• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERLUASAN DAN PERKEMBANGAN ARSITEKTUR MODEREN

Dalam dokumen Arsitektur modern & pasca modern (Halaman 38-48)

ARRSSIITTEEKKTTUURRMMOODDEERREENN DDAANN PPAASSCCAA MMOODDEERREENN

P

PeerrtteemmuuaannKKeeeennaamm––TTaattaappMMuukkaa++DDuukkuunnggaannMMuullttiimmeeddiiaa++DDiisskkuussii

PERLUASAN DAN PERKEMBANGAN

ARSITEKTUR MODEREN

D

DEESSTTIIJJLL––AAKKSSEENNTTUUAASSIIEELLEEMMEENN--EELLEEMMEENNFFOORRMMAALL

K

KEEMMAATTAANNGGAANNDDAANNKKEEHHAALLUUSSAANNBBEENNTTUUKKAAMM

A

ALLVVAARRAAAALLTTOO––AARRSSIITTEEKKAAMMFFIINNLLAANNDDIIAA

F

FRRAAMMEESSKKEELLEETTOONN––EEVVOOLLUUSSIIKKOONNSSTTRRUUKKSSII((PPEERRTTEEMMUUAANNKKEE77))

K

KOONNSSEEPPRRUUAANNGGBBAARRUU((PPEERRTTEEMMUUAANNKKEE77))

  DDEESSTTIIJJLL––AAKKSSEENNTTUUAASSIIEELLEEMMEENN--EELLEEMMEENNFFOORRMMAALL

 DDee SSttiijjll – Kelompok pelukis, pematung, arsitek, dan sastrawan Belanda. Didirikan 1917 oleh para pelukis : Mondrian, Van Doesburg, Van Der Leck, Huszar, para arsitek : Oud, Wils, Van’t Hoff, pematung Vantongerloo, dan sastrawan Kok yang mengaplikasikan teorinya juga pada teater, tari, dan film.  PPrriinnssiippDDeeSSttiijjll– Etika dan moral kebenaran, objektifitas, orders, kejelasan, serta

kesederhanaan merupakan prinsip De Stijl  Menghadapi kondisi sosial dan ekonomi saat itu guna menghindari bahaya dan malapetaka individualisme untuk lebih menuju pandangan universal kolektif yang dapat mengekspresikan abad kesadaran umum (frasa yang sering digunakan oleh De Stijl).

 DDeekkllaarrssii DDee SSttiijjll tteennttaanngg KKoonnddiissii P

Peerrmmuukkaaaann,, KKuubbuuss,, ddaann HHuubbuunnggaann S

StteerreeoommeettrriikkGGeedduunnggddeennggaannTTaappaakk– De Stijl mendeklarasikan tuntutan terhadap arsitektur  membebaskan diri dari emosi individual dan mengadopsi alat-alat ekspresi elementer : Kondisi Permukaan, Kubus dan Garis, serta Hubungan Stereometrik Gedung dengan Tapak.

 AArrssiitteekkttuurrddaannGGeedduunngg--ggeedduunnggDDeeSSttiijjll

1. Kolaborasi antara seni-seni produktif yang dimanifestasikan dalam bentuk yang berada dalam rentang lebar bidang seni lukis + seni terapan + seni patung + arsitektur. Menghindari penekanan berlebihan elemen-elemen individual pada bentuk.

2. Mendapat pengaruh dari Doesburg dan Berlage  permukaan dinding tanpa ornamen. Contoh : 2 karya rumah tinggal di Huister Heide dekat Utrecht, 1906, keduanya memiliki permukaan-permukaan lebar bebas ornamen akan tetapi aksentuasi horizontalnya tidak berkorespondensi dengan De Stijl yang menekankan harmoni antara elemen-elemen.

3. Mendapat pengaruh pula dari Frank Lloyd Wright melalui Hendrik Petrus

Berlage dan Robert Van’t Hoff.

