• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum Objek Penelitian

2. Perusahaan Manufaktur

Manufaktur adalah sebuah perusahaan yang melakukan pengelolaan bahan mentah atau setengah jadi menjadi suatu barang jadi yang bisa dikomsumsi oleh konsumen. Perusahaan ini pun mempunyai standar operasional yang mesti ditaati setiap karyawan. Perusahaan manufaktur ini merupakan kelompok emiten terbesar dari semua perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berikut ini gambaran perusahaan-perusahaan yang menjadi sampel yang terdaftar pada perusahaan manufaktur yaitu sebagai berikut:

a. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) didirikan 02 September 2009 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1 Oktober 2009. ICBP merupakan hasil pengalihan kegiatan usaha Divisi Mi Instan dan Divisi Penyedap Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), pemegang saham pengendali.

Induk usaha dari Indofood CBP Sukses Makmur Tbk adalah INDF, dimana INDF memiliki 80,53% saham yang ditempatkan dan disetor penuh ICBP, sedangkan induk usaha terakhir dari ICBP adalah First Pacific Company Limited (FP), Hong Kong.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan ICBP terdiri dari, antara lain, produksi mie dan bumbu penyedap, produk makanan kuliner, biskuit, makanan ringan, nutrisi dan makanan khusus, kemasan,

perdagangan, transportasi, pergudangan dan pendinginan, jasa manajemen serta penelitian dan pengembangan.

Pada tanggal 24 September 2010, ICBP menerima pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan penawaran umum perdana saham ICBP (IPO) sebanyak 1.166.191.000 dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Saham tersebut dicatatkan pada tanggal 7 Oktober 2010 di Bursa Efek Indonesia.

Visi: Menjadi produsen barang konsumsi yang terkemuka.

Misi:

1) Senantiasa melakukan inovasi, fokus pada kebutuhan pelanggan, menawarkan merek-merek unggulan dengan kinerja yang tidak tertandingi.

2) Menyediakan produk berkualitas yang merupakan pilihan pelanggan.

3) Senantias meningkatkan kompetensi karyawan, proses produksi dan teknologi kami

4) Memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan.

5) Meningkatkan stakeholder’s value secara berkesinambungan.

b. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Sejarah singkat PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Perusahaan ini didirikan di Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1990 dengan nama PT.

Panganjaya Intikusuma, berdasarkan Akta Notaris Benny Kristianto, S.H, No.228. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C22915 HT.01.01.Th’91 tanggal 12 Juli 1991, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.12

Tambahan No.611 tanggal 11 Februari 1992. Perubahan terakhir dalam Akta Notaris No.47 dari notaries Benny Kristianto, S.H. tanggal 26 Mei 2009 mengenai perubahan seluruh Anggaran Dasar untuk disesuaikan dengan ketentuan dalam Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. KEP-179/BL/2008 tanggal 14 Mei 2008 Mei 2008 mengenai Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang melakukan Penawaran Umum Efek Bersfat Ekuitas dan Perusahaan Publik, telah diterima dan disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-AH.01. 10-07949 tanggal 15 Juni 2009.

PT. Indofood Sukses Makmur Tbk berkomitmen untuk menghasilkan produk makanan olahan yang bermutu, aman dan halal dikonsumsi. Aspek kesegaran, higenis, kandungan gizi, rasam praktis, aman serta halal dikonsumsi juga senantiasa menjadi prioritas Indofood untuk menjamin mutu produk yang selalu prima. Komitmen yang terus dijaga oleh PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, tersebut dapat dibuktikan dengan citra baik yang disandang oleh PT. Indofood Sukses Makmur Tbk dan predikat sebagai perusahaan makanan dan minuman terbesar di Indonesia.

Pada beberapa decade ini PT. Indofoof Sukses Makmur Tbl telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup semua tahapan proses produksi makanan, dari produksi pengolahan bakan baku sampai menjadi produk akhir yang tersedia di pedagang rak eceran. Saat ini Indofood dikenal sebagai perusahaan yang mapan dan terkemuka di setiap kategori bisnisnya. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Indofood diuntungkan dengan

ketangguhan model bisnis yang terdiri dari empat kelompok usaha staretegis yang saling melengkapi, yaitu produk konsumen bermerek, bogasari, agribisnis dan distribusi PT. Indofoof Sukses Makmur.

