BAB 5. PEMBENTUKAN DAN PENGUATAN KELOMPOK MASYARAKAT DAN
5.6 Penyusunan Rencana Kerja Kelompok Masyarakat
Kelompok Masyarakat yang sudah terbentuk difasilitasi oleh Fasilitator Masyarakat menyusun Rencana Kerja untuk mengetahui dan menentukan kegiatan yang akan dilakukan dan waktu pelaksanaannya.
Berdasarkan dokumen Rencana Kerja Kelompok Masyarakat, maka Tim Persiapan, Tim Pelaksana dan Tim Pengawas dapat dengan jelas mengetahui pekerjaannya masing-masing dalam pelaksanaan kegiatan Pamsimas.
Mekanisme penyusunan Rencana Kerja Kelompok Masyarakat adalah sebagai berikut:
1. Persiapan penyusunan Rencana Kerja, yaitu memahami pentingnya rencana kerja dan bagaimana cara menyusunnya.
2. Melakukan identifikasi semua kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Kelompok Masyarakat dan akan dimasukan dalam rencana kerja, yaitu meliputi kegiatan:
⚫ Penyusunan Rencana Kebutuhan Infrastruktur.
⚫ Penyusunan Usulan Infrastruktur.
⚫ Penyusunan Rencana Kerja Masyarakat (RKM), yang mencakup:
➢ Survey Lapangan (survey teknis dan survey harga satuan untuk upah, bahan dan alat).
➢ Penetapan harga satuan.
➢ Pembuatan Rencana Rinci Kegiatan (DED).
➢ Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
➢ Jadwal Pelaksanaan Konstruksi.
⚫ Pelaksanaan Kegiatan dan Pekerjaan Konstruksi.
⚫ Pengelolaan yang mencakup pengoperasian dan pemaliharaan.
3. Menyusun Jadual Kerja.
4. Distribusi dokumen Rencana Kerja kepada penyelenggara Swakelola.
Tabel 5.4 Prosedur Penyusunan Rencana Kerja Kelompok Masyarakat No
Langkah-langkah Tujuan Uraian Hasil Pelaku
1 Persiapan akan dilakukan mulai sejak Kelompok Masyarakat dengan target yang telah ditentukan oleh Pamsimas. dan pihak lainnya yang terkait dengan Pamsimas.
LAMPIRAN
PT.1-01
PT.1-01 CONTOH SURAT PENYAMPAIAN USULAN DESA/KELURAHAN SASARAN KEGIATAN PAMSIMAS
--- KOP SURAT PEMERINTAH KABUPATENKOTA
--- Ibukota Kabupaten/Kota, tanggal surat
Nomor : Kepada Yth.
Direktur Air Minum
Sifat : Direktorat Jenderal Cipta Karya
Kementerian PUPR.
Lampiran : di Jakarta
Hal : Penyampaian Usulan Desa/Kelurahan Sasaran Pamsimas
Bersama ini kami mengajukan usulan Desa/Kelurahan Sasaran Pamsimas dengan pendanaan APBN Tahun Anggaran ……….
Sesuai petunjuk teknis Pemilihan dan Persiapan Desa/Kelurahan Sasaran Pamsimas tentang tata cara penetapan desa sasaran, maka dengan ini kami lampirkan:
1. Usulan desa sasaran yang dibiayai dengan pendanaan APBN.
2. Desa sasaran yang dibiayai dengan pendanaan APBD.
3. Salinan KUA PPAS yang menyatakan alokasi Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) APBD Tahun Anggaran ….. adalah sebesar Rp ……… untuk mendanai ……… desa/kelurahan sasaran dengan dana APBD.
Demikian kami sampaikan dan mohon persetujuan penetapan daftar desa/kelurahan sasaran di kabupaten/kota
…….……….
Bupati/Walikota tanda tangan _______________________
Tembusan:
1. Ketua CPMU Pamsimas
2. Ketua Pokja PKP/PPAS/AMPL Provinsi …….….
Contoh Lampiran Surat Penyampaian Usulan Desa/Kelurahan Sasaran Pamsimas USULAN DESA/KELURAHAN SASARAN PAMSIMAS
Tahun Anggaran ……….
