Tanggal Pelaksanaan : Rabu, 3 Agustus 2016 dan Senin, 8 Agustus 2016 pukul 08.00-10.00 WITA
Lokasi : SD 1 dan SD 2 Penglumbaran
Pihak Terlibat : Siswa-siswi kelas 2 s/d 6 SD
Pelaksanaan
a. Persiapan dan Pembekalan
Bentuk persiapan yang dilakukan agar bisa berjalannya program ini adalah dengan melakukan observasi mengenai permasalahan perilaku hidup bersih dan sehat di Sekolah Dasar 1 dan 2 di Desa Penglumbaran tersebut. Apabila dilihat pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dan cara cuci tangan yang baik dan benar masih kurang.Berdasarkan permasalahan ini, maka kami membuat sebuah program yaitu dengan mengajarkan para siswa mengenai cara cuci tangan yang baik dan benar.Programini diharapkan mampu untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat siswa sekolah dasar di desa Penglumbaran.
b. Kegiatan Utama
Kegiatan utama dari program ini adalah mengajarkan para siswa kelas 2 hingga kelas 6 Sekolah Dasar 1 dan 2 di Desa Penglumbaran cara cuci tangan yang baik dan benar. Selain itu pelajaran juga meliputi pengenalan tentang diare dan perilaku hidup bersih dan sehat. Pengajaran dilakukan dengan media presentasi dan pamflet agar para siswa mudah mengingat apa yang telah dipelajari. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa KKN Universitas Udayana di Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
c. Kegiatan Pendukung
1. Melakukan Koordinasi dengan Kepala Sekolah Dasar 1 dan 2 Penglumbaran
Kegiatan pendukung yang pertama kali dilakukan adalah berkoordinasi dengan kedua Kepala Sekolah mengenai dilaksanakannya program pengajaran cara cuci
tangan pakai sabun. Ini dimaksudkan, agar kedua sekolah mengetahui kegiatan apa yang sedang kami lakukan di sekolah beliau serta beliau dapat membantu berjalannya program ini dengan lancar dan sebagaimana mestinya.
2. Perumusan Konsep Penyuluhan
Perumusan konsep acara mengajar ini dilakukan untuk membantu memudahkan saat kegiatan ini berlangsung.Perumusan konsep acara dimulai dari persiapan hal-hal yang diperlukan sampai dengan teknis pelaksanaan kegiatan.
3. Briefing dan Pembagian Tugas
Briefing dan pembagian tugas ini dilakukan sehari sebelum kegiatan ini berjalan.Ini dimaksudkan untuk semua mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini mengetahui tugasnya masing-masing dan tidak bingung disaat hari H berlangsung, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sebagaimana mestinya.
4. Publikasi dan Dokumentasi
Kegiatan ini bersifat memberikan tambahan wawasan ilmu pengetahuan kepada para siswa sekolah dasar yang berada di Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
Permasalahan
Terdapat kendala yang dihadapi selama kegiatan ini dilaksanakan terutama mengenai waktu pelaksanaan.Waktu pelaksanaan yang kurang mengakibatkan konsep yang sudah tersusun tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Solusi
Solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memadatkan materi agar lebih efiktif dan efisien, namun tidak mengurangi konten dari materi tersebut. Mengajak seluruh mahasiswa KKN untuk membantu melaksanakan program, sehingga dengan tenaga pengajar yang banyak, waktu akan menjadi lebih efisien.
Hasil
Berdasarkan hasil koordinasi dengan kedua Kepala Sekolah di Desa Penglumbaran, kegiatan ini berlangsung hari Sabtu, 3 Agustus 2016 untuk Sekolah Dasar 2 Penglumbaran dan untuk Sekolah Dasar 1 Penglumbaran kegiatan ini dilaksanakan hari Senin, 8 Agustus 2016. Kegiatan ini berlangsung di Sekolah Dasar 1 dan 2 di Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
2. Kelompok Sasaran
Pelaksanaan kegiatan ini ditujukkan para siswa kelas 2 hingga 6 di Sekolah Dasar 1 dan 2 Penglumbaran.
3. Pihak Terlibat
Pihak yang terlibat dalam kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa peserta KKN Universitas Udayana ang berada di Desa Penglumbaran.
4. Hasil Pelaksanaan
Hasil pelaksanaan ini diharapkan para siswa mendapatkan ilmu pengetahuan baru mengenai perilaku hidup bersih dan sehat yang nantinya dapat diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.
