AKUNTABILITAS KINERJA
SS 2 “PNBP BLU Sektor Kelautan dan Perikanan Meningkat”
IKU 23
Persentase Pencapain Target PNBP BLU LPMUKP
Persentase Realisasi PNBP BLU merupakan pendapatan yang dikelola oleh BLU, yang berasal dari pendapatan layanan berdasarkan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan mengenai tarif layanan, dan pendapatan non layanan yang diperoleh dari hasil optimalisasi/pemanfaatan surplus kas dan/atau dana kelolaan data investasi jangka pendek berisiko rendah sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.
Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2005 bahwa BLU merupakan instansi di lingkungan pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan dan dalam melaksanakan kegiatannya didasarkan pada prinsip-prinsip efisiensi dan produktivitas. Dalam mendukung penyelenggaraan layanan kepada masyarakat, BLU dapat memungut biaya sebagai imbalan atas barang/jasa layanan yang diberikan, sesuai dengan PP Nomor 23 tahun 2005, yang dimasukkan sebagai pendapatan BLU. Sebagai BLU pengelola dana, LPMUKP memiliki 2 (dua) DIPA yaitu DIPA Bagian Anggaran KKP untuk anggaran operasional satker serta DIPA Bagian Anggaran BUN untuk alokasi dana kelolaan. Anggaran dana kelolaan yang bersumber dari BA BUN termasuk dalam pembiayaan investasi pemerintah, yaitu investasi kepada BLU.
Investasi Pemerintah yang dimaksud merupakan penempatan sejumlah dana dan/
atau barang oleh Pemerintah dalam jangka panjang, yang diharapkan memberikan hasil dan nilai tambah di masa yang akan datang, baik berupa pengembalian
nilai pokok ditambah dengan manfaat ekonomi, sosial, dan/atau manfaat lainnya.
Oleh karena itu, alokasi anggaran dana kelolaan LPMUKP yang bersumber dari BA BUN tersebut dikelola mengikuti pengaturan internal LPMUKP terkait pengelolaan dana bergulir serta tidak terikat dengan tahun anggaran. Dalam pengelolaan anggaran dana bergulir tersebut, LPMUKP sebagai BLU diberikan kewenangan untuk melakukan penempatan dana untuk memperoleh pendapatan sebagai pendapatan BLU sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 252/PMK.05/2014 tentang rekening milik kementerian negara/lembaga/satuan kerja. Selain tarif layanan dan imbal jasa penempatan dana sebagaimana disebut diatas, pada BLU LPMUKP juga dimungkinkan untuk memperoleh pendapatan dari sumber lain, sesuai dengan PMK Nomor 92/PMK.05/2011 tentang Rencana Bisnis Anggaran dan Pelaksanaan Anggaran Badan Layanan Umum, yaitu sebagai berikut:
• Pendapatan yang akan diperoleh dari layanan yang diberikan kepada masyarakat;
• Hibah tidak terikat dan/atau hibah terikat yang diperoleh dari masyarakat atau badan lain;
• Hasil kerja sama BLU dengan pihak lain dan/atau hasil usaha lainnya;
• Penerimaan lainnya yang sah; dan/atau;
• Penerimaan anggaran yang bersumber dari APBN.
Berdasarkan beberapa penjelasan di atas, terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BLU, secara garis besar pendapatan BLU dibagi menjadi dua jenis yaitu pendapatan jasa layanan dan pendapatan non jasa layanan.
• Pendapatan Jasa Layanan : Pendapatan jasa layanan BLU merupakan pendapatan yang diperoleh dari layanan BLU kepada masyarakat, dalam hal ini pendapatan jasa layanan BLU diantaranya pembayaran hasil bunga pinjaman dana bergulir dan biaya provisi yang diakses oleh masyarakat.
