Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD)(P2KTD)
A.
A. Latar BelakangLatar Belakang
Pemanfaatan P2KTD merupakan serangkaian kegiatan pendayagunaan Pemanfaatan P2KTD merupakan serangkaian kegiatan pendayagunaan keahlian yang dimiliki oleh P2KTD dalam mendorong inovasi dan peningkatan keahlian yang dimiliki oleh P2KTD dalam mendorong inovasi dan peningkatan kualitas pembangunan Desa. Bentuk pemanfaatan P2KTD hampir sama dengan kualitas pembangunan Desa. Bentuk pemanfaatan P2KTD hampir sama dengan pola kerjasama Desa dengan pihak ketiga dalam mendampingi masyarakat desa. pola kerjasama Desa dengan pihak ketiga dalam mendampingi masyarakat desa. Dimana pihak ketiga dalam hal ini P2KTD memberikan layanan dan bimbingan Dimana pihak ketiga dalam hal ini P2KTD memberikan layanan dan bimbingan teknis kepada Desa secara bervariasi, diantaranya, advokasi, peningkatan kapasitas, teknis kepada Desa secara bervariasi, diantaranya, advokasi, peningkatan kapasitas, pendidikan, pembangunan infrastuktur, dan masih banyak aktifitas lain.
pendidikan, pembangunan infrastuktur, dan masih banyak aktifitas lain.
Dalam kerangka dukungan P2KTD melalui pola kerjasama Desa dengan Dalam kerangka dukungan P2KTD melalui pola kerjasama Desa dengan pihak ketiga baik dalam upaya peningkatan kualitas layanan dan inovasi yang tidak pihak ketiga baik dalam upaya peningkatan kualitas layanan dan inovasi yang tidak dapat dilakukan sevara mandiri oleh Desa dan pendamping. Pemanfaatan P2KTD dapat dilakukan sevara mandiri oleh Desa dan pendamping. Pemanfaatan P2KTD dilakukan dalam rangka membantu desa. Selama ini desa
dilakukan dalam rangka membantu desa. Selama ini desa dipandang sebagai pihakdipandang sebagai pihak yang ‘lemah’. Terlalu lamanya dibiarkan dan urusannya dipercayakan kepada pihak yang ‘lemah’. Terlalu lamanya dibiarkan dan urusannya dipercayakan kepada pihak lain, maka desa sulit untuk berdaya. Desa menjadi obyek yang harus selalu dibantu. lain, maka desa sulit untuk berdaya. Desa menjadi obyek yang harus selalu dibantu. Para pegiat desa, akademisi, atau LSM, baik yang berasal dari atau luar Para pegiat desa, akademisi, atau LSM, baik yang berasal dari atau luar desa, melakukan upaya guna memandirikan desa. Desa didorong untuk menjadi desa, melakukan upaya guna memandirikan desa. Desa didorong untuk menjadi entitas
entitas yang yang kuat dalam kuat dalam berbagai hal. berbagai hal. Kerjasama dan kerja bersama Kerjasama dan kerja bersama yangyang dilakukan
dilakukan mendapat apresiasmendapat apresiasi masyarakat. Mereka antusias meni masyarakat. Mereka antusias menyambut baikyambut baik uluran tangan para pihak itu.
uluran tangan para pihak itu.
Dalam bidang yang lain, pihak swasta pun ikut andil. Mereka dapat Dalam bidang yang lain, pihak swasta pun ikut andil. Mereka dapat memberikan bantuan berupa uang dan atau barang yang dibutuhkan oleh memberikan bantuan berupa uang dan atau barang yang dibutuhkan oleh masyarakat secara langsung. Bentuk-bentuk kepedulian ini sedikit banyak membuka masyarakat secara langsung. Bentuk-bentuk kepedulian ini sedikit banyak membuka mata kita, bahwa desa perlu dikuatkan.
mata kita, bahwa desa perlu dikuatkan.
