C. MATERI POKOK
2. Pihak yang Terlibat Dalam Afiliasi Pemasaran
4. Cara kerja afiliasi pemasaran
5. Kelebihan dan kekurangan afiliasi pemasaran
F. MODEL, PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN 1. Pendekatan : Saintifik TPACK
2. Model : Problem Base Learning
3. Metode : Ceramah, diskusi, Tanya jawab, penugasan G. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media : Slide PPT menganalisa afiliasi pemasaran
2. Alat/Bahan : LCD Projector, HP, laptop,PC, pointer, speaker dan jaringan internet H. SUMBER BELAJAR
1. Buku Bisnis Online kelas XII: Linda marwati dkk, Mediatama,2019 2. Modul Bisnis Online SMK/MAK kelas XII: Desi Angraini,Putra Nugraha 3. Modul Bisnis Online 3.18
I. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Tahapan Deskripsi Alokasi
waktu Pendahuluan 1. Kelas dibuka dengan salam, menanyakan kabar, dan
menjawab salam
2. Kelas dilanjutkan dengan doa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. (PPK Religius)
3. Peserta didik diajak menyanyikan Lagu Daerah. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menanamkan
10 menit
Tahapan Deskripsi Alokasi waktu semangat kebangsaan. (PPK Nasionalis)
4. Guru menayakan kehadiran peserta didik.
5. Peserta didik diminta memeriksa kerapian diri dan kebersihan kelas. (PPK Mandiri)
6. Peserta didik menyimak apersepsi dari guru dengan mengingat materi sebelumnya tentang website e-commerce Penyanpaian Tujuan dan Motivasi Peserta didik
7. Guru menyampaikan pokok – pokok materi yang akan dipelajari pertemuan kali ini tentang menganalisa afiliasi pemasaran serta tujuan pembelajaran yang akan dicapai Dengan menggunakan pendekatan Saintifik TPACK dan model pembelajaran Problem Based Learning:
1. Peserta didik dapat mengartikan afiliasi pemasaran dengan benar
2. Peserta didik dapat menguraikan pihak yang terlibat dalam afiliasi pemasaran dengan benar.
3. Peserta didik dapat merinci proses afiliasi pemasaran dengan benar.
4. Peserta didik dapat mengatur cara kerja afiliasi pemasaran dengan terampil
5. Peserta didik dapat menguraikan kelebihan dan kekurangan afiliasi pemasaran
Inti Tahap 1: Penyanpaian Orientasi masalah
1. Peserta didik merespon pertanyaan guru dengan pertanyaan mendasar pentingnya materi afiliasi pemasaran dalam dunia bisnis.
“Daya tarik sebagian orang yang ingin penghasilan pasif di luar penghasilan utama dalam pekerjaan, tetapi bagaimana untuk mendapatkan penghasilan pasif tersebut? Kita harus bersedia meluangkan waktu dan usaha untuk melakukan pekerjaan tersebut.”
2. Guru menjelaskan Pengertian afiliasi pemasaran, Pihak yang terlibat dalam afiliasi pemasaran,Proses afiliasi pemasaran, Cara kerja afiliasi pemasaran melalui PPT yang ditayangkan di proyektor.(TPACK)
3. Peserta didik secara individu memperhatikan dan menanggapi pembelajaran
Tahap 2: Mengorganisasikan Peserta didik untuk belajar 4. Peserta didik dikelompokkan secara heterogen, masing
masing kelompok mendiskusikan artikel di media elektronik dan LKPD yang dibagikan guru tentang merchant dan afiliasi dalam afiliasi pemasaran.
5. Guru menampilkan artikel melalui PPT yang ditayangkan (TPACK)
6. Peserta didik mengamati dan mengidentifikasi masalah
60 menit
Tahapan Deskripsi Alokasi waktu yang ada pada contoh artikel yang ditayangkan.
