• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.3 Penyajian Data dan Pemaknaan Data

Data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu berupa lirik lagu “ M.I.L.F” yang di bawakan dan merupakan ciptaan Grup rap Indonesia Kungpow Chickens. Berikut lirik lagu “ M.I.L.F”

Verse 1

Gak tau kenapa dari mana asalnya

Selera mesumku terhadap wanita tercipta agak sedikit berbeda Kalo ngeliat gadis SMA burungku berkicau hanya biasa saja Tapi kalo ngeliat tante-tante suka pengen langsung keluar terbang dari sarangnya

Bunga Citra Lestari Titi Kamal tak membuat otak cabulku aktif berkarya

Tapi hati ini gimana gitu kalo udah ngebayangin titi DJ ataupun Lilis Karlina

Pernah ku punya tetangga seorang tante girang punya anak satu tetep aja Body casing gak kalah bersaing ama cewekcewek berumur belia

Wajah binal payudara besar sering bangunkan ular dari tidurnya Banyak tante-tante sering ditinggal lama suami buat pergi bekerja Membuat mereka kadang haus akan belaian seorang pria

Kata gosip apapun bisa dilakukan demi puaskan hasrat bercinta

Dari mulai mengoleksi dildo dan vibrator sampe berpetualang cari gigolo untuk disewa

Chorus

Mari sini tante kesepian

Mari sini main sama tante Nanti tante kasih uang jajan

Verse 2

Kita bilang saja hot mama

Hot berarti panas mama berarti ya mama Jadi artinya mama-mama yang kepanasan Yang selalu membuatku menjadi penasaran Apalagi yang baru beranak satu suka kegatelan

Kadang orang dewasa suka memperhatikan perawatan Masa masa bau ikan berubah jadi parfum satu jutaan Sekalinya punya kenalan tapi teman arisan ibuku Curi-curi kesempatan waktu ngocok nama di rumahku Pura-pura pasang muka anak baik-baik depan mereka

Padahal mata ini nakal jelalatan memandang tonjolan-tonjolan payudara

Membuat air liurku menjadi menetes sampai meleleh Auw cape deh

Back to chorus Verse 3

Gara-gara ku punya ambisi pengen bisa tidur sama tante-tante Sengaja tiap hari ku berpenampilan gaya metrosexual berusaha tampil lebih dewasa

Supaya jantan macho ku rajin ikut fitnes kebugaran juga tak lupa minum jamu stamina kuat pria

Tambah-tambah pengetahuan kupelajari tiap adegan dalam film kamasutra

Terus ini jadi bagaimana ternyata aku belum bisa ikut permainan mereka Sebuah obsesi tersembunyi tapi dicap anak durhaka

Belum lagi diburu dicari-cari preman suruhan suaminya juga orang tuaku menuntut mereka karena phedopilia Daripada putus asa tak dapat anak SMA dan hot mama Mendingan nikah sirri saja ama dorizo di Belanda Back to chorus (2x)

4.3.2 Analisis dan Interpretasi Data

Pemaknaan lirik lagu “M.I.L.F” oleh peneliti akan dilakukan penjabaran makna tiap kalimat yang terdiri dari rangkaian kalimat. Tentunya dalam

memaknai pesan terkandung dalam lirik lagu “M.I.L.F” berdasarkan pengetahuan (frame of reference) dan pengalaman (field of experience) dari peneliti. Setiap kata tentu mengandung suatu makna baik makna denotatif atau makna konotatif. Disini peneliti berpedoman pada kamus lengkap bahasa Indonesia dan kamus Inggris Indonesia untuk menentukan makna yang telah di sepakati tersebut.

Dalam lagu si pencipta menggunakan judul “M.I.L.F” yang merupakan akronim dari Mother I would Like to Fuck bila diartikan dalam bahasa Indonesia “Ibu yang Ingin Saya Tiduri”. Dalam lirik lagu “M.I.L.F” ini menjelaskan ternyata di Indonesia ada seorang ibu yang suka bermain seks dengan anak remaja. “Ibu” disini digambarkan perempuan yang umurnya antara 30-40tahun ( tante).

