• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Penyajian Data

47 kali berkunjung juga ingin menikmati udara segar pegunungan serta memperkenalkan anaknya dengan alam.

B. Penyajian Data

Penyajian data berikut merupakan hasil dari pengumpulan data yang dilakukan di lapangan, selanjutnya penyajian data ini disajikan dalam bentuk tulisan deskripsi atau penjelasan secara mendalam dan detail. Kemudian akan ditarik garis menuju komunikasi pariwisata dalam manajemen strategis. Hasil pengumpulan data tersebut dengan informan yakni adalah sebagai berikut:

Komunikasi Pariwisata dalam Manajemen Strategis Wanawisata Air Terjun Dlundung

Keberadaan suatu obyek wisata dari suatu daerah tidak akan diketahui oleh masyarakat jika tidak dilakukan komunikasi pariwisata oleh pihak pengelola wisata atau pihak yang terkait. Hal inilah yang dilakukan oleh pihak pengelola wanawisata Air Terjun Dlundung untuk menginfomasikan pariwisatanya kepada masyarakat.

“Untuk mengenalkan pariwisata Air Terjun Dlundung ini yaa dilakukan promosi, agar semua orang tau tentang wisata ini”59

Komunikasi pariwisata ini dilakukan tidak lain untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke obyek wisata dan memperkenalkan daya tarik pariwisata. Sebelum memperkenalkan produk pariwisata, Duty Manager dari pengelola wanawisata Air Terjun Dlundung memberikan pemahaman tentang produk wisata kepada karyawannya.

“Dalam mengembangkan wisata pengelola harus paham tentang cara menganalisa, ada lima aspek penting yang perlu diketahui. Yang pertama, What to see? apa yang akan dilihat

59 Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

48

oleh pengunjung atau wisatawan? Nah, ini yang harus kita persiapkan, pangsa pasarnya harus jelas dan harus tematik temanya apa sih. Jika yang kita bidik adalah anak-anak kira-kira yang kita siapkan itu apa? Apa yang bisa dilihat oleh anak-anak yang menarik.”60

Pertama yang musti dipahami oleh pengelola wisata adalah apa yang akan dilihat oleh pengunjung atau wisatawan?. Pengelola wanawisata Air Terjun Dlundung melihat pangsa pasarnya, dimana yang dibidik adalah anak-anak maka yang disiapkan adalah Taman Kelinci. Kemudian untuk keluarga pengelola menyiapkan tempat tinggal yakni O’camp. Untuk remaja yang suka selfie, eksis di media sosial disediakan spot foto yang ada didekat air terjun. Dan titik yang menarik dari wisata ini adalah keindahan air terjun, juga suasana yang sejuk dan segar.

“Kemudian yang kedua, What to do? Apa yang bisa dikerjakan oleh wisatawan, ini berkaitan dengan aktivitas mangkanya disini ada rafting, kemudian ada kolam, ada taman kelinci, outbond, camping, jadi ini mereka ada aktivitas disini.”61

Kedua, apa yang bisa dikerjakan oleh wisatawan, yang berkaitan dengan aktivitas apa yang bisa dilakukan wisatawan ditempat wisata. Maka dari itu pengelola menyiapkan wahana seperti adanya kolam, taman kelinci, outbond, camping, jadi wisatawan dapat mengahabiskan waktu lebih lama di Air terjun Dlundung ini.

“Kemudian yang ketiga, What to buy? Apa yang bisa dibeli pengunjung kemudian dibawa

60 Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

61 Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

49 pulang sebagai kenangan itu bisa berupa makanan, bisa merchandise atau yang lain.”62 Ketiga, apa yang bisa dibeli pengunjung kemudian dibawa pulang sebagai kenangan. Pengelola menyediakan tempat makan dan minum, ada juga merchandise untuk dibawa pulang. Tentunya juga pengalaman-pengalaman yang tidak terlupakan saat wisatawan mengunjungi tempat wisata ini.