I. Penyuluhan dan Pembinaan Posyandu Mengenai ASI Eksklusif dan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)
Tanggal Pelaksanaan : 16 Agustus 2016 s/d 24 Agustus 2016 pukul 09.00-13.00 WITA
Lokasi : Delapan Banjar Dinas Desa Penglumbaran
Pihak Terlibat : Bidan Desa, Kader Posyandu, serta Peserta Posyandu
Pelaksanaan
a. Persiapan dan Pembekalan
Bentuk persiapan yang dilakukan agar bisa berjalannya program ini adalah dengan mencari data kesehatan wilayah Puskesmas Susut I. Dari data profil Puskesmas Susut I tahun 2015 khusus untuk wilayah Desa Penglumbaran jumlah bayi yang mendapat ASI Eksklusif hanya sebesar 46,6%. Pemberian ASI Eksklusif untuk usia 0 hingga 6 bulan disertai dengan Makanan Pendamping ASI untuk usia 6 bulan hingga 2 tahun sangat berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
Berdasarkan kurangnya pelaksanaan ASI Eksklusif ini, maka kami membuat sebuah program yaitu penyuluhan mengenai pentingnya ASI Eksklusif tersebut disertai dengan Makanan Pendamping ASI. Diharapkan program ini mampu meningkatkan kesehatan anak di Desa Penglumbaran melalui pemahaman mengenai ASI maupun MP-ASI.
b. Kegiatan Utama
Kegiatan utama dari program ini adalah melakukan penyuluhan pada saat berlangsungnya posyandu di delapan banjar dinas Desa Penglumbaran. Penyuluhan ditujukan kepada kader dan peserta posyandu. Penyuluhan ini dilakukan dengan cara menjelaskan menggunakan poster bergambar serta pembagian pamflet. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa KKN Universitas Udayana di Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
c. Kegiatan Pendukung
1. Melakukan Koordinasi dengan Kepala Puskesmas Susut I dan Bidan Desa Penglumbaran
Kegiatan pendukung yang pertama kali dilakukan adalah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Susut I dan Bidan Desa Penglumbaran mengenai dilaksanakannya program penyuluhan ASI dan MP-ASI. Hal dimaksudkan, agar kedua pihak mengetahui kegiatan apa yang akan kami lakukan mengikuti waktu pelayanan posyandu serta dapat membantu pelaksanaan program ini.
2. Perumusan Konsep Penyuluhan
Perumusan konsep penyuluhan ini dilakukan untuk membantu memudahkan saat kegiatan ini berlangsung. Perumusan konsep acara dimulai dari persiapan hal-hal yang diperlukan sampai dengan teknis pelaksanaan kegiatan.
3. Briefing dan Pembagian Tugas
Briefing dan pembagian tugas ini dilakukan sehari sebelum kegiatan ini berjalan. Ini dimaksudkan agar seluruh mahasiswa yang terlibat dapat memahami tugasnya masing-masing saat terjun ke lapangan, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sebagaimana mestinya.
Kegiatan ini bersifat memberikan tambahan wawasan pengetahuan kesehatan pentingnya ASI dan MP-ASI kepada para kader dan peserta posyandu di Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
Permasalahan
Terdapat kendala yang dihadapi selama kegiatan ini dilaksanakan yaitu waktu pelaksanaan. Waktu pelaksanaan posyandu yang dapat berubah-ubah di setiap banjar di Desa Penglumbaran. Selain itu terdapat kendala lainnya yaitu peserta yang menerima penyuluhan terkadang kurang memahami materi penyuluhan yang diberikan.
Solusi
Solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan berkoordinasi dengan bidan desa untuk memastikan ke kader waktu pelaksanaan posyandu. Sedangkan untuk peserta yang kurang memahami, penyuluhan tersebut dijelaskan berulang dan mencontohkan dengan menggunakan gambar-gambar sederhana yang terdapat di dalam poster.
Hasil
1. Waktu dan Lokasi Pelaksanaan
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Puskesmas Susut I dan Bidan Desa Penglumbaran kegiatan ini berlangsung mengikuti kegiatan Posyandu yang berlangsung mulai tanggal 16 Agustus 2016 s/d 24 Agustus 2016 di delapan banjar dinas Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
2. Kelompok Sasaran
Pelaksanaan kegiatan ini ditujukkan kepada kader dan peserta Posyandu di delapan banjar dinas Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. 3. Pihak Terlibat
Pihak yang terlibat dalam kegiatan ini adalah bidan desa Penglumbaran dan seluruh mahasiswa peserta KKN Universitas Udayana yang berada di Desa Penglumbaran.
4. Hasil Pelaksanaan
Hasil pelaksanaan ini diharapkan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para kader dan peserta Posyandu mengenai informasi dan manfaat ASI Eksklusif dan MP-ASI.