Pertimbangan hakim disini adalah berupa pertimbangan hukum yang menjadi dasar bagi hakim dalam menjatuhkan suatu putusan. Peter Mahmud Marzuki menyebut pertimbangan hakim ini dengan istilah “ratio decidendi” yakni “alasan-alasan hukum yang digunakan oleh hakim untuk sampai kepada putusannya. Ratio decidendi tersebut terdapat dalam konsideran “menimbang” pada pokok perkara”.
Setelah proses pemeriksaan selama di persidangan telah selesai maka hakim dapat mengambil keputusan yang sesuai dengan perbuatan dari terdakwa. Namun sebelum hakim menjatuhkan sanksi pidana, hakim haruslah melakukan tindakan berupa melihat terlebih dahulu tentang kebenaran perbuatan yang diajukan kepadanya dengan cara melihat bukti-bukti yang ada. Setelah itu hakim harus mempertimbangkan dan memberikan penilaian terhadap peristiwa yang terjadi dan menghubungkan dengan hukum yang berlaku dan selanjutnya menetapkan suatu sanksi pidana terhadap perbuatan yang dilakukan. Putusan apapun yang menjadi pertimbangan dijatuhkannya suatu putusan.
Ada beberapa hal yang menjadi dasar-dasar pertimbangan hakim yang dipergunakan oleh hakim dalam memutus perkara dalam Putusan Nomor : 664/Pid.B/2017/PN.Mdn yang didasarkan pada fakta-fakta yang ada dalam persidangan dan juga berdasarkan rasa keadilan hakim dan mengacu pada pasal-pasal yang berkaitan dengan tindak pidana
yang dilakukan. Adapun yang menjadi pertimbangan-pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi terhadap para terdakwa antara lain : Menimbang, bahwa di persidangan Jaksa Penuntut Umum mengajukan barang bukti berupa:
1. 1 (satu)Rangkap fotokopi Rekap Nota Tagihan Primkop TKBM Upaya Karya Full Mekanik bulan Januari 2016 sampai dengan bulan Juni 2016.
2. 1 (satu) bundel fotokopi yang berisi :
- Nota tagihan PT. Panca Usaha Makmur No. 0275/WHIK/II/2016 s.d 0278/WHIK/II/2016 tertanggal 11 Februari 2016;
- Nota tagihan PT. Panca Usaha Makmur No. 1170/WHIK/VII/2016 s.d 1172/WHIK/VII/2016 tertanggal 01 Juli 2016;
- Nota tagihan PT. Panca Usaha Makmur No. 0485/WHIK/III/2016 s.d 0489/WHIK/III/2016 tertanggal 15 Maret 2016; dan
- Nota tagihan PT. Panca Usaha Makmur No. 1072/WHIK/VI/2016 s.d 1073/WHIK/II/2016 tertanggal 23 Juni 2016.
3. 1(satu)bundel fotokopi yang berisi :
- Nota tagihan PT. Panca Usaha Makmur No. 1273/WHIK/VIII/201 tertanggal 21 Agustus 2014;
- Bukti pembayaran panjar 75 % PT. Panca Usaha Makmur no 01144/14 WHIK.D.PR tanggal 5 Agustus 2014 jumlah Rp.197.246.164,00.
- Nota tagihan PT. Panca Usaha Makmur No. 1169/WHIK/VII/2016 tanggal 01 Juli 2016;
- Bukti pembayaran panjar 75 % PT. Panca Usaha Makmur no 00936/2016 WHIK.D.PR tanggal 13 Juni 2016 jumlah Rp.238.000.000,00.
- Nota tagihan PT. Panca Usaha Makmur No. 0847/WHIK/V/2015 tanggal 20 Mei 2015; dan
- Bukti pembayaran panjar 75 % PT. Panca Usaha Makmur no 00721/15 WHIK.D.PR tanggal 04 Mei 2015 jumlah Rp.220.000.000,00.
4. 1 (satu) bundel fotokopi RekapTagihan Primkop TKBM Upaya Karya Full Mekanik bulan Januari 2015 s.d bulan Desember tahun 2015. 5. - 11(Sebelas) lembar fotokopi Nota Tagihan PT. Baruna Bersama
dari bulan April 2014 s.d Desember tahun 2014.
- Dua puluh satu(21) lembar fotokopi Nota Tagihan PT. Baruna Bersama dari bulan Februari 2015 s.d Desember tahun 2015.
