CATATAN WAWANCARA
PERTANYAAN PENELITIAN
PERTANYAAN PENELITIAN
JAWABAN NARASUMBER REFLEKSI
b.Bagaimana cara mengenalkan Change.org kepada masyarakat luas ?
Melalui penyelenggaraan petisi dengan sendirinya change.org akan dikenal masyarakat melalui penggalangan pendukung yang disebarkan oleh para penandatangan petisi.
Dengan melalui pengadaan petisi dan penggalang dukungan platform Change.org akan dikenali oleh masyarakat karena dengan demikian petisi pada Change.org akan tersebar melalui media sosial. c. Apakah Visi dan Misi
dari Platform Change.org ?
Memberdayakan orang dimana saja untuk menciptakan
perubahan yang mereka ingin saksikan
Memberdayakan orang dimana saja untuk
menciptakan perubahan yang mereka ingin saksikan d.Bagaimanakah struktur
organisasi
Change.orgIndonesia ?
terdiri dari 3 struktur yaitu usman hamid sebagai Director, Arif Aziz Communications Director, Dhenok Pratiwi serta Desmarita Murni Associate Campaigner. Dalam struktur yang hanya empat orang ini memiliki Fungsi mendasar sebuah platform Change.org adalah
memberdayakan/menggerakka n siapa saja yang ingin
menciptakan perubahan. Bukan kami yang bergerak jadi kami hanya sebagai wadah petisi dan menyediakan fasilitas kepada siapa saja untuk menyalurkan aspirasi.
Usman Hamid sebagai Director
Arif Aziz Communications Director
Dhenok Pratiwi serta Desmarita Murni Associate Campaigner
Fungsi mendasar sebuah platform Change.org adalah memberdayakan/menggerakk an siapa saja yang ingin menciptakan perubahan. Sehingga kenapa kami
130
merampingkan struktur karena sebenarnya bukan kami yang bekerja untuk memberikan perubahan kami hanya sebagai fasilitator dan kemudian mereka yang bergerak untuk menciptakan perubahan yang mereka kehendaki.
e. Apakah tugas pokok dan fungsi dari masing- masing bagian ?
Directororganizer sistem dan eksternalizer
Communications Directorlebih seperti menjalin relasi kepada penyelenggara petisi dan sebagai jurnalis
Associate Campaigner.
Director bertugas sebagai pengelola organisasi dan sebagai komunikator dengan pihak pengambil keputusan.
131
NO. ASPEK
PENELITIAN
PERTANYAAN PENELITIAN
JAWABAN NARASUMBER REFLEKSI
2.
Aktivitas Advokasi
a. Bagaimana peran Change.org dari
aktivitas advokasi suatu kebijakan ?
Hanya menjalin diskusi dengan penyelenggara petisi terkait keluahan yang dihadapi atau lebih kepada pertanyaan membutuhkan bantuan dalam penyelenggaraan petisi atau tidak ? dan aktivitas
selanjutnya akan digerakkan oleh penyelenggara petisi
Peran Change.org dalam aktivitas advokasi kebijakan adalah menjalin diskusi bersama penyelengggara petisi terkait teknis, strategi, serta narasi pada
penyelenggaraan petisi tetapi terkait penggalangan
dukungan seperti kampanye baik disosial media atau turun kejalan Change.org hanya sebagai pendamping dan aktivitas selebihnya akan dilakukan oleh
132
PEDOMAN WAWANCARA
IMPLIKASI PETISI ONLINE TERHADAP ADVOKASI KEBIJAKAN PUBLIK (Studi Kasus Platform Digital Change.Org)
Hari : Sabtu
Tanggal : 23 April 2016
Waktu : 14.07
Narasumber : Arif Aziz (Communications Director) Pengelola Change.org II
NO. ASPEK
PENELITIAN
PERTANYAAN
PENELITIAN JAWABAN NARASUMBER REFLEKSI
1. Profil Change.org a. Bagaimanakah awal terbentuknya Change.org di Indonesia ?
Pada dasarnya change.org Indonesia ini merupakan cabang sebenarnya, mereka yang
memutuskan untuk membuka cabang dan pada saat itu ada seseorang yang bernama Nick yang sedang berkeliling asia, ingin membuka sayap dan menjalin kerjasama diseluruh negara Asia.