(4C-Critical Thingking and Problem Solving)
Tahap 3 : Membimbing Penyelidikan individu maupun kelompok
7. Guru memantau keterlibatan peserta didik dalam pengumpulan data.
8. Peserta didik berdiskusi dan membagi tugas LKPD untuk
menyelesaikan masalah
(Saintifik-Mengasosiasi/mengolah informasi) (4C-Collaboration) Tahap 4: Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya 9. Guru memonitor dan membimbing peserta didik dalam
kegiatan diskusi.
10. Peserta didik berproses dapat memerinci proses afiliasi pemasaran dengan benar.(STEAM)(4C-Creativity) 11. Peserta didik diberi kesempatan bertanya jawab yang masih
merasa bingung dan kurang mengerti terkait materi.(Critical thinking)
12. Peserta didik diberikan penilaian sikap berdasarkan rubric yang telah dibuat
Tahap 5: Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
13. Guru memberikan kesempatan pada semua kelompok untuk mempresentasikan hasil kelompoknya secara bergantian.
(PPK Gotong-royong)
14. Setiap kelompok saling memberikan tanggapan terhadap hasil proyek yang telah di buat.
15. Guru memberikan tanggapan tentang hasil presentasi peserta didik
Penutup 1. Peserta didik menyampaikan kesimpulan materi yang telah disampaikan oleh guru. (4C-Communication, Critical thinking)
2. Peserta didik menjawab kuis yang diberikan guru (PPK -Integritas)(4C-Critical Thinking)
3. Guru menyampaikan motivasi untuk mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya Pembuatan laporan pemasaran online
4. Kegiatan belajar ditutup dengan do’a bersama sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing dan salam.
(PPK -Religius)
20 menit
J. TEKNIK PENILAIAN 1. Penilaian Sikap
a. Teknik : Non test
b. Bentuk : Pengamatan saat diskusi dan presentasi c. Instrumen : Lembar pengamatan
2. Penilaian Pengetahuan
a. Teknik : Test tertulis
b. Bentuk : Pilihan ganda 10 soal c. Instrumen : Lembar penilaian 3. Penilaian Keterampilan
a. Teknik : Non test
a. Bentuk : Pengamatan saat diskusi dan presentasi b. Instrumen : Lembar pengamatan
K. PENGAYAAN DAN REMIDIAL 1. Pengayaan
Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM Kritera Ketuntasan Minimal 78. Guru memberikan materi pengayaan berupa penajaman pemahaman tentang materi yang belum dipahami.
2. Remidial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM )78 setelah melakukan tes soal evaluasi, maka akan diberikan pembelajaran tambahan ( Remudial Teaching ) terhadap IPK yang belum tutas dengan membahas kembali materi yang belum dipahami
Balikpapan, 6 Desember 2021
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala SMKN 2 Balikpapan
Drs. Rusjanto,MP Andy Leta Setiawan, S.Pd
NIP.19630409 198903 1 011 NIP. 19840929 201403 1 001
KD 3.14 Mengevaluasi website e Commerce
IPK 3.14.5 Menguraikan strategi dan mekanisme transaksi dalam eCommerce
3.14.6 Merinci langkah-langkah membuat web e-commerc
Disusun oleh:
NAMA : ANDY LETA SETIAWAN,S.Pd
NO UKG : 201500993193 NIPD : 2100103921855004
KELAS XII
11/11/2021
KD 3.18 Menganalisa Afiliasi Pemasaran IPK 3.18. 1 Mengartikan afiliasi pemasaran 3.18.2 Menguraikan pihak yang
