ANALISA 3 (DAERAH JAWA BARAT, JAWA TENGAH DAN
4.2 Pita Frekuensi 3.3 GHz (3300 – 3400) M Hz
4.2 Pita Frekuensi 3.3 GHz (3300 – 3400) M Hz
Kondisi saat ini :
• Pita alokasi 3300 – 3400 MHz, footnote RR 5.429 alokasi tambahan BWA di Indonesia dan negara-negara lain. Satuan unit kanal terkecil 2 MHz.
• Pada tahun 2001-an diberikan untuk sejumlah penyelenggara BWA dibeberapa lokasi.
Trend perkembangan teknologi :
• Pita frekuensi 3.3 GHz merupakan salah satu pita frekuensi yang direkomendasikan untuk layanan WiMax.
• Teknologi yang digunakan Frequency Hopping – CDMA dengan teknik duplexing FDD dan TDD.
Permasalahan :
¾ Pita frekuensi 3.3 GHz semula hanya digunakan untuk keperluan satelit nasional.
ANALISA
Regulasi yang ada adalah sebagai berikut :
• Pemberian alokasi kanal untuk tiap operator dalam 1 wilayah maksimum 3 kanal (FDD 3 kanal berpasangan, TDD 3 kanal tidak berpasangan)
• Dalam lokasi yang sama dapat dialokasikan untuk 4 operator FDD dan 8 operator TDD
Kondisi eksisting pita tersebut dapat dilihat pada gambar berikut :
FDD- UP Stream (to BTS) Lebar Pita = 2 MHz
Ch 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Fc 3301 3303 3305 3307 3309 3311 3313 3315 3317 3319 3321 3323 Guard Band 13 3325 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 3327 3329 3331 3333 3335 3337 3339 3341 3343 3345 3347 3349 TDD (52 MHz) 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 3351 3353 3355 3357 3359 3361 3363 3365 3367 3369 3371 3373 38
3375 Guard Band FDD - DOWN Stream (from BTS)
Ch 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Fc 3377 3379 3381 3383 3385 3387 3389 3391 3393 3395 3397 3399
PT Telkom untuk Guard Band Satelit
Gambar 4. Pembagian Pita Frekuensi 3.3 GHz
ANALISA 1 (DAERAH JAKARTA)
Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Jakarta adalah sebagai berikut : Tabel 4. Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Jakarta
NO INSTANSI LOKASI KOORDINAT TX
(MHz) RX (MHz) BW 1 Starcom
Solusindo Jl H.R Rasuna Said 06° 13'41"S : 106° 50' 01" E 3301 3377 2 MHz Jl. Letjen S. Parman 06° 11' 41"S : 106° 47' 51" E 3305 3381 2 MHz Jl. MH Thamrin 06° 11' 13"S : 106° 49' 34" E 3306 3362 2 MHz Jl. Yos Sudarso 06° 09' 08"S : 106° 51' 25" E 3309 3385 2 MHz Jl. KH Mansyur 06° 12' 42"S : 106° 49' 14" E 3317 3393 2 MHz 2 Jasnikom Gemanusa Jl. Medan Merdeka Timur 06° 10' 21"S : 106° 49' 52" E 3311 3387 2 MHz 3 Indosat
Mega Media Jl. Jend. Sudirman 06° 13' 39"S : 106° 48' 03" E 3312 3388
Jl. Medan Merdeka
Barat 06° 49' 17"S : 106° 49' 17" E 3312 3388 24 MHz
Sehingga pemakaian bandwidth pada band 3.3 GHz Jakarta adalah sebagai berikut: Tabel 5. Pemakaian Bandwidth Pada Pengkanalan Baru Band 3.3 GHz Jakarta No Operator Eksisting No Kanal Yang
digunakan Mode Akses Keterangan 1 2 3 Starcom Solusindo Jasnikom Gemanusa Indosat Mega Media
No : 1,3,4,5,,9, 31, 32 No : 6 dan 7 No : 1 s/d 12 FDD FDD FDD BW = 2 MHz BW = 2 MHz BW = 24 MHz
Dari tabel 5 di atas, dan melihat data pengguna eksisting yang ditetapkan (misal satelit dan sebagai guard band Rx dan Tx) maka seluruh kanal FDD telah penuh seluruhnya, yang tersisa kanal TDD.