 DDee SSttiijjll PPaarraalleell ddeennggaann SSuupprreemmaattiissmmee – 1913, konsep serupa De Stijl ditemukan oleh Kasimir Malewitsch pelukis Rusia. Dasar ekspresi  mengadopsi bentukan segi-4, persegi panjang, lingkaran, dan segi-3. Kasimir mencari bentuk

W

WaanniittaaSSuubbaaddrraaAAbbiioossoo,,IIrr..,,MM..TT..––4411227777001122000099 H

Haallaammaann22ddaarrii44

arsitektur baru dengan mentransformasi apa yang berada di atas kanvas menjadi gedung  Men’s Club, 1935, menggunakan elemen-elemen permukaan seperti halnya pada lukisan dan patung, ruang dan volume diciptakan dari kontras-kontras sederhana bentukan segi-4.

 KKEEMMAATTAANNGGAANN DDAANN KKEEHHAALLUUSSAANN

B

BEENNTTUUKK

 PPeenngguurraannggaannPPeenneekkaannaannFFaakkttoorr--FFaakkttoorrFFoorrmmaallDDaannFFuunnggssiioonnaall

1. Pertengahan 1920 – Teknik-teknik arsitektur baru  bentuk sebagai basis aplikasi secara luas. Permasalahan  Saat mempersatukan bentuk-bentuk arsitektur seringkali dikembangkan secara independen oleh artis-artis individual ke dalam realita praktis masyarakat umum  Terjadi kontradiksi antara kesempurnaan fungsional dengan bentuk.

2. Akhir 1920 – Menghargai detil dan mencari sintesa  meninggalkan geometri, meninggalkan ekspresionisme dengan geometri berlebihan, membebaskan diri dari tirani konsep fungsi yang didefiniskan secara sempit.

3. Pasca PD – Tuntutan tugas baru mendesak  Penyediaan Perumahan, Gedung Sekolah, dan Rumah Sakit + Pabrik (satu-satunya ide yang telah dipraktekkan oleh para arsitek moderen). Jenis klien berubah dari klien individual yang merepresentasikan kepentingan besar. Otoritas lokal atau perusahaan besar menjadi klien kelompok.

 CCIIAAMM((CCoonnggrrèèssIInntteerrnnaattiioonnaauuxxDD’’aarrcchhiitteeccttuurreeMMooddeerrnnee))++RRaattiioonnaallMMeetthhooddss O

OffBBuuiillddiinngg Kelompok arsitek terkemuka berskala internasional mengadakan kongres CIAM ke 3, September 1930, Brussels  mendiskusikan Rational Methods Of Building  metoda dengan penekanan pada :

1. Pengujian perencanaan skema perumahan moderen dengan studi komparatif dalam konteks internasional.

2. Penelitian tingkat efektifitas berbagai jenis gedung  Pengembangan

mixed use = campuran, berdasarkan analisis kepadatan gedung berstatistik

akurat, jumlah tempat tinggal + penghuninya, dan standar-standar ruang per lantai.

 PPeerruubbaahhaann PPeerreennccaannaaaann ppaaddaa SSkkeemmaa PPeerruummaahhaann – Skema Perumahan Dammerstock, Walter Gropius, 1927 – 1928, Karlsruhe. WG memenangkan hadiah pertama kompetisi melalui karya tersebut. Konsep : solusi praktis bagi program yang terorganisasi dengan jelas yang memenuhi kebutuhan ekonomi secara lengkap.

W

WaanniittaaSSuubbaaddrraaAAbbiioossoo,,IIrr..,,MM..TT..––4411227777001122000099 H

Haallaammaann33ddaarrii44

1. Rumah-rumah teras disatukan oleh arteri lalu lintas utama yang bercabang menuju jalan-jalan perumahan yang dihubungkan oleh jalur pedestrian. 2. Penempatan  memberi ketenangan + sinar matahari yang cukup 

gedung-gedung berorientasi utara – selatan secara ketat.

