• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tahun 2018

Sesuai dengan Akta No. 25 tanggal 9 November 2018, yang dibuat di hadapan Emi Susilowati, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah mendapat persetujuan dari Menkumham RI berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH-0025348.AH.01.02.Tahun 2018 tanggal 13 November 2018, serta telah dicatat dalam Database Sisminbakum Menkumham RI sesuai dengan Surat No. AHU-AH.01.03-0263462 tanggal 13 November 2018 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-012298.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 13 November 2018 (selanjutnya disebut sebagai

“Akta No. 25 tanggal 9 November 2018”), para pemegang saham menyetujui:

a. Peningkatan modal dasar Perseroan dari semula Rp1.000.000.000 (satu miliar Rupiah) menjadi sebesar Rp40.000.000.000 (empat puluh miliar Rupiah).

b. Peningkatan modal disetor dari semula Rp250.000.000 (dua ratus lima puluh juta Rupiah) menjadi Rp10.250.000.000 (sepuluh miliar dua ratus lima puluh juta Rupiah).

Dari peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan sejumlah Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar Rupiah) atau sebanyak 20.000 (dua puluh ribu) saham, seluruhnya telah diambil bagian dan disetor tunai oleh PT Goldfive Investment Capital.

Sehubungan dengan adanya perubahan tersebut di atas, maka struktur permodalan Perseroan adalah sebagai berikut:

Keterangan Nilai Nominal Rp500.000 Per Saham

Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp) Persentase (%)

Modal Dasar 80.000 40.000.000.000

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:

1. PT Goldfive Investment Capital 20.400 10.200.000.000 99,51

2. Pramayari Hardian Doktrianto 50 25.000.000 0,24

3. Ariyanti Pelita Sari 50 25.000.000 0,24

Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 20.500 10.250.000.000 100,00

Saham Dalam Portepel 59.500 29.750.000.000

Tahun 2019 dan 2020

Tidak terdapat perubahan struktur permodalan, sehingga struktur permodalan adalah sesuai dengan Akta No.

25tanggal 9 November 2018.

Tahun 2021

Sesuai Akta No. 73 tanggal 16 Juni 2021, para pemegang saham menyetujui untuk menegaskan seluruh hasil Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 9 Maret 2021 yang dituangkan dalam Akta Nomor: 188 tanggal 31 Maret 2021, yang dibuat di hadapan Aisyah Ratu Juliana Siregar, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Sukabumi (“Akta No. 188 tanggal 31 Maret 2021”), dengan keputusan sebagai berikut:

a. Menyetujui pemecahan nilai nominal saham dalam Perseroan dari sebesar Rp500.000 (lima ratus ribu Rupiah) per saham menjadi Rp25 (dua puluh lima Rupiah).

b. Peningkatan Modal Dasar Perseroan dari semula sebesar Rp40.000.000.000 (empat puluh miliar Rupiah) menjadi Rp148.018.000.000 (seratus empat puluh delapan miliar delapan belas juta Rupiah).

c. Peningkatan Modal Disetor dan/atau Modal Ditempatkan dari semula sebesar Rp10.250.000.000 (sepuluh miliar dua ratus lima puluh juta Rupiah) menjadi Rp37.004.500.000 (tiga puluh tujuh miliar empat juta lima ratus ribu Rupiah).

Dari peningkatan modal ditempatkan dan disetor tersebut Rp26.754.500.000 (dua puluh enam miliar tujuh ratus lima puluh empat juta lima ratus ribu Rupiah) yang terbagi atas 1.070.180.000 (satu miliar tujuh puluh juta seratus delapan puluh ribu) saham, telah diambil bagian dan disetor penuh masing-masing oleh:

a. PT Goldfive Investment Capital sejumlah Rp14.778.000.000 (empat belas miliar tujuh ratus tujuh puluh delapan juta Rupiah) atau sebanyak 591.120.000 (lima ratus sembilan puluh satu juta seratus dua puluh ribu) saham;

b. Pramayari Hardian Doktrianto sejumlah Rp1.825.500.000 (satu miliar delapan ratus dua puluh lima juta lima ratus ribu Rupiah) atau sebanyak 73.020.000 (tujuh puluh tiga juta dua puluh ribu) saham;