• Pendapatan Non Jasa Layanan : Pendapatan Non Jasa Layanan merupakan pendapatan yang diperoleh BLU yang bukan merupakan layanan langsung kepada masyarakat, contohnya untuk saat ini pendapatan non jasa layanan BLU berasal dari imbal hasil penempatan dana kelolaan BLU LPMUKP yang belum tersalurkan, LPMUKP dapat menempatkan dana kelolaan kepada mitra baik dalam bentuk giro maupun deposito. Khusus untuk penempatan dana melalui deposito, maka LPMUKP harus melakukan proses pemilihan mitra kerjasama (beauty contest) untuk menentukan pihak mitra mana yang dapat menghasilkan tingkat return dari kegiatan investasi jangka pendek yang dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan BLU. Penilaian terhadap realisasi
capaian persentase PNBP BLU dilakukan melalui rekap data pendapatan yang bersumber dari pendapatan jasa layanan yang merupakan imbal jasa atas bunga dan biaya provisi dari pembiayaan/pinjaman dana bergulir serta pendapatan non jasa layanan yang merupakan penempatan dana kelolaan BLU yang belum tersalurkan, data pendapatan tersebut disahkan melalui KPPN mitra LPMUKP.Sesuai dengan Manual IKU Persentase PNBP BLU, penilaian dilakukan pada akhir tahun 2021 dengan target PNBP yang telah ditetapkan berdasarkan proyeksi pendapatan BLU LPMUKP Tahun Anggaran 2021 yaitu sebesar Rp.42 Miliar dengan persentase pencapaian target hingga akhir tahun sebesar 97%.
Berdasarkan proyeksi penerimaan PNBP yang telah dibuat target realisasi PNBP BLU adalah sebesar Rp.42 Miliar berdasarkan proyeksi penerimaan PNBP Tahun 2021 yang terdiri atas pendatapan jasa layanan sebesar Rp.33,35 Miliar dan pendapata non jasa layanan sebesar Rp.9,33 Miliar dan telah disepakati dalam pembahasan PNBP dengan Direktorat Jenderal Anggaran. Kemudian dalam perjanjian kinerja antara LPMUKP dengan Sekretariat Jenderal KKP, target persentase PNBP BLU Tahun Anggaran 2021 adalah sebesar 97% yang kemudian dibagi kedalam target triwulanan sebagai berikut:
Indikator TW I TW II TW III TW IV
Persentase PNBP BLU 25%
(Rp. 10,62 miliar) 50%
(Rp. 21,57 miliar) 75%
(Rp. 32,24 miliar) 97%
(Rp. 42,68 miliar)
Uraian Target Jumlah
Pendapatan Jasa Layanan Rp. 5.223.056.601
Pendapatan Non Jasa Layanan Rp. 17.326.346.672
Realisasi PNBP Rp. 22.549.403.273
Tabel 34 Target Persentase PNBP BLU Triwulan I Tahun 2021 per triwulan
Tabel 35 Uraian Capaian Kinerja Realisasi PNBP BLU Triwulan I tahun 2021
Optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dihitung berdasarkan realisasi pendapatan yang diperoleh dan dikelola BLU LPMUKP, yang kemudian diajukan pengesahannya kepada Kuasa Bendahara Umum Negara melalui KPPN mitra LPMUKP. Capaian ini dihitung dengan polarisasi indikator kinerja maximize dimana semakin tinggi realisasi PNBP maka nilainya semakin baik. Sumber data yang digunakan untuk mengukur validitas capaian ini adalah menggunakan Laporan Keuangan, Laporan Kinerja, Data SP3B untuk pengesahan PNBP dalam aplikasi OM SPAN. Untuk lebih jelasnya, realisasi capaian PNBP BLU LPMUKP periode triwulan I adalah sebagai berikut:
Realiasi PNBP BLU s.d triwulan I Tahun 2021 adalah sebesar Rp. 22,54 miliar terhadap target sebesar Rp. 42,68 miliar atau mencapai 52,83%. Berdasarkan hasil perhitungan realisasi dan persentase PNBP BLU sesuai dengan manual IKU, nilai yang diperoleh BLU LPMUKP untuk persentase realisasi PNBP BLU adalah 54,46% dari target tahunan sebesar 97%. Pada Tahun Anggaran 2020, BLU LPMUKP menetapkan target penerimaan PNBP sebesar Rp.51 Miliar, target tersebut mengacu pada rencana penyaluran dana bergulir Tahun 2020 yang semula disepakati pada saat penyusunan rencana kerja LPMUKP bersama Setjen pada awal tahun 2020, dana bergulir yang akan disalurkan adalah sebesar Rp.725 Miliar. Maka sesuai dengan proyeksi penerimaan PNBP berdasarkan jumlah penyaluran tersebut, LPMUKP diproyeksikan menerima PNBP sebesar Rp.51 Miliar.