3. Penggunaan lahan secara ekonomis  jarak antara jalan perumahan sedemikian rupa dapat menyediakan sinar matahari yang baik.

4. Pelayanan komunal seperti binatu, pemanas, dan pertokoan dikelompokkan secara memusat.

5. 1941, skema serupa dirancang di New Kensington, dekat Pittsburgh. Multi orientasi  lebih mengikuti kontur + menerapkan konsep yang lebih dikembangkan dan diperkaya.

 SSttaannddaarr KKrriittiikk BBaarruu – Kompetisi untuk Trades Union School di Bernau

menciptakan Standar Kritik Baru. Dimenangkan oleh Hannes Meyer yang mengambil alih Bauhaus dari WG. Konsep :

1. Sekolah  harus menyerupai organisma hidup. 2. Lokasi di tengah hutan. Berbasis

fungsional + mendayagunakan

tatanan alam tepian danau tanpa

romantisisme. Gedung-gedung

terbuka ke arah tepian danau dengan

steps untuk mendaki kemiringan.

3. Sanatorium Paimio – Karya Alvar Aalto, arsitek Finlandia. Sudut-sudut tegas tidak lagi fundamental bagi denahnya. Pengelompokan gedung mengikuti pola yang lebih bebas tanpa harus kehilangan bentuk. Blok pasien 6 lantainya berorientasi selatan –

barat daya sedemikian rupa dapat membentuk sudut dengan solarium. Rancangan yang sangat hidup dengan merangkul tatanan alam alih-alih menentangnya.   AALLVVAARRAAAALLTTOO  AAllvvaarr AAaallttoo vveerrssuuss NNeeoo KKllaassiissiissmmee ++ M Moonnuummeennttaalliissmmee 11993300--aann – 1930-an AM telah mencapai tujuan yang selama ini dicari dan diplokamirkannya di sepanjang 1920-an. Tidak semua negara menghasilkan sesuatu karena dipengaruhi situasi politik. 1. Jerman – Politik Sosialisme Nasional

 menghasilkan Neo Klasisisme steril  cenderung merepresentasikan kebesaran imperial.

2. Rusia – Kompetisi Palace of the

Soviets, 1930  menjauhi segala yang telah dieksperimenkan selama 1920-an.

W

WaanniittaaSSuubbaaddrraaAAbbiioossoo,,IIrr..,,MM..TT..––4411227777001122000099 H

Haallaammaann44ddaarrii44

3. Italia – Menghasilkan Neo Klasisisme yang monumental.  AAllvvaarr AAaallttoo sseebbaaggaaii CCoouunntteerrbbllaasstt – AM

diterima di negara-negara Eropa: Switzerland, Denmark, Swedia, dan Finlandia. Di Finlanida  Muncul pemikiran yang lebih jauh dari Alvar Aalto  Berpaling dari blok-blok berbentuk kubus yang sangat kontras dengan lingkungannya.

 AArrssiitteekkttuurrUUnnttuukkSSeettiiaappOOrraanngg– Arsitektur Alvar Aalto selalu disesuaikan dengan kondisi psikologi para calon penggunanya + kebutuhan-kebutuhan situasi khusus mereka.

 RRuuaanngg DDiinnaammiikk – Ruang sederhana yang

dilingkupi oleh permukaan segi-4 yang mendominasi arsitektur 1920-an. Aalto menggantinya dengan struktur spasial dinamis. Penggunaan sistem struktur rangka BB memungkinkan untuk membedakan elemen-elemen pendukung dan non pendukung  memungkinkan untuk menentukan posisi-posisi dinding agar tidak menghalangi.

 SSiiggnniiffiikkaannssii BBaarruu PPaaddaa LLaannsseekkaapp – Gedung-gedung Aalto bersimpati kepada alam  Memanfaatkan segala kemungkinan yang ditawarkan olehnya. Konsep : 1. Perbendaharaan Bentuk  Refleksi langsung dari karakteristik lansekap 

terlihat jelas pada gedung-gedungnya termasuk pabrik meskipun pabrik tidak memiliki romantisisme.