Terbitnya UU Desa diharapkan mampu memperkuat desa. Modal sosial di Terbitnya UU Desa diharapkan mampu memperkuat desa. Modal sosial di desa yang selama ini menjadi andalan, bisa lebih optimal. Tidak menutup desa yang selama ini menjadi andalan, bisa lebih optimal. Tidak menutup kemungkinan pada saatnya nanti, desa lah yang akan memberikan bantuan kepada kemungkinan pada saatnya nanti, desa lah yang akan memberikan bantuan kepada pihak lain. Saat desa sejahtera, negara akan makmur. Persoalan-persoalan sosial pihak lain. Saat desa sejahtera, negara akan makmur. Persoalan-persoalan sosial yang terjadi bukan tidak mungkin akan teratasi oleh desa.
yang terjadi bukan tidak mungkin akan teratasi oleh desa. B.
B. Ruang Lingkup Pemanfaatan Jasa Layanan P2KTDRuang Lingkup Pemanfaatan Jasa Layanan P2KTD
Ruang lingkup pemanfaatan layanan teknis yang disediakan P2KTD meliputi Ruang lingkup pemanfaatan layanan teknis yang disediakan P2KTD meliputi tiga bidang kegiatan utama dalam mendukung kegiatan inovasi desa yang tidak tiga bidang kegiatan utama dalam mendukung kegiatan inovasi desa yang tidak dapat
dapat diberikadiberikan n oleh oleh pendampipendamping ng profesional. profesional. Bidang Bidang kegiatan kegiatan dimaksud dimaksud terdiriterdiri dari: (1) Pengembangan Ekonomi Lokal dan Kewirausahaan, (2) Pengembangan dari: (1) Pengembangan Ekonomi Lokal dan Kewirausahaan, (2) Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta (3) Infrastruktur Desa. P2KTD memberikan Sumber Daya Manusia, serta (3) Infrastruktur Desa. P2KTD memberikan pelayanan
pelayanan dalam dalam bentuk bentuk dukungan teknis dukungan teknis berupa pelatihan, berupa pelatihan, konsultasi, bimbingankonsultasi, bimbingan teknis, mentoring, studi kelayakan dan pengembangan jejaring sesuai dengan teknis, mentoring, studi kelayakan dan pengembangan jejaring sesuai dengan kebutuhan inovasi Desa. Layanan P2KTD dapat diberikan dalam tahapan kebutuhan inovasi Desa. Layanan P2KTD dapat diberikan dalam tahapan
PROGRAM INOVASI DESA PROGRAM INOVASI DESA
Modul Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK Kudus 2018 ______________64 Modul Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK Kudus 2018 ______________64 perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan, dan evaluasi.
perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan, dan evaluasi. 1.
1. Layanan Jasa Teknis Pengembangan Ekonomi Lokal danLayanan Jasa Teknis Pengembangan Ekonomi Lokal dan Kewirausahaan
Kewirausahaan
Jasa layanan teknis kewirausahaan dan pengembangan ekonomi lokal Jasa layanan teknis kewirausahaan dan pengembangan ekonomi lokal disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik desa dalam pendukung disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik desa dalam pendukung pengembanga
pengembangan n Produk Produk Unggulan Unggulan Desa Desa (Prudes) (Prudes) dan dan Produk Produk UnggulanUnggulan Kawasan Perdesaan (prukades) serta BUM Desa atau BUM Desa Bersama. Kawasan Perdesaan (prukades) serta BUM Desa atau BUM Desa Bersama. Bentuk layanan teknis pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan Bentuk layanan teknis pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan dapat berupa analisis dan
dapat berupa analisis dan identifikasi sumberdaya lokal, analisis keidentifikasi sumberdaya lokal, analisis keberlanjuberlanjutantan usaha, pengembangan SDM dan kelembagaan, pengembangan produksi, dan usaha, pengembangan SDM dan kelembagaan, pengembangan produksi, dan mata rantai usaha (
mata rantai usaha (market chainmarket chain) yang dikelola secara mandiri, serta) yang dikelola secara mandiri, serta pengelolaan keuangan mikro.
pengelolaan keuangan mikro.
2.
