Bab 5. Hasil dan Pembahasan
5.1. Hasil
5.1.2. Peran Perawat dalam Memberikan Asuhan
Tabel 5.2 : Distribusi Peran Perawat Sebagai Pemberi Asuhan Pada Anak di RSUP Haji Adam Malik Medan (n = 18)
No Peran sebagai pemberi
asuhan
Dilakukan Tidak
Dilakukan
n % n %
1. Melaksanakan pengkajian
dalam rangka pengumpulan data dan informasi yang benar dan relevan
18 100 0 0
2. Menegakkan diagnosa
keperawatan berdasarkan analisa data dari hasil pengkajian
18 100 0 0
3. Menetapkan rencana
keperawatan untuk upaya mengatasi masalah dalam rangka pemecahan masalah pasien
18 100 0 0
4. Melaksanakan implementasi keperawatan sesuai dengan intervensi atau rencana keperawatan
18 100 0 0
5. Melaksanakan evaluasi
berdasarkan pada respon
Peran perawat sebagai pemberi asuhan pada anak di RSUP Haji Adam Malik Medan menunjukkan bahwa dilakukan dengan baik (tabel 5.2). Peran perawat sebagai pemberi asuhan di ruang inap anak RSUP Haji Adam Malik Medan semua dillakukan oleh perawat (100%).
Tabel 5.3: Distribusi Frekuensi Sebagai Advokat Pada Anak di RSUP Haji Adam Malik Medan (n = 18)
No Peran sebagai advokat Dilakukan
Tidak Dilakukan N % n % 1. Memastikan pasien mendapatkan pengobatan yang benar 18 100 0 0
2. Memberi penjelasan tentang hak dan kewajiban pasien dan keluarga di rumah sakit
17 94,4 1 5,6
3. Melindungi pasien dari
tindakan yang
membahayakan seperti; resiko pasien jatuh, resiko infeksi
18 100 0 0
4. Memberi informasi tentang rencana perawatan pasien di rumah (discharge planning)
18 100 0 0
5. Memberikan informed
consent seperti;
menjelaskan tujuan,
manfaat, akibat tindakan
yang akan dilakukan
terhadap pasien
18 100 0 0
Peran perawat sebagai advokat pada anak di RSUP Haji Adam Malik Medan menunjukkan bahwa dilakukan dengan baik (tabel 5.3). Peran perawat sebagai advokat di ruang inap anak RSUP Haji Adam Malik Medan sebagian besar dilakukan baik (100%) kecuali pada instrument no 2 (94,4%).
Tabel 5.4 : Distribusi Frekuensi Sebagai Edukator Pada Anak di RSUP Haji Adam Malik Medan (n = 18)
No Peran sebagai edukator Dilakukan
Tidak Dilakukan
n % n %
1. Memberikan pendidikan
atau pengajaran diperlukan menunjang rencana asuhan keperawatan
18 100 0 0
2. Perawat menyampaikan
informasi (penkes) secara jelas, tepat dan bahasa tidak bertele-tele
18 100 0 0
3. Metode pembelajaran yang dilakukan perawat berupa
demontrasi atau
memberikan leaflet/brosur sesuai kebutuhan pasien
0 0 18 100
4. Perawat memahami
kebutuhan, kemampuan dan kesiapan untuk belajar pasien dan keluarga
18 100 0 0
5. Setelah memberikan
edukasi, perawat
mendokumentasikannya dalam rekam medis (RM) di rumah sakit
18 100 0 0
Peran perawat sebagai edukator pada anak di RSUP Haji Adam Malik Medan menunjukkan bahwa dilakukan dengan baik (tabel 5.4). Peran perawat sebagai educator di ruang inap anak RSUP Haji Adam Malik Medan sebagian besar dilakukan dengan baik (100%) kecuali pada instrumen no 3.
Tabel 5.5 : Distribusi Frekuensi Sebagai Koordinator Pada Anak di RSUP Haji Adam Malik Medan (n = 18)
No Peran sebagai koordinator Dilakukan
Tidak Dilakukan
N % N %
1. Mengarahkan pelayanan
kesehatan bersama tim kesehatan (dokter, ahli gizi, perawat, farmasi) agar dapat terarah sesuai kebutuhan pasien
18 100 0 0
2. Merencanakan pelayanan
kesehatan untuk pasien
bersama dengan tim
kesehatan (dokter, ahli gizi, perawat, farmasi) sesuai dengan kebutuhan pasien
18 100 0 0
3. Mengkoordinasikan seluruh
kegiatan pelayanan
kesehatan
(dokter, ahli gizi, perawat, farmasi) untuk mencapai tujuan kesehatan secara menyeluruh
18 100 0 0
4. Mendokumentasikan hasil
koordinasi bersama tim kesehatan secara terintegrasi
dalam catatan
perkembangan pasien
(dokter, ahli gizi, perawat, farmasi) sesuai pelayanan kesehatan yang diterima oleh pasien dan keluarga
dalam perencanaan
pelayanan
18 100 0 0
Peran perawat sebagai koordinasi pada anak di RSUP Haji Adam Malik Medan menunjukkan bahwa dilakukan dengan baik (tabel 5.5). Peran perawat sebagai koordinasi di ruang inap anak RSUP Haji Adam Malik Medan sebagian besar dilakukan dengan baik (100%).