2. Mengikuti Pola Geologis  Karya Aalto seringkali mengikuti pola geologis lahannya  Rumah Teras Kauttua, 1938, mengikuti kontur + dibangun di atas kemiringan sebuah bukit.

3. Kombinasi Pemecahan Imajinatif +

Ekonomis  Mengindikasikan

beragam kemungkinan. Di antara

kecenderungan 1920-an yang

W WaanniittaaSSuubbaaddrraaAAbbiioossoo,,IIrr..,,MM..TT..––4411227777001122000099 H Haallaammaann11ddaarrii55

A

ARRSSIITTEEKKTTUURRMMOODDEERREENN DDAANN PPAASSCCAA MMOODDEERREENN

P

PeerrtteemmuuaannKKeettuujjuuhh––TTaattaappMMuukkaa++DDuukkuunnggaannMMuullttiimmeeddiiaa++DDiisskkuussii

PERLUASAN DAN PERKEMBANGAN

ARSITEKTUR MODEREN

D

DEESSTTIIJJLL––AAKKSSEENNTTUUAASSIIEELLEEMMEENN--EELLEEMMEENNFFOORRMMAALL

K

KEEMMAATTAANNGGAANNDDAANNKKEEHHAALLUUSSAANNBBEENNTTUUKKAAMM

A

ALLVVAARRAAAALLTTOO––AARRSSIITTEEKKAAMMFFIINNLLAANNDDIIAA

F

FRRAAMMEESSKKEELLEETTOONN––EEVVOOLLUUSSIIKKOONNSSTTRRUUKKSSII

K

KOONNSSEEPPRRUUAANNGGBBAARRUU

 FFRRAAMMEESSKKEELLEETTOONN––EEVVOOLLUUSSIIKKOONNSSTTRRUUKKSSII

 FFRRAAMMEE SSKKEELLEETTOONN,, SSIISSTTEEMM SSTTRRUUKKTTUURR D DAANN KKOONNSSTTRRUUKKSSII YYAANNGG VVIISSIIBBLLEE DDAANN P PEERRCCEEPPTTIIBBLLEE – Elemen-elemen bentuk yang visible :

1. Sistem TRANSVERSE BEAM atau

BALOK MELINTANG + MEMBUJUR, BALOK-BALOK berada di sudut yang benar terhadap FASADE.

2. KOLOM – KOLOM PENYANGGA

yang menonjol keluar.

Elemen-elemen bentuk yang

percetible namun tidak visible, dimungkinkan dengan mendayagunakan konstruksi BAJA dan BB, berkembang setelah PD I namun sangat POPULER: Sistem struktur rangka

pendukung beban TIDAK

DIPERLIHATKAN, akan tetapi

ditempatkan di dalam dan dari sanalah bentuk gedung ditentukan. Contoh: Berlin Office Building, LMVDR, 1919, sebuah gedung pencakar langit yang

berekspresi EMPATIK dan

SENSASIONAL.  BBAALLOOKK LLOONNGGIITTUUDDIINNAALL D DAANN KKOONNSSEEKKUUEENNSSII E ESSTTEETTIIKKAA – Secara

mendasar balok dapat dibedakan menjadi dua bagian dilihat dari posisinya yaitu

W

WaanniittaaSSuubbaaddrraaAAbbiioossoo,,IIrr..,,MM..TT..––4411227777001122000099 H

Haallaammaann22ddaarrii55

ARAH PENDEK dan LONGITUDINAL atau MEMBUJUR atau KE ARAH PANJANG.

Contoh: Gedung dengan balok

MEMBUJUR, Trades Union House, 1929 –

1931, Frankfurt am Main.

