• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

B. Penyajian Data dan Analisis

layanan yang dapat menghubungkan penumpang dengan pengemudi ojek.83

Pada tanggal 5 Oktober 2009, Gojek resmi berdiri dengan 20 orang pengemudi. Pada saat itu, Gojek masih mengandalkan call center untuk menghubungkan penumpang dengan pengemudi ojek.

Pada pertengahan 2014, berkat popularitas Uber kala itu, Nadiem Makarim mulai mendapatkan tawaran investasi. Pada tanggal 7 Januari 2015, Gojek akhirnya meluncurkan aplikasi berbasis Android dan iOS untuk menggantikan sistem pemesanan menggunakan call center.84

64

pandang individu terhadap suatu pekerjaan atau amal yang mendorong dirinya untuk melakukan pekerjaan tersebut dengan penuh semangat dan gairah, sehingga dapat mencapai tujuan dari pekerjaan.

Sesuai teori yang sudah tertulis pada bab dua. Maka penulis akan menyesuaikan wawancara dengan narasumber yang bersangkutan. Dalam skripsi ini peneliti mewanwancarai beberapa orang yang bekerja di ojek pangkalan yakni bapak Darsono, bapak Yudi dan bapak Taufiq.

1) Al-Shalah atau baik dan bermanfaat

Islam hanya memerintahkan atau menganjurkan pekerjaan yang mampu memberi nilai tambah dan mengangkat derajat manusia baik secara individu maupun kelompok. Dalam hal ini wajib bagi pekerja memiliki sifat yang baik dan bermanfaat bagi semua orang salah satunya yakni bagi pelanggan. Dalam hasil wawancara dengan bapak Darsono tentang apakah ojek pangkalan dapat memberi mafaat bagi semua orang khususnya pelanggan. Kemudian beliau menuturkan :

“Pasti, karena kami bekerja dengan menawarkan jasa untuk mengantarkan pelanggan sampai ke tempat tujuan dengan selamat dan aman. Kami akan sekuat tenaga untuk menjaga itu”86

Pernyataan dari Bapak Darsono diperkuat oleh bapak Yudi yakni sebagai berikut :

“Jelas. Kita membantu orang untuk sampai di tempat tujuan.

Meski tidak punya kendaraan. Kita antar sampai tujuan dengan selamat. Banyak pelanggan kita yang sudah lansia memang.

86 Wawancara, bapak Darsono selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

Akan teteapi karena kita menyediakan pelayanan melalui telepon seluler, jadi biasana yang sudah lansia ada beberapa yang menggunakan pelayanan tersebut dengan menelepon seluler”87

Kemudian pernyataan dari Bapak Yudi diperkuat kembali oleh Bapak Taufiq :

“Ya, bermanfaat. Untuk mengantar pelanggan ke tempat tujuan. Kalau tidak ada ojek terus jalan kaki kan kasihan. Maka dari itu ojek ini sangat bermanfaat. Sekarang becak sudah mulai jarang terlihat. Tergantikan oleh ojek. Cepat dan tanpa mengayuh sepeda seperti zaman dahulu.”88

Dari beberapa hasil wawancara yang di dapatkan oleh peneliti maka dapat peneliti simpulkan bahwa keberadaan ojek pangkalan ini sangat bermafaat untuk semua orang.

Dalam observasi ojek pangkalan sangat membantu pelanggan untuk cepat, aman dan selamat sampai tujuan. Tanpa menggunakan aplikasi untuk yang sudah lansia tidak mungkin bisa memesan ojek dengan menggunakan Hp.89

2) Al-Itqan atau kemantapan

Menjaga kualitas pekerjaan yang Islami yang berarti pekerjaan mencapai standar ideal secara teknis.

3) Al-Ihsan atau melakukan yang terbaik dan lebih baik lagi

Setiap muslim memiliki komitmen terhadap dirinya untuk berbuat yang terbaik dalam segala hal yang dikerjakan baik prestasi atau kualitas pekerjaan sebelumnya.