Pada dasarnya change.org Indonesia ini merupakan cabang organisasi dari negara Amerika serikat. Awal terbentuknya Change.org di Indonesia dengan
mendapatkan tawaran sebagai cabang platform digital sebagai sarana perubahan di Asia. b.Bagaimana cara
mengenalkan Change.org kepada masyarakat luas ?
Ada dua cara yang utama change.org dapat dikenal oleh masyarakat yang pertama melalui email dan yang kedua melalui media, ketika
Pengenalan Change.org melalui dua media yaitu email dan media sosial. ketika pengadaan petisi serta penggalangan pendukung
133
penyelenggaraan email secara otomatis penandatangan akan mendapatkan email untuk disebarkan dan petisi yang sekiranya sedang ngetren atau dinilai menarik akan dipost kepada media.
petisi Change.org akan dikenal oleh masyaralat
c. Apakah Visi dan Misi dari Platform Change.org ?
Memberdayakan orang dimana saja untuk menciptakan
perubahan yang mereka ingin saksikan.
Memberdayakan orang dimana saja untuk menciptakan
perubahan yang mereka ingin saksikan
d.Bagaimanakah struktur organisasi Change.orgIndones ia ?
Hanya dikelola oleh 4 orang yaitu terdiri dari direktur, wakil direktur, bag. Associate
Campaigneryaitu yang
menghandel jalannya kampanye petisi, dan kemudian bag. Komunikasi (media relations)
Terdiri dari empat bagian, yaitu;
1. Direktur Chang.org 2. Wakil Direktur
3. Bag. Associate Campaigner 4. Bag. Komunikasi (media
relations) e. Apakah yang menjadi tujuan dalam pembentukan/pemb ukaan cabang Change.org di Indonesia ?
Tujuan dari pembukaan cabang ini kami melihat bahwa
Indonesia menganut sistem demokrasi yang setiap warga negaranya memiliki hak dalam berpendapat dan salah satu tujuan Change.org adalah menciptakan perubahan maka dari situ perubahan yang lebih baik untuk warga negara akan berangkat. Dan kemudian Change.org adalah sebagai
Tujuan pembukaan Change.org di Indonesia; (1) sistem yang dianut negara yaitu demokrasi. (2) sebagai media/fasilitas masyarakat dalam
menciptakan perubahan kearah lebih baik.
134
media yang memfasilitiasi pendapat warga negara agar terwujudnya suatu perubahan. f. Apakah tugas
pokok dan fungsi dari masing-masing bagian ?
Usman Hamid : lebih ke pada pihak keputusan/ eksternalnya. Lebih kepada petisi naik kira kira bagaimana petisi tersebut dihubungkan kepada para pihak pengambil keputusan.
Arif Aziz : lebih secara umum semuanya dikerjain
Denok Pratiwi :
kampanye,melihat kampanye2 apa yang lagi naik dan mencoba melihat kampanye mana yang bagus didukung/didorong oleh user, berikut kalau ada
kampanye2 yang besar dia bisa menawarkan bantuan kepada para pembuat petisi kira kira bisa dihubungkan pada media atau tidak, strategi apa yang diperlukan untuk penyerahan petisi dan desain box nya dan segala macam.
Desma : komunikasi, lebih
Usman Hamid : sebagai deriktur Change.org, yang menjalin hubungan dengan pihak pengambil keputusan. Arif Aziz : menghandel dari keseluruhan program atau petisi yang sedang berjalan. DhenokPratiwi : sebagai Associate Campaigner, yang menghandel berjalannya kampanye pada suatu petisi yang sedang naik.
Desmarita Murni : sebagai komunikator direktir yang menggurus adanya petisi dengan pihak penyelenggara petisi.
135
kearah media relations jadi ada petisi petisi yang disebarkan dimedia, kalau ada pers konvrens membantu untuk mengorgenazer itu juga. 2. Aktivitas Advokasi a. Bagaimana peran Change.org dari aktivitas advokasi suatu kebijakan ?
Beberapa petisi, ada yang kita diskusikan ada juga yang tidak. Kalau misalkan kita lihat petisi ini bagus tetapi kayaknya ada kesalahan di judulnya atau judulnya bisa lebih bagus kita komunikasi supaya lebih jelas dan orang lebih mengerti. Atau paragrafnya bisa dikemas lebih singkat dan mudah difahami.
