BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Penyajian Data
Berpegangan pada analisis kesalahan Newman, peneliti selanjutnya
mewawancarai 10 orang siswa yang melakukan kesalahan dalam pengerjaan tes soal
cerita. Wawancara yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur. Wawancara
utama dilakukan dengan berpegangan pada pedoman Newman. Faktor penyebab
diketahui dengan menggunakan pertanyaan yang dikondisikan oleh peneliti. Dibawah
ini merupakan deskripsi hasil penelitian berdasarkan hasil tes soal cerita dan hasil
wawancara. Kode P yang dimaksud dalam transkrip wawancara adalah peneliti, dan S
adalah siswa. Kata bold yang dimaksud merupakan kode data tersebut.
1. Data Siswa 3
Berdasarkan hasil pekerjaan siswa, siswa 3 melakukan pengerjaan soal pada
nomor 1, 2, 3, 4, 5 lalu melakukan kesalahan pada nomor 1, 2, 3, 4, 5. Sebelum
wawancara dilakukan, berdasarkan hasil pekerjaan, peneliti menentukan kesalahan
a. Nomor 1
Gambar 4.1 Hasil Pekerjaan Siswa 3 Nomor 1
Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4. 1, kesalahan yang dapat dilihat adalah siswa 3 melakukan kesalahan membaca karena siswa tidak memberikan informasi penting yang terdapat dalam soal, siswa juga melakukan kesalahan memahami karena siswa terlihat tidak mengerti akan apa yang ditanyakan, siswa juga melakukan kesalahan transformasi karena siswa menggunakan rumus yang tidak tepat, siswa juga melakukan kesalahan ketrampilan proses karena siswa salah dalam proses pengerjaan soal, dan siswa juga melakukan kesalahan menuliskan jawaban karena siswa tidak memberikan hasil akhir yang tepat. Berikut transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 3 untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan.
P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 1. Kalau ada kata yang tidak kamu
ketahui, katakan !
S : Sebuah martabak manis akan dibagi menjadi beberapa bentuk yang sama.
Jika masing β masing potongan martabak memiliki luas juring 57,75 ππ2 dan sudut pusat potongan kue tersebut adalah 60Β°, maka jarak dari titik pusat ke tepian martabak adalah . . .
S : Saya ngerti semua kak, saya hanya tidak tau itu bagaimana cara
mengerjakannya.
P : Memangnya apa yang di inginkan soal?
S : Mencari jarak dari titik pusat ke tepian kak
P : Apa kamu mengerti jarak dari titik pusat ke tepian itu apa?
S : Tidak kak.
P : Seharusnya ini hanya mencari jari βjari saja
S : Oh begitu
P : Jadi kamu salah memahami soal ya. Makanya kamu salah mengerjakan
soalnya.
S : Iya kak,
Berdasarkan wawancara terlihat bahwa siswa 3 kurang memahami apa
yang diminta dari tes soal cerita tersebut. Dan membuat ia mengerjakan dengan
cara dan jawaban yang salah. Setelah melakukan wawancara tersebut, peneliti
menemukan bahwa faktor penyebab kesalahan tersebut adalah siswa tidak
memahami benar konsep luas juring, seharusnya jika siswa mengerti, siswa
akan menggunakan luas juring untuk mencari jari β jari yang ditanyakan.
Peneliti lalu menyampaikan bahwa pekerjaannya kurang tepat dan menunun
siswa 3 untuk menemukan jawaban yang tepat. (Newman.3.1)
b. Nomor 2
Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4. 2, kesalahan yang
dapat dilihat adalah siswa 3 melakukan kesalahan membaca karena siswa tidak memberikan informasi penting yang terdapat dalam soal, siswa juga melakukan kesalahan memahami karena siswa terlihat tidak mengerti akan apa yang ditanyakan, siswa juga melakukan kesalahan transformasi karena siswa menggunakan rumus yang tidak tepat, siswa juga melakukan kesalahan ketrampilan proses karena siswa salah dalam proses pengerjaan soal, dan siswa juga melakukan kesalahan menuliskan jawaban karena siswa tidak memberikan hasil akhir yang tepat. Berikut transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 3 untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan.
