A. Capaian Kinerja Organisasi
1. Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2020
Kode Tujuan/Sasaran
Strategis/Sasaran Program Indikator Kinerja
Target
Tujuan 2: Peningkatan kualitas kerukunan umat beragama
SS2 Meningkatnya kerukunan
1 Persentase Mahasiswa yang dibina
dalam Moderasi beragama 5% 5%
2 Persentase dosen yang dibina
dalam moderasi beragama 5% 5%
Tujuan 4 : Peningkatan peserta didik yang memperoleh layanan pendidikan berkualitas SS6 Meningkatnya kualitas
pembelajaran dan pengajaran
1 Rerata Nilai Indeks Prestasi
Komulatif Mahasiswa
SP Meningkatnya dosen yang memenuhi standar kompetensi
1 Persentase dosen bersertifikat
pendidik 77,72% 91,03%
2 Persentase Prodi yang
menyelenggarakan pembelajaran daring
95% 100%
3 Persentase Dosen yang memperoleh
peningkatan kompetensi 70% 70%
SS7 Meningkatnya pemerataan akses pendidikan yang berkualitas
1 APK PTKI
Meningkatnya partisipasi anak usia 19 tahun ke atas
1 Persentase peningkatan jumlah
mahasiswa Baru Strata 1 8% 8%
2 Persentase Prodi yang memenuhi standar sarana prasarana Perguruan
1 Persentase Anggaran BOPTN
terhadap Total Anggaran 13,45% 5,89%
2 Persentase mahasiswa penerima
PIP Kuliah/Bidikmisi 7,50% 5%
3 Persentase mahasiswa penerima
Beasiswa PPA -
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020 4 Persentase mahasiswa Penerima
Beasiswa Tahfidz -
5 Persentase Mahasiswa Penerima
Beasiswa Afirmasi (UP4B) -
6 Jumlah mahasiswa asing yang
menerima beasiswa 5 3
1 Persentase Prodi yang
terakreditasi A/Unggul
SP Meningkatnya standar mutu pendidikan
1 Persentase Program Studi yang
memenuhi Akreditasi A/Unggul 3,6% 3,6 % 3 Persentase Program Studi yang
menyelenggarakan Sistem Kampus Merdeka
5% 0%
4 Jumlah Program Studi diafirmasi dalam meningkatkan status akreditasi
21,4% 21,40%
5 Persentase Dosen yang menjadi Narasumber Konferensi nasional maupun internasional
55% 55%
6 Persentase mahasiswa yang mengikuti kompetisi nasional maupun internasional
0,15% 0,1
SS10 Meningkatnya kualitas tata kelola pendidikan
1 Persentase PTK yang sesuai SPM
SP Menguatnya pembiayaan dan efektivitas pemanfaatan anggaran pendidikan
1 Persentase anggaran PNBP dan PNBP-BLU terhadap seluruh Sumber Dana Pendidikan
35,57% 38,76%
SS11 Meningkatnya kualitas mental/karakter Mahasiswa
1 Indeks karakter siswa
SP Meningkatnya kepeloporan dan kesukarelawanan pemuda dan pengembangan pendidikan keperamukaan
1 Persentase Mahasiswa yang dibina
kepeloporan dan kesukarelawanan 0,50% 0%
2 Persentase mahasiswa yang
mengikuti pembinaan pramuka 1,90% 1,90%
Tujuan 5 : Peningkatan lulusan pendidikan yang produktif dan memiliki daya saing komparatif SS12 Meningkatnya kualitas
pendidikan dan pelatihan vokasi
1 Persentase lulusan Prodi Vokasi
yang terserap di dunia kerja
SP Meningkatnya kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis kerjasama dengan dunia kerja/industri
1 Persentase Prodi yang bekerjasama
dengan dunia kerja/industri 21,4% 21,40%
2 Jumlah Program Pelatihan Vokasi
yang Dilakukan 0,15% 0,00%
3 Jumlah Dosen/Instruktur Program Pendidikan Vokasi yang mengikuti Peningkatan Kompetensi
0,15% 0,00%
SS13 Menguatnya pendidikan tinggi yang berkualitas
1 Persentase PTK yang memiliki
prodi/kelas internasional 0% 0%
2 Persentase lulusan PTK yang bekerja dalam jangka waktu 1 tahun setelah kelulusan
25% 23%
3 Persentase artikel ilmiah di jurnal
internasional 10% 8%
4 Persentase artikel ilmiah di jurnal
