• Tidak ada hasil yang ditemukan

Seruan Elia

Hari ini ada suara Seruan Elia yang sedang terdengar di dalam roh. Seruan ini adalah Seruan yang menentang segala penyembahan berhala di dunia maupun di dalam rumah Tuhan.

Seruan ini juga sedang mempersiapkan kita agar menjadi kuat dalam menghadapi penyembahan berhala AntiKris yang akan datang.

Berhala yang ada pada masa itu akan disebutkan sebagai ‘gambaran binatang’. Para prajurit Pasukan Yoel yang sesungguhnya akan dipanggil untuk bangkit dalam roh dan kuasa Elia. Yesus menegor jemaat mula mula Tiatira dalam Perjanjian Baru karena hal ini.

Melalui teguran ini Yesus berkata bahwa Dia mempunyai mata yang bagai nyala api. Api ini datangnya dari hadirat Tuhan yang kudus dan akan membawa penghukuman.

Asalnya dari tingkatan yang pertama.

Wahyu 2:18 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Tuhan, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:

Wahyu 1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.

Dia menegur gereja Tiatira ini karena mereka mengikuti wanita Isabel yang menyebut dirinya seorang nabiah, untuk mengajar, melayani serta menggoda para pelayan Tuhan untuk melakukan perbuatan amoral seks dan melakukan penyembahan berhala.

Elia juga menentang Isabel dalam Perjanjian Lama, sekarang Kristus dalam rohNya menghadapi roh ini serta gaya hidup Isabel dalam Perjanjian Baru.

Wahyu 2:20,21 (AMP) Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala. Dan Aku telah memberikan dia waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau bertobat dari zinahnya.

Wanita Isabel ini tidak bertobat.

Kristus memanggil gerejaNya untuk bertobat dan berkata bahwa Dia akan menghukum Isabel serta anak anaknya dalam kematian dan kesengsaraan.

Wahyu 2:22,23 (AMP) Lihatlah, Aku akan melemparkan dia ke atas ranjang orang sakit dan mereka yang berbuat zinah dengan dia akan Kulemparkan ke dalam kesukaran besar, jika mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan perempuan itu. Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya.

Sekarang inilah saatnya Perjanjian Baru dan Tuhan yang kudus itu adalah Tuhan yang sama dengan yang ada di Perjanjian Lama, hanya saja kita hidup dalam Perjanjian Baru Kasih Karunia dan

Kebenaran.

Kasih Karunia ini tidak menuntun kita kepada berbuat dosa tetapi kepada bertobat dari berbuat dosa.

100

Rom 6:15 Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!

Kasih Karunia ini memampukan kita bertumbuh dalam kemurnian. Yesus berkata bahwa cara untuk melihat kepada Tuhan adalah dengan cara menjadikan hati kita murni.

Salah satu arti dari kudus adalah murni atau murni secara moral.

Mat 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Tuhan.

Dalam Perjanjian Lama, Elia telah menyatakan perang terhadap para nabi Baal serta para imam Baal dari Isabel, itulah sebabnya sekarang ini ada Seruan Elia yang terdengar didalam roh. Ada banyak nabi nabi Isabel hari hari ini, yang berkata bahwa perzinahan dan perbuatan amoral adalah hal yang lumrah. Tetapi Alkitab jelas berkata itu adalah dosa. Dosa tetapi dosa.

Elia dan Api Tuhan yang kudus

Elia orang Tisbeh dikirim Tuhan untuk menantang penyembahan berhala di Israel.

Perintah pertama dalam 10 Perintah Tuhan adalah : tidak boleh ada Tuhan lain atau berhala dihadapan Tuhan.

Kel 20:3 Jangan ada padamu Tuhan lain di hadapan-Ku.

Selanjutnya Tuhan berkata bahwa Tuhan itu adalah Tuhan yang pencemburu. Di atas gunung Sinai, Tuhan memberikan ke10 perintah Tuhan serta hukum hukum moral lainnya kepada bangsa Israel.

Kudus berarti murni secara moral.

Di jaman Musa, bangsa bangsa Kanaan adalah penyembah berhala, serta roh roh jahat dan patung patung berhala Molokh dimana mereka mempersembahkan bayi bayi kepada berhala berhala ini.

Mereka juga terlibat dalam pelacuran di kuil kuil Baal. Tuhan berkata penyembahan berhala ini harus disingkirkan apabila bangsa Israel masuk ke tanah Kanaan supaya roh roh jahat itu tidak menguasai bangsa Israel.