Peran Change.org pada suatu petisi selain menjadi media advokasi kebijakan,
Change.org mengadakan diskusi oleh para pembuat petisi guna menemukan strategi, narasi dan kampanye petisi lebih menarik agar tercapainya suatu perubahan yang diinginkan oleh nitizen. b.Bagaimana kontrol Chamge.org terhadap email ganda pada penandatangan petisi ?
Memang semakin kesini kemajuan teknologi
berkembang pada dua belah pihak, yang pertama pihak orang orang yang mau
memanfaatkan dan membajak teknologi dan dipihak yang mengcounter dari hal itu. Dari pembelajaran dan dari negara negara lain juga karena hal seperti ini mulai terjadi kami mengembangkan sebuah sistem juga tool dengan yang bernama
Tandatangan pendukung pada petisi Change.org sudah di control oleh tool yang disebut “vera city” yaitu aplikasi pengelolaan sistem dalam platform Change.org sebagai pemangkas email ganda pada satu orang. Dengan sistem menggunakan alarm secara otomatis peringatan email berganda sehingga akun email yang digunakan oleh
136
“vera city” pada intinya dia berfungsi untuk
mengidentifikasi spam email dan secara otomatis akan dipangkas oleh mesin/sistem. Pada saat pembuat petisi akan menyerahkan petisi kepada pihak pembuat/pengambil keputusan petisi itu akan diprint dan ketika dilihat pendukung dan argumentasi yang hanya asal asalan dan beberapa argumentasi yang double akan merugikan diri sendiri karena kredibilitas dari petisi itu sendiri akan jelek. Memang banyak dari beberapa petisi yang muncul alarm dari email berganda dan langsung dipangkas.
meminimalisir kegandaan email pada satu pendukung yang berpengaruh terhadap angka pendukung petisi.
c. Bagaimana cara mengetahui bahwa email
penandatangan petisi itu valid dalam
menandatangani petisi ?
Cara mengetahuinya dari pelaporan nitizen, ketika anda menandatangani petisi secara otomatis akan dikirimkan email dengan pernyataan “terimakasih telah menandatangani petisi ini” dan juga terdapat pertanyaan “apakan bukan anda ? kalau anda tidak merasa
menandatangani petisi ini maka
Dengan melalui pelaporan nitizen pengguna email tersebut dapat diketahui kevalidtan nya karna setiap email yang masuk akan memberikan pertanyaan pada setiap pengguna email
137
cabut dan laporkan” d.Adakah sangsi tertentu untuk pelanggar pelayanan dari pengguna Change.org ?
Seseorang secara konsisten melanggar aturan aturan itu kami dari pihak Change.org kami akan blog.
Seseorang secara konsisten melanggar aturan aturan itu kami dari pihak Change.org kami akan blog.
3. Faktor pendukung dan penghambat a. Apakah kendala dari pengenalan platform Change.org Indonesia ?
Untuk dibilang kesulitan sebenarnya kami tidak pernah mempromosikan Change.org, dan ketika dibilang
sulit/hambatannya ini dari sisi satunya yang dibilang sulit yaitu membuat para keputusan untuk memperhatikan dan menganggap suara netizen itu penting. Hanya segenggam orang yang sudah menggunakan Change.org dari para pengambil keputusan yang menggunakan Change.org untuk berdialog kepada masyarakat secara langsung yang menanggapi pendukung/argumentasi
masyarakat. dan fokus kita pada tahun ini adalah mengajak mereka untuk dapat masuk kedalam platform change.org untuk menanggapi argumentasi
Pengenalan platform Change.org kepada nitizen dinilai tidak sulit. Namun, dari sisi pengambil keputusan yang dirasa masih enggan berdialog kepada masyarakat dengan melihat argumentasi nitizen yang mendukung petisi yang kemudian hanya dianggap petisi yang ada didunia maya yang tidak nyata.
138
dari para penandatangan petisi. b.Apa yang menjadi
faktor pendukung terbentuknya Change.org di Indonesia ?
