijinan Usaha Perdagangan dengan capaian program sebesar 100%. Direncanakan pada tahun 2017 melalui 2 (dua) kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
halaman 13 28)Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 1 (satu) kegiatan di Dinas Perindagkop yaitu Pemberdayaan Ekonomi Produktif dengan capaian program sebesar 100%. Pada tahun 2017 Dinas Perindustrian dan Perdagangan tidak melaksanakan program ini.
29)Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 1 (satu) kegiatan di Dinas Perindagkop yaitu Pelatihan Keterampilan Usaha Industri Kerajinan dengan capaian program sebesar 100%. Direncanakan pada tahun 2017 melalui 1 kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
30)Program Peningkatan Peran Perempuan di Perdesaan
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 1 (satu) kegiatan di Dinas Perindagkop yaitu Pelatihan Perempuan di Perdesaan Dalam Bidang Usaha Ekonomi Produktif dengan capaian program sebesar 100%. Direncanakan pada tahun 2017 melalui 1 kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
31)Program Pengembangan Data/Informasi/Statistik Daerah
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 2 (dua) kegiatan di Dinas Perindagkop yaitu Penyusunan dan Pengumpulan Data dan Statistik Daerah; dan Penyusunan Baisi Data dengan capaian program sebesar 100%. Pada tahun 2017 Dinas Perindag tidak melaksanakan program ini.
32)Program Peningkatan dan Pengembangan Eskpor
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 3 (tiga) kegiatan di Dinas Perindagkop yaitu Pengembangan Data Base Informasi Potensi Unggulan; Membangun jejaring dengan eksportir dan Pembangunan Promosi Perdagangan Internasional dengan capaian program sebesar 100%. Direncanakan pada tahun 2017 melalui 4 (empat) kegiatan yaitu Pengembangan Informasi Peluang Pasar Perdagangan Luar Negeri; Pengembangan Data Base Informasi Potensi Unggulan; Membangun jejaring dengan eksportir; dan Pembangunan promosi perdagangan internasional dapat tercapai 100%.
33)Program Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem produksi
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 3 (tiga) kegiatan di Dinas Perindagkop yaitu Pengembangan kapasitas pranata pengukuran, standardisasi, pengujian dan kualitas; Pengembangan sistem inovasi teknologi industri; dan Penguatan Kemampuan Industri Berbasis
halaman 14 Teknologi dengan capaian program sebesar 100%. Direncanakan pada tahun 2017 melalui 3 (tiga) kegiatan yang sama dapat tercapai 100%. 34)Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 3 (tiga) kegiatan di Dinas Perindagkop yaitu Pelatihan Ketrampilan dan pengelolaan manajemen usaha bagi IK/IRT di lingkungan pabrik rokok; Pemanfaatan sumber daya bagi industri kecil dan menengah; Kerjasama Kemitraan Industri Mikro, Kecil, dan Menengah dengan Swasta dengan capaian program sebesar 100%. Direncanakan pada tahun 2017 melalui 3 (tiga) kegiatan yaitu Pembinaan industri kecil dan menengah dalam memperkuat jaringan klaster industri; Pemanfaatan sumber daya bagi industri kecil dan menengah; dan Kerjasama Kemitraan Industri Mikro, Kecil, dan Menengah dengan Swasta dapat tercapai 100%.
35)Program Peningkatan Kemampuan teknologi Industri
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 2 (dua) kegiatan di Dinas Perindagkop yaitu Pembinaan kemampuan teknologi industri dan Pengembangan pelayanan teknologi industri dengan capaian program sebesar 100%. Direncanakan pada tahun 2017 melalui 1 (satu) kegiatan yaitu Pengembangan pelayanan teknologi industri dapat tercapai 100%. 36)Program Pengembangan Sentra sentra Industri Potensial
Pencapaian program ini pada Tahun 2016 melalui 1 (satu) kegiatan di Dinas Perindagkop yaitu Pembinaan sentra industri dengan capaian program sebesar 100%. Direncanakan pada tahun 2017 melalui 1 (satu) kegiatan yang sama dapat tercapai 100%.