Kel 23:22-25 Tetapi jika engkau sungguh-sungguh mendengarkan perkataannya, dan melakukan segala yang Kufirmankan, maka Aku akan memusuhi musuhmu, dan melawan lawanmu. Sebab malaikat-Ku akan berjalan di depanmu dan membawa engkau kepada orang Amori, orang Het, orang Feris, orang Kanaan, orang Hewi dan orang Yebus, dan Aku akan melenyapkan mereka. Janganlah engkau sujud menyembah kepada Tuhan mereka atau beribadah kepadanya, dan janganlah engkau meniru perbuatan mereka, tetapi haruslah engkau memusnahkan sama sekali patung-patung berhala buatan mereka, dan tugu-tugu berhala mereka haruslah kauremukkan sama sekali. Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Tuhanmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air miBilanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu.

Pada jaman raja raja Israel sesudah jaman Musa dan Yosua, mereka menyembah berhala berhala.

Kemudian Israel menjadi bangsa yang hidup dalam kegelapan, terikat oleh kuasa jahat karena dosa dan penyembahan berhala mereka.

Maka Tuhan membangkitkan seorang Elia yang mengangkat standar Tuhan yang kudus.

Jaman Elia adalah jaman Israel yang paling jahat dan penuh pemberontakan dimana bangsa ini sungguh sungguh mem bangkitkan amarah dan cemburu Tuhan.

101

1 Raja 16:33 Sesudah itu Ahab membuat patung Asyera, dan Ahab melanjutkan bertindak demikian, sehingga ia menimbulkan sakit hati TUHAN, Tuhan Israel, lebih dari semua raja-raja Israel yang mendahuluinya.

Elia mendapati Raja Ahab, katanya karena dosa penyembahan raja Ahab, istrinya dan bangsa Israel maka tidak akan ada hujan di Israel selama 3 tahun.

1 Raja 17:1 Lalu berkatalah Elia, orang Tisbe, dari Tisbe-Gilead, kepada Ahab: "Demi Tuhan yang hidup, Tuhan Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan."

Setelah tiga tahun Elia diutus kembali menghadap Ahab dan berkat : panggil semua bangsa Israel, imam dan nabi nabinya. Kami akan membangun 2 mezbah. Satu untuk imam dan nabi palsu Isabel dan satu lagi untuk saya. Tuhan yang akan menjawab dengan api, Dialah Tuhan yang benar sejati.

Imam Baal mendapat kesempatan pertama dalam pertandingan itu. Mereka menyembah berhala berhala mereka dengan cara yang sangat fanatik. Tidak ada sesuatu yang terjadi. Dan ketika giliran Elia, Tuhan menjawab dengan menurunkan api dan ini membuktikan bahwa Dia adalah Tuhan yang benar.

I Raja 18:38-40 Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya. Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: "TUHAN, Dialah Tuhan! TUHAN, Dialah Tuhan!" Kata Elia kepada mereka: "Tangkaplah nabi-nabi Baal itu, seorangpun dari mereka tidak boleh luput." Setelah ditangkap, Elia membawa mereka ke sungai Kison dan menyembelih mereka di sana.

Sesudah api yang kudus dari Tuhan turun, maka para nabi palsu Isabel ini dibunuh.

Isabel dihukum

Setelah semua ini terjadi, turunlah hujan dan Ahab pulang ke rumah. Ratu Isabel marah besar dan ingin membunuh Elia.

I Raja 19:1-2 Ketika Ahab memberitahukan kepada Izebel segala yang dilakukan Elia dan perihal Elia membunuh semua nabi itu dengan pedang, maka Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: "Beginilah kiranya para Tuhan menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu."

Lalu Elia pergi ke atas gunung Horeb, yang menjadi bagian dari Gn. Sinai dimana Tuhan dulu pernah menurunkan api dihadapan bangsa Israel pada jaman Musa.

Elia harus lari ke padang gurun. Tetapi disini kita lihat pihak yang gagal adalah Raja Ahab dan bukan Elia. Dia telah melihat Tuhan bekerja dan semua nabi nabi palsunya dibunuh, dan seharusnya dia harus berurusan dengan istrinya si wanita sihir Ratu Isabel. Dia berasal dari Fenisia dimana penyembahan kepada Baal sangat kuat.

Karena di Israel raja harus memerintah dalam kebenaran dan demikian Raja Ahab harus sungguh sungguh bertobat dan membawa seisi rumahnya serta seluruh kerajaan kembali ke jalan yang benar dengan cara menghukum ratu Isabel.

Karena itu Tuhan berkata bahwa Dia akan membangkitkan seorang raja yang baru yang akan membunuh Isabel.

102

Ada seorang nabi muda Elia akan menerima jubah Elia yang akan mengurapi Yehu menjadi raja. Raja Yehu ini yang akan dipakai untuk bangkit melawan Isabel.

II Raja 9:33 ia berseru: "Jatuhkanlah dia!" Mereka menjatuhkan dia, sehingga darahnya memercik ke dinding dan ke kuda; mayatnyapun terinjak-injak.

Ellia : Nabi dari Api

Elia adalah seorang nabi yang kudus yang bergerak dengan hadirat Tuhan yang kudus dan