internasional yang disitasi 8% 2%
SP Meningkatnya jumlah mahasiswa asing
1 Persentase mahasiswa asing 0,07% 0,07%
SP Meningkatnya jumlah lulusan yang diterima di dunia kerja
1 Persentase lulusan yang langsung
bekerja 25% 20%
2 Rerata masa tunggu lulusan
sebelum memperoleh pekerjaan 1 th 1 Th SP Meningkatnya kualitas Prodi
Berstandar Internasional
1 Persentase Program Studi yang
memenuhi Standar Akreditasi 0% 0%
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020 Internasional
SP Meningkatnya kualitas dan pemanfaatan penelitian
1 Persentase hasil penelitian yang
memperoleh HAKI 25% 23%
2 Persentase hasil penelitian yang
menghasilkan Hak Paten 10% 10%
3 Persentase dosen yang memperoleh pendampingan penulisan artikel ilmiah tingkat internasional
12% 0%
SP Meningkatnya kualitas lulusan 1 Rerata lama masa studi mahasiswa
S1 4.5 Th
Tujuan 6 : Peningkatan budaya birokrasi kepemerintahan yang bersih, melayani dan responsif SS14 Meningkatnya kualitas tata
kelola kepemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel
1 Predikat opini laporan keuangan 2 Nilai reformasi birokrasi
SP Meningkatnya tata kelola organisasi yang efektif dan akuntabel
1 Persentase tindak lanjut hasil
pemeriksaan yang diselesaikan 100% 100%
2 Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah (SAKIP) 80
3 Persentase keselarasan
perencanaan program dan anggaran sesuai Renstra
75% 80%
4 Nilai capaian kinerja anggaran
terhadap pencapaian output belanja 82 73 5 Penatausahaan BMN yang akuntabel 100% 100%
6 Persentase jenis layanan publik yang
memiliki SOP 38% 52%
a. Sasaran strategis pertama yaitu Menguatnya sistem pendidikan yang berperspektif moderat.
Indikator pertama adalah Persentase Mahasiswa yang dibina dalam Moderasi beragama, target yang ditetapkan adalah 5%. Karena terjadi pemotongan anggaran maka kegaitan ini dipindahkan dari RM menjadi Blu dan terlaksana sesua dengan target.
Indikator kedua adalah Persentase dosen yang dibina dalam moderasi beragama, target yang ditetapkan adalah 5%, dan jumlah dosen yang telah mendapatkan pembinaan adalah sebanyak 5%.
b. Sasaran strategis kedua yaitu Meningkatnya dosen yang memenuhi standar kompetensi.
Indikator pertama Persentase dosen bersertifikat pendidik, target yang ditetapkan adalah 77.72%, jumlah dosen yang bersertifikat pendidik adalah sebanyak 132 orang dan jumlah dosen PNS 145 orang, jadi sudah mencapai 91,03%
Indikator kedua adalah Persentase Prodi yang menyelenggarakan pembelajaran daring, target yang ditetapkan adalah 95%, dengan adanya wabah Covid 19 maka semua prodi (100%) melakukan pembelajaran daring dengan demikian penyelenggraan pembelajaran secara daring telah melampuai target.
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020
Indikator ketiga adalah Persentase Dosen yang memperoleh peningkatan kompetensi target yang ditetapkan adalah 70%. Dengan adanya bantuan kompetensi dosen maka target yang di tentukan sudah tercapai yaitu sebesar 70% atau sebanyak 100 orang.
c. Sasaran strategis ketiga yaitu Meningkatnya partisipasi anak usia 19 tahun ke atas Indikator pertama adalah Persentase peningkatan jumlah mahasiswa Baru Strata
1, target yang ditetapkan adalah 8%. Mahasiwa yang diterima pada tahun 2019 adalah sebanyak 3.178 orang sementara pada tahun 2020 mahasiswa baru S1 sebanyak 3.432 orang dengan angka tersebut maka target yang di tentukan sudah tercapai yaitu sebesar 8%.