“Kemudian yang keempat, bagaimana mereka bisa tinggal disini itu berlama-lama yang kayak berkaitan dengan akomodasi, penginapan, persewaan tenda misalnya jadi disini mereka bisa berlama-lama, semakin lama mereka tinggal disini maka uang yang akan jatuh di tempat ini semakin banyak.”63

Keempat, akomodasi. Pengelola bersama dengan pemerintah desa bekerjasama mengembangkan pariwisata ini. Ada keterkaitan antara pengelola wisata dengan stakeholder dalam mengembangkan pariwisata yang ada. Akomodasi disini artinya akomodasi penginapan atau persewaan tenda, jadi disini wisatawan dapat bermalam di tempat camping yang sudah disediakan tempat oleh pengelola wisata atau penginapan di sekitar tempat wisata Air Terjun yang dikelola oleh masyarakat sekitar. Pengelola wisata sengaja membuat wisatawan bisa berlama-lama menikmati wisata yang ada, karena semakin lama mereka tinggal disini maka uang yang akan jatuh di tempat ini semakin banyak.

“Kemudian yang kelima, ini adalah aksesbilitas, bagaimana orang bisa sampai

62 Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

63 Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

50

kesini, dari bandara, stasiun, terminal, jadi ada kemudahan untuk bisa sampek kesini.”64

Kelima, aksebilitas, bagaimana orang bisa sampai kesini, dari bandara, stasiun, terminal, jadi ada kemudahan untuk bisa sampai ke tempat wisata ini. Jalanan ke tempat wisata ini dapat ditempuh dengan mudah ada papan yang menunjukkan arah ke tempat wisata ini. Akses jalan juga sudah terbilang bagus namun ada beberapa jalanan yang menanjak dan bergelombang.

Pemahaman tentang produk pariwisata dinilai bermanfaat bagi keberlangsungan pembangunan pariwisata Air Terjun Dlundung, karena pemahaman terhadap produk jasa wisata menjadikan semua elemen dapat menjalankan perencanaan program dengan baik.

Pihak pengelola wanawisata Air Terjun Dlundung dalam melakukan komunikasi pariwisata kepada khalayak umum, menjelaskan 4P yaitu product, price, place and promotion.

1. Product

Produk wisata merupakan produk jasa. Dalam memasarkan dan mempromosikan produk wisata pengelola kerap melakukan strategi untuk mengenalkan wisata ke pengunjung atau wisatawan. Pengelola wanawisata Air Terjun Dlundung dalam mempertahankan keesistensinya di bidang pariwisata berusaha melakukan strategi yang dapat meningkatkan jumlah wisatawan, yakni dengan membangun fasilitas yang lebih banyak dan yang berbeda dengan air terjun lainnya.

“Setiap 1-2 bulan sekali disini ada yang baru. Jadi mengapa orang pengen balik

64 Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

51 kesini, ya karena mereka penasaran ada apa lagi ya yang ada disini.”65

Obyek wanawisata Air Terjun Dlundung mempunyai banyak wahana baru seperti taman kelinci, O’camp, spot foto juga bumi perkemahan yang selalu menarik banyak wisatawan dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai seperti toilet dan mushola. Pengelola wanawisata Air terjun Dlundung sendiri dalam membangun sebuah wahana baru melihat segmentasi pasarnya. Segmentasi dari wanawisata Air Terjun Dlundung ini adalah semua kalangan, maka dibentuklah zonasi-zonasi untuk menarik wisatawan disetiap kalangan.

“Begitu masuk kesini ada zonasi-zonasinya, jadi ada zona untuk keluarga, anak-anak, remaja dan zona inti yakni air terjun.”66 Zonasi disini disesuaikan dengan segmentasi pasarnya, untuk anak-anak dibangun taman kelinci sehingga anak-anak dapat bermain dan bersenang-senang di wahana ini. Ada wahana O’camp yang diperuntukkan untuk keluarga, disini orang tua dapat quality time bersama anak-anaknya menikmati keindahan dan kesejukan alam yang tersedia. Untuk remaja disediakan spot foto yang instagramable dengan keindahan dan panorama air terjun yang indah. Dan yang terakhir yang menjadi titik fokus wisata ini adalah Air Terjun yang bisa dinikmati semua kalangan.

