• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perumusan Tujuan Kurikulum Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning (STIKK)

BAB II KAJIAN PUSTAKA KAJIAN PUSTAKA

PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN

C. Temuan Penelitian

1. Perumusan Tujuan Kurikulum Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning (STIKK)

Tujuan didirikannya sekolah tinggi di STIKK adalah untuk menyiapkan para ustad/guru madrasah diniyah yang professional yang ahli dalam bidangnya

Lembaga pendidikan di An-Nur II Al-Murtadlo ini dalam menyelenggarakan proses pendidikan sesuai dengan ketentuan-ketentuan Islam, maka yang menjadi dasar bagi pelaksanaan pendidikan di PP An-Nur II Al-Murtado Khususnya di STIKK adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Dalam buku yang berjudul Rekontruksi Pendidikan Islam: Dari Paradigma Pengembangan, Manajemen Kelembagaan, Kurikulum hingga Strategi Pembelajaran, Muhaimin, menyebutkan bahwa:2

Dalam melakukan pengembangan kurikulum maka pertanyaan-pertanyaan yang perlu dijawab pertama kali sebagai kerangka teoritik pengembangan kurikulum adalah; apa program visi misi dari program studi yang dikembangkan? Siapa atau institusi apa yang membutuhkan jurusan (program studi) yang di kembangkan di Sekolah Tinggi? Profil lulusan seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat sesuai dengan visi tersebut? Kompetensi-kompetensi apa yang harus dimilki untuk terwujudnya

2 Muhaimin, Rekontruksi Pendidikan Islam: Dari Paradigma Pengembangan, Manajemen

profil tersebut? Bagaimana model-model pembelajaran dan evaluasi yang dikembangkan untuk mencapai keahlian yang ditetapkan? Bagaimana menciptakan suasana akademik yang kondusif untuk mencapai keahlian tersebut? Berapa alokasi waktu yang diperlukan untuk mencapai kompetensi-kompetensi tersebut? Dan apa kontribusi jurusan/program studi di sekolah tinggi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembangunan masyarakat (bangsa)?

Maka tabel berikut dapat membantu menjawab beberapa pertanyaan tersebut di atas:

Tabel 5.1

Visi & Misi Program studi Jurusan/Prodi

Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam Siapa yang

membutuhkan

1. Sekolah atau Madrasah

2. Sekolah/madrasah bertaraf International 3. Pondok pesantren dan madrasah diniyah 4. Pendidikan non formal dan informal Profil lulusan

yang dibituhkan

1. Kader ulama yang mengedepankan ilmu amaliah dan amal ilmiah, memilki daya saing di tingat nasional dan internasional 2. Calon Guru PAI pada Madrasah/Sekolah

yang profesional dan kompetitif, serta peka terhadap perkembangan ipteks dan tantangan zaman

3. Calon Guru PAI yang mampu membimbing dan menggerakkan kehidupan dan/atau kegiatan keagamaan Islam di

madrasah/sekolah dan masyarakat yang plural dan multikultural.

4. Calon guru PAI yang memilki kemampuan tambahan sebagai pendidik pada pondok pesantren dan madrasah diniyah, atau da’i dan lain-lain.

Kompetensi yang harus dimilki untuk melaksanakan tugas

1. kompetensi utama

a. Kader ulama yang mengedepakan ilmu amaliah dan amal ilmiah yang kompeten dalam; (1) menelaah literatur-literatur bahasa asing (Arab dan Inggris); (2) memahami, menjelaskan, dan mengkaji ajaran dan nilai-nilai Islam yang rohmatan

lil-‘alamin;(3) mengembangkan cara

berfikir, bersikap dan berperilaku sebagai calon ulama (intelektual muslim)

b. Calon guru PAI yang memilki kompetensi pedagogok, kepribadian, sosial dan profesional, serta kompetitif dan peka terhadap perkembangan ipteks dan tantangan zaman.

2. kompetensi pendukung sebagai calon guru PAI yang mampu membimbing dan

menggerakkan kehidupan dan/atau

kegiatan keagamaan Islam madrasah/ sekolah

3. kompetensi lainnya, sebagai calon pendidik pada pondok pesantren dan madrasah diniyah, atau da’i dan lain-lain

Materi

pembelajaran dan evaluasi

1. Teori model-model pembelajaran dan evaluasi yang memenuhi stándar proses dan stándar pendidikan untuk mencapai kompetensi utama, kompetensi lainnya tersebut di atas.

2. praktek : model-model pembelajaran praktikum dan praktek serta evaluasinya untuk mencapai kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya tersebut di atas

Penciptaan suasana akademik yang kondusif

Penyediaan sumber belajar/sarana/fasilitas dan pemanfaatan serta pemberdayaan untuk terciptanya suasana akademik yang kondusif dalam mendukung terwujudnya profil lulusan Kontribusi dalam

pengembangan ipteks dan pembangunan masyarakat

Tema-tema dan model penelitian dan

pengabdian kepada masyarakat yang

dikembangkan.

Maka kerangka teoritik yang seharusnya dikembangkan dalam pengembagan kurikulum di STIKK adalah sebagai berikut:

1) Siapa yang membutuhkan:

a. Pondok pesantren dan madrasah diniyah b. Pendidikan informal dan non formal 2) Profil lulusan yang dibutuhkan

a. Calon guru PAI yang memiliki kemampuan tambahan sebagai pendidik pada pondok pesantren dan madrasah diniyah, atau da’i b. Calon guru PAI yang memilki kemampuan tambahan sebagai

pendidik pada pondok pesantren dan madrasah diniyah, atau da’i dan/atau wirausahawan, dan lain-lain.

3) Kompetensi yang dimiliki untuk melaksanakan tugas

a. Kompetensi pendukung sebagai calon guru PAI yang mampu membimbing dan menggerakkan kehidupan dan/atau kegiatan keagamaan Islam madrasah/sekolah

b. Kompetensi lainnya, sebagai calon pendidik pada pondok pesantren dan madrasah diniyah, wartawan, atau da’i wirausahawan, dan lain-lain

4) Materi pembelajaran dan evaluasi

a. Teori model-model pembelajaran dan evaluasi yang memenuhi stándar proses dan stándar pendidikan untuk mencapai kompetensi utama, kompetensi lainnya tersebut di atas.

b.Praktek : model-model pembelajaran praktikum dan praktek serta evaluasinya untuk mencapai kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya tersebut di atas.

5) Penciptaan suasana akademik yang kondusif

Penyediaan sumber belajar/sarana/fasilitas dan pemanfaatan serta pemberdayaan untuk terciptanya suasana akademik yang kondusif dalam mendukung terwujudnya profil lulusan

6) Kontribusi dalam pengembangan ipteks dan masyarakat

Tema-tema dan model penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dikembangkan.

Dari hasil identifikasi tersebut di atas, dapat dirumuskan tujuan program Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning (STIKK) adalah sebagai berikut:

(1) Menyiapkan calon guru PAI yang mampu membimbing dan menggerakkan kehidupan dan/atau kegiatan keagamaan Islam di madrasah/sekolah dan masyarakat yang plural dan multikultural dan (2) Menyiapkan calon guru PAI yang memiliki kemampuan tambahan sebagai guru pada pondok pesantren dan madrasah diniyah, atau da’i.

2. Landasan Perencanaan Kurikulum di Sekolah Tinggi Ilmu KItab