Realisasi PNBP BLU periode Triwulan I Tahun 2020 adalah sebesar Rp.12.472.017.116,00 yang terdiri dari pendapatan jasa layanan sebesar Rp.2.153.084.469,00 dan pendapatan non jasa layanan sebesar Rp.10.318.932,00 sehingga apabila realisasi PNBP BLU periode Triwulan I Tahun 2021 dibandingkan dengan realisasi PNBP BLU pada periode Triwulan I Tahun 2020, LPMUKP cenderung mengalami peningkatan dari segi nominal pada penerimaan PNBP yang dapat dilihat pada perhitungan berikut:
• PNBP BLU Triwulan I Tahun 2021 = Rp. 22.549.403.273
• PNBP BLU Triwulan I Tahun 2020 = Rp. 12.472.017.116
Perbandingan Realisasi PNBP = 22.549.403.273-12.472.107.116 x 100%
12.472.107.116
= 80,8%
Perbandingan realisasi PNBP BLU bila dilihat dari segi pertumbuhan pada Tahun 2021 mengalami peningkatan jumlah nonimal bila dibandingkan dengan Tahun 2020. Perbandingan Persentase Realisasi PNBP BLU Triwulan I Tahun 2021 dengan Tahun 2020.
• Persentase PNBP BLU Triwulan I Tahun 2020 = 24,45%
• Persentase PNBP BLU Triwulan I Tahun 2021 = 52,83%
Perbandingan Persentase Realisasi PNBP BLU = 52,83%-24,45%
24,45%
Bulan
Januari 14.209.512.343 1.186.565.288 315.315.000 15.711.392.631
Februari 1.606.343.371 1.297.146.310 660.075.000 3.563.564.681
Maret 1.510.490.958 1.405.085.003 358.870.000 3.274.445.961
Total 17.326.346.672 3.888.796.601 1.334.260.000 22.549.403.273
Tabel 36 Rincian Realisasi PNBP BLU Triwulan I Tahun 2021
Persentase realisasi PNBP BLU pada Tahun 2021 mengalami pertumbuhan apabila dibandingkan dengan persentase PNBP BLU pada Tahun 2020, hal ini disebabkan oleh jumlah target persentase PNBP BLU pada Tahun 2021 yang cenderung lebih kecil dibandingkan dengan Tahun 2020 dan realisasi yang realtif lebih besar dibandingkan dengan Tahun 2020. Jumlah nominal proyeksi PNBP BLU yang diterima setiap tahun nya cenderung berubah, proyeksi penerimaan pendapatan BLU dipengaruhi oleh jumlah dana kelolaan LPMUKP yang setiap tahun berkurang, jumlah target penyaluran dana bergulir, dan juga likuiditas pinjaman yang kembali kepada LPMUKP, sehingga proyeksi PNBP BLU setiap tahunnya tidak memungkinkan untuk konstan dan cenderung naik, jumlah proyeksi tersebut selalu mengalami perubahan seiring dengan jumlah ketersediaan dana kelolaan LPMUKP.
Persentase realisasi PNBP BLU pada Tahun 2021 mengalami pertumbuhan apabila dibandingkan dengan persentase PNBP BLU pada Tahun 2020, hal ini disebabkan oleh jumlah target persentase PNBP BLU pada Tahun 2021 yang cenderung lebih kecil dibandingkan dengan Tahun 2020 dan realisasi yang relatif lebih besar dibandingkan dengan Tahun 2020. Jumlah nominal proyeksi PNBP BLU yang diterima setiap tahun nya cenderung berubah, proyeksi penerimaan pendapatan BLU dipengaruhi oleh jumlah dana kelolaan LPMUKP yang setiap tahun berkurang, jumlah target penyaluran dana bergulir, dan juga likuiditas pinjaman yang kembali kepada LPMUKP, sehingga proyeksi PNBP BLU setiap tahunnya tidak memungkinkan untuk konstan dan cenderung naik, jumlah proyeksi tersebut selalu mengalami perubahan seiring dengan jumlah ketersediaan dana kelolaan LPMUKP.
LPMUKP pada perhitungan realisasi persentase PNBP BLU periode Triwulan I Tahun 2021 telah mencapai target yang telah ditentukan. Penerimaan PNBP BLU pada tanggal 31 Maret 2021 telah mencapai Rp. 22.549.403.273,00- dengan pendapatan jasa layanan sebesar Rp. 5.223.056.601,00- dan pendapatan non jasa layanan
sebesar Rp. 17.326.346.672,00-.Target realisasi persentase PNBP BLU periode Triwulan I Tahun 2021 adalah sebesar 211,32%, sedangkan capaian realisasi persentase PNBP BLU Tahun 2021 terhadap target sebesar 97% mencapai 54,46%
dan realisasi tersebut mengalami peningkatan sebesar 116,03% jika dibandingkan dengan capaian realisasi persentase PNBP BLU periode Triwulan I Tahun 2020.
Secara umum, IKU Persentase Realisasi PNBP BLU telah mencapai target tahunan, dengan optimalisasi pada pendapatan non jasa layanan melalui penempatan dana kelolaan LPMUKP pada jasa Giro, selain itu pada pendapatan jasa layanan LPMUKP juga telah seoptimal mungkin untuk terus mengupayakan pengembalian pinjaman dan penagihan terhadap tarif jasa layanan LPMUKP.
Selanjutnya dalam rangka optimalisasi realisasi PNBP BLU, pada periode selanjutnya, LPMUKP tengah melaksanakan kegiatan Beauty Contest guna mengoptimalkan pendapatan non jasa layanan melalui deposito yang memiliki tingkat suku bunga atas penempatan dana kelolaan yang dinilai lebih optimal dibandingkan dengan Giro. Selain itu LPMUKP juga akan terus berinovasi dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat khususnya pada sektor kelautan dan perikanan agar dapat terus melakukan usaha di tengah kondisi pandemi, sehingga LPMUKP tetap dapat mengoptimalkan pendapatan yang bersumber dari jasa layanan LPMUKP.
SS-2 PNBP BLU Sektor KP Meningkat
IKU-23 Persentase Pencapaian Target PNBP Badan Layanan Umum (%)
2020 2021
24,45 - 25 97 54,46 120 54,46 116,03% 97 54,46
Tabel 37 Capaian Persentase Pencapaian Target PNBP Badan Layanan Umum (%)
IKU 24
Persentase Penyaluran Dana Bergulir BLU LPMUKP
Berdasarkan histori penyaluran dana bergulir LPMUKP dari Tahun 2017 hingga Tahun 2020, LPMUKP telah menyalurkan dana bergulir kepada masyarakat yang mempunyai usaha di Sektor Kelautan dan Perikanan dengan total dana bergulir yang tersalurkan sebesar Rp.602.063.073.490,00 dengan penerima pemanfaat sebesar 17.461 Orang,
Tabel 38 Target Persentase Penyaluran Dana Bergulir Tahun 2021
Tabel 39 Target Realisasi Penyaluran Bergulir LPMUKP berdasarkan Nominal Tahun 2021
Tabel 40 Rincian Proyeksi Target Penyaluran Dana Bergulir
pengembalian dana bergulir sebesar Rp.143.974.516.613,00 dan jumlah Outstanding pinjaman dana bergulir sebesar Rp.458.088.556.877,00 maka total dana bergulir yang belum tersalurkan pada akhir Tahun 2019 adalah sebesar Rp. 894.709.479.376,00.