Leksia adalah satuan bacaan tertentu yang didapat dengan memotong- motong teks di dalam lirik “M.I.L.F” sebagai objek dan bahan penelitian. Agar bisa mendapatkan dan menemukan makna-makna yang ada untuk di produksikan dan di interpretasikan oleh sang pembaca. Leksia ini dapat berupa satu kata, beberapa kata, satu kalimat, beberapa kalimat, satu paragraf dan beberapa paragraf. Kemudian kalimat dari leksia –leksia tersebut akan menjelaskan tentang adanya perilaku immoral. Kalimat –kalimat tersebut di analisis dengan beracuan pada lima kode pembacan Roland Barthes yaitu : kode hermeunitik ( kode teka- teki), kode semik ( makna konotatif), kode simbolik, kode proaretik ( kode tindakan) dan kode gnomic atau kode cultural yang membangkitkan suatu badan pengetahuan tertentu. Lima kode inilah yang akan menjadikan acuan peneliti dalam merekonstruksi konsep immoral pada remaja sesuai dengan definisi

operasional sehingga di peroleh hasil pemaknaan lirik lagu yaitu tentang perilaku immoral pada remaja.

Pemaknaan Bait 1

Selera mesumku terhadap wanita tercipta agak sedikit berbeda, Kalo ngeliat gadis SMA burungku berkicau hanya biasa saja, Tapi kalo ngeliat tante-tante suka pengen langsung keluar terbang dari sarangnya

Bunga Citra Lestari Titi Kamal tak membuat otak cabulku aktif berkarya

Tapi hati ini gimana gitu kalo udah ngebayangin titi DJ ataupun Lilis Karlina

Bait 1 kalimat 2 : Selera mesumku terhadap wanita tercipta agak sedikit berbeda,

Gambar 4.2 Peta Tanda Roland Barthes bait 1 kalimat 2 1. Penanda : Selera

mesumku terhadap wanita tercipta agak sedikit berbeda

2. petanda : Konsep tentang seseorang yang mempunyai selera seks tidak wajar seperti lainnya . seseorang disini adalah remaja

3. Tanda Denotatif : wujud selera seks remaja

5. Petanda Konotatif : Konsep tentang mempertegas selera seks tidak sama

6. Tanda konotatif : Remaja menegaskan bahwa dia memiliki selera seks yang tidak sama

4. Penanda Konotatif : perilaku seks remaja yang terbuat tidak sama dengan remaja lainnya

Kalimat kedua pada bait pertama ini termasuk kode hermeunitik atau teka- teki karena dalam kalimat Selera mesumku terhadap wanita tercipta agak sedikit

berbeda menimbulkan pertanyaan selera mesum yang bagaimana? Serta wanita

seperti apa? Dalam hal ini remaja akhir laki-laki yang mempunyai selera seksual sangat berbeda dari remaja lainnya. Kode proaretik, karena dalam kalimat ini mengenai remaja yang mempunyai selera seks yang berbeda dan akan di pertegas pada kalimat berikutnya. Kode Semik, kata Selera berarti nafsu atau kemauan untuk berbuat sesuatu, yang berarti dalam lirik ini adalah nafsu atau keinginan seorang remaja yang ditujukan pada lawan jenis. Kata Mesumku, mesum mempunyai arti kotor, cemar, tidak senonoh, cabul. Sedangkan -ku adalah aku sebagai penunjuk pelaku. Namun dalam lirik lagu ini yang dimaksud dengan kotor dan cabul adalah ditujukan pada tingkah laku dimana tingkah laku itu dimiliki oleh remaja. Kata Terhadap mempunyai arti kata depan untuk menandai arah, kepada. Kata wanita berarti perempuan dewasa, sedikit mempunyai arti tidak banyak, arti awalan ter- menyatakan sudah , sedang cipta berarti kemampuan pikiran untuk mengadakan sesuatu baru; angan-angan yang kreatif, kata berbeda mempunyai arti ber- berarti kegiatan beda berarti tidak sama, jadi berbeda kegiatan yang tidak sama dengan lainnya.

Makna kalimat Selera mesumku terhadap wanita tercipta agak sedikit berbeda, adalah sebuah ungkapan bahwa seorang remaja ternyata dapat mempunyai suatu tindakan yang kotor dan cabul yang tidak sama seperti pada remaja umumnya terhadap lawan jenis yang dimaksudkan adalah perempuan dewasa. Hal itu sangat bertentangan dengan norma budaya bangsa Indonesia

dimana seorang remaja laki-laki yang sangat jarang ditemui menjalin hubungan seks dengan perempuan yang lebih dewasa. Menurut Dr. Donardi Sosrosumihardjo, SpKJ, seorang Psikiater dari Fakultas Indonesia. “Selama sudah melewati masa puber atau akil baligh, sah-sah saja memilih wanita yang lebih muda, seumur, atau bakah lebih tua sebagai pasangan. Tidak benar apabila seseorang tertarik dengan wanita yang lebih tua usianya bisa disebut dengan kelainan jiwa atau yang biasa kita sebut dengan oedipus kompleks

(http://www.solusisehat.net/berita.php?id=286 )

Bait 1 Kalimat 3 : Kalo ngeliat gadis SMA burungku berkicau hanya biasa saja

Gambar 4.3 Peta Tanda Roland Barthes bait 1 kalimat 3

Kalimat ketiga dari bait pertama ini termasuk dalam kode Semik , karena menggunakan kata burung yang berarti kemaluan laki- laki, kata berkicau, ber merupakan awalan yang mempunyai makna melakukan suatu pekerjaan, sedangkan kicau mempunyai arti celoteh, namun dalam lirik lagu ini berkicau

1. Penanda : Kalo

ngeliat gadis SMA burungku berkicau hanya biasa saja

2. petanda : Konsep tentang kicauan burung

3. Tanda Denotatif : (gambar ) burung berkicau

5. Petanda Konotatif : Konsep perilaku yang sangat tidak etis atau tidak sesuai dengan norma di Indonesia

6. Tanda konotatif : remaja yang tidak berhasrat atau terangsang jika bertemu dengan perempuan perawan

4. Penanda Konotatif : jika melihat perempuan yang masih perawan remaja laki-laki itu tidak merasakan suatu hasrat

disini bukan berupa bunyi atau suara namun lebih kepada gerakan. Kode simbolik karena dalam lirik lagu ini ada beberapa kata yang merupakan simbol seperti gadis SMA, dimana gadis mempunyai arti anak perempuan yang belum kawin; perawan, sedangkan SMA merupakan akronim dari Sekolah Menengah Atas, didalam lirik ini kode simboliknya adalah SMA selalu di konotasikan dengan anak perempuan yang belum kawin , perawan.

Jadi makna konotasi dari kalimat kalo ngeliat gadis SMA burungku berkicau biasa saja, adalah menjelaskan bahwa remaja laki-laki tingkat akhir mempunyai fantasi seks yang biasa saja apabila bertemu dengan perempuan yang masih perawan. Jelas disini, ada ketidak samaan dengan kaum remaja umumnya.

Bait 1 kalimat 4 : Tapi kalo ngeliat tante-tante suka pengen langsung keluar terbang dari sarangnya

Gambar 4.4Peta Tanda Roland Barthes bait 1 kalimat 4

Kalimat keempat dari bait pertama ini termasuk kode semik, karena menggunakan kata tante, yang mempunyai arti adik atau kakak perempuan ayah

1. Penanda : Tapi kalo ngeliat tante-tante suka pengen langsung terbang keluar dari sarangnya

2. petanda : Konsep tentang tante dan keluar dari sarang

3. Tanda Denotatif : Melihat tante selalu keluar sarang

5. Petanda Konotatif : Konsep tentang selera seks yang berbeda

6. Tanda konotatif : remaja yang apabila memandang perempuan dewasa yang agak tua selalu terangsang atau berhasrat.

4. Penanda Konotatif : seorang remaja laki-laki yang apabila melihat wanita agak tua selalu berhasrat atau terangsang

atau ibu, panggilan untuk perempuan ( perempuan dewasa) agak tua,namun yang dimaksud dalam lirik ini adalah panggilan untuk wanita agak tua yang umurnya terpaut jauh, antara 30-40 tahun. Kata terbang mempunyai arti melarikan diri; kabur, dalam lirik ini melarikan diri atau kabur merupakan gerakan yang sangat hebat dan cepat dimana gerakan itu merupakan gerakan dari kemaluan laki-laki. Kode hermeunitik , karena menimbulkan pertanyaan tante seperti apa? apa yang terbang? Tante disini adalah perempuan yang berumuran 10 -15 tahun lebih tua dari remaja yang akan di pertegas pada kalimat berikutnya. Sedangkan terbang yang di maksud disini adalah alat kemaluan laki-laki yang selalu ingin melakukan hubungan seks.

