BIDANG EMPAT : PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DAN KUALITAS PRODUKSI AGRIBISNIS
D. Petak Ditjen , SKPD dan Swasta
• Ditjen Hortikultura (Blok 11 sd 13 seluas 3,5 ha)
• Ditjen PSP (Blok 20 sd 23 seluas 5 ha untuk SRI)
• SKPD dan Swasta (Blok 14 sd 19 dan blok 24 dan 25, seluas 8 ha)
Jumlah = 15,5 ha
Total Lahan Geltek seluas 25,5 ha Catatan:
Pemda juga menyediakan lahan cadangan seluas 1,25 ha (disamping blok 19), jika nanti permintaan melebihi 25,5 ha
Untuk temu teknologi akan dilakukan pada areal Geltek, yaitu tepatnya pada Saung Informasi Teknologi (Infotek) mulai tanggal 8 sampai dengan 12 Juni 2014.
15. Peserta
Peserta temu dan gelar teknologi adalah petani, nelayan, peneliti, penyuluh, dan fungsional lainnya. Namun demikian untuk lahan gelar teknologi diharapkan dikunjungi oleh seluruh peserta Penas XIV dan masyarakat umum di wilayah Kabupaten Malang dan wilayah kabupaten lainnya baik dari lingkup provinsi Jawa Timur maupun provinsi lainnya.
7. Prosedur Pelaksanaan Gelar Teknologi Sarana
Sarana utama untuk pelaksanaan gelar teknologi adalah lahan sawah irigasi milik petani Desa Pedaringan, Kepanjen, kabupaten Malang seluas kurang lebih 10 ha.
Selain itu, dari total lahan 25,5 ha yang disiapkan Pemda
Kabupaten Malang, Ditjen Hortikultura dan Ditjen PSP akan menempati areal lahan gelar teknologi masing-masing sekitar 3 ha dan 5 ha, sedangkan sisanya sekitar 8 ha akan digunakan oleh Swasta/BUMN/SKPD Prov Jatim atau Kabupaten Malang.
Disamping lahan sawah, pelaksanaan gelar teknologi akan didukung Saung Agro Inovasi, Tenda Payung/Saung Kecil untuk Infoguide dan tempat peragaan produk/leaflet/brosur, pengeras suara/sound system, serta Hiburan Karawitan dari Balitkabi.
Pada areal lahan gelar teknologi Badan Litbang Pertanian, akan disediakan tenda kerucut atau saung kecil ukuran 2 x 2 m sebanyak 14 unit untuk para infoguide dan peragaan produk-produk unggulan yang dilengkapi leaflet atau brosur. Selain itu akan dibangun jalan setapak di atas pematang untuk para pengunjung yang akan memasuki areal demplot selebar 1 m dengan panjang sesuai yang tertera pada denah. Pada areal Geltek Badan Litbang juga akan dibangun sekitar 12.
Masing-masing Ditjen/Swasta/BUMN/SKPD nantinya juga dihaharpkan akan membuat tenda kerucut dan jembatan penghubung dan jalan setapak pada areal gelar teknologi masing-masing.
Ada tiga Gapura Geltek Pertanian Bio-industri Ramah Lingkungan yanag akan dibangun, yaitu: (i) Jalan masuk ke geltek di sebelah stadion Kanjuruhan (sebagai
gapura utama), (ii) jalan masuk dari Desa Tegal Sari, dan (iii) jalan masuk dari Dusun Mlaten. Ketiga Gapura tersebut akan dibangun oleh Badan Litbang Pertanian dan didukung oleh Ditjen lainnya, serta Swasta/BUMN. Sepanjang jalan (sekitar 100 m) setelah Gapura Utama akan diperagaan berbagai jenis vertikultur, tanaman/bunga hias dan buah-buahan dari hasil inovasi Badan Litbang Pertanian. Peserta lainnya juga diharapkan juga berpartisipasi pada pada sisi ini.
Temu teknologi akan dilakukan pada Saung Informasi Teknologi (Infotek) yang berkapasitas 500 orang.
Sarana yang dibutuhkan adalah meja, kursi, sound system (microphone, wireless, mengaphone, dll), LCD, dll.