Sumber Pendanaan APBN
No. Nama Desa/Kelurahan Nama Kecamatan Nilai BPM (Rp.) Kode BPS
Sumber Pendanaan APBD
No. Nama Desa/Kelurahan Nama Kecamatan Nilai BPM (Rp.) Kode BPS
Ibukota kabupaten, tanggal surat Bupati/Walikota
tanda tangan
_______________________
PT.1-02
PT.1-02 CONTOH BERITA ACARA SOSIALISASI KEGIATAN PAMSIMAS TINGKAT KECAMATAN
BERITA ACARA
SOSIALISASI KEGIATAN PAMSIMAS TINGKAT KECAMATAN
Pada hari ……….. tanggal ……….. bulan ……….. tahun ……….. telah dilaksanakan Sosialisasi Pamsimas di Kecamatan ……….. Kabupaten/Kota ……….. yang dihadiri oleh para peserta sebagaimana Daftar Hadir Peserta (terlampir).
Sebagai tindak lanjut Sosialisasi Tingkat Kecamatan ini, maka akan diselenggarakan Sosialisasi Tingkat Desa di desa/kelurahan yang sudah ditetapkan sebagai lokasi Desa/Kelurahan Sasaran Pamsimas dengan jadwal sebagai berikut:
No. Desa/Kelurahan Hari/Tanggal Waktu/Pukul Tempat
Demikian berita acara ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.
DPMU
Kabupaten/Kota ……….
tanda tangan
( _______________________ )
Camat Kecamatan ……….
tanda tangan
( _______________________ )
Daftar Hadir
Peserta Sosialisasi Kegiatan Pamsimas Tingkat Kecamatan
Kabupaten/Kota : ………..
Kecamatan : ………..
Hari/Tanggal : ………...
No. Nama Perwakilan/Instansi Alamat Tandatangan
DPMU
Kabupaten/Kota ……….
tanda tangan
( _______________________ )
Camat Kecamatan ……….
tanda tangan
( _______________________ )
PT.1-03
PT.1-03 CONTOH BERITA ACARA SOSIALISASI KEGIATAN PAMSIMAS TINGKAT DESA/KELURAHAN
BERITA ACARA
SOSIALISASI KEGIATAN PAMSIMAS TINGKAT DESA/KELURAHAN
Pada hari ……….. tanggal ……….. bulan ……….. tahun ……….. telah dilaksanakan Sosialisasi Pamsimas di Desa/Kelurahan ……….. Kecamatan ……….. Kabupaten/Kota
……….. yang dihadiri oleh masyarakat desa/kelurahan yang terdiri dari laki-laki ………. orang dan perempuan ………. orang, sebagaimana Daftar Hadir Peserta (terlampir). Perserta yang hadir telah menggambarkan keterwakilan masyarakat (dusun/RW, laki-laki/perempuan, kaya/miskin dsb.).
Hasil pertemuan Sosialisasi Tingkat Desa/Kelurahan ini telah disepakati secara mufakat bahwa:
1) Masyarakat menyatakan berminat dan sanggup untuk melaksanakan kegiatan Pamsimas pada tahun anggaran ………..
2) Masyarakat sanggup dan bersedia untuk:
a. mengumpulkan kontribusi sebesar minimal 10% dari total RKM dalam bentuk in-cash (uang tunai) dan/atau in-kind (tenaga kerja dan natura).
b. Melakukan pengelolaan, yaitu mengoperasikan dan memelihara terhadap sarana air minum yang dibangun.
c. Menyediakan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sarana air minum
3) Masyarakat dan Pemerintah Desa/Kelurahan bersedia mengikuti pedoman dan petunjuk teknis yang berlaku di Pamsimas.
4) Pemerintah Desa/Kelurahan bersedia untuk menyediakan dana untuk pengembangan dan keberlanjutan SPAM terbangun, termasuk pembiayaan untuk sambungan rumah.