P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 2. Kalau ada kata yang tidak kamu
ketahui, katakan !
S : Sebuah potongan pizza memiliki panjang busur 11 ππ. Jika diameter pizza tersebut adalah 28 ππ, maka ukuran sudut pusatnya adalah . . . .
P : Adakah kata β kata dari soal yang kamu tidak ketahui?
S : Saya ngerti semua kak, saya juga tidak tau itu bagaimana cara
mengerjakannya.
P : Memangnya apa yang di inginkan soal?
S : Mencari ukuran sudut pusat kak
P : Apa kamu mengerti bagaimana cara mencari sudut pusat?
S : Tidak kak.
P : Seharusnya ini menggunakan rumus panjang busur, kamu mengerti rumus
panjang busur seperti apa?
P : Jadi kamu tidak tau harus mengerjakannya bagaimana ya. Makanya kamu
salah mengerjakan soalnya.
S : Iya kak
Berdasarkan wawancara terlihat bahwa siswa 3 tidak tau harus
mengerjakan menggunakan rumus apa. Dan membuat ia mengerjakan dengan
cara dan jawaban yang ngasal dan akhirnya salah. Setelah melakukan
wawancara tersebut, peneliti menemukan bahwa faktor penyebab kesalahan
tersebut adalah siswa tidak mengerti bagaimana cara mengerjakannya, ia tidak
tau rumus apa yang harus digunakan. Peneliti lalu menyampaikan bahwa
pekerjaannya kurang tepat dan menuntun siswa 3 untuk menemukan jawaban
yang tepat. (Newman.3.2)
c. Nomor 3
Gambar 4.3 Hasil Pekerjaan Siswa 3 Nomor 3
Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4. 3, kesalahan yang
dapat dilihat adalah siswa 3 melakukan kesalahan ketrampilan proses
karena siswa salah dalam proses pengerjaan soal, dan siswa juga melakukan kesalahan menuliskan jawaban karena siswa tidak memberikan hasil akhir yang tepat. Berikut transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 3 untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan.
P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 3. Kalau ada kata yang tidak
kamu ketahui, katakan !
S : Sebuah sasaran tembak berbentuk lingkaran dengan titik pusat O.
Titik-titik A, B, dan C terletak pada tepi sasaran tembak. Jika sudut pusat
π΄ππ΅ besarnya 60Β°, maka besar sudut keliling π΄πΆπ΅ adalah . . .
P : Adakah kata β kata dari soal yang kamu tidak ketahui?
S : Saya ngerti semua kak.
P : Memangnya apa yang di inginkan soal?
S : Mencari sudut keliling kak
P : Apa kamu mengerti bagaimana cara mencari sudut pusat?
S : Sudut pusat dibagi 2 ya kak?
P : Nah betul, hanya saja kamu kurang teliti mensubtitusikan apa yang
sudah diketahui dalam soal, kan sudut pusatnya 60Β°
S : Oh iya kak, baru sadar aku
P : Jadi kamu salah dalam proses pengerjaan ya karna salah
mensubtitusikan angkanya. Makanya kamu salah mengerjakan soalnya.
S : Hehe, iya kak,
Berdasarkan wawancara tersebut faktor penyebab kesalahan tersebut
adalah siswa tidak teliti dalam mengerjakan apa yang ditanyakan dan
bagaimana dia mensubtitusikan nilai ke dalam rumus. Peneliti lalu
menyampaikan bahwa pekerjaannya kurang tepat dan menuntun siswa 3 untuk
menemukan jawaban yang tepat. (Newman.3.3)
Gambar 4.4 Hasil Pekerjaan Siswa 3 Nomor 4
Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4. 4, kesalahan yang
dapat dilihat adalah siswa 3 melakukan kesalahan membaca karena siswa tidak memberikan informasi penting yang terdapat dalam soal, siswa juga melakukan kesalahan memahami karena siswa terlihat tidak mengerti akan apa yang ditanyakan, siswa juga melakukan kesalahan transformasi karena siswa menggunakan rumus yang tidak tepat, siswa juga melakukan kesalahan ketrampilan proses karena siswa salah dalam proses pengerjaan soal, dan siswa juga melakukan kesalahan menuliskan jawaban karena siswa tidak memberikan hasil akhir yang tepat. Berikut transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 3 untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan.