Prosedur Pelaksanaan
Kegiatan gelar teknologi akan dipandu oleh para infoguide yang terdiri dari peneliti, teknisi, pembuat kebijakan yang sesuai dengan keahlian masing-masing pada komoditas pertanian yang digelar. Masing-masing infoguide akan menjelaskan kepada para pengunjung gelar teknologi secara rinci sesuai dengan kebutuhan mereka dan jika memungkikan akan disiapkan beberapa sampel produk secara gratis agar dapat dikembangkan lebih lanjut oleh pengunjung di daerah asal mereka masing-masing.
Masing-masing infoguide wajib menyiapkan leaflet/brosur atau panduan singkat teknologi yang
diperagakan pada demplot, sampel produk, serta banner, spanduk dan poster.
Untuk temu teknologi, (i) pendaftaran peserta dari setiap provinsi selambat-lambatnya diterima petani penyelenggara PENAS XIV 2014 tanggal 31 maret 2014, (ii) jumlah peserta per provinsi adalah 15 – 20 orang, dan untuk penyaji masing-masing 2 orang, (iii) materi diterima panitia paling lambat tanggal 30 April 2014, dengan jumlah materi maksimum 3 makalah, dan (iv) hari, tanggal dan jam (lama) pemaparan materi akan ditentukan kemudian sesuai jumlah makalah yang masuk.
8. Pembiayaan
Pembiayaan untuk sewa lahan sawah milik petani seluas 31,5 ha atau 27 bagian, termasuk lahan cadangan (1,25 ha) ditanggung oleh Pemprov Jawa Timur. Sedangkan biaya pengelolaan tanaman, mulai dari pembersihan lahan, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman dan panen serta penyediaan saprodi dan tenaga kerja ditanggung oleh masing-masing institusi. Hal yang sama juga untuk biaya pembuatan tenda kerucut, jembatan, dan jalan setapak. Sebagai contoh Badan Litbang Pertanian akan menanggung biaya pada lahan yang digunakan seluas kurang lebih 10 ha. Demikian juga, Direktorat Teknis Kementerian Pertanian, swasta, BUMN dan SKPD provinsi dan kabupaten wajib menangggung biaya tersebut sesuai luas lahan yang ditempati.
Untuk biaya pembuatan 3 Gapura diharapkan semua institusi peserta ikut berkontribusi, dimana kontribusinya bisa salah satu dihitung dengan pendekatan dari jumlah luas lahan yang digunakan. Misal kontribusi biaya pembuatan Gapura dari Badan Litbatbang adalah sebesar (10 ha/25,5 ha X Total Biaya Gapura).
9. Pelaporan
Panitia Pusat, Provinsi, dan Kabupaten bertanggungjawab dalam mencatat/merekam/mendokumentasikan semua kegiatan gelar dan temu teknologi, merumuskannya serta melaporkan ke Bidang Kesekretariatan Seksi Publikasi, Dokumentasi dan Pelaporan.
10. Lain-lain.
a. Peserta Gelar dan Temu Teknologi tidak dibolehkan merusak pematang sawah petani, karena itu merupakan batas kepemilikan. Peserta diperbolehkan membuat atau menambahkan jalan setapak dengan dengan lebar 1 m disamping pematang yang sudah ada, dan setelah acara gelar dan temu teknologi agar dikembalikan ke posisi semula.
b. Tenaga kerja yang dibutuhkan dalam kegiatan gelar teknologi mulai dari kegiatan olah tanah sampai panen diharapkan dengan melibatkan petani pemilih sawah yang digunakan gelar teknologi, tentunya dengan memberikan imbalan yang besarnya (Rp/HOK) sesuai yang berlaku di lokasi Geltek.
11. Pelaksanaan
a. Pendaftaran peserta Temu Teknologi dari setiap provinsi selambat-lambatnya diterima panitia penyelenggara PENAS XIV Petani-Nelayan 2014 paling lambat tanggal 30 April 2014;
b. Peserta Temu Teknologi dari setiap provinsi 15 - 20 orang. Untuk penyaji masing-masing 2 orang;
c. Materi Temu Teknologi (dalam bentuk makalah) sudah harus diterima panitia penyelenggara PENAS XIV Petani-Nelayan 2014 paling lambat tanggal 30 April 2014, dengan jumlah materi maksimum 3 makalah;
d. Gelar Teknologi (demplot) dipandu oleh peneliti dari Badan Litbang. Masing-masing penanggungjawab demplot menyiapkan panduan ringkas (berupa leaflet, brosur atau buklet) tentang teknologi yang ditampilkan, termasuk banner, spanduk, umbul2, dan poster.
B. Temu Karya