Demikian berita acara ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.
Perwakilan Masyarakat tanda tangan
Kepala Desa/Lurah tanda tangan
Daftar Hadir
Peserta Sosialisasi Kegiatan Pamsimas Tingkat Desa/Kelurahan
Kabupaten/Kota : ………..
Kecamatan : ………..
Desa/Kelurahan : ………..
Hari/Tanggal : ………...
No. Nama Alamat
(Dusun/RW/RT) Jenis Kelamin
(laki-laki/perempuan) Tandatangan
Perwakilan Masyarakat tanda tangan
( _______________________ )
Kepala Desa/Lurah tanda tangan
( _______________________ )
PT.1-04
PT.1-04 CONTOH SURAT PENYATAAN BERSEDIA MENERIMA BARANG/JASA
SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN MENERIMA ASET/HIBAH Nomor :....
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ………..
Jabatan : Bupati/Walikota ………..
Dengan ini menyatakan dengan sebenarnya bahwa terhadap pelaksanaan Kegiatan Pamsimas di lokasi desa/kelurahan seperti terlampir, Pemerintah Kabupaten/Kota ………..
1. Bersedia menerima Aset/Hibah Barang Milik Negara (BMN) dari hasil Kegiatan Pamsimas yang dilaksanakan oleh Kelompok Masyarakat Desa/Kelurahan (seperti terlampir) dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah ... Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan sumber dana APBN Tahun Anggaran ………..
2. Selanjutnya menyerahkan aset tersebut kepada Pemerintah Desa dan untuk selanjutnya Pemerintah Desa menyerahkan pengelolaan kepada Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Sarana Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) untuk mengoperasikan dan memelihara hasil pekerjaan tersebut.
Demikian surat pernyataan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Ibukota kabupaten, tanggal surat Yang Membuat Pernyataan
Bupati/Walikota
tanda tangan
Lampiran Surat,
Nomor : ………..
Tanggal : ………..
Perihal : Surat Pernyataan Kesediaan Menerima Aset/Hibah
No. Nama
Kelompok Masyarakat Desa/Kelurahan Kecamatan Kegiatan
Reguler/Baru-HIK-HKP-HID
Bupati/Walikota tanda tangan
_______________________
PT.1-05
PT.1-05 CONTOH BERITA ACARA PERTEMUAN PLENO TINGKAT DESA/KELURAHAN PEMBENTUKAN KELOMPOK MASYARAKAT
BERITA ACARA
PERTEMUAN PLENO TINGKAT DESA/KELURAHAN PEMBENTUKAN KELOMPOK MASYARAKAT
Pada hari ……….. tanggal ……….. bulan ……….. tahun ……….. di desa/kelurahan
……….. kecamatan ……….. kebupaten/kota ……….. telah dilaksanakan Pemilihan dan Pembentukan KELOMPOK MASYARAKAT untuk mengelola dan melaksanakan Kegiatan Pamsimas bersama masyarakat. Pertemuan ini dihadiri oleh masyarakat desa/kelurahan yang terdiri dari laki-laki ………. orang dan perempuan ………. orang, yang dipimpin oleh ……….. Perserta yang hadir telah menggambarkan keterwakilan masyarakat (dusun/RW, laki-laki/perempuan, kaya/miskin dsb.).
Susunan KELOMPOK MASYARAKAT terdiri dari:
No. Nama Jabatan
Susunan keanggotaan KELOMPOK MASYARAKAT telah dipilih secara demokratis dengan mempertimbangkan kesetaraan gender dan kesetaraan sosial.
Demikian berita acara ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.
Kepala Desa/Lurah tanda tangan
( _______________________ )
Ketua Kelompok Masyarakat tanda tangan
( _______________________ ) Mengetahui:
Fasilitator Masyarakat Perwakilan Mayarakat
Daftar Hadir
Peserta Pertemuan Pleno Tingkat Desa/Kelurahan Pembentukan Kelompok Masyarakat
Kabupaten/Kota : ………..