Berdasarkan pengguna eksisting terjadi interferensi di beberapa tempat di Jakarta antar ke 3 operator tersebut.
Kanal yang kosong yang masih tersisa adalah : 14 s/d 30, 32 s/d 37 (terdapat 22 kanal)
Sehingga Bandwidth = 22 x 2 MHz = 44 MHz
Rekomendasi untuk daerah Jakarta :
1. Karena terjadi interferensi maka semua kanal IM2 (Indosat Mega Media) pindah ke kanal TDD yang masih kosong, bisa menempati sebagian kanal yang ada antara kanal 14-37.
2. Starcom Solusindo menempati kanal FDD dari kanal 1-5, sedangkan untuk Rx yang berada pada kanal 31 dan 32 sebaiknya perangat disesuaikan agar menempati alokasi frekuensi FDD sama dengan Tx .
3. Jasnikom Gemanusa tidak bermasalah karena sudah menempati kanal berurutan setelah Indosat Mega Media.
5. Untuk selanjutnya, penambahan operator baru atau penambahan kanal oleh operator lama disarankan untuk menempati salah satu kanal TDD yang masih banyak tersedia dengan bandwidth total 44 MHz.
ANALISA 2 (DAERAH JAWA BARAT)
Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Jawa Barat adalah sebagai berikut : Tabel 6. Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Jawa Barat
Sehingga pemakaian bandwidth pada pengkanalan baru band 3.3 GHz Jawa Barat adalah sebagai berikut :
Tabel 7. Pemakaian bandwidth pada pengkanalan baru band 3.3 GHz Jawa Barat No Operator Eksisting No Kanal Yang
digunakan Mode Akses Keterangan 1 2 Starcom Solusindo Indosat No : 5 No : 8 dan 9 FDD FDD 2 MHz 2 MHz
Dari tabel 6 di atas, maka untuk :
a. FDD kanal yang masih kosong adalah: FDD up stream : 1,2,3,4,6,7,10,11,12 FDD down stream : 1,2,3,4,6
Sehingga Bandwidth nya = 14 x 2 MHz = 28 MHz. b. TDD kanal yang masih kosong adalah:
14 s/d 37, sehingga bandwidth = 24 x 2 MHz = 48 MHz
NO INSTANSI LOKASI KOORDINAT TX
(MHz) RX (MHz)
BW
1 Starcom Solusindo Jl. Kebon Jati 06° 55' 01"S : 107° 36' 59" E 3309 3385 2 MHz 2 Indosat Jl. Buah Batu 06° 56' 53"S : 107° 38' 07" E 3316 3392 2 MHz
Rekomendasi untuk daerah Jawa Barat:
1. Operator PT. Indosat di Jawa Barat sebenarnya hanya membutuhkan sebuah kanal saja. Diharapkan untuk menggeser spektrum yang diduduki dari semula: 3315 MHz s/d 3317 MHz dan 3391 s/d 3393 MHz menjadi :
3314 MHz s/d 3316 MHz dan 3390 s/d 3392 MHz (No : 8 FDD) atau : 3316 MHz s/d 3318 MHz dan 3392 s/d 3394 MHz (No : 9 FDD)
2. Perpindahan alokasi spektrum operator Indosat tersebut akan menambah sisa kanal yang kosong. Misalkan pindah ke kanal no :8, maka kanal no : 9 menjadi kosong. Apabila PT Indosat masih memerlukan kanal tersebut, maka apabila ada penambahan operator pengguna BWA dapat dialokasikan ke frekuensi yang masih kosong.
