• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perencanaan Pembelajaran Puisi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Hasil penelitian yang diperoleh peneliti tentang perencanaan pembelajaran

Dalam dokumen BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN (Halaman 36-41)

puisi pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V SDIT IQRA’ 1 Kota Bengkulu yang dilakukan oleh guru YT telah disusun dengan sangat baik. Perencanaan pembelajaran puisi yang dilakukan oleh guru YT dikatakan sangat baik karena pada aspek perencanaan pembelajaran silabus memiliki skor 3,75 dengan keterangan sangat baik dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) memiliki skor 3,78 dengan keterangan sangat baik dan total skor silabus dan RPP 3,77 dengan keterangan sangat baik.

Dalam perencanaan pembelajaran harus jelas kompetensi yang akan dimiliki siswa, apa yang harus dipelajari dan dilakukan siswa serta bagaimana guru mengetahui bahwa siswa telah menguasai kompetensi tersebut. Perencanaan pembelajaran harus dibuat sebaik-baiknya agar pelaksanaan pembelajaran dapat

berjalan secara sistematis sehingga tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 pasal 20 dalam Supardi (2013: 182) tentang standar proses, perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang memuat identitas mata pelajaran, standar kompetensi (SK), kompetensi dasar (KD), indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, sumber belajar dan penilaian hasil belajar.

a. Silabus

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh guru dalam perencanaan pembelajaran adalah menyusun silabus yang akan digunakan sebagai acuan dalam menyusun RPP. Berdasarkan hasil perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi dan Member Check terhadap subjek penelitian yaitu guru YT tentang perencanaan pembelajaran puisi pada mata pelajaran bahasa Indonesia dapat dipahami bahwa guru YT terlebih dahulu menyusun silabus pembelajaran. Dalam menyusun silabus pembelajaran yang dilakukan guru YT yaitu, mengisi kolom identifikasi seperti nama sekolah, mata pelajaran, kelas atau semester sebagai penanda silabus. Kemudian mengkaji SK dan KD dengan memperhatikan kesulitan materi yang akan diajarkan dan keterkaitan antara SK dan KD tersebut. Selanjutnya mengidentifikasi materi pokok yang akan diajarkan, dengan mempertimbangkan potensi yang dimiliki siswa dan kebermanfaatan bagi siswa karena puisi memiliki manfaat bagi perkembangan siswa. Setelah itu, mengembangkan kegiatan pembelajaran dengan menggali pengetahuan awal

siswa untuk menulis puisi berdasarkan pengalaman yang telah siswa miliki dan menciptakan interaksi antara guru dan siswa.

Langkah berikutnya merumuskan indikator dengan menggunakan kata kerja operasional pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Berikutnya perencanaan penilaian dengan menyesuaikan indikator yang telah dirumuskan dan memilih instrumen penilaian yang sesuai dengan pembelajaran puisi yang akan diajarkan. Selanjutnya menentukan alokasi waktu pembelajaran dengan mempertimbangan keluasan, kedalaman dan tingkat kesulitan materi yang akan diajarkan dengan melihat ada berapa jam efektif untuk mata pelajaran bahasa Indonesia setiap minggunya. Setelah itu menentukan sumber belajar yang akan digunakan dengan memanfaatkan lingkungan sekitar, menyesuaikan sumber belajar dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar, materi pokok dan disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

Berdasarkan data tersebut, maka guru YT telah menyusun silabus secara sistematik. Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan Supardi (2013: 178) bahwa langkah-langkah pengembangan silabus yang harus dilakukan oleh guru meliputi mengisi kolom identifikasi, mengkaji SK dan KD, mengidentifikasi materi pokok, mengembangkan kegiatan pembelajaran, merumuskan indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu, menentukan sumber belajar. Adapun langkah-langkah pengembangan silabus yang harus dilakukan guru dijabarkan sebagai berikut.

Langkah pertama yaitu, mengisi kolom identifikasi seperti nama sekolah, mata pelajaran, kelas atau semester sebagai penanda silabus. Kemudian mengkaji

SK dan KD dengan memperhatikan kesulitan materi yang akan diajarkan dan keterkaitan antara SK dan KD tersebut. Selanjutnya mengidentifikasi materi pokok yang akan diajarkan, dengan mempertimbangkan keluasan dan kedalaman materi, potensi dan karakteristik siswa, kebermanfaatan bagi siswa dan alokasi waktu. Setelah itu, mengembangkan kegiatan pembelajaran untuk memberikan pengalaman belajar bagi siswa. Kemudian merumuskan indikator dan menyusun perencanaan penilaian yang akan digunakan. Selanjutnya menentukan alokasi waktu pembelajaran serta menentukan sumber belajar yang akan digunakan dalam pembelajaran.

b. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Perencanaan pembelajaran selanjutnya yaitu menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Berdasarkan hasil perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi dan Member Check terhadap subjek penelitian yaitu guru YT tentang perencanaan pembelajaran puisi pada mata pelajaran bahasa Indonesia dapat dipahami bahwa guru YT, setelah menyusun silabus pembelajaran, langkah selanjutnya yang dilakukan yaitu mengembangkan silabus pembelajaran tersebut menjadi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Dalam menyusun RPP yang dilakukan guru YT yaitu, mengkaji SK 8. mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, dan fakta secara tertulis dalam bentuk ringkasan, laporan dan puisi bebas dengan KD 8.3 menulis puisi bebas dengan pilihan kata yang tepat, sama seperti yang ada disilabus. Selanjutnya merumuskan indikator dengan menggunakan kata kerja operasional yang mencakup ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Setelah itu merumuskan tujuan

pembelajaran yang mencakup unsur Audiens, Behavior, Condition, dan Degree (A, B, C, dan D) dan terfokus pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor untuk mencapai kompetensi dasar yang diinginkan. Kemudian memilih materi pokok pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai, dengan memperhatikan kriteria puisi anak yaitu sesuai dengan pengalaman anak, memiliki keindahan bahasa, dan kata yang dipilih dalam puisi sesuai dengan bahasa anak. Berikutnya membuat alokasi waktu pembelajaran sesuai dengan yang ada dalam silabus. Setelah itu memilih metode pembelajaran yang bervariasi, inovatif dan tepat disesuaikan dengan kompetensi dasar, indikator yang dibuat dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Selanjutnya menyusun kegiatan pembelajaran secara sistematik dimulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup serta setiap langkah model atau pendekatan yang digunakan dibuat secara rinci. Kemudian menentukan media dan sumber belajar di dalam RPP serta menyusun penilaian hasil belajar di dalam RPP.

Berdasarkan data tersebut, maka guru YT telah menyusun RPP secara sistematik. Hal ini sesuai dengan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 dalam Supardi (2013: 183) bahwa komponen RPP terdiri dari mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar, merumuskan indikator pencapaian kompetensi, merumuskan tujuan pembelajaran, memilih materi pokok pembelajaran, membuat alokasi waktu pembelajaran, memilih metode pembelajaran yang bervariasi, inovatif dan tepat disesuaikan dengan kompetensi dasar, menyusun kegiatan pembelajaran secara sistematik dimulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti

dan kegiatan penutup, menentukan media dan sumber belajar di dalam RPP serta menyusun penilaian hasil belajar di dalam RPP.

2. Pelaksanaan Pembelajaran Puisi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Dalam dokumen BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN (Halaman 36-41)