Sama seperti perangkat media sosial yang lain semua itu tergantung dari bagaimana user memanfaatkannya dalam penggunaannya. Dalam satu hari kami 20/30 petisi tetapi kebanyakan dari mereka ada yang petisi yang asal asalan atau engga serius atau enggak jelaslah konten petisinya, namun kita biarkan saja karna ini media sosial, kalau petisi yang jelek pasti tidak akan mendapatkan tanggapan dan akan tenggelam dengan sendirinya dan mereka tidak akan mendapatkan manfaat apa apa dari situ. Namun, ketika kita mulai petisi dan kemudian menyebarkan petisi paling tidak kita meningkatkan kesadaran orang terhadap sebuah isu, tetapi kalau kita dorong lagi kita push ke media kita mobilisasi para pendukung kita untuk ngetweet bareng bereng mengantar petisi kepada pengambil keputusan, kumpul kumpul untuk ngomongin strategi kumpul kumpul untuk event media dan segala macam, maka itu akan efektif. Didalam
1.Media online sebagai sarana jejaring sosial yang dapat dimanfaatkan secara efektif (kumpul-kumpul bicara tetang isu publik, strategi penyelesaian isu, event media, dan petisi) 2.Edukasi masyarakat
terhadap isu publik 3.Tingkat kesadaran
masyarakat terhadap Isu publik.
139
house of into grafis dapat dilihat berapa kira kira keberhasilan pada petisi yang berhasil. Jadi itu “apakah bisa menciptakan perubahan melalui petisi online ?” itu jelas bisa, karna
contohnya sudah banyak, tapi bukan sebuah jaminan kalau mulai petisi online pasti berhasil, faktor faktornya banyak seperti faktor eksternal yang mungkin pengambil keputusan yang bebel yang tidak pernah mendengarkan aspirasi dari penandatangan.
140
PEDOMAN WAWANCARA
IMPLIKASI PETISI ONLINE TERHADAP ADVOKASI KEBIJAKAN PUBLIK (Studi Kasus Platform Digital Change.Org)
Hari : Senin
Tanggal : 18 April 2016
Waktu : 14.54 WIB
Narasumber : Khairunnisa (Penyelenggara Petisi) dari Organisasi Swasta PERLUDEM
NO. ASPEK PENELITIAN PERTANYAAN PENELITIAN JAWABAN NARASUMBER REFLEKSI 1. Implikasi Petisi Online a. Bagaimana terbentuknya petisi pilkada langsung dapat terlaksana ?
Jadi ini cerita awalnya dulu kenapa ada petisi ya.., jadi dulu revisi UU pilkada ada perdebatan, pilkadanya akan di laksanakan
langsung atau melewati DPRD. Dan diputusi DPR ternyata pemilihan dipilih melalui DPRD, kemudian saat itulah temen-temen ga cuman perludem, temen- temen inisiatif ini ga bisa ni kalau pemilihan lewat DPRD karna tidak sesuai dengan yang kita yakini demokrasi itu tidak sesuai disitu nah kemudian kita
Petisi pada platform Change.org :
1.Perdebatan keputusan RUU pilkada,
pemilihan melalui DPRD
2.Keputusan dinilai tidak demokratis
3.Inisiatif Organisasi, masyarakat, dan beberapa fraksi partai bersama mengadakan petisi
141
bersama organisasi masyarakat yang terlibat dan jaringan jaringan yang lain mengadakan petisi b.Siapakah yang
menjadi target dalam petisi tersebut ?
1. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra : Fadli Zon 2. Ketua PKB : Muhaimin Iskandar 3. Ketua PDIP : Megawati Sukarno Putri
4. Ketua Partai Golkar : Aburizal Bakrie
5. Ketua Partai Gerindra : Prabowo Subianto 6. Katua Umum Partai
Demokrat : Susilo Bambang Yudhoyono 7. Skretariat Komisi II DPR RI 8. Sekretariat Wakil Ketua DPR Bidang KORPOLKAM 9. Sekretariat Ketua DPR RI 10.Pejabat Kemendagri : Prof. Djohermansyah Djohan. 11.Badan Legislasi DPR : Baleg DPR.
1. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra : Fadli Zon 2. Ketua PKB : Muhaimin Iskandar 3. Ketua PDIP : Megawati Sukarno Putri
4. Ketua Partai Golkar : Aburizal Bakrie 5. Ketua Partai Gerindra
: Prabowo Subianto 6. Katua Umum Partai Demokrat : Susilo Bambang Yudhoyono 7. Skretariat Komisi II DPR RI 8. Sekretariat Wakil Ketua DPR Bidang KORPOLKAM 9. Sekretariat Ketua DPR RI 10.Pejabat Kemendagri : Prof Djohermansyah Djohan. 11.Badan Legislasi DPR : Baleg DPR
142 c. Apakah Petisi online
efektif sebagai media advokasi kebijakan ?