c. Ariyanti Pelita Sari sejumlah Rp1.825.500.000 (satu miliar delapan ratus dua puluh lima juta lima ratus ribu Rupiah) atau sebanyak 73.020.000 (tujuh puluh tiga juta dua puluh ribu) saham;

d. Nengah Rama Gautama sejumlah Rp6.475.000.000 (enam miliar empat ratus tujuh puluh lima juta Rupiah) atau sebanyak 259.000.000 (dua ratus lima puluh sembilan juta) saham;

e. David Desanan Anan Winowod sejumlah Rp1.850.500.000 (satu miliar delapan ratus lima puluh lima juta lima ratus ribu Rupiah) atau sebanyak 74.020.000 (tujuh puluh empat juta dua puluh ribu) saham;

Dari peningkatan modal ditempatkan dan disetor yang telah diambil bagian dan disetor penuh dengan uang tunai melalui kas Perseroan, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan menjadi sebagai berikut:

Keterangan Nilai Nominal Rp25 Per Saham

Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp) Persentase (%)

Modal Dasar 5.920.720.000 148.018.000.000

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:

1. PT Goldfive Investment Capital 999.120.000 24.978.000.000 67,50

2. Nengah Rama Gautama 259.000.000 6.475.000.000 17,50

3. Pramayari Hardian Doktrianto 74.020.000 1.850.500.000 5,00

4. Ariyanti Pelita Sari 74.020.000 1.850.500.000 5,00

5. David Desanan Anan Winowod 74.020.000 1.850.500.000 5,00

Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.480.180.000 37.004.500.000 100,00

Saham Dalam Portepel 4.440.540.000 111.013.500.000

Sesuai Akta Perseroan Nomor: 50 tanggal 7 Oktober 2021, para pemegang saham menyetujui:

a. Menegaskan bahwa Perseroan telah berutang kepada PT Goldfive Investment Capital sebesar Rp3.500.000.000 (tiga miliar lima ratus juta Rupiah) berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.

GIC/EL18/008 tanggal 10 September 2018 yang telah diubah terakhir kali berdasarkan Addendum II Perjanjian Hutang Piutang No. GIC/ADD.II/EL18/008 tanggal 4 September 2020 antara Perseroan dengan PT Goldfive Investment Capital, yang dibuat di bawah tangan dan bermeterai cukup.

b. Menyetujui tindakan Direksi Perseroan untuk melakukan konversi utang Perseroan kepada PT Goldfive Investment Capital sebesar Rp3.500.000.000 (tiga miliar lima ratus juta Rupiah) menjadi saham-saham dalam Perseroan.

c. Sehubungan dengan butir 1 dan 2 di atas, menyetujui untuk mengklarifikasi dan menegaskan bahwa penyetoran atas peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan sebanyak Rp26.754.500.000 (dua puluh enam miliar tujuh ratus lima puluh empat juta lima ratus ribu Rupiah), yang telah dimuat di dalam Akta Perseroan Nomor: 73 tanggal 16 Juni 2021, penyetorannya tidak sepenuhnya dilakukan dengan uang tunai melalui kas Perseroan, melainkan dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1) Penyetoran tunai melalui kas Perseroan yaitu sebanyak 930.180.000 (sembilan ratus tiga puluh juta seratus delapan puluh ribu) saham atau seluruhnya sebesar Rp23.254.500.000 (dua puluh tiga miliar dua ratus lima puluh empat juta lima ratus ribu Rupiah) yang masing-masing dilakukan oleh:

a) PT Goldfive Investment Capital sejumlah Rp11.278.000.000 (sebelas miliar dua ratus tujuh puluh delapan juta Rupiah) atau sebanyak 451.120.000 (empat ratus lima puluh satu juta seratus dua puluh ribu) saham;

b) Pramayari Hardian Doktrianto sejumlah Rp1.825.500.000 (satu miliar delapan ratus dua puluh lima juta lima ratus ribu Rupiah) atau sebanyak 73.020.000 (tujuh puluh tiga juta dua puluh ribu) saham;

