3 METODE PENELITIAN
4.5 Penyebaran Daerah Penangkapan Ikan
Pengamatan langsung dengan mengikuti operasi penangkapan ikan (OPI) dimulai pada tanggal 8 Mei 2009 dengan KM Sritikah 3. OPI dilakukan selama 2 hari dengan beristirahat di daerah Sumur. Hari pertama kegiatan penangkapan ikan (setting) dilakukan sebanyak 7 kali yaitu di daerah Tanjung Camara dengan hasil tangkapan ikan tongkol sebanyak 90 kg dan di daerah Pulau Handeuleum sebanyak 38 kg. Selanjutnya kegiatan penangkapan ikan yang kedua dilakukan di daerah Tanjung Cihonje, Tanjung Tancangpare, Tanjung Camara, dan di perairan Labuan dengan hasil tangkapan total sebanyak 28 kg.
Kegiatan OPI pada tanggal 10 Mei 2009 dilakukan dengan menggunakan KM Bangkit 1. OPI dilakukan selama 1 hari dengan tidak mendapatkan hasil tangkapan. Kegiatan penangkapan ikan dilakukan sebanyak 4 kali yaitu di daerah Tanjung Cawar dan Tanjung Camara.
Selanjutnya kegiatan OPI pada tanggal 11-12 Mei 2009 dilakukan dengan menggunakan KM Putritikah. Kegiatan penangkapan ikan hari pertama dilakukan di daerah Tanjung Lesung, Tanjung Cawar dan Tanjung Camara dengan tidak mendapatkan hasil tangkapan. Kemudian pada hari kedua kegiatan
18.3 5.6 29.8 26.0 4.5 2.7 33.3 16.0 9.1 8.9 2.7 1.42.8 8.3 38.340.0 10.0 9.77.1 30.530.4 34.2 1.8 22.3 9.4 0.0 5.0 10.0 15.0 20.0 25.0 30.0 35.0 40.0 45.0 8/5 9/5 12/5 13/5 14/5 19/5 23/5 24/5 25/5 26/5 28/5 6/6 7/6 10/6 11/6 13/6 14/6 18/6 19/6 21/6 22/6 23/6 25/6 26/6 27/6 CPU E ( kg/se tt in g) Tanggal Penangkapan
49 Gambar 15 Peta kedalaman perairan Selat Sunda
penangkapan ikan dilakukan di daerah Tanjung Cihonje, Sumur, dan Tanjung Camara yang kemudian kembali ke fishing base. Hasil tangkapan yang didapatkan di daerah Sumur sebanyak 69 kg ikan tongkol dan di daerah Tanjung Camara sebanyak 219 kg.
Kegiatan OPI dengan menggunakan KM Baruna dilakukan selama 2 hari dimulai tanggal 13 Mei 2009. Kegiatan penangkapan ikan hari pertama dilakukan di daerah perairan Labuan dan di daerah Tanjung Ketapang. Hasil tangkapan total yang didapatkan sebanyak 191 kg ikan tongkol. Hasil tangkapan terbesar didapatkan di daerah Tanjung Ketapang (koordinat 06˚25’18,2” LS dan 105˚42’00,6” BT) sebanyak 93 kg ikan tongkol.
Tanggal 19 Mei 2009, OPI yang dilakukan oleh KM Bangkit 2 di daerah Labuan dan di daerah Tanjung Lesung hanya mendapatkan hasil tangkapan total sebesar 16 kg. Kemudian pada tanggal 20 Mei 2009, operasi penangkapan ikan selama 1 hari yang dilakukan oleh KM Srikandi di daerah yang sama, tidak mendapatkan hasil. Keadaan yang dialami oleh kedua kapal ini tidak diikuti oleh KM Sritikah 1 yang melakukan kegiatan penangkapan ikan di daerah Tanjung Tua dan di daerah Pulau Sebesi pada tanggal 23-24 Mei 2009. Hasil tangkapan yang didapatkan sebesar 200 kg ikan tongkol pada hari pertama kegiatan penangkapan, dan 80 kg ikan tongkol pada hari berikutnya.