Saya rasa efektif, kalau isu petisi pas, seperti kemarin petisi dengan isu pilkada langsung yang sedang memanas dan saya rasa ketika kampanye
dilaksanakan secara online dan offline ini akan naik. Dan rasa keterlibatan Change.org membantu karna dengan prosedur yang tidak menyulitkan untuk digunakan. Dan ketika kita meminta bantuaan pun juga bisa membantu kemudian juga Change.org dapat melihat email yang ganda atau orang yang menggandakan email untuk tanda tangan petisi.
Platform petisi online Change.org dinilai efektif karena selain
memudahkan user untuk menyelenggarakan atau mendukung petisi dan change.org akan
mencapai tingkat angka pendukung yang tinggi ketika isu yang diangkat pas dengan isu publik yang sedang naik seperti kemarin perludem mengadakan petisi
pilkada langsung tersebut. Kemudian Change.org juga dapat melihat kegandaan email pada satu orang
penandatangan dengan dua atau lebih account emailnya.
d.Bagaimana prosedur advokasi yang dilaksanakan oleh Change.org ?
Kalau Change.org kan lebih ke metode aja ya.., dan petisi diselenggarakan lewat Change.org. kalau misalkan seberapa luas itu bisa menyebar kan itu tergantung sama jaringan yang kita punya aja gitu, jadi saya rasa change.org adalah media aja sih.
Prosedur advokasi tidak dilakukan oleh
Change.org karena Change.org adalah suatu alat/media yang
membentuk website dengan sistem pengelola petisi online, sebagai perengkat advokasi dalam bentuk online dan
143
advokasi berjalan dari pihak pengada petisi dan pendukung petisi lainnya. e. Bagaimana pihak perludem menggalang pendukung agar mereka mau mendukung petisi ? Selain mengadakan kampanye pada car free day dijakarta itu, cukup dengan jaringan yang kita punya untuk
menandatangani petisi dan menyebarluaskan pada jejaring. Dan pada saat itu isinya petisi cukup krusial jadi banyak orang yang isi dan banyak orang yang menyebarkan karna semua orang pada berharap pilkadanya bisa secara langsung gitu.
Salah satu cara perludem menggalang pendukung yaitu melalui kampanye secara online dan offline, yakni; (1) melalui jejaring media sosial sebagai sarana kampanye (2) melalui program
pemerintah dijakarta “car free day” dengan
memberikan kotak tandatangan petisi menyertakan KTP
f. Apakah ada relawan khusus guna
penyebaran petisi ?
Ooh Enggak ada, kan itu online jadi kita ngga ada relawan khusus sih.., cumankan sudah terlihat kan berapa yang
tandatangan petisi nanti tinggal diprint aja dari pihak Change.org dan tidak ada relawan khusus untuk kemenangan pedukung.
Dalam upaya penyebaran petisi pihak perludem tidak ada relawan khusu guna mencapai jumlah tangdatangan pendukung yang tinggi.
g. Mengapa perludem melilih Change.org sebagai media petisi online ?
Sebelumnya kami sudah kenal, dan juga banyak yang menyarankan kesitu karena memang sudah
Change.org ini memiliki aplikasi penyaring email ganda sehingga petisi dapat dinilai kongrit,
144
kenal satu lingkaran jaringan masyarakat sipil begitu. Selain itu jalinan antara perludem dan Change.org itu dekat dan change.org mau bantu kemudian kita bentuk petisi dan kemudian petisi tersebar secara luas. Begitupun pelaksanaan petisi di Change.org lebih memudahkan juga mereka memiliki alat untuk mengetahui email ganda yang masuk. Sehingga petisi dirasa cukup kongkrit.
kemudian selain itu Change.org dikenal oleh masyarakat sipil sehingga banyak yang menyarankan untuk menggunakan media petisi online di Change.org. 2. Aktivitas Advokasi Kebijakan
a. Apa yang melatar bekangi pengadaan petisi terkait pilkada langsung ?
Kan memang revisi UU pilkada itu kan mulai dari tahun 2012, nah ditahun itu sudah mulai ada isu bahwa pemilihan kepala daerah itu dipilih oleh DPRD nah sehingga dari situ pun sudah banyak yang meresahkan dan
menyuarakan pemilihan umum itu seharusnya tidak melewati DPRD. Kalau lewat DPRD itu kan tidak demokratis dan sudah banyak organisasi sipil
Keputusan DPR terkait RUU pilkada akan dipilih oleh DPRD
menumbuhkan inisiatif masyarakat sipil untuk mengembalikan hak demokrasi masyarakat.