- Empat belas(14 ) lembar fotokopi Nota Tagihan PT. Baruna Bersama dari bulan Januari 2016 s.d Oktober tahun 2016.
6. UangkertassebesarRp. 21.450.000,- (duapuluhsatujutaempatratus limapuluhribu rupiah).
7. 5 (lima) unit Handphonedenganrincianmasing-masing : 2 (dua) unit merk Samsung, 2 (dua) unit merkIphone, 1(satu) unit merk Nokia. 8. 1 (satu) buah buku rekening BANK BNI Kantor CabangUSU Medan
No. Rekening : 0427266285 atas nama SYAIFUL AZMI.
9. 1 (satu) buah buku rekening BANK MANDIRI KCP Medan Belawan No.Rekening : 106-00-0558904-2 atas nama SYAIFUL AZMI.
10. 1 (satu) buah buku rekening BANK BTN No. Rekening : 00446-01-50-000179-6 atas nama PRIMKOP TKBM “UPAYA KARYA” PELABUHAN.
11. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai BANK BNI tanggal 3 Juni 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : Sabam Parulian Manalu No. Rek : 259260941, Sebesar Rp. 35.000.000,- (tiga puluh lima juta rupiah).
12. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai BANK BNI tanggal 3 Juni 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : Jokimar Manalu No. Rek : 356130138, Sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).
13. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai BANK BNI tanggal 23 Mei 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : Sabam Parulian Manalu No. Rek : 259260941, Sebesar Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah).
14. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai BANK BNI tanggal 23 Mei 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : Jokimar Manalu No. Rek : 356130138, Sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
15. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai bank BNI tanggal 16 Mei 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : Sabam Parulian Manalu No. Rek : 259260941, Sebesar Rp. 28.000.000,- (dua puluh delapan juta rupiah).
16. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai bank BNI tanggal 14 Juni 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : Syaiful Azmi No. Rek. 427266285, Sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah).
17. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai bank BNI tanggal 21 juni 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : Sabam Parulian Manalu No. Rek : 259260941, Sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah).
18. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai bank BNI tanggal 02 Agustus 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : Sabam Parulian Manalu No. Rek : 259260941, Sebesar Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).
19. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai bank BNI tanggal 05 Agustus 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : Sabam Parulian Manalu No. Rek : 259260941, Sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).
20. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai bank BNI tanggal 15 Agustus 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : Sabam Parulian Manalu No. Rek : 259260941, Sebesar Rp. 55.000.000,- (lima puluh lima juta rupiah).
21. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai bank BNI tanggal 26 Agustus 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : Sabam Parulian Manalu No. Rek : 259260941, Sebesar Rp. 25.000.000,- (dua puluh llima juta rupiah).
22. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai bank BNI tanggal 24 Agustus 2016 penyetor Syaiful Azmi No. Rek : 427266285, penerima : jokimar manalu No. Rek : 356130138, Sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
23. 1 (satu) lembar asli tindasan bukti setoran tunai bank BNI tanggal 01Serptember 2016 penyetor : Primkop TKBM Upaya Karya pelab No. Rek : 316999885, penerima : jokimar manalu No. Rek : 356130138, Sebesar Rp. 70.000.000,- (tujuh puluh juta rupiah).
24. 1 (satu) lembar asli tindasan formulir kirim uang BANK BNI tanggal 24 Agustus 2016 sebesar RP. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) dari rekening BANK BNI No. Rek : 318999885 atas nama PRIMKOP
TKBM UPAYA KARYA ke rekening BANK BCA No
Rek.8005045858 atas nama SUGIANTO.
25. Dua puluh lima (25) lembar asli tindasan Bukti Pembayaran Panjar 75 % dari PT. RSA, PT. Panca Usaha Makmur, PT. Baruna Bersama, PT. Sepakat Maju dan Pelindo I Belawan/ UBMbulan Oktober 2016.
26. 1 (satu) bundel asli buku Cek Bank BNI Cabang Usu Medan Nomor CY 179776 s.d 179800 atas nama Primkop TKBM Upaya Karya no rekening 0318999885 yang belum digunakan.
27. 1 (satu) bundel asli buku Cek Bank BNI Cabang Usu Medan atas nama Primkop TKBM Upaya Karya no rekening 0318999885 terdiri dari 14 lembar yang sudah digunakan yaitu cek nomor CY 179751 s.d CY 179764 dan yang belum digunakan sebanyak 11 lembar terdiri dari cek nomor CY 179765 s.d CY 179775.
