• Tidak ada hasil yang ditemukan

Merupakan bab terakhir yang memuat kesimpulan dari aplikasi ini secara keseluruhan untuk diimplementasikan serta saran-saran yang diperlukan dalam pengembangan sistem ini lebih lanjut.

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

5

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian M-Commerce (Mobile Commerce)

Menurut Usman (2009), M-Commerce merupakan proses transaksi yang dilakukan dengan menggunakan perangkat mobile. M-Commerce merupakan subset dari e-Commerce, yang didefinisikan sebagai proses transaksi yang dilakukan secara elektronik, baik melalui internet, smart card maupun perangkat

mobile melaui jaringan seluler. Pada umumnya, perangkat end user yang

digunakan pada proses m-Commerce adalah handphone, smart phone, atau PDA.

2.2 Pemrograman Java

Menurut Abdul Kadir (2005), Java adalah bahasa pemrograman yang berorientasi objek (OOP) dan dapat dijalankan pada berbagai platform sistem

operasi (Pengenalan Pemrograman1_Pengenalan Bahasa Java). Java

dikembangkan oleh insinyur Sun Microsystems yang dipimpin oleh Patrick Naughton dan James Gosling pada Agustus 1991 dengan nama semula Oak.

Dalam sebuah literatur disebutkan bahwa Java merupakan perpaduan sifat dari sejumlah bahasa pemrograman, yaitu C, C++, Object-C, SmallTalk dan Commond LISP. Program Java dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu applet dan aplikasi.

2.3 Pengertian J2ME (Java 2 Micro Edition)

Menurut M. Shalahuddin, Rosa A.S (2010), JAVA2 Micro Edition atau disebut J2ME adalah lingkungan pengembangan yang didesain untuk meletakkan perangkat lunak java pada barang elektronik beserta perangkat pendukungnya. Pada J2ME, jika perangkat lunak berfungsi dengan baik pada sebuah perangkat, maka belum tentu dapat berjalan dengan baik pula pada perangkat lainnya. J2ME membawa Java ke dunia informasi, komunikasi, dan perangkat komputasi selain perangkat komputer dekstop yang biasanya lebih kecil dari perangkat komputer

commit to user

dekstop. J2ME biasanya digunakan pada telepon selular, pager, PDA dan sejenisnya.

Menurut Shalahuddin (2010), J2ME adalah bagian dari J2SE, karena itu tidak semua library yang ada pada J2SE dapat digunakan pada J2ME. Tetapi J2ME memiliki library khusus yang tidak dimiliki J2SE. Arsitektur J2ME dapat dilihat pada gambar berikut :

Profile

Configuration Library

JVM Sistem Operasi

Gambar 2.1 Arsitektur J2ME

Teknologi juga memiliki beberapa keterbatasan terutama jika diaplikasikan pada ponsel. J2ME sangat tergantung pada device yang digunakan, biasanya dari segi merk ponsel maupun kemampuan ponsel dan dukungannya terhadap teknologi J2ME. Salah satu contohnya adlah ukuran aplikasi, karena memori pada ponsel sangat terbatas. Sebagian jenis ponsel tidak mengijinkan aplikasi J2ME menulis pada file dengan alasan keamanan.

Configuration merupakan Java Library minimun dan kapabilitas yang dipunya oleh para pengembang J2ME, yang maksudnya sebuah mobile device dengan kemampuan Java yang dioptimalkan untuk menjadi sesuai. Configuration hanyalah mengatur hal-hal tentang keamanan sehingga dapat dijadikan ukuran kesesuaian antar device. Dalam J2ME telah didefinisikan dua jenis konfigurasi yaitu CLCD (Connected Limited Device Configuration) untuk perangkat kecil dan CDC (Connected Device Configuration) untuk perangkat yang lebih besar menjadi sesuai. Configuration hanyalah mengatur hal-hal tentang keamanan sehingga dapat dijadikan ukuran yang kesesuaian antar device. Dalam J2ME telah didefinisikan dua jenis konfigurasi yaitu CLDC (Connected Limited Device

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

7

Configuration) untuk perangkat kecil dan CDC (Connected Device Configuration) untuk perangkat yang lebih besar.

