30 September 31 Desember
2020 2019
Pihak ketiga Rupiah
PT Bank Pan Indonesia Tbk 1.093.056 1.218.055
PT Bank Mega Tbk 934.441 1.205.444
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 217.147 338.576
PT Bank Sahabat Sampoerna 246.091
PT Bank Capital Indonesia Tbk 200.000 70.000
PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(d/h PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk) 112.357 125.363
PT Bank Victoria International Tbk 100.000 100.000
PT Bank Ganesha Tbk 80.000 40.000
PT Bank MNC Internasional Tbk - 50.000
Jumlah 2.983.092 3.147.438
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (8.333) (7.137)
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2020 dan 31 Desember 2019 serta untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2020 dan 30 September 2019
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin)
SMF memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja dari Panin berupa fasilitas pinjaman tetap dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 500.000 dan bersifat non revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 39 bulan dengan jatuh tempo sampai dengan 17 September 2022. SMF juga memperoleh fasilitas Money Market dan bersifat revolving dengan jumlah maksimum Rp 1.000.000 dengan jatuh tempo sampai dengan 30 Maret 2021.
Fasilitas ini dijamin secara fidusia dengan piutang pembiayaan multiguna dan pembiayaan modal kerja skema anjak piutang (Catatan 7 dan 9), serta jaminan dari Perusahaan.
PT Bank Mega Tbk (Mega)
a. Pada tanggal 9 Maret 2017, SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Mega, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 125.000 dan bersifat revolving. Pada tahun 2018, fasilitas ini ditingkatkan menjadi Rp 526.000. Pada tahun 2019, fasilitas ini ditingkatkan lagi menjadi Rp 800.000. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 12 bulan dengan jatuh tempo sampai dengan tanggal 9 Maret 2021.
Pada tanggal 25 Juli 2019, SMF memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 300.000. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 48 bulan dengan jatuh tempo sampai dengan 25 Juli 2022.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna (Catatan 7).
b. Pada tanggal 9 Maret 2017, ABSM memperoleh fasilitas kredit dalam bentuk Demand Loan dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 200.000. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu 1 tahun dengan jatuh tempo sampai dengan 9 Maret 2021.
Pada tanggal 8 Januari 2020, ABSM telah melakukan pelunasan untuk pinjaman ini.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang (Catatan 7 dan 9).
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari BNI dengan jumlah maksimum sebesar Rp 350.000 dan bersifat revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 12 bulan. Fasilitas ini telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang sampai dengan 25 April 2021.
Fasilitas-fasilitas ini dijamin secara fidusia atas piutang pembiayaan multiguna kredit kendaraan bermotor (Catatan 7).
PT Bank Sahabat Sampoerna (BSS)
Pada tanggal 18 Juni 2020, SMF memperoleh fasilitas angsuran dan fasilitas pinjaman rekening koran dari BSS dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000 dan Rp 150.000. Batas waktu penarikan ini adalah 60 bulan dan 12 bulan.
Fasilitas ini dijamin secara fidusia dengan piutang pembiayaan multiguna (Catatan 7) dan piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang (Catatan 9).
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2020 dan 31 Desember 2019 serta untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2020 dan 30 September 2019
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Bank Capital Indonesia Tbk (Capital)
Pada tanggal 15 Juli 2014, SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Capital, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 139.000 dan bersifat revolving. Pada tanggal 15 Juli 2015 jumlah fasilitas ini ditingkatkan menjadi sebesar Rp 200.000. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 12 bulan. Fasilitas ini telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang sampai dengan tanggal 16 Desember 2020.
Fasilitas ini dijamin secara fidusia dengan piutang pembiayaan multiguna dan aset tetap (Catatan 7 dan 19).
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) (d/h PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk) Pada tanggal 15 Juni 2017, SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Danamon, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan dengan jatuh tempo sampai dengan 15 Juni 2021.
Pada tanggal 16 Mei 2018, SMF memperoleh fasilitas Time Loan Angsur (TLA) untuk kredit modal kerja dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 50.000. Batas waktu penarikan dengan jatuh tempo fasilitas ini adalah 36 bulan.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna (Catatan 7). PT Bank Victoria International Tbk (Bank Victoria)
Pada tanggal 20 Agustus 2019, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk
Demand Loan dari Bank Victoria, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000. Fasilitas
ini memiliki jangka waktu 12 bulan dan telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang sampai dengan 29 Agustus 2021.
Fasilitas diatas dijamin dengan Bilyet Deposito Bank Victoria sebesar Rp 100.000 atas nama Perusahaan (Catatan 6)
PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC)
Pada tanggal 23 Mei 2019, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank MNC, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 50.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan.
Pada tanggal 27 Maret 2020, ABSM telah melakukan pelunasan untuk pinjaman ini.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang (Catatan 9). PT Bank Ganesha Tbk (Bank Ganesha)
Pada tanggal 17 Mei 2019, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Ganesha, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 40.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan, dan telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang sampai dengan 16 Juni 2021. Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang.
Pada tanggal 13 Agustus 2020, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Ganesha, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 40.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan.
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2020 dan 31 Desember 2019 serta untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2020 dan 30 September 2019
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Fasilitas diatas dijamin dengan Bilyet Deposito Bank Ganesha sebesar Rp 40.000 atas nama Perusahaan (Catatan 6)
Pinjaman yang diperoleh entitas anak dari BNI, Mega, Panin, Capital, Danamon, BSS dan MNC mencakup persyaratan yang membatasi hak entitas anak, antara lain untuk mengadakan merger, akuisisi, re-organisasi, mengubah kegiatan usaha atau mengubah bentuk/status hukum atau membubarkan entitas anak, mengajukan permohonan untuk dinyatakan pailit atau penundaan pembayaran atas utang-utangnya, menarik kembali atau menurunkan modal disetor dan menjaminkan atau menggadaikan saham, serta entitas-entitas anak diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan tertentu.