BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN
Peta 9. Peta Penggunaan Air berdasarkan Penghasilan skala 1 : 50.000
commit to user
106
3. Penggunaan Air untuk kebutuhan domestik pada berbagai tingkat pendidikan di wilayah kota dan desa
1. Rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi
Penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di wilayah kota secara keseluruhan sebesar 557,7 liter/hari dan penggunaan per orang sebesar 143 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebesar 550,3 liter/hari dan penggunaan per orang sebesar 140,7 liter/hari. Penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi disajikan pada Tabel 4.22.
Tabel 4.22. Penggunaan Air di Wilayah Kota dan Desa oleh Rumahtangga Berpendidikan Perguruan Tinggi
Jenis Penggunaan Air Wilayah Kota Desa Volume Penggunaan air (KK) (liter/hari) Volume Penggunaan Air Per Orang (liter/hari) Volume Penggunaan air (KK) (liter/hari) Volume Penggunaan Air Per Orang (liter/hari) Minum 3,6 0,9 4 1 Mandi 194,6 50 166 42,2 Ibadah 94 24 93 24 Sanitasi 71,6 18,2 70 18 Memasak 10,7 2,7 11,6 3 Mencuci 50,8 13 53,7 13,7 Berkebun 14 3,6 23 5,8 Membersihkan rumah 22 5,6 27,3 7 Membersihkan peralatan rumah 23 6 23,7 6,0 Alat Transportasi 73,4 19 78 20 Total 557,7 143 550,3 140,7
Sumber : Data primer
Prosentase penggunaan air di wilayah kota oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi didominasi untuk kebutuhan mandi sebesar 35 %, ibadah 17 %, penggunaan air untuk membersihkan alat transportasi dan sanitasi sebesar 13 %, mencuci pakaian sebesar 9 %, penggunaan air untuk membersihkan rumah dan membersihkan peralatan rumah sebesar 4 %, untuk berkebun dan memasak sama yaitu 2 %, penggunaan air yang paling rendah adalah untuk minum sebesar 1 %.
commit to user
107
Prosentase penggunaan air untuk kebutuhan domestik oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di kota disajikan pada Gambar 4.13.
Prosentase penggunaan air di wilayah desa oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi tidak terdapat banyak perbedaan dengan rumahtangga di wilayah kota. Penggunaan air masih didominasi untuk kebutuhan mandi sebesar 30 %, peruntukan penggunaan air untuk mandi ini lebih rendah daripada di wilayah kota, membersihkan alat transportasi sebesar 14 %, sanitasi 13 %, mencuci pakaian sebesar 10 %, membersihkan rumah 5 %, membersihkan rumah dan membersihkan peralatan rumah sama yaitu sebesar 4 %, memasak 2 % dan penggunaan air untuk minum 1 %. Prosentase penggunaan air untuk kebutuhan domestik oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di desa disajikan pada Gambar 4.14.
Gambar 4.13. Penggunaan Air untuk Kebutuhan Domestik oleh Rumahtangga Berpendidikan Perguruan Tinggi di Kota
commit to user
108
Gambar 4.14. Penggunaan Air untuk Kebutuhan Domestik oleh Rumahtangga Berpendidikan Perguruan Tinggi di Desa
Penggunaan air untuk kebutuhan domestik dan variasi penggunaan pada rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi diuraikan sebagai berikut :
a) Minum
Rumahtangga dengan tingkat pendidikan perguruan tinggi di wilayah kota menggunakan air sebanyak 3, 6 liter/hari sedangkan penggunaan per orang sebesar 0,9 liter/hari. Rumahtangga berpendidikan tinggi di desa menggunakan air sebesar 4 liter/hari sedangkan penggunaan per orang sebesar 1 liter/hari. Penggunaan air untuk minum oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi disajikan pada Tabel 4.22.
