C. Hasil Pengembangan
3. Perbaikan Media Setelah Divalidasi a. Menu Utama
Gambar 4.22.halaman menu utama setelah perbaikan b. Peta Konsep
c. Menu Materi
1) Menu Materi Energi Panas
Gambar 4.24. gamabar menu materi energi panas setelah perbaikan
2) Menu Materi Energi Bunyi
3) Menu Materi Energi Alternatif
Gambar 4.26.halaman menu materi energi alternatif d. Halaman Materi
1) Halaman materi energi panas
2) Halaman materi energi bunyi
Gambar 4.28. salah satu halaman materi energi bunyi 3) Halaman materi energi alternative
88
Pada bab ini akan diuraikan tentang dua hal, diantaranya adalah 1)Kesimpulan dan 2) Saran Pemanfaatan dan Pengembangan lebih lanjut.
A. Kesimpulan
Kesimpulan dari hasil pengembangan produk yang telah direvisi berdasarkan hasil validasi adalah sebagai berikut:
1. Media pembelajaran PowerPoint memuat beberapa hal yaitu SK/KD, materi pembelajaran yang dilengkapi dengan gambar dan animasi , suara narator, musik edukasi, video pembelajaran, kuis interaktif, dan game.
2. Media Media pembelajaran PowerPoint terbukti secara signifikan efektif untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPA pada materi energy dan perubahannya pada siswa kelas IV di MIN Rejoso Jombang. Hal ini dibuktikan dengan perhitungan dengan bantuan program komputer SPSS 16.0 t-test berpasangan (paired). Dalam hasil uji tersebut signifikansi (2-tailed) tertulis 0.000. Apabila 0.000 0.050 artinya Ho ditolak dan sangat signifikansi. Dari perhitungan manual dengan menggunakan uji t-test berkorelasi (related) didapat hasil bahwa thitung ttabel, yaitu 2,069 artinya Ho ditolak dan Ha diterima, kesimpulanya terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA siswa kelas IV MIN Peterongan rejoso Jombang sebelum dan sesudah menggunakan Media pembelajaran PowerPoint.
89
3. Media pembelajaran PowerPoint yang telah dikembangkan mendapat penilaian kualifikasi yang baik, karena berdasarkan hasil validasi diperoleh nilai dari guru mata pelajaran sebesar 80% yang berarti Media pembelajaran Poweroint layak dan tidak perlu revisi, dari uji coba lapangan Media pembelajaran PowerPoint mendapat kualifikasi layak dari semua subyek validasi uji coba lapangan. Dari ahli materi mendapat nilai 78% dan berada pada kualifikasi layak sehingga tidak perlu revisi, sedangkan dari ahli media, Media pembelajaran PowerPoint mendapat nilai 89,33% dan berada pada kualifikasi layak, sehingga media pembelajaran tidak perlu revisi. Tetapi, media pembelajaran akan diperbaiki berdasarkan saran dan komentar dari masing-masing subyek validasi.
B. Saran
Bagi peneliti berikutnya yang akan mengembangkan media pembelajaran Powerpoint disarankan:
1. Pengembangan media pembelajaran yang lebih lanjut perlu ditambahkan lagi animasi-animasi, baik teks, gambar maupun video yang lebih menarik. Begitu juga dengan memberikan suara yang lebih menarik, disesuaikan dengan tampilan dan materi, serta desain yang menarik dengan tombol-tombol yang mudah untuk dioperasikan.
2. Dalam menampilkan video akan lebih baik apabila tampilan-tampilanya berisikan simulasi yang diambil secara langsung dari percobaan-percobaan sendiri yang menarik dan mudah dipahami hingga materi yang ingin disampaikan lebih mengena sesuai dengan tujuan.
90
3. Pada pengembangan berikutnya diusahakan menggunakan fasilitas ruangan kelas yang ada penutup cahaya, sehingga tampilan penyajian media akan lebih jelas.