28. 3 (tiga) lembar asli tindasan bukti penerimaan uang dari PT. Persero Pelindo I Belawan International Container Terminal tanggal 16, 24 dan 25 bulan Juli 2014 yang ditandatangani oleh Frans Holmes Sitanggang. 29. 3 (tiga) lembar asli tindasan bukti penerimaan uang dari PT. Persero
Pelindo I Belawan International Container Terminal tanggal 14, 28 dan 28 bulan Agustus 2014 yang ditandatangani oleh Frans Holmes Sitanggang.
30. 1 (satu) rangkap Fotokopi legalisir Kesepakatan bersama antara dewan pengurus wilayah asosiasi perusahaan bongkar muat Indonesia (DPW APBMI) Sumatera Utara dengan Primkop TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan PUK- F. SPTI- KSPSI. TKBM Pelabuhan Belawan tentang Pembayaran Biaya Bagian TKBM Di pelabuhan Belawan Tahun 2016 tanggal 22 Maret 2016 nomor : DPW-sek/Ist/III/2016036/UPA/III. AC/2016.
31. 1 (satu) rangkapFotokopi legalisir lampiran Kesepakatan bersama antara dewan pengurus wilayah asosiasi perusahaan bongkar muat Indonesia (DPW APBMI) Sumatera Utara dengan Primkop TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan tahun 2016 perhitungan biaya bagian TKBM & standart kinerja operational pelabuhan belawan dengan berpedoman pada SK Menhub No : KM. 35 Tahun 2007 Tanggal 31 Juli 2007 (hasil kesepakatan Tim tarif 2016).
32. 1 (satu) lembarasli Laporan hasil kerja buruh bongkar muat PT. Rachman Sukses Abadi tanggal 27 Oktober 2016.
33. 1 (satu) lembar asli Bukti Pengeluaran Kas Primkop TKBM Upaya Karya tanggal 4 Desember 2015 sejumlah RP.10.000.000 dan 1 (satu) lembar asli kwitansi tanggal 4 Desember 2015 perihal untuk biaya antisipasi dan uang makan mogok kerja hari Kamis tanggal 3 Desember 2015.
34. 1 (satu) lembar asli Bukti Pengeluaran Kas Primkop TKBM Upaya Karya tanggal 4 Desember 2015 sejumlah RP.8.000.000 dan 1 (satu) lembar asli kwitansi tanggal 4 Desember 2015 perihal untuk bantuan dana operasional aksi demo tidak melayani B/M dari dan ke kapal di Pelabuhan Belawan pada tanggal 3 Desember 2015.
35. 14 (empat belas) lembar asli tindasan Bukti Pembayaran Panjar 75 % atas nama PT Pelindo I Belawan/UBM periode bulan Oktober tahun 2016.
36. 2 (dua) lembar asli tindasan Bukti Pembayaran Panjar 75 % atas nama PT.RSA periode bulan November tahun 2014.
37. 2 (dua) lembar asli tindasan Bukti Pembayaran Panjar 75 % atas nama PT Baruna Bersama periode bulan November tahun 2014.
38. 1 (satu) lembar asli bukti pengeluaran kas Primkop TKBM Upaya Karya tanggal 10 Maret 2014 untuk operasional UBM Belawan periode maret 2016 dan satu (1) lembar asli bukti penerimaan uang tanggal 8 Maret 2016 sebesar Rp.15.000.000 yang diterima oleh Sabiran Ansar. 39. 12 (dua belas) lembar asli surat permintaan TKBM atas nama PT.
Rachman Sukses Abadi periode bulan Agustus, September dan Oktober 2016.
40. Uang sebesar Rp.30.966.000. didalam l (satu) map plastik diberi label uang operasional koperasi UPAYA KARYA lemari SAFRIZAL.
41. Uang sebesar Rp. 17.000.000. didalam 1 (satu) map plastik diberi label uang titipan unit koperasi simpan pinjam UK Rp. 17.000.000.
42. Uang sebesar Rp. 193.930.000. didalam 1 (satu) map diberi label KM HARMONI SEJATI 29-10-16. PT. RATU AKASIA SAMUDRA INDONESIA dan berserta bukti pembayaran panjar 75% PT. RATU AKASIA SAMUDRA INDONESIA.