2. Layanan Jasa Teknis Pengembangan Sumber Daya ManusiaLayanan Jasa Teknis Pengembangan Sumber Daya Manusia
Jasa layanan teknis Pengembangan Sumber Daya Manusia yang Jasa layanan teknis Pengembangan Sumber Daya Manusia yang diberikan P2KTD disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan layanan diberikan P2KTD disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan layanan sosial dasar (antara lain: PAUD, Posyandu, dan kegiatan lain yang menjadi sosial dasar (antara lain: PAUD, Posyandu, dan kegiatan lain yang menjadi kewenangan lokal
kewenangan lokal berskala desa) berskala desa) dan dan kewirausahaan kewirausahaan sosial. sosial. WirausahawanWirausahawan Sosial
Sosial adalah adalah individu individu yang yang memberikan memberikan solusi solusi inovatif inovatif untukuntuk menyeles
menyelesaikan aikan permasalpermasalahan ahan sosial sosial di di masyarakat masyarakat Desa Desa dengandengan menawarkan ide-ide kreatif berorientasi bisnis. Misalnya: pengelolaan menawarkan ide-ide kreatif berorientasi bisnis. Misalnya: pengelolaan sampah, pengelolaan air bersih, pemanfaatan biogas, dan produk daur ulang, sampah, pengelolaan air bersih, pemanfaatan biogas, dan produk daur ulang, dan desa wisata. Bentuk kegiatan layanan teknis Pengembangan Sumber dan desa wisata. Bentuk kegiatan layanan teknis Pengembangan Sumber Daya Manusia dapat berupa pelatihan dan bimbingan untuk mendorong Daya Manusia dapat berupa pelatihan dan bimbingan untuk mendorong kemandirian Desa dalam
kemandirian Desa dalam memberikan pelayanan sosial dasar yang berkualitasmemberikan pelayanan sosial dasar yang berkualitas (seperti: Posyandu Mandiri, Pengelolaan PAUD), serta menumbuhkan (seperti: Posyandu Mandiri, Pengelolaan PAUD), serta menumbuhkan kewirausahaan sosial di desa.
kewirausahaan sosial di desa.
3.
3. Layanan Jasa Teknis Infrastruktur DesaLayanan Jasa Teknis Infrastruktur Desa
Jasa layanan teknis yang diberikan P2KTD mencakup semua jenis Jasa layanan teknis yang diberikan P2KTD mencakup semua jenis sarana prasarana skala desa dan antardesa yang memiliki dampak ekonomi. sarana prasarana skala desa dan antardesa yang memiliki dampak ekonomi. Prioritas layanan jasa teknis infrastruktur Desa diarahkan untuk mendukung Prioritas layanan jasa teknis infrastruktur Desa diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Program Inovasi Desa yang meliputi:
pelaksanaan Program Inovasi Desa yang meliputi: (1)
(1) Jasa layanan teknis pengembangan dan pemeliharaaan sarana prasaranaJasa layanan teknis pengembangan dan pemeliharaaan sarana prasarana Embung Desa untuk kebutuhan air rumah tangga, irigasi, dan kebutuhan Embung Desa untuk kebutuhan air rumah tangga, irigasi, dan kebutuhan air lainnya yang mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan air lainnya yang mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi;
ekonomi; (2)
(2) Jasa layanan teknis pengembangan dan pemeliharaan Sarana Olah RagaJasa layanan teknis pengembangan dan pemeliharaan Sarana Olah Raga di Desa yang mendukung peningkatan ekonomi dan ikatan sosial;
di Desa yang mendukung peningkatan ekonomi dan ikatan sosial; (3)
(3) Jasa layanan teknis pengembangan, dan pemeliharaan sarana prasaranaJasa layanan teknis pengembangan, dan pemeliharaan sarana prasarana lainnya
lainnya yang yang memiliki dampak memiliki dampak ekonomi besar, ekonomi besar, seperti seperti : : jalan,jalan, jembatan,
PROGRAM INOVASI DESA PROGRAM INOVASI DESA
Modul Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK Kudus 2018 ______________65 Modul Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK Kudus 2018 ______________65 C.
C. Tahapan Pemanfaatan P2KTDTahapan Pemanfaatan P2KTD
Pemanfaatan P2KTD dilakukan oleh Desa melalui pentahapan sebagai Pemanfaatan P2KTD dilakukan oleh Desa melalui pentahapan sebagai berikut: (1) identifikasi kebutuhan P2KTD yang dilakukan oleh TPID; (2) verifikasi berikut: (1) identifikasi kebutuhan P2KTD yang dilakukan oleh TPID; (2) verifikasi kebutuhan P2KTD dalam APB Desa; (3) perumusan dan prioritas kegiatan P2KTD; kebutuhan P2KTD dalam APB Desa; (3) perumusan dan prioritas kegiatan P2KTD; (4) pelaksanaan kegiatan P2KTD; (5) orientasi P2KTD; (6) pertanggungjawaban (4) pelaksanaan kegiatan P2KTD; (5) orientasi P2KTD; (6) pertanggungjawaban P2KTD.