 JJEENNDDEELLAA PPIITTAA HHOORRIIZZOONNTTAALL,, B

BEENNTTUUKKAANNFFAASSHHIIOONNAABBLLEE– Diawali oleh

gedung-gedung LC yang tidak

menggunakan kaca seperti Bauhaus. Bagi LC yang penting adalah KONTRAS yang terjadi antara DINDING MASIF dan DERETAN JENDELA. Dengan sistem

struktur rangka pendukung beban yang berada di dalam, LC dapat memperkenalkan jendela panjang berupa JENDELA PITA HORIZONTAL dari KACA yang menjadi bagian dari filosofi estetikanya.

HHOORRIIZZOONNTTAALLIITTYY EERRIICCHH MMEENNDDEELLSSOOHHNN – Banyak arsitek yang menjadikan PITA HORIZONTAL sebagai dasar tema rancangannya seperti yang dilakukan oleh Erich Mendelsohn dengan HORIZONTALITY yang hampir menyerupai

DOGMA.

 TTHHEE CCUURRTTAAIINN WWAALLLL – Potensi lain dari

penggunaan SISTEM STRUKTUR

RANGKA PENAHAN BEBAN DI DALAM adalah KOMPOSISI DINDING KACA sebagai pengganti DINDING MASIF untuk FASADE seperti bengkel Bauhaus di Dessau. Dinding kaca berhadapan langsung dengan interior dan hanya diselingi artikulasi halus berupa BATANG-BATANG RANGKA KACA.  PPEERRKKEEMMBBAANNGGAANN FFRRAAMMEE SSKKEELLEETTOONN,, S SIISSTTEEMM SSTTRRUUKKTTUURR DDAANN KKOONNSSTTRRUUKKSSII Y YAANNGGVVIISSIIBBLLEEDDAANNPPEERRCCEEPPTTIIBBLLEE–

1. LEVER HOUSE – Rancangan

Skidmore, Owings, and Merril (SOM), New York, secara total menyelubungi

SISTEM RANGKA langsingnya

dengan ENCLOSURE dengan PANIL-PANIL KACA TRANSPARAN dan BURAM.

2. INLAND STEEL – Rancangan SOM, Chicago, memiliki elemen bentuk visible. KOLOM-KOLOM STRUKTUR yang berada di luar ENCLOSURE

bertujuan untuk mencapai FLEKSIBILITAS RUANG SECARA TOTAL. Demikian pula halnya dengan penempatan SIRKULASI VERTIKAL di sebuah aneks asimetris.

W WaanniittaaSSuubbaaddrraaAAbbiioossoo,,IIrr..,,MM..TT..––4411227777001122000099 H Haallaammaann33ddaarrii55  SSIINNTTEESSIISS YYAANNGG DDIICCAAPPAAII BBEERRSSAAMMAA L

LMMVVDDRR – Pada rancangan Alumni Memorial Hall, LMVDR menyelimuti tiang-tiangnya dengan beton untuk melindunginya dari bahaya kebakaran.

ENCLOSURE terdiri atas DINDING DAN RANGKA NON PENDUKUNG.

Sistem STRUKTUR dengan

KONSTRUKSI BAJA diproyeksikan pada PERMUKAAN EKSTERNAL, akan tetapi TIANG-TIANG SISTEM RANGKA PALSU berhenti di ground floor.

 KONSEP BARU UNTUK RUANG

 SSIISSTTEEMM SSTTRRUUKKTTUURR DDAANN

K

KOONNSSTTRRUUKKSSII HHAALLLLSS BBEESSAARR –

Salah satu perubahan besar dalam AM adalah pada BENTUK DAN KONSTRUKSI halls besar.

The Century Hall, Max Berg dan ahli rekayasa Trauer, 1912 –

1913, Breslau, seluruh bagian

eksteriornya dibangun

menggunakan BB.

 EEUUGGEENNEE FFRREEYYSSSSIINNEETT – Seorang ahli rekayasa Perancis, meskipun memiliki kekurangan dalam hal dampak emosional namun telah berhasil merancang Century Hall yang berbentuk jelas dan lugas.