Visi: Perusahaan menjadi perusaan total food solutions.

Misi:

1) Memberikan solusi atas kebutuhan pangan secara berkelanjutan.

2) Senantiasa meningkatkan kompetensi karyawan, proses produksi dan teknologi kami.

3) Memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan.

4) Meningkatkan satkeholder’s value secara berkesinambungan.

c. PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI)

Sejarah panjang perusahaan ini dimulai dengan berdirinya N.V Nederlanch Indisch Blerbrouwerljen di Medan pada tahun 1921. Pabrik bir ini awalnya berlokasi di Surabaya dan resmi beroperasi secara komersial pada 21 November 1931. Pada tahun 1936, posisi perusahaan dipindahkan dari Medan ke Surabaya dan Heineken menjadi pemegang saham di perusahaan, yang berubah nama menjadi N.V Heineken’s Indonesiache Bierbrouwerljen Maatchappij N.V.

Seiring dengan pertumbuhan perusahaan, brewery kedua dibangun di Tanggerang. Dan pada tahun yang sama, perusahaan berubah nama menjadi PT. Perusahaan Bir Indonesia. Tempat pembuatan bir kedua ini mulai beroperasi pada tahun 1973. Dan pada tanggal 1 Januari 1981, perusahaan mengambil alih PT. Brasseries de I’Indonesia, yang

memproduksi bir dan minuman ringan di Medan. Untuk mencerminkan peningkatan aktivitas bisnis akuisisi ini sejak tanggal 2 September 1981, perusahaan ini berganti nama menjadi PT. Multi Bintang Indonesia dan pindah ke Jakarta, perusahaan ini juga memperdagangkan sahamnya di BEI.

Pada tahun 2014 PT. Multi Bintang Indonesia telah menandai tonggak sejarah dengan membangun fasilitas produksi baru yang dilengkapi teknologi canggih untuk produksi minuman ringan non-alkohol di Sampanagung, Jawa Timur. Dengan investasi sebesar Rp 210 miliar, fasililtas produksi ini dibangun hanya dalam waktu 9 bulan dan resmi dibuka pada Agustus 2014.

Dengan sejarah yang panjang di Indonesia, perusahaan ini juga identik dengan salah satu produk andalannya, yaitu Bir Bintang, merek Ikonik yang dikenal luas di Indonesia. PT. Multi Bintang juga memproduksi dan memasarkan merek bir premium Internasional, Helneken; kategori 0,0%

a;kohol, minuman bebas alcohol Bintang Zero dan Bintang Radler 0,0%, dan inovasi terbaru Bintang Radier, kombinasi unik Bir Bintang dengan jus lemon alami yang memberikan kesegaran ganda, sekarang tersedia juga dalam varian berbeda, Bintang Ridier Orange dengan jus orange alami; minuman fine soda, Fayrouz; minuman ringan Green Sands; dan merek cider nomor satu di dunia, Strongbow.

Saat ini, dengan dukungan kuat dari operasional brewery perusahaan di Sampangagung dan Tangerang, PT. Multi Bintang Indonesia kini meletakkan fondasinya melalui anak perusahaannya yaitu PT. Multi Bintang Indonesia Niaga, dimana anak perusahaan ini memasarkann dan menjual produk-produk perusahaan di seluruh kota besar di Indonesia dan luar negeri. Anak perusahaan ini beroperasi sebagai distributor utama dan memulai operasi

komersial pertamanya pada januari 2005, dan perusahaan memiliki 99%

modal PT. Multi Bintang Indonesia Niaga.

Visi: Wow Indonesia melalui performanya, mereknya, dan orang-orangnya.

Misi: Menjadi perusahaan minuman Indonesia yang memiliki reputasi baik dan bertanggung jawab dengan portofolio merek bir dan minuman ringan terkemuka.

d. PT Mayora Indah Tbk (MYOR)

PT. Mayora Indah didirikan pada tahun 1977 dengan pabrik pertama di Tangerang untuk tujuan pemasaran di Jakarta dan sekitarnya. Setelah bisa memenuhi pasar Indonesia, perusahaan melakukan penawaran umum perdana dan menjadi perusahaan public pada tahun 1990 dengan tujuan pemasaran ke konsumen di negara-negara Asia, dan pada saat ini produk perseroan telah tersebar di 5 Benua.