ANALISA 3 (DAERAH JAWA TENGAH)
Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Jawa Tengah adalah sebagai berikut : Tabel 8. Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Jawa Tengah
Sehingga Pemakaian Bandwidth Pada Pengkanalan Band 3.3 GHz Jawa Tengah adalah sebagai berikut :
Tabel 9. Pemakaian Bandwidth Pada Pengkanalan Baru Band 3.3 GHz Jawa Tengah No Operator eksisting No kanal yang
digunakan
Mode Akses Keterangan 1 2 Starcom Solusindo Indosat No : 3 dan 4 No : 7 FDD FDD 2 MHz 2 MHz
NO INSTANSI LOKASI KOORDINAT TX
(MHz) RX (MHz) BW 1 Starcom Solusindo Jl Ahmad Yani Semarang 06° 58' 22"S : 110° 25' 49" E 3308 3379 2 MHz 2 Indosat Jl. Madyataman Surakarta 07° 33' 33"S : 110° 49' 06" E 3313 3389 2 MHz
Dari kedua tabel di atas terlihat bahwa kanal yang masih kosong adalah sebagai berikut :
a. FDD
Up stream kanal no : 1,2,3,6,8,9,10,11, dan 12 Down stream kanal no : 1,2,5,6
Sehingga bandwidth FDD kanal yang masih kosong = 13 x 2 MHz = 26 MHz b. TDD
Kanal yang masih kosong no : 14 s/d 37 (24 kanal)
Sehingga bandwidth TDD kanal yang masih kosong = 24 x 2 MHz = 48 MHz
Rekomendasi untuk daerah Jawa Tengah :
1. Operator Starcom Solusindo di Jawa Tengah sebenarnya hanya membutuhkan 1 pasang kanal FDD saja tapi karena posisi spektrum yang diduduki tidak tepat, maka berakibat menduduki 2 pasang kanal FDD. Diharapkan untuk menggeser spektrum yang diduduki dari semula :
3305 MHz s/d 3307 MHz dan 3381 s/d 3383 MHz menjadi :
3304 MHz s/d 3306 MHz dan 3380 s/d 3382 MHz (Kanal no :3) atau 3306 MHz s/d 3307 MHz dan 3384 MHz (Kanal no :4)
2. Perpindahan alokasi spektrum operator Starcom Solusindo tersebut akan menambah sisa kanal yang kosong. Misalkan pindah ke kanal No : 3 maka kanal no : 4 menjadi kosong yang dapat digunakan untuk alokasi frekuensi BWA.
3. Apabila Operator Starcom Solusindo ini masih memerlukan kedua kanal tersebut, maka apabila ada operator yang ingin menyewa frekuensi untuk BWA di pita 3.3 GHz bisa dialokasikan ke frekuensi yang lain yaitu kanal yang masih tersedia banyak.
ANALISA 4 (DAERAH BALI)
Pengkanalan bandwidth eksisting band 3.3 GHz Bali
Tabel 10. Pengkanalan bandwidth eksisting band 3.3 GHz Bali
Sehingga pemakaian bandwidth pada pengkanalan band 3.3 GHz Bali adalah sebagai berikut :
Tabel 11. Pemakaian Bandwidth Pada Pengkanalan Baru Band 3.3 GHz Bali No Operator eksisting No kanal yang
digunakan
Mode Akses Keterangan
1 2
Rabik Bangun Pertiwi Indosat No : 4, 5, 6 dan 7 No : 8, 9, 10 dan 11 FDD FDD 2 MHz 2 MHz
Pengkanalan band 3.3 GHz di daerah Bali ini interferensi tidak bermasalah, karena operator eksisting masih sedikit.