b) Mandi
Rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di kota menggunakan air sebanyak 195 liter/hari dengan penggunaan per orang sebanyak 50 liter/hari, sedangkan rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di desa menggunakan air untuk mandi sebanyak 166 liter/hari dan penggunaan per orang sebanyak 42,2 liter/hari. Penggunaan air untuk mandi rumahtangga di wilayah kota lebih tinggi
commit to user
109
daripada rumahtangga desa. Penggunaan air untuk mandi oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi disajikan pada Tabel 4.22.
c) Ibadah
Rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di wilayah kota menggunakan 94 liter/hari untuk beribadah sedangkan rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di wilayah desa menggunakan 93 liter/hari. Penggunaan per orang rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di wilayah kota adalah 24 liter/hari sedangkan rumahtangga berpendidikan tinggi di wilayah desa adalah 24 liter/hari. Penggunaan air untuk beribadah oleh rumahtangga berpendidikan tinggi di wilayah kota lebih tinggi. Penggunaan air untuk ibadah oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi disajikan pada Tabel 4.22.
d) Sanitasi
Rumahtangga berpendidikan tinggi di wilayah kota menggunakan 71,6 liter/hari untuk sanitasi, penggunaan per orang sebesar 18,2 liter/hari. Rumahtangga berpendidikan tinggi di wilayah desa menggunakan 70 liter/hari dan penggunaan per orang sebesar 18 liter/hari. Penggunaan air untuk sanitasi oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi disajikan pada Tabel 4.22.
e) Memasak
Rumahtangga berpendidikan tinggi di kota menggunakan 10,7 liter/hari untuk memasak sedangkan rumahtangga di desa menggunakan 12 liter/hari. Penggunaan air per orang untuk kebutuhan memasak sebesar 3 liter/hari di wilayah kota dan 3 liter/hari di wilayah desa. Rumahtangga di kota menggunakan air lebih sedikit daripada rumahtangga di desa. Penggunaan air untuk memasak oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi disajikan pada Tabel 4.22.
f) Mencuci
Penggunaan air untuk mencuci oleh rumahtangga berpendidikan tinggi di wilayah kota lebih tinggi daripada di wilayah desa. Rumahtangga berpendidikan tinggi di wilayah kota menggunakan 51 liter/hari sedangkan di wilayah desa adalah sebanyak 54 liter/hari, penggunaan per orang untuk mencuci di wilayah kota adalah sebesar 13 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebesar 13,7 liter/hari.
commit to user
110
Penggunaan air untuk mencuci oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi disajikan pada Tabel 4.22.
g) Berkebun
Rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di wilayah kota menggunakan 14 liter/hari untuk berkebun sedangkan di wilayah desa sebanyak 23 liter/hari, penggunaan air per orang untuk berkebun di wilayah kota sebanyak 3,5 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebanyak 5,8 liter/hari. Penggunaan air untuk berkebun oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi disajikan pada Tabel 4.22.
h) Membersihkan Rumah
Rumahtangga yang berpendidikan perguruan tinggi di wilayah kota menggunakan air sebanyak 22 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebanyak 27 liter/hari, penggunaan per orang di wilayah kota sebanyak 6 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebanyak 7 liter/hari. Penggunaan air untuk membersihkan rumah oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi disajikan pada Tabel 4.22.
i) Membersihkan peralatan rumah
Penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di wilayah kota lebih tinggi daripada di wilayah desa. Rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di wilayah kota menggunakan 23 liter/hari untuk membersihkan rumah sedangkan di wilayah desa penggunaan lebih banyak yaitu 24 liter/hari, penggunaan air per orang di wilayah kota sebesar 6 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebesar 6 liter/hari. Penggunaan air untuk membersihkan peralatan rumah oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi disajikan pada Tabel 4.22.
j) Alat Transportasi
Rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di wilayah kota menggunakan 73,4 liter/hari untuk mencuci alat transportasi, sedangkan di wilayah desa sebanyak 78 liter/hari, penggunaan per orang di wilayah kota sebanyak 19 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebanyak 20 liter/hari. Penggunaan air untuk membersihkan alat transportasi oleh rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi disajikan pada Tabel 4.22.
commit to user
111
2. Rumahtangga berpendidikan SLTA
Penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah kota lebih tinggi daripada di desa. Penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah kota secara keseluruhan adalah 641 liter/hari dan penggunaan per orang 159 liter/hari sedangkan di wilayah desa menggunakan 579 liter/hari dan penggunaan per orang 151 liter/hari. Secara rinci penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan SLTA disajikan pada Tabel 4.23.