Zonasi-zonasi ini dibagi menjadi beberapa zona tidak lain karena pengelola wanawisata Air Terjun

65

Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

66

Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

52

Dlundung ingin mengubah mainset masyarakat terhadap wisata ini.

“Dulu Dlundung ini adalah wisata minat khusus karena orang datang kesini itu niatnya khusus, semisal ingin camping jadi orang-orang yang suka camping yang datang, kemudian gak semua orang juga suka dengan air terjun. Inilah awalnya saya ingin mengubah dari wisata minat khusus menjadi wisata untuk segala usia.”67

Air Terjun Dlundung yang dulu terkenal dengan wisata minat khusus artinya wisatawan yang datang karena mempunyai tujuan tertentu atau minat terhadap hal tertentu. Maka pengelola ingin mengubah wisata minat khusus tersebut menjadi wisata untuk segala usia. Jadi wisata ini dapat dinikmati oleh semua kalangan. Sehingga wisatawan tidak hanya bisa menikmati keindahan air terjun saja tetapi juga dapat melakukan aktivitas lain. Bukan hanya wahana yang lebih banyak dan fasilitas yang memadai, di wanawisata Air Terjun Dlundung ini juga terdapat wahana menunggangi kuda, wisatawan dapat berkeliling menikmati keindahan wisata Air Terjun Dlundung dengan biaya yang cukup murah dan pastinya didampingi oleh pawangnya.

2. Price

Menikmati suatu perjalanan wisata membutuhkan biaya untuk menikmatinya. Untuk menikmati fasilitas dan wahana yang ada di wanawisata Air Terjun Dlundung ini wisatawan membutuhkan biaya yang cukup murah.

67

Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

53 “Kalau tiket untuk weekday 10 ribu dewasa sudah asuransi, anak-anak 8 ribu sudah asuransi. Kalau weekend 13 ribu sudah asuransi dan anak-anak 10 ribu sudah asuransi.”68

Harga tiket yang harus dikeluarkan wisatawan untuk menikmati wanawisata Air Terjun Dlundung sendiri terbilang cukup terjangkau. Harga tiket untuk weekday dewasa Rp 10.000, anak-anak Rp 8.000 sudah termasuk asuransi. Sedangkan weekend dewasa harga tiketnya Rp 13.000, dan anak-anak Rp 10.000 sudah termasuk asuransi. Untuk wahana yang berbayar adalah Taman Kelinci perorang Rp 5.000, kemudian wahana O’camp per unitnya Rp 250.000.

Memberikan suatu potongan harga ada aturan yang berlaku dalam suatu perusahaan. Pihak pengelola wanawisata Air Terjun Dlundung dapat memberikan potongan harga untuk wisatawan sebesar 10% hingga 20% sesuai dengan aturan yang ada, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa memberikan potongan harga kepada wisatawan.

“Seperti saya ini selaku Duty Manager disini bisa memberikan diskon sebesar 10% untuk jabatan diatas saya bisa sampai 20% semua itu sudah ada aturannya.”69

Keputusan harga dalam penjualan suatu produk jasa dan pemberian potongan harga terhadap produk jasa bergantung pada manajemen.

“Untuk harga yang menentukan langsung dari kantor dan bersama-sama juga dengan

68 Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

69

Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

54

kami yang ada dilapangan ini, jadi ada pertimbangan-pertimbangan dari keputusan harga yang telah ditentukan di setiap wahana yang ada”70

3. Place

Wanawisata Air Terjun Dlundung ini berada di Dusun Ketapan Rame, Desa Kemloko, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Akses jalan yang harus ditempuh untuk ke obyek wisata ini cukuplah mudah. Ada papan nama penunjuk arah kelokasi wisata ini. Wisatawan juga dapat mengakses melalui layanan google maps untuk ke obyek wisata ini.