Sebagai salah satu Fast Moving Consumen Goods Companies, PT Mayora Indonesia telah terbukti menjadi sebagai salah satu produsen makanan berkualitas tinggi dan telah menerima banyak penghargaan seperti

“Top Five Best Managed Companies in Indonesia” dari Asia Money, “Top 100 Exporter Companies in Indonesia” dari majalah Swa, “Top 100 public listed companies” dari majalah investor Indoneisa, “Best Manufacturer of Halal Products” dari Majelis Ulama Indonesia, “Best Listed Company” dari berita satu, dan top 5 Good Corporate Govermance Issues in Consumer Goods Sector, dari Warta Ekonomi dan banyak lagi penghargaan lainnya.

Visi dan Misi:

1) Menjadi produsen makanan dan minuman yang berkualitas dan terpercaya di mata konsumen domestic maupun internasional dan menguasai pangsa pasar terbesar dalam kategori produk sejenis.

2) Bisa memperoleh laba bersih operasi diatas rata-rata industry dan memberikann value added yang baik bagi seluruh stakeholder’s perseroan.

3) Dapat memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan negara dimana perseroan berada.

e. PT Wilmar Cahaya Indonesia (CEKA)

Perusahaan PT. Wilmar Cahaya Indonesia Tbk adalah perseroan terbatas yang berada di Kabupaten Bekasi dengan alamat kantor pusat di Jalan Industri Selatan 3 Blook GG No.1, Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi ,Provensi Jawa Barat.

Sesuai dengan anggaran dasar, PT. Wilmar Cahaya Indonesia bergerak dalam bidang industry antara lain minyak nabati yaitu minyak sawit serta produk turunannya, biji tengkawang, minyak tengkawang dan minyak nabati khusus. Selanjutnya kegiatan di bidang perdagangan local, ekspor, impor dan perdagangan hasil bumi, hasil hutan, perdagangan kebutuhan pokok, perdagangan sebagai grosir, distribusi, eceran dan lainnya.

PT. Wilmar Cahaya Indonesia memiliki cabang dan pabrik di Jalan Khaulistiwa km.43 Batulayang, Pontianak 78244, Kalimantan Barat. Pabrik Cikarang fokus pada produksi speciatyl fast, sedangkan pabrik di Pontianak fokus pada produksi cooking oil. PT. Wilmar Cahaya Indonesia juga memiliki kantor perwakilan di Jakarta di Multivision Tower di Jakarta Selatan.

Visi: Bisa menjadi perusahaan kelas dunia dalam industry minyak nabati dan minyak nabati spesialitas.

Misi:

1) PT Wilamar Cayaha Indonesia mempunyai misi untuk menghasilkan produk bermutu tinggi dan memberikan layanan terbaik terhadap semua pelanggan.

2) Meningkatkan kompetensi dan juga keterlibatan karyawan dalam mencapai visi tersebut.

3) Mencapai pertumbuhan usaha yang menguntungkan dan berkelanjutan serta memberikan nilai jangka panjang bagi investor dan karyawan

4) Meningkatkan kepercayaan serta membina hubungan yang baik sengan agen, pemasok, masyarakat dan pemerintah.

f. PT Delta Djakarta Tbk (DLTA)

Pada tahun 1997 PT Delta Djakarta memulai rencana ekspansi besar-besaran dengan memindahkan pabrik pebuatan dari lokasi pertamanya di Jakarta Utara ke fasilitas yang lebih besar dan modern dilokasinya saat ini yaitu Bekasi, Jawa Barat.

PTJangker Delta Indonesia merupakan anak perusahaan dari PT Delta yang didirikan pada tahun 1998 dengan jaringan distribusi yang menyebar di seluruh negeri, muali dari Medan, Sumatera Utara hingga ke Jayapura di Papua. Namun pada bulan pertama tahun 2017 anak perusahaan memindahkan seluruh karyawan ke perseroan dan pada akhir tahun anak perusahaan hanya menangani satu sub distribusi.

PT. Delta memproduksi bir pilsner dan stout berkualitas untuk pasar domestic Indonesia, dengan jumlah merek diantaranya iyalah anker bir, anker stout, Carlsberg, sang miquel pale pilsen, sang mig light, dan kuda putih.

PT. Delta memproduksi dan mengekspor juga bir pilsner dengan merek

“Batavia”. Dan pada kuartal terakhir tahun 2017 menandai awal ekspor bir PT. Delta Djakarta Tbk ke Negara tetangga, Timor Leste.