Tabel. 4.23. Penggunaan Air di Wilayah Kota dan Desa oleh Rumahtangga Berpendidikan SLTA Jenis Penggunaan Air Wilayah Kota Desa Volume Penggunaan air (KK) (liter/hari) Volume Penggunaan Air Per Orang (liter/hari) Volume Penggunaan air (KK) (liter/hari) Volume Penggunaan Air Per Orang (liter/hari) Minum 3,6 0,9 3,6 1 Mandi 171 44 210 55 Ibadah 71,3 18,3 75 19,5 Sanitasi 102,4 20 69 18 Memasak 11 2,8 12,4 3,2 Mencuci 127 33 60,2 15,6 Berkebun 15,2 4 13,4 3,5 Membersihkan rumah 16,4 4,2 15,4 4 Membersihkan peralatan rumah 24 6 26 6,7 Alat Transportasi 99 25,5 94 24 Total 641 159 579 150,5
Sumber : Data primer
Prosentase penggunaan air di wilayah kota oleh rumahtangga berpendidikan SLTA didominasi untuk kebutuhan mandi sebesar 27 %, penggunaan air lain yang tinggi adalah untuk mencuci pakaian sebesar 20 %, sanitasi 16 %, membersihkan alat transportasi sebesar 15 %, untuk ibadah sebesar 11 %, membersihkan peralatan rumah 4 %, peruntukan penggunaan air yang sama adalah untuk membersihkan rumah, berkebun dan memasak sebesar 2 %. Prosentase penggunaan air untuk kebutuhan domestik oleh rumahtangga berpendidikan SLTA di kota disajikan pada Gambar 4.15.
commit to user
112
Gambar 4.15. Penggunaan Air untuk Kebutuhan Domestik oleh Rumahtangga Berpendidikan SLTA di Kota
Gambar 4.16. Penggunaan Air untuk Kebutuhan Domestik oleh Rumahtangga
Berpendidikan SLTA di Desa
Prosentase penggunaan air di wilayah desa oleh rumahtangga berpendidikan SLTA didominasi untuk kebutuhan mandi sebesar 36 %, membersihkan alat
commit to user
113
transportasi sebesar 16 %, ibadah 13 %, sanitasi 12 %, mencuci pakaian sebesar 10 %, untuk membersihkan rumah peralatan sebesar 5 %, membersihkan rumah sebesar 3 %, penggunaan air untuk kebutuhan berkebun dan memasak sebesar 2 %, dan penggunaan air yang paling rendah adalah untuk minum sebesar 1 %. Prosentase penggunaan air untuk kebutuhan domestik oleh rumahtangga berpendidikan SLTA di desa disajikan pada Gambar 4.16.
Rincian penggunaan air untuk kebutuhan domestik dan variasi penggunaan pada rumahtangga dengan pendidikan SLTA diuraikan sebagai berikut :
a) Minum
Penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah kota lebih tinggi daripada di wilayah desa. Rumahtangga dengan tingkat pendidikan SLTA di kota menggunakan air 3,6 liter/hari untuk minum dan penggunaan per orang sebesar 0,9 liter/hari. Sedangkan di wilayah desa sebesar 3,6 liter/hari dengan penggunaan per orang sebesar 1 liter/hari. Penggunaan air untuk minum oleh rumahtangga berpendidikan SLTA disajikan pada Tabel 4.24.