terlibat dalam afiliasi pemasaran 3.18.3 Merinci proses afiliasi pemasaran
Disusun oleh:
NAMA : ANDY LETA SETIAWAN,S.Pd NO UKG : 201500993193
NIPD : 210010392185500 4
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA PPG DALJAB ANGKATAN IV – BDP
2021
BAHAN AJAR
LURING
BAHAN AJAR LURING
KD 3.18 Menganalisa Afiliasi Pemasaran IPK 3.18.1 Mengartikan afiliasi pemasaran
3.18.2 Menguraikan pihak yang terlibat dalam afiliasi pemasaran
3.18.3 Merinci proses afiliasi pemasaran
PEMBELAJARAN 1
Disusun oleh:
NAMA : ANDY LETA SETIAWAN,S.Pd NO UKG : 201500993193
NIPD : 2100103921855004
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA PPG DALJAB ANGKATAN IV –BDP
2021
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL... i
DAFTAR ISI... ii
PETA KEDUDUKAN MODUL... iii
MATERI PEMBELAJARAN... 1
A. KOMPETENSI INTI ... 1
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR ...1
C. MATERI POKOK... 2
1. Pengertian Afiliasi Pemasaran………..………... 2
2. Pihak yang Terlibat Dalam Afiliasi Pemasaran………...4
3. Proses Afiliasi pemasaran………. 4. Cara Kerja Afiliasi Pemasaran………. 5. Kelebihan dan Kekurangan dari Afiliasi..……….…...7
DAFTAR PUSTAKA... 12
PETA KEDUDUKAN MODUL
C1.1 : Simulasi dan Komunikasi Digital C1.2 : Ekonomi Bisnis
C1.3 : Administrasi Umum C1.4 : IPA
C2.1 : Marketing
C2.2 : Perencanaan Bisnis C2.3 : Komunikasi Bisnis C3.1 : Penataan Produk C3.2 : Bisnis Online
C3.3 : Pengelolaan Bisnis Ritel C3.4 : Administrasi Transaksi
C3.5 : Produk Kreatif dan Kewirausahaan C3. 1
C1. 1 C1. 2 C1. 3 C1. 4
C2. 1 C2. 2 C2. 3
C3. 2 C3. 3 C3.4 C3.5
KD 3.18 Menganalisa Afiliasi Pemasaran
IPK 3.18.1 Mengartikan afiliasi pemasaran 3.18.2 Menguraikan pihak yang terlibat
dalam afiliasi pemasaran 3.18.3 Merinci proses afiliasi pemasaran
MATERI PEMBELAJARAN
A. KOMPETENSI INTI :
KI 3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Bisnis Daring dan Pemasaran pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
KI 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Bisnis Daring dan Pemasaran.Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.18 Menganalisa Afiliasi Pemasaran 3.18.1 Mengartikan afiliasi pemasaran (C2)
3.18.2 Menguraikan pihak yang terlibat dalam afiliasi pemasaran (C2)
3.18.3 Merinci proses afiliasi pemasaran (C4)
4.18 Melakukan Afiliasi Pemasaran 4.18.1 Mengatur cara kerja afiliasi pemasaran dengan terampil (P1)
MATERI POKOK
Kelancaran segala aktivitas bisnis dewasa ini sangat dibantu oleh kemajuan teknologi internet. Para pelaku bisnis mengadopsi pemasaran online untuk mencari peluang bisnis dan meningkatkan penjualan. Salah satu metode yang populer dari situs web untuk melakukan pemasaran online adalah afiliasi pemasaran. Tahukah Anda tentang afiliasi pemasaran? Afiliasi pemasaran adalah usaha perolehan peridapatan antara pengiklan online dengan pedagang dalam penjualan online yang pembayarannya didasarkan pada kinerja tindakan, biasanya dalam bentuk klik, penjualan, dan yang telah didaftarkan. Untuk memahami tentang afiliasi pemasaran, maka pelajarilah materi berikut!