P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 4. Kalau ada kata yang tidak
kamu ketahui, katakan !
S : Suatu hari terjadi gerhana bulan, diketahui jarak antara pusat matahari
ke pusat bumi adalah 750.000 ππ. Matahari dan Bumi memiliki jari β
jari berturut β turut 250.000 ππ dan 200.000 ππ. Panjang garis π΄ ππ π΅ adalah . . . ππ
P : Adakah kata β kata dari soal yang kamu tidak ketahui?
S : Tidak mengerti maksud kata dalam soalnya kak, bingung dari awal
soalnya gerhana bulan, abis itu lihat angkanya besar jadi malas kak
P : Memangnya apa yang di inginkan soal?
P : Apa itu panjang garis A ke B?
S : Tidak tau kak.
P : Kamu sudah salah dari awal ya, tidak mau membaca soal dengan baik.
S : Iya kak, males kak, hehe.
Berdasarkan wawancara tersebut faktor penyebab kesalahan tersebut
adalah siswa malas membaca soal dengan baik, maka jawaban siswa tersebut
ngasal dan salah. Peneliti lalu menyampaikan bahwa pekerjaannya kurang tepat
dan menuntun siswa 3 untuk menemukan jawaban yang tepat. (Newman.3.4)
e. Nomor 5
Gambar 4.5 Hasil Pekerjaan Siswa 3 Nomor 5
Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4. 5, kesalahan yang
dapat dilihat adalah siswa 3 melakukan kesalahan membaca karena siswa tidak memberikan 3, siswa juga melakukan kesalahan memahami karena siswa terlihat tidak mengerti akan apa yang ditanyakan, siswa juga melakukan kesalahan transformasi karena siswa menggunakan rumus yang tidak tepat, dan siswa juga melakukan kesalahan ketrampilan proses karena siswa salah dalam proses pengerjaan soal. Berikut transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 3 untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan.
P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 5. Kalau ada kata yang tidak kamu
S : Sebuah sepeda memiliki rantai penghubung gir π΄ ke gir π΅ yang panjangnya 40 ππ. Jika jari - jari gir π΄ 19 ππ, dan gir π΅ 10 ππ. Maka, jarak pusat gir π΄ ke pusat gir π΅ adalah . . .
P : Adakah kata β kata dari soal yang kamu tidak ketahui?
S : Sudah mengerti kak.
P : Memangnya apa yang di inginkan soal?
S : Jarak pusat A ke pusat B
P : Apa benar menggunakan rumus ini?
S : Tidak tau kak, salah ya kak?
P : Iya salah, kira β kira bagaimana yang benar?
S : Tidak tau kak.
P : Kamu ini menggunakan rumus garis singgung dalam lingkaran, yang
seharusnya gunakan rumus garis singgung luar lingkaran.
S : Oh begitu kak
P : Jadi, kamu salah menggunakan rumus ya, dan salah mensubtitusi juga.