 SSIISSTTEEMM SSTTRRUUKKTTUURR SSHHEELLLL AATTAAUU C

CAANNGGKKAANNGGBBBB – 1922, Walter Bauersfeld membutuhkan RUANG BERKUBAH atau

bentuk matematisnya HEMISPHERE untuk menguji peralatan optik. Melalui beberapa percobaan Bauersfeld memutuskan untuk membuat kubah berupa JARINGAN DARI BATANG-BATANG PENDEK SEPANJANG 2 kaki. Sebagai penutup LATTICE ini digunakan LAPISAN BETON setebal 1¼ “ yang

menghasilkan KEKUATAN BESAR. Pada SHELL KURVA ini terjadi kolaborasi intensif antara BETON dan TULANGANNYA, seperti halnya SHELL THEORY

W

WaanniittaaSSuubbaaddrraaAAbbiioossoo,,IIrr..,,MM..TT..––4411227777001122000099 H

Haallaammaann44ddaarrii55

DOME SHELL diperluas menjadi BARREL SHELL VAULT. Rancangan pertama sistem struktur ini: PLANETARIUM JENA, 1925, serta HAL PASAR di Leipzig dan Basle.  PPIIEERRRREE LLUUIIGGII NNEERRVVII DDAANN FFEELLIIXX

C

CAANNDDEELLLLAA,,MMAASSTTEERRBBBB–

1. Stadion, Pierre Luigi Nervi, 1930 –

1932, Florence, Italia. Terjadi

perubahan pada METODA

STRUKTURAL dan KONSEP

BENTUK. Menggunakan PELAT dan BALOK yang merupakan elemen klasik BB, akan tetapi sebagai

ELEMEN-ELEMEN HORIZONTAL

secara fleksibel disesuaikan dengan

POLA DAERAH TEKAN

(COMPRESSION) dan KEBEBASAN pada penanganan elemen-elemen

gedungnya telah menciptakan

BENTUK BARU.

2. Felix Candella, lahir di Spanyol, hidup di Meksiko. Seluruh KOMPOSISI gedung-gedungnya terdiri atas UNIT-UNIT PREFABRIKASI. FC pun membangun SHELL MONOLIT yang direalisasikan pada bentuk-bentuk awal 1920-an yang telah memberi inspirasi kepada Maillart.

 TTOORRRROOJJAA DDAANN MMAAIILLAARRTT – La Zarzuela, Eduardo Torroja, 1935, Madrid, Spanyol, Arena Pacuan Kuda BERATAP SHELL

YANG MENJOROK LEBAR; Cement Hall untuk Swiss National Exhibition, Robert

Maillart ahli rekayasa, 1938, Zurich, Jerman, PARABOLIC

BARREL VAULT-nya

merupakan INSPIRASI

KREATIF BERKEKUATAN

IMAJINATIF yang tidak

tertandingi sampai saat ini.

 SSIISSTTEEMM SSTTRRUUKKTTUURR AATTAAPP GGAANNTTUUNNGG TTEENNDDAA – Sistem struktur ini dapat dicapai dengan TRUSS BERBENTANG LEBAR. Muncul teori lain yang berdasar pada penggunaan PENOPANG LOGAM STANDAR yang diikat secara bersamaan oleh ENGSEL-ENGSEL KONSTRUKSI KHUSUS sedemikian rupa dapat membentang di atas area yang sangat lebar.

W WaanniittaaSSuubbaaddrraaAAbbiioossoo,,IIrr..,,MM..TT..––4411227777001122000099 H Haallaammaann55ddaarrii55  SSIISSTTEEMM SSTTRRUUKKTTUURR SSPPAACCEE FFRRAAMMEE D

DEENNGGAANN SSTTRRUUTTSS – SPACE FRAME atau RANGKA RUANG merupakan sistem struktur terdiri atas konstruksi batang-batang logam yang dipersatukan oleh bola

besi. Polyhedron Geodesic Dome, Buckminster Fuller, 1953,

penutup kerangka SPACE

FRAME paviliun pameran yang biasanya menggunakan beton diganti dengan NILON RINGAN

yang dibentangkan di

permukaannya.