Jadi makna kalimat Tapi kalo ngeliat tante-tante suka pengen langsung terbang keluar dari sarangnya merupakan sebuah ungkapan remaja yang apabila melihat perempuan dewasa yang agak tua daripada dirinya, dan tante yang dimaksud disini adalah tante girang ( MILF) yang membuat fantasi seksualnya muncul dan akan berhasrat untuk melakukan hubungan seks. Ada tiga hal yang menjadi alasan pria lebih suka pada wanita yang lebih tua, diantaranya : lebih matang, pengalaman seksual, materi, dan kontrol hasrat (http://www.suarakarya-

online.com/news.html?id=182688 diakses pada 29 Desember 2009/ 03:22 WIB

).Pada kalimat ke empat ini jelas ada perilaku yang harusnya tidak di miliki oleh remaja pada umumnya. Mengutip dari teori konflik kultural ( Dari. Kartono) bahwa :

“masyarakat modern yang dipenuhi perubahan yang sangat cepat , pergantian, perombakan dan konflik terbuka atau tersembunyi. Konflik tersebut mempersempit pilihan orang untuk mengembngkan aspirasi dan ambisinya. Maka frustasi dalam pencapaian ambisi dan tujuan tertentu

memudahkan berkembangnya fantasi, delusi ilusi, ketegangan batin shingga timbullah gangguan tingkah laku dalam proses sosialisasi...”

(Kartono,1989:208)

Bait 1 kalimat 5 :Bunga Citra Lestari Titi Kamal tak membuat otak cabulku aktif berkarya

Gambar 4.5 Peta Tanda Roland Barthes bait 1 kalimat 5

Pada kalimat ini kode semik terdapat pada kata Bunga Citra Lestari Titi Kamal. Yang apabila di pahami dengan jelas merupakan nama selebritis Indonesia yang pada tahun rilis album Kungpow Chickens III ( 2008 ) itu masih lajang, perawan. Pada kalimat ini di jadikan gambaran tentang perempuan perawan.

Kata tak sama artinya dengan kata tak pada kalimat pertama bait pertama, lalu kata membuat bila di pisah menjadi kata me+buat, me- merupakan kata sambung menyatakan kegiatan , buat berarti kerjakan; lakukan. Kata otak berarti benda putih yang lunak terdapat di dalam rongga tengkorak yang menjadi pusat

1. Penanda : Bunga Citra

Lestari Titi Kamal tak membuat otak cabulku aktif berkarya

2. petanda : Konsep tentang otak cabul dan berkarya

3. Tanda Denotatif : wujud otak cabul yang sedang berkarya

5. Petanda Konotatif : Konsep tentang remaja yang tidak dapat berimajinasi kotor tentang Bunga citra lestari dan Titi Kamal sebagai simbol perawan 6. CONOTATIVE SIGN (TANDA KONOTATIF) : remaja yang tidak dapat berimajinasi kotor ( berhubungan dengan seks) apabila dengan perawan 4. Penanda Konotatif : remaja yang tidak

dapat berimajinasi kotor tentang Bunga citra lestari dan Titi Kamal sebagai simbol perawan

saraf; alat berpikir; pikiran, kemudian cabulku bila dipisah cabul+ku, cabul berarti keji dan kotor; tidak senonoh (melanggar kesopanan, kesusilaan), sedangkan –ku sama artinya dengan –ku kalimat kedua bait pertama. Kata aktif berarti mampu beraksi dan bereaksi, kata berkarya berarti mencipta. Makna denotasi dari kalimat Bunga Citra Lestari Titi Kamal tak membuat otak cabulku aktif berkarya adalah perempuan yang seperti Bunga citra Lestari Titi Kamal tidak akan menjadikan pikiran tidak senonohnya bereaksi.Makna konotasinya, remaja tidak akan terangsang atau berfantasi pikiran kotor, tidak senonohnya apabila melihat perempuan perawan atau lajang.