Profile berbeda dengan Configuration, Profile membahas salah satu yang spesifik untuk sebuah perangkat. Sebagai contoh misalnya, sebuah sepeda dengan merk tertentu memiliki ciri spesifik dengan sepeda lain. Dalam J2ME terdapat dua buah profile yaitu MIDP dan Foundation Profile.

2.4 Pengertian MIDlet

Menurut Shalahuddin (2010), MIDlet adalah aplikasi yang ditulis untuk MIDP. MIDlet berupa kelas abstrak yang merupakan sub kelas dari bentuk dasar aplikasi sehingga antarmuka antara aplikasi J2ME dan aplikasi manajemen pada perangkat dapat terbentuk.

2.5 Pengertian UML (Unified Modelling Language)

Menurut Munawar (2005), UML (Unified Modelling Language) adalah salah satu alat bantu yang sangat handal di dunia pengembangan sistem yang sangat berorientas objek. Hal ini disebabkan karena UML menyediakan bahasa pemodelan visual yang memungkinkan bagi pengembang sistem untuk membuat cetak biru atas visi mereka dalam bentuk baku, mudah dimengerti serta dilengkapi dengan mekanisme yang efektif untuk berbagi (sharing) dan mengkomunikasikan rancangan dengan yang lain. Paling tidak ada tiga karakter yang penting yang melekat di UML, yaitu sketsa, cetak biru dan bahasa.

Dengan menggunakan UML kita dapat membuat model untuk semua jenis aplikasi piranti lunak, dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras, sistem operasi dan jaringan apapun, serta ditulis dalam bahasa pemrograman apapun. Tetapi karena UML juga menggunakan class dan operation dalam konsep dasarnya, maka ia lebih cocok untuk penulisan piranti lunak dalam bahasa-bahasa berorientasi objek seperti C++, Java, C# atau VB.NET.

commit to user 2.5.1 Use Case Diagram

Menurut Munawar (2005), Use case adalah deskripsi fungsi dari sebuah sistem dari prespektif pengguna. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipikal interaksi antara user (pengguna) sebuah sistemnya sendiri melalui sebuah cerita dimana sistem dipakai. Urutan langkah-langkah yang menerangkan antara pengguna dan sistem disebut scenario. Setiap scenario mendeskripsikan urutan kejadian. Setiap urutan diinialisasi oleh orang, sistem yang lain, perangkat keras atau urutan waktu. Dalam pembicaraan tentang use case, pengguna biasanya disebut dengan actor. Actor adalah sebuah peran yang bisa dimainkan oleh pengguna dalam interaksinya denga sistem. Pada notasi use case diagram dapat menunjukkan tiga aspek dari sistem yaitu : actor, use case dan sistem atau sub sistem boundary. Actor mewakili peran orang, sistem yang lain atau alat ketika berkomunikasi dengan use case.

Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari

sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”. Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor

dengan sistem. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misalnya login ke sistem, meng-create sebuah daftar belanja, dan sebagainya. Seorang/sebuah aktor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan sistem untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu. Notasi use case dapat dilihat pada tabel 2.1.

Tabel 2.1 Simbol Use Case

No. Simbol Nama Deskripsi

1.

UseCase

Case Menggambarkan proses/

kegiatan yang dapat dilakukan oleh actor

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

9

2.

Actor

Actor Menggambarkan entitas/

subyek yang dapat melakukan suatu proses

3. <<uses>>

<<extend>>

Relation Relasi antara case dengan actor ataupun case yang lain

2.5.2 Sequence Diagram

Menurut Munawar, 2005, Sequence diagram digunakan untuk menggambarkan perilaku pada sebuah scenario. Diagram ini menunjukkan sejumlah contoh obyek dan pesan (message) yang diletakkan diantara obyek-obyek ini di dalam use case. Diawali dari apa yang men-trigger aktivitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan.

