BAB V PEMBAHASAN
5.2 Perbandingan Hasil Uji Fisher dan Uji Yates pada
Dari tabel 4.23. dapat dilihat nilai probabilitas masing-masing uji dari karakteristik ibu dan bayi yang dikelompokkan berdasarkan titik potong (cut of point) nilai tengah/median terhadap penyakit infeksi bayi pada 20 sampel.
Pada variabel umur ibu mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P (0,021) < α (0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (0,010) < α (0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan.
Pada variabel paritas mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P (0,239) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (0,157) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan.
Pada variabel umur bayi mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P (0,742) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (0,642) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan.
Pada variabel berat badan bayi mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P
(0,313) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (0,197) > α (0,05) yang
menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan.
Pada variabel tinggi badan bayi mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P
(1,000) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (1,000) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan.
5.3 Perbandingan Hasil Uji Fisher dan Uji Yates pada 30 Sampel dan Dikelompokkan Berdasarkan Nilai Rata-Rata (Mean)
Dari tabel 4.35. dapat dilihat nilai probabilitas masing-masing uji dari karakteristik ibu dan bayi yang dikelompokkan berdasarkan titik potong (cut of point) nilai rata-rata/mean terhadap penyakit infeksi bayi pada 30 sampel.
Pada variabel paritas mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P (0,132) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (0,101) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan.
Pada variabel umur bayi mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P (1,000) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (1,000) > α (0,05) yang menunjukkan tidak
adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan.
Pada variabel berat badan bayi mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P
(0,155) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (0,122) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan.
Variabel umur ibu dan tinggi badan bayi tidak dapat menampilkan nilai probabilitas dari uji Yates dan Uji fisher karena syarat penggunaan dari kedua uji tersebut tidak dipenuhi yaitu tidak terdapat nilai ekspektasi dibawah 5.
5.4 Perbandingan Hasil Uji Fisher dan Uji Yates pada 30 Sampel dan Dikelompokkan Berdasarkan Nilai Tengah (Median)
Dari tabel 4.46. dapat dilihat nilai probabilitas masing-masing uji dari karakteristik ibu dan bayi yang dikelompokkan berdasarkan titik potong (cut of point) nilai tengah/median terhadap penyakit infeksi bayi pada 30 sampel.
Pada variabel umur ibu mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P (0,006) < α (0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (0,002) < α (0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan.
Pada variabel paritas mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P (0,132) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (0,101) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan.
Pada variabel umur bayi mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P (1,000) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (1,000) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan.
Pada variabel berat badan bayi mempunyai nilai probabilitas Uji Yates P
(0,058) > α (0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi dan nilai probabilitas Uji Fisher P (0,024) < α (0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian infeksi. Hal ini berarti ada perbedaan hasil uji Fisher dan uji Yates dalam pengambilan keputusan. Perbedaan yang didapat pada variabel berat badan bayi menunjukkan bahwa penggunaan kedua uji nonparametrik antara Uji Yates dan Uji Fisher tidak dapat dilakukan bersamaan walaupun syarat penggunaan kedua uji dapat dilakukan secara bersamaan. Karena dapat mengakibatkan kesalahan dalam pengambilan keputusan.
Variabel tinggi badan bayi tidak dapat menampilkan nilai probabilitas dari uji Yates dan Uji fisher karena syarat penggunaan dari kedua uji tersebut tidak dipenuhi yaitu tidak terdapat nilai ekspektasi dibawah 5.