KKEEIISSTTIIMMEEWWAAAANN DDAANN KKEEAANNEEHHAANN AARRSSIITTEEKKTTUURR MMOODDEERREENN – SENSE OF COMMUNITY, arsitektur di setiap zaman memiliki peran masing-masing. Seperti HALL bagi AM merupakan AREA LUAS dan BEBAS PENGHALANG adalah TEMA YANG DISUKAI. Ada SENSE yang muncul dengan hadirnya RUANG

PETEMUAN atau RUANG KONPERENSI seperti di League of National Palace Le Corbusier, Perpustakaan Aalto di Vipurii, Finlandia, dan gedung Unesco Nervi di Paris, Perancis. GEDUNG-GEDUNG AM melalui ARSITEKTUR senantiasa mencari cara untuk menciptakan SENSE OF COMMUNITY. Dalam makna nurani

sosial yang paling luas AM adalah :

1. Kebutuhan menuju KETERBUKAAN dan KEBEBASAN yang secara ekual dapat terlihat jelas dalam upaya MEMPERSATUKAN RUMAH TINGGAL dengan LINGKUNGANNYA.

2. Upaya MENIADAKAN DINDING PENDUKUNG MASIF atau SOLID.

3. Ruang-ruang yang memungkinkan PERGERAKAN BEBAS ke segala arah. 4. Gedung-gedung dengan AKSESIBILITAS TINGGI atau dapat dicapai dari

segala arah.

5. SOLUSI bagi permasalahan PERUMAHAN, konsep-konsep

PERENCANAAN KOTA, dan WILAYAH.

Di balik AM terdapat gambaran sebuah MASYARAKAT BARU, apabila bukan merupakan kenyataan setidak-tidaknya sebagai suatu harapan.

W WaanniittaaSSuubbaaddrraaAAbbiioossoo,,IIrr..,,MM..TT..––4411227777001122000099 H Haallaammaann11ddaarrii1100

A

ARRSSIITTEEKKTTUURRMMOODDEERREENN DDAANN PPAASSCCAA MMOODDEERREENN

P

PeerrtteemmuuaannKKeeddeellaappaann ––TTaattaappMMuukkaa++DDuukkuunnggaannMMuullttiimmeeddiiaa++DDiisskkuussii

  IINNGGGGRRIISSRRAAYYAA((GGRREEAATTBBRRIITTAAIINN))   PPEERRAANNCCIISS   BBEELLAANNDDAA   JJEERRMMAANN   SSWWIITTZZEERRLLAANNDD   SSWWEEDDIIAA   DDEENNMMAARRKK   FFIINNLLAANNDDIIAA   IITTAALLIIAA   BBRRAAZZIILL   AAMMEERRIIKKAASSEERRIIKKAATT   IINNGGGGRRIISSRRAAYYAA((GGRREEAATTBBRRIITTAAIINN)) I

Innggggrriiss RRaayyaa AAbbaadd 2200,, Art Noveau – Perancis, Belgia, Jugendstil – Jerman,

Sezession sebagai varian – Austria, Stile Liberty – Italia, dan Modernismo – Spanyol  bukti berkembangnya bibit-bibit AM. Di Inggris berkembang melalui para tokohnya William Morris, CFA Voysey, dan Charles Rennie Mackintosh.

A

ArrttNNoovveeaauu

Gaya dekorasi dalam arsitektur dan seni terapan. Berkembang secara prinsip di Perancis dan Belgia sampai dengan akhir abad 19. Karakteristik : bentuk-bentuk organik dan dinamik, desain lengkung, dan garis-garis bebas mengalir.