P2KTD.
1.
1. Identifikasi Kebutuhan P2KTD di Desa (TPID)Identifikasi Kebutuhan P2KTD di Desa (TPID)
Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi kegiatan Desa Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi kegiatan Desa yang membutuhkan Jasa layanan teknis. Identifikasi dilakukan oleh TPID yang yang membutuhkan Jasa layanan teknis. Identifikasi dilakukan oleh TPID yang menangani kegiatan P2KTD dengan mengecek APB Desa 2017 khususnya menangani kegiatan P2KTD dengan mengecek APB Desa 2017 khususnya untuk
untuk bidang bidang kegiatan kegiatan ekonomi ekonomi lokal lokal dan dan kewirausahaan, kewirausahaan, PengembangaPengembangann Sumber
Sumber Daya Daya Manusia, Manusia, dan dan InfrastrukInfrastruktur. tur. Kegiatan Kegiatan yang yang membutuhkanmembutuhkan P2KTD adalah kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan oleh Kader P2KTD adalah kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan oleh Kader Pembangunan Desa maupun oleh tenaga Pendamping profesional karena Pembangunan Desa maupun oleh tenaga Pendamping profesional karena membutuhkan keahlian khusus. Kegiatan jasa layanan teknis yang dapat membutuhkan keahlian khusus. Kegiatan jasa layanan teknis yang dapat diberikan oleh P2KTD meliputi pelatihan, konsultasi, bimbingan teknis, diberikan oleh P2KTD meliputi pelatihan, konsultasi, bimbingan teknis, mentoring, studi kelayakan dan pengembangan jejaring sesuai dengan mentoring, studi kelayakan dan pengembangan jejaring sesuai dengan kebutuhan inovasi Desa.
kebutuhan inovasi Desa.
2.
2. Verifikasi Kebutuhan P2KTD dalam APB DesaVerifikasi Kebutuhan P2KTD dalam APB Desa
Verifikasi kebutuhan P2KTD dimaksudkan untuk menilai kelayakan Verifikasi kebutuhan P2KTD dimaksudkan untuk menilai kelayakan terhadap us
terhadap usulan ulan kegiatan yang kegiatan yang diajukan diajukan oleh oleh TPID TPID terhadap desterhadap desa-desaa-desa membutuhkan
membutuhkan layanan layanan P2KTD. P2KTD. Verifikasi Verifikasi dilakukan dilakukan oleh oleh TIK-Pokja TIK-Pokja P2KTDP2KTD berdasarkan
berdasarkan hasil hasil identifikasi identifikasi kebutuhan kebutuhan layanan layanan P2KTD. P2KTD. Hasil Hasil verifikasiverifikasi yang dilakukan oleh TIK-Pokja P2KTD disampaikan kepada TPID berupa yang dilakukan oleh TIK-Pokja P2KTD disampaikan kepada TPID berupa daftar usulan kegiatan yang layak untuk mendapat dukungan layanan teknis daftar usulan kegiatan yang layak untuk mendapat dukungan layanan teknis serta P2KTD yang direkomendasikan sesuai dengan kebutuhan Desa. Jika serta P2KTD yang direkomendasikan sesuai dengan kebutuhan Desa. Jika P2KTD yang dibutuhkan tidak tersedia dalam direktori, maka TIK dapat P2KTD yang dibutuhkan tidak tersedia dalam direktori, maka TIK dapat merekomendasikan P2KTD dari luar wilayah kerjanya.
merekomendasikan P2KTD dari luar wilayah kerjanya. 3.