87 Wawancara, bapak Yudi selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

88 Wawancara, bapak Taufiq selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

89 Observasi masyarakat sekita, 1 September 2022.

66

4) Al-Mujahadah atau kerja keras dan optimal

Setiap muslim dianjurkan untuk bekerja dengan optimal agar hasil menjadi baik, bekerja dengan bersungguh-sungguh setiap sesuatu yang dikerjakan.

Dalam al-Itqan (kemantapan) maksud dari kemantapan disini adalah kematangan dalam bekerja dengan menjaga kualitas pekerjaan dan tidak akan membuat peanggan kecewa. Kemudian al-Ihsan yakni melakukan yang terbaik dan akan lebih baik lagi kedepannya. Terus memuaskan pelanggan dalam waktu ke waktu.

Kemudian ada juga mujahadah yakni kerja keras dengan optimal agar pelanggan selalu puas dengan memilihkan jalan yang tidak berlubang. Selalu membawakan helm untuk pelanggan. Dan berbicara sopan saat sedang mengemudi. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil wawancara yang ada dilapangan. Berikut yakni hasil wawancara dengan bapak Darsono :

“Saya sendiri sangat menjaga kualitas saya dalam bekerja.

Karena saya disini tidak sedang berjualan melainkan saya disini menawarkan jasa agar penumpang selamat sampai tujuan. Mementingkan keselamatan penumpang, memilih jalan yang tidak bergeronjal, membawakan helm untuk dipakai penumpang.”90

Kemudian hal tersebut diperkuat oleh bapak Yudi selaku ojek pangkalan :

90 Wawancara, bapak Darsono selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

“Ya jelas saya mementingkan semua hal itu. Kalau penumpang ada apa-apa kan saya juga yang akan rugi dan bertanggung jawab.”91

Dan dilanjutkan oleh pernyataan dari bapak Taufiq. Sebagai berikut:

“Dalam hal ini. Bukan saya saja, tapi ojek lainnya ya pasti akan merapkan semua hal itu mbak. Kualitas dalam bekerja, selalu menjadi lebih baik, memberi keselamatan dan kenyamanan saat perjalanan. Itu penting sekali. Misal ngajak ngobrol penumpang harus yang sopan.”92

Kemudian semua pernyataan diatas diperkuat oleh pernyataan Nanda selaku pengguna ojek pangkalan :

“Para driver ojek pangkalan sangat ramah, sopan dan pelaanannya juga bagus. Saya sering menggunakan ojek pangkalan ketika orang tua saya tidak bisa mengantarkan saya ke sekolah biasanya orang tua saya yang memesankan ojek pangkalan menggunakan pelayanan whatsapp, jadi mereka datang menjemput saya kerumah. Saya sudah langganan memesan ojek pangkalan ketika kepepet, karena orang tua saya juga kenal dengan driver ojeknya”93

Dari beberapa wawancara tersebut peneliti rangkum yakni dalam hal ini dalam poin kedua hingga keempat dimiliki oleh para ojek pengkolan.

5) Tanafus dan Ta‟awun atau berkompetensi dan tolong-menolong Dalam bekerja diutamakan untuk saling tolong-menolong antar karyawan saling mengalahkan atau saling mengorbankan untuk saling membantu. Dalam hal ini ojek pengkolan yang ada di Kaliwates Jember saling tolong menolong antar sesame dan sifat

91 Wawancara, bapak Yudi selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

92 Wawancara, bapak Taufiq selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

93 Wawancara, Nanda selaku pengguna ojek pangkalan, 3 Januari 2023.

68

sosial yang dimiliki tinggi sekali. Dalam hal ini peneliti melakukan wawancara dengan bapak Darsono yakni:

“Biasanya kalau ada yang sakit ya kita saling menjengguk.