Kecamatan : ………..
Desa/Kelurahan : ………..
Hari/Tanggal : ………...
No. Nama Alamat
(Dusun/RW/RT) Jenis Kelamin
(laki-laki/perempuan) Tandatangan
Kepala Desa/Lurah tanda tangan
( _______________________ )
Ketua Kelompok Masyarakat tanda tangan
( _______________________ )
PT.1-06
PT.1-06 CONTOH BERITA ACARA PLENO DESA/KELURAHAN PEMBENTUKAN KELOMPOK PENGELOLA SPAMS (KPSPAMS)
BERITA ACARA
MUSYAWARAH DESA/KELURAHAN
PEMBENTUKAN KELOMPOK PENGELOLA SPAMS
Pada hari ……….. tanggal ……….. bulan ……….. tahun ……….. di desa/kelurahan
……….. kecamatan ……….. kebupaten/kota ……….. telah dilaksanakan Pemilihan dan Pembentukan Kelompok Pengelola SPAMS (KPSPAMS) untuk melaksanakan pengoperasian dan pemeliharaan serta pengembangan dan pengelolaan keberlanjutan sarana air minum dan sanitasi yang dibangun oleh Kegiatan Pamsimas. Pertemuan ini dihadiri oleh masyarakat desa/kelurahan yang terdiri dari laki-laki ………. orang dan perempuan ………. orang, yang dipimpin oleh ………..
Susunan TIM PENGELOLA SPAMS terdiri dari:
Ketua : ...
Sekretaris : ...
Bendahara : ...
Seksi Teknis Air Bersih : ...
Seksi ... (sesuai kebutuhan) : ...
Susunan kepengurusan KPSPAMS telah dipilih secara demokratis dengan mempertimbangkan klasifikasi kesejahteraan dan perimbangan jumlah laki-laki dan perempuan.
Demikian berita acara ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.
Kepala Desa/Lurah tanda tangan
( _______________________ )
Ketua KPSPAMS tanda tangan
( _______________________ ) Mengetahui:
Fasilitator Masyarakat Perwakilan Mayarakat
Daftar Hadir
Peserta Musyawarah Desa/Kelurahan Pembentukan Kelompok Pengelola SPAMS
Kabupaten/Kota : ………..
Kecamatan : ………..
Desa/Kelurahan : ………..
Hari/Tanggal : ………...
No. Nama Alamat
(Dusun/RW/RT) Jenis Kelamin
(laki-laki/perempuan) Tandatangan
Kepala Desa/Lurah tanda tangan
( _______________________ )
Ketua Tim Pengelola SAM tanda tangan
( _______________________ ) Mengetahui:
Fasilitator Masyarakat tanda tangan
( _______________________. )
Perwakilan Mayarakat tanda tangan
( _______________________ )
PT.1-07
PEMERINTAH KABUPATEN ……….
KEPALA DESA …………..
KECAMATAN ……….
Jalan
...
PT.1-07 SURAT KEPUTUSAN KEPALA DESA ………..
KECAMATAN ………
NOMOR : / / / … / 2022
TENTANG PENGUKUHAN
KELOMPOK MASYARAKAT ……….
DESA ………….. KECAMATAN …………..
PELAKSANA KEGIATAN PAMSIMAS TAHUN 2022
Menimbang :
a. Bahwa untuk mendukung partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan keberlanjutan dan pengembangan layanan air minum dan sanitasi dari SPAM yang telah terbangun melalui Kegiatan Pamsimas di desa…… maka perlu dibentuk “Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS)” ;
b. Bahwa berdasarkan pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Desa pada tanggal ……… 2022 bertempat di ………., telah terbentuk dan terpilih Pengurus KPSPAMS Desa………;
c. Bahwa untuk mengukuhkan KPSPAMS Desa……….. pada huruf (a) dan (b) di atas perlu ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Desa
Mengingat :
1. Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa
2. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024;
4. Peraturan Menteri Dalam Neger Nomor 18 tahun 2018 tentang Lembaga Masyarakat Desa dan Lembaga Adat Desa;
5. Peraturan Menteri Desa Nomor 6 tahun 2019 tentang Lembaga Masyarakat Desa;
6. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 27 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum;
7. Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa;
8. Surat Keputusan Direktur Jenderal Cipta Karya Nomor 21/KPTS/DC/2022 tentang Penetapan Kabupaten dan Jumlah Lokasi Kegiatan Pamsimas Direktorat Jenderal Cipta Karya Tahun Anggaran 2022 Sumber Dana Grant TF OA 6336;
9. Peraturan daerah atau perkada yg terkait...Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 13 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
10. (Opsional) Peraturan gub atau se gub yg terkait...