4. Pada pengembangan berikutnya seharusnya Instrumen harus dikembangkan dan divalidasi.
5. Pada pengembangan berikutnya, diusahakan meanfaatkan fasilitas Develoer dan VBA PowerPoint Secara maksimal, agar media lebih menarik dan tidak kalah dengan media dari Flash atau aplikasi lainnya.
91
Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT. Rajagrafindo.
AsnawirdanBasyirudinUsman. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta: Ciputat Press.
Asrori mohammad. 2007. Psikologi pembelajaran. Bandung: CV wacana prima.
Azhar Arsyad. 2003. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo. Bundu, Patta. 2006. Penilaian Ketrampilan Proses dan Sikap Ilmiah
dalam Pembelajaran Sains SD. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas.
Cecep K. danBambang S. 2011. MediaPembelajaran Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia.
Daryanto. 2010. Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.
Desmita, 2010. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Dony. 2009. Keamanan Multimedia. Yogyakarta: Andi. Hudojo. 1990. Strategi Mengajar Belajar IPA. Malang: IKIP.
Kurniawati, Ayu. 2011. Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Microsoft PowerPoint pada Mata Pelajaran TI siswa kelas VIII di SMP 2 Plupuhsragen. Yogyakarta: UNY.
MuhibbinSyah. 2003. PsikologiBelajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
92
Nana Syaodih, Sukmadinata. 2007. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Prasetyo, Sigit. 2007. Pengembangan Pembelajaran Dengan Menggunakan Multimedia Interaktif Untuk Pembelajaran Yang Berkualitas.
Semarang: UNNES.
Priyanto, 2009. Desain Visual Presentasi Multimedia. Yogyakarta: UNY Press.
PunajiSetyosari. 2010. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Kencana.
Pusat Pembinaan Bahasa Indonesia, KamusBesarBahasa Indonesia (Jakarta: BalaiPustaka)
Samatowa, Usman. Bagaimana Membelajarkan IPA di Sekolah Dasar. Jakarta. Dirjen Dikti Depdiknas. 2006.
Sugiyono, 2009. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatifdan R & D. Bandung :Alfabeta.
SuharsimiArikunto. 1999. Dasar–Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi
Revisi). Jakarta: BumiAksara.
Suheri, Agus, 2006. Animasi Multimedia Pembelajaran. Cianjur: Jurnal Media Teknologi.
Suyatno. 2005. Permainan Pendukung Pembelajaran Bahasa dan Sastra. Jakarta: Grasindo.
SyaifulBahriDjamarah. 1994. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya: Usaha Nasional.
Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT. Rajagrafindo.
AsnawirdanBasyirudinUsman. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta: Ciputat Press.
Asrori mohammad. 2007. Psikologi pembelajaran. Bandung: CV wacana prima.
Azhar Arsyad. 2003. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo. Bundu, Patta. 2006. Penilaian Ketrampilan Proses dan Sikap Ilmiah
dalam Pembelajaran Sains SD. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas.
Cecep K. danBambang S. 2011. MediaPembelajaran Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia.
Daryanto. 2010. Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.
Desmita, 2010. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Dony. 2009. Keamanan Multimedia. Yogyakarta: Andi. Hudojo. 1990. Strategi Mengajar Belajar IPA. Malang: IKIP.
Kurniawati, Ayu. 2011. Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Microsoft PowerPoint pada Mata Pelajaran TI siswa kelas VIII di SMP 2 Plupuhsragen. Yogyakarta: UNY.
MuhibbinSyah. 2003. PsikologiBelajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Menggunakan Multimedia Interaktif Untuk Pembelajaran Yang Berkualitas.
Semarang: UNNES.
Priyanto, 2009. Desain Visual Presentasi Multimedia. Yogyakarta: UNY Press.
PunajiSetyosari. 2010. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Kencana.