“Akses jalan kesini mudah, wisatawan juga bisa menggunakan gps untuk ke Dlundung ini, sehingga tidak akan tersesat.”71

Wanawisata Air Terjun DLundung dapat dinikmati mulai pukul 07.00 s/d 16.00. Pihak pengelola juga memberikan layanan info dan reservasi melalui phone number yang bisa didapatkan melalui media sosial instagram @dlundung_waterfall atau @tamankelincidlundung untuk mempermudahkan wisatawan saat ingin bertanya tentang wanawisata Air Terjun Dlundung.

4. Promotion

Komunikasi pariwisata yang dilakukan pengelola wanawisata Air Terjun Dlundung tidak hanya pada peningkatan wahana dan fasilitas tetapi juga dibarengi melakukan promosi melalui berbagai media seperti media sosial instagram dan facebook serta melalui media cetak.

70 Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

71

Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

55 “Proses ini berjalan (pembangunan wahana baru) saya barengi dengan promosi di media sosial.”72

Strategi promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara dengan menggunakan berbagai alat komunikasi seperti pemasaran, periklanan, promosi dan lain sebagainya. Karena hal tersebut mampu mendatangkan pemasukan yang besar bagi perusahaan jika perusahaan dapat melakukan strategi promosi dengan baik.

Promosi yang dilakukan melalui media sosial instagram dan facebook dengan nama akun @dlundung_waterfall. Di media sosial ini pengelola membagikan dokumentasi berupa foto dan video atraksi-atraksi wisata yang ada di Air Terjun Dlundung seperti fasilitas yang baru, keindahan air terjun dan lain sebagainya. Adanya media sosial ini sangat membantu pengelola wisata dalam promosi. Di facebook sendiri terdapat fitur berbagi atau repost foto yang dapat memudahkan masyarakat untuk mengetahui wisata Air Terjun Dlundung ini. Karena semakin banyak yang merepost maka semakin banyak yang mengetahui wisata ini sehingga akan terjalin sebuah jaringan. Dimana hal tersebut dapat mendatangkan wisatawan lebih banyak dan akan berimbas pada pemasukan wisata itu sendiri.

“Semua media sosial saya buat untuk promosi. Bahkan aplikasi seperti tiktok saya gunakan untuk promosi, video yang saya

72

Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

56

buat adalah video-video atraksi yang ada disini.”73

Pengelola wanawisata Air Terjun Dlundung juga kerap memanfaatkan aplikasi yang lagi tren sekarang ini. Dalam mengkomunikasikan pariwisatanya pengelola memanfaatkan aplikasi tiktok untuk membuat video dan diupload di media sosial. Ini adalah salah satu ide dan strategi yang pas untuk mengenalkan pariwisata Air Terjun Dludung disaat marak-maraknya masyarakat yang sedang menggunakan aplikasi tiktok ini.

Google bisnis menjadi cara lain untuk promosi selain media sosial, disini pengelola juga membagikan informasi pariwisata Air Terjun Dlundung. Digoogle bisnis pengelola dapat mengetahui respon atau ulasan yang diberikan masyarakat terhadap perkembangan wisata Air Terjun Dlundung. Di google bisnis ada interaksi yang dilakukan pengunjung dengan pengelola, dengan begitu dapat menjadi evaluasi untuk pengelola wisata untuk rencana kedepannya, apakah wahana yang telah ada sudah bagus dan sesuai dengan keinginan wisatawan atau masih perlu ada wahana baru lagi yang dapat menarik wisatawan untuk datang lagi ke tempat wisata ini. Di google bisnis dapat diketahui berapa orang yang melihat informasi tentang wanawisata Air Terjun Dlundung ini.