A. Pengertian Afiliasi Pemasaran
Saat ini, sudah banyak sekali model pemasaran online yang memungkinkan seseorang untuk berkecimpung di dunia bisnis dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Walaupun orang tersebut tidak memiliki produk ataupun bisnis. Hal ini dikarenakan perusahaan juga melakukan afiliasi pemasaran untuk memperluas pangsa pasar mereka dan meningkatkan keuntungan. Pada perkembangannya, afiliasi banyak digunakan dalam usaha pengembangan bisnis, utamanya bisnis online yang semakin marak belakangan ini. Dengan kesepakatan bersama, kedua belah pihak mendapatkan keuntungan dari afiliasi yang dibentuk. Misalnya Anda seorang pemilik produk yang masih baru dan ingin menjualnya secara online. Untuk produk baru, membutuhkan biaya promosi yang tidak sedikit termasuk biaya pembuatan website. Dengan melakukan afiliasi dengan pihak lain atau affliate marketer, maka pekerjaan Anda akan relatif lebih mudah dan semakin banyaknya afiliasi, sehingga semakin besar kesempatan Anda untuk meningkatkan penjualan.
Afiliasi pemasaran berasal dari praktik bagi hasil di mana pendapatan usaha dibagi antara afiliasi bisnis. Pada akhir 1994, konsep bagi hasil berevolusi menjadi internet marketing afiliasi.
Bagaimanakah perkembangan afiliasi pemasaran? CDNow merupakan situs pertama yang memiliki fitur pemasaran afiliasi, yang merupakan situs musik yang berorientasi menyediakan pengguna internet dengan fasilitas untuk melihat daftar video musik dan album dan juga membeli album online. Selanjutnya, e-commerce website menjadi komponen vital dalam
pemasaran internet. Layanan web 2.0 seperti berbagai jaringan, blogging, dan video sosial memberi dorongan lebih lanjut untuk industri pemasaran afkiasi. Dengan adanya perkembangan teknologi, maka mulai banyak perusahaan yang pada saat itu memopulerkan affiliate marketing sebagai salah satu teknik pemasaran yang memanfaatkan jaringan mternet yang terbilang baru pada saat itu. Adapun perkembangan teknik pemasaran tersebut disambut baik oleh masyarakat dan akhirnya teknik pemasaran tersebut pun berkembang dengan pesat. Kini produk yang dijual dengan menggunakan teknik affiliate marketing semakin beragam, mulai dari produk digital seperti e-book atau tiket online, hingga buku dan peralatan elektronik.
Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan afiliasi? Untuk mendefinisikan mengenai afiliasi, terdapat beberapa pengertian mengenai afiliasi. Berikut pengertian afiliasi dari beberapa sumber.
a. Menurut Chaplin Menurut Chaplin, afiliasi adalah suatu bentuk kebutuhan akan pertalian dengan orang lain, pembentukan persahabatan, ikut serta dalam kelompok-kelompok tertentu, kerja sama dan kooperasi.
b. Terminologi bisnis online Terminologi bisnis online menjelaskan afiliasi adalah cara menghasilkan uang dengan menjual produk dari perusahaan atau lembaga pemilik produk (affiliate merchant), dengan bergabung menjadi pemasar produk (affiliate marketers), dan hanya dibayar setelah produk terjual.
Di negara lain, afiliasi memiliki kedekatan dengan pekerjaan seperti calo, broker, atau perantara, karena menerapkan cara kerja yang sama. Di mana secara bahasa, pengertian calo di Indonesia sangat identik dengan calo tanah, calo tiket, calo angkutan, dan sebagainya. Tetapi dalam melakukan kegiatan bisnis, sebenarnya seseorang ataupun perusahaan bisa menjadi perantara tanpa harus melanggar hukum. Perantara yang tidak melanggar hukum, misalnya perusahaan broker yang berkembang di Amerika maupun Eropa. Keahlian memasarkan, mempresentasikan produk, bahkan menggunakan internet dengan baik, ataupun menentukan calon pembeli yang benar, adalah keahlian yang perlu dimiliki jika ingin menggeluti bisnis afiliasi. Jadi, bukan berarti bisnis afiliasi bisa dilakukan tanpa skill tertentu, dan keahlian-keahlian ini relatif lebih mudah untuk dipelajari.