Indikator kedua adalah Persentase Prodi yang memenuhi standar sarana prasarana Perguruan Tinggi, target yang ditetapkan adalah 79%. Sarana Prasarana Prodi yang memenuhi standar pada IAIN sudah mencapai 80 %.
d. Sasaran strategis keempat yaitu Meningkatnya pemberian biaya pendidikan bagi anak kurang mampu, daerah afirmasi, dan berbakat.
Indikator pertama adalah Persentase Anggaran BOPTN terhadap Total Anggaran, target yang ditetapkan adalah 13.45%, dengan adanya pemotongan anggran karena penghematan maka anggaran IAIN Bukittingi yang awalnya Rp.77.437.506.000.- dan BOPTN Rp. 10.412.489.000, menjadi Rp.71.068.658.000.- dan BOPTN Rp. 4.191.869.000 sehingga persentase anggran BOPTN terhadap total anggaran semula adalah sebesar 13.45% dan menjadi 5.89%.
Indikator kedua adalah Persentase mahasiswa penerima PIP Kuliah/Bidikmisi, target yang ditetapkan adalah 7.5%. jumlah mahasiswa yang mengajukan KIP kuliah sebanyak 1.528 orang dan mahasiwa sebanyak 11.023 Orang, yang mendapatakan KIP kuliah adalah sebanyak 250 Orang dan Bidik misi sebanyak 458 orang sehingga totalnya sebanyak 708 Orang, atau 6.42 % dari jumlah mahasiswa baru.
Indikator ketiga adalah Persentase mahasiswa penerima Beasiswa PPA. Target yang ditetapkan adalah 0%.
Indikator keempat adalah Persentase mahasiswa Penelirma Beasiswa Tahfidz, target yang ditetapkan adalah 0%.
Indikator kelima adalah Persentase Mahasiswa Penerima Beasiswa Afirmasi (UP4B), target yang ditetapkan adalah 0%.
Indikator keenam adalah Jumlah mahasiswa asing yang menerima beasiswa, target yang ditetapkan adalah 5%. Jumlah mahasiswa asing yang ada di IAIN Bukittinggi adalah sebanyak 7 orang dan dari 7 orang ini mereka dapat beasiswa dari BAZNAS.
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020
Indikator ketujuh adalah Persentase mahasiswa Lulusan S1 langsung memperoleh beasiswa Program Magister Lanjut Doktor, target yang ditetapkan adalah 1%. Wisudawan tahun 2020 sebanyak 1.356 orang dan menerima beasiswa langsung S2 adalah sebanyak 14 Orang
e. Sasaran strategis kelima yaitu Meningkatnya standar mutu pendidikan
Indikator pertama adalah Persentase Program Studi yang memenuhi Akreditasi A/Unggul, target yang ditetapkan adalah 3.6%, dari 28 prodi yang mendapat nilai A adalah tiga prodi yaitu prodi Bahasa arab, PAI, HES dengan demikian persentase prodi yang mendapat nilai A sebesar 10.71 % atau melampuai target.
Indikator kedua adalah Persentase Program Studi yang menyelenggarakan Sistem Kampus Merdeka, target yang ditetapkan adalah 5%. Karena adanya wabah covid maka belum bisa menilai persentase prodi yang menyelenggarakan kampus merdeka.
Indikator ketiga adalah Jumlah Program Studi diafirmasi dalam meningkatkan status akreditasi, target yang ditetapkan adalah 21.4%. terdapat 6 prodi yang telah di afirmasi dalam peningkatan status akreditasi, jd sudah 21.42%.
Indikator keempat adalah Persentase Dosen yang menjadi Narasumber Konferensi nasional maupun internasional, target yang ditetapkan adalah 55%.
Dari 144 Orang dosen yang menjadi narasumber nasional dan internasional sebanyak 80 orang atau sebesar 55,56%.