“Kondisi hari minggu sekarang ini kalau tidak pas musim hujan sama dengan kondisi pada saat tahun baru 2017. Itu terbukti saat saya buat google bisnis tentang wisata ini, terlihat dalam 3 minggu ini sudah 1,2 juta orang yang melihat, penelusuran yang

73

Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

57 terjadi sekitar 864 kalau yang mengasih rating, ulasan itu sekian ribu. Ratingnya itu 4,4 nah seperti ini (sambil menunjukkan rating di google bisnis), jadi ratingnya itu nggak ada yang dibawah 4, dari ulasannya tidak ada yang jelek.”74

Gambar 4.2

Menjalin komunikasi dengan warga internet juga kerap dilakukan pengelola wanawsata air terjun dlundung dengan cepat. Hal tersebut terbukti pada ulasan yang diberikan oleh wisatawan yang langsung direspon dengan cepat dan baik oleh pihak pengelola wanawisata air terjun dlundung.

74

Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

58

Gambar 4.3

Promosi pariwisata air terjun dlundung ini juga dilakukan dengan mengikuti event-event yang diadakan oleh pihak yang terkait dengan kepariwisataan seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Timur.

“Sejak tahun 2009 ikut pameran-pameran promosi baik tingkat provinsi maupun di Jakarta, kalau yang Jatim misalnya Majapahit Travel Fair, Jatim Fair dan lain-lain dan ikut table top juga.”75

Event tersebut akan menjadi salah satu cara penjualan secara langsung kepada masyarakat, sehingga pengelola dapat memberikan bujukan kepada pengunjung pameran atau event untuk datang

75

Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

59 berkunjung menikmati wanawisata Air Terjun Dlundung ini karena adanya proses interaksi atau komunikasi dua arah yang terjalin antara pengelola dengan pengunjung.

Hal diatas menunjukkan bahwa komunikasi pariwisata yang dilakukan pengelola wanawisata Air Terjun Dlundung mendapatkan hasil yang baik. Hal ini didukung dengan respon dari pengunjung Air terjun Dlundung yang menikmati adanya pengembangan wisata di Dlundung ini. Riya salahsatu pengunjung mengungkapkan bahwa banyak perubahan saat terakhir kali datang.

“Ini beda banget dari yang terakhir saya kesini, sekarang udah banyak tempat foto-fotonya, fasilitas yang tersedia juga bagus tidak seperti dulu wahana yang tersedia juga banyak jadi bisa berlama-lama bermain disini.76

Anggi juga mengungkapkan bahwa wisata Air Terjun Dlundung ini bagus, sejuk dan recommended buat semua orang.

“Ini pertama kali saya kesini tempatnya bagus, juga sejuk jadi cocok untuk bermain disini.”77

Adanya wahana bau seperti Taman Kelinci dapat dinikmati untuk anak-anak. Ferry salahsatu pengunjung menikmati aktivitas wisata ini bersama keluarganya dan tidak hanya mengenalkan anaknya tentang alam tetapi juga hewan yang ada di Taman Kelinci sehingga anak akan banyak belajar dan senang.

76 Wawancara dengan Riya, tanggal 6 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

77

Wawancara dengan Anggi, tanggal 6 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

60

“Saya kesini bersama anak dan istri, disini yaa menyenangkan mereka berdua.”78

Menikmati wisata juga membutuhkan energi untuk beraktivitas, maka di setiap tempat wisata pasti terdapat warung makanan atau restoran yang menyediakan makanan dan minuman untuk pengunjung atau wisatawan. Tadim misalnya, salahsatu pengujung ini selain menikmati kesejukan alam Dlundung dia juga berwisata kuliner.

“Yaa disini selain lihat-lihat air terjun ya sekalian cari makan juga.”79

Respon-respon inilah yang dibutuhkan pengelola wisata untuk mengembangkan pariwisatanya, karena dengan saran atau kritikan yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi suatu perusahaan untuk merencanakan program-program yang lain. Pengelola wanawisata juga mengungkapkan masih banyak lagi yang benahi salahsatunya penambahan lahan parkir dan akan ada lagi wahana baru nantinya. Proses pembangunan yang berjalan juga sedikit mengganggu wisatawan saat berkunjung, Riya mengungkapkan bahwa sedikit terganggu adanya aktivitas tukang bangunan, tetapi hal ini Riya tidak menganggap hal buruk karena memang dalam proses pembangunan dan untuk mendapatkan wahana wisata yang lebih bagus lagi kedepannya.