OPI terlama dilakukan oleh KM Baruna yang melakukan trip ke daerah perairan dekat Pulau Sumatera. Operasi penangkapan ikan ini berlangsung selama 4 hari yaitu pada tanggal 25-28 Mei 2009. Kegiatan penangkapan ikan pada hari pertama dilakukan di daerah Carita dan di daerah Pulau Rakata dengan menghasilkan 100 kg ikan tongkol. Hasil tangkapan yang didapatkan pada hari kedua berkurang menjadi 62 kg. Hasil tangkapan ini didapatkan di daerah Pulau Rakata. Kegiatan penangkapan ikan tidak dapat dilakukan pada hari ketiga karena kondisi ombak laut yang besar. Tanggal 28 Mei 2009, operasi penangkapan ikan terakhir dilakukan di daerah Pulau Rakata dan Tanjung Cikoneng hanya mendapatkan hasil tangkapan sebesar 30 kg.
OPI pada bulan Juni dimulai pada tanggal 6 Juni 2009. Kegiatan operasi penangkapan ikan ini dilakukan selama 2 hari oleh KM Ratu Kayla dengan hanya mendapatkan hasil sebesar 7 kg pada hari pertama dan 38,5 kg pada hari kedua.
Kegiatan penangkapan ikan dilakukan di daerah perairan Labuan dan Tanjung Cawar.
OPI selanjutnya pada bulan Juni dilakukan dengan menggunakan KM
Bangkit 1 pada tanggal 10-11 Juni 2009. Operasi penangkapan ikan dilakukan di
daerah baru di sekitar Ujung Kulon. Hari pertama didapatkan hasil tangkapan sebesar 75 kg dengan lokasi penangkapan ikan di beberapa tempat yaitu di daerah Tanjung Lesung, Tanjung Cawar, Sumur, Teluk Paraja, dan Teluk Peucang. Operasi penangkapan ikan hari kedua dilakukan di daerah Ujung Kulon dan Tanjung Senini dengan hasil tangkapan sebesar 230 kg. Tanggal 13 Juni 2009, KM Bangkit 1 selama 2 hari kembali melakukan kegiatan penangkapan ikan ke Ujung Kulon yaitu di daerah Tanjung Alangalang, Pulau Peucang, Tanjung Layar, dan juga daerah Sumur. Hasil tangkapan total yang didapatkan adalah 180 kg yaitu 120 kg pada hari pertama dan 60 kg pada hari kedua.
Kegiatan OPI pada tanggal 18-19 Juni 2009 dilakukan di daerah Teluk Paraja dan Tanjung Cihonje. Hasil tangkapan yang didapatkan oleh KM Doser pada hari pertama sebesar 29 kg dan sebesar 50 kg pada hari kedua. Kemudian selama 3 hari, mulai tanggal 20-22 Juni 2009 kegiatan operasi penangkapan ikan dilakukan dengan KM Baruna. Hari pertama tidak mendapatkan hasil tangkapan dan hanya melakukan setting sebanyak 1 kali. Kegiatan penangkapan ikan pada hari kedua dilakukan di daerah sekitar Pulau Peucang. Hasil tangkapan yang didapatkan pada hari kedua ini menghasilkan jumlah tangkapan terbesar yaitu 366 kg. Kemudian pada hari berikutnya kegiatan penangkapan ikan dilakukan di tempat yang sama dengan hasil tangkapan sebesar 304 kg.
Tanggal 23-24 Juni 2009 KM Bangkit 1 melakukan kegiatan operasi penangkapan di daerah Teluk Peucang, Tanjung Alangalang dan Tanjung Senini. Hasil tangkapan yang diperoleh sebesar 205 kg pada hari pertama. Hari kedua dilakukan setting sebanyak 10 kali di lokasi penangkapan ikan yang sama namun tidak satupun ikan yang didapatkan.
OPI yang terakhir pada bulan Juni yaitu tanggal 25-27 Juni 2009 dilakukan dengan KM Ratu Kayla. Daerah yang dijadikan lokasi penangkapan ikan pada hari pertama berada di daerah perairan Labuan dan Tanjung Alangalang. Hasil yang didapatkan hanya sebesar 7 kg. Hari kedua, hasil tangkapan yang
didapatkan sebesar 290 kg yang diperoleh di daerah Pulau Peucang. Hari terakhir, kegiatan penangkapan ikan dilakukan di dua daerah yang tidak berjauhan yaitu Pulau Peucang dan Teluk Peucang. Hasil tangkapan terakhir yang didapatkan sebesar 75 kg. Peta posisi penangkapan ikan kapal payang di PPP Labuan pada Mei-Juni 2009 dapat dilihat dalam Lampiran 3.
4.6 Hubungan Kondisi Oseanografi terhadap Hasil Tangkapan Ikan