HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. HASIL PENELITIAN
2. Perilaku Bisnis Jual Rugi (Predatory Pricing) Pada E-Commerce di Indonesia
38
lebih dari 10 tahun. Hal ini berarti, jumlah pengusaha baru setiap tahun betambah melalui e-commerce.41
2. Perilaku Bisnis Jual Rugi (Predatory Pricing) Pada E-Commerce di
39
Gambar 4.2. Logo E-Commerce Shopee
(Sumber: Shopee Careers.co.id)
Shopee memiliki luas jangkauan beberapa negara di Asia Tenggara ialah Malaysia, Indonesia, Taiwan, Vietnam dan Filipina. Pada tahun 2019 mulai aktif di negara Brazil. Pada tahun 2017 tercatat 80 juta unduhan aplikasi dengan lebih dari 4 juta penjual dan lebih dari 180 juta produk aktif. Pada tahun ini pula Shopee melaporkan nilai perdagangan brutonya yang naik sebesar 206 % dari tahun sebelumnya.
Shopee Indonesia pada April 2020, mulai mempromosikan penjualan makanan siap saji di platformnya. Pada ShopeeFOOD ini, menjadikannya pemain ketiga dan bersaing dengan dua platform penyaji penjualan makanan yang sama. ShopeeFOOD telah merekrut lebih dari 500 penjual makanan di wilayah Jakarta.42
2. Tokopedia
Tokopedia merupakan salah satu perusahaan internet Indonesia yang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Tokopedia diluncurkan pada 17 Agustus 2009 dibawah PT Tokopedia. PT Tokopedia ini didirikan
42 Shopee Careers, dikutip dari https://careers.shopee.co.id/about diakses pada hari rabu tanggal 25 November 2022 jam 01.21 WIB.
40
oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada tanggal 6 Februari 2009. Tokopedia juga sudah bertransformasi menjadi perusahaan unicorn.
Gambar 4.3. Logo E-Commerce Tokopedia
(Sumber: tokopedia.com)
Tokopedia merupakan salahsatu e-commerce yang banyak dikunjungi oleh masyarakat Indonesia. Tokopedia pun mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perseorangan dengan membantu memasarkan produk mereka secara daring dengan dibantu pula oleh Pemerintah dan pihak lainnya. MAKERFEST salah satunya yang menjadi acara tahunan yang terjadi karena kolaborasi tersebut dan telah diadakan sejak bulan Maret 2018.
Pada 17 Mei 2021, Tokopedia bersama Gojek resmi merger dan membentuk GoTo. GoTo ini berasal dari singkatan antara Gojek dan Tokopedia serta berasal dari kata gotong-royong. Selain itu, pada tahun 2016, Tokopedia juga menghadirkan profuk teknologi finansial yang terdiri didalamnya ialah dompet digital, kredit modal bisnis, investasi
41
terjangkau, kartu kredit virtual, investasi skoring kredit berdaarkan data untuk produk pinjaman, produk proteksi dan lainnya.43
3. Lazada
Lazada merupakan e-commerce Asia Tenggara yang dimiliki oleh Alibaba Group. Lazada ini didirika pada tahun 2012 oleh Rocket Internet dan Pierre Poignant.
Gambar 4.4. Logo E-Commerce Lazada
(Sumber: Lazada.co.id)
Lazada group mengoperasikan situsnya di beebrapa negara di Asia Tenggara, yaitu di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.44
4. Bukalapak
Pada tanggal 10 januari 2010, Bukalapak didirikan oleh Achmad Zaky, Fajrin Rasyid dan Nugroho Herucahyono, yang kalau itu mereka masih berkuliah di Institut Teknologi Bandung.
43 Tokopedia, dikutip dari https://www.tokopedia.com/about/, diakses pada hari jum’at tanggal 25 November 2022 pada jam 01.24 WIB
44 lazada profil, dikutip dari https://www.lazada.co.id/about/. diakses pada hari jum’at tanggal 25 November 2022 pada jam 01.30 WIB
42
Gambar 4.5. Logo Bukalapak (Sumber: bukalapak.com)
PT. Bukalapak.com, Tbk., ialah salah satu perusahaan pada bidang perdagangan elektronik di Indonesia. Bukalapak ini yang berawal dari terbentuknya grup brand shopping lokal Indonesia yang memungkinkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa memulai merambah ke dunia maya atau internet. Hingga kini, Bukalapak berperan aktif membantu penjual warung tradisinonal untuk meningkatkan penjualan bisnis nya melalui layanan Mitra Bukalapak. Terhitung tahun 2017, Bukalapak termasuk ke dalam startup unicorn Indonesia.45
Transaksi jual beli pada e-commerce ini meningkat dikarenakan hal tersebut membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat menjadi lebih praktis dikala pandemi. Namun, peningkatan transaksi ini terjadi pula dikarenakan adanya “pesta diskon” yang diadakan oleh e-commerce tersebut. Pesta diskon ini dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, karena sangat membuat dalam hal pengurangan dana pengeluaran untuk
45 Bukalapak, dikutip dari https://www.bukalapak.com/about, diakses pada hari jum’at tanggal 25 November 2022 pada jam 01.27 WIB
43
kebutuhan sehari-hari. Namun, sangat disayangkan, praktik “pesta diskon”
yang e-commerce adakan ini. Seperti yang dipaparkan oleh Muhammad Lutfi, Mantan Mentri Perdagangan Indonesia dalam konferensi pers rapat kerja Kemendag (Kamis, 4 Maret 2021), “Soal harga itu kesepakatan penjual dan pembeli, tetapi urusan diskon akan kita regulasi. Jadi tidak bisa sembarangan dengan alasan diskon perusahaan-perusahaan digital ini memberikan diskon yang sebenarnya predatory pricing.”.46
Presiden kita bapak jokowi pun merasakan adanya indikasi tidak baik. Begitupun dijelaskan bahwa adanya laporan mengenai praktik predatory pricing yang tidak sesuai dengan aturan perdagangan. Yang menjalankan praktik predatory pricing tersebut, datang dari perusahaan multinasional atau yang mendunia. Dalam kasus jual rugi pada e-commerce ini menyebabkan banyaknya produk impor menerapkan diskon yang besar, yang berarti harga yang ditetapkan menjadi sangat rendah.
Tentunya hal ini menyebabkan mati nya usaha para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Adapun contohnya, pelaku usaha UMKM yang kegiatan berjualannya produk hijab Indonesia yang turut mati diakibatkan tidak dapat bersaing dengan produk hijab impor yang menerapkan praktik predatory pricing ini.47
46 Ferdi Lantung, Dinilai bunuh UMKM, pesta diskon di marketplace bakal diatur pemerintah. ( IDX channel.com. 05 Maret 2021).
47Ferry Sandi, Apa itu predatory pricing yang disebut jokowi bunuh UMKM?. ( CNCB Indonesia, 05 Maret 2021)
44
Untuk melihat indikasi suatu toko/seller melakukan praktik jual rugi yang merupakan predatory pricing ialah awalnya praktik ini akan memberikan keuntungan besar kepada konsumen, dikarenakan seller menetapkan harga rendah untuk produknya, sehingga hal tersebut dapat menyebabkan para pesaingnya tidak akan bertahan pada pasar yang sama.
Setelah para pesaingnya tidak lagi melakukan kegiatan usahanya, pelaku praktik jual rugi ini akan menaikan harga tinggi. Hal tersebut adalah upaya untuk menutupi kerugian saat dilakukannya penetapan harga yang sangat rendah.