Bait 1 kalimat 6 :Tapi hati ini gimana gitu kalo udah ngebayangin titi DJ ataupun Lilis Karlina

Gambar 4.6 Peta Tanda Roland Barthes bait 1 kalimat 6

Pada kalimat ini kode semik terdapat pada kata titi DJ ataupun Lilis Karlina . Yang apabila di pahami dengan jelas merupakan nama selebritis

1. Penanda : tapi hati ini

gimana gitu kalo udah ngebayangin titi DJ ataupun Lilis Karlina

2. petanda : Konsep tentang perasaan hati yang kacau

3. Tanda Denotatif : ( gambar ) perasaan yang kacau

5. Petanda Konotatif : Konsep tentang remaja yang hatinya kacau titi Dj atau Lilis Karlina sebagai simbol tante atau perempuan agak 6. CONOTATIVE SIGN (TANDA KONOTATIF) : remaja yang apabila berandai tentang perempuan agak tua perasaannya akan kacau

4. Penanda Konotatif : remaja yang perasaan hatinya kacau jika berandai tentang titi Dj atau Lilis Karlina sebagai simbol tante atau perempuan dewasa

Indonesia yang pada tahun rilis album Kungpow Chickens III ( 2008 ) itu sudah beranak dan bersuami. Pada kalimat ini di jadikan gambaran tentang perempuan agak tua ( tante). Kode hermeunutik karena menimbulkan pertanyaan apa maksud daripada hati gimana gitu? Serta seperti apa? dalam kalimat ini maksud hati gimana gitu adalah perasaan yang tak karuan, bisa seperti ingin langsung naik nafsu birahinya apabila berfantasi tentang perempuan dewasa agak tua ( MILF ) Kata tapi sama artinya dengan kata tapi pada kalimat ke empat bait pertama. Kemudian kata hati berarti Alat organ badan yang berwarna kemerah- merahan di bagian kanan atas rongga perut, gunanya untuk mengambil sari-sari makanan di dalam darah dan menghasilkan empedu; sesuatu yang ada di dalam tubuh manusia yang dianggap tempat segala perasaan batin dan tempat menyimpan pengertian (perasaan). Kata ini merupakan kata penunjuk terhadap sesuatu yang letaknya tidak jauh dari pembicara. Kata gimana adalah potongan dari kata bagaimana merupakan yang kata tanya untuk menanyakan penilaian atas suatu gagasan, kata gitu juga merupakan potongan dari kata begitu yang artinya seperti itu; demikian itu: bukan begini. Kata kalo sama artinya dengan kata kalo kalimat ketiga bait pertama. Sedangkan kata ngebayangin berarti gambar dalam pikiran; angan-angan; khayal. Kata atau kata penghubung untuk menandai pilihan di antara beberapa hal, sedang kata pun berarti juga.

Maka makna denotasi dari kalimat Tapi hati ini gimana gitu kalo udah ngebayangin titi DJ ataupun Lilis Karlina adalah perasaan seorang remaja yang perasaannya seperti itu jika berkhayal tentang Titi Dj atau Lilis Karlina, sedangkan makna konotasinya adalah perasaan seorang remaja yang tidak karuan

( kacau) apabila berkhayal tentang perempuan agak tua yang di gambarkan seperti artis Titi Dj atau Lilis Karlina. Mungkin banyak faktor yang menyebabkan hal itu seperti Meningkatnya libido seksualitas, Penundaan usia perkawinan, Tabu- Larangan, Pergaulan yang makin bebas, Kurangnya informasi tentang seks, ( Sarlito, 2004:151-163 ).

Pemaknaan Bait 2: Mari sini tante kesepian

Karena tante lagi butuh teman Mari sini main sama tante Nanti tante kasih uang Jajan Bait 2 Kalimat 1 : Mari sini tante kesepian

Gambar 4.7 Peta Tanda Roland Barthes bait 2 kalimat 1

Kalimat pertama pada bait kedua ini mengandung kode hermeunitik atau kode teka-teki , karena menimbulkan pertanyaan ajakan untuk siapa? Serta ajakan main seperti apa? Dalam hal ini ajakan itu di tujukan untuk remaja laki-laki akhir

1. Penanda : Mari sini tante kesepian

2. petanda : Konsep tentang ajakan seorang tante ( MILF)

3. Tanda Denotatif ( gambar ) ajakan tante ( MILF)

5. Petanda Konotatif : Konsep tentang perempuan agak tua / girang ( MILF) suka berhubungan seks dengan remaja.

6. Tanda konotatif : perempuan ( MILF ) yang sedang mencari teman untuk berhubungan seks

4. Penanda Konotatif : perempuan ( MILF) jika sedang kesepian selalu mencari teman untuk berhubungan seks

usia 16 tahun atau 17 tahun sampai 18 tahun, yaitu usia matang secara hukum., kemudian ajakan main untuk melakukan hubungan seks. Kode proeretik , karena dalam kalimat ini mengenai ajakan seorang bermain tante kepada remaja untuk menghilangkan kesepian. Dimana kesepian ini dikarenakan di tinggal suami mencari nafkah dan telah dipertegas pada kalimat sebelumnya.