Morris + para pengikutnya  Rancangan meluas : Perumahan – Seni Terapan + Dekorasi Interior Rumah Tinggal (Kali pertama mengorganisasikan rumah tinggal secara fungsional. Tidak mensubordinat interior terhadap konsepsi bentuk tradisional  memberi setiap ruang : posisi + bentuk + ukuran sesuai dengan kegunaannya. Pekerjaan Morris terinspirasi oleh protes melawan dampak negatif industrialisasi namun dalam merealisasikan ide-ide baru belum memanfaatkan kesempatan yang ditawarkan oleh industri.

P

Peennggaarruuhh WWaalltteerr GGrrooppiiuuss,, EErriicchh MMeennddeellssoohhnn,, ddaann MMaarrcceell BBrreeuueerr – 1931 berdiri kelompok MARS = asosiasi arsitek muda Inggris yang terkait dengan CIAM. Beberapa tahun kemudian Walter Gropius + Erich Mendelsohn + Marcel Breuer merasa tidak dapat bertahan di Jerman karena meningkatnya Sosialisme Nasional  pindah ke Inggris  pengaruh kuat terhadap para arsitek Inggris. Refresh: Walter Gropius –

master arsitektur moderen pendiri Bauhaus; Erich Mendehlsohn – tokoh arsitektur moderen terkenal dengan konsep eksprsionismenya.

M

MaaxxwweellllFFrryyDDaannOOwweennWWiilllliiaammss–

Gedung AM di Inggris sangat dipengaruhi oleh arsitektur kontinental yang kuat. Adapun tokoh-tokohnya adalah Maxwell Fry dan Sir Owens Williams yang dijuluki Auguste Perret Inggris Raya.

I

Iddee KKoottaa SSaatteelliitt

Akhir 1930-an  tekanan terhadap aktivitas gedung akibat peperangan, akan tetapi justru dimulainya studi intensif yang dapat menjadi solusi pada saat peperangan berakhir : Rekonstruksi Kota-kota yang Hancur. Inggris mulai memproduksi contoh-contoh praktis solusi masa depan berupa prinsip-prinsip perencanaan kota dan wilayah. Konsep Baru Kota Satelit  Inggris Selatan, menerapkan prinsip-prinsip : Asrama tidak diciptakan bagi masyarakat yang bekerja di

W

WaanniittaaSSuubbaaddrraaAAbbiioossoo,,IIrr..,,MM..TT..––4411227777001122000099 H

Haallaammaann22ddaarrii1100

kota-kota terdekat seperti London  self-contained organisms (terdiri atas segala sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat dalam suatu kehidupan kota) : rumah + sarana bekerja + ruang hiijau untuk rekreasi + sekolah dan pusat-pusat kebudayaan. Pada saat yang sama struktur sosial mulai berubah  merepresentasikan pekerja di perusahaan besar + kecil  pengrajin, pekerja kantoran, guru dan para profesional. D

DeessaaiinnSSeekkoollaahhIInnggggrriiss – Gedung sekolah di Inggris  salah satu contoh karya AM Inggris yang mencapai posisi puncak. Gedung sekolah  masalah pendidikan dan tidak terlalu menjadi masalah arsitektural. Bagi Inggris gedung sekolah yang disukai  Tipe Pavilion dan bukan gedung-gedung berlantai banyak  memberi kesempatan mengkombinasikan pengajaran antara ruang kelas + ruang terbuka.

F

Feessttiivvaall IInnggggrriiss

– 1951, Festival Inggris. Meskipun bukan eksibisi dunia namun merupakan upaya untuk mempersatukan stok-stok artistik  pencapaian bangsa. Spirit  Eksperimen + Pencarian kemungkinan baru = menggeser sikap konservatif yang kuat. AM dianggap berhasil  diterima secara umum di bebarapa negara yang sebelumnya mengadopsi sikap konservatif yang cenderung eklektis.

 PPEERRAANNCCIISS((FFRRAANNCCEE))

E

Ennggiinneeeerr––AArrcchhiitteeccttssAAbbaadd2200

–Abad 20Perancis = Inggris dalam hal sumbangan

Dalam dokumen Arsitektur modern & pasca modern (Halaman 38-48)

Dokumen terkait