Tahukah Anda yang dimaksud dengan afiliasi pemasaran? Afiliasi pemasaran adalah usaha perolehan pendapatan antara pengiklan online dengan pedagang dalam penjualan online.
Pembayaran kompensasi pada afiliasi pemasaran didasarkan pada kinerja tindakan, biasanya dalam bentuk klik, penjualan, dan yang telah didaftarkan. Hubungan antara para pengiklan dan pedagang biasanya disebut sebagai afiliasi pedagang, dan penerbit atau penjualan kepada orang-orang yang dikenal sebagai afiliasi.
Afiliasi pemasaran adalah program antara merchant atau pengiklan dan afiliasi. Afiliasi di sini sebagai pelengkap untuk merchant yang merupakan mitra penjualan yang akan mendapat keuntungan dari merchant, jadi ia dibayar untuk ruang iklan. Konsep penjualan ini ditandai dengan komisi berbasis sukses yang dibayar oleh merchant. Sebagai pedagang online, merchant bekerja sama dengan penyedia situs web. Afiliasi yang biasanya menawarkan situs web-nya sebagai media iklan, misalnya untuk spanduk.
B. Pihak Yang Terlibat Dalam Afiliasi Pemasaran
Dalam melakukan afiliasi pemasaran terdapat beberapa pihak yang terlibat di dalamnya.
Hal ini dikarenakan untuk melakukan kegiatan pemasaran tidak mungkin hanya ada satu pihak, setidaknya ada dua pihak di mana adanya pemasar dan pihak konsumen. Namun dalam afiliasi pemasaran tidak hanya ada pemasar dan konsumen saja.
Adapun pihak yang terlibat dalam afiliasi pemasaran, sebagai berikut:
Producer
Producer adalah pihak yang memproduksi barang yang akan dijual oleh affiliate marketer nantinya. Producer bisa siapa saja dari mulai produsen gadget yang sudah terkenal, hingga penulis amatir : yang baru saja memublikasikan e-book untuk pertama kali. Agar affiliate marketer mau menjual produk milik producer, maka producer harus membagi keuntungan dari setiap penjualan yang terjadi kepada affiliate marketer.
Affiliate marketer/publisher
Affiliate marketer adalah orang-orang yang akan membantu menjual produk dari producer. Affiliate marketer menggunakan berbagai macam teknik pemasaran online untuk mendatangkan pengunjung dan meningkatkan penjualan. Teknik tersebut bisa saja memanfaatkan SEO, iklan, sosial media, e-mail marketing, dan lain-lain. Affiliate marketer akan mendapatkan komisi untuk setiap penjualan, klik atau leads.
Affiliate network
Affiliate network adalah tempat bertemunya producer dan affiliate marketer, karenanya affi liate network sering juga disebut dengan marketplace. Affiliate network adalah pihak yang
memiliki teknologi dan sistem yang memungkinkan affiliate marketer untuk menjual barang-barang dari producer. Affiliate network adalah pihak yang akan memberikan komisi dari hasil penjualan kepada affiliate marketer dan producer setiap kali ada penjualan.
C. Proses Afiliasi Pemasaran
Proses afiljasi dimulai dari membuat website afiliasi seperti blog, facebook, dan lain sebagainya. Di mana untuk membuat website, dapat memakai website gratis ataupun berbayar.
Setelah website jadi, menulis artikel ataupun ulasan mengenai produk afiliasi yang sudah diikuti.
Tidak lupa, masukkan linklink afiliasi ke dalam artikel yang sudah dibuat. Setelah itu, website akan mulai bekerja dan kemudian website akan mengirimkan traffic pengunjung melalui link-link afiliasi yang sudah dibuat ke website pemilik produk. Proses bisnis ini akan berjalan dengan otomatis, sehingga untuk mengetahui tingkat perkembangannya dapat dilakukan dengan pengecekan situs di waktu senggang.