11. Pedoman Umum dan Petunjuk Teknis Kegiatan Pamsimas Tahun 2022;
12. …………..
MEMUTUSKAN Menetapkan :
Pertama : Mengukuhkan “Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) ………” sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam pengelolaan keberlanjutan dan pengembangan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di desa…..
……….dengan nama-nama pengurus sebagaimana terlampir dalam keputusan ini
Kedua: Alamat Sekretariat Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) adalah di:
………
………
Ketiga: Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan apabila ada kekeliruan maka diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Desa ……….
Pada Tanggal : ………..2022
Kepala Desa ………..
Kecamatan ………
………
Tembusan Disampaikan KepadaYth:
1. Ketua DPMU Kabupaten……….
2. Camat …………..
3. Ketua BPD Desa ………..
4. Pertinggal
Lampiran Keputusan Kepala Desa ……….Kecamatan ………
Nomor : / / / / 2022 Tanggal : ………
Tentang : Pengukuhan Kelompok Masyarakat……….., Desa………., Kecamatan………., Kabupaten
SUSUNAN PENGURUS
KELOMPOK PENGELOLA SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI (KPSPAMS)………
DESA……….
TAHUN 2022
No. NAMA JABATAN
1 Ketua
2 Sekretaris
3 Bendahara
4 Koordinator Bidang Teknis
5 Anggota
6 Koordinator Bidang Kesehatan dan Sanitasi
7 Anggota
8 Koordinator Bidang Kerjasama
9 Anggota
10 Koordinator Bidang Sosial (opsional)
11 Anggota
Dikukuhkan di : Desa ……….
Pada Tanggal : ……….
KEPALA DESA …………..
KECAMATAN …………..
(Cap basah)
NAMA dan TANDATANGAN
PT.1-08
PT.1-08 ATURAN DASAR KELOMPOK MASYARAKAT
“DESA………..”
PEMBUKAAN :
Usaha pendalaman dan pengembangan nilai-nilai kewargaan ke arah tatanan masyarakat yang lebih partisipatoris dalam rangka membangun kebersamaan dan kepercayan (trust and respect) antara pemerintah, masyarakat warga, dan masyarakat yang lebih luas; memerlukan wadah kelembagaan masyarakat warga yang didasarkan kepada kesadaran kritis akan kebutuhan untuk bersinergi, dan nilai-nilai kearifan lokal, dan mencerminkan pola kepemimpinan kolektif berbasis moral yang merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang luhur di masyarakat. Program penanggulangan kemiskinan melalui upaya pencapaian target peningkatan pelayananan akses air minum dan sanitasi serta pembangunan sarana dan prasarana lingkungan permukiman merupakan gerakan bersama yang harus berjalan secara mandiri dan berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat terutama masyarakat miskin, serta bersinergi dengan kegiatan-kegiatan yang telah ada yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Agar dapat mewujudkan hal tersebut diperlukan peran aktif seluruh komponen masyarakat secara luas mulai dari identifikasi masalah kemiskinan dan lingkungan permukiman serta potensi-potensi yang dapat digunakan untuk perencanaan program penanggulangan kemiskinan melalui pembangunan sarana dan prasarana lingkungan permukiman, pelaksanaan dan pengawasan sampai pada kesinambungan dan keberlanjutannya. Dalam penyusunan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan sampai dengan penikmatan dan pemeliharaan hasil-hasil kegiatan gerakan penanggulangan