Gimana tidak, setiap hari kita jagongan, ngopi bareng, bercanda bareng di pos. Ada yang gak kelihatan mangkal satu ya merasa ada yang kurang gitu rasanya.”94

Hal tersebut diperkuat oleh bapak Yudi sebagai berikut:

“Jagongan bareng, ngopi bareng, bercanda bareng sambil menunggu penumpang. Rasa saudara intinya.”95

Kemudian dilanjutkan oleh pernyataan dari bapak Taufiq yakni:

“Kalau ada yang kesusahan, ban bocor ya disamperin ataupun digantikan. Kalau ada yang sakit ya dijengguk. Intinya saling tolong menolong.”96

Dari hasil wawancara diatas bisa peneliti simpulkan bahwa hubungan sosial dan solidaritas saling tolong menolong mereka sangat kuat satu sama lain.

6) Mencermati nilai waktu

Dalam bekerja seorang muslim tidak membuang-buang waktu akan tetapi selalu menghargai waktu dan bertanggung jawab pada pekerjaan. Tidak bersantai saat pekerjaan belum terselesaikan.

Dalam hal ini sikap mencermati waktu peneliti akan sangkut pautkan dengan hal ibadah. Dikarenakan ojek pangkalan tidak bekerja dengan perusahaan jadi mereka bisa bekerja kapanpun. Namun dalam hal ibadah mereka selalu melaksanakan dengan tepat waktu, karena itu merupakan kewajiban yang dilakukan oleh setiap umat

94 Wawancara, bapak Darsono selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

95 Wawancara, bapak Yudi selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

96 Wawancara, bapak Taufiq selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

islam. Berikut yakni hasil wawancara yang diperoleh dari bapak Darsono :

“Memang benar pekerjaan saya tidak terikat dengan perusahaan jadi saya bisa bekerja kapanpun sebisa waktu luang saya. Namun soal ibadah saya tetap mengutamakan itu.”97 Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan dari bapak yudi yakni sebagai berikut:

“Karena kita tidak dikejar target dan waktu ya saa bisa bekerja kapanpun. Apalagi kita memiliki kerja sampingan, jadi ketika waktu luang saja saya mangkal.”98

Kemudian dilanjutkan oleh pernyataan dari Bapak Taufiq:

“Kadang saya mangkal seminggu hanya 2 sampai 5 kali itupun ketika ada waktu kosong. Kita tisak bekerja dengan perusahaan jadi bebas. Kalau waktunya istirahat saya jelas melaksanakan ibadah juga”99

Dari beberapa hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa ojek pangkalan kurang mencermati nilai waktu dikarenkan mereka tidak terikat oleh perusahaan namun dalam soal ibadah mereka sangat mencermati nilai waktu.

2. Bagaimana Penerapan Etos Kerja Oleh Ojek Online?

Etos kerja yang dimiliki oleh setiap perusahaan dan pekerjaan pastinya akan berbeda. Begitu pula ojek pangkalan dengan ojek online meski terdapat beberapa persamaan tentunya pasti aka nada perbedaannya. Maka dari itu peneliti mecoba menggali informasi dengan

97 Wawancara, bapak Darsono selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

98 Wawancara, bapak Yudi selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

99 Wawancara, bapak Taufiq selaku ojek pangkalan, 3 Oktober 2022.

70

mengadakan wawancara terhadap tiga pekerja ojek online yakni ada bapak Agus, bapak Rudi dan bapak Misbah.

