• Tidak ada hasil yang ditemukan

PINJAMAN BANK

Dalam dokumen PERUM PEGADAIAN DAN ANAK PERUSAHAAN (Halaman 44-49)

Merupakan saldo pinjaman bank jangka pendek untuk modal kerja dengan rincian:

31-12-2009 (Rp)

31-12-2008 (Rp)

- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 4.084.713.529.077 3.174.713.529.076

- PT Bank Central Asia, Tbk 1.715.028.104.948 800.598.449.225

- PT BRI (Persero) Tbk 3.370.815.935.681 2.184.312.766.713

- PT Bank Bukopin Tbk - 2.000.000.000

- PT Bank Syariah Mandiri Tbk 81.673.714.391 44.042.857.701

Halaman 41

a. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Pinjaman modal kerja dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pertama kali diberikan dengan plafond Rp300.000.000.000 didasarkan Akta No:29 tanggal 21 Februari 2003, yang dibuat dihadapan notaris Raharti Sudjardjati SH. Fasilitas pinjaman berjumlah Rp300.000.000.000 dijamin secara fidusia oleh Piutang (Pinjaman Yang Diberikan/PYD) dengan nilai Penjaminan sebesar 100% dari limit kredit.

Pada tahun 2008, berdasarkan Akta No: 282 yang dibuat dihadapan Notaris Tuasikal Abua, SH, nilai fasilitas pinjaman dinaikan menjadi Rp2.500.000.000.000, terdiri dari: ™ Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) I dengan limit sebesar Rp200.000.000.000,

diperpanjang sampai dengan tanggal 20 Pebruari 2009, dengan tingkat bunga 12,50% p.a. (reviewable).

Pada tanggal 31 Desember 2007 tingkat bunga sebesar 10% p.a. (reviewable). ™ Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) II Rp 1.300.000.000.000 sampai dengan tanggal

20 Pebruari 2009, dengan tingkat bunga 12,00% p.a. (reviewable).

™ Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) III dengan limit sebesar Rp1.000.000.000.000 bersifat revolving, dengan tingkat bunga akan ditentukan pada setiap penarikan kredit, jatuh tempo tanggal 20 Pebruari 2009.

Berdasarkan addendum perjanjian kredit I Nomor: KP-CRO/016/PK-KMK/2008 tanggal 21 April 2008 akta no.281 fasilitas kredit jangka pendek digabungkan dengan fasilitas KMK I dan II, selanjutnya berdasarkan addendum perjanjian kredit II Nomor: KP-CRO/016/PK-KMK/2008 tanggal 22 Agustus 2008 nilai plafondnya menjadi sebesar Rp3.500.000.000.000, Jangka waktu kredit adalah 12 bulan sampai dengan 20 Februari 2009 dan tingkat bunga 11,00% per tahun (reviewable).

Pada tahun 2009 terdapat perubahan addendum perjanjian kredit I Nomor: KP-CRO/016/PK-KMK/2008 tanggal 21 April 2008 akta no.281 dan diganti dengan perjanjian kredit Nomor: CBG.CBI/SPPK.009/2009 tanggal 13 Maret 2009 nilai plafondnya menjadi sebesar Rp4.500.000.000, jangka waktu kredit adalah 12 bulan sampai dengan 23 Februari 2010 dan tingkat bunga 13,00% per tahun (reviewable). Suku bunga rata-rata selama tahun 2009 dan 2008 atas fasilitas tersebut adalah sebagai berikut:

Nama Fasilitas Pinjaman 2009 2008

KMK I 12,45% 10,92%

KMK II - 10,00%

KMK III - 8,88%

KJP - 8,75%

Mengacu perjanjian kredit pasal 17 ayat 16, Perusahaan wajib: ƒ Memelihara current ratio di atas 110%.

ƒ Memelihara total pinjaman maksimal tujuh kali modal sendiri. ƒ Melapor kepada bank apabila:

- Mengalihkan/menyerahkan kepada pihak lain, sebagian atau seluruhnya atas hak dan kewajiban yang timbul berkaitan dengan fasilitas kredit. - Mengikat diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan

peruasahaan yang dijaminkan kepada Bank Madiri, kepada pihak lain. - Memindahtangankan barang jaminan.

