JADW AL KERETA API HARI I N
B. PETUALANGAN YANG MENARIKB
B
Bagaimana rencana dalam petualangan yang telah lalu? Apakah kamu mewujudkan rencanamu? Bila iya, asyik sekali. Kamu pasti menghabiskan waktumu dengan bersenang- senang.
Bila tidak, jangan sedih. Inilah saatnya kamu mewujudkan rencanamu. Bagaimana caranya? Ayo, ikuti kegiatan berikut.
1. Melakukan Pengamatan
atau Kunjungan
Daripada bersedih karena tidak dapat bepergian ke luar kota, lebih baik kamu tetap bersemangat dan gembira. Setiap hari kamu masih dapat bersekolah. Setiap hari kamu juga dapat bermain bersama teman-temanmu. Beruntung sekali, bukan?
Bila begitu, manfaatkan keberuntunganmu itu. Ajaklah teman-temanmu untuk melakukan perjalanan. Tidak perlu jauh-jauh. Pilihlah tempat yang dekat saja. Misal mengunjungi pasar yang ada di sekitar tempat tinggalmu. Kantor Pos yang
Petunjuk guru:
Guru memimpin pembagian kelompok Guru menyarankan siswa untuk
melakukan pengamatan atau kunjungan ke tempat yang ada di sekitar tempat tinggal siswa.
Jika memungkinkan, guru dapat
mengadakan kunjungan belajar bersama- sama seluruh siswa. Guru dapat
mengatur transportasi dan akomodasi sehingga kunjungan berjalan lancar. Guru menekankan kepada siswa arti penting petualangan ini bukan pada kunjungan, tetapi pada pengamatan yang harus dilakukan siswa.
1. 2. 3. 4.
8
1. Buatlah kelompok.2. Rencanakan tempat pengamatanmu. Kamu dapat memilih pasar, museum, tugu pahlawan, objek wisata, atau tempat lain yang menarik. Rencanakan pula kendaraan yang dapat membawa kamu ke tempat tersebut. Bila hanya dekat, sebaiknya kamu berjalan atau naik sepeda saja.
3. Rencanakan juga waktu pengamatanmu. Pastikan pengamatan itu tidak
mengganggu kegiatan belajar di sekolah. 4. Catatlah rencanamu.
Kunjungi bersama teman-temanmu. Lalu, amati pemandangan, suasana, atau kejadian di tempat tersebut. Pasti mengasyikkan. Yuk, mulailah petualanganmu.
Petunjuk guru:
Guru dapat memberi kebebasan siswa dalam melaksanakan kunjungan.
Guru juga dapat mendampingi pelaksanaan kunjungan.
Guru mengawasi siswa selama kunjungan, tetapi tidak mengekang kebebasan siswa dalam melakukan pengamatan.
Guru memotivasi siswa untuk melakukan pengamatan sebaik-baiknya. 1. 2. 3. 4. Peeeetunjuk guru:
9
1. Bersiap-siaplah. Paling tidak, kamu sudah berkumpul lima belas menit sebelum waktu yang telah direncanakan.
2. Periksa kembali barang-barang yang kamu bawa. Adakah yang tertinggal?
3. Tunggulah temanmu bila ada yang belum datang.
4. Berdoalah sebelum berangkat agar kegiatanmu berjalan dengan lancar. 5. Patuhi petunjuk gurumu jika beliau
mendampingi petualanganmu ini.
6. Bila tidak, pimpinlah kelompokmu. Ingatlah teman-teman yang bergabung dengan kelompokmu.
7. Nikmati perjalanan itu. Adakah yang dapat menyanyi? Menyanyilah bersama.
8. Bila sudah sampai, mulailah melakukan pengamatan.
9. Amati pemandangan, suasana, atau kejadian di tempat tersebut. Perhatikan dengan baik. Diskusikan rencanamu bersama teman-teman dan gurumu. 10. Catatlah hasil pengamatanmu. Simpan
catatan tersebut dengan baik untuk mengikuti petualangan selanjutnya.
Ingat. Menulis laporan pengamatan itu sangat penting. Pada pelajaran-pelajaran lain kamu pasti banyak melakukan kegiatan pengamatan. Kegiatan pengamatan itu merupakan kegiatan ilmiah. Hasilnya harus kamu buat laporan. Dari hasil laporan pengamatan itulah gurumu, orang tuamu, atau orang lain yang tertarik dengan pengamatanmu dapat menilai atau bahkan memanfaatkan.