3. Perumusan dan Prioritas Kegiatan P2KTDPerumusan dan Prioritas Kegiatan P2KTD
Hasil verifikasi kebutuhan P2KTD yang telah
Hasil verifikasi kebutuhan P2KTD yang telah diterima TPID selanjutnyaditerima TPID selanjutnya dirumuskan berdasarkan
dirumuskan berdasarkan jenis jenis kegiatan dan kegiatan dan keahlian keahlian yang yang dapat diberikandapat diberikan oleh P2KTD. Prioritas kegiatan yang akan mendapat layanan P2KTD oleh P2KTD. Prioritas kegiatan yang akan mendapat layanan P2KTD ditetapkan dalam rapat TPID dengan kriteria sebagai berikut: (a) Desa ditetapkan dalam rapat TPID dengan kriteria sebagai berikut: (a) Desa berkomitmen u
berkomitmen untuk ntuk melaksanakan melaksanakan kegiatan kegiatan replikasi; replikasi; (b) (b) kegiatan kegiatan inovasiinovasi yang selaras
yang selaras dengan dengan kebijakakebijakan pemerintah; (c) kegiatan yang n pemerintah; (c) kegiatan yang memilikimemiliki dampak langsung terhadap masyarakat; (d) kegiatan yang pelaksanaannya dampak langsung terhadap masyarakat; (d) kegiatan yang pelaksanaannya melibatkan masyarakat; (e) mendukung prioritas layanan sosial dasar melibatkan masyarakat; (e) mendukung prioritas layanan sosial dasar khususnya PAUD dan Posyandu.
PROGRAM INOVASI DESA PROGRAM INOVASI DESA
Modul Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK Kudus 2018 ______________66 Modul Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK Kudus 2018 ______________66 4.
4. Pelaksanaan Kegiatan P2KTDPelaksanaan Kegiatan P2KTD
Berdasarkan kontrak kerjasama dengan TPID, P2KTD akan mulai Berdasarkan kontrak kerjasama dengan TPID, P2KTD akan mulai melakukan kegiatan persiapan, pelaksanaan bimbingan, capaian hasil kegiatan melakukan kegiatan persiapan, pelaksanaan bimbingan, capaian hasil kegiatan dalam memberikan layanan teknis kepada desa. Dalam menjalankan tugasnya dalam memberikan layanan teknis kepada desa. Dalam menjalankan tugasnya P2KTD wajib mendorong pelibatan masyarakat dan mempersiapkan kader P2KTD wajib mendorong pelibatan masyarakat dan mempersiapkan kader desa untuk keberlanjutan kegiatan pembangunan.
desa untuk keberlanjutan kegiatan pembangunan. 5.
5. Orientasi P2KTDOrientasi P2KTD
Orientasi P2KTD bertujuan untuk mempersiapkan P2KTD dalam Orientasi P2KTD bertujuan untuk mempersiapkan P2KTD dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan program inovasi desa. melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan program inovasi desa. Penyelenggaraan orientasi dilaksanakan di provinsi. Peserta orientasi P2KTD Penyelenggaraan orientasi dilaksanakan di provinsi. Peserta orientasi P2KTD terdiri dari maksimal 6 orang per
terdiri dari maksimal 6 orang per kabupaten yang mewakili 6 P2KTD. Pemilihkabupaten yang mewakili 6 P2KTD. Pemilihanan peserta orientasi dilakukan oleh TIK- Pokja P2KTD berdasarkan usulan TPID peserta orientasi dilakukan oleh TIK- Pokja P2KTD berdasarkan usulan TPID dengan mempertimbangkan jasa layanan teknis yang paling banyak dengan mempertimbangkan jasa layanan teknis yang paling banyak dibutuhkan oleh desa dalam skala kabupaten.
dibutuhkan oleh desa dalam skala kabupaten. 6.
6. Pertanggungjawaban kegiatan P2KTDPertanggungjawaban kegiatan P2KTD
P2KTD wajib menyusun laporan hasil kegiatan dan disampaikan kepada P2KTD wajib menyusun laporan hasil kegiatan dan disampaikan kepada TPID dengan tembusan pada desa-desa penerima jasa layanan. Laporan TPID dengan tembusan pada desa-desa penerima jasa layanan. Laporan pertanggungjawaban terdiri dari laporan kemajuan kegiatan dan hasil jasa pertanggungjawaban terdiri dari laporan kemajuan kegiatan dan hasil jasa layanan teknis P2KTD. Selain itu TPID selaku pengelola dana operasional P2KTD layanan teknis P2KTD. Selain itu TPID selaku pengelola dana operasional P2KTD pada DOK PPID wajib menyusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan dan pada DOK PPID wajib menyusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan dan penggunaan dana dalam forum musyawarah antar desa (MAD) dengan penggunaan dana dalam forum musyawarah antar desa (MAD) dengan tembusan kepada TIK.