Halaman 42

b. PT Bank Central Asia Tbk

Fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk pertama kali diperoleh berdasarkan Akta perjanjian kredit No:12 tanggal 26 Juni 2000, yang dibuat dihadapan notaris Irawati Marzuki Arifin SH. Fasilitas dengan plafond Rp50.000.000.000 dijamin secara fidusia oleh Piutang (Pinjaman Yang Diberikan/PYD) dengan nilai Penjaminan sebesar 100% dari limit kredit, dengan suku bunga 16% p.a (reviewable), jatuh tempo tanggal 26 Juni 2001.

Sejak tahun 2006 nilai fasilitas pinjaman ditingkatkan menjadi sebesar Rp1.200.000.000.000.

Pada tahun 2008, fasilitas pinjaman diperpanjang kembali sampai dengan 26 Juni 2009 dengan plafon sebesar Rp1.200.000.000.000 dengan rincian sebagai berikut : ™ Berdasarkan akta No. 27 tanggal 18 desember 2008 yang dibuat dihadapan notaris

Ny. Erly Soehandjojo SH fasilitas kredit lokal dan time loan revolving diubah menjadi sebagai berikut:

Fasilitas Plafond Jatuh Tempo

Kredit Lokal Rp 100.000.000.000 26 Juni 2009 Time Loan Revolving Rp 700.000.000.000 26 Juni 2009

™ Berdasarkan akta 28 tanggal 18 desember 2008 yang dibuat dihadapan notaris Ny. Erly Soehandjojo SH fasilitas money market loan diubah plafondnya menjadi Rp400.000.000.000 dan jatuh tempo tanggal 26 Juni 2009.

Pada tahun 2009, fasilitas pinjaman diperpanjang kembali sampai dengan 24 Juni 2009 dengan plafon sebesar Rp1.800.000.000.000 dengan rincian sebagai berikut : ™ Berdasarkan akta No. 32 tanggal 24 Juni 2009 yang dibuat dihadapan notaris Ny.

Erly Soehandjojo SH fasilitas kredit lokal dan time loan revolving diubah menjadi sebagai berikut:

Fasilitas Plafond Jatuh Tempo

Kredit Lokal Rp 100.000.000.000 24 Juni 2010 Time Loan Revolving Rp1.200.000.000.000 24 Juni 2010

™ Berdasarkan akta 33 tanggal 24 Juni 2009 yang dibuat dihadapan notaris Ny. Erly Soehandjojo SH fasilitas money market loan diubah plafondnya menjadi Rp500.000.000.000 dan jatuh tempo tanggal 24 Juni 2010.

Suku bunga rata-rata selama tahun 2009 dan 2008 atas ketiga fasilitas tersebut adalah sebagai berikut:

Nama Fasilitas Pinjaman 2009 2008 Kredit Lokal 12,33% 11,13%

Time Loan 12,20% 10,49%

Halaman 43

Mengacu perjanjian kredit pasal 11 huruf k, Perusahaan wajib:

ƒ Perusahaan memiliki kewajiban memelihara Debt to equity ratio maksimum 7 kali dan current ratio minimum 1 kali.

Risiko barang jaminan ditanggung oleh Perum Pegadaian karena barang jaminan milik nasabah berada/disimpan oleh Perum Pegadaian. Apabila terjadi gagal bayar oleh nasabah, penanggungjawabnya adalah Perum Pegadaian dan barang jaminan milik nasabah akan dilelang oleh Perum Pegadaian, sebagaimana diperlakukan terhadap barang jaminan nasabah usaha gadai lainnya.

c. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) dalam bentuk Rekening Koran (R/K) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk didasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 1 tanggal 9 Mei 2005 yang dibuat dihadapan notaris Raharti Sudjardjati SH fasilitas pinjaman dengan plafond sebesar Rp300.000.000.000 tersebut berbunga 13% p.a (reviewable) dan jatuh tempo tanggal 01 Januari 2006. Pinjaman tersebut dijamin secara fidusia dengan Piutang (Pinjaman Yang Diberikan/PYD) dengan nilai sebesar Rp300.000.000.000. Pada tahun 2008 berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No.10 tanggal 23 Mei 2008 yang dibuat dihadapan notaris Esther Daniar Iskandar SH, plafondnya dinaikan kembali menjadi sebesar Rp2.000.000.000.000, dan diperpanjang hingga 28 Februari 2009. Pinjaman tersebut dijamin secara fidusia dengan Piutang (Pinjaman Yang Diberikan/PYD) dengan nilai penjaminan sebesar Rp2.000.000.000.000.