Indikator kelima adalah Persentase mahasiswa yang mengikuti kompetisi nasional maupun internasional, target yang ditetapkan adalah 0.15%, dengan jumlah mahasiwa 11.023 orang yang mengikuti kompetisinasional ataupun internasional adalah sebanyak 111 Orang atau baru 1%, tidak tercapainya target karena adanya pandemi Corona.
f. Sasaran strategis keenam yaitu Menguatnya pembiayaan dan efektivitas pemanfaatan anggaran pendidikan
Indikator pertama adalah Persentase anggaran PNBP dan PNBP-BLU terhadap seluruh Sumber Dana Pendidikan, target yang ditetapkan adalah 35.57%. Besar anggaran awal adalah Rp.77.437.506.000.- dan terjadi pengehmatan sehingga anggran menjadi Rp. 71.068.658.000, besaran anggaran BLU sebesar Rp.
27.549.378.000, atau sebesar 38.76%.
g. Sasaran strategis ketujuh yaitu Meningkatnya kepeloporan dan kesukarelawanan pemuda dan pengembangan pendidikan keperamukaan
Indikator pertama adalah Persentase Mahasiswa yang dibina kepeloporan dan kesukarelawanan, target yang ditetapkan adalah 0.50%. Karena terjadinya Covid maka pelaksanaan kegiatan belum dapat dilaksanakan sesuai rencana.
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020
Indikator kedua adalah Persentase mahasiswa yang mengikuti pembinaan pramuka, target yang ditetapkan adalah 1.9%. Pelaksanaan kegiatan pramuka melalui daring sebanyak 210 orang atau sebanyak 1.9% dari jumlah mahasiswa 11.023 orang.
h. Sasaran strategis kedelapan yaitu Meningkatnya kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis kerjasama dengan dunia kerja/industry.
Indikator pertama adalah Persentase Prodi yang bekerjasama dengan dunia kerja/industry, target yang ditetapkan adalah 21.4%. Dari 28 prodi yang telah melakukan perjanjian kerjasama adalah sebanyak 6 prodi atau sebesar 21.4%.
Indikator kedua adalah Jumlah Program Pelatihan Vokasi yang Dilakukan, target yang ditetapkan adalah 0.15%. Karena terjadinya Covid maka pelaksanaan kegiatan belum dapat dilaksanakan sesuai rencana.
Indikator ketiga adalah Jumlah Dosen/Instruktur Program Pendidikan Vokasi yang mengikuti Peningkatan Kompetensi, target yang ditetapkan adalah 0.15%.
%. Karena terjadinya Covid
maka pelaksanaan kegiatan belum dapat dilaksanakan sesuai rencana.
i. Sasaran strategis kesembilan yaitu Meningkatnya jumlah mahasiswa asing
Indikator pertama adalah Persentase mahasiswa asing. Mahasiswa asing yang ada di IAIN Bukittinggi sebanyak 7 Orang dan jumlah mahasiswa aktif 11.023 orang, atau 0.07%
j. Sasaran strategis kesepuluh yaitu Meningkatnya jumlah lulusan yang diterima di dunia kerja
Indikator pertama adalah Persentase lulusan yang langsung bekerja. Target yang ditetapkan adalah 25%. Karena adanya covid dari mahasiswa yang lulus sebanyak 1.356 orang mahaiswa, yang lulus langusng bekerja sebanyak 272 orang atau sebanyak 20% .
Indikator kedua adalah Rerata masa tunggu lulusan sebelum memperoleh pekerjaan, target yang ditetapkan adalah 1 tahun. Rata lulusan sudah bekerja dalam jangka satu tahun.
k. Sasaran strategis kesebelas yaitu Meningkatnya kualitas Prodi Berstandar Internasional
Indikator pertama adalah Persentase Program Studi yang memenuhi Standar Akreditasi Internasional, target yang ditetapkan adalah 0%.
l. Sasaran strategis kedua belas yaitu Meningkatnya kualitas dan pemanfaatan penelitian
Indikator pertama adalah Persentase hasil penelitian yang memperoleh HAKI, target yang ditetapkan adalah 25%. Dari jumlah penelitian yang dilaksanakan yang telah memperoleh HAKI baru 23%.