kemiskinan tersebut harus berpegang pada prinsip keberpihakan kepada kelompok yang lemah, mengembangkan partisipasi lokal, mendorong kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Dalam rangka mengorganisir aspirasi, kebutuhan, permasalahan serta potensi masyarakat, maka perlu didirikan wadah kelembagaan yaitu suatu Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KELOMPOK MASYARAKAT) yang berbentuk paguyuban/perkumpulan atas dasar silaturahim perwakilan warga masyarakat desa/kelurahan. Badan ini mempunyai Visi membangun masyarakat warga (civil society) sebagai suatu tatanan hidup bermasyarakat, agar terwujud jaring kemitraan antara pemerintah daerah dan masyarakat yang berdaya dan mampu menciptakan lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat, layak dan produktif secara mandiri dan berkelanjutan, Misi KELOMPOK MASYARAKAT adalah membangun modal sosial dengan menumbuhkan kembali ikatan-ikatan sosial dan menggalang solidaritas serta kesatuan sosial sesama warga agar saling bekerja-sama demi kebaikan, kepentingan
mengukuhkan berdirinya KELOMPOK MASYARAKAT dengan berpedoman pada Aturan Dasar ini, selengkapnya seluruh isi sebagai berikut :
ANGGARAN DASAR BAB I
NAMA, KEDUDUKAN DAN WAKTU Pasal 1
1) KELOMPOK MASYARAKAT ini bernama KELOMPOK MASYARAKAT “SEJURAI”, yang selanjutnya disebut KELOMPOK MASYARAKAT “SEJURAI ”.
2) KELOMPOK MASYARAKAT “SEJURAI ”.berkedudukan di Desa MUARA DUA Kecamatan ABUNG TINGGI Kabupaten Lampung Utara.
3) KELOMPOK MASYARAKAT “SEJURAI ”.didirikan pada hari Jumat tanggal Tiga Puluh bulan Oktober tahun Dua Ribu Dua Puluh untuk waktu yang tidak ditentukan lamanya.
BAB II
BENTUK DAN SIFAT LEMBAGA Pasal 2
1) KELOMPOK MASYARAKAT adalah perhimpunan, yang merupakan lembaga pimpinan kolektif masyarakat warga.
2) KELOMPOK MASYARAKAT merupakan milik seluruh masyarakat desa/kelurahan, dan bukan milik pemerintah, perorangan atau kelompok masyarakat tertentu dan merupakan wadah sinergis seluruh masyarakat warga desa/kelurahan.
BAB III
AZAS DAN LANDASAN Pasal 3
1) KELOMPOK MASYARAKAT berazaskan Pancasila.
2) Landasan dan dasar filosofi lembaga ini adalah pemberdayaan masyarakat untuk dapat menanggulangi persoalan penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat desa/kelurahan secara mandiri, efektif, dan berkelanjutan.
BAB IV
VISI, MISI, DAN NILAI-NILAI SERTA PRINSIP-PRINSIP Pasal 4
Visi dan Misi
1) Visi KELOMPOK MASYARAKAT adalah terciptanya organisasi warga masyarakat di tingkat local yang memiliki kemampuan strategis untuk mengatasi persoalan penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat desa/kelurahan secara mandiri, efektif, dan berkelanjutan.
2) Misi KELOMPOK MASYARAKAT adalah membangun masyarakat melalui penguatan kelembagaan lokal agar menjadi penggerak, motivator dan inisiator terhadap kegiatan kemasyarakatan untuk secara mandiri melakukan upaya-upaya penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat desa/kelurahan secara mandiri, efektif, dan berkelanjutan, termasuk dengan menjalin kerjasama sinergis dengan pihak lain, baik pemda (pemerintah daerah), dunia usaha maupun kelompok peduli.