Poin penting yang kita tanyakan tetap sama sesuai dengan teori yang ada di bab dua. Berikut yakni penjelasannya:

a. Al-Shalah atau baik dan bermanfaat

Islam hanya memerintahkan atau menganjurkan pekerjaan yang mampu memberi nilai tambah dan mengangkat derajat manusia baik secara individu maupun kelompok. Dalam hal ini wajib bagi pekerja memiliki sifat yang baik dan bermanfaat bagi semua orang salah satunya yakni bagi pelanggan. Dalam hasil wawancara dengan bapak Agus tentang apakah ojek online dapat memberi mafaat bagi semua orang khususnya pelanggan. Kemudian beliau menuturkan :

“Sudah jelas itu mbak. Mangkanya sampek ada ojek online di setiap wilayah. Karena memang kami bermanfaat bagi semua orang untuk mengantar seseorang ke lokasi tujuan, mengantar barangpun kami bisa, kalau pas ada yang lagi mager bahasa gaulnya ya, nah itu bisa pesan makanan juga lewat gojek maupun grab kan.”100

Pernyataan dari Bapak Rudi diperkuat oleh bapak Rudi yakni sebagai berikut :

“Iya, kita mempunyai banyak kelebihan. Disamping pelanggan dapat secara langsung lihat tarif pengantaran. Ojek online juga menyediakan banyak jasa selain mengantar seseorang untuk sampai di lokasi yang dituju. Bisa lihat di aplikasi bisa pesan makanan, belanja di indomaret, dan banyak lainnya.”101

100 Wawancara, bapak Agus selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

101 Wawancara, bapak Rudi selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

Kemudian pernyataan dari Bapak Yudi diperkuat kembali oleh Bapak Misbah :

“Sangat bermanfaat di zaman digital seperti ini. Manusia pada zaman ini memang minta serba otomatis. Tinggal duduk dirumah udah datang makanannya. Mau kekampus males mau nyetir sendiri tinggal pencet dan datang kami untuk menjemput. Banyak diskon dan voucher yang ditawarkan juga.

Wah semakin rame sekarang apalagi di kota mbak.”102

Dari beberapa hasil wawancara yang di dapatkan oleh peneliti maka dapat peneliti simpulkan bahwa keberadaan ojek online sangat bermanfaat di era modern saat ini. Masyarakat sangat diuntungkan dengan adanya ojek online. Selain menyediakan jasa antar jemput, ojek online juga bisa dibuat untuk kaum yang malas untuk bergerak menuju ke lokasi untuk membeli makanan yang lokasinya jauh.

Dengan berbagai macam diskon yang ditawarkan dan voucher-voucher menarik. Membuat ojek online semakin diminati.

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti.

Ojek online sangatlah bermanfaat untuk masyarakat dari muda sampai tua. Dengan sekali klik mereka bisa dijemput dilokasi tujuan.

Sedangkan kalau harus ke ojek pangkalan yang letaknya lumayan jauh akan membuang waktu dan tenaga. Selain itu juga ojek online saat ini dilengkapi dengan banyak diskon dan voucher khusus. 103

Dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti diatas ojek online memang sangatlah bermanfaat bagi semua kaum

102 Wawancara, bapak Misbah selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

103 Observasi pengalaman menggunakan ojek online, 1 September 2022.

72

dan masyrakat luas. Maka dari itu ojek online sangatlah diminati dan disukai masyarakat.

b. Al-Itqan atau kemantapan

Menjaga kualitas pekerjaan yang islami yang berarti pekerjaan mencapai standar ideal secara teknis.

c. Al-Ihsan atau melakukan yang terbaik dan lebih baik lagi

Setiap muslim memiliki komitmen terhadap dirinya untuk berbuat yang terbaik dalam segala hal yang dikerjakan baik prestasi atau kualitas pekerjaan sebelumnya.

d. Al-Mujahadah atau kerja keras dan optimal

Setiap muslim dianjurkan untuk bekerja dengan optimal agar hasil menjadi baik, bekerka dengan bersungguh-sungguh setiap sesuatu yang dikerjakan.

Dalam al-Itqan (kemantapan) maksud dari kemantapan disini adalah kematangan dalam bekerja dengan menjaga kualitas pekerjaan dan tidak akan membuat pelanggan kecewa. Kemudian al-Ihsan yakni melakukan yang terbaik dan akan lebih baik lagi kedepannya. Terus memuaskan pelanggan dalam waktu ke waktu.