Pusat Pembinaan Bahasa Indonesia, KamusBesarBahasa Indonesia (Jakarta: BalaiPustaka)
Samatowa, Usman. Bagaimana Membelajarkan IPA di Sekolah Dasar. Jakarta. Dirjen Dikti Depdiknas. 2006.
Sugiyono, 2009. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatifdan R & D. Bandung :Alfabeta.
SuharsimiArikunto. 1999. Dasar–Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi
Revisi). Jakarta: BumiAksara.
Suheri, Agus, 2006. Animasi Multimedia Pembelajaran. Cianjur: Jurnal Media Teknologi.
Suyatno. 2005. Permainan Pendukung Pembelajaran Bahasa dan Sastra. Jakarta: Grasindo.
SyaifulBahriDjamarah. 1994. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya: Usaha Nasional.
B u k u P a n d u a n P e n g g u n a a n M u l t i m e d i a I n t e r a k t i f P o w e r P o i n t Halaman 1
TENTANG MEDIA INI ... 2 TAMPILAN MEDIA PEMBELAJARAN ... 3 CARA PENGGUNAAN MEDIA... 7 BUKU REFERENSI MATERI ... 10
B u k u P a n d u a n P e n g g u n a a n M u l t i m e d i a I n t e r a k t i f P o w e r P o i n t Halaman 2
Multimedia Interaktif ini merupakan media pembelajaran IPA yang menyajikan ringkasan materi yang menerangkan tentang materi “Energi dan Perubahannya”.
Pada media ini juga dilengkapi dengan “Peta Konsep” untuk memudahkan siswa dalam mempelajari materi, “Penjelasan Audio” untuk memudahkan siswa dalam memahami materi, “musik Instrument” untuk member suasana yang nyaman dalam belajar, “video Pembelajaran” untuk menampilkan hal-hal yang tidak bisa dibawa ke dalam kelas yang masih berkaitan dengan materi, dan “Kuis Interaktif” sebagai latihan untuk siswa.
B u k u P a n d u a n P e n g g u n a a n M u l t i m e d i a I n t e r a k t i f P o w e r P o i n t Halaman 3
Gambar 1. Tampilan Menu Utama Dalam Media
B u k u P a n d u a n P e n g g u n a a n M u l t i m e d i a I n t e r a k t i f P o w e r P o i n t Halaman 4
B u k u P a n d u a n P e n g g u n a a n M u l t i m e d i a I n t e r a k t i f P o w e r P o i n t Halaman 5
B u k u P a n d u a n P e n g g u n a a n M u l t i m e d i a I n t e r a k t i f P o w e r P o i n t Halaman 6
B u k u P a n d u a n P e n g g u n a a n M u l t i m e d i a I n t e r a k t i f P o w e r P o i n t Halaman 7 computer atau leptop. Setelah CD dimasukkan klik 2 kali “Multimedia Interaktif
PowerPoint kelas 4”. Selanjutnya media pembelajaran secara otomatis terbuka dan siap digunakan untuk belajar. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
Klik 2 kali
Tombol navigasi untuk memainkan musik instrument. Klik tombol dan pilih salah satu music yang diinginkan Beberapa tombol navigasi untuk menuju halaman yang diinginkan. Caranya dengan meng-klik salah satu tombol tersebutB u k u P a n d u a n P e n g g u n a a n M u l t i m e d i a I n t e r a k t i f P o w e r P o i n t Halaman 8
ada beberapa menu pilihan tentang video pembelajaran yang ingin dipelajari dengan cara meng-klik salah satu video yang telah
disediakan. Halaman materi
yang dibahas Klik tombol ini
untuk menuju peta konsep
Tombol next dan preview
Klik salah satu tombol untuk memilih materi yang akan dipelajari
B u k u P a n d u a n P e n g g u n a a n M u l t i m e d i a I n t e r a k t i f P o w e r P o i n t Halaman 10
ROSITAWATI, S, ARIS MUHAROM. 2008. ILMU
PENGETAHUAN ALAM UNTUK KELAS 4 SD/MI. JAKARTA: