• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. HASIL PRAKTIK KERJA LAPANGAN

B. Cek Plot Bidang Tanah di Peta

Cek Plot merupakan kegiatan pengecekan ulang bidang tanah yang sebelumnya telah memiliki sertipikat dengan cara melakukan survei ke lapangan dan mengambil koordinat bidang. Pada umumnya dilakukan terhadap sertipikat lama yang akan dibalik nama, dipecah, perubahan status dari hak guna bangunan menjadi hak milik.

2. Dasar Teori

Dalam bahasa inggris sertifikat hak atas tanah biasa disebut tittle dead, sedangkan penguasaan hak atas tanah biasa disebut land tenure, pemilik atas tanah biasa disebut land ownership, dan bidang tanah sering disebut dengan parcel atau Plot. Cek Plot merupakan Proses pengecekan sertifikat apakah sesuai dengan buku tanah dan posisi bidang tanah yang bersangkutan apakah telah sesuai dengan kenampakan Citra. Cek Plot dilakukan hanya untuk bidangan yang sebelumnya telah memiliki sertifikat, biasanya dibuat untuk kepentingan pembuatan sertifikat Pemecahan bidang

tanah, Penggantian Hak Milik Sertifikat, ataupun untuk Sertifikat Hak Guna Bangunan.

3. Alat dan Bahan a. Komputer atau PC b. Mouse

c. Alat Tulis

d. Aplikasi Autocad 2009

e. Aplikasi KKP ( Komputerisasi Kantor Pertanahan ) BPN f. Citra sebagai referensi

g. Printer h. Kertas A4

i. Sertipikat bidang tanah 4. Prosedur Kerja

Langkah-langkah cek plot bidang tanah dapat dilihat sebagai berikut : a. Buka aplikasi autocad 2009.

b. Aplikasi autocad yang digunakan disini merupakan aplikasi autocad yang telah terhubung dengan server KKP BPN sehingga memiliki prosedur LOGIN dengan menggunakan NIP Pegawai Nasional Sipil (PNS) yang telah terdaftar di BPN Pusat. NIP yang digunakan untuk LOGIN pun tidak sembarangan karena setiap pegawai telah memiliki bagian tanggung jawab sendiri, sehingga jika untuk cek plot juga memiliki beberapa NIP LOGIN sendiri.

c. Setelah berhasil LOGIN maka akan terbuka tab menu pemetaan. Dimana didalam pemetaan ini memiliki menu BPN Pane.

d. Langkah selanjutnya untuk membuka peta desa yang akan di cek plot pilih File > Open.

e. Setelah terbuka window Open > folder D$ > DATA > Peta Desa New 1 > Kecamatan > pilih kecamatan yang akan di cek plot > open.

f. Jika pada peta desa sudah memiliki No Hak Milik atau NIB maka akan mudah pencarian bidang yang akan di cek plot. Tetapi jika tidak ada NIB atau No Hak Milik yang ada pada peta desa maka dapat dilakukan dengan menggunakan titik kordinat. Untuk mencari bidang tanah dapat juga menggunakan perintah FT ( Find Text ) pada command kemudian enter, maka dengan otomatis bidang ditemukan.

g. Setelah bidang ditemukan copy bidang ke New Acad, kemudian boundary bidang agar menjadi satu poligon tertutup. Untuk boundary pilih menu draw > boundary > pick point > ok > klik pada bidang > enter, maka otomatis bidang akan menjadi satu poligon tertutup.

h. Setelah melakukan Boundary pada bidang lanjutkan dengan melink bidang tersebut agar data terhubung ke KKP BPN pusat.

1) Copy bidangan yang telah di boundary sebelumnya.

2) Kemudian paste to original coordinat pada window new acad.

3) Selanjutnya setelah bidangan tercopy ke window new acad, klik menu pemetaan  pilih tampilkan BPN Pane.

4) Pada Tampilan BPN Pane pilih Pemetaan Persil.

j. Selanjutnya untuk langkah Link Bidang, lakukan proses standarisasi : 1) Jadikan Batas Bidang : pilih icon jadikan batas bidang  blok bidang

 enter.

3) Topology Bidang : klik icon topology  masukkan NIB  enter. k. Setelah standarisasi klik icon merah “pilih Text/NIB/HGU” sesuaikan

informasi bidang yang ada di sertipikat lama seperti Kecamatan, Desa/Kelurahan, NIB, Luas Bidang, No Hak dan Nama Pemilik. Kemudian pilih icon “memetakan bidang” lalu klik pada tengah bidang maka otomatis akan muncul bintang, yang menandakan bahwa proses link telah berhasil.

l. Jika proses link telah berhasil copy bidangan tersebut beserta NIB dan Simbol Bintang ke dalam window PETA CEK PLOT. Paste dengan Original Coordinat.

m. Buka file Cek Plot, dimana didalam file cek plot tersebut terdapat format cek plot yang akan di cetak nantinya. Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1) Pilih file  open  kemudian cari folder penyimpanan Peta Kerja Cek Plot, dimana folder tersebut terdapat peta yang memiliki format layout Peta Cek Plot perkecamatan. Dalam kesempatan ini, peta yang akan digunakan untuk cek plot adalah Kecamatan Kajen, setelah memilih kecamatan kemudian pilih open  lalu enter.

n. Selanjutnya akan terbuka window baru misalnya Peta Cek Plot Kecamatan Kajen. Di dalam window ini terdapat 2 layer tab : Tab Layer Model dan Tab Layer Peta Cek Plot untuk mengedit tampilan dan posisi bidang terhadap citra dapat menggunakan tab layer model, dan pada layer peta cek plot dapat mengedit informasi bidang.

o. Setelah window PETA CEK PLOT terbuka, selanjutnya lakukan Insert Raster. Klik menu pemetaan  pilih Insert Raster. Kemudian pada window Insert Image pilih kecamatan dan desa lalu open.

p. Selanjutnya jika citra telah terbuka, jadikan Send To Back terhadap peta desa dengan cara klik pada tepi citra kemudian klik kanan  pilih Draw Order  Send To Back.

q. Selanjutnya masukkan Bidangan yang telah di copy tadi beserta NIB, dan Simbol bintangnya ke dalam layer CEK PLOT. Kemudian matikan layer yang menjadi tempat bidangan lain yang ada disekitar bidangan yang di Cek Plot. Sehingga yang nampak hanya bidangan yang di cek plot saja. r. Kemudian berikan warna pada bidangan tersebut, klik Icon Hatch  Add

Pick Point  pilih warna “kuning”  klik pada bidang kemudian enter lalu ok.

s. Buka Layer tab PETA CEK PLOT untuk mengedit informasi bidang dan tampilan bidang pada citra yang akan di cetak. Klik model untuk menggerakan ukuran citra dan paper jika posisi bidang sudah sesuai dengan yang diinginkan.

t. Proses terakhir cetak cek plot  selesai. a) Pilih nama Print yang akan digunakan

b) Pilih ukuran Kertas yang akan dipakai : untuk cetak Cek Plot menggunakan kertas ukuran A4

c) Number Of Copies : Cetak menjadi tiga rangkap cek plot.

d) Atur window agar Cek Plot yang di cetak sesuai dengan ukuran kertas.

e) Kemudian preview untuk melihat apakah ukuran Cek Plotnya sesuai dan telah siap di cetak > ok.

5. Hasil

Hasil Cek Plot Peta Bidang Tanah.

Gambar 2. Hasil Cek Plot Bidang Tanah. 6. Pembahasan

Cek Plot merupakan Proses pengecekan sertipikat apakah sesuai dengan buku tanah dan posisi bidang tanah yang bersangkutan apakah telah sesuai dengan kenampakan Citra. Cek Plot dilakukan hanya untuk bidangan yang sebelumnya telah memiliki sertipikat, biasanya dibuat untuk kepentingan pembuatan sertipikat Pemecahan bidang tanah, Penggantian Hak Milik Sertipikat, ataupun untuk Sertipikat Hak Guna Bangunan.

Dimana pengecekan sertipikat adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui data fisik dan data yuridis yng tersimpan dalam petapendaftaran, daftar tanah, surat ukur dan buku tananh seperti yang tercantum dalam pasal

34 PP No. 24 tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Lebih lanjut jika pengecekan sertifkat dan pengecekan plot ini berjlan lancar maka BPN akan mengeluarkan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) yang menerangkan catatan-catatan tersebut.

Pada proses cek plot kendala yang sering muncul yaitu adalah:

a. Bidang yang akan di cek plot tidak ada pada peta desa. Solusinya yaitu unduh bidang menggunakan aplikasi KKP dan apabila belum ditemukan, maka digambar bidang tersebut sesuai ukuran dan skala yang ada pada sertipikat.

b. Apabila bidang belum memiliki NIB. Langkah yang diperlukan adalah booking NIB pada aplikasi KKP.

c. Koordinat tidak sesuai dengan posisi bidang sebenarnya. Langkah yang duperlukan adalah sesuaikan bidang dengan kondisi sebenarnya dilapangan atau hasil ukur.

d. Data bidang pada database KKP belum terdapat informasi apapun. Solusinya pada proses ini harus dilakukan pengisian data terlebih dahulu agar proses cek plot dapat dilakukan.

C. Integrasi Sporadik

Dokumen terkait