S : Iya kak hehe
Berdasarkan wawancara tersebut faktor penyebab kesalahan tersebut
adalah siswa salah menggunakan rumus. Peneliti lalu menyampaikan bahwa
pekerjaannya kurang tepat dan menuntun siswa 3 untuk menemukan jawaban
yang tepat. (Newman.3.5)
Tabel 4.2 Data Kesalahan Siswa 3
Siswa 3 Jenis Kesalahan Kode data
1
v v v v v Newman 3.1 dan Gambar 4.1
2
v v v v v Newman 3.2 dan Gambar 4.2
3
v v Gambar 4.3 Newman 3.3 dan
4
v v v v v Newman 3.4 dan Gambar 4.4
5
v v v v Newman 3.5 dan Gambar 4.5
RE = Reading Error ( Kesalahan Membaca )
CE = Comprehension Error ( Kesalahan Memahami ) TE = Transformation Error ( Kesalahan Transformasi ) PE = Process Skill Error ( Kesalahan Ketrampilan Proses ) EE = Encoding Error ( Kesalahan Menuliskan Jawaban )
2. Data Siswa 4
Berdasarkan hasil pekerjaan siswa, siswa 4 melakukan pengerjaan soal pada
nomor 1, 2, 3, 4, 5 lalu melakukan kesalahan pada nomor 3. Sebelum wawancara
dilakukan, berdasarkan hasil pekerjaan, peneliti menentukan kesalahan yang dapat
dilihat dari pekerjaan siswa 4.
a. Nomor 3
Gambar 4.6 Hasil Pekerjaan Siswa 4 Nomor 3
Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4. 6, kesalahan yang
menggunakan rumus yang tidak tepat, siswa juga melakukan kesalahan ketrampilan proses karena siswa salah dalam proses pengerjaan soal, dan siswa juga melakukan kesalahan menuliskan jawaban karena siswa tidak memberikan hasil akhir yang tepat. Berikut transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 4 untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan.
P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 3. Kalau ada kata yang tidak kamu
ketahui, katakan !
S : Sebuah sasaran tembak berbentuk lingkaran dengan titik pusat O. Titik-
titik A, B, dan C terletak pada tepi sasaran tembak. Jika sudut pusat π΄ππ΅ besarnya 60Β°, maka besar sudut keliling π΄πΆπ΅ adalah . . .
P : Adakah kata β kata dari soal yang kamu tidak ketahui?
S : Saya ngerti semua kak.
P : Memangnya apa yang di inginkan soal?
S : Mencari sudut keliling ACB kak
P : Apa kamu mengerti sudut keliling bagaimana cara mencarinya?
S : Oh iya kak, sudut pusat dibagi 2.
P : Berarti sebenarnya kamu sudah benar, tetapi kamu malah melanjutkan
dengan 180 - 30
S : Iya kak iya benar, seharusnya hanya dibagi 2 saja ya kak.
P : Jadi kamu sebenarnya sudah benar ya tapi hanya kurang teliti saja.
Makanya kamu salah mengerjakan soalnya.
S : Iya kak,
Berdasarkan wawancara faktor penyebab kesalahan tersebut adalah
bahwa pekerjaannya kurang tepat dan siswa 4 bisa menemukan jawaban yang
tepat. (Newman.4.6)
Tabel 4.3 Data Kesalahan Siswa 4
Siswa 4 Jenis Kesalahan Kode data
No. Soal RE CE TE PE EE
3 v v v Newman 4.6 dan Gambar 4.6
RE = Reading Error ( Kesalahan Membaca )
CE = Comprehension Error ( Kesalahan Memahami ) TE = Transformation Error ( Kesalahan Transformasi ) PE = Process Skill Error ( Kesalahan Ketrampilan Proses ) EE = Encoding Error ( Kesalahan Menuliskan Jawaban )
3. Data Siswa 7
Berdasarkan hasil pekerjaan siswa, siswa 7 melakukan pengerjaan soal pada
nomor 1, 2, 3 lalu melakukan kesalahan pada nomor 3. Sebelum wawancara
dilakukan, berdasarkan hasil pekerjaan, peneliti menentukan kesalahan yang
dapat dilihat dari pekerjaan siswa 7.
a. Nomor 3
Gambar 4.7 Hasil Pekerjaan Siswa 7 Nomor 3
yang dapat dilihat adalah siswa 7 melakukan kesalahan membaca karena
siswa tidak memberikan informasi penting yang terdapat dalam soal, siswa juga melakukan kesalahan memahami karena siswa terlihat tidak mengerti akan apa yang ditanyakan, siswa juga melakukan kesalahan transformasi karena siswa menggunakan rumus yang tidak tepat, siswa juga melakukan kesalahan ketrampilan proses karena siswa salah dalam proses pengerjaan soal, dan siswa juga melakukan kesalahan menuliskan jawaban karena siswa tidak memberikan hasil akhir yang tepat. Berikut transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 7 untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan.