b) Mandi
Penggunaan air untuk mandi rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah kota lebih tinggi daripada rumahtangga desa. Rumahtangga berpendidikan SLTA di kota menggunakan air yang yaitu sebanyak 171 liter/hari dan penggunaan per orang 18,3 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebanyak 75 liter/hari dan penggunaan air per orang sebanyak 19,5 liter/hari. Penggunaan air untuk mandi oleh rumahtangga berpendidikan SLTA disajikan pada Tabel 4.24.
c) Ibadah
Rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah kota menggunakan air untuk beribadah yang lebih sedikit dibandingkan dengan rumahtangga berpendidikan perguruan tinggi di wilayah kota yaitu sebesar 71,3 liter/hari dan penggunaan per orang sebesar 18,3 liter/hari, sedangkan rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah desa menggunakan 75 liter/hari dan penggunaan per orang sebanyak 19,5 liter/hari. Penggunaan air untuk beribadah pada rumahtangga berpendidikan SLTA disajikan pada Tabel 4.24.
commit to user
114
d) Sanitasi
Rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah kota menggunakan air untuk sanitasi sebesar 104,4 liter/hari serta penggunaan air per orang sebesar 20 liter/hari. Di wilayah desa rumahtangga berpendidikan SLTA menggunakan 69 liter/hari dan penggunaan per orang sebesar 18 liter/hari. Penggunaan air untuk sanitasi oleh rumahtangga berpendidikan SLTA disajikan pada Tabel 4.24.
e) Memasak
Rumahtangga berpendidikan tinggi di kota menggunakan 11 liter/hari untuk memasak sedangkan rumahtangga di desa menggunakan 12,4 liter/hari. Penggunaan air per orang untuk kebutuhan memasak sebesar 3 liter/hari di wilayah kota dan 3,2 liter/hari di wilayah desa. Penggunaan air untuk memasak oleh rumahtangga berpendidikan SLTA disajikan pada Tabel 4.24.
f) Mencuci
Penggunaan air untuk mencuci oleh rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah kota lebih tinggi daripada di wilayah desa. Rumahtangga berpendidikan SLTA di kota menggunakan air lebih sedikit 127 dan di wilayah desa sebesar 60,2 liter/hari, penggunaan air per orang di wilayah kota sebanyak 33 liter/hari sedangkan di wilayah desa menggunakan 16 liter/hari. Penggunaan air untuk mencuci oleh rumahtangga berpendidikan SLTA disajikan pada Tabel 4.24.
g) Berkebun
Rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah kota menggunakan 15,2 liter/hari untuk berkebun sedangkan di wilayah desa menggunakan air yang lebih banyak yaitu 13,4 liter/hari karena di wilayah desa pekarangan penduduk masih luas, penggunaan per orang untuk berkebun di wilayah kota adalah sebanyak 4 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebanyak 3,5 liter/hari. Penggunaan air untuk berkebun oleh rumahtangga berpendidikan SLTA disajikan pada Tabel 4.24.
h) Membersihkan Rumah
Rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah kota juga menggunakan air yang lebih banyak jika dibandingkan dengan wilayah desa yaitu 16,4 liter/hari di wilayah kota dan 15,4 liter/hari di wilayah desa, penggunaan air per orang untuk membersihkan rumah di wilayah kota menggunakan 4,2 liter/hari sedangkan di
commit to user
115
wilayah desa menggunakan 4 liter/hari. Penggunaan air untuk membersihkan rumah oleh rumahtangga berpendidikan SLTA disajikan pada Tabel 4.24.
i) Membersihkan peralatan rumah
Rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah kota menggunakan 24 liter/hari sedangkan di wilayah desa penggunaan air untuk kebutuhan membersihkan rumah lebih sedikit yaitu 26 liter/hari, penggunaan air per orang di wilayah kota sebesar 6 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebesar 6,7 liter/hari. Rumahtangga berpendidikan SLTA di kota menggunakan air untuk membersihkan rumah lebih tinggi daripada rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah desa. Penggunaan air untuk membersihkan peralatan rumah oleh rumahtangga berpendidikan SLTA disajikan pada Tabel 4.24.