Dari data eksisting di atas kanal yang masih kosong adalah : a. FDD
- Up stream no 1,2,3,12 - Down stream no 1,2,3,6
Sehingga Bandwidth yang masih kosong = 8 x 2 MHz = 16 MHz b. TDD
Kanal yang masih kosong no 14 s/d 33; 36,37
Sehingga Bandwidth yang masih kosong = 22 x 2 MHz = 44 MHz NO INSTANSI LOKASI KOORDINAT
TX (MHz) RX (MHz) BW 1 Rabik Bangun Pertiwi Jl Gatot Subroto Barat 08° 38' 24"S : 115° 11' 59" E 3308 3384 2 MHz 3312 3368 2 MHz 2 Indosat JL Raya Bypass 08° 44' 09"S : 115° 10' 45" E 3316 3392 2 MHz Tower M3 Ubud 08° 31' 14"S : 115° 15' 33" E 3320 3396 2 MHz
Rekomendasi untuk daerah Bali :
1. Operator Rabik Bangun Pertiwi di Bali sebenarnya hanya membutuhkan 2 pasang kanal FDD. Tetapi karena posisi spektrum yang tidak tepat maka jadi menduduki 4 pasang kanal FDD. Diharapkan untuk menggeser spektrum yang diduduki dari semula pada kanal 4, 5, 6, dan 7 menjadi kanal 4 dan 6, atau kanal 5 dan 7. Sehingga sisa kanal kosong bertambah.
2. Seperti point 1 diatas, operator Indosat di Bali diharapkan dapat menggeser spektrum yang diduduki dari semula pada kanal 8, 9, 10, 11 menjadi kanal 8 dan 10 atau kanal 9 dan 11. Sehingga sisa kanal kosong bertambah.
3. Apabila hal ini tidak mungkin dilakukan, maka penambahan kanal bagi operator yang baru atau lama dapat menggunakan kanal eksisting yang ada, karena kanal yang masih tersedia cukup banyak.
ANALISA 5 (DAERAH SULUT)
Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Sulsel adalah sebagai berikut : Tabel 12. Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Sulut
NO INSTANSI LOKASI KOORDINAT TX
(MHz) RX (MHz) BW 1 Indosat Jl Pere Tendean Manado 01° 29' 17"S : 124° 50' 27" E 3306 3382 2 MHz
Sehingga pemakaian bandwidth pada pengkanalan band 3.3 GHz Sulut adalah sebagai berikut :
Tabel 13. Pemakaian Bandwidth Pada Pengkanalan Baru Band 3.3 GHz Sulut No Operator eksisting No kanal yang
digunakan
Mode Akses Keterangan
Dari kedua kondisi eksisting di atas kanal yang masih kosong antara lain : a. FDD
- Up stream, kanal yang masih kosong no: 1,2,5,6,7,8,9,10,11,12 - Down stream, kanal yang masih kosong no: 1,2,5,6
Sehingga Bandwidth kanal yang tersisa adalah = 14 x 2 MHz = 28 MHz b. TDD
Kanal yang masih kosong no: 14 s/d 37 (24 kanal)
Sehingga bandwidth kanal yang tersisa adalah = 24 x 2 MHz = 48 MHz
Rekomendasi untuk daerah Sulawesi Utara :
1. Di daerah Sulawesi Utara ini tidak ada masalah untuk interferensi, seharusnya operator Indosat hanya membutuhkan 1 pasang kanal FDD. Akan tetapi karena posisi spektrum yang tidak tepat jadi menduduki 2 pasang kanal FDD.
2. Seharusnya dapat menggeser spektrum yang diduduki dari semula pada kanal 3 dan 4, menjadi kanal 3 atau 4, dengan tujuan agar alokasi frekuensi BWA menjadi bertambah.
3. Apabila hal tersebut sulit di lakukan oleh Indosat, penambahan kanal oleh operator lama atau operator baru dapat menggunakan kanal yang masih kosong tersedia banyak.