Dalam afiliasi pemasaran, perusahaan dapat melakukan banyak proses periklanan secara otomatis dan menerima pembayaran hanya berdasarkan hasil yang diinginkan, yang meliputi penjualan, pendaftaran, dan jumlah pembayaran per klik (PPC). Selain itu, afiliasi pemasaran memberikan kesempatan untuk mempersiapkan diri di belakang produk yang disukai, lalu membuatkan dan menawarkan link serta banner mereka melalui situs web pribadi yang perusahaan miliki. Dengan demikian, perusahaan akan menerima uang untuk setiap produk yang dibeli yang telah diwakili dan cara ini dapat menjadi alasan yang cukup untuk berpartisipasi dalam usaha afiliasi.
Jika seseorang, baik pribadi ataupun sebuah usaha berusaha mencari tambahan penghasilan, maka salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan afiliasi pemasaran. Di mana dengan adanya afiliasi ini, maka seseorang ataupun sebuah usaha akan tetap setia dengan satu pedagang atau berafiliasi dengan sebanyak pedagang yang dibutuhkan untuk bisnisnya. Afiliasi pemasaran di internet sekarang semakin populer, sehingga sekarang cara usaha afiliasi ini akan dapat menyediakan waktu luang dan tidak perlu pergi ke mana-mana untuk melakukan usaha. Namun demikian, usaha afiliasi semacam ini tidak dapat dilakukan tanpa memiliki atau menggunakan jaringan internet.
Afiliasi pemasaran tidak dapat dilakukan begitu saja, tanpa adanya pihak yang terlibat di dalamnya. Adapun bentuk dari proses afiliasi, sebagai berikut:
Di mana dengan adanya pihak-pihak yang terlibat, maka terdapat proses yang akan dijalankan oleh masing-masing pihak hingga affiliate marketing tersebut dapat berjalan.
Berikut adalah proses affiliate marketing.
a. Producer membuat kesepakatan dengan affiliate network untuk menjual produk hasil buatannya.
b. Jika kesepakatan tercapai maka affiliate network akan menjadi saluran distribusi (channel distribution) untuk produk yang diberikan oleh producer.
c. Producer dan affiliate marketer menentukan model affiliate marketing yang akan digunakan. Apakah pay per sales, pay per leads, atau pay per click.
d. Producer dan affiliate network (bisa juga hanya salah satunya) menentukan besaran yang akan diterima oleh affiliate marketer.
e. Affiliate network akan memberikan link menuju produk milik sang producer serta seluruh fasilitas dan teknologi yang dibutuhkan oleh affiliate marketer untuk mempromosikan produk milik sang producer.
f. Setelah affiliate marketer menentukan produk mana yang akan dijual, kemudian mempromosikannya melalui berbagai macam saluran pemasaran yang dimiliki. Adapun saluran yang digunakan dapat berupa website/blog, iklan, sosial media, dan jalur lainnya.
g. Affiliate network akan memberikan komisi kepada affiliate marketer dan keuntungan kepada producer secara rutin dalam periode waktu tertentu selama kerja sama antara producer dan affiliate network masih berjalan atau selama produk tersebut masih dijual.
h. Affiliate network bisa memutuskan sepihak kerja sama dengan affiliate marketer jika terbukti menyalahi aturan yang ada, seperti melakukan spam, penipuan, dan lain-lain.
D. Cara Kerja Afiliasi Pemasaran
Afiliasi pemasaran sebagai metode pemasaran online dan bagaimana perusahaan dapat mengiklankan produk dan layanan mereka. Oleh karena itu, perusahaan rnencari afiliasi (mitra penjualan) yang menempatkan iklan di situs mereka sendiri. Pada dasarnya iklan itu dibuat oleh merchant, dan afiliasi sebagai media iklan. Afiliasi mendapat bayaran dengan berbagai cara seperti biaya per klik, biaya per lead, biaya per penjualan, dan lain-lain.