Kemudian ada juga mujahadah yakni kerja keras dengan optimal agar pelanggan selalu puas dengan memilihkan jalan yang tidak berlubang. Selalu membawakan helm untuk pelanggan. Dan berbicara sopan saat sedang mengemudi. Hal tersebut dibuktikan

dengan hasil wawancara yang ada dilapangan. Berikut yakni hasil wawancara dengan bapak Agus:

“Poin-poin yang samean sebutkan tadi pasti kami miliki.

Karena memamng jika tidak kami miliki, kami akan mendapat rating jelek mbak. Dan itu akan berpengaruh sekali. Jika rating kita jelek kita akan diputuskan oleh mitra atau dipecat. Gak nanggung-nangung ya resikonya memang besar. Maka dari itu kami menjaga kualitas jasa kita. Memberi pelayanan yang terbaik untuk pelanggan.”104

Kemudian hal tersebut diperkuat oleh bapak Rudi selaku ojek online:

“Untuk kemantapan ya harus saya lakukan ya, apalagi kemantapan dalam menjaga kualitas pekerjaan. Jika rating yang di dapat jelek karna kita teledor dalam menjaga kualitas seperti tidak membawakan helm, tidak nyaman dalam mengemudi ya resikonya besar bisa ditendang dari gojek.

Untuk selalu melakukan hal yang terbaik dan lebih baik yahhh masih sama dengan menjaga kualitas tadi. Untuk yang. Kerja keras dan optimal ya tentu saja, kalau kita sering mematikan HP ya bakal sedikit mbak penghasilan saya. Mangkanya saya harus kerja keras dan optimal.”105

Dan dilanjutkan oleh pernyataan dari bapak Misbah. Sebagai berikut:

“Semua aspek yang samean jelaskan tadi ada dalam diri saya InsyaAllah. Rating bagus terus dapet tip dari gojek.”106

Kemudian semua pernyataan diatas diperkuat oleh pernyataan Bapak Tomi selaku pengguna ojek online :

“Ojek online ini sangat membantu saya, ketika saya tidak ada motor untuk berangkat kerja atau untuk pergi kesuatu tempat biasanya saya memakai jasa ojek online, karena kadang sepeda motor saya dibawa istri. Selain itu saya juga sering menggunakan jasa-jasa lainnya seperti jasa antar makanan.

Pokok ojek online sangat membantu di kegiatan sehari-hari saya. Dan mas ojeknya itu ramah-ramah, jika datangnya lama

104 Wawancara, bapak Agus selaku selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

105 Wawancara, bapak Rudi selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

106 Wawancara, bapak Misbah selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

74

mereka menjelaskan dan meminta maaf. Saya liat juga saat mereka mendapat sangat bersemangat menjalankannya”107 Ketiga wawancara tersebut peneliti rangkum yakni dalam hal ini dalam poin 2 sampai 4 ada dalam diri ojek online untuk tetap terus menjaga kualitas, optimal dalam bekerja dan semakin baik dari hari ke hari dalam melayani pelanggan. Karena terdapat rating yang akan dinilai oleh pelanggan. Dan rating tersebut akan mempengaruhi pribadi driver. Jika rating sangat buruk resikonya adalah mereka akan mendapat hukuman akan dikeluarkan dari mitra. Jika rating bagus terus maka driver akan mendapat uang tip.

e. Tanafus dan Ta‟awun atau berkompetensi dan tolong-menolong Dalam bekerja diutamakan untuk saling tolong-menolong antar karyawan saling mengalahkan atau saling mengorbankan untuk saling membantu. Dalam hal ini ojek online wilayah Jember saling tolong menolong antar sesama dan sifat sosial yang dimiliki tinggi sekali. Dalam hal ini peneliti melakukan wawancara dengan bapak Agus yakni:

“Ada sih solidaritas antara kita. Kemarin ada kejadian driver ojek dikeroyok geng ojek pangkalan karena menerima orderan dekat dengan lokasi ojek pengkolan.