43. Uang sebesar Rp. 23.144.000. didalam 1 (satu) map plastik diberi label DARI LACI MEJA SYAFRIZAL.
44. Uang sebesar Rp. 140.000.000. didalam 1 (satu) map plastik dan berserta bukti pembayaran panjar sebesar 75% PT. PANCA USAHA MAKMUR.
45. Uang sebesar Rp. 29.000.000. didalam (satu) map plastik label DARI LACI MEJA SYAFRIZAL.
46. 1 (satu) Bundel bukti panjar 75 % PT. RSA dan Kwitasi tahun 2014. 47. 1 (satu) unit laptop merk acer aspire V-5 471 warna biru.
48. 1 (satu) bidang tanah seluas 399 m2 terletak di Komplek Bumi Marelan Permai Jl. Flamboyan Putih Blok L.22 Kel. Labuhan Deli Kec. Medan Marelan Kota Medan Sumatera Utara berikut sertifikat HGB no 124/Labuhan Deli tercatat atas nama Frans Holmes Sitanggang dan bangunan yang berdiri di atas.
49. 1 unit rumah yang terletak di Komplek Komp, KPUM Jl. Unit Perumahan Kel. Terjun Kec. Medan Marelan Kota Medan Sumatera Utara dengan total luas bidang tanah 135 m2 berikut SHM no. 3237/Terjun tercatat atas nama Mafrizal dan bangunan yang berdiri di atasnya.
50. 1 (satu) unit kendaraan roda 4 merk toyota type camry 2.5 G A/T warna hitam metallic tahun 2014 nomor polisi BK 465 FH, Nomor Rangka MR053AK50E4506881 Nomor Mesin : 2AR-U18653, beserta 1 lembar STNK atas nama pemilik : Frans Holmes Sitanggang.
Menimbang, bahwa setelah dihubungkan keterangan Para terdakwa dan keterangan saski-saksi serta barang bukti maka diperoleh fakta-fakta sebagai berikut:
- Bahwa benar di Koperasi TKBM Upaya Karya Belawan di Pelabuhan Belawan Kota Medan Terdakwa 1. MAFRIZAL, sebagai Ketua Koperasi , Terdakwa 2. SABAM PARULIAN MANALU sebagai Sekretaris dan Terdakwa 3. FRANS HOLMES SITANGGANG sebagai Bendahara.
- Bahwa benar pada bulan Juni 2014 sampai dengan bulan Oktober 2016, saksi AULIA RACHMAN selaku Direktur sekaligus pemilik PT Rachman Sukses Abadi yang bergerak di bidang Jasa Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan Kota Medan Sumatera Utara melakukan kegiatan bongkar muat mobil di Pelabuhan Belawan,
- Bahwa benar saksi AULIA RACHMAN dimintakan untuk mengajukan permohonan/amprah yang terkait dengan penggunaan jasa tenaga bongkar muat dari Koperasi TKBM Upaya Karya Belawan dan juga membayarkan uang panjar sebesar 75 % dari biaya tenaga kerja bongkar muat,
- Bahwa benar perusahaan milik AULIA RACHMAN tidak menggunakan jasa tenaga bongkar muat dari Koperasi TKBM Upaya Karya Belawan tersebut.
- Bahwa benar saksi AULIA RACHMAN tetap mengajukan permohonan/amprah atas penggunaan jasa tenaga bongkar muat dari Koperasi TKBM Upaya Karya Belawan dikarenakan baik Terdakwa 1. MAFRIZAL, Terdakwa 2. SABAM PARULIAN MANALU dan Terdakwa 3. FRANS HOLMES SITANGGANG mengatakan kepada AULIA RACHMAN “kalau pembayaran tidak sesuai dengan kesepakatan tarif, maka kami dari pihak pengurus koperasi akan memberitahu ke buruh dan buruh akan mendatangi kegiatan kerja PT. RAHMAN SUKSES ABADI”. Yang saksi takutkan kejadian seperti terhadap Usaha Bongkar Muat Pelindo yang didatangi dan didemo oleh buruh karena tidak mengikuti arahan dari Primkop Upaya Karya.