Tabel 5.6 : Distribusi Frekuensi Sebagai Kolaborasi Pada Anak di RSUP Haji Adam Malik Medan (n = 18)
No Peran sebagai kolaborasi Dilakukan
Tidak Dilakukan
n % n %
1. Melakukan diskusi tentang penyakit yang diderita pasien dengan anggota tim kesehatan lainnya
18 100 0 0
2. Perawat segera
menginformasikan kepada tim kesehatan lain tentang
temuan-temuan penting
masalah pasien seperti; perubahan vital sign, hasil
pemeriksaan yang
signifikan
18 100 0 0
3. Melibatkan keluarga dalam
melakukan perawatan 18 100 0 0
4. Saling percaya dan
menghormati dengan aggota tim kesehatan lain
18 100 0 0
Peran perawat sebagai kolaborasi pada anak di RSUP Haji Adam Malik Medan menunjukkan bahwa dilakukan dengan baik (tabel 5.6). Peran perawat sebagai kolaborasi di ruang inap anak RSUP Haji Adam Malik Medan sebagian besar dilakukan dengan baik (100%).
Tabel 5.7 : Distribusi Frekuensi Sebagai Konsultan Pada Anak di RSUP Haji Adam Malik Medan (n = 18)
No Peran sebagai konsultan Dilakukan
Tidak Dilakukan
N % n %
1. Memberikan 45lternative
bagi pasien dalam memlilih tindakan yang tepat
2. Memberikan penjelasan terhadap perawatan yang diberikan serta tanda dan gelaja yang akan terjadi kepada keluarga atau pasien
18 100 0 0
3. Perawat selalu melakukan konsultasi kepada keluarga terhadap tindakan yang akan dilakukan
18 100 0 0
4. Memberikan bimbingan
kepada pasien dan keluarga tentang masalah kesehatan sesuai dengan prioritas
18 100 0 0
5. Membimbing pasien dan
keluarga untuk perilaku hidup kearah perilaku yang lebih sehat
18 100 0 0
Peran perawat sebagai konsultan pada anak di RSUP Haji Adam Malik Medan menunjukkan bahwa dilakukan dengan baik (tabel 5.7). Peran perawat sebagai konsultan di ruang inap anak RSUP Haji Adam Malik Medan sebagian besar dilakukan dengan baik (100%).
Tabel 5.8 : Distribusi Frekuensi Sebagai Pembaharu Pada Anak di RSUP Haji Adam Malik Medan (n = 18)
No Peran sebagai pembaharu Dilakukan
Tidak Dilakukan
n % n %
1. Memodifikasi ruang
perawatan anak sesuai dengan karakteristik anak
0 0 18 100
asuhan anak sesuai dengan
perkembangan atau
perubahan status kesehatan pasien
3. Menerapkan konsep terapi bermain anak dalam rangka
mengurangi dampak
hospitalisasi
0 0 18 100
4. Membantu pasien dan
keluarga untuk merubah perilaku dan pola hidup
untuk meningkatkan
kesehatan
18 100 0 0
Peran perawat sebagai pembaharu pada anak di RSUP Haji Adam Malik Medan menunjukkan bahwa dilakukan dengan kurang baik (tabel 5.8). Peran perawat sebagai pembaharu di ruang inap anak RSUP Haji Adam Malik Medan sebagian besar dilakukan dengan kurang baik (100%) kecuali pada instrumen no 4dilakukan dengan baik (100%).
5.2. Pembahasan
Peran perawat adalah tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain terhadap seseorang sesuai dengan kedudukan dalam sistem, dimana dipengaruhi oleh keadaan sosial baik dari profesi perawat maupun dari luar profesi keperawatan yang bersifat konstan (Hidayat, 2008).Peran perawat dipengaruhi oleh keadaan sosial baik dari dalam maupun dari luar profesi keperawatan dan bersifat konstan (Kustanto, 2004). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada anak di ruang inap anak RSUP Haji Adam Malik Medan sebagian besar dikategorikan baik (84,91%) dimana peran perawat ini dibagi menjadi 7 bagian sebagai berikut: