• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.4 Persepsi Responden

Analisis ini bertujuan untuk meninjau jawaban dari responden terhadap masing-masing pertanyaan yang menjadi instrumen penelitian ini. Dalam hal ini dikemukakan mengenai deskripsi jawaban responden terhadap variabel-variabel yang diteliti, sehingga akan dapat diketahui intensitas kondisi masing-masing variabel. Intensitas kondisi dari masing-masing variabel dapat dibedakan menjadi sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Untuk mengetahui frekuensi intensitas kondisi masing-masing variabel dapat diketahui dengan perkalian antara skor tertinggi dalam setiap variabel dengan jumlah item pertanyaan yang ada setiap variabel yang kemudian dibagi dalam 5 kategori (Sugiono, 2000).

m - n RS = k 5 - 1 RS = = 0,80 5

Kategori jawaban responden dapat dijelaskan sebaga berikut :

1,00 – 1,80 = Sangat rendah atau sangat tidak baik yang menunjukkan kondisi variabel yang masih sangat rendah atau sangat kecil

Keterangan : RS = rentang skala m = skor maksimal

n = skor minimal k = jumlah kategori

1,81 – 2,60 = Rendah atau tidak baik yang menunjukkan kondisi variabel yang masih rendah atau kecil

2,61 – 3,40 = Sedang atau cukup yang menunjukkan kondisi variabel yang sedang atau cukup

3,41 – 4,20 = Tinggi atau baik yang menunjukkan kondisi variabel yang tinggi atau baik

4,21 – 5,00 = Sangat tinggi atau sangat baik yang menunjukkan kondisi variabel yang sangat tinggi atau sangat baik

Berdasarkan kategori tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk menentukan jumlah responden yang memiliki kategori-kategori tersebut.

m – n RS = k 1 - 0 RS = = 0,50 2 0,0 – 0,49 = Tidak baik. 0,50 – 1,00 = Baik. Keterangan : RS = rentang skala m = skor maksimal n = skor minimal

Berdasarkan kategori tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk menentukan jumlah responden yang memiliki kategori-kategori tersebut.

4.4.1 Variabel manfaat NPWP (X1)

Untuk mengetahui tanggapan responden pada KPP Pratama Semarang Barat dapat dilihat dalam tabel 4.10 di bawah ini:

Tabel 4.10

Tanggapan Responden Terhadap Manfaat NPWP Item Pertanyaan

STS TS N S SS

Rerata F Skor F Skor F Skor F Skor F Skor

Wajib Pajak dapat membayar dan melaporkan pajak dengan tertib.

4 4 9 18 20 60 54 216 13 65 3.63 Wajib Pajak terhindar dari

pengenaan sanksi karena tidak memiliki NPWP.

0 0 25 50 25 75 42 168 8 40 3.33 Wajib Pajak terhindar dari 4 4 20 40 29 87 32 128 15 75 3.34

tarif pajak penghasilan yang lebih tinggi.

Wajib Pajak akan memperoleh kemudahan pengajuan kredit bank.

3 3 9 18 20 60 52 208 16 80 3.69 Wajib Pajak akan

memperoleh kemudahan pengajuan izin usaha.

1 1 8 16 21 63 53 212 17 85 3.77 Wajib Pajak akan

memperoleh kemudahan mengikuti lelang instansi pemerintah.

2 2 13 26 40 120 32 128 13 65 3.41 Wajib Pajak berpeluang

menjadi rekanan pemerintah.

2 2 8 16 42 126 40 120 8 40 3.04 Wajib Pajak akan

memperoleh kemudahan

dalam perpajakan 1 1 11 22 16 48 59 236 13 65 3.72

Total Manfaat NPWP 3.49

Sumber : Data primer yang diolah, 2016

Berdasarkan data yang diperoleh dari jawaban responden pada kuesioner, secara keseluruhan wajib pajak memiliki persepsi yang tinggi mengenai manfaat NPWP tercermin pada besarnya nilai rata-rata total sebesar 3,49 (interval 3,40 – 4,19) yang berkategori baik.

Variabel manfaat NPWP dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan penilaian dari responden wajib pajak dapat membayar dan melaporkan pajak dengan tertibyang memiliki rerata sebesar 3.63 yang berkategori baik, wajib pajak terhindar dari pengenaan sanksi karena tidak memiliki NPWP yang memiliki rerata sebesar 3.33 yang berkategori cukup, wajib pajak terhindar dari tarif pajak penghasilan yang lebih tinggiyang memiliki rerata sebesar 3.34 yang berkategori cukup, wajib pajak akan memperoleh kemudahan pengajuan kredit bankyang memiliki rerata sebesar 3,69 yang berkategori baik, wajib pajak akan memperoleh kemudahan pengajuan izin usaha yang memiliki rerata 3.77 yang berkategori baik, wajib pajak akan memperoleh kemudahan mengikuti lelang instansi pemerintah yang memiliki rerata sebesar 3.41 yang berkategori baik,wajib pajak berpeluang menjadi rekanan pemerintah yang memiliki rerata sebesar 3.04 yang berkategori cukup dan wajib

pajak akan memperoleh kemudahan dalam perpajakanyang memiliki rerata sebesar 3,72 yang berkategori baik.

4.4.2 Variabel Kualitas Pelayanan (X2)

Untuk mengetahui tanggapan responden pada KPP Pratama Semarang Barat dapat dilihat dalam tabel 4.11 di bawah ini:

Tabel 4.11

Tanggapan Responden Terhadap Kualitas Pelayanan Item Pertanyaan

STS TS N S SS Rerata

F Skor F Skor F Skor F Skor F Skor Kehandalan:

Memberikan sesuai dengan yang dijanjikan.

1 1 6 12 38 114 45 180 10 50 3.57 Dapat diandalkan dalam

menangani masalah wajib pajak. 3 3 2 4 22 66 64 256 9 45 3.74 Memberikan pelayanan secara

benar sejak pertama kali. 1 1 4 8 21 63 62 248 12 60 3.80 Memberikan pelayanan sesuai

waktu yang dijanjikan. 0 0 7 14 36 108 45 180 12 60 3.62 Berusaha menghindari kesalahan

dalam memberikan pelayanan. 0 0 5 10 24 72 63 252 8 40 3.74 Daya Tanggap:

Menginformasikan tentang kepastian waktu penyampaian pelayanan

0 0 3 6 22 66 66 264 9 45 3.81 Memberikan pelayanan yang

segera atau cepat. 0 0 3 6 21 63 57 228 19 95 3.92 Bersedia membantu wajib pajak.

0 0 1 2 21 63 61 244 17 85 3.94 Siap merespon permintaan wajib

pajak. 0 0 7 14 25 75 53 212 15 75 3.76 Jaminan:

Dapat menanamkan rasa percaya kepada wajib pajak.

3 3 6 12 30 90 51 204 10 50 3.59 Membuat wajib pajak merasa

aman sewaktu melaksanakan kewajiban perpajakan.

2 2 4 8 18 54 63 252 13 65 3,81 Bersikap ramah pada wajib pajak.

2 2 1 2 19 57 65 260 13 65 3.86 Mampu menjawab pertanyaan

Empati:

Memberikan perhatian secara individual kepada wajib pajak.

1 1 2 4 35 105 52 208 10 50 3.68 Memperlakukan wajib pajak

secara penuh perhatian. 0 0 1 2 35 105 51 204 13 65 3.76 Mengutamakan kepentingan

wajib pajak dengan sungguh – sungguh.

0 0 1 2 28 84 60 240 11 55 3.81 Dapat memenuhi kebutuhan wajib

pajak. 1 1 1 2 30 90 53 212 15 75 3.80

Memiliki waktu operasi (jam

kantor) yang nyaman. 0 0 5 10 28 84 58 232 9 45 3.71 Bukti Fisik:

Tesedia peralatan yang modern. 1 1 3 6 22 66 58 232 16 80 3.85 Fasilitas fisik yang menarik

secara visual. 0 0 5 10 36 108 49 196 10 50 3.64 Aparat pajak berpenampilan rapi

dan profesional. 0 0 4 8 11 33 64 256 21 105 4.02 Materi – materi yang berkaitan

dengan pelayanan yang menarik secara visual.

0 0 4 8 28 84 50 200 18 90 3.82 Total Kualitas Pelayanan 3.79

Sumber : Data primer yang diolah, 2016

Berdasarkan data yang diperoleh dari jawaban responden pada kuesioner, secara keseluruhan wajib pajak memiliki persepsi yang tinggi mengenai kualitas pelayanan tercermin pada besarnya nilai rata-rata total sebesar 3.79 (interval 3,40 – 4,19) yang berkategori baik.

Variabel kualitas pelayanan dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan penilaian dari responden mengenai Memberikan sesuai dengan yang dijanjikan yang memiliki rerata sebesar 3.57 yang berkategori baik, dapat diandalkan dalam menangani masalah wajib pajak yang memiliki rerata sebesar 3.74 yang berkategori baik, memberikan pelayanan secara benar sejak pertama kaliyang memiliki rerata sebesar 3.80 yang berkategori baik, memberikan pelayanan sesuai waktu yang dijanjikanyang memiliki rerata sebesar 3,62 yang berkategori baik, berusaha

menghindari kesalahan dalam memberikan pelayanan yang memiliki rerata 3.74 yang berkategori baik, menginformasikan tentang kepastian waktu penyampaian pelayananyang memiliki rerata 3.81 yang berkategori baik, memberikan pelayanan yang segera atau cepatyang memiliki rerata 3.92 yang berkategori baik, bersedia membantu wajib pajakyang memiliki rerata 3.94 yang berkategori baik, siap merespon permintaan wajib pajakyangmemiliki rerata 3.76 yang berkategori baik, dapat menanamkan rasa percaya kepada wajib pajakyang memiliki rerata 3.59 yang berkategori baik, membuat wajib pajak merasa aman sewaktu melaksanakan kewajiban perpajakan yang memiliki rerata 3.81 yang berkategori baik,bersikap ramah pada wajib pajakyang memiliki rerata 3.86 yang berkategori baik, mampu menjawab pertanyaan wajib pajak yang memiliki rerata 4.02 yang berkategori baik,memberikan perhatian secara individual kepada wajib pajakyang memiliki rerata 3.68 yang berkategori baik, memperlakukan wajib pajak secara penuh perhatian yang memiliki rerata 3.76 yang berkategori baik, mengutamakan kepentingan wajib pajak dengan sungguh – sungguhyang memiliki rerata 3.81 yang berkategori baik, dapat memenuhi kebutuhan wajib pajak memiliki rerata 3.80 yang berkategori baik, memiliki waktu operasi (jam kantor) yang nyaman yang memiliki rerata 3.71 yang berkategori baik,tesedia peralatan yang modernyang memiliki rerata 3.85 yang berkategori baik,fasilitas fisik yang menarik secara visualyang memiliki rerata 3.64 yang berkategori baik, aparat pajak berpenampilan rapi dan profesional yang memiliki rerata 4.02 yang berkategori baik, dan materi – materi yang berkaitan dengan pelayanan yang menarik secara visual yang memiliki rerata sebesar 3,82 yang berkategori baik.

Untuk mengetahui tanggapan responden pada KPP Pratama Semarang Barat dapat dilihat dalam tabel 4.12 di bawah ini:

Tabel 4.12

Tanggapan Responden Terhadap Sanksi Perpajakan Item Pertanyaan

STS TS N S SS Rerata

F Skor F Skor F Skor F Skor F Skor Sanksi pidana yang

dikenakan bagi pelanggar aturan pajak cukup berat.

4 4 13 26 29 87 36 144 18 90 3.51 Sanksi administrasi yang

dikenakan bagi pelanggar aturan pajak sangat ringan.

11 11 17 34 32 96 34 136 18 90 3.67 Pengenaan sanksi yang

cukup berat merupakan salah satu sarana mendidik wajib pajak.

3 3 16 32 23 69 46 184 12 60 3.48 Sanksi pajak harus

dikenakan kepada pelanggarnya tanpa toleransi. 0 0 13 26 29 87 45 180 13 65 3.58 Pengenaan sanksi perpajakan atas pelanggaran pajak dapat dinegosiasikan.

6 6 24 48 22 66 34 136 14 70 3.26 Total Sanksi Perpajakan 3.50

Sumber : Data primer yang diolah, 2016

Berdasarkan data yang diperoleh dari jawaban responden pada kuesioner, secara keseluruhan wajib pajak memiliki persepsi yang tinggi mengenai sanksi perpajakan tercermin pada besarnya nilai rata-rata total sebesar 3.50 (interval 3,40 – 4,19) yang berkategori baik.

Variabel sanksi perpajakan dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan penilaian dari responden mengenai sanksi pidana yang dikenakan bagi pelanggar aturan pajak cukup berat yang memiliki rerata sebesar 3,51 yang berkategori baik, sanksi administrasi yang dikenakan bagi pelanggar aturan pajak sangat ringan yang memiliki rerata sebesar 3.67 yang berkategori baik,pengenaan sanksi yang cukup berat merupakan salah satu sarana mendidik wajib pajak yang memiliki rerata sebesar 3.48 yang berkategori baik, sanksi pajak harus dikenakan kepada pelanggarnya tanpa toleransiyang memiliki rerata sebesar 3,58 yang berkategori baik

dan pengenaan sanksi perpajakan atas pelanggaran pajak dapat dinegosiasikanyang memiliki rerata sebesar 3.26 yang berkategori cukup.

4.4.4 Variabel Pemahaman Wajib Pajak (X4)

Untuk mengetahui tanggapan responden pada KPP Pratama Semarang Barat dapat dilihat dalam tabel 4.13 di bawah ini:

Tabel 4.13

Tanggapan Responden Terhadap Pemahaman Wajib Pajak Item Pertanyaan

STS TS N S SS Rerata

F Skor F Skor F Skor F Skor F Skor Anda memahami cara

menghitung pajak penghasilan terutang.

0 0 17 34 47 141 26 104 10 50 3.29 Anda memahami cara

menghitung pajak penghasilan yang harus dibayar dan angsuran pajak.

1 1 13 26 36 108 41 164 9 45 3.44 Anda memahami tata cara

pembayaran pajak. 0 0 11 22 42 126 40 160 7 35 3.43 Anda memahami batas waktu

pembayaran pajak. 1 1 7 14 35 105 45 180 12 60 3.60 Anda memahami sanksi atas

keterlambatan pembayaran

pajak. 1 1 15 30 32 96 38 152 14 70 3.49 Anda memahami cara mengisi

SPT. 0 0 12 24 37 111 39 156 12 60 3.51 Anda memahami tata cara

penyampaian SPT. 2 2 10 20 41 123 43 172 4 20 3.37 Anda memahami batas waktu

penyampaian SPT. 1 1 9 18 36 108 48 192 6 30 3.49 Anda memahami sanksi atas

keterlambatan pelaporan pajak. 1 1 11 22 37 111 41 164 10 50 3.48 Total Pemahaman Wajib Pajak 3.45

1Sumber : Data primer yang diolah, 2016

Berdasarkan data yang diperoleh dari jawaban responden pada kuesioner, secara keseluruhan wajib pajak memiliki persepsi yang tinggi mengenai pemahaman wajib pajak tercermin pada besarnya nilai rata-rata total sebesar 3.45 (interval 3,40 – 4,19) yang berkategori baik.

Variabel pemahaman wajib pajak dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan penilaian dari responden mengenai anda memahami cara menghitung pajak penghasilan terutang yang memiliki rerata sebesar 3.29 yang berkategori cukup, anda memahami cara menghitung pajak penghasilan yang harus dibayar dan angsuran pajak yang memiliki rerata sebesar 3.44 yang berkategori baik, anda memahami tata cara pembayaran pajak yang memiliki rerata sebesar 3.43 yang berkategori baik, anda memahami batas waktu pembayaran pajakyang memiliki rerata sebesar 3,60 yang berkategori baik, anda memahami sanksi atas keterlambatan pembayaran pajakyang memiliki rerata 3.49 yang berkategori baik, Anda memahami cara mengisi SPTyang memiliki rerata 3.51 yang berkategori baik, Anda memahami tata cara penyampaian SPTyang memiliki rerata 3.37 yang berkategori cukup, Anda memahami batas waktu penyampaian SPTyang memiliki rerata 3.49 dan berkategori baik, dan anda memahami sanksi atas keterlambatan pelaporan pajak yang memiliki rerata sebesar 3,48 yang berkategori baik.

4.4.5 Variabel Kepatuhan Wajib Pajak (Y)

Untuk mengetahui tanggapan responden pada KPP Pratama Semarang Barat dapat dilihat dalam tabel 4.14 di bawah ini:

Tabel 4.14

Tanggapan Responden Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Item Pertanyaan

Tidak Ya

Rerata F Skor F Skor

Tepat waktu menyampaikan SPT

dalam 3 tahun terakhir. 44 0 56 56 0.56 Mengisi SPT dengan benar,

lengkap, jelas dan ditandatangani. 37 0 63 63 0.63 Menhitung pajak terutang dengan

benar. 33 0 67 67 0.67

Tepat waktu membayar pajak.

Tidak mempunyai tunggakan pajak.

46 0 54 54 0.54 Menyelenggarakan

pembukuan/pencatatan sesuai dengan ketentuan perpajakan.

36 0 64 64 0.64 Tidak pernah dijatuhi hukuman

pidana di bidang perpajakan dalam 5 tahun terakhir.

39 0 61 61 0.61 Total Kepatuhan Wajib Pajak

0.60

Sumber : Data primer yang diolah, 2016

Berdasarkan data yang diperoleh dari jawaban responden pada kuesioner, secara keseluruhan wajib pajak memiliki persepsi yang tinggi mengenai kepatuhan wajib pajak tercermin pada besarnya nilai rata-rata total sebesar 0.60 (interval 0.51 – 1.00) yang berkategori baik.

Dokumen terkait