Komponen utama sequence diagram terdiri atas obyek yang dituliskan dengan kotak segi empat bernama. Message diwakili oleh garis dengan tanda panah dan waktu yang ditunjukkan dengan progress vertical (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait). Notasi sequence diagram dapat dilihat pada tabel 2.2.

Tabel 2.2 Simbol Sequnce Diagram

No. Simbol Nama Deskripsi

1. Object Object Menggambarkan pos-pos obyek

yang pengirim dan penerima message

2. Object

Message

Menggambarkan aliran pesan yang dikirim oleh pos-pos obyek

commit to user

3. Note Menuliskan catatan

2.5.3 Class Diagram

Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metoda/fungsi).

Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi, dan lain-lain. Simbol-simbol class diagram dapat dilihat pada tabel 2.3.

Tabel 2.3. Simbol Class Diagram

No. Simbol Nama Deskripsi

1. class Class Menggambarkan sebuah kelas yang terdiri dari atribut dan method

2. Relation Menggambarkan hubungan

komponen-komponen di dalam class diagram

2.5.4 Activity Diagram

Menurut Munawar (2005), Activity diagram adalah teknik untuk mendeskripsikan logika prosedural, proses bisnis dan aliran kerja dalam banyak kasus. Activity diagram mempunyai peranan seperti halnya flowchart akan tetapi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

11

perbedaannya dengan flowchart adalah activity diagram bisa mendukung perilaku paralel sedangkan flowchart tidak bisa.

Activity diagram merupakan state diagram khusus, di mana sebagian besar

state adalah action dan sebagian besar transisi di-trigger oleh selesainya state sebelumnya (internal processing). Oleh karena itu activity diagram tidak menggambarkan behaviour internal sebuah sistem (dan interaksi antar subsistem) secara eksak, tetapi lebih menggambarkan proses-proses dan jalur-jalur aktivitas dari level atas secara umum. Simbol-simbol yang sering digunakan pada saat pembuatan activity diagramdapat dilihat pada tabel 2.4.

Tabel 2.4. Simbol Activity Diagram

No. Simbol Nama Deskripsi

1. Action

State

Menggambarkan keadaan dari suatu elemen dalam suatu aliran aktifitas

2.

State

State Menggambarkan kondisi suatu

elemen

3. Flow

Control

Menggambarkan aliran aktifitas dari suatu elemen ke elemen lain

4. Initial

State

Menggambarkan titik awak siklus hidup suatu elemen

5. Final

State

Menggambarkan titik akhir yang menjadi kondisi akhir suatu elemen

2.6 Pengertian PHP (Hypertext Preprocessor)

Menurut Jawaad (2009), PHP adalah singkatan dari Hypertext Preprocessor, bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.

commit to user

PHP merupakan bahasa pemograman web yang bersifat server-side, Sifat server-side berarti pengerjaan skrip PHP akan dilakukan di sebuah web server, kemudian hasilnya akan dikirimkan ke browser.

2.7 Pengertian MySQL

Menurut Jawaad (2009), MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

13

BAB III

DESAIN DAN PERANCANGAN

3.1 Desain Sistem

3.1.1 Hierarki Input Proses Output 1. Hierarki

Aplikasi ini merupakan aplikasi transaksi pemesanan sepatu lukis berbasis

mobile menggunakan media jaringan internet di handphone yaitu GPRS

untuk pengaksesan data dari web server.

2. Input

Pelanggan melakukan input untuk proses registrasi, login, edit data pelanggan, dan pada saat melakukan proses pemesanan sepatu lukis sedangkan admin melakukan input untuk memasukkan data sepatu lukis. 3. Proses

Pemrosesan data dilakukan sesuai dengan input dari pelanggan ketika registrasi, login, dan pemesanan. Sedangkan pemrosesan data untuk admin dilakukan pada saat admin meg-input data sepatu lukis.