Dari sisa dana bergulir yang belum tersalurkan tersebut, pada Tahun 2021 LPMUKP secara nominal akan menyalurkan dana kelolaan kepada Masyarakat KP sebesar Rp.600 Miliar yang diharapkan dapat terserap oleh 10.270 pemanfaat dan mampu membiayai usaha di sektor KP guna mensejahterakan perekonomian masyarakat.
Dari Rp.600 Miliar yang akan disalurkan, LPMUKP menetapkan target persentase penyaluran dana bergulir dalam kontrak kinerja antara LPMUKP dengan Sekretariat Jenderal KKP yaitu sebesar 96%, dana bergulir tersebut akan disalurkan secara langsung kepada UMKM-KP, melalui LKM, dan melalui LKB/LKBB yang nantinya dana bergulir tersebut dapat membiayai sektor-sektor usaha KP seperti perikanan tangkap, perikanan budidaya, usaha garam rakyat, pengolah dan pemasar hasil perikanan serta usaha masyarakat pesisir lainnya. Untuk lebih jelasnya target penyaluran dana bergulir per Triwulan adalah sebagai berikut:
No Indikator Target (%)
TW I TW II TW III TW IV
1 Persentase Realisasi Penyaluran Dana
Bergulir LPMUKP 15 41 70 96
No Indikator Target (Rp. Miliar)
TW I TW II TW III TW IV
1 Realisasi Penyaluran Dana Bergulir
LPMUKP 85 245 420 600
Bulan Target Realisasi Persetujuan
Januari 15.000.000.000
Februari 25.000.000.000
Maret 45.000.000.000
Triwulan I 85.000.000.000
April 50.000.000.000
Mei 55.000.000.000
Juni 55.000.000.000
Triwulan II 155.000.000.000
Bulan Target Realisasi Persetujuan
Juli 55.000.000.000
Agustus 60.000.000.000
September 60.000.000.000
Triwulan III 175.000.000.000
Oktober 60.000.000.000
November 60.000.000.000
Desember 60.000.000.000
Triwulan IV 180.000.000.000
Jumlah 600.000.000.000
Realisasi penyaluran dana bergulir adalah jumlah nilai rupiah atas dana kelolaan yang disalurkan sampai ke debitur (end user) selama tahun 2021 (terhitung mulai tanggal 1 Januari 2021 s.d. 31 Desember 2021) baik untuk penerima baru maupun penerima lama. Capaian ini dihitung dengan polarisasi indikator kinerja maximize dimana semakin tinggi realisasi penyaluran dana bergulir maka nilainya semakin baik. Sumber data yang digunakan untuk mengukur validitas capaian ini adalah menggunakan Laporan Keuangan BLU LPMUKP. Untuk lebih jelasnya, realisasi capaian penyaluran dana bergulir LPMUKP periode Triwulan I adalah sebagai berikut:
Tabel 41 Realisasi Penyaluran Dana Bergulir Menurut Sektor Usaha Per 31 Maret 2021
No Sektor Usaha Plafon Pemanfaat Rata-rata Per
orang
1 Perikanan Tangkap 20.005.000.000 1.118 17.893.560
2 Perikanan Budidaya 61.226.000.000 587 104.303.237
3 Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan 15.480.000.000 155 99.870.968
4 Usaha Garam Rakyat 381.000.000 15 25.400.000
5 Usaha Masyarakat Pesisir Lainnya 70.000.000 2 35.000.000
Total 97.162.000.000 1.877 51.764.518
• Persentase Realisasi Penyaluran Dana Bergulir terhadap Target Triwulan I Tahun 2021
Persentase Penyaluran DB = 97.162.000.000 x 100% = 16,19%
600.000.000.000
= 16,19% = 107,96%
15%