Pada tanggal 25 September 2008 terdapat penambahan plafond dinaikan menjadi sebesar Rp2.500.000.000.000 berdasarkan akta No.24 tanggal 25 September 2008, jatuh tempo 28 Februari 2009 yang dibuat dihadapan notaris Esther Daniar Iskandar SH. Pinjaman tersebut dijamin secara fidusia dengan Piutang (Pinjaman Yang Diberikan/PYD) dengan nilai penjaminan sebesar Rp2.500.000.000.000, dengan tingkat bunga sebagai berikut:

ƒ Sebesar Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 1 (satu) bulan ditambah 1,50% p.a jika rata-rata penggunaan kredit (outstanding) dalam sebulan sebesar atau lebih dari Rp1.500.000.000.000.

ƒ Sebesar Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 1 (satu) bulan ditambah 1,75% p.a jika rata-rata penggunaan kredit (outstanding) dalam sebulan sebesar Rp1.000.000.000.000 sampai dengan Rp1.500.000.000.000.

ƒ Sebesar SBI 1 (satu) bulan ditambah 2% p.a. jika rata-rata penggunaan kredit

(outstanding) dalam sebulan kurang dari Rp1.000.000.000.000.

Pada tahun 2009 terdapat penambahan plafond dinaikan menjadi sebesar Rp3.500.000.000.000 berdasarkan akta No.01 tanggal 08 April 2009, jatuh tempo 28 Februari 2010, yang dibuat dihadapan notaris R. Ay. Poppy Darmawan, SH. Pinjaman tersebut dijamin secara fidusia dengan Piutang (Pinjaman Yang Diberikan/PYD) dengan nilai penjaminan sebesar Rp3.500.000.000.000, dengan tingkat bunga sebagai berikut:

ƒ Sebesar Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 1 (satu) bulan ditambah 3,25% p.a jika rata-rata penggunaan kredit (outstanding) dalam sebulan sebesar atau lebih dari Rp2.800.000.000.000.

ƒ Sebesar Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 1 (satu) bulan ditambah 3,50% p.a jika rata-rata penggunaan kredit (outstanding) dalam sebulan sebesar Rp2.300.000.000.000 sampai dengan Rp2.800.000.000.000.

ƒ Sebesar SBI 1 (satu) bulan ditambah 3,75% p.a. jika rata-rata penggunaan kredit (outstanding) dalam sebulan kurang dari Rp2.300.000.000.000.

Halaman 44

Mengacu perjanjian kredit pasal 6, Perusahaan wajib:

ƒ Menyalurkan transaksi keuangannya melalui rekening PT Bank rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

ƒ Menggunakan jasa-jasa perbankan.

ƒ Menyimpan surat bukti kepemilikan jaminan kreditnya lunas.

ƒ Menjaga dan memelihara Gearing Ratio 7:1, apabila lebih maka harus meminta persetujuan pihak bank dan apabila sama dengan 7:1 maka harus melaporkan secara tertulis.

Suku bunga rata-rata selama tahun 2009 dan 2008 atas fasilitas diatas adalah sebagai berikut:

Nama Fasilitas Pinjaman 2009 2008

Fasilitas KMK Lama - 10,78%

Fasilitas Suplesi KMK 10,69% 10,00%

d. PT Bank Bukopin Tbk

Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) dari PT Bank Bukopin Tbk Pertama kali diperoleh tahun 2002 dengan Akta Perjanjian yang terpisah yaitu:

ƒ Fasilitas Kredit Modal Kerja I (KMK) berdasarkan akta No.25 tanggal 21 Februari 2002, plafond kreditnya sebesar Rp40.000.000.000, jatuh tempo tanggal 21 Februari 2003 dan tingkat bunganya 19% p.a.

ƒ Fasilitas Kredit Modal Kerja II (KMK) berdasarkan akta No.2 tanggal 3 April 2002 dengan plafond kredit sebesar Rp60.000.000.000, jatuh tempo tanggal 3 April 2003 dan tingkat bunganya 19,50% p.a.

ƒ Fasilitas Kredit Modal Kerja III (KMK) berdasarkan akta No.25 tanggal 12 Agustus 2002, plafond kredit sebesar Rp30.000.000.000, jatuh tempo tanggal 12 Agustus 2003 dan tingkat bunganya 19% pa.a.

Fasilitas tersebut dengan nilai keseluruhan Rp130.000.000.000 dijamin secara fidusia dengan piutang senilai 100% dari nilai fasilitas.

Pada tahun 2008, KMK I dengan plafond sebesar Rp40.000.000.000 diperpanjang berdasarkan surat Addendum Perjanjian Kredit No.XXXVIII/023/BUKI/ADD-PK/III/2008 sampai dengan tanggal 21 Pebruari 2009. Adapun KMK dengan plafon Rp30.000.000.000 sedang dalam proses perpanjangan.

Tingkat suku bunga rata-rata selama tahun 2008 adalah 11,47%.

Mengacu perjanjian kredit pasal 6, Perusahaan wajib menyalurkan dan meningkatkan transaksi/mutasi keuangan melalui rekening di PT Bank Bukopin Tbk.

Pada tanggal 31 Desember 2009 saldo hutang kepada PT Bank Bukopin Tbk adalah nihil, karena seluruhnya (hutang pokok dan bunga) telah dilunasi oleh Perusahaan pada tanggal jatuh tempo dan fasilitas pinjaman tersebut tidak diperpanjang lagi.

Halaman 45

e. PT Bank Syariah Mandiri

Fasilitas pembiayaan musyarokah dari PT Bank Syariah Mandiri Tbk pertama kali diterima tahun 2007 berdasarkan akta No.20 tanggal 22 Februari 2007, yang dibuat dihadapan Notaris Ina Rosaina, SH. Nilai fasilitas Rp 50.000.000.000 jatuh tempo tanggal 22 Februari 2008, dijamin dengan piutang gadai dengan nilai penjaminan sebesar 100% dari limit pinjaman. Adapun Nisbah bagi hasil ditetapkan sebagai berikut:

ƒ Sebesar 56% dari pendapatan Ijaroh (jasa simpan) untuk Perum Pegadaian. ƒ Sebesar 44% dari pendapatan Ijaroh (jasa simpan) untuk Bank.

Pada tahun 2008, berdasarkan surat dari PT Bank Syariah Mandiri Tbk No.10/134-3/060 tanggal 29 Februari 2008, fasilitas pembiayaan tersebut diperpanjang 12 bulan sampai dengan 22 Februari 2009, tanpa perubahan dalam nisbah bagi hasil.

Ditahun 2009 berdasarkan akta No.15 tanggal 20 Maret 2009, yang dibuat dihadapan Notaris Ina Rosaina, SH nilai fasilitas dinaikan menjadi Rp100.000.000.000 jatuh tempo tanggal 20 Maret 2010, dijamin dengan piutang gadai dengan nilai penjaminan sebesar 100% dari limit pinjaman. Adapun Nisbah bagi hasil ditetapkan sebagai berikut:

ƒ Sebesar 60% dari pendapatan Ijaroh (jasa simpan) untuk Perum Pegadaian. ƒ Sebesar 40% dari pendapatan Ijaroh (jasa simpan) untuk Bank.

Tanpa persetujuan tertulis dari PT Bank Syariah Mandiri, Perusahaan tidak diperbolehkan antara lain:

ƒ Mengubah nama, maksud dan tujuan kegiatan usaha serta status Perusahaan. ƒ Memperoleh fasilitas pembiayaan atau pinjaman dari pihak ketiga, kecuali

dalam rangka transaksi yang wajar.

ƒ Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan berupa fixed asset kepada pihak lain.

ƒ Menyatakan diri pailit.

15. PINJAMAN OBLIGASI YANG AKAN JATUH TEMPO DALAM WAKTU SATU TAHUN

Dalam dokumen PERUM PEGADAIAN DAN ANAK PERUSAHAAN (Halaman 44-49)

Dokumen terkait