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020
Indikator kedua adalah Persentase hasil penelitian yang menghasilkan Hak Paten, target yang ditetapkan adalah 10%. Belum ada penelitian yang menghasilakn hak paten.
Indikator ketiga adalah Persentase dosen yang memperoleh pendampingan penulisan artikel ilmiah tingkat internasional, target yang ditetapkan adalah 12%.
Belum ada pendampingan penulisan artikel ilmiah tingkat internasional.
m. Sasaran strategis ketiga belas yaitu Meningkatnya kualitas lulusan
Indikator pertama adalah Rerata lama masa studi mahasiswa S1, target yang ditetapkan adalah 4.5 tahun. Rerata lama masa studi mahasiswa S1 adalah 4.5 tahun.
n. Sasaran strategis keempat belas yaitu Meningkatnya tata kelola organisasi yang efektif dan Akuntabel
Indikator pertama adalah Persentase tindaklanjut hasil pemeriksaan yang diselesaikan, target yang ditetapkan adalah 100%. Semua hasil pemeriksa sudah di tindak lanjuti.
Indikator kedua adalah Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), target yang ditetapkan adalah 80%. Belum ada penilaian SAKIP.
Indikator ketiga adalah Persentase keselarasan perencanaan program dan anggaran sesuai Renstra, target yang ditetapkan adalah 75%. Persentase keselarasan perencanaan program dan anggaran sebesar 80%.
Indikator keempat adalah Nilai capaian kinerja anggaran terhadap pencapaian output belanja, target yang ditetapkan adalah 82%. Untuk triwulan ini karena adanya pandemi maka capaian kinerja anggaran sebesar 73 %.
Indikator kelima adalah Penatausahaan BMN yang akuntabel. Target yang ditetapkan adalah 100%. Semua BMN sudah tertata dengan baik.
Persentase jenis layanan publik yang memiliki SOP, target yang ditetapkan adalah 30%. Layanan publik yang sudah memiliki SOP sebanyak 112 layaan dan atau sebesar 52% dari layanan yang ada.
2. Perbadingan Realisasi Kinerja Serta Capaian Kinerja Tahun 2020 dengan Tahun 2019
Kode Tujuan/Sasaran
Strategis/Sasaran Program Indikator Kinerja
Target
SP Menguatnya sistem pendidikan yang berperspektif moderat
1 Persentase Mahasiswa yang dibina dalam Moderasi
beragama 0 0 5% 5%
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020 2 Persentase dosen yang
dibina dalam moderasi beragama
0 0 5% 5%
Tujuan 4 : Peningkatan peserta didik yang memperoleh layanan pendidikan berkualitas SS6 Meningkatnya kualitas
pembelajaran dan pengajaran
1 Rerata Nilai Indeks Prestasi Komulatif Mahasiswa
SP Meningkatnya dosen yang memenuhi standar kompetensi
1 Persentase dosen
bersertifikat pendidik 68% 69,57 77,72% 91,03%
2 Persentase Prodi yang menyelenggarakan
pembelajaran daring 0,10% 0,28 95% 100%
3 Persentase Dosen yang memperoleh peningkatan
Meningkatnya partisipasi anak usia 19 tahun ke atas
1 Persentase peningkatan jumlah mahasiswa Baru
Strata 1 7,80% 7,99% 8% 8%
2 Persentase Prodi yang memenuhi standar sarana
6 Jumlah mahasiswa asing
yang menerima beasiswa 3% 3% 5 3
7 Persentase mahasiswa Lulusan S1 langsung
1 Persentase Prodi yang
terakreditasi A/Unggul
SP Meningkatnya standar mutu pendidikan
1 Persentase Program Studi yang memenuhi Akreditasi
A/Unggul 3,30% 3,6% 3,6% 10,71%
3 Persentase Program Studi yang menyelenggarakan
Sistem Kampus Merdeka 0 0 5% 0%
4 Jumlah Program Studi diafirmasi dalam meningkatkan status akreditasi
20% 21,4% 21,4% 21,40%
5 Persentase Dosen yang menjadi Narasumber Konferensi nasional
maupun internasional 50% 52% 55% 55%
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020 6 Persentase mahasiswa