4. Output

Pelanggan dapat menggunakan semua fitur-fitur aplikasi yang ada pada sisi pelanggan yaitu berkaitan transaksi sepatu lukis.

3.1.2 Deskripsi Sistem

Gambaran alur kerja dari aplikasi yang dibuat dapat dilihat pada gambar 3.1 dibawah ini :

commit to user internet internet ` Admin DB mobile BTS User Server

Gambar 3.1 Alur Kerja M-RoemahSpocut

Keterangan :

1. Pelanggan terlebih dahulu melakukan registrasi data dirinya secara valid melalui aplikasi mobile yang ada di handphone miliknya.

2. Setelah aplikasi akan membuka http connection ke web server lewat jaringan GPRS

3. Apabila proses registrasi berhasil, maka pelanggan akan mendapatkan ID pelanggan secara otomatis

4. Pelanggan login aplikasi M-RoemahSpocut Di handphone dengan memasukkan ID pelanggan dan password sesuai data yang

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

15

dimasukkan pada saar registrasi. Apabila berhasil, kemudian akan masuk ke menu utama.

5. Pelanggan dapat melakukan aktivitas yang berkaitan dengan transaksi pemesanan sepatu lukis.

6. Melalui skrip PHP pada web server, sistem mengambil data dari database MySQL sesuai dengan request aplikasi yang diinputkan oleh pelanggan

7. Data diambil dari aplikasi, dan akan ditampilkan pada web dapat berupa teks ataupun gambar

Aplikasi ini memiliki beberapa menu antara lain : 1. Menu Registrasi

Form ini merupakan proses pelanggan melakukan proses registrasi data dirinya. Proses ini cukup dilakukan satu kali sebelum menggunakan aplikasi ini.

2. Menu Login

Proses login diperlukan untuk mengetahui validasi data pelanggan sebelum masuk sistem.

3. Menu Type Sepatu

Menu type sepatu berisi tentang informasi tentang tipe sepatu lukis yang dijual,yang meliputi harga, nama tipe, dan harga.

4. Menu Desain Sepatu

Menu desain sepatu berisi tentang informasi tentang desain sepatu yang disediakan, yang meliputi nama desain dan foto desain.

5. Menu Sepatu Lukis

Menu sepatu lukis berisi tentang contoh sepatu lukis yang pernah dibuat oleh roemahspocut.

6. Menu Pemesanan

Menu ini berisi form untuk melakukan pemesanan berdasarkan data yang ditampilkan.

commit to user

7. Menu Konfirmasi

Menu konfirmasi berisi form yang diisi oleh pelanggan bila telah melakukan transfer uang.

8. Menu Faq

Menu berisi tata cara dan proses dari system yang harus dipatuhi oleh pelanggan.

9. Menu about

Menu about berisi tentang penjelasan singkat tentang aplikasi pemesanan sepatu lukis.

10.Menu Edit Profil

Menu edit profil berisi form untuk mengubah data pelanggan.

3.2 Analisis Sistem

3.2.1 Identifikasi Masalah

Aplikasi transaksi pemesanan sepatu lukis yaitu m-roemahspocut Melakukan proses transaksi antara penjual dan pembeli berbasis m-commerce dengan

delivery service.

Diharapkan dengan adanya sistem ini dapat menjembatani hubungan antara penjual dan pembeli.

3.2.2 Spesifikasi Aplikasi

Aplikasi yang dibuat mempunyai kemampuan sebagai berikut yaitu :

1. Melakukan proses registrasi pelanggan langsung dari handphone sendiri dan datanya akan diterima admin yang akan disimpan di database server. 2. Menampilkan informasi detail data sepatu lukis, mulai dari type sepatu,

desain sepatu, harga sepatu dan sebagainya.

3. Melakukan proses pemesanan sepatu lukis secara online langsung melalui

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

17

3.2.3 Spesifikasi Pengguna

Aplikasi ini ditujukan kepada pelanggan atau pembeli yang tertarik dengan sepatu lukis.