“Sebenarnya agak keganggu sih tapi yaa udah gapapa sih soalnya kan juga buat nantinya biar bagus.”80

78 Wawancara dengan Ferry, tanggal 6 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

79

Wawancara dengan Tadim, tanggal 6 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

61 Banyaknya wisatawan yang menghabiskan akhir pekan atau waktu senggang di Dlundung ini bisa dikatakan bahwa pengelola wanawisata Air Terjun Dlundung berhasil dalam mengkomunikasikan pariwisatanya kepada masyarakat umum. Meskipun begitu banyak juga yang dibenahi karena proses pembangunan fasilitas yang masih berlangsung, wisatawan masih menunggu hal-hal baru apa saja yang akan ada di wisata ini.

Suatu keputusan dan tindakan yang terkait dengan strategi perusahaan atau organisasi mencakup proses perencanaan, pelaksanaan dan pengevaluasian terhadap rancangan dari suatu program. Strategi ini mencerminkan pengetahuan perusahaan menganai bagaimana, kapan dan dimana perusahaan akan bersaing.

Menjalankan suatu strategi komunikasi pariwisata memerlukan manajemen sebagai penggerak aktivitas komunikasi dalam usaha pencapaian tujuan perusahaan. Manajemen ini nantinya untuk mengetahui bagaimana proses manajemen strategis yang dilakukan oleh pihak pengelola wisata. Manajemen strategis dapat membantu organisasi atau perusahaan dalam memformulasikan strateginya. Pihak pengelola wanawisata Air Terjun Dlundung dalam naungan KBM Perhutani Jawa Timur saling berkomunikasi dalam menyusun strategi wisatanya. Proses manajemen strategis ini adalah sebagai berikut: 1. Perumusan Strategi

Perumusan strategi disini adalah pihak pengelola wanawisata mengenali dan mengindentifikasi masalah yang ada di Air Terjun

80

Wawancara dengan Riya, tanggal 6 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

62

Dlundung ini. Perumusan satrategi disini dimulai dari keputusan tentang keinginan dan kebutuhan organisasi atau perusahaan yang dirumuskan dalam tujuan.

“Sejak saya disini saya melihat kira-kira apa yaa yang ingin saya kembangkan dari wisata ini, trus saya melihat ada hutan-hutan yang sebenarnya bisa dikembangkan menjadi wahana baru, meskipun awalnya banyak pro dan kontra akhirnya tetep saya mau nyoba untuk membuat hutan ini menjadi taman kelinci dan O’camp ini.”81

Dari permasalahan yang ada maka dibuatlah sebuah wahana baru yang berbeda dengan wisata pada umumnya. Sebelum menjalankan rencana atau program-program yang akan dilaksanakan ada research terlebih dahulu. Dengan luas lahan yang ada, kira-kira wahana baru apa yang cocok untuk dibangun.

“Saya melihat dulu ini, cocok tidak jika saya buat suatu wahana baru, setelah dilihat-lihat memang kemungkinan besar bisa dijadikan taman kelinci maka dibentuklah taman kelinci ini. Karena respon dari masyarakat sangat baik ini nanti insyaallah lahan parkir juga akan dipindah kedepan jadi wisatawan atau pengunjung nanti perlu berjalan skitar 100 meter untuk menuju air terjun, nanti juga niatnya akan ada seperti sepur kelinci untuk layanan

81

Wawancara dengan Pak Sun, tanggal 4 Februari 2020 di Gazebo Air Terjun Dlundung.

63 mengantarkan wisatawan untuk sampai ke air terjun.”82

Research disini merupakan proses pengumpulan informasi secara sistematis untuk mengidentifikasi peluang yang bisa dikembangkan dari suatu obyek wisata. Salah satunya adalah Taman Kelinci, karena pengelola ingin membagi wanawisata Air Terjun Dlundung ini menjadi zonasi-zonasi, maka dibuatkanlah zona untuk anak-anak yakni Taman Kelinci, yang sekarang ini masih

Dokumen terkait