- Bahwa uang sebagai biaya tenaga kerja bongkar muat yang telah AULIA RACHMAN bayarkan sejak Juni 2014 sampai dengan Oktober 2016 kepada Koperasi Upaya Karya Belawan sebesar kurang lebih Rp.10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah), padahal seharusnya berdasarkan Surat Kesepakatan Bersama (SKB) Nomor: DPW–SEK/Ist/III/2016 dan Nomor: 036/UPA/III.AC/2016tanggal 22 Maret 2016 tidak perlu membayar karena tidak menggunakan tenaga kerja dari koperasi tersebut.
- Bahwa benar tarif yang dikenakan kepada AULIA RACHMAN tidak sesuai dengan tarif yang telah disepakati dalam Surat Kesepakatan Bersama (SKB) Nomor : DPW –SEK / Ist /III/2016 dan Nomor: 036/UPA/III.AC/2016tanggal 22 Maret 2016.
- Bahwa benar ada perbedaan antara daftar lampiran tarif tahun 2016 hasil tim tarif yang dibentuk berdasarkan SURAT KEPUTUSAN KEPALA KANTOR OTORITAS PELABUHAN UTAMA BELAWAN NO. UM. 008 / 1 / 18 / OP-BLW-2016 TERTANGGAL 26 FEBRUARI 2016 dengan daftar lampiran tarif tahun 2016 yang melekat pada Kesepakatan bersama tersebut.
- Bahwa benar perbedaannya yaitu secara keseluruhan baik dari lampiran tabel, bentuknya, formatnya maupun isinya dimana yang menyusun rumus daftar lampiran tarif tahun 2016 hasil tim tarif yang dibentuk berdasarkan SURAT KEPUTUSAN KEPALA KANTOR OTORITAS PELABUHAN UTAMA BELAWAN NO. UM. 008 / 1 / 18 / OP-BLW-2016 TERTANGGAL 26 FEBRUARI 2016 adalah saksi sendiri jadi saksi hafal betul mana lampiran tarif yang merupakan hasil tim tarif yang dibentuk berdasarkan SURAT KEPUTUSAN KEPALA KANTOR OTORITAS PELABUHAN UTAMA BELAWAN NO. UM. 008 / 1 / 18 / OP-BLW-2016 TERTANGGAL 26 FEBRUARI 2016.
- Bahwa benar, daftar lampiran tarif tahun 2016 yang melekat pada : Kesepakatan Bersama nomor : DPW-SEK /Ist / III / 2016
- BUKAN MERUPAKAN daftar lampiran tarif tahun 2016 yang merupakan hasil tim tarif yang dibentuk berdasarkan SURAT KEPUTUSAN KEPALA KANTOR OTORITAS PELABUHAN UTAMA BELAWAN NO. UM. 008 / 1 / 18 / OP-BLW-2016 TERTANGGAL 26 FEBRUARI 2016.
tanggal 22 Maret 2016.036/UPA/III.AC/2016
- Bahwa benar Kesepakatan Bersama Tanggal 22 Maret 2016 itu tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor : KM 35 tahun 2007 tentang Pedoman Penghitungan Tarif Pelayanan Jasa Bongkar Muat Barang sehingga batal demi hukum, maka hal-hal yang teruang dalam lampiran-lampiran itu juga demi hukum batal dan tidak dapat dijadikan acuan lagi.
- Bahwa benar sekitar bulan Juni 2015 UBM Pelindo I Cabang Belawan melakukan kegiatan menurunkan barang/mobil dari Kapal ke Pelabuhan, saat itu JONI HUTAMA selaku Manager UBM Pelindo I Cabang Belawan tidak mengajukan permohonan/amprah atas jasa tenaga bongkar muat dari koperasi TKBM Upaya Karya Belawan dikarenakan saat itu untuk menurunkan barang/mobil tersebut tidak menggunakan tenaga/jasa buruh Primkop TKBM Upaya Karya,
- Bahwa benar padatanggal 12 Juni 2015 pada saat KM. Harmoni Mas sandar dan melakukan kegiatan bongkar beberapa jenis kendaraan dan UBM Pelindo I Belawan yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan bongkar, tiba-tiba kegiatan bongkar kendaraan dari KM. Harmoni Mas tersebut didatangi oleh buruh sektor 2 yang mengaku mendapat perintah dari pengurus Koperasi untuk menghentikan kegiatan bongkar kendaraan UBM Pelindo I Cabang Belawan. Kemudian para buruh TKBM tersebut memaksa UBM Pelindo I Cabang Belawan untuk mengajukan Amprah.