P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 3. Kalau ada kata yang tidak kamu
ketahui, katakan !
S : Sebuah sasaran tembak berbentuk lingkaran dengan titik pusat O.
Titik-titik A, B, dan C terletak pada tepi sasaran tembak. Jika sudut pusat
π΄ππ΅ besarnya 60Β°, maka besar sudut keliling π΄πΆπ΅ adalah . . . P : Adakah kata β kata dari soal yang kamu tidak ketahui?
S : Saya ngerti semua kak.
P : Memangnya apa yang di inginkan soal?
S : Mencari sudut keliling ACB
P : Apa kamu mengerti bagaimana cara mencari sudut keliling ?
S : Tidak kak.
P : Sama sekali tidak mengetahui?
S : Tidak kak
P : Rumusnya yaitu sudut pusat dibagi 2. Jadi kamu memang tidak
S : Iya kak.
Berdasarkan wawancara tersebut faktor penyebab kesalahan tersebut
adalah siswa tidak mengetahui rumus yang harus digunakan. Peneliti lalu
menyampaikan bahwa pekerjaannya kurang tepat dan menuntun siswa 7
untuk menemukan jawaban yang tepat. (Newman.7.7)
Tabel 4.4 Data Kesalahan Siswa 7
Siswa 7 Jenis Kesalahan Kode data
No. Soal RE CE TE PE EE
3 v v v v v Newman 7.7 dan Gambar 4.7
RE = Reading Error ( Kesalahan Membaca )
CE = Comprehension Error ( Kesalahan Memahami ) TE = Transformation Error ( Kesalahan Transformasi ) PE = Process Skill Error ( Kesalahan Ketrampilan Proses ) EE = Encoding Error ( Kesalahan Menuliskan Jawaban )
4. Data Siswa 9
Berdasarkan hasil pekerjaan siswa, siswa 9 melakukan pengerjaan soal pada
nomor 1, 2, 3, 4, 5 lalu melakukan kesalahan pada nomor 3. Sebelum wawancara
dilakukan, berdasarkan hasil pekerjaan, peneliti menentukan kesalahan yang
dapat dilihat dari pekerjaan siswa 9.
a. Nomor 3
Gambar 4.8 Hasil Pekerjaan Siswa 9 Nomor 3
dapat dilihat adalah siswa 9 melakukan kesalahan ketrampilan proses karena
siswa salah dalam proses pengerjaan soal, dan siswa juga melakukan kesalahan menuliskan jawaban karena siswa tidak memberikan hasil akhir yang tepat. Berikut transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 9 untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan.
P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 3. Kalau ada kata yang tidak kamu
ketahui, katakan !
S : Sebuah sasaran tembak berbentuk lingkaran dengan titik pusat O. Titik-
titik A, B, dan C terletak pada tepi sasaran tembak. Jika sudut pusat π΄ππ΅ besarnya 60Β°, maka besar sudut keliling π΄πΆπ΅ adalah . . .
P : Adakah kata β kata dari soal yang kamu tidak ketahui?
S : Saya ngerti semua kak.
P : Memangnya apa yang di inginkan soal?
S : Mencari sudut keliling ACB kak
P : Apa kamu mengerti sudut keliling bagaimana cara mencarinya?
S : Eh, sudut pusat dibagi 2 kan ya kak?
P : Iya betul jawabanmu sebelumnya sudah benar, tetapi kamu malah
melanjutkan dengan 180 - 30
S : Oh iya ya kak, seharusnya hanya dibagi 2 saja ya kak.