Berdasarkan hasil pengukuran capaian persentase realisasi penyaluran dana bergulir LPMUKP sesuai dengan manual IKU, nilai yang diperoleh untuk persentase realisasi penyaluran dana bergulir triwulan I adalah 107,96%, sedangkan persentase realisasi penyaluran dana bergulir dibandingkan target Tahunan adalah 16,19%
dari target sebesar 97%. Pada Tahun Anggaran 2020, BLU LPMUKP menetapkan target penyaluran dana bergulir sebesar Rp. 725 miliar dengan mempertimbangkan sisa dana kelolaan yang tersedia, sehingga diperoleh untuk proyeksi penyaluran dana bergulir idealnya untuk disalurkan adalah sebesar Rp.725 miliar. Realisasi penyaluran dana bergulir per 31 Maret 2020 adalah sebesar Rp.4.271.850.000,00 jika dibandingkan dengan data penyaluran dana bergulir per 31 Maret 2021 dengan jumlah penyaluran sebesar Rp.97.162.000.000, maka LPMUKP mengalami peningkatan dalam kegiatan penyaluran dana bergulir dengan perhitungan sebagai berikut:
• Perbandingan Realisasi Penyaluran Dana Bergulir Triwulan I Tahun 2021 dengan Tahun 2020
Realisasi Penyaluran DB Tw I Tahun 2021 = Rp.97.162.000.000 Realisasi Penyaluran DB Tw I Tahun 2020 = Rp.4.271.000.000
Perbandingan Realisasi Penyaluran DB = 97.162.000.000-4.271.000.000 x 100%
4.271.000.000 = 2.174%
• Perbandingan Persentase Realisasi Penyaluran Dana Bergulir Tw I Tahun 2021 dengan Tahun 2020
Persentase Penyaluran DB Tw I Tahun 2021 = 107,96%
Persentase Penyaluran DB Tw I Tahun 2020 = 3,93%
Perbandingan Persentase Penyaluran DB = 107,96%-28,52%
28,52%
= 2.648,87%
LPMUKP pada perhitungan realiasasi persentase penyaluran dana bergulir per 31 Maret 2021 telah mencapai target yang telah ditetapkan berdasarkan target dalam kontrak kinerja Tahun 2021. Jumlah dana kelolaan yang tersalurkan hingga 31 Maret 2021 adalah sebesar Rp.97,16 Miliar dengan target realisasi Triwulan I
adalah sebesar Rp.85 Miliar, persentase realisasi penyaluran dana bergulir LPMUKP mencapai 107,96% dari target penyaluran dana bergulir pada Triwulan I Tahun 2021 dan mencapai 16,19% dari target Tahunan sebesar 96%.
Ketercapaian IKU persentase penyaluran dana bergulir periode Triwulan I Tahun 2021 adalah dampak dari pemenuhan jumlah pegawai BLU yang telah dilaksanakan pada Tahun 2020, sehingga pada Tahun 2021 BLU LPMUKP dapat lebih optimal dalam pelaksanaan tugas utamanya yaitu penyaluran dana bergulir kepada masyarakat sektor Kelautan dan Perikanan. Kemudian dalam rangka menjaga kinerja agar tetap optimal BLU LPMUKP akan tetap melaksanakan beberapa hal sebagai berikut:
a. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia BLU melalui pelatihan yang relevan dengan tugas dan fungsi utama LPMUKP yaitu penyaluran dana bergulir.
b. Optimalisasi penyesuaian proses bisnis dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dalam pelayanan penyaluran dana bergulir kepada masyarakat sektor KP.
c. Melakukan evaluasi realisasi penyaluran dana bergulir terhadap target penyaluran secara berkala.
SS-2 PNBP BLU Sektor KP Meningkat
IKU-24 Persentase Penyaluran Dana Bergulir BLU LPMUKP
2020 2021
3,93 40,81 15 96 16,19 107,96 16,86 116,03 100 54,46
Tabel 42 Persentase penyaluran dana bergulir BLU LPMUKP (%)