j) Alat Transportasi
Rumahtangga berpendidikan SLTA di wilayah kota menggunakan 99 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebanyak 94 liter/hari, penggunaan air per orang di wilayah kota sebesar 26 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebesar 24 liter/hari. Penggunaan air untuk membersihkan alat trasportasi di wilayah desa lebih tinggi daripada di wilayah desa. Penggunaan air untuk alat transportasi oleh rumahtangga berpendidikan SLTA disajikan pada Tabel 4.24.
3. Rumahtangga berpendidikan SMP
Penggunaan air untuk kebutuhan domestik oleh rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota lebih tinggi daripada rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah desa. Di wilayah kota rumahtangga berpendidikan SMP menggunakan air secara keseluruhan sebanyak 568 liter/hari dan penggunaan air per orang sebanyak 135 liter/hari. Penggunaan air untuk kebutuhan domestik oleh rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah desa sebanyak 399 liter/hari dan penggunaan per orang sebanyak 104 liter/hari. Penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan SMP disajikan pada Tabel 4.25.
Prosentase penggunaan air di wilayah kota oleh rumahtangga berpendidikan SMP didominasi untuk kebutuhan mandi sebesar 32 %, ibadah 16 %, membersihkan peralatan rumah sebesar 15 %, sanitasi 13 %, mencuci pakaian sebesar 9 %, membersihkan alat transportasi sebesar 8 %, penggunaan air untuk
commit to user
116
membersihkan rumah sebesar 3 %, memasak 2 %, penggunaan air yang paling rendah adalah penggunaan air untuk minum dan berkebun sebesar 1 %. Prosentase penggunaan air untuk kebutuhan domestik oleh rumahtangga berpendidikan SMP di kota disajikan pada Gambar 4.17.
Prosentase penggunaan air di wilayah desa oleh rumahtangga berpendidikan SMP didominasi untuk kebutuhan mandi sebesar 30 %, ibadah 20 %, sanitasi 15 %, mencuci pakaian sebesar 10 %, dan membersihkan alat transportasi 9 %, membersihkan peralatan rumah 5 %, berkebun sebesar 4 %, membersihkan rumah dan memasak sebesar 3 %, penggunaan air yang paling rendah adalah untuk minum sebesar 1 %. Prosentase penggunaan air untuk kebutuhan domestik oleh rumahtangga berpendidikan SMP di desa disajikan pada Gambar 4.18.
Tabel. 4.25. Penggunaan Air di Wilayah Kota dan Desa oleh Rumahtangga Berpendidikan SMP Jenis Penggunaan Air Wilayah Kota Desa Volume Penggunaan air (KK) (liter/hari) Volume Penggunaan Air Per Orang (liter/hari) Volume Penggunaan air (KK) (liter/hari) Volume Penggunaan Air Per Orang (liter/hari) Minum 3,3 0,8 4 1 Mandi 182 43,2 119 31 Ibadah 91,4 22 80 20,7 Sanitasi 77 18,3 61,2 16 Memasak 11,4 2,7 11,2 3 Mencuci 50,4 12 40 10,2 Berkebun 5,5 1,3 16 4,2 Membersihkan rumah 18,2 4,3 12,4 3,2 Membersihkan peralatan rumah 85 20 19,2 5 Alat Transportasi 43,4 10,3 36,2 9,4 Total 568 135 399 104
commit to user
117
Gambar 4.17. Penggunaan Air untuk Kebutuhan Domestik oleh Rumahtangga Berpendidikan SMP di Kota
Gambar 4.18. Penggunaan Air untuk Kebutuhan Domestik oleh Rumahtangga Berpendidikan SMP di Desa
Penggunaan air untuk kebutuhan domestik dan variasi penggunaan pada rumahtangga berpendidikan SMP diuraikan sebagai berikut :
commit to user
118
a) Minum
Rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah desa menggunakan air untuk minum lebih tinggi daripada rumahtangga di kota. Rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah desa menggunakan 3,3 liter/hari dan penggunaan per orang sebesar 0,8 liter/hari. Rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota menggunakan air untuk minum sebanyak 4 liter/hari dan penggunaan per orang sebanyak 1 liter/hari. Penggunaan air untuk minum oleh rumahtangga berpendidikan SMP disajikan pada Tabel 4.25.