- Bahwa benar saat peristiwa tersebut para terdakwa tidak ada dilapangan. Namun para buruh TKBM Upaya karya yang memaksa untuk menghentikan kegiatan bongkar kendaraan pada KM. Harmoni Mas tersebut dan memaksa untuk mengajukan amprah padahal kegiatan bongkar tersebut sama sekali tidak menggunakan tenaga buruh
- Bahwa benar mau tidak mau dan dengan terpaksa UBM Pelindo I Cabang Belawan Medan membuat dan mengajukan amprah ke Primkop TKBM Upaya Karya karena dipaksa oleh para buruh TKBM yang mengaku mendapat perintah dari pengurus Primkop TKBM Upaya Karya (1. Mafrizal 2. Sabam Parulian Manalu 3. Frans Holmes Sitanggang). Adapun uang panjar yang diserahkan atas kegiatan bongkar kendaraan tersebut di atas adalah sebesar Rp.31.400.000 (tiga puluh satu juta empat ratus ribu rupiah) dan pelunasan sebesar kegiatan bongkar kendaraan tersebut sebesar Rp.10.522.747,60 (sepuluh juta lima ratus dua puluh dua ribu tujuh ratus empat puluh tujuh rupiah enam pulun sen). Jadi totalnya yang harus dibayarkan atas kegiatan bongkar kendaraan dari KM. Harmoni Mas sebesar Rp.41.916.747.60 (empat puluh satu juta Sembilan ratus enam belas ribu tujuh ratus empat puluh tujuh rupiah enam puluh sen) sesuai dengan bukti nota tagihan nomor : 1060/WHIK/VI/2015 tanggal 16 Juni 2015 yang ditandatangani oleh Frans Holmes Sitanggang selaku Bendahara Koperasi.
- Bahwa benar sebelum barang/mobil tersebut diturunkan datang sekelompok buruh Primkop TKBM Upaya Karya ke Kantor UBM Pelindo I Cabang Belawan dan memaksa JONI HUTAMA untuk membuat dan mengajukan permohonan/amprah atas tenaga buruh Primkop TKBM yang apabila tidak dilakukan maka para buruh akan menghentikan kegiatan bongkar muat tersebut, sehingga akhirnya JONI HUTAMA terpaksa membuat dan mengajukan permohonan/amprahan tersebut,
- Bahwa benar sejak bulan April 2015 sampai dengan Oktober 2016 BM Pelindo I Cabang Belawan mengalami kerugian sekitar Rp.5.600.000.000,- (lima milyar enam ratus juta rupiah).
- Bahwa benar pada hari Jum’at tanggal 28 Oktober 2016 PT. Rahman Sukses Abadi melakukan bongkar muat barang dari KM. Serasi V berupa 685 unit mobil di sektor II Pelabuhan Belawan Medan Sumatera Utara dan PT. Rahman Sukses Abadi menggunakan tenaga sopir dari perusahaan PT. Rahman Sukses Abadi dan tidak menggunakan tenaga dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Primer Koperasi Upaya Karya Belawan.
- Bahwa benar pada tanggal 28 Oktober 2016 dan tanggal 31 Oktober 2016 PT. RACHMAN SUKSES ABADI melalui saksi IBRAHIM HARAHAP telah
menyerahkan sejumlah uang ke Kantor Primer Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat Upaya Karya Pelabuhan Belawan Kota Medan Sumatera Utara yang pada saat itu diterima oleh saksi ANGKASA NABABAN, dimana uang tersebut adalah merupakan uang Panjar terhadap biaya jasa bongkar muat barang. Adapun jumlah uang yang diserahkan pada tanggal 28 Oktober 2016 adalah sebesar Rp. 84.000.000 (delapan puluh empat juta rupiah) ke Primer Koperasi Upaya Karya atas penurunan barang tersebut di atas sesuai dengan Bukti Pembayaran Panjar Nomor : 01728/2016 tanggal 28 Oktober 2016 sedangkan pada tanggal 31 Oktober 2016 uang yang diserahkan adalah sebesar Rp.29.000.000 (dua puluh sembilan juta rupiah) sesuai dengan Bukti Pembayaran Panjar Nomor : 01738/2016 tanggal 31 Oktober 2016, yang mana seluruh uang yang diserahkan tersebut berupa cash/tunai.