Visi: Menjadi nomor satu di pasar minuman berbasis malt di Indonesia Misi:

1) Memproduksi minuman berkualitas dengan biaya optimal, yang akan memberikan hasil terbaik untuk pelanggan melalui karyawan dan mitra bisnis yang handal.

2) Memberikan keuntungan yang terbaik kepada pemegang saham.

3) Memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengembangkan kemampuan diri dan profesionalisme di lingkungan kerja.

4) Peduli kepada masyarakat sekitar dan lingkungan perusahaan.

g. PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI)

PT Nippon Indosari didirikan pada tahun 1997 dan memulai kegiatan pemasarannya pada tahun 1997. Awalnya perseroan hanya memiliki satu pabrik di kawasan industry Jababeka Cikarang, Jawa Barat, dengan kapasitas produksi 2 line. Dan pada tahun 2002, perusahaan meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 4 line untuk mengantisipasi peningkatan permintaan konsumen. Berikut bagaian pemasaran Sari Roti saat itu antara lain Jabodetabek, Bandung (Jawa Barat). Dan kemudian perseroan memperluas bisnisnya di Jawa Timur dengan mendirikan pabrik di Pasuruan dengan kapasitas produksi 3 line.

Dalam perkembangannya, pabrik Pasuruan juga melayanai pemasaran di wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah dan Pulau Bali. Dengan pesatnya pertumbuhan penjualan Sari Roti di wilayah Jobedetabek, pada tahun 2008.

Perseroan kembali membangun pabrik ketiga yang juga berlokasi di kawasan industri Jababeka Cikarang, Jawa Barat dengan kapasitas produksi 2 line, kemudian di tahun 2010 mengalami peningkatan kapasitas produksi menjadi 4 line. Sejalan dengan pertumbuhan penjualan di Jawa Tengah dan Yogyakarta, pada tahun 2011 perseroan meresmikan pabrik di Semarang dengan kapasitas produksi 2 line, yang wilayah pemasarannya meliputi kedua wilayah tersebut.

Atas permintaan masyarakat Indonesia, terutama di pulau Sumatera, perseroan membangun kembali pabrik di kota Medan yang diresmikan pada April 2011 dengan kapasitas produksi 2 line. Perseroan juga menambahkan pabrik di kawasan industry MM 2100 Cibitung dengan kapasitas ganda.

Selain itu, pabrik di Palembang dan Makassar juga mulai beroperasi pada tahun 2012.

Visi: Menjadi perusahaan terbesar di Indonesia di bidang bakery dengan menghasilkan dan mendistribusikan produk berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia..

Misi: Membantu meningkatkan kualitas hayati bangsa Indonesia dengan memproduksi dan mendistribusikan makanan yang bermutu tinggi, sehat, halal, dan kondusif bagi pelanggan.

h. PT Sekar Bumi Tbk (SKBM)

PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) didirikan 12 April 1973 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1974. Kantor pusat SKBM berlokasi di Plaza Asia, Lantai 2, Jl. Jend. Sudirman Kav. 59, Jakarta 12190 – Indonesia dan pabrik berlokasi di Jalan Jenggolo 2 No. 17 Waru, Sidoarjo serta tambak di Bone dan Mare, Sulawesi.

Sesuai dengan anggaran dasar perseroan, ruang lingkup kegiatan PT Sekar Bumi adalah di bidang pengolahan hasil perikanan laut dan darat, hasil bumi dan peternakan. PT Sekar Bumi juga memiliki 2 divisi usaha yaitu makanan laut beku yang bernilai tambah dan makanan olahan beku.

Selanjutnya selalui anak perusahaannya, PT Sekar Bumi juga memproduks pakan ikan, pakan udang, kacang mete dan produksi kacang tanah lainnya.

PT Sekar Bumi memasarkan produknya dengan berbagai merek, antara lain SKB, bumifood dan mitraku.