Akhirnya teman yang lain akan membela dan menjelaskan.

Alhamdulillah berdamai kembali. Untuk saat ini kalau ada ojek pangkalan kita akan menyuruh pelanggan untuk membatalkan pesanan dan menaiki ojek pangkalan saja.”108 Hal tersebut diperkuat oleh bapak Rudi sebagai berikut:

107 Wawancara, bapak Tomi selaku pengguna ojek online, 3 Januari 2023.

108 Wawancara, bapak Agus selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

“Jarang punya teman mbak kalau saya. Karna sibuk mantengin aplikasi. Ya punya tapi gak seberapa dekat.

Untuk saling tolong menolong ya saya lakukan.”109 Kemudian dilanjutkan oleh pernyataan dari bapak Misbah yakni:

“Kalau ada yang kesusahan, ban bocor ya disamperin. Ada salah satu driver bermasalah ya ditolongin. Cuman emang kita jarang ngobrol banyak. Karna sibuk mantengin HP masing-masing melihat orderan di aplikasi.”110

Dari hasil wawancara diatas bisa peneliti simpulkan bahwa mereka tetap menjaga solidaritas dengan saling tolong menolong meskipun sibuk dengan HP dan orderan.

f. Mencermati nilai waktu

Dalam bekerja seorang muslim tidak membuang-buang waktu akan tetapi selalu menghargai waktu dan bertanggung jawab pada pekerjaan. Tidak bersantai saat pekerjaan belum terselesaikan.

Dalam hal ini sikap mencermati waktu peneliti akan sangkut pautkan dengan hal ibadah. Dikarenakan ojek pangkalan tidak bekerja dengan sistem waktu. Kapanpun bisa bekerja. Dalam hal ibadah terutama sholat, sholat adalah sebuah hal yang wajib dilakukan oleh setiap umat Islam. Berikut yakni hasil wawancara yang diperoleh dari bapak Agus:

“Kita sebagai mitra yang bekerjasama dengan perusahaan harus benar-benar mencermati waktu bekerja. Kalau gak gitu ketika kita ada complain dari pelanggan kita bakal dapat teguran dari perusahaan. Kita gak dapat bekerja sesuka hati kita, karna kita dibawah naungan perusahaan. Tapi kita tetap

109 Wawancara, bapak Rudi selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

110 Wawancara, bapak Misbah selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

76

memperhatikan waktu beribadah meskipun kita tidak kenal waktu dalam kerja.”111

Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan dari bapak Rudi yakni sebagai berikut:

“Karna kita adalah mitra dari perusahaan, jadi kita harus mentaati aturan-aturan yang ada. Kita gak bisa kerja secara sembrono, karna itu akan berpengaruh pada rating kita mbak.

Pasti capek kerja tanpa mengenal waktu tapi ini sudah menjadi tuntutan mbak.”112

Kemudian dilanjutkan oleh pernyataan dari Bapak Misbah:

“Kadang saya baru pulang subuh mbak, berangkat lagi jam 8 pagi tapi tidak setiap hari. Mau gimana lagi mbak namanya kita bekerjasama dengan perusahaan, jadi pasti aturan yang ada harus kita jalani. Tapi meskipun gitu beribadah tetap nomer satu lah mbak.”113

Dari beberapa hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa ojek online sangat mencermati nilai waktu karena dapat mempengaruhi rating jika memang terlambat dan lama datang.

Bukan hanya itu pelanggan bisa akan menggagalkan pesanannya, jadi mereka benar-benar harus mengikuti aturan yang ada karena mereka sebuah mitra yang bekerjasama dengan perusahaan.

Mengenai ibadah tetaplah nomer satu sebagai umat Islam.

111 Wawancara, bapak Agus selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

112 Wawancara, bapak Rudi selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

113 Wawancara, bapak Misbah selaku ojek online, 4 Oktober 2022.

Dokumen terkait