- Bahwa benar uang yang diterima dari PT. RACHMAN SUKSES ABADI pada tanggal 28 Oktober 2016 dan 31 Oktober 2016 total sejumlah Rp. 113.000.000,- (seratus tiga belas juta rupiah) adalah merupakan uang panjar terhadap biaya/tarif atas bongkar muat barang yang berupa kendaraan bermotor (mobil) sebanyak 904 Unit di Sektor II Pelabuhan Belawan Kota Medan Sumatera Utara.
- Bahwa benar yang merasa dirugikan adalah pemilik barang karena membayar biaya operasional yang besar dan perusahaan juga membayar double cost (dua kali pembayaran) terkait proses bongkar muat yakni terhadap buruh perusahaan saksi sendiri dan buruh dari Primkop TKBM Upaya Karya.
- Bahwa benar jumlah tenaga buruh yang diajukan pada saat mengajukan surat permintaan TKBM (Amprah) kepada Primkop TKBM Upaya Karya selalu jauh melebihi dari yang kita butuhkan. Seperti contoh dalam menurunkan muatan bungkil sebenarnya cukup hanya empat (4) tenaga kerja saja namun di dalam Amprah disebutkan dua (2) regu kurang lebih 24 orang.
- Bahwa benar apabila PBM (Perusahaan Bongkar Muat) tidak menggunakan tenaga buruh bongkar muat dari Koperasi TKBM Upaya Karya dan tidak membayar upah buruh kepada Koperasi TKBM maka mereka akan melakukan demo kepada pihak PBM, bahkan apabila PBM tidak membayar panjar upah buruh maka Primer Koperasi TKBM Upaya Karya tidak memperbolehkan kegiatan bongkar muat di kapal dilakukan.
- Bahwa benar pada hari Jumat, 28 Oktober 2016 buruh TKBM tidak melakukan bongkar muat dan hanya duduk di sekitar pelabuhan akan tetapi pihak PBM PT. Rahman Sukses Abadi benar membayar upah buruh ke koperasi yang kemudian upah tersebut langsung diserahkan ke UUJBM dan langsung disetor ke kasir sektor II.
- Bahwa benar uang diterima dari kasir sebesar Rp. 35.000.000,- (uang DP PT. Rahman Sukses Abadi) dan dari sejumlah tersebut diantaranya saksi M. Anhar Harahap menerima Rp. 2.800.000,- dan saksi edy sialagan, saksi yanto, saksi Jonson Tua Pardede, saksi Ridwan Hendrik sitinjak, saksi suryan menerima Rp. 1.800.000,-, saksi maju simamora mendapat Rp. 2.000.000, saksi Apul Nainggolan mendapat Rp. 2.000.000,-
- Bahwa benar yang meminta Perusahaan Bongkar Muat (PBM) untuk mematuhi SKB tersebut adalah Primer Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat Upaya
Karya Pelabuhan Belawan Kota Medan Sumatera Utara, PBM (Perusahaan Bongkar Muat) sama sekali tidak dilibatkan dalam pembuatan SKB tersebut. Dan jelas beberapa Perusahaan Bongkar Muat (PBM) merasa keberatan dengan SKB tersebut.
- Bahwa benar tenaga kerja buruh yang diturunkan oleh pihak koperasi tidak sesuai dengan SPK buruh yang dikeluarkan oleh koperasi, karena berdasarkan informasi dari komisaris perusahaan saksi yakni PT. Panca Usaha Makmur yang juga bertugas dilapangan atas nama Sdr. PONIMAN Bahwa benar tenaga kerja buruh yang seharusnya dalam satu regu seperti regu buruh darat harus hadir 12 orang, namun pada saat pelaksanaan bongkar muat yang hadir hanya 2 atau 3 orang saja sehingga saksi selaku pemilik perusahaan merasa dirugikan karena harus membayar biaya TKBM yang tidak sesuai dengan kesepakatan atau SPK yang dikeluarkan oleh Koperasi.
- Bahwa benar saksi Dedi Suriono menerima uang sejumlah Rp.8.000.000 (delapan juta rupiah) tersebut di atas dari Primkop TKBM Upaya Karya Belawan Medan Sumatera Utara, dimana saksi gunakan untuk akomodasi dan transportasi (membeli makan, minum dll) kegiatan Aksi demo TKBM Belawan agar tidak melayani B/M (bongkar muat) di dari dan ke Kapal di Pelabuhan