Pada tanggal 18 September 1995 PT Sekar Bumi mendapatkan pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau melakukan IPO ke publik. Saham tersebut dicatatkan di bursa di bursa efek Indonesia pada tanggal 5 Januari 1993. Kemudian, sejak tanggal 15 September 1999 saham PT Sekar Bumi dihapuskan dari daftar efek Jakarta oleh PT Bursa Efek Jakarta yang sekarang disebut PT Bursa Efek Indonesia. Kemudian di tanggal 24 September 2012, PT Sekar Bumi mendapatkan persetujuan untuk mencatatkan kembali efeknya di Bursa Efek Indonesia, dan berlaku efektif kembali pada tanggal 28 September 2012.

Visi: Menjadi pimpinan pasar dalam industri makanan beku sembari membangun bisnis kami pada landasan kualitas.

Misi:

1) Berkomitmen terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Langkah-langkah CSR kami bersifat filantrifies, lingkungan hidup, dan etika. Dari menolong dan memberikan donasi kepada tempat amal hingga menerapkan jalannya usaha yang ramah lingkungan, kami berusaha untuk melakukan bagian kami dengan memberikan kembali kepada masyarakat dan lingkungan.

2) Manusia adalah aset terbesar kami. Kami menghargai pemangku kepentingan kami dan melindungi kepentingan mereka adalah hal yang paling penting bagi kami. Kami membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan maupun pemasok kami. Memastikan kesejahteraan para karyawan, dan memberikan keuntungan yang maksimum kepada para pemegang saham.

3) Ketika berhadapan dengan kualitas, kami tidak berkompromi. Kami mengikuti pedoman penerapan dan standar kebersihan terbaik, kami menyadari bahwa keamanan pangan tidak dapat ditawar, dan kami sangat berhati-hati untuk mengenali, menilai, dan mengendalikan risiko-risiko yang berkaitan dengan makanan.

i. PT Sekar Laut Tbk (SKLT)

Pada tanggal 19 Juli 1976 PT Sekar Laut didirikan dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun itu juga. Kantor pusatnya berlokasi di Wisma Nugra Santana, Lt.7, Suite 707, Jl. Gen. Sudirman Kav.78, Jakarta dan cabangnya beralamat di Jalan Raya Darmo No.2325, Surabaya dan pubrik berlokasi di Jalan Jenggol II/17, Sidoarjo.

Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup usaha PT Sekar Laut memproduksi kerupuk, saos tomat, sambal, bumbu masak dan makanan ringan, serta penjualan produknya di dalam dan luar negeri.

Produknya dipasarkan dengan merek Finna.

Pada tahun 1993, PT Sekar Laut mendapatkan pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau melakukan IPO pada masyarakat sebanyak 6.000.000 dengan niali nominal Rp 1.000 per saham dengan harga penawaran Rp 4.300 per saham. Saham tersebut di catatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 September 1993.

Visi:

1) Membuat komunitas dunia tahu akan produk-produk makanan dengan kualitas produk yang bagus, sehat serta bergizi.

2) Mempertahankan posisi sebagai perusahaan nomor satu dalam bidang industri kerupuk.

Misi:

1) Membantu mengelola sumber daya Indonesia yang berlimpah dengan tujuan menyediakan makanan yang bergizi dan berkualitas.

2) Membantu memberikan pangan kepada seluruh masyarakat di dunia.

3) Membantu membangun dan meningkatkan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat Indonesia.

j. PT Siantar Top Tbk (STTP)

PT. Siantar Top adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang industry makanan ringan, perusahaan ini berlokasi di Jl. Raya Medan Tanjung Morawa Km 12, 5 Desa Bangun Sari, Kabupaten Deli Serdan.

PT. Siantar Top dimulai sebagai industry dalam negeri pada tahun 1972 di Sidoarjo dengan produk pertama yang dibuat adalah kerupuk ubi jalar dengan 5 karyawan. Seiring dengan bertambahnya jenis produk yang diproduksi dan juga banyaknya permintaan, maka didirikanlah pabrik berskala besar pada tahun 1987 dengan nama PT. Siantar Top yang berlokasi di Sidoarjo (Surabaya).

Perusahaan ini berkembang pesat pada tahun 1996 dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta (Sekarang Bursa Efek Indonesia).

Pengembangan usaha dan pendistribusian produk yang dihasilkan pada tahun 1997 PT. Siantar Top melakukan ekspansi ke pulau Sumatera, terkhusus di Sumatera Utara, sehingga di tahun 1997 dibangun pabrik di Jalan Raya Medan Km 12,5 Desa Bangun Sari Kabupaten Deli Serdan dan memulai beroperasi di tahun 1998, dimana jenis produk yang dihasilkan adalah Biskuit, Mie spix dan kemudian terus bertambah hingga pada saat ini ada sekitar kurang lebih 30 jenis produk.