Program afiliasi dapat dibuat oleh merchant sendiri dalam kerja sama dengan afiliasi yang dipilih. Selain dengan cara ini, dapat juga melalui jaringan afiliasi yang menawarkan afiliasi untuk pedagang dengan biaya tertentu.
Sebagai contoh cara kerja afiliasi pemasaran yakni, kita mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan ID menjadi afiliasi dari sebuah merchant: Setelah memiliki ID, kita mempromosikan produk dengan link affiliasi khusus yang sudah kita dapatkan dari merchant, kemudian jika ada orang yang membeli produk tersebut melalui link yang kita promosikan tadi, maka otomatis kita akan mendapatkan komisi setelah pembeli membayar karena sudah berhasil menjual.
Salah satu tujuan utama dari kegiatan bisnis adalah mendapatkan keuntungan. Saat ini, perkembangan teknologi dan informasi memberikan dampak yang cukup signifikan bagi para pelaku bisnis. Di mana dengan adanya internet, para pelaku bisnis mulai dapat menjalankan kegiatan pemasaran berbasis online dengan metode afiliasi pemasaran. Dalam melakukan afiliasi pemasaran juga terdapat berbagai macam cara yang dapat digunakan. Adapun cara melakukan afiliasi pemasaran yang lebih populer ialah semua affiliate marketer melakukan penjualan melalui link khusus (affiliate link) yang diberikan oleh affiliate merchant (pemilik barang/jasa) kepada affiliate marketer. Ketika ada pengguna internet yang mengklik link tersebut dan melakukan transaksi, maka dirinya berhak atas komisi.
Pembayaran dalam kegiatan pemasaran bisnis berbasis online tentunya berbeda dengan pemasaran yang dilakukan secara konvensional. Dalam kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan intermet tentunya pembayarannya berbeda jika menggunakan pemasaran secara konvensional. Di mana untuk melakukan pembayaran dalam afiliasi biasanya pelanggan diminta mengisi nama, alamat lengkap, nama penerima “cek” (untuk komisi), e-mail, nomor telepon, dan sebagainya.
Setelah semua persyaratan untuk melakukan pembayaran disepakati atau telah dilakuan, maka langkah selanjutnya adalah membaca affiliate agreement (perjanjian afiliasi). Affiliate
agreement adalah sebuah dokumen legal yang mengikat dengan affiliate merchant, isinya biasanya menyatakan kesepakatan affiliate agreement terhadap syarat dan ketentuan yang diterapkan oleh affiliate merchant, seperti tidak boleh mengirim e-mail spam (e-mail komersial yang tidak diminta oleh pemilik e-mail tersebut). Sebagai pelaku bisnis yang memanfaatkan internet dalam melakukan pemasaran pasti tahu berbagai cara untuk menghasilkan uang dengan sarana dan prasarana yang ada.
Berikut cara umum untuk menghasilkan uang melalui bentuk pemasaran, sebagai berikut.
1. Pay per click
Biaya per klik atau disebut juga PPC adalah salah satu strategi dari pemasaran online yang mana pemasang iklan hanya membayar jika ada konsumen yang mengklik iklan tersebut. Dalam teknik iklan, iklan yang relevan dengan isi halaman web ditampilkan bersama dengan konten. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan pengguna web mengklik pada iklan.
2. Perbandingan belanja
Ada beberapa situs belanja online dan portal belanja di internet. Banyak dari mereka menampilkan daftar perbandingan harga dari produk yang mereka tawarkan untuk dijual.
Portal belanja banyak mendukung layanan perbandingan harga, di mana pengguna dapat membandingkan efektivitas biaya produk yang kompetitif dan pelayanan sebelum pembelian aktual.
3. Pay per lead
3. Pay per lead