Pada dasarnya dalam laporan dituliskan hal-hal yang khusus dan menarik. Hanya saja, isinya disesuaikan dengan pengamatan yang telah dilakukan. Misal laporan kegiatan kunjungan berisi hal- hal khusus dan menarik ketika berkunjung. Lalu, bagimana bentuk laporan kunjungan? Perhatikan contoh berikut.
Laporan Hasil Pengamatan
Hari dan tanggal : _____________________________ Tempat : _____________________________ Peserta : _____________________________ Isi Laporan
a. Uraian hasil pengamatan.
- hal-hal yang menarik
- hal-hal yang menyenangkan - hal-hal yang menyusahkan
b. Manfaat kunjungan.
Agar laporan itu sempurna, terdapat tahapan dalam membuat laporan. Apakah tahapan
tersebut? Simak penjelasan berikut.
1. Tahap konsep awal
Tahukah kamu yang dimaksud dengan konsep awal? Benar sekali. Konsep awal adalah rancangan laporan. Bentuk laporan dalam tahap ini belum berupa uraian. Bentuk laporannya hanya berupa hal-hal penting yang disampaikan dalam laporan tersebut.
2. Tahap perbaikan
Dalam tahap ini kamu perlu meminta pendapat gurumu. Mintalah pula saran beliau terhadap laporan awal tersebut. Sesuai pendapat gurumu, tambahi atau kurangi laporan awal itu.
3. Tahap akhir
Selanjutnya, kamu dapat menyusun
laporanmu. Tulislah sesuai dengan laporan awal. Gunakan bahasa yang baik dan benar. Jangan pernah lupa, perhatikan penggunaan ejaan.
2. Menuliskan Laporan
Pengamatan
Kamu telah melakukan kunjungan. Bagaimana pengalamanmu ketika
melakukan pengamatan? Pengalaman yang menarik, bukan? Sudahkah kamu mencatat pengalamanmu itu?
Jangan menjawab belum. Dengan catatan itu kamu dapat menuliskan laporan pengamatanmu. Bagaimana cara menuliskan laporan pengamatan? Segera, bacalah Teropong berikut.
Setelah membaca Teropong, kamu dapat menuliskan laporan. Seperti apa laporanmu? Ayo, tunjukkan tulisanmu dalam petualangan berikut.
10
1. Siapkan catatan Petualangan 9.
2. Buatlah konsep awal berdasarkan catatan tersebut.
3. Kumpulkan konsep awal tersebut kepada gurumu.
4. Mintalah pendapat dan saran beliau.
Catatlah pendapat dan saran beliau supaya kamu tidak lupa.
Petunjuk guru:
Guru memeriksa dengan teliti konsep awal setiap siswa
Guru menjelaskan penilaian dan saran kepada siswa
Guru memotivasi siswa untuk menulis sendiri laporan pengamatannya
1. 2. 3.
11
1. Perhatikan catatan penilaian dan saran gurumu.
2. Ubahlah laporanmu sesuai pendapat dan saran gurumu.
3. Susunlah laporan berdasarkan laporan awal itu.
4. Gunakan bahasa yang baik dan benar.
3. Mengomentari Laporan
Pengamatan
Tidak ada salahnya berkomentar. Berkomentar itu tidak berarti buruk.
Selengkapnya, simak penjelasan dalam Teropong berikut.
Jangan gentar dengan kometar. Komentar tidak selalu mencela atau mencari-cari kesalahan. Komentar itu perlu untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan. Selain itu, komentar dapat berupa pertanyaan, pendapat, atau saran.
Perhatikan contoh berikut. berikut.
1. Pertanyaan
Apa sajakah yang ditemui dalam kunjungan tersebut?
2. Pendapat
Menurut saya, laporan kunjugan ke pasar apung itu kurang lengkap. Laporan itu perlu menjelaskan secara rinci barang dagangan di pasar itu. 3. Saran
Sebaiknya laporan itu menjelaskan barang dagangan di pasar apung tersebut. Dengan begitu, laporan tampak jelas dan terperinci.
1. Majulah ke depan kelas. 2. Bacakan laporanmu.
3. Persilakan temanmu memberikan komentar pada laporanmu.
4. Sebaliknya, dengarkan pembacaan laporan temanmu.
5. Berikan komentar pada pembacaan tersebut.