Visi: Menjadi perusahaan terkemuka yang terus tumbuh dan berkembang demi kepuasan bersama.

Misi:

1) Menghasilkan produk-produk perusahaan menjadi produk unggulan.

2) Menyediakan produk-produk pilihan dengan cita rasa tinggi, inovatif, harga terjagkau dan memastikan ketersediaanya bagi pelanggan.

3) Berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan kompetensi karyawan, proses produksi yang efesien, dan teknologi yang berkembang.

4) Meningkatkan nilai-nilai perusahaan secara berkesinambungan.

k. PT Ultra Jaya Tbk (ULTJ)

PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk diawali dari sebuah perusahaan susu yang kecil pada tahun 1958. Lalu pada tahun 1971, perusahaan ini memasuki tahap pertumbuhan pesat sejalan dengan perubahannya menjadi PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company. Saat ini PT Ultra Jaya Milk merupakan perusahaan Indonesia pertama dan terbesar yang memproduksi produk susu, minuman dan makanan dalam kemasan aseptik yang tahan lama dengan merek terkenal seperti ultra milk untuk produk susu, buavita untuk jus buah segar serta the kotak untuk minuman teh segar.

Pabrik ini berlokasi strategi di pusat pedalaman pertanian Bandung yang kaya akan sumber daya alam yang berkualitas tinggi, mulai dari susu segar, daun teh, hingga buah-buahan tropis. Kesegaran bahan baku dan kualitas nutrisi alami dapat dipertahankan dengan teknologi proses Ultra Hight Tempratur (UHT) dan pengemasan aseptic tanpa menggunakan bahan pengawet.

Saat ini, 90 persen dari total produksi perseroan dipasarkan di Indonesia, sedangkan sisanya diekspor ke Negara-negara di Asia, Eropa, Timur Tengah, Australia, dan Amerika Serikat, baik untuk pasar domestic maupun ekspor dan produk yang dijual merupakan produk sejenis.

Visi: Menjadi perusahaan industri makanan dan minuman yang terbaik dan terbesar di Indonesia, yang senantiasa mengutamakan kepuasan konsumen dan menjunjung tinggi kepercayaan para pemegang saham serta mitra kerja perusahaan.

Misi: Menjalankan usaha yang berlandasan kepekaan yang tinggi untuk senantiasa berorientasi kepada pasar atau konsumen sreta kepedulian untuk senantiasa memperhatikan lingkungan yang dilakukan secara optimal supaya dapat memberikan nilai tambah sebagai wujud pertanggung jawaban kepada pemegang saham.

l. PT Akasha Wira International Tbk (ADES)

PT Akasha Wira International Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi air minum dalam kemasan. Dulu perusahaan ini bernama PT Ades Waters Indonesia Tbk, kemudian pada tahun 2009 melalui RUPS berubah namanya menjadi PT Akasha Wira International untuk mengubah citra perseroan. Perusahaan memulai produksi air minum dalam kemasan secara komersial pada tahun 1986 dengan merek Ades dan Vica. Perseroan mengeluarkan produk baru yaitu produk air kemasan Merek Ades dengan kemasan baru dan Nestle Pure Life di tahun 2004 pada saat Water Partners Bottling S.A. (WPB), sebuah perusahaan patungan antara Nestle. S.A. dan Refreshment Product Services (anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki The Coca-Cola Company), mengambil alih mayoritas saham di perseroan.

Di tahun 1985 PT Akasha Wira Internasional didiriakan dengan nama PT Alfindo Putrasetia, nama perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terahkir pada tahun 2010 ketika nama perusahaan diubah menjadi PT Akasha Wira Internasional. Anggaran dasar perusahaan juga mengalami beberapa kali perubahan dan perubahan terakhir dibuat dengan

Di tahun 1985 PT Akasha Wira Internasional didiriakan dengan nama PT Alfindo Putrasetia, nama perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terahkir pada tahun 2010 ketika nama perusahaan diubah menjadi PT Akasha Wira Internasional. Anggaran dasar perusahaan juga mengalami beberapa kali perubahan dan perubahan terakhir dibuat dengan

Dokumen terkait