c) Ariyanti Pelita Sari sejumlah Rp1.825.500.000 (satu miliar delapan ratus dua puluh lima juta lima ratus ribu Rupiah) atau sebanyak 73.020.000 (tujuh puluh tiga juta dua puluh ribu) saham;

d) Nengah Rama Gautama sejumlah Rp6.475.000.000 (enam miliar empat ratus tujuh puluh lima juta Rupiah) atau sebanyak 259.000.000 (dua ratus lima puluh sembilan juta) saham;

e) David Desanan Anan Winowod sejumlah Rp1.850.500.000 (satu miliar delapan ratus lima puluh lima juta lima ratus ribu Rupiah) atau sebanyak 74.020.000 (tujuh puluh empat juta dua puluh ribu) saham;

2) Penyetoran dengan cara konversi utang menjadi saham sebanyak 140.000.000 (seratus empat puluh juta) saham atau selurunya sebesar Rp3.500.000.000 (tiga miliar lima ratus juta Rupiah) oleh PT Goldfive Investment Capital.

d. Menyetujui untuk melakukan pengalihan dan/atau penjualan saham-saham dalam Perseroan, yaitu pengalihan dan/atau penjualan sebagian saham milik Tuan Nengah Rama Gautama sejumlah 1 (satu) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp25 (dua puluh lima) kepada PT Goldfive Investment Capital.

Dari peningkatan modal ditempatkan dan disetor yang telah diambil bagian dan disetor penuh dengan uang tunai melalui kas Perseroan dan melalui konversi utang menjadi saham, serta perubahan susunan pemegang saham tersebut di atas, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan menjadi sebagai berikut:

Keterangan Nilai Nominal Rp25 Per Saham

Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp) Persentase (%)

Modal Dasar 5.920.720.000 148.018.000.000

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:

1. PT Goldfive Investment Capital 999.120.001 24.978.000.025 67,50

2. Nengah Rama Gautama 258.999.999 6.475.999.975 17,50

3. Pramayari Hardian Doktrianto 74.020.000 1.850.500.000 5,00

4. Ariyanti Pelita Sari 74.020.000 1.850.500.000 5,00

5. David Desanan Anan Winowod 74.020.000 1.850.500.000 5,00

Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.480.180.000 37.004.500.000 100,00

Saham Dalam Portepel 4.440.540.000 111.013.500.000

Keterangan:

1) Bahwa konversi utang menjadi saham sebesar Rp3.500.000.000 (tiga miliar lima ratus juta Rupiah) sebagaimana tersebut di atas telah diumumkan dalam surat kabar (i) Harian Ekonomi Neraca; dan (ii) International Medial; keduanya pada hari Senin, tanggal 11 Oktober 2021, dan oleh karenanya Perseroan telah memenuhi ketentuan Pasal 6 Peraturan Pemerintah Nomor: 15 Tahun 1999 tentang Bentuk-bentuk Tagihan Tertentu yang Dapat Dikompensasikan sebagai Setoran Modal.

2) Bahwa sehubungan dengan pengalihan dan/atau penjualan 1 (satu) saham milik Nengah Rama Gautama kepada PT Goldfive Investment Capital sebagaimana tersebut di atas:

i. dilakukan berdasarkan Perjanjian Jual Beli Saham tanggal 29 September 2021 antara Nengah Rama Gautama dan PT Goldfive Investment Capital, yang dibuat di bawah tangan dan bermeterai cukup.

ii. telah diperoleh persetujuan dan pengesampingan dari masing-masing pemegang saham Perseroan, hak untuk memiliki saham terlebih dahulu (pre-emptive right), hak untuk menolak pertama kali (right of first refusal) dan hak-hak lain yang dapat memberikannya hak untuk memperoleh sebagian atau seluruh saham terlepas dari apakah hak tersebut timbul berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, perjanjian ataupun ketentuan hukum apapun.

iii. telah diperoleh persetujuan pasangan (spousal consent) dari Andri Taminsa Sari sesuai Surat Pernyataan tertanggal 29 September 2021.