• Tidak ada hasil yang ditemukan

PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)

(a) Pemerintah Republik Indonesia

Akun ini merupakan pinjaman yang diterima oleh Bank Mandiri dari Pemerintah Republik Indonesia berdasarkan perjanjian No. KP-022/DP3/2004 tanggal 14 Mei 2004 dan amandemen perjanjian No. AMA-7/KP-022/DP3/2004 tanggal 15 Desember 2004 dan surat No. 5-662/PB.7/2005 tanggal 13 Mei 2005 dan amandemen perjanjian No. AMA-30/KP- 022/DP3/2006 tanggal 24 Agustus 2006 masing-masing tentang Perubahan terhadap Perjanjian Pinjaman antara Pemerintah dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. No. KP-022/DP3/2004 tanggal 14 Mei 2004 dan Persetujuan Perubahan Terhadap Perjanjian Pinjaman antara Pemerintah RI dan Bank Mandiri dalam rangka pendanaan Kredit Usaha Mikro dan Kecil. Pinjaman ini digunakan untuk penyediaan kredit bagi usaha mikro dan kecil dengan prosedur, tata cara dan persyaratan pemberian pinjaman sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan No. 40/KMK.06/2003 tanggal 29 Januari 2003 tentang Pendanaan Kredit Usaha Mikro dan Kecil yang telah diubah dan disempurnakan dengan Keputusan Menteri Keuangan No. 74/KMK.06/2004 tanggal 20 Februari 2004. Fasilitas ini dikenai suku bunga sebesar SBI 3 (tiga) bulanan yang ditetapkan setiap 3 (tiga) bulan sekali pada tanggal 10 Maret, 10 Juni, 10 September dan 10 Desember atas dasar lelang SBI terakhir sebelum tanggal penetapan. Pembayaran pinjaman ini akan dilakukan dalam 5 (lima) kali angsuran semesteran, dengan angsuran pertama jatuh tempo pada tanggal 10 Desember 2007. Cicilan pertama dibayarkan sebesar Rp70.000 pada tanggal 10 Desember 2007. Cicilan kedua dibayarkan sebesar Rp20.000 pada tanggal 10 Juni 2008 dan cicilan ketiga dibayarkan sebesar Rp20.000 pada tanggal 10 Desember 2008. Fasilitas ini jatuh tempo pada bulan Desember 2019.

(b) PT Permodalan Nasional Madani (Persero)

Akun ini merupakan fasilitas kredit yang diberikan oleh PT Permodalan Nasional Madani (Persero) kepada Bank Mandiri dan Bank Sinar Harapan Bali (BSHB). Baki debet per 31 Maret 2009 untuk pinjaman Bank Mandiri adalah sebesar Rp200.130 dan BSHB sebesar Rp39.462. Fasilitas ini dikenai bunga 7% per tahun. Jangka waktu kredit dan jadual pelunasannya tergantung dari perjanjian kredit untuk masing-masing debitur, terakhir pada bulan Desember 2013. Bank Mandiri menyalurkan kembali pinjaman tersebut kepada anggota Koperasi Primer (Kredit Koperasi Primer kepada Anggotanya [KKPA]).

(c) Bank Indonesia

Akun ini merupakan fasilitas kredit likuiditas yang diperoleh dari Bank Indonesia (BI) untuk dipinjamkan kembali kepada debitur - debitur Bank Mandiri sesuai dengan Kredit Program Pemerintah. Pengelolaan dan pengawasan fasilitas kredit ini dilakukan oleh PT Permodalan Nasional Madani (Persero), sebuah badan usaha milik Pemerintah, berdasarkan Undang - undang No. 23/1999 tanggal 17 Mei 1999 mengenai BI, Peraturan BI No. 2/3/PBI/2000 tanggal 1 Februari 2000 dan Peraturan BI No. 5/20/PBI/2003 tanggal 17 September 2003 tentang Pengalihan Pengelolaan Kredit Likuiditas Bank Indonesia dalam rangka Kredit Program. Fasilitas kredit ini dikenai suku bunga berkisar antara 3% sampai 9% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal yang berbeda - beda yang terakhir pada tahun 2017. Rinciannya adalah sebagai berikut:

2009 2008

Rupiah:

Kredit Koperasi Primer kepada Anggotanya (KKPA) 113.873 263.015

Kredit Investasi Kecil (KIK) 50.300 61.960

Kredit Investasi (KI) 20.345 33.392

25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)

(d) Direct Off - shore Loans

Rincian pinjaman direct off - shore loans adalah sebagai berikut:

2009 2008

Deutsche Bank International (Asia) Ltd, Singapura 3.466.500 2.761.500

Wachovia Bank NA, Miami 1.155.500 920.500

Sindikasi Oversea - Chinese Banking Corporation, United Overseas Bank Limited, Intesa San Paolo S.P.A., DZ Bank AG Deutsche

Zentral - Genossenschaftsbank,Bank Muscat S.A.O.G. 635.525 552.300

Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Singapura 207.990 276.150

5.465.515 4.510.450

Pinjaman dari Deutsche Bank International (Asia) Ltd, Singapura dikenai suku bunga sebesar