Pasal 5 Nilai-nilai
KELOMPOK MASYARAKAT berpegang pada nilai-nilai universal kemanusiaan yang dijunjung tinggi, ditumbuh-kembangkan dan dilestarikan, yakni :
a) Kejujuran dalam melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat dan dalam proses pengambilan keputusan, pengelolaan dana dan pelaksanaan kegiatan.
b) Keadilan dalam menetapkan kebijakan, menjawab dan memenuhi kebutuhan nyata dan kepentingan masyarakat.
c) Kesetaraan dalam pelibatan masyarakat miskin dan perempuan dengan tidak membeda-bedakan latar belakang, asal-usul, agama, status dan jenis kelamin.
d) Kebersamaan semua warga masyarakat dari berbagai latar belakang, suku, agama, ras dan lapisan dalam melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan mendorong tumbuhnya kepedulian dan gerakan masyarakat.
e) Kerelawanan/ikhlas dalam melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat
f) Dapat dipercaya semua pihak.
Pasal 6 Prinsip-prinsip
KELOMPOK MASYARAKAT dalam melaksanakan kegiatannya menerapkan prinsip-prinsip universal kemasyarakatan yakni :
• Demokratis: Dalam setiap proses pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak, terutama kepentingan masyarakat miskin dan perempuan, sehingga keputusan-keputusan diambil secara kolektif dan demokratis.
• Partisipasi: Dalam tiap langkah kegiatan dilakukan secara partisipatif, sehingga mampu membangun rasa kepemilikan dan proses belajar melalui mekanisme bekerjasama.
• Transparasi dan akuntabilitas: dalam proses manajemen organisasi masyarakat, sehingga masyarakat belajar dan melembagakan sikap bertanggungjawab serta tanggung gugat terhadap pilihan keputusan dan kegiatan yang dilaksanakan Desentralisasi: dalam proses pengambilan keputusan yang langsung menyangkut kehidupan dan penghidupan masyarakat dilakukan sedekat mungkin dengan pemanfaat sehingga keputusan yang dibuat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat banyak.
BAB V
MAKSUD DAN TUJUAN PENDIRIAN ORGANISASI Pasal 7
1) Membangun organisasi masyarakat warga yang layak dan mampu memberikan pelayanan dan wadah upaya masyarakat untuk menyalurkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan air minum dan sanitasi
2) Mempercepat upaya pemberdayaan masyarakat dan penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat melalui penguatan kapital sosial dengan menumbuhkan kembali nilai-nilai kemanusiaan dalam rangka memperkuat keswadayaan masyarakat warga.
3) Menumbuhkembangkan permberdayaan sosial kemasyarakatan serta pemberdayaan sarana dan prasarana untuk penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat
4) Meningkatkan jaringan kerjasama antar lembaga masyarakat dalam koordinasi dan keterpaduan penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat
BAB VI
PERAN DAN TUGAS Pasal 8
Peran Peran KELOMPOK MASYARAKAT adalah mewadahi aspirasi masyarakat dengan cara melibatkan masyarakat agar proaktif dalam proses pengambilan keputusan dalam program penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat di wilayahnya
Pasal 9
Tugas Tugas Pokok KELOMPOK MASYARAKAT adalah:
• Merumuskan dan menetapkan kebijakan serta aturan main (termasuk sanksi) secara demokratis dan partisipatif mengenai hal-hal yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelurahan, termasuk penggunaan dan BLM PAMSIMAS.
• Mengorganisasi masyarakat untuk bersama-sama merumuskan visi,misi, rencana strategis, dan rencana program peningkatan kesejahteraan masyarakat tahunan.
• Memfasilitasi aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam perumusan kebutuhan dan usulan program penyediaan layanan air minum dan sanitasi dan penanggulangan kemiskinan pada umumnya, untuk dapat dikomunikasikan, dikoordinasikan dan diintegrasikan dengan program serta kebijakan pemerintah desa/kelurahan, kecamatan dan kabupaten/kota.