yang mengikuti kompetisi nasional maupun internasional
0,15% 0,15% 0,15% 0,1
SS10 Meningkatnya kualitas tata kelola pendidikan
1 Persentase PTK yang
sesuai SPM
SP Menguatnya pembiayaan dan efektivitas pemanfaatan anggaran pendidikan
1 Persentase anggaran PNBP dan PNBP-BLU terhadap seluruh Sumber Dana
Pendidikan 24,67% 24,67% 35,57% 38,76%
SS11 Meningkatnya kualitas mental/karakter Mahasiswa
1 Indeks karakter siswa
SP Meningkatnya kepeloporan dan kesukarelawanan pemuda dan pengembangan
pendidikan keperamukaan
1 Persentase Mahasiswa yang dibina kepeloporan
dan kesukarelawanan 0 0 0,50% 0%
2 Persentase mahasiswa yang mengikuti pembinaan
pramuka 1,6 1,6 1,90% 1,90%
Tujuan 5 : Peningkatan lulusan pendidikan yang produktif dan memiliki daya saing komparatif SS12 Meningkatnya kualitas
pendidikan dan pelatihan vokasi
1 Persentase lulusan Prodi Vokasi yang terserap di
2 Jumlah Program Pelatihan
Vokasi yang Dilakukan 0 0 0,15% 0,00%
3 Jumlah Dosen/Instruktur Program Pendidikan Vokasi yang mengikuti Peningkatan
Kompetensi 0 0 0,15% 0,00%
SS13 Menguatnya pendidikan tinggi yang berkualitas
1 Persentase PTK yang memiliki prodi/kelas
internasional 0 0 0% 0%
2 Persentase lulusan PTK yang bekerja dalam jangka waktu 1 tahun
setelah kelulusan 20 20 25% 23%
3 Persentase artikel ilmiah
di jurnal internasional 3,50% 3,80% 10% 8%
4 Persentase artikel ilmiah di jurnal internasional
SP Meningkatnya jumlah lulusan yang diterima di dunia kerja
1 Persentase lulusan yang
langsung bekerja 20% 20% 25% 20%
2 Rerata masa tunggu lulusan sebelum memperoleh
pekerjaan 1 Th 1 Th 1 th 1 Th
SP Meningkatnya kualitas Prodi Berstandar Internasional
1 Persentase Program Studi yang memenuhi Standar
Akreditasi Internasional 0 0 0% 0%
SP Meningkatnya kualitas dan pemanfaatan penelitian
1 Persentase hasil penelitian
yang memperoleh HAKI 20% 50% 25% 23%
2 Persentase hasil penelitian
yang menghasilkan Hak 0 0 10% 0%
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020 Paten
3 Persentase dosen yang memperoleh pendampingan penulisan artikel ilmiah
tingkat internasional 0 0 12% 0%
SP Meningkatnya kualitas lulusan 1 Rerata lama masa studi
mahasiswa S1 4.5 Th 4.5 Th 4,5 th 4.5 Th
Tujuan 6 : Peningkatan budaya birokrasi kepemerintahan yang bersih, melayani dan responsif SS14 Meningkatnya kualitas tata
kelola kepemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel
1 Predikat opini laporan
keuangan
2 Nilai reformasi birokrasi
SP Meningkatnya tata kelola organisasi yang efektif dan akuntabel
1 Persentase tindak lanjut hasil pemeriksaan yang
diselesaikan 100% 100% 100% 100%
2 Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
(SAKIP) 80
3 Persentase keselarasan perencanaan program dan
anggaran sesuai Renstra 70% 70% 75% 80%
4 Nilai capaian kinerja anggaran terhadap
pencapaian output belanja 50 27,16 82 73
5 Penatausahaan BMN yang
akuntabel 80% 80% 100% 100%
6 Persentase jenis layanan
publik yang memiliki SOP 30% 35% 30% 52%
Perjanjian kinerja tahun 2019 lebih sedikit dinading dengan perjanjian 2020, akan tetapi isi kedua perjanjian tersebut hampir sama, semua program dipertahankan dan ada program baru yang diperjanjikan, sehingga nalissa perbansingan untuk tahun 2020 terhadap 2019 bisa dibandingkan. Dasar pengambilan target dan realisasi adalah kesamaan atas indikator kinerja, walaupun dasar pengukurannya mungkin sedikit berbeda.
a. Sasaran strategis pertama yaitu Menguatnya sistem pendidikan yang berperspektif moderat.