LIBOR 3 (tiga) bulanan ditambah marjin tertentu. Pinjaman dari Wachovia Bank NA, Miami dikenai suku bunga sebesar LIBOR 3 (tiga) bulanan ditambah marjin tertentu. Pinjaman sindikasi dari Oversea - Chinese Banking Corporation, United Overseas Bank Limited, Intesa San Paolo S.P.A., DZ Bank AG Deutsche Zentral - Genossenschaftsbank, Bank Muscat S.A.O.G. dikenai suku bunga sebesar SIBOR 12 (dua belas) bulanan ditambah marjin tertentu. Pinjaman dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Singapura dikenai suku bunga sebesar SIBOR 3 (tiga) bulanan ditambah marjin tertentu. Seluruh pinjaman ini akan dibayar penuh pada saat jatuh tempo.

(e) Fasilitas Pendanaan Perdagangan

Fasilitas pendanaan perdagangan merupakan pinjaman jangka pendek dengan jangka waktu mulai dari 180 sampai dengan 365 hari dengan tingkat suku bunga sebesar LIBOR atau SIBOR ditambah marjin tertentu. Pinjaman ini dijamin dengan letters of credit yang diterbitkan oleh Bank Mandiri. Rinciannya adalah sebagai berikut:

2009 2008

Wachovia Bank NA, Amerika Serikat 519.975 276.150

Bank of New York Mellon, Singapura (dahulu Bank of New York) 346.650 460.250

Bank of Nova Scotia, Hong Kong 198.746 276.150

Dresdner Bank, AG, Frankfurt 115.550 230.125

JP Morgan Chase NA, Singapura - 1.380.750

Commerzbank AG, Frankfurt - 368.200

ING Bank, Belgia - 276.150

ABN AMRO Bank NV, Singapura - 230.125

Credit Suisse, Zurich - 230.125

Standard Chartered Bank, Jakarta - 230.125

Bank of Nova Scotia, Singapura - 184.100

DZ Bank AG Deutsche Zentral - Genossenschaftsbank, Singapura - 156.485

Standard Chartered Bank, Hong Kong - 138.075

Oversea - Chinese Banking Corporation Limited, Singapura - 92.050

25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)

(f) Lain-lain

2009 2008

Rupiah:

PT Bank Central Asia Tbk. 381.863 -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 281.602 -

The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation Ltd. 160.000 50.000

Standard Chartered Bank 150.000 -

PT Bank Permata Tbk. 125.000 120.000

PT Panin Bank Tbk. 120.000 -

PT Bank CIMB Niaga Tbk. (dahulu PT Bank Lippo Tbk.) 87.500 150.000

PT Bank DBS Indonesia 85.000 150.000

PT ANZ Panin Bank 40.000 45.000

Bank Indonesia 9.588 362

PT Bank Bukopin Tbk. 110 -

PT Bank Danamon Indonesia - 150.000

PT Bank Internasional Indonesia Tbk. - 150.000

1.440.663 815.362

Mata uang asing:

Standard Chartered Bank, Jakarta 28.937 -

Standard Chartered Bank, Singapura 57.876 -

United Overseas Bank Limited 28.937 -

115.750 -

1.556.413 815.362

Pada tanggal 22 Mei 2007, Anak Perusahaan dan The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd. (HSBC) menandatangani perjanjian kredit, dimana HSBC memberikan fasilitas

short - term funding dan fasilitas transaksi exposure risk limit/option dengan batas

masing-masing sebesar US$150.000.000 (nilai penuh) dan US$1.000.000 (nilai penuh). Pada 18 Februari 2008, perjanjian kredit Anak Perusahaan dengan HSBC tersebut diperpanjang dengan fasilitas short - term funding, revolving loan dan transaksi exposure risk limit/option dengan batas masing-masing sebesar Rp175.000, US$5.000.000 (nilai penuh), dan US$1.000.000 (nilai penuh). Bunga ditetapkan sebesar 2,5% di bawah bunga pinjaman bank. Pada tanggal 9 Maret 2006, Anak Perusahaan dan PT Bank CIMB Niaga Tbk. (PT Bank Lippo Tbk atau Bank Lippo) menandatangani perjanjian kredit dan berdasarkan addendum perjanjian tanggal 11 April 2007, Bank Lippo memberikan fasilitas Pinjaman Tetap atas Permintaan (PTX OD) dengan jumlah sebesar Rp150.000. Pada tanggal 26 Maret 2008, fasilitas ini diperpanjang hingga 10 Maret 2009 dan nilai fasilitas ditingkatkan menjadi Rp175.000. Bunga ditetapkan sebesar 2% di atas tingkat bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) rata-rata 1 bulan. Pada tanggal 3 September 2008, Anak Perusahaan mendapat Guarantee Facility, Revolving

Loan Facility dan Overdraft Facility dari Standard Chartered Bank, yang berdasarkan perjanjian

kredit, jumlah batas fasilitas-fasilitas tersebut masing-masing sebesar Rp50.000, Rp150.000 dan Rp5.000 dengan bunga per tahun masing-masing 0,5%, cost of fund bank + 1%, dan 17%. Perjanjian akan berakhir pada tanggal 31 Juli 2009.

Dokumen terkait