• Memonitor, mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan keputusan-keputusan yang telah diambil KELOMPOK MASYARAKAT, termasuk penggunaan dana-dana bantuan program pemberdayaan masyarakat yang diterima. Mendorong berlangsungnya proses pembangunan partisipatif sejak tahap penggalian ide dan aspirasi, pemetaan swadaya atau penilaian kebutuhan perencanaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemeliharaan hingga monitoring dan evaluasi.
• Mengkoordinasikan pengelolaan program-program yang diterima masyarakat, dan pelaksanaan program yang dilakukan oleh Unit-unit Pelaksana (UP) atau Satuan Pelaksana (Satlak) berbagai program sektoral.
• Memonitor, mengawasi dan memberi masukan untuk berbagai kebijakan maupun program pemerintah lokal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat miskin untuk mendapatkan pelayanan dasar, maupun pembangunan di desa/kelurahan pada umumnya.
• Menjamin dan mendorong peran serta berbagai unsur masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan kaum perempuan di wilayahnya, melalui proses serta hasil keputusan yang adil dan demokratis
• Membangun transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat dan pihak luar melalui berbagai media seperti papan pengumuman, sirkulasi laporan kegiatan dan keuangan serta rapat dan laporan pertanggungjawaban secara terbuka.
• Membuka akses dan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk melakukan control terhadap kebijakan, keputusan, kegiatan dan keuangan yang di bawah kendali KELOMPOK MASYARAKAT
• Mengawal penerapan nilai-nilai hakiki, dalam setiap keputusan maupun pelaksanaan PAMSIMAS serta pembangunan lainnya di desa/kelurahan masing-masing.
Pasal 10 Fungsi Fungsi Pokok KELOMPOK MASYARAKAT adalah:
• Penggerak dan penumbuh kembali nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai kemasyarakatan dan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan nyata masyarakat setempat.
• Penggerak proses pengembangan aturan (kode etik, kode tata laku, dsb.) Penggerak proses pengambilan keputusan yang adil dan demokratis.
• Pengendalian dan control social terhadap proses pembangunan. Pembangkit dan mediasi aspirasi dan partisipasi masyarakat.
• Wadah informasi dan komunikasi bagi warga masyarakat desa/kelurahan setempat.
• Penggerak advokasi integrasi kebutuhan dan program masyarakat dengan kebijakan dan program pemerintah setempat.
• Mitra kerja pemerintah desa/kelurahan setempat dalam upaya penyediaan air minum dan sanitasi, peningkatan kesejahteraan dan peningkatan kapasitas masyarakat.
BAB VII Lingkup Kegiatan
Pasal 11
Kegiatan-kegiatan KELOMPOK MASYARAKAT mencakup kegiatan di bidang penyediaan sarana air minum dan sanitasi serta hygiene dan kesehatan sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan.
BAB VIII
ORGANISASI KELOMPOK MASYARAKAT Pasal 12
Organisasi KELOMPOK MASYARAKAT
1) KELOMPOK MASYARAKAT berkedudukan sebagai lembaga kepemimpinan kolektif dan oleh karenanya juga berperan sebagai representasi warga yang berhimpun dalam suatu himpunan masyarakat warga setempat yang bersifat organisasi anggota atau bertumpu pada anggota, artinya keputusan tertinggi di tangan anggota. Jumlah anggota pimpinan kolektif KELOMPOK MASYARAKAT antara 5 (lima) s/d 9 (sembilan) orang dan harus ganjil, 1 (satu) diantaranya dipilih sebagai koordinator.
2) KELOMPOK MASYARAKAT adalah lembaga eksekutif dengan peran utama sebagai pengendali (steering) bukan sebagai pelaksana (implementing). Oleh sebab itu, KELOMPOK MASYARAKAT membentuk Tim Perencana, Tim Pelaksana dan Tim
2) KELOMPOK MASYARAKAT adalah lembaga eksekutif dengan peran utama sebagai pengendali (steering) bukan sebagai pelaksana (implementing). Oleh sebab itu, KELOMPOK MASYARAKAT membentuk Tim Perencana, Tim Pelaksana dan Tim