Indikator pertama adalah Persentase Mahasiswa yang dibina dalam Moderasi beragama, pada tahun 2019 tidak ada pada perjanjian kinerja dan hanya ada pada perjanjina kinerja 2020.
Indikator kedua adalah Persentase dosen yang dibina dalam moderasi beragama, pada tahun 2019 tidak ada pada perjanjian kinerja dan hanya ada pada perjanjina kinerja 2020.
b. Sasaran strategis kedua yaitu Meningkatnya dosen yang memenuhi standar kompetensi.
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020
Indikator pertama Persentase dosen bersertifikat pendidik terjadi peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya jumlah dosen yang bersertifikat pendidik pada tahun 2020 adalah sebanyak 132 orang dan jumlah dosen PNS 145 orang, jadi sudah mencapai 91,03%
Indikator kedua adalah Persentase Prodi yang menyelenggarakan pembelajaran daring pada tahun 2019 hanya 0.28% dan ,dengan adanya wabah Covid 19 maka semua prodi (100%) tahun 2020 melakukan pembelajaran daring.
Indikator ketiga adalah Persentase Dosen yang memperoleh peningkatan kompetensi pada tahun 2020 naik 35 dari jumlah dosen 145 orang dibanding tahun 2019.
c. Sasaran strategis ketiga yaitu Meningkatnya partisipasi anak usia 19 tahun ke atas Indikator pertama adalah Persentase peningkatan jumlah mahasiswa Baru Strata
1. Mahasiwa yang diterima pada tahun 2019 adalah sebanyak 3.178 orang sementara pada tahun 2020 mahasiswa baru S1 sebanyak 3.432 orang dengan angka tersebut maka terjadi peningkatn mahasiswa baru sebesar 0.1%
Indikator kedua adalah Persentase Prodi yang memenuhi standar sarana prasarana Perguruan Tinggi, target yang ditetapkan adalah 79%. Sarana Prasarana Prodi yang memenuhi standar pada IAIN sudah mencapai 80 %.
d. Sasaran strategis keempat yaitu Meningkatnya pemberian biaya pendidikan bagi anak kurang mampu, daerah afirmasi, dan berbakat.
Indikator pertama adalah Persentase Anggaran BOPTN terhadap Total Anggaran, pada awal tahun 2020 terjadi peningkatan dari pada tahun 2019 akan tetapi dengan adanya pemotongan anggaran karena penghematan maka anggaran IAIN Bukittingi yang awalnya Rp.77.437.506.000.- dan BOPTN Rp.
10.412.489.000, menjadi Rp.71.068.658.000.- dan BOPTN Rp. 4.191.869.000 sehingga persentase anggran BOPTN terhadap total anggaran semula adalah sebesar 13.45% dan menjadi 5.89%, dan turun dari pada tahun 2019.
Indikator kedua adalah Persentase mahasiswa penerima PIP Kuliah/Bidikmisi, pada tahun 2020 jumlah mahasiswa yang mengajukan KIP kuliah sebanyak 1.528 orang dan mahasiwa sebanyak 11.023 Orang, yang mendapatakan KIP kuliah adalah sebanyak 250 Orang dan Bidik misi sebanyak 458 orang sehingga totalnya sebanyak 708 Orang, atau 6.42 % dari jumlah mahasiswa baru.
Sementara pada thun 2019 IAIN Bukittinggi memiliki Beasiswa PPA, Tahfiz, yang tidak adalagi pada tahun 2020 jika dibandingantara tahun 2019 dan 2020 terjadi peningkatan penerima bidik misi dan PIP kuliah.
Indikator keenam adalah Jumlah mahasiswa asing yang menerima beasiswa, Jumlah mahasiswa asing yang ada di IAIN Bukittinggi adalah sebanyak 7 orang
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020
pada tahun 2019 dan 2020 dan dari 7 orang ini mereka dapat beasiswa dari BAZNAS.