145
lainnya yang juga sepakat dengan gagasan tersebut nah kemudian ada putusan bahwa pilkada dipilih melalui DPRD baru kampanyenya lebih masif lagi.
b.Apa saja wujud partisipasi masyarakat pada penyelenggaraan petisi ?
Tanda tangan,
menyebarkan petisi dan ada beberapa yang
mengikuti gerakan offline seperti turun jalan atau demonstrasi
Wujud pertisipasi masyarakat dalam petisi ini yaitu antara lain; Tanda tangan,
menyebarkan petisi dan ada beberapa yang
mengikuti gerakan offline seperti turun jalan atau demonstrasi
c. Bagaimana peran perludem aktivitas advokasi dalam petisi pilkada langsung ?
Walaupun ini idenya banyak orang kan, kalau petisi kan kaya ada “siapa sih inisiatornya ?” kita sebagai lembaga yang mendaftarkan petisi tersebut. Kalau di
Change.org kan ada siapa yang mendaftarkan petisi dan apa isi petisinya apa yang mau didorong gitu, dan tinggal disampaikan secara online. Kemudian selain bikin petisi itu kami ada kampenye nya, pilkada langsung misalkan, kalau dijakarta ada car free day
Peran perludem dalam advokasi kebijakan pada RUU pilkada langsung ini merupakan inisiator yang mendaftarkan petisi tersebut dalam platform Change.org dan sebagai penggerak kampanye terkait RUU pilkada langsung dan bekerja sama dengan beberapa pihak lembaga/organisasi yang tidak setuju dengan adanya Pilkada langsung dipilih oleh DPRD Penyelenggaraan petisi
146
nah juga dicar free day itu kita bawa kesitu kalau ada masyarakat yang ingin mengisi langsung petisi itu kita ada bukunya untuk mengisi petisi salah satunya melalui car free day itu. Dan selain petisi secara online kami ada gerakan demokrasi depan gedung DPR atau depan Mendagri gitu kalo ga salah jadi dari organisasi lain dapat ikut.
Sebenarnya itu bukan hanya peran perludem aja, kami hanya seperti wadah yang menyuarakan
demokrasi dan kami sebagai pendorong dan memfasilitasi masyarakat untuk menyelematkan perludem
“pilkada langsung merupakan ide dari beberapa pihak yang tidak menyetujui
pemilihan kepala daerah melalui DPRD, bersama memutuskan untuk mendaftarkan petisi ke platform Change.org dengan menggunakan media agar dapat
menjangkau kawasan luas sehingga target dan tujuan petisi tercapai. Kemudian Perludemlah yang menjadi inisiator penggerak petisi tersebut.
d.Bagaimana aktivitas advokasi yang digerakkan oleh perludem ?
Offline : mendorong masyarakat untuk dapat mendukung petisi tersebut melalui tanda tangan dan kita mintain foto copy KTP nya dan data
namanya siapa aja di jalan jalan untuk bukti
pendukung petisi dan
Aktifitas petisi tidak hanya dilakukan secara online saja, namun untuk menggalang pendukung perlu diadakan kampanye yang lebih masif yang bisa disebut gerakakan online guna mendorong masyarakat agar lebih
147
gerakan demonstrasi dibeberapa daerah bekerja sama dengan beberapa organisasi dan masyarakat yang bersama sama tidak setuju dengan pilkada tidak langsung.
Online : kalau online ini tergantung dari seberapa luas kita mamiliki jaringan sehingga dapat tersebarnya petisi secara luas. Salah satu gerakan online pada petisi ini kami
menggunakan jejaring sosial untuk menyebarkan petisi dan bersama sama menggalang dukungan untuk menandatangani petisi ini dan kemudian beruntun dari satu penandatangan
kepenandatangan yang lainnya sehingga tersebar luas petisi tersebut hingga mencapai angka yang tinggi dalam
penandatangan petisi sekitar 118ribu tanda tangan.
sadar dengan isu politik terutama pilkada
langsung ini. Gerakat tersebut antara lain; Offline : kampanye peyisi melalui car free day, tanda tangan petisi secara manual dengan
menyertakan KTP dan gerakan turun kejalanan. Online : Petisi online yang dikampanyekan melalui jejaring media sosial.
148 e. Apa yang menjadi