b) Mandi
Rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota menggunakan air untuk kebutuhan mandi lebih tinggi daripada di wilayah desa. Rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota menggunakan air sebanyak 182 liter/hari dan penggunaan per orang adalah 43,2 liter/hari. Rumahtangga berpendidikan SMP di desa menggunakan air lebih sedikit daripada di kota yaitu 119 liter/hari dan penggunaan per orang sebesar 31 liter/hari. Penggunaan air untuk mandi oleh rumahtangga berpendidikan SMP disajikan pada Tabel 4.25.
c) Ibadah
Rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota menggunakan 91,4 liter/hari dan penggunaan per orang sebanyak 22 liter/hari, sedangkan di wilayah desa sebanyak 80 liter/hari dan penggunaan per orang sebanyak 20,7 liter/hari. Penggunaan air untuk kebutuhan ibadah oleh rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota lebih tinggi daripada rumahtangga di wilayah desa. Penggunaan air untuk ibadah oleh rumahtangga berpendidikan SMP disajikan pada Tabel 4.25.
d) Sanitasi
Penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota lebih tinggi dibandingkan di wilayah desa. Penggunaan air untuk sanitasi oleh rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota sebesar 77 liter/hari dan penggunaan per orang sebesar 18,3 liter/hari, sedangkan di wilayah desa sebesar 61,2 liter/hari dan penggunaan per orang sebesar 16 liter/hari. Penggunaan air untuk sanitasi oleh rumahtangga berpendidikan SMP disajikan pada Tabel 4.25.
commit to user
119
e) Memasak
Penggunaan air untuk memasak oleh rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota lebih tinggi daripada rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah desa. Rumahtangga berpendidikan SMP di kota menggunakan air sebesar 11,4 liter/hari. Sedangkan rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah desa menggunakan air 11,2 liter/hari untuk memasak, penggunaan per orang di wilayah kota sebesar 2,7 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebesar 3 liter/hari. Penggunaan air untuk memasak oleh rumahtangga berpendidikan SMP disajikan pada Tabel 4.25.
f) Mencuci
Rumahtangga berpendidikan SMP di kota menggunakan air lebih banyak daripada rumahtangga yang berpendidikan perguruan tinggi dan SMP di desa yaitu sebesar 50,4 liter/hari. Rumahtangga yang berpendidikan SMP di wilayah desa menggunakan air sebesar 40 liter/hari, penggunaan per orang di wilayah kota sebanyak 12 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebanyak 10,2 liter/hari. Penggunaan air untuk mencuci oleh rumahtangga berpendidikan SMP disajikan pada Tabel 4.25.
g) Berkebun
Rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota menggunakan air sebanyak 5,5 liter/hari untuk berkebun sedangkan rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah desa menggunakan 16 liter/hari untuk berkebun, penggunaan air per orang sebesar 1,3 liter/hari di wilayah kota sedangkan di wilayah desa sebesar 4,2 liter/hari. Penggunaan air untuk berkebun oleh rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota ini lebih tinggi daripada di wilayah desa. Penggunaan air untuk berkebun oleh rumahtangga berpendidikan SMP disajikan pada Tabel 4.25.
h) Membersihkan Rumah
Rumahtangga yang berpendidikan SMP di wilayah kota menggunakan air yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan di desa yaitu 18,2 liter/hari dan di wilayah desa sebanyak 12,4 liter/hari, penggunaan air per orang sebanyak 4,3 liter per/bulan sedangkan di wilayah desa sebanyak 3,2 liter/hari Penggunaan air untuk
commit to user
120
membersihkan rumah oleh rumahtangga berpendidikan SMP disajikan pada Tabel 4.25.