Apabila diuraikan, kata mari artinya menyatakan ajakan, kata sini berarti menyatakan di tempat ini, kemudian kata tante yang mempunyai arti sama pada kalimat keempat, sedangkan kata kesepian bila dipisah ke+sepi+an yang bearti dalam keadaan sunyi atau tidak ramai. Maka arti kalimat Mari sini tante kesepian adalah ajakan seorang perempuan yang agak tua kepada remaja jika perempuan itu sedang dalam keadaan sunyi. Kode semik pada kalimat ini adalah pada kata kesepian yang dimaksud kesepian disini adalah tidak mempunyai teman untuk melakukan hubungan seks.

Bait 2 Kalimat 2 : Karena tante lagi butuh teman

Gambar 4.8 Peta Tanda Roland Barthes bait 2 kalimat 2

Kalimat kedua dalam bait kedua ini mengandung kode proaretik karena merupakan penegasan daripada kalimat sebelumnya yaitu pernyataan ajakan untuk mencari teman lebih dari ngobrol. Dan kode semik pada kata teman yang dimaksud disini adalah untuk lawan berhubungan seks. Apabila diuraikan kata karena berarti kata penghubung untuk menandai sebab atau alasan, kata tante sama artinya dengan kalimat ke empat pada bait pertama. Kata lagi berarti sedang, kemudian kata butuh artinya perlu, dan kata teman mempunyai arti lawan (bercakap-cakap). Maka arti dari kalimat Karena tante lagi butuh teman adalah pernyataan wanita yang membutuhkan lawan utuk bercakap-cakap atau ngobrol. Namun dalam Peta Tanda Roland Barthes kata teman telah mengalami signifikasi

1. Penanda : karena tante lagi butuh teman

2. petanda : Konsep tentang pernyataan diri perempuan yang sedang butuh teman

3. Tanda Denotatif : pernyataan seorang perempuan butuh teman

5. Petanda Konotatif : Konsep pernyataan perempuan untuk mencari teman lebih sekedar ngobrol yaitu berhubungan seks

6. Tanda konotatif : keinginan perempuan mencari teman untuk melakukan hubungan seks

4. Penanda Konotatif : pernyataan perempuan yang sedang membutuhkan teman untuk lebih dari ngobrol

dua tahap. Teman yang di maksud disini adalah lawan untuk lebih dari bercakap- cakap, yaitu berhubungan seks.

Bait 2 Kalimat 3 : Mari sini main sama tante

Gambar 4.9 Peta Tanda Roland Barthes bait 2 kalimat3

Kalimat ketiga bait kedua bila di uraikan menjadi kata mari sama artinya dengan kalimat pertama bait kedua, kemudian kata sini juga mempunyai arti yang sama dengan kalimat pertama bait kedua, kata main mempunyai arti melakukan permainan untuk menyenangkan hati (dengan menggunakan alat-alat tertentu atau tidak), namun kata main disini telah mengalami signifikasi dua tahap menjadi berhubungan seks untuk menyenangkan hati. Kata sama berarti berbarengan, kata tante sama artinya dengan kalimat pertama pada bait kedua. Maka arti dari kalimat Mari sini main sama tante adalah ajakan untuk berhubungan seks

1. Penanda : mari sini

main sama tante

2. petanda : Konsep tentang bermain

3. Tanda Denotatif : pernyataan ajakan bermain

5. Petanda Konotatif : Konsep tentang ajakan perempuan kepada remaja untuk melakukan hubungan seks

6. Tanda konotatif : ajakan berhubungan seks 4. Penanda Konotatif : ajakan perempuan kepada lawan untuk berhubungan seks

dimana pelakunya adalah perempuan agak tua kepada anak remaja dengan tujuan senang-senang.

Bait 2 Kalimat 4 : Nanti tante kasih uang jajan

Gambar 4.10 Peta Tanda Roland Barthes bait 2 kalimat 4

Kalimat keempat bait kedua ini bila di uraikan menjadi kata nanti mempunyai arti waktu kemudian, sedangkan kata tante sama artinya dengan kalimat keempat bait pertama. Kata kasih berarti beri, kemudian kata uang berarti

Dokumen terkait