ANALISA 6 (DAERAH SUMSEL)
Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Sumsel adalah sebagai berikut : Tabel 14. Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Sumsel
NO INSTANSI LOKASI KOORDINAT
TX (MHz) RX (MHz) BW 1 Telkom
Divre I Jl Kapten Rivai No 20 02° 58' 40"S : 104° 44' 51" E 3306 3382 2 MHz
Palembang 3312 3388 2 MHz 3318 3394 2 MHz 3320 3396 2 MHz Jl Bungaran Seberang Ulu 03° 00' 10"S : 104° 46' 12" E 3312 3388 2 MHz Palembang 3318 3394 2 MHz 3320 3396 2 MHz
Pemakaian bandwidth pada pengkanalan band 3.3 GHz Sumsel adalah sebagai berikut :
Tabel 15. Pemakaian bandwidth pada pengkanalan baru band 3.3 GHz Sumsel No Operator eksisting No kanal yang
digunakan Mode Akses Keterangan 1 Telkom Divre I No : 3, 4, 6, 7, 9, 10, dan 11 FDD 2 MHz
Dari kedua tabel di atas kanal yang masih kosong adalah sebagai berikut : a. FDD
- Up stream, kanal yang masih kosong no: 1,2,12,5,8 - Down stream, kanal yang masih kosong no: 1,2,5
Sehingga bandwidth yang tersisa adalah = 8 x 2 MHz = 16 MHz b. TDD
Kanal yang masih kosong no : 14 s/d 37 (24 kanal)
Dari kondisi tersebut pemakaian kanal sangat tidak teratur, terlalu banyak yang overlapping yang memungkinkan terjadinya interferensi satu sama lain meskipun masih satu operator.
Rekomendasi untuk daerah Sumatera Selatan :
Dari data eksisting, operator membutuhkan 7 kanal agar tidak terjadi interferensi. Sebaiknya diadakan realokasi pemakaian kanal sedemikian hingga pemakaian kanal menjadi berurutan/teratur. Dalam hal ini kanal yang direkomendasikan adalah kanal 1,2,3,4,5,6 dan 7.
ANALISA 7 (DAERAH KALTIM) :
Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Kaltim adalah sebagai berikut : Tabel 16. Pemakaian bandwidth eksisting band 3.3 GHz Kaltim
Sehingga pemakaian bandwidth pada pengkanalan band 3.3 GHz Kaltim adalah sebagai berikut :
Tabel 17. Pemakaian bandwidth pada pengkanalan baru band 3.3 GHz Kaltim
NO INSTANSI LOKASI KOORDINAT TX
(MHz) RX (MHz) BW 1 Telkom Divre VI Jl Arga Mulya Samarinda 00° 29' 35"S : 117° 00' 35" E 3301 3377 2 MHz JL Gn belah TVRI. Tarakan 03° 19' 30"S : 117° 33' 30" E 3301 3377 3 MHz Jl Bukit Sion Balikpapan 01° 16' 40"S : 116° 50' 30" E 3301 3377 4 MHz Jl MT Haryono Bontang 00° 08' 11"S : 117° 29' 20" E 3301 3377 5 MHz Jl Road Sembilan Senggata 00° 32' 00"S : 117° 31' 41" E 3301 3377 6 MHz
No Operator eksisting No kanal yang digunakan
Mode Akses Keterangan
Dari data eksisting di atas, terjadi interferensi di beberapa daerah, jika daya sinyal antar daerah yang berdekatan cukup besar yang dikarenakan frekuensi yang digunakan adalah sama.
Kanal yang masih kosong adalah : a. FDD
Upstream kanal yang masih kosong adalah no : 4,5,6,7,8,9,10,11,12 Downstream kanal yang masih kosong no. 4,5,6
Sehingga Bandwidth yang tersisa = 12 x 2 MHz = 24 MHz b. TDD
Kanal yang masih kosong no 14 s/d 37 (24 kanal)
Sehingga Bandwidth yang tersisa = 24 x 2 MHz = 48 MHz
Rekomendasi untuk daerah KALTIM:
1. Karena memakai kanal yang sama untuk semua daerah layanan, maka sebaiknya perlu dipertimbangkan menggunakan kanal yang berbeda pada daerah yang berdekatan secara geografis.
2. Jika ada penambahan kebutuhan kanal oleh operator lama atau operator baru maka dapat memakai kanal-kanal FDD atau TDD yang masih banyak tersedia.
ANALISA 8 (DAERAH JAWA TIMUR, YOGYAKARTA, KALSEL,