i) Membersihkan peralatan rumah
Rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota menggunakan air lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah desa yaitu 85 liter/hari dan di wilayah desa sebanyak 19,2 liter/hari, penggunaan air per orang di wilayah kota sebanyak 20 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebanyak 5 liter/hari Penggunaan air untuk membersihkan peralatan rumah oleh rumahtangga berpendidikan SMP disajikan pada Tabel 4.25.
j) Alat Transportasi
Penggunaan air untuk kebutuhan membersihkan alat transportasi oleh rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota lebih rendah daripada di wilayah desa. Rumahtangga berpendidikan SMP di wilayah kota menggunakan 43,4 liter/hari untuk mencuci alat transportasi. Sedangkan di wilayah desa menggunakan air lebih banyak untuk mencuci alat transportasi yaitu sebanyak 36,2 liter/hari, penggunaan air per orang di wilayah kota sebanyak 10,3 liter/hari sedangkan di wilayah desa sebanyak 9,4 liter/hari. Penggunaan air untuk membersihkan alat transportasi oleh rumahtangga berpendidikan SMP disajikan pada Tabel 4.25.
4. Rumahtangga berpendidikan SD
Penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan SD di wilayah kota sebanyak 477,3 liter/hari dan penggunaan per orang sebanyak 141 liter/hari sedangkan rumahtangga berpendidikan SD di wilayah desa menggunakan air untuk kebutuhan domestik sebesar 407 dan penggunaan air per orang sebesar 102 liter/hari. Secara umum penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan SD di wilayah kota lebih besar daripada rumahtangga berpendidika SD di wilayah desa. Penggunaan air oleh rumahtangga berpendidikan SD secara rinci disajikan pada Tabel. 4.26.
commit to user
121
Tabel. 4.26 Penggunaan Air di Wilayah Kota dan Desa oleh Rumahtangga Berpendidikan SD Jenis Penggunaan Air Wilayah Kota Desa Volume Penggunaan air (KK) (liter/hari) Volume Penggunaan Air Per Orang (liter/hari) Volume Penggunaan air (KK) (liter/hari) Volume Penggunaan Air Per Orang (liter/hari) Minum 3,3 1 3,7 1 Mandi 127,4 37,7 134 33,5 Ibadah 57,7 17 76 19 Sanitasi 60 17,6 72,6 18 Memasak 14,2 4,2 12,3 3 Mencuci 45 13,3 47,5 12 Berkebun 2,7 0,8 11,4 3 Membersihkan rumah 4 1,1 7,5 2 Membersihkan peralatan rumah 26 7,6 19,5 5 Alat Transportasi 137 40,5 22,4 5,6 Total 477,3 141 407 102
Sumber : Data primer
Prosentase penggunaan air di wilayah kota oleh rumahtangga berpendidikan SD didominasi untuk membersihkan alat transportasi sebesar 29 %, penggunaan air lain yang tinggi adalah untuk mandi sebesar 27 %, sanitasi 13 %, ibadah 12 %, mencuci pakaian 9 %, membersihkan peralatan rumah 5 %, memasak 3 %, penggunaan air untuk minum dan membersihkan rumah sebesar 1 %, penggunaan air yang paling rendah oleh rumahtangga bependidikan SD di wilayah kota adalah untuk membersihkan rumah hampir 0 %. Prosentase penggunaan air untuk kebutuhan domestik oleh rumahtangga berpendidikan SD di kota disajikan pada Gambar 4.19.
Prosentase penggunaan air untuk kebutuhan domestik di wilayah desa oleh rumahtangga berpendidikan SD terdapat perbedaan dengan rumahtangga di wilayah kota, di wilayah desa penggunaan air didominasi untuk kebutuhan mandi