3.2.4 Perangkat Pengambangan Sistem

Perangkat pengembangan sistem terbagi menjadi dua yaitu perangkat keras dan perangkat lunak.

1. Perangkat Keras (hardware)

Seperangkat computer yang digunakan dengan spesifikasi :

a. Processor : Intel Core i3 2.13 GHz

b. RAM : 1 GB

c. Harddisk : 320 GB

d. Monitor : 14.0” HD LED LCD

2. Perangkat Lunak 5(software) a. JDK (Java Development Kit)

Merupakan toolkit yang menyediakan library untuk pembuatan dan menjalankan aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Java.

b. Netbeans 6.5.

c. Macromedia Dreamweaver 8 untuk editor bahasa PHP. d. Mozilla Firefox sebagai webbrowser.

3.2.5 Perangkat Pengguna

Berjalan di handphone dengan memori minimal 1 MB, mendukung

profile MIDP 2.0 dan configuration CLDC 1.1, mendukung akses

jaringan GPRS dan mempunyai resolusi layar 240x320 pixel. Contoh : Nokia N82.

commit to user 3.3 Perancangan Sistem

3.3.1 Use Case Diagram

Aplikasi M-RoemahSpocut terdapat dua actor, yaitu admin dan pelanggan. Berikut adalah use case dari aktor tersebut :

tambah data Login admin <<include>> view data <<include>> update data <<include>> <<include>>

Gambar 3.2 Use Case Diagram manage data sepatu

Login melihat data desain

melihat list tipe sepatu Pelanggan

<<include>>

<<include>>

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

19

mengisi form pemesanan melihat data sepatu

<<extend>> Login

Pelanggan

<<include>>

Gambar 3.4 Use Case Diagram pemesanan

Pelanggan Registrasi

Gambar 3.5 Use Case Diagram Regstrasi

Deskripsi use case aplikasi pemesanan sepatu lukis dijelaskan pada tabel 3.1 di bawah ini :

Aktor : Pelanggan

Deskripsi : 1. Use Case Melakukan register

- Pelanggan dapat melakukan

registrasi di system

M-RoemahSpocut

2. Use case Melakukan login

- Pelanggan dapat melakukan

login untuk mengakses

aplikasi.

commit to user

- Pelanggan dapat melihat

informasi detail sepatu lukis, seperti type sepatu, desain sepatu, warna sepatu, dan sebagainya

4. Use case Memesan sepatu lukis

- Pelanggan dapat melakukan

proses pemesanan sepatu lukis

5. Use case Edit Data pribadi

- Pelanggan dapat meng-update data dirinya di sistem

6 Use Case Melihat Data Transaksi

- Pelanggan dapat melihat daftar transaksi selama ini.

7. Use Case Melakukan Registrasi

Aktor : Admin

Deskripsi 8. Use case Menginput sepatu lukis

- Admin dapat melakukan

proses input data-data sepatu lukis, seperti desain, type, harga, dan sebagainya

9. Use case Mengupdate data sepatu lukis

- Admin dapat melakukan

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

21

3.3.2 Sequence Diagram

1. Diagram sequence Pendaftaran (Register)

: Pelanggan : session : form registrasi : kontrol registrasi : tb_pelanggan

input data_pelanggan() init data pelanggan()

cekFormat( ) get data pelanggan

tampl pesan error()

cek koneksi()

input data Pelanggan() tampil data pelanggan()

Gambar 3.6 Sequence Diagram Register

Sequence Diagram pada gambar 3.6 menggambarkan proses

dimana pelanggan melakukan registrasi di sistem ini. Pelanggan melakukan proses registrasi dengan handphone melalui aplikasi M-RoemahSpocut. pelanggan akan menerima informasi data dirinya telah terdaftar di sistem.

commit to user

2. Diagram Sequence Login

: admin : Pelanggan : form login : kontrol login : tb_admin : tb_pelanggan Masukkan username dan password() get user_password()

tampl pesan error()

cek format()

cek koneksi() cek admin password()

Masukkan id dan password()

get id_password()

tampil pesan error()

cek format()

cek user password() cek koneksi()

Gambar 3.7 Sequence Diagram Login

Sequence Diagram pada gambar 3.7 merupakan ilustrasi dari

proses login pelanggan dan admin. Pelanggan login dengan memasukan ID Pelanggan dan password. Apabila data dicek sistem dan sesuai maka pelanggan akan masuk ke menu utama, dan apabila tidak benar akan ditampilkan pesan kesalahan. Untuk admin, dia menginputkan username

dan password. Ketika berhasil dia akan masuk ke menu admin, dan bila

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

23

3. Diagram Sequence Type Sepatu

: admin : Pelanggan type : form : session : form input_type : kontrol input_type : tb_type lihat type() get type() cekFormat( ) cek koneksi() lihat type() tampil type()

init data type()

input type() get input type()

tampil pesan error()

cekFormat( )

cek koneksi()

input data type()

Gambar 3.8 Sequence Diagram Type Sepatu

Gambar 3.8 di atas adalah Sequence Diagram Type Sepatu yang ada di sistem. Admin terlebih dahulu menginputkan data-data terkait tipe sepatu ke database melalui sisi administrator. Untuk proses pelanggan memang berbeda karena pelanggan hanya meminta data-data dari tipe sepatu untuk ditampilkan melalui aplikasi J2ME di handphone

commit to user

4. Diagram Sequence Desain Sepatu

: admin : Pelanggan desain : form : session : form input_design : kontrol input_design : tb_design lihat desain sepatu() init data desain()

get desain()

cekFormat( ) cek koneksi() lihat desain()

tampil desain()

input data desain()

get input desain()

tampil data desain()

tampil pesan error()

cekFormat( )

cek koneksi()

input data desain()

Gambar 3.9 Sequence Diagram Desain Sepatu

Gambar 3.9 di atas adalah Sequence Diagram DesainSepatu yang ada di sistem. Admin terlebih dahulu menginputkan data-data terkait desain sepatu ke database melalui sisi administrator. Untuk proses pelanggan memang berbeda karena pelanggan hanya meminta data-data dari desain sepatu untuk ditampilkan melalui aplikasi J2ME di handphone

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

25

5. Diagram Sequence Ongkos kirim

: admin : form input_ongkir : kontrol input_ongkir : tb_ongkir input data ongkir()

get input ongkir() tampil pesan error()

tampl data ongkir()

cekFormat( )

cek koneksi()

input data ongkir()

Gambar 3.10 Sequence Diagram ongkir

Gambar 3.10 di atas adalah Sequence Diagram Ongkiryang ada di sistem. Admin terlebih dahulu menginputkan data-data terkait ongkos kirim sepaerti,nama

commit to user

6. Diagram Sequence Pemesanan

: Pelanggan : form pemesanan : kontrol pemesanan : transaksi input pemesanan()

get input pemesanan()

tampil data pemesanan() tampil pesan error()

cekFormat( )

cek koneksi()

input pemesanan()

Gambar 3.11 Sequence Diagram Pemesanan

Sequence Diagram pada gambar 3.11 di atas mengilustrasikan

proses utama di sistem M-RoemagSpocut yaitu proses pemesanan. Proses pemesanan dilakukan oleh pelanggan melalui aplikasi sisi klien. Pelanggan menginputkan pesanan melalui form yang ada. Data pemesanan yang masuk diolah oleh sistem dengan terlebih dahulu mengecek format data pemesanan tersebut. Bila telah sesuai format maka sistem akan

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

27

membuka koneksi ke database dan menginputkan data ke database, namun apabila tidak benar akan ditampilkan pesan kesalahan. Ketika data pemesanan sudah masuk dan benar selanjutnya pelanggan akan mendapat informasi mengenai data pemesanan yang telah dilakukan.

7. Diagram Sequence Konfirmasi

: Pelanggan : form konfirmasi : kontrol konfirmasi : tb_konfirmasi

Dokumen terkait