Indikator ketujuh adalah Persentase mahasiswa Lulusan S1 langsung memperoleh beasiswa Program Magister Lanjut Doktor, pada tahun 2020 dan 2019 tetap sebanyak 1%.
e. Sasaran strategis kelima yaitu Meningkatnya standar mutu pendidikan
Indikator pertama adalah Persentase Program Studi yang memenuhi Akreditasi A/Unggulpada tahun 2019 terdapat satu prodi yang mendapat nilai A dari 28 prodi sedangkan pada tahun 2020 yang mendapat nilai A adalah tiga prodi yaitu prodi Bahasa arab, PAI, HES dengan demikian terjadi peningkatan yang cukup signifikan prodi yang mendapat nilai A.
Indikator kedua adalah Persentase Program Studi yang menyelenggarakan Sistem Kampus Merdeka, pada tahun 2019 tidak ada pada perjanjian kinerja dan hanya ada pada perjanjina kinerja 2020.
Indikator ketiga adalah Jumlah Program Studi diafirmasi dalam meningkatkan status akreditasi, target yang ditetapkan adalah 21.4%. terdapat 6 prodi yang telah di afirmasi dalam peningkatan status akreditasi, jd sudah 21.42% dan jumlah antara 2019 dengan 2020 adalah tetap.
Indikator keempat adalah Persentase Dosen yang menjadi Narasumber Konferensi nasional maupun internasional, terjadi peningkatan 3% di tahun 2020 jika dibaaaaanding 2019. Pada tahun 2020 dari 144 Orang dosen yang menjadi narasumber nasional dan internasional sebanyak 80 orang atau sebesar 55,56%.
Indikator kelima adalah Persentase mahasiswa yang mengikuti kompetisi nasional maupun internasional, terjadi penurunan jika dibanding antara 23019 dan 2020 karena adanya pandemi Corona.
f. Sasaran strategis keenam yaitu Menguatnya pembiayaan dan efektivitas pemanfaatan anggaran pendidikan
Indikator pertama adalah Persentase anggaran PNBP dan PNBP-BLU terhadap seluruh Sumber Dana Pendidikan, terjadi pengingkatan sebesar 10.9% pada tahun 2020.
g. Sasaran strategis ketujuh yaitu Meningkatnya kepeloporan dan kesukarelawanan pemuda dan pengembangan pendidikan keperamukaan
Indikator pertama adalah Persentase Mahasiswa yang dibina kepeloporan dan kesukarelawanan, pada tahun 2019 tidak ada pada perjanjian kinerja dan hanya ada pada perjanjina kinerja 2020.
Indikator kedua adalah Persentase mahasiswa yang mengikuti pembinaan pramuka, dengan adanya penambahan mahasiswa baru perjadi peningkatan jumlah mahaasiwa yang mengikuti pramuka pada tahun 2020.
LAPORAN KINERJA TAHUN 2020
h. Sasaran strategis kedelapan yaitu Meningkatnya kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis kerjasama dengan dunia kerja/industry.
Indikator pertama adalah Persentase Prodi yang bekerjasama dengan dunia kerja/industry, , pada tahun 2019 tidak ada pada perjanjian kinerja dan hanya ada pada perjanjina kinerja 2020.
Indikator kedua adalah Jumlah Program Pelatihan Vokasi yang Dilakukan, , pada tahun 2019 tidak ada pada perjanjian kinerja dan hanya ada pada perjanjina kinerja 2020.
Indikator ketiga adalah Jumlah Dosen/Instruktur Program Pendidikan Vokasi yang mengikuti Peningkatan Kompetensi, pada tahun 2019 tidak ada pada perjanjian kinerja dan hanya ada pada perjanjina kinerja 2020.
i. Sasaran strategis kesembilan yaitu Meningkatnya jumlah mahasiswa asing
Indikator pertama adalah Persentase mahasiswa asing. Mahasiswa asing yang
Indikator pertama adalah Persentase mahasiswa asing. Mahasiswa asing yang