P : Jadi kamu sebenarnya sudah benar ya tapi hanya kurang teliti saja.
Makanya kamu salah mengerjakan soalnya.
S : Iya kak,
Berdasarkan wawancara tersebut faktor penyebab kesalahan tersebut
menyampaikan bahwa pekerjaannya kurang tepat dan siswa 9 bisa menemukan
jawaban yang tepat. (Newman.9.8)
Tabel 4.5 Data Kesalahan Siswa 9
Siswa 9 Jenis Kesalahan Kode data
No. Soal RE CE TE PE EE
3 v v Newman 9.8 dan Gambar 4.8
RE = Reading Error ( Kesalahan Membaca )
CE = Comprehension Error ( Kesalahan Memahami ) TE = Transformation Error ( Kesalahan Transformasi ) PE = Process Skill Error ( Kesalahan Ketrampilan Proses ) EE = Encoding Error ( Kesalahan Menuliskan Jawaban )
5. Data Siswa 10
Berdasarkan hasil pekerjaan siswa, siswa 10 melakukan pengerjaan soal pada
nomor 1, 2, 3, 4, 5 lalu melakukan kesalahan pada nomor 1. Sebelum wawancara
dilakukan, berdasarkan hasil pekerjaan, peneliti menentukan kesalahan yang
dapat dilihat dari pekerjaan siswa 10.
a. Nomor 1
Gambar 4.9 Hasil Pekerjaan Siswa 10 Nomor 1
Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4. 9,
membaca karena siswa tidak memberikan informasi penting yang
terdapat dalam soal, dan siswa juga melakukan kesalahan menuliskan
jawaban karena siswa tidak memberikan hasil akhir yang tepat. Berikut transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 10 untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan.
P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 1. Kalau ada kata yang tidak kamu
ketahui, katakan !
S : Sebuah martabak manis akan dibagi menjadi beberapa bentuk yang
sama. Jika masing β masing potongan martabak memiliki luas juring 57,75
ππ2 dan sudut pusat potongan kue tersebut adalah 60Β°, maka jarak dari titik pusat ke tepian martabak adalah . . .
P : Adakah kata β kata dari soal yang kamu tidak ketahui?
S : Saya ngerti semua kak
P : Memangnya apa yang di inginkan soal?
S : Mencari jarak dari titik pusat ke tepian kak
P : Apa kamu mengerti jarak dari titik pusat ke tepian itu apa?
S : Jari β jari kan ya kak?.
P : Iya betul, caramu juga sudah betul, hanya saja jawaban yang diinginkan
soal bukan ini, kamu belum selesai mengerjakan ini.
S : Oh begitu
P : Seharusnya ini kamu ubah ke bentuk akar, agar mendapatkan jawaban
betulnya. Jadi kamu belum mengerjakan soal dengan selesai ya. Makanya
kamu salah mengerjakan soalnya.
Berdasarkan wawancara tersebut faktor penyebab kesalahan tersebut
adalah siswa tidak melanjutkan jawaban ke dalam bentuk akar. Peneliti lalu
menyampaikan bahwa pekerjaannya kurang tepat dan siswa 10 bisa
menemukan jawaban yang tepat. (Newman.10.9)
Tabel 4.6 Data Kesalahan Siswa 10
Siswa 10 Jenis Kesalahan Kode data
No. Soal RE CE TE PE EE
1 v v dan Gambar 4.9 Newman 10.9
RE = Reading Error ( Kesalahan Membaca )
CE = Comprehension Error ( Kesalahan Memahami ) TE = Transformation Error ( Kesalahan Transformasi ) PE = Process Skill Error ( Kesalahan Ketrampilan Proses ) EE = Encoding Error ( Kesalahan Menuliskan Jawaban )
6. Data Siswa 13
Berdasarkan hasil pekerjaan siswa, siswa 13 melakukan pengerjaan soal pada
nomor 1, 2, 3, 4, 5 lalu melakukan kesalahan pada nomor 1, 2, 4, 5. Sebelum
wawancara dilakukan, berdasarkan hasil pekerjaan, peneliti menentukan kesalahan
yang dapat dilihat dari pekerjaan siswa 13.
a. Nomor 1
Gambar 4.10 Hasil Pekerjaan Siswa 13 Nomor 1
Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4. 10, kesalahan
yang dapat dilihat adalah siswa 13 melakukan kesalahan membaca karena
siswa juga melakukan kesalahan memahami karena siswa terlihat tidak mengerti akan apa yang ditanyakan, siswa juga melakukan kesalahan transformasi karena siswa menggunakan rumus yang tidak tepat, siswa juga melakukan kesalahan ketrampilan proses karena siswa salah dalam proses pengerjaan soal, dan siswa juga melakukan kesalahan menuliskan jawaban karena siswa tidak memberikan hasil akhir yang tepat. Berikut transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 13 untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan.
P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 1. Kalau ada kata yang tidak kamu
ketahui, katakan !
S : Sebuah martabak manis akan dibagi menjadi beberapa bentuk yang
sama. Jika masing β masing potongan martabak memiliki luas juring 57,75
ππ2 dan sudut pusat potongan kue tersebut adalah 60Β°, maka jarak dari titik pusat ke tepian martabak adalah . . .
P : Adakah kata β kata dari soal yang kamu tidak ketahui?
S : Mengerti kak.
P : Memangnya apa yang di inginkan soal?
S : Mencari jarak dari titik pusat ke tepian kak
P : Apa kamu mengerti jarak dari titik pusat ke tepian itu apa?
S : Apa ya kak? Tidak tahu kak.
P : Seharusnya ini hanya mencari jari βjari saja
S : Oh begitu, hehe, tidak mengerti kak.
P : Berarti kamu salah memahami soal ya. Kamu tidak tahu bahwa itu yang
dicari adalah jari-jarinya. Makanya kamu salah mengerjakan soalnya.
Berdasarkan wawancara terlihat bahwa faktor penyebab kesalahan
tersebut adalah siswa tidak memahami benar konsep luas juring, seharusnya
jika siswa mengerti, siswa akan menggunakan luas juring untuk mencari jari
β jari yang ditanyakan. Peneliti lalu menyampaikan bahwa pekerjaannya kurang tepat dan menuntun siswa 13 untuk menemukan jawaban yang tepat.
(Newman.13.10)
b. Nomor 2
Gambar 4.11 Hasil Pekerjaan Siswa 13 Nomor 2
Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4. 11, kesalahan
yang dapat dilihat adalah siswa 13 melakukan kesalahan membaca karena
siswa tidak memberikan informasi penting yang terdapat dalam soal, siswa juga melakukan kesalahan memahami karena siswa terlihat tidak mengerti akan apa yang ditanyakan, siswa juga melakukan kesalahan transformasi karena siswa menggunakan rumus yang tidak tepat, siswa juga melakukan kesalahan ketrampilan proses karena siswa salah dalam proses pengerjaan soal, dan siswa juga melakukan kesalahan menuliskan jawaban karena siswa tidak memberikan hasil akhir yang tepat. Berikut transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 13 untuk mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan.
P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 2. Kalau ada kata yang tidak kamu
S : Sebuah potongan pizza memiliki panjang busur 11 ππ. Jika diameter pizza tersebut adalah 28 ππ, maka ukuran sudut pusatnya adalah . . . . P : Adakah kata β kata dari soal yang kamu tidak ketahui?
S : Saya ngerti semua kak, saya juga tidak tau itu bagaimana cara
mengerjakannya.
P : Memangnya apa yang di inginkan soal?
S : Apa kak? Sudut pusat? Tidak mengerti kak
P : Apa kamu mengerti bagaimana cara mencari sudut pusat?
S : Tidak kak, saya tidak mengerti maksudnya sama sekali