37)Program Pengawasan Obat dan Makanan
Tahun 2016 baik Dinas Pasar maupun Dinas Perindagkop tidak melaksanakan program ini. Direncanakan pada tahun 2017 Dinas Perindustrian dan Perdagangan melaksanakan program ini melalui kegiatan Peningkatan pengawasan keamanan pangan dan bahan berbahaya dengan capaian 100%.
38)Program Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan Makanan
Tahun 2016 baik Dinas Pasar maupun Dinas Perindagkop tidak melaksanakan program ini. Direncanakan pada tahun 2017 Dinas Perindustrian dan Perdagangan melaksanakan program ini melalui kegiatan Pengawasan Keamanan dan Kesehatan Makanan Hasil Industri dengan capaian 100%.
halaman 15 Evaluasi capaian indikator kinerja Renstra Dinas Pasar Kabupaten Sleman maupun Renstra Dinas Perindagkop periode sebelumnya yang terkait dengan tupoksi Dinas Perindag menunjukkan bahwa semua indikator kinerja dapat tercapai.
Rangkuman capaian target kinerja Renstra Dinas Pasar dan Renstra Dinas Perindagkop terkait tupoksi Dinas Perindag untuk tahun 2016 tersaji dalam tabel berikut ini :
Tabel 2.1
Capaian Target Indikator Kinerja
Dinas Pasar Kabupaten Sleman dan Dinas Perindagkop Tahun 2016 (Sesuai Tupoksi Dinas Perindag)
No. Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian Ket. 1. Persentase temuan hasil
pemeriksaan yang ditindaklanjuti
100% 100% 100% Dinas
Perindag dan Dinas Pasar
2. Predikat LAKIP A Belum ada
penilaian Belum bisa dihitung Dinas Perindag dan Dinas Pasar 3. Indeks Kepuasan Masyarakat 85% 85,44% 100,52% Dinas
Perindag 78,67 76,12 96,75% Dinas Pasar 4. Jumlah tempat usaha industri
makanan yang dimonitor
30 30 100% Dinas
Perindagkop 5. Jumlah usaha yang dimonitor 15 19 126,67% Dinas
Perindagkop 6. Nilai Produksi Industri 0,5 2,78 550% Dinas
Perindagkop 7. Nilai ekspor (US $) 42.000.000 33.488.303,36 79,73% Dinas
Perindagkop 8. Peserta Bimtek Industri Ramah
Lingkungan
20 20 100% Dinas
Perindagkop 9. Peningkatan Retribusi yang bisa
dipungut
3,15% 5,85% 185,62% Dinas Pasar
10 Persentase Pasar Dalam Kondisi Baik
42% 47,62% 113,38% Dinas Pasar
11 Jumlah pedagang kaki lima yang menempati lokasi yang
halaman 16
No. Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian Ket. telah ditentukan
12 Cakupan pembinaan pedagang 3,82% 3,84% 100,52% Dinas Pasar 13 Sampah pasar yang bisa
dikelola dan diangkut ke TPA
100% 100% 100% Dinas Pasar
2.2. ANALISIS KINERJA PELAYANAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan dan tugas pembantuan dibidang perindustrian dan bidang perdagangan. Sedangkan fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman adalah penyusunan rencana kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan; Perumusan kebijakan teknis urusan pemerintahan bidang perindustrian dan urusan pemerintahan bidang perdagangan; Pelaksanaan, pelayanan, pembinaan dan pengendalian urusan pemerintahan bidang perindustrian dan urusan pemerintahan bidang perdagangan; Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan urusan pemerintahan bidang perindustrian dan urusan pemerintahan bidang perdagangan; Pelaksanaan kesekretariatan dinas dan pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai tugas dan fungsinya dan/atau sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan dalam Renstra Dinas Pasar dan Renstra Dinas Perindagkop, menunjukkan bahwa pada indikator kinerja Indeks Kepuasan Masyarakat di Dinas Pasar dan indikator nilai ekspor Dinas Perindagkop tidak dapat memenuhi target. Tidak berhasilnya Dinas Pasar dalam pencapaian target kinerja Indeks Kepuasan Masyarakat menurut responden karena dinilai masih lemah pada unsur pelayanan: waktu pelayanan, penanganan pengaduan, dan kompetensi pelaksana. Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh terbatasnya SDM dan kapasitas SDM dimana sebagian besar pegawai Dinas Pasar (PNS, PTT dan PHL) berpendidikan SMA ke bawah. Sedangkan Dinas Perindagkop tidak berhasil dalam pencapaian indikator nilai ekspor dikarenakan rumus perhitungan yang digunakan hanya memasukkan nilai ekspor barang yang menggunakan Surat Keterangan Asal (SKA) sehingga nilai ekspor barang-barang yang di
halaman 17 negara tujuan tidak mensyaratkan SKA tidak tercatat. Secara total apabila nilai ekspor non SKA diperhitungkan diperoleh nilai ekspor total sebesar US$.89.070.963,22
2.3. ISU-ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
Sebagaimana telah diuraikan dalam Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, hal-hal kritis yang dihadapi Dinas Perindustrian dan Perdagangan terutama adalah keterbatasan sumber daya manusia, khususnya yang langsung melayani masyarakat, dalam hal ini pelaku usaha.
Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Dinas Dinas Perindustrian dan Perdagangan antara lain adalah: 1. Belum optimalnya kemitraan antar pelaku usaha
2. Masih rendahnya daya saing produk Sleman di pasar nasional maupun global
3. Belum lancarnya distribusi bahan pokok/barang strategis
4. Masih kurangnya kualitas manajemen pengelolaan usaha bagi UMKM 5. Terbatasnya akses modal, pasar dan adopsi teknologi
6. Kondisi fisik sebagian besar pasar tradisional kurang memadai dan tidak bisa menampung seluruh pedagang.
7. Sarana dan prasarana pasar kurang memadai.
8. Sebagian besar tanah yang dipakai untuk lokasi pasar belum ada legalitasnya.
9. Masih rendahnya kesadaran pedagang untuk mentaati peraturan.
10. Sumberdaya manusia yang tersedia sangat terbatas baik kualitas maupun kuantitas.
11. Anggapan masyarakat tentang citra pasar tradisional yang kumuh, kotor, dan tidak aman.
12. Belum optimalnya pengelolaan sampah dari sisi pemilahan dan pengolahannya.
Tantangan dan peluang dalam meningkatkan pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan antara lain adalah:
1. Keminatan untuk mengembangkan usaha di masyarakat sangat tinggi, sementara sumber daya manusia di Dinas Perindustrian dan
halaman 18 Perdagangan yang memiliki keahlian untuk memberikan pelatihan dan/atau pendampingan usaha sangat terbatas.
2. Jumlah pedagang pasar tradisional relatif banyak. Dengan jumlah pedagang yang relatif banyak menimbulkan tantangan untuk dapat mengimbangi pelayanan terutama terkait dengan penyediaan tempat dasaran bagi pedagang.
3. Lembaga-lembaga pelatihan dan permodalan yang mendukung pengembangan pelaku usaha relatif banyak.
Banyaknya lembaga-lembaga pelatihan dan permodalan yang mendukung pengembangan usaha memunculkan peluang kerjasama bagi Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memberikan pelayanan dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat pelaku usaha.
Dari berbagai hal tersebut di atas, beberapa isu penting yang perlu ditindaklanjuti dalam perumusan program dan kegiatan tahun 2018 antara lain adalah:
1